Tag: Monero Coin (XMR)

  • Mengenal Monero (XMR) dan Fitur-Fiturnya yang Menarik

    Berbicara tentang kripto, sulit untuk dilepaskan dari Bitcoin selaku salah satu aset kripto yang popularitasnya telah diakui oleh dunia. Namun, kini ada aset kripto lain yang punya potensi untuk menyaingi kehebatan Bitcoin dengan sejumlah fitur yang menawarkan lebih banyak privasi, yakni Monero (XMR). 

    Seperti apa aset kripto Monero (XMR), keunikan, harga, dan bagaimana cara mendapatkannya? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

    Apa Itu Monero?

    Monero adalah aset kripto yang dibangun berdasarkan prinsip tidak terhubung dan tidak terlacak. Aset kripto yang satu ini sebenarnya hasil fork dari aset kripto Bytecoin (BCN)

    Bytecoin sendiri merupakan hasil implementasi dari CryptoNote yang dirilis pertama kali pada 2018 lalu. 

    CryptoNote adalah aplikasi yang mewadahi berbagai aset kripto termasuk Bytecoin. Kemudian, dalam perjalanannya, Bytecoin mengalami masalah saat seluruh koinnya sudah didistribusikan.

    Menanggapi masalah tersebut, Bytecoin kemudian melakukan fork untuk membuat proyek kripto baru dan berganti nama menjadi 

    Bitmonero hingga kini menjadi Monero. Para pengembangnya sendiri terdiri dari tujuh orang, lima di antaranya belum mengungkapkan identitas aslinya, sedangkan dua lainnya adalah Riccardo Spagni atau yang dikenal sebagai Fluffypony dan David Latapie.

    2 Keunikan Monero

    Dibandingkan dengan berbagai jenis aset kripto lainnya, Dalam algoritma CryptoNote aset kripto satu ini menghadirkan fitur-fitur baru yang unik. 

    Berikut dua fitur yang bisa jadi bahan pertimbangan Anda saat ingin mulai berinvestasi di dunia kripto, yaitu:

    1. Bersifat fungible

    Keunikan yang cukup memberikan perbedaan signifikan antara Monero dengan berbagai aset kripto lainnya adalah sifatnya yang fungible. Bagaimana maksudnya? Jadi, koin Monero memungkinkan untuk ditukar dengan koin lainnya tanpa perlu menilik riwayat transaksi sebelumnya yang mungkin digunakan untuk membeli barang-barang tertentu.

    2. Menjunjung privasi

    Keunikan lainnya dari aset kripto ini adalah privasinya yang sangat dijunjung tinggi. Berbeda dengan Bitcoin yang bisa ternoda reputasinya ketika dipakai untuk bertransaksi atas barang-barang ilegal, riwayat transaksi yang dilakukan dengan blockchain Monero tidak akan ditampilkan. 

    Jadi, pemilik aset kripto ini tetap memiliki harga tukar yang sama meski sebelumnya sudah pernah digunakan untuk bertransaksi atas barang tertentu,  sebab tidak ada penurunan nilai hingga membuat koin menjadi ternoda.

    Hal ini bisa berjalan pada protokol Monero dikarenakan menerapkan ring signature dan stealth address. Dalam membuat ring signature, aset kripto ini memanfaatkan kombinasi private keys juga public keys, sehingga tidak akan terungkap identitas seseorang yang menandatangani dan melakukan validasi transaksi. 

    Selain itu, Monero menambah privasi dengan stealth address. Jika ring signature membantu seorang validator tidak terlacak, maka stealth address bisa membantu agar alamat tujuan dan penerima aset kripto tidak terdeteksi.

    Perkembangan Harga Monero dari Waktu ke Waktu

    konsep microscopic monero

    Sebagai salah satu aset kripto, aset kripto ini memiliki perkembangan harga yang cukup baik dari waktu ke waktu. Pada Agustus 2020, harga Monero mencapai 89,12 USD dengan kapitalisasi pasar 1,58 miliar USD. Sementara itu, pada 2021, harganya telah berhasil mengalami kenaikan hingga 295,05 USD dengan kapitalisasi pasar 5,3 miliar USD.

    Kemudian memasuki tahun 2022, harga XMR kembali meroket pada akhir bulan Maret hingga awal bulan April mengutip Bein Crypto. Setelah sebelumnya mengalami keterpurukan pada bulan Februari dengan mencatat harga senilai 132,1 USD saja per kepingnya, XMR mengalami peningkatan harga hingga 272 USD pada 12 April. Fantastis, bukan?

    Selayaknya aset kripto pada umumnya, XMR juga mengalami koreksi tidak lama setelah peningkatan tersebut. Sampai artikel ini ditulis, harga koin yang menduduki peringkat ke-27 di berdasarkan kapitalisasi pasar ini per kepingnya memiliki nilai 127,02 USD per tanggal 14 Juni 2022.

    Cara untuk Mendapatkan Monero

    Setelah mengetahui lika-liku, keunikan, dan perkembangan harga aset kripto Monero (XMR) dari waktu ke waktu, kini saatnya Anda mengetahui bagaimana cara mendapatkan Monero. Koin ini bisa Anda peroleh dengan cara membelinya di broker kripto atau dengan menambangnya (mining). Berikut penjelasan selengkapnya!

    Membeli

    Jika Anda memilih untuk membeli aset kripto Monero (XMR), pastikan untuk membelinya di bursa atau exchange kripto tepercaya yang sudah mengantongi izin resmi dari pemerintah, yaitu Bappebti di Indonesia. Selain itu, Anda juga bisa membelinya lewat penjual yang melakukan transaksi jual-beli kripto secara perorangan atau lewat ATM yang telah diintegrasikan dengan kripto.

    Menambang

    Opsi lain yang bisa Anda lakukan jika ingin memiliki aset kripto ini adalah dengan melakukan mining atau penambangan. Artinya, Anda bisa mendapatkan koin Monero Anda sendiri dengan mengandalkan perangkat komputer dan beberapa hardware serta software lainnya. 

    Namun, tak perlu khawatir, untuk melakukan mining Monero (XMR), Anda tak perlu perangkat komputer khusus dan canggih seperti saat melakukan penambangan Bitcoin. Beberapa software mining Monero yang banyak digunakan antara lain MinerGate, CC Miner, dan XMR Stak.

    Baca juga: Tertarik Litecoin Mining? Ini Dia Caranya Buat Kamu Pemula!Itulah perkenalan singkat dengan aset kripto satu ini yang memiliki fitur-fitur istimewa berkat sifatnya yang fungible dan privasinya yang terjaga. Ikuti informasi seputar Monero dan aset kripto lainnya di Tokonews. Gabung juga dalam komunitas Discord Tokocrypto dan mulai investasi serta trading kripto di Tokocrypto sekarang!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Monero Naik 41% Setelah Diduga Jadi Alat Pencucian Dana Bitcoin

    Monero (XMR) tiba-tiba mencuri perhatian pasar kripto awal pekan ini setelah mencatat lonjakan harga tajam, yang diyakini berkaitan dengan aktivitas pencucian uang skala besar menggunakan koin privasi ini.

    Dalam kurun waktu hanya delapan jam pada Senin pagi, harga XMR melesat dari $232 ke puncak $331—kenaikan lebih dari 40% yang mengejutkan banyak pelaku pasar.

    Dilaporkan Dailyhodl, ledakan harga ini pertama kali mencuat lewat unggahan dari analis on-chain terkenal, ZachXBT, di platform X (sebelumnya Twitter). Kepada lebih dari 850 ribu pengikutnya, ia mengungkapkan adanya aktivitas mencurigakan berupa perpindahan besar Bitcoin senilai ratusan juta dolar yang kemudian ditukar dengan Monero melalui sejumlah bursa instan.

    “Sekitar sembilan jam lalu, terjadi transfer mencurigakan sebesar 3520 BTC atau sekitar $330 juta dari satu alamat ke beberapa bursa instan, lalu ditukar menjadi XMR. Ini langsung memicu reli harga,” tulis ZachXBT.

    Alamat yang digunakan dalam transaksi ini teridentifikasi sebagai:
    bc1qcrypchnrdx87jnal5e5m849fw460t4gk7vz55g

    Baca juga: Kenalan dengan Monero Coin, Aset Kripto yang Menjunjung Privasi

    Transaksi Ilegal

    Menurut ZachXBT, jejak transaksi ini kuat mengindikasikan bahwa peristiwa ini adalah bagian dari aksi peretasan besar, di mana pelaku diyakini mencuri dana dari akun milik pengguna bursa ternama asal AS seperti Gemini, River, dan Coinbase. Kejanggalan makin jelas saat dana $330 juta itu dikirim dalam pecahan kecil ke berbagai bursa secara cepat—metode yang tidak lazim bagi investor biasa.

    “Orang biasa tidak akan rela kehilangan jutaan dolar hanya karena biaya transaksi. Cara ini sangat tidak efisien—ini jelas upaya menyamarkan jejak,” imbuh ZachXBT.

    Setelah reli yang intens, XMR kini telah terkoreksi dan diperdagangkan di kisaran $263 saat artikel ini diterbitkan. Sementara itu, Bitcoin masih bergerak stagnan dan mencatat kenaikan mingguan sebesar 6,5%.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Monero (XMR) Tembus ATH Baru, Imbas Developer Zcash (ZEC) Resign?!

    Pada 15 Januari 2026, Monero (XMR) berhasil menyentuh level $798.91 yang merupakan harga tertinggi baru (ATH) yang pernah dicatatkan. Ini menandai ATH baru setelah penantian delapan tahun lamanya. Yang menarik, kenaikan harga Monero ini ini terjadi di tengah pasar kripto secara garis besar mengalami penurunan.

    Banyak analis mengaitkan kenaikan Monero dengan masalah di Zcash, rival utamanya di sektor privasi coin. Sebelumnya Zcash mengalami penurunan harga hingga 28%, dipicu oleh kepergian tim Electric Coin Company (ECC) yang memutuskan membangun wallet sendiri, meninggalkan proyek utama.

    Baca juga: Tim Developer Zcash Bubar! Gimana Nasib Proyeknya?

    Kejadian tersebut menciptakan ketidakpastian governance, mendorong investor untuk beralih ke Monero yang dianggap lebih stabil dan memiliki privasi wajib melalui teknologi seperti ring signatures dan stealth addresses

    Banyak investor kripto di sosial media seperti X menyebut bahwa Monero kembali merebut tahta privacy coin dari Zcash, ditandai dengan kenaikan lebih dari 50% dalam delapan hari.

    Pergerakan harga Monero (XMR/USDT) pada Sabtu, 17 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Selain rotasi dari Zcash, kenaikan Monero didorong oleh narasi privasi yang semakin kuat akibat kekhawatiran atas pengawasan pemerintah, dan serangan wrench attacks dimana investor kripto dirampok untuk dipaksa menyerahkan akses ke wallet atau private keys mereka, membuat permintaan atas privacy coin meningkat.

    Dikutip DL News, mantan maintainer Monero, Riccardo Spagni, menyatakan bahwa masyarakat semakin sadar betapa pentingnya privasi keuangan di tengah “sistem dystopian” yang berkembang. Selain itu, prediksi dari analis seperti Peter Brandt membandingkan pola harga Monero dengan rally silver historis, menandakan potensi “god candle” lebih lanjut.

    Baca juga: Mantan Walikota New York Luncurkan Meme Coin, Gak Sampe 30 Menit Langsung Dump!

    Persaingan Monero (XMR) dan Zcash (ZEC)

    Monero dan Zcash sejak lama berada dalam satu arena yang sama yakni, privacy coin. Keduanya lahir dari kebutuhan akan transaksi kripto yang lebih privat dibanding Bitcoin. Namun, meski tujuan akhirnya serupa, pendekatan yang digunakan sangat berbeda, dan perbedaan inilah yang membentuk dinamika persaingan di antara keduanya hingga hari ini.

    Lalu apa saja perbedaan antara Monero (XMR) dan Zcash (ZEC)? Berikut perbandingan singkatnya:

    Fitur Monero (XMR) Zcash (ZEC)
    Mekanisme Privasi Ring Signatures + Stealth Addresses + RingCT (wajib) zk-SNARKs (Zero-Knowledge Proofs) (opsional)
    Fungibilitas Fungibilitas Sempurna (100%) Fungibilitas Terbatas (campuran)
    Jenis Transaksi Semua transaksi privat Transparent (t-addr) & Shielded (z-addr)
    Mekanisme Konsensus Proof-of-Work (RandomX) Proof-of-Work (Equihash)
    Kecepatan Transaksi 2–4 menit (standar) 2.5 menit (transparent), lebih lambat untuk shielded (variabel)
    Biaya Rata-rata $0.01 – $0.05 (rendah) $0.001 – $0.01 (sangat rendah)
    Auditabilitas Tidak ada audit eksternal (opaque) View Keys tersedia (selektif)
    Skalabilitas Ukuran blok dinamis (adaptif) Ukuran blok tetap (terbatas)
    Tim Pengembang Dipimpin komunitas (terdesentralisasi) Electric Coin Co. + Foundation (tersentralisasi)
    Model Pendanaan Donasi sukarela (komunitas) Founder’s Reward 20% (pendanaan kuat)
    Dukungan di Exchange Menurun karena regulasi (terbatas) Kepatuhan regulasi lebih baik (lebih luas)
    Pandangan Regulasi Risiko regulasi tinggi (menantang) Risiko regulasi sedang (lebih aman)
    Penggunaan Utama Privasi maksimal & fungibilitas Privasi selektif & kepatuhan
    Tahun Peluncuran 2014 2016

    Perbedaan Teknologi Utama

    Monero menggunakan privasi secara default melalui kombinasi ring signatures, stealth addresses, dan RingCT (confidential transactions). Artinya, setiap transaksi secara otomatis anonim tanpa opsi untuk transparansi. Pendekatan ini membuat Monero sangat sulit dilacak.

    Sebaliknya, Zcash mengadopsi zk-SNARKs (Zero-Knowledge Succinct Non-Interactive Argument of Knowledge) yang memungkinkan privasi opsional. Pengguna bisa memilih transaksi shielded (pribadi) atau transparent (terbuka). Fitur ini memberikan fleksibilitas lebih besar, termasuk kemudahan audit dan potensi compliance dengan regulasi.

    Baca juga: 600.000 Bitcoin Venezuela Akan Disita Trump, Apa Dampaknya?

    Keunggulan dan Kelemahan Masing-Masing

    Monero sering dipuji karena ketahanannya terhadap serangan regulasi dan delisting exchange. Meskipun sudah diblokir di lebih dari 75 platform, Monero tetap memiliki likuiditas tinggi melalui exchange offshore dan peer-to-peer. Privasi default-nya juga membuatnya lebih disukai di pasar darknet dan oleh para pengguna yang mengutamakan anonimitas.

    Zcash, di sisi lain, memiliki keunggulan dalam hal potensi adopsi institusional karena transparansi opsionalnya memungkinkan verifikasi oleh auditor atau regulator. Beberapa analis memprediksi Zcash bisa “flip” Monero di masa depan jika berhasil menyelesaikan isu governance dan menarik lebih banyak dukungan dari komunitas yang menginginkan keseimbangan antara privasi dan compliance.

    Penutup

    Kenaikan Monero bukan hanya reaksi terhadap Zcash, tapi bagian dari tren global yang mulai sadar terhadap privasi keuangan. 

    Kekhawatiran atas pengawasan pemerintah, seperti larangan privasi coin di Dubai, dan proposal Uni Eropa untuk melarang perdagangan ZEC dan XMR pada 2027, justru meningkatkan permintaan. 

    Riccardo Spagni dari Monero menyatakan, “Ada pergeseran global menuju pengakuan bahwa privasi merupakan hal yang penting dan penting bagi kita sebagai individu dan sebagai sebuah peradaban.” Selain itu, perampokan langsung di dunia nyata pada investor kripto untuk memaksa mereka menyerahkan akses ke wallet atau private keys, semakin mendorong adopsi aset anonim.

    Pastikan kamu membeli token kripto terdaftar di resmi di Indonesia di exchange lokal resmi yang mengikuti prosedur yang berlaku seperti Tokocrypto.

    Dapatkan potongan 20% biaya trading selamanya dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

    Sumber:
    Yahoo Finance: Monero (XMR) Reaches New ATH of $657, Privacy Coins Valued at $21B

    BeinCrypto: XMR Price Up 56% In 7 Days — Can Monero Still Reach $880?

    Bankless: Monero’s XMR Token Surpasses $700



    Sumber : news.tokocrypto.com