Tag: motor

  • Cara Menghitung Kompresi Motor dan Rentang Tekanan yang Baik


    Jakarta

    Menghitung kompresi motor merupakan salah satu langkah penting dalam memastikan kinerja optimal mesin kendaraan. Kompresi yang tepat berperan besar dalam efisiensi pembakaran bahan bakar dan daya yang dihasilkan oleh mesin.

    Dengan memahami cara menghitung kompresi, pemilik kendaraan bisa mengidentifikasi masalah potensial yang akan terjadi.

    Cara Menghitung Kompresi Motor

    Dilansir laman Astra Daihatsu, berikut merupakan rumus menghitung rasio kompresi mesin motor yaitu menggunakan volume silinder (V1) ditambah volume ruang bakar (V2), lalu dibagi volume ruang bakar (V2).


    Berikut rumusnya rasio kompresi mesin::

    CR = (V1 + V2) / V2

    Keterangan:
    CR = Rasio kompresi.
    V1 = Volume silinder.
    V2 = Volume ruang bakar.

    Sebagai contoh, diibaratkan motor berkapasitas 150 cc (tanpa ruang bakar) dengan volume ruang bakar 15 cc. Berikut adalah rasio perhitungan kompresi motornya:

    CR = (150 + 15) / 15 = 11

    Artinya, rasio kompresinya adalah 11 : 1 atau 11 banding 1 untuk motor tersebut.

    Berapakah tekanan kompresi motor yang baik? Rentang tekanan kompresi mesin yang baik adalah antara 9,5 hingga 15 bar.

    Nilai minimum kompresi mesin yaitu 7 bar. Jika, kompresi dalam silinder mesin (tanpa ruang bakar) berada di bawah 7, maka itu bisa disebabkan karena penuaan mesin maupun adanya karat di piston. Dengan mengetahui rasio kompresi mesin bermanfaat dalam pemilihan dan penyesuaian jenis BBM kendaraan.

    Menggunakan BBM yang sesuai dengan kompresi mesin bisa membuat performanya optimal. Tak cuma itu, mesin juga bisa jadi lebih panjang umur. Jika jenis BBM tak sesuai dengan rasio kompresi mesin berisiko membuat mesin rusak.

    (khq/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • Motor Injeksi Sering Kehabisan Bensin? Ini Dampaknya


    Jakarta

    Motor injeksi jangan sering dibiarkan kehabisan bensin. Ini dampaknya motor injeksi kehabisan bensin.

    Motor injeksi kian populer di kalangan masyarakat. Penggunaan bahan bakar yang efisien dibandingkan motor karburator menjadi salah satu alasan motor injeksi makin populer. Untuk diketahui, teknologi injeksi bahan bakar memberikan kontrol yang lebih presisi terhadap campuran udara dan bahan bakar yang masuk ke ruang bakar.

    Dampak Sering Membiarkan Tangki Bensin Motor Injeksi Kosong

    Bila kamu pengguna motor injeksi, ada satu hal penting yang harus diperhatikan. Motor injeksi jangan sering dibiarkan kehabisan bensin. Dikutip laman Suzuki Indonesia, motor injeksi yang sering dibiarkan kehabisan bensin bisa memberikan dampak buruk. Berikut ini 5 dampak buruk membiarkan tangki motor injeksi kehabisan bensin.


    1. Pompa Bahan Bakar Berpotensi Rusak

    Motor injeksi dilengkapi dengan pompa bahan bakar yang berfungsi untuk mengalirkan bensin dari tangki ke injektor dengan tekanan yang tepat. Pompa ini biasanya terendam dalam bensin di dalam tangki, yang juga berfungsi sebagai pendingin.

    Tangki bensin yang sering dibiarkan kosong akan membuat pompa bahan bakar bekerja keras tanpa pendingin yang cukup. Alhasil, ini memicu terjadinya overheating. Overheating bisa membuat kerusakan permanen pada pompa. Kalau sudah begini, kamu harus mengganti pompa bahan bakar.

    2. Injektor Bermasalah, Performa Tak Optimal

    Injektor berfungsi menyemprotkan bensin ke ruang bakar dengan tekanan tinggi. Dengan begitu, campuran udara dan bahan bakar bisa menghasilkan tenaga maksimal. Bila tangki bensin sering dibiarkan kosong, injektor berpotensi tersumbat oleh kotoran atau partikel kecil yang mungkin tersedot dari dasar tangki saat posisinya kosong. Injektor yang tersumbat itu mengakibatkan pembakaran tidak sempurna. Performa mesin pun jadi terganggu.

    3. Risiko Kavitasi pada Pompa Bahan Bakar

    Kavitasi adalah fenomena di mana gelembung-gelembung udara terbentuk dalam cairan yang sedang di pompa. Gelembung-gelembung ini kemudian pecah dengan kekuatan yang cukup besar, merusak komponen-komponen di sekitarnya.

    Dalam konteks motor injeksi, jika tangki bensin sering kosong atau hampir habis, udara bisa masuk ke dalam sistem bahan bakar, menyebabkan kavitasi pada pompa bahan bakar. Kavitasi ini dapat merusak bagian dalam pompa, mengurangi efisiensi pengaliran bahan bakar, dan akhirnya menyebabkan kegagalan pompa.

    4. Mesin Rusak

    Pada tangki bensin yang hampir kosong, akan ada ruang tersisa dan berisi udara. Udara di dalam tangki itu bisa menimbulkan embun sehingga menghasilkan tetesan air dalam tangki. Air itu bila tercampur dengan sistem bahan bakar bisa menimbulkan masalah saat pembakaran dan merusak komponen mesin. Selain merusak mesin, korosi pada tangki juga tak terhindarkan.

    5. Sistem Bahan Bakar Lebih Cepat Aus

    Jika keseringan membiarkan tangki kosong, akan berdampak pada sistem bahan bakar dalam jangka panjang. Sistem bahan bakar yang sering terpapar kotoran, udara, dan air akan lebih cepat mengalami keausan dan kerusakan. Komponen seperti filter bahan bakar, regulator tekanan, dan injektor akan memerlukan perawatan dan penggantian lebih sering

    (dry/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • 6 Dampak Buruk Membiarkan Oli Motor Sampai Habis


    Jakarta

    Oli mesin merupakan salah satu komponen penting bagi sepeda motor. Fungsi utama dari oli adalah untuk melumasi, mendinginkan, dan membersihkan komponen di dalam mesin agar dapat bekerja secara optimal.

    Pada umumnya, oli mesin perlu diganti setiap 3.000 km atau dalam waktu dua bulan sekali. Apabila kamu sering mengendarai sepeda motor, maka oli harus diganti lebih sering agar performa motor tetap optimal.

    Sayangnya, banyak pengendara motor yang menyepelekan tentang mengganti oli mesin. Bahkan, oli sengaja tidak diganti hingga benar-benar habis. Kondisi itu ternyata bisa berdampak buruk bagi kesehatan mesin, lho.


    Lantas, apa dampak yang ditimbulkan jika motor kehabisan oli mesin? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Penyebab Oli Mesin Motor Habis

    Ada sejumlah faktor yang menyebabkan oli mesin sepeda motor habis. Dilansir situs Wahana Honda, berikut sejumlah penyebabnya:

    1. Terjadi kebocoran pada seal oli akibat pengisian oli mesin yang melebihi kapasitas atau usia seal yang sudah tua.
    2. Terlalu banyak oli yang terbakar akibat kondisi shielding pada ring piston yang kondisinya sudah tidak baik.
    3. Oli mesin jarang diganti akibat pemakaiannya yang terlalu panjang. Misalnya, oli mesin baru diganti setelah menempuh jarak 10.000 km.

    Akibat Membiarkan Oli Mesin Motor Sampai Habis

    Mungkin, banyak pengendara motor yang sering lupa kapan waktunya mengganti oli mesin, sehingga tidak sadar jika oli sudah habis. Namun, jika kamu sering membiarkan oli motor sampai habis, maka siap-siap saja motor kesayanganmu mengalami berbagai kerusakan.

    Berikut sejumlah dampak membiarkan oli mesin sepeda motor sampai benar-benar habis:

    1. Terasa Getaran di Bagian Mesin

    Dampak yang pertama dan umum dialami banyak pengendara adalah muncul getaran yang tidak nyaman di bagian mesin. Hal ini karena jumlah volume oli yang sudah habis sehingga tidak bisa melumasi komponen mesin.

    Akibatnya, mesin harus bekerja lebih keras lagi yang memicu timbulnya gesekan besar, sehingga menyebabkan getaran sekaligus suara kasar dari mesin motor yang bikin tidak nyaman.

    Salah satu alasan kenapa detikers perlu mengganti oli mesin secara rutin adalah agar performa motor tetap optimal. Kalau oli jarang diganti bahkan dibiarkan sampai benar-benar habis, maka dapat mempengaruhi performa mesin.

    3. Boros Bahan Bakar

    Dampak berikutnya adalah bahan bakar jadi lebih boros. Sebab, mesin motor harus bekerja lebih keras lagi karena oli sudah terkontaminasi kotoran.

    Alhasil, mesin membutuhkan tenaga yang lebih besar agar dapat bekerja secara optimal. Nah, kondisi tersebut yang menyebabkan bahan bakar jadi lebih cepat habis.

    4. Mesin Alami Overheat

    Tak hanya sebagai pelumas, oli juga berfungsi sebagai pendingin mesin. Apabila kamu telat mengganti oli atau bahkan membiarkan oli sampai benar-benar habis, hal itu menyebabkan mesin lebih cepat panas hingga mengalami overheat.

    Perlu diingat, mesin yang sudah overheat dapat mempengaruhi performa motor. Bahkan, motor bisa saja mengalami mogok karena suhu mesin sudah terlalu panas.

    Oli mesin juga berperan penting dalam menjaga daya tahan dan keawetan mesin. Maka dari itu, jika kamu terlambat mengganti oli maka bisa ‘memangkas’ usia mesin motor. Soalnya, banyak komponen di mesin motor yang cepat rusak akibat jarang mengganti oli.

    6. Turun Mesin

    Dampak yang terakhir dan paling merugikan pemilik motor adalah turun mesin. Hal ini diakibatkan motor terus dikendarai sampai oli mesin benar-benar habis.

    Biaya turun mesin tentu tidak sedikit, apalagi jika kerusakan yang ditimbulkan sudah merembet ke komponen lain. Bisa jadi, kamu harus mengeluarkan uang sampai jutaan rupiah hanya untuk memperbaiki mesin.

    Daripada harus merogoh kantong dalam-dalam hanya untuk memperbaiki mesin yang rusak, sebaiknya detikers rutin mengganti oli secara rutin. Selain menjaga keawetan mesin, rutin mengganti oli juga mampu menjaga performa motor tetap baik.

    Demikian enam dampak membiarkan oli mesin motor sampai benar-benar habis. Jangan lupa rutin ganti oli mesin, ya!

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • Mengenal Komponen Karburator Motor dan Cara Kerjanya


    Jakarta

    Karburator merupakan salah satu komponen penting dalam mesin sepeda motor. Sebab, fungsi utama karburator adalah untuk mengumpulkan udara dan mencampurkannya dengan bahan bakar.

    Sebenarnya, motor-motor keluaran terbaru sudah meninggalkan karburator dan beralih ke teknologi injeksi yang diklaim lebih irit bensin dan ramah lingkungan. Meski begitu, tak ada salahnya mempelajari tentang karburator di sepeda motor.

    Lantas, apa saja komponen-komponen di karburator motor dan bagaimana cara kerjanya? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Mengenal Karburator Motor

    Dilansir situs Planet Ban, karburator adalah komponen pada mesin pembakaran sepeda motor yang berfungsi untuk mencampur bahan bakar dengan udara, sebelum akhirnya dibakar di dalam ruang bakar.

    Pada mesin pembakaran, campuran udara dan bahan bakar yang tepat sangatlah penting agar dapat menjaga kinerja mesin dan efisiensi bahan bakar yang baik.

    Karburator bekerja dengan memasok bahan bakar ke mesin dengan cara menyedot bahan bakar dari tangki bensin, kemudian mencampurnya dengan udara, lalu campuran tersebut dikirim ke ruang bakar mesin lewat pintu gas atau throttle.

    Dilihat dari cara kerjanya, karburator memang terbilang masih bekerja secara manual jika dibandingkan dengan sistem injeksi. Meski begitu, karburator lebih mudah untuk diutak-atik saat terjadi kerusakan atau ingin diatur ulang.

    Komponen-komponen di Karburator Motor

    Agar berfungsi secara optimal, terdapat berbagai komponen pada karburator sepeda motor. Mengutip laman Suzuki, berikut bagian-bagian dalam karburator motor:

    1. Main Jet

    Main jet berfungsi untuk menentukan jumlah bahan bakar yang disemprotkan ke dalam udara. Ukuran diameter main jet akan mempengaruhi jumlah bahan bakar yang masuk ke mesin.

    Apabila ukuran main jet cukup besar maka dapat menyemburkan lebih banyak bahan bakar. Sebaliknya, ukuran main jet yang lebih kecil akan menyemprotkan lebih sedikit bahan bakar.

    2. Pilot Jet

    Komponen ini mengatur jumlah bahan bakar yang disemprotkan saat mesin dalam keadaan idle atau putaran rendah. Pilot jet juga berperan penting dalam menyediakan bahan bakar yang cukup untuk menjaga mesin tetap berfungsi saat tidak ada gas yang diberikan.

    3. Needle Jet

    Needle jet berfungsi bersama dengan jarum gas untuk mengatur jumlah bahan bakar yang disuplai ke mesin pada putaran menengah. Komponen ini memungkinkan penyesuaian bahan bakar di putaran gas sedang hingga tinggi.

    4. Choke Valve

    Choke valve merupakan katup yang mengontrol aliran udara ketika mesin sedang dingin. Saat mesin dingin, choke valve akan menutup untuk meningkatkan rasio udara bahan bakar sehingga mesin lebih mudah dihidupkan.

    Setelah mesin sudah panas, choke valve secara otomatis terbuka untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar. Dengan begitu, penggunaan bahan bakar juga lebih efisien.

    5. Jarum Pelampung

    Komponen berikutnya adalah jarum pelampung yang bentuknya lancip, mirip dengan katup yang bisa menekan sebuah lubang. Jarum ini berfungsi sebagai pengatur volume ruang pelampung agar tidak over. Hal ini membantu campuran yang keluar menuju intake manifold berlangsung normal.

    6. Pelampung

    Pelampung merupakan komponen yang mengambang pada zat cair, khususnya bensin. Pelampung terbuat dari plastik ringan sehingga bisa mengambang di atas bensin.

    Komponen ini berfungsi untuk mengatur bahan bakar yang ada di dalam mangkok agar tidak berlebihan. Cara kerjanya dengan menggerakan ujung jarum pelampung agar segera tertutup saat bahan bakar sudah cukup, sehingga mencegah karburator kebanjiran bensin.

    7. Katup Gas

    Katup gas atau skep memiliki bentuk seperti tabung yang dapat bergerak naik dan turun. Fungsinya adalah untuk mengontrol banyaknya campuran udara dan bahan bakar yang akan masuk ke ruang bakar.

    8. Pegas Katup gas

    Komponen yang satu ini letaknya ada di atas karburator, tepatnya pada bagian tutup pengatur katup gas karburator motor. Pegas berfungsi mempertahankan katup agar tetap dalam kondisi tertutup ketika tuas gas ditarik. Saat pengendara melakukan deselerasi, maka pegas akan mengembalikan posisi katup.

    9. Air Pilot

    Air pilot adalah saluran memanjang yang terletak di antara ruang sebelum dan setelah katup gas. Fungsinya adalah untuk menyalurkan udara saat katup gas tertutup rapat (idle).

    Output air pilot dapat menyatu dengan saluran pilot jet, sehingga membuat bensin dapat bercampur ketika ada aliran udara melalui air jet secara otomatis. Kemudian, material yang keluar dari saluran pilot jet setelah katup akan berubah menjadi campuran udara dan bahan bakar.

    10. Mangkuk Karburator

    Mangkuk karburator berperan sebagai penampung bensin yang nantinya akan diantarkan ke venturi. Mangkok ini juga menjadi pelindung bagi komponen di karburator, seperti pelampung dan main jet.

    Mangkuk karburator harus menampung bensin dengan baik dan mempertahankan tekanannya agar tetap stabil.

    11. Sekrup Penyetel

    Komponen yang terakhir adalah sekrup penyetel. Di dalam karburator motor terdapat dua buah sekrup penyetel, yakni sekrup pengatur udara pilot jet dan sekrup gas. Keduanya memiliki fungsi yang berbeda.

    Sekrup pengatur udara pilot jet digunakan untuk menentukan jumlah udara yang bisa masuk saat idle tanpa menggunakan sistem choke. Sementara itu, sekrup gas berfungsi untuk mengatur idle RPM pada mesin karburator.

    Itu tadi komponen-komponen pada karburator motor beserta cara kerjanya. Semoga detikers lebih paham!

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • Cara Inreyen Motor Baru, Kecepatan Maksimal Cuma Segini


    Jakarta

    Meski teknologi terus berkembang, motor baru tetap perlu melakukan inreyen untuk mengoptimalkan kinerja seluruh komponen, sehingga tak ada kendala ketika digunakan. Begini cara inreyen motor yang benar.

    Inreyen atau break-in merupakan proses adaptasi, atau penyesuaian komponen-komponen kendaraan. Tentunya di masa inreyen, konsumen harus mengikuti petunjuk yang telah tertera di buku servis atau buku pedoman pemilik dan garansi.

    Wahana Makmur Sejati selaku Main Dealer Sepeda Motor Honda di Jakarta-Tangerang memiliki beberapa tips jitu yang dapat diterapkan oleh konsumen setia Honda. Berikut tips cara melakukan proses inreyen agar optimal.


    1. Kecepatan Kendaraan Stabil

    Konsumen disarankan tidak memacu sepeda motor barunya dengan maksimal ketika digunakan selama 500 km pertama dengan maksimal kecepatan 50 km/jam. Rpm juga disarankan tidak terlalu tinggi di masa inreyen sehingga komponen mesin akan tetap terjaga.

    2. Hindari Berkendara Ekstrem Ketika Kondisi Jalan Basah atau Licin

    Untuk sepeda motor baru, konsumen disarankan tidak melakukan rem mendadak di kondisi apapun. Di 500 km pertama, daya cengkeram ban juga mengalami adaptasi sehingga sangat berbahaya apabila melaju di jalanan basah atau licin.

    3. Jangan Mengangkut Beban Berlebih

    Berdasarkan buku panduan pemilik, terdapat informasi terkait bobot yang mampu diangkut sepeda motor. Di masa inreyen, konsumen disarankan untuk tidak membawa barang yang melebihi batas berat agar usia komponen tidak berkurang.

    4. Ganti Oli Motor Berkala

    Di buku servis terdapat informasi bahwa konsumen wajib melakukan penggantian oli setelah menempuh jarak 1.000 km. Ini bertujuan buat membersihkan komponen dari serpihan logam hasil gesekan sehingga tidak ada penggumpalan partikel sisa di dalam mesin.

    5. Patuhi Setiap Panduan di Buku Pedoman

    Dengan mengikuti panduan dari buku pedoman pemilik, kondisi komponen sepeda motor akan lebih baik dan tahan lama. Tentunya didukung dengan cara berkendara konsumen yang tidak agresif.

    “Untuk setiap motor baru Honda tentunya akan dites dan diuji terlebih dahulu sebelum diantar ke konsumen. Namun alangkah lebih baiknya jika konsumen juga melakukan inreyen untuk memaksimalkan performa dan mencegah terjadinya kerusakan komponen,” tutur Wahyu Budhi selaku Training Analyst PT Wahana Makmur Sejati.

    Selain melalui proses inreyen, konsumen juga disarankan dapat segera beradaptasi dengan motor baru, baik itu dari sisi posisi berkendara, handling, pengereman dan membuka tuas gas untuk mencegah risiko terjadinya kecelakaan di jalan raya.

    “Beradaptasi dengan motor baru terkadang memakan waktu lebih bagi konsumen, tapi hal ini harus tetap dilakukan. Setelah terbiasa, konsumen harus mengedepankan keselamatan berkendara agar selalu aman dan tidak mengalami insiden ketika berkendara,” tutup Wahyu.

    (lua/dry)



    Sumber : oto.detik.com

  • Mengenal Kode Warna Jalur Kiprok Tiger, Fungsi dan Kelebihannya


    Jakarta

    Kiprok adalah salah satu bagian yang kerap diganti ketika memodifikasi sistem kelistrikan motor. Hal ini diperlukan jika membutuhkan aliran listrik lebih besar, seperti untuk lampu dan tambahan speaker.

    Yang sering menjadi pilihan adalah kiprok Honda Tiger. Untuk bisa memasangnya, detikers harus mengenal jalur kiprok Tiger dan kode warna soketnya agar tidak salah pasang.

    Simak artikel ini untuk mengetahui apa fungsi dari kiprok, kelebihan kiprok Tiger, lengkap dengan jalur kiprok Tiger dan kode warna soketnya.


    Fungsi Kiprok

    Dikutip dari situs Astra Otoshop, fungsi kiprok pada motor antara lain sebagai berikut:

    • Kiprok mengatur aliran listrik dari generator menuju baterai, sehingga arus listrik lebih stabil. Arus listrik dari generator akan dialihkan melalui kiprok terlebih dahulu sebelum menuju baterai. Dalam hal ini, kiprok penting untuk menjaga kondisi baterai agar terisi dengan baik dan dapat digunakan untuk menyalakan motor.
    • Kiprok mencegah terjadinya kelebihan dan kekurangan tegangan listrik yang masuk ke baterai. Tegangan listrik yang melalui kiprok dapat stabil pada angka 12 volt untuk masuk ke baterai. Angka ini adalah tegangan ideal untuk menjaga performa baterai dan komponen motor lainnya.
    • Kiprok mencegah kerusakan pada komponen elektronik kendaraan akibat tegangan yang tidak stabil. Komponen seperti lampu motor dan klakson akan mudah rusak jika tegangan listriknya tidak stabil.

    Kelebihan Kiprok Tiger

    Dikutip dari situs dealer resmi Honda Nusantara Surya Sakti (NSS) Group, kiprok Honda Tiger sering digunakan karena memiliki kelebihan dan karakter yang berbeda dari kiprok lain.

    Kiprok Tiger dianggap memiliki kualitas dalam mengubah arus listrik agar stabil dan diklaim memiliki arus DC yang lebih besar. Kiprok Tiger sering digunakan pada motor-motor dengan kebutuhan arus besar dan stabil, atau motor yang dimodifikasi pada lampu projie (custom proyektor), speaker dan berbagai aksesoris lainnya.

    Kode Warna Jalur Kiprok Tiger

    Dalam memasang kiprok Tiger, perlu diperhatikan kode warna soket pada jalur kiprok Tiger. Masing-masing warna kabel memiliki fungsi berbeda. Berikut penjelasannya::

    1. Kabel Merah

    Kabel merah pada kiprok Tiger berfungsi sebagai jalur positif aki. Bagian ini mendapatkan arus dari spul, lalu mengubah tegangan, dan menyuplai ke baterai. Arus yang mengalir ke kiprok berawal dari sekring atau sekring 10A.

    2. Kabel Hitam

    Kabel hitam pada kiprok Tiger memiliki fungsi sebagai kabel ground untuk busi atau aki, sehingga jangan dialiri arus listrik.

    3. Kabel Cokelat

    Kabel cokelat pada jalur kiprok Tiger atau ujung kabel spiral berfungsi untuk menyalakan lampu khusus yang berjalan melalui kiprok dan mengarah langsung ke saklar lampu. Ketika lampu menyala, kabel ini biasanya menghasilkan tegangan 12-14 volt.

    4. Kabel Putih

    Kabel putih pada kiprok Tiger berfungsi untuk menyalurkan arus dari spul yang masuk ke kiprok. Arus pengisian yang masuk dibatasi sekitar 14,5V untuk mencegah kelebihan tegangan yang dapat merusak komponen.

    5. Kabel Hitam di Spul

    Terakhir adalah kabel hitam yang dihubungkan dari spul ke ground.

    Nah, itulah tadi kode warna pada jalur kiprok Tiger, lengkap dengan fungsi dan kelebihannya. Semoga bermanfaat.

    (bai/row)



    Sumber : oto.detik.com

  • Bolehkah Handphone Ditaruh di Bagasi Motor? Ini Penjelasannya


    Jakarta

    Motor keluaran terbaru, khususnya motor matic, telah mengusung bagasi yang luas. Misalnya Yamaha Grand Filano yang memiliki kapasitas bagasi sebesar 27 liter, atau Honda PCX 160 yang bagasinya berkapasitas 30 liter.

    Kapasitas bagasi yang luas dapat dimanfaatkan untuk meletakkan berbagai barang, mulai dari helm, jas hujan, hingga sepatu. Selain itu, ada beberapa pengendara yang sering memasukkan barang elektronik seperti handphone atau power bank ke dalam bagasi motor.

    Namun, hal tersebut kerap menjadi perbincangan di kalangan pengendara motor. Ada yang menganggap jika menaruh handphone di bagasi motor berbahaya, tetapi ada juga yang menyebut tidak masalah.


    Lantas, apakah handphone boleh ditaruh di bagasi motor? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Bolehkah Handphone Ditaruh di Bagasi Motor?

    Mengutip situs Wahana Honda, sebaiknya handphone maupun barang elektronik lainnya seperti power bank atau tablet tidak ditaruh di bagasi motor. Kenapa?

    Soalnya, suhu panas di dalam bagasi motor dikhawatirkan bisa memicu ledakan. Hal itu bisa terjadi karena letak bagasi motor berdekatan dengan mesin motor, sehingga barang elektronik tersebut bisa menghasilkan suhu panas.

    Selain itu, barang elektronik seperti handphone jika disimpan di dalam bagasi motor bisa mengalami kerusakan. Selama di perjalanan, mungkin detikers akan melalui jalanan berlubang dan bergelombang. Nah, HP milikmu bisa terguncang dan berisiko mengalami baret hingga keretakan pada layar.

    Namun jika dalam kondisi darurat, sah-sah saja bila ingin menyimpan handphone di dalam bagasi motor. Akan tetapi, pastikan kamu tidak berkendara dalam jarak yang jauh karena berisiko menyebabkan HP meledak.

    Tips Aman Menaruh Handphone di Bagasi Motor

    Mengutip laman Planet Ban, ada sejumlah tips untuk menaruh handphone di bagasi motor dengan aman. Berikut tipsnya:

    1. Matikan HP dengan menekan tombol power off hingga tidak ada daya listrik yang aktif.
    2. Lalu, bungkus HP dengan kain atau bahan lainnya yang empuk dan sejuk. Hal ini untuk mencegah HP cepat rusak karena suhu panas di dalam bagasi motor atau terguncang karena melalui jalan bergelombang.
    3. Setelah tiba di tempat tujuan, langsung keluarkan HP dari bagasi motor dan cek apakah suhu bodi HP terasa panas atau sejuk. Jika suhunya panas, jangan langsung dinyalakan.
    4. Hindari menaruh HP di bagasi motor dalam waktu lama karena berisiko menyebabkan kerusakan.
    5. Pastikan kamu menyimpan HP di bagasi motor hanya dalam kondisi darurat saja.

    Jika memang ingin menyimpan handphone, detikers bisa menaruhnya di bagian dashboard yang letaknya dekat dengan setang motor. Selain lebih aman, kamu juga lebih mudah untuk menjangkaunya.

    Akan tetapi, hati-hati jika menaruh handphone di dashboard motor. Beberapa jenis motor masih memiliki dashboard yang tidak dilengkapi dengan penutup, sehingga rawan dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

    Tapi, motor matic keluaran terbaru umumnya sudah dilengkapi penutup dashboard. Tujuannya untuk melindungi HP agar tidak kehujanan atau kepanasan.

    Demikian penjelasan mengenai bolehkah menyimpan handphone di bagasi motor. Semoga bermanfaat!

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • Mau Bayar Pajak STNK Tanpa KTP Pemilik Lama? Begini Caranya


    Jakarta

    Detikers wajib membayar pajak untuk memperpanjang masa berlaku STNK yang hampir habis. Dalam proses tersebut, KTP menjadi syarat penting untuk identifikasi pemilik kendaraan.

    Lantas bagaimana jika detikers tidak punya KTP pemilik lama? Situasi ini sering terjadi jika seseorang membeli kendaraan dalam kondisi bekas dan belum dibalik nama.

    Bisakah kita bayar pajak STNK tanpa KTP pemilik lama? Simak jawabannya dalam artikel ini, dan ketahui cara yang bisa detikers lakukan.


    Bisakah Pajak STNK Tanpa KTP?

    Pajak STNK bisa dibayar dan diperpanjang tanpa KTP pemilik lama kendaraan. Caranya adalah dengan melakukan balik nama kendaraan yang tidak perlu identitas pemilik awal kendaraan.

    Namun, detikers tetap memerlukan BPKB dan kuitansi pembelian kendaraan. Setelah balik nama, pemilik kendaraan yang baru bisa membayar pajak STNK melalui online atau offline di kantor Samsat menggunakan KTP kamu.

    Cara Balik Nama Kendaraan

    Cara melakukan balik nama kendaraan, baik motor atau mobil, harus melalui dua tahap. Pertama, lakukan balik nama STNK terlebih dahulu, baru kemudian memproses balik nama BPKB.

    Berikut ini cara balik nama kendaraan yang dikutip dari situs Portal Informasi Indonesia.

    1. Balik Nama STNK Kendaraan

    Sebelum memproses balik nama STNK kendaraan, detikers harus melengkapi syarat-syarat, kemudian melakukan langkah-langkah di bawah ini.

    Syarat Balik Nama STNK

    • STNK asli dan fotokopi atas nama pemilik lama
    • BPKB asli dan fotokopi
    • KTP pemilik baru asli dan fotokopi
    • Kuitansi pembelian dengan meterai Rp 10.000

    Langkah-langkah

    1. Datangi loket mutasi di Samsat tempat STNK diterbitkan, serahkan syarat-syarat di atas.
    2. Lakukan cek fisik kendaraan. Petugas akan menggesek nomor rangka dan nomor mesin.
    3. Serahkan hasil cek fisik disertai dokumen persyaratan kepada petugas loket.
    4. Petugas akan melegalisasi dokumen. Dokumen kemudian akan dikembalikan.
    5. Pindah ke loket cek fiskal untuk mengisi formulir. Kembalikan ke petugas. Tunggu sampai nama kamu dipanggil.
    6. Datanglah ke kasir untuk membayar biaya cabut berkas dan melunasi pajak yang belum terbayar jika masih ada.
    7. Pindah ke bagian mutasi untuk mengisi formulir lain. Serahkan formulir dan berkas-berkas yang telah dilegalisasi.
    8. Petugas akan memberi tanda terima pembayaran pendaftaran mutasi senilai Rp75.000 hingga Rp250.000. Bayarlah dan serahkan bukti pembayaran kepada petugas.
    9. Ada dua rangkap kuitansi yang kamu terima, yaitu satu rangkap untuk petugas, dan satu lagi dibawa saat mengambil berkas. Berkas biasanya bisa diambil 5-7 hari setelah pembayaran.
    10. Setelah waktu yang ditentukan, datang lagi ke kantor Samsat dengan membawa bukti pembayaran. Serahkan kuitansi kepada petugas, lalu tunggu sampai nama kamu dipanggil.
    11. Semua berkas kamu akan dikembalikan. Kamu akan diarahkan menuju loket fiskal untuk membayar nominal Rp 10.000 dan mendapat tanda terima.
    12. Proses pencabutan berkas selesai.
    13. Datang ke bagian mutasi di kantor Samsat tujuan. Lakukan cek fisik untuk melegalisir semua berkas dari kantor Samsat sebelumnya. Serahkan berkas kepada petugas dan tunggu nama kamu dipanggil.
    14. Bawa berkas dari petugas dan fotokopi hasil cek fisik serta kuitansi yang telah dilegalisir.
    15. Serahkan berkas ke loket berkas mutasi, termasuk BPKB asli. Jika dinyatakan lengkap, BPKB asli dan bukti pembayaran STNK akan dikembalikan.
    16. Datang lagi ke Samsat pada hari yang ditentukan (1-2 hari) dengan membawa bukti pembayaran STNK. Serahkan bukti pembayaran kepada petugas dan nama kamu akan dipanggil.
    17. Lakukan pembayaran biaya penerbitan STNK baru. Kamu akan menerima STNK baru atas nama pemilik baru.

    2. Balik Nama BPKB Kendaraan

    Setelah menerima STNK dengan identitas baru, detikers bisa melakukan balik nama BPKB di Ditlantas Polda setempat.

    Syarat Balik Nama BPKB

    • STNK dengan identitas baru yang telah dibalik nama (asli dan fotokopi)
    • KTP pemilik kendaraan yang baru (asli dan fotokopi)
    • BPKB asli (asli dan fotokopi)
    • Hasil pengesahan cek fisik
    • Kuitansi pembelian kendaraan (asli dan fotokopi)

    Langkah-langkah

    1. Kunjungi Ditlantas Polda setempat untuk melakukan balik nama BPKB.
    2. Serahkan semua berkas persyaratan di atas kepada petugas loket.
    3. Isilah formulir penerbitan BPKB baru. Petugas akan mengecek kelengkapan semua berkas.
    4. Jika telah lengkap, petugas akan memberikan tanda pembayaran sebesar Rp 80.000.
    5. Bayarlah melalui ATM.
    6. Kembali antre di loket balik nama untuk menyerahkan berkas dan tanda lunas pembayaran dari bank.
    7. Kamu akan menerima tanda terima pengambilan BPKB sesuai tanggal yang ditentukan.
    8. Datanglah kembali ke Ditlantas Polda untuk mengambil BPKB dengan identitas baru. Jangan lupa membawa tanda terima BPKB dan fotokopi KTP.

    Itulah tadi cara memperpanjang masa berlaku STNK kendaraan tanpa memerlukan KTP pemilik lama. Dengan penjelasan ini, semoga detikers tak lagi bingung terkait panjang dan perpanjangan STNK.

    (bai/row)



    Sumber : oto.detik.com

  • Kapan Oli Mesin Mobil Hybrid Harus Diganti?



    Jakarta

    Sama seperti mobil konvensional, mobil hybrid juga masih memerlukan penggantian oli mesin. Oli mesin mobil hybrid tentunya juga wajib diganti secara berkala, apalagi jika mobil selalu digunakan setiap hari dengan jarak tempuh panjang dan kondisi macet-macetan.

    “Walaupun kendaraan elektrifikasi, mobil hybrid Toyota tetap membutuhkan perawatan berkala, di antaranya komponen hybrid seperti ECU, baterai, serta motor listrik. Tidak kalah penting adalah mesin bensin yang tetap diandalkan. Karenanya, AutoFamily wajib merawat mesin mobil hybrid secara berkala, khususnya mengganti oli mesin,” terang Yagimin, Chief Marketing Auto2000, dalam keterangannya, Senin (28/10/2024).

    Dampak Buruk Tidak Ganti Oli Mesin


    Seiring bekerjanya mesin hybrid, struktur senyawa kimia oli mesin pasti berubah dan kemampuannya dalam menjalankan tugas menurun. Karena tidak bisa bekerja secara optimal dalam melindungi komponen mesin, gesekan akan meningkat dan meninggalkan banyak kotoran alias residu.

    Kotoran akan menghambat kinerja mesin dan komponen di dalamnya rusak. Residu berlebihan turut mempengaruhi pompa dan filter oli mesin bahkan mampat. Fungsi oli lainnya seperti membantu melepaskan panas mesin ikut berkurang dan membuat kerja radiator semakin berat.

    Toyota Yaris Cross HybridToyota Yaris Cross Hybrid Foto: Toyota Astra Motor

    Sebaiknya tak membiarkan oli mesin tidak diganti meskipun mobil jarang dipakai. Seiring waktu, senyawa kimia di dalam oli mesin akan mengalami perubahan akibat proses oksidasi. Kandungan air akibat oksidasi pada oli mesin akan meningkat hingga mencapai level yang berbahaya jika didiamkan.

    Begitu mesin dinyalakan, kontaminasi air akan merusak formula oli dan kemampuannya turun. Alhasil, mesin mobil bermasalah akibat pelumas gagal melindungi komponen mesin. Ruang mesin juga punya potensi timbul karat yang akan merambat ke berbagai komponen mesin hybrid.

    Maka dari itu, walaupun mesin bensin di mobil hybrid Toyota jarang beroperasi karena efisiensi baterai dan motor listrik semakin tinggi, tetap membutuhkan ganti oli mesin setiap 6 bulan atau 10.000 km, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu.

    Tips Ganti Oli Mesin Hybrid Toyota

    Pelajari dengan cermat jenis oli yang sesuai dengan spesifikasi mesin mobil hybrid di buku manual kendaraan. Diskusikan dengan service advisor bengkel Auto2000 untuk mendapatkan oli yang sesuai kebutuhan mesin mobil.

    Cek indeks kekentalan atau viskositas cairan yang ada pada oli mesin. Biasanya terdapat kode spesifikasi oli pada mesin mobil yang tertulis 0W-20, 0W-40, 10W-40, 20W-50 dan lain sebagainya. Sesuaikan dengan kebutuhan mesin hybrid Toyota supaya oli memberi perlindungan optimal dalam kondisi sangat ekstrem sekalipun.

    Kualitas oli mesin sudah diklasifikasikan berdasarkan jenis, masa pakai, teknologi, dan parameter lainnya. API (American Petroleum Institute) adalah institusi yang mengatur penetapan kualitas tingkat kemampuan oli untuk menjaga performa mesin. Pakai oli mesin dengan API service sesuai kebutuhan mesin agar daya tahannya terjaga.

    Manfaatkan oli sintetis dengan formula aditif yang diracik sesuai dengan kebutuhan mesin hybrid. Formulanya dibuat agar memiliki kadar penguapan yang rendah, tahan gesekan supaya dapat melumasi komponen dengan baik, tahan oksidasi untuk mencegah karat, dan punya daya pembersih tinggi.

    Silakan gunakan Toyota Motor Oil (TMO) yang telah disesuaikan dengan karakter dan spesifikasi dapur pacu mobil hybrid Toyota dan kondisi iklim tropis Indonesia karena membutuhkan spesifikasi oli yang spesial.

    (lua/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • Peran Air Wiper Sepele tapi Penting



    Jakarta

    Toyota Avanza yang ditumpangi kru TvOne ringsek diseruduk truk boks di Tol Pemalang-Batang KM 315+900, kemarin pagi. Satu sopir dan dua penumpang mobil Avanza berlogo TvOne itu tewas.

    Menurut salah satu korban luka, Felicia, mobil yang dia tumpangi itu sedang menempuh perjalanan dari Jakarta hendak menuju Lamongan, Jawa Timur. Di tengah perjalanan, sopir memutuskan berhenti di bahu jalan untuk membersihkan kaca depan yang buram.

    “Emang berhenti di bahu jalan, karena mau ngelap kacanya, kacanya itu buram, berdebu, dan air di wipernya nggak nyala, jadi harus manual (membersihkannya). Pas berhenti, pas sopirnya lagi nyiram nyiram, udah kejadian itu (tertabrak truk boks),” ujar Felicia dikutip detikJateng.


    Saat kejadian, Felicia mengaku mobil yang ditumpanginya itu tiba-tiba terdorong begitu hebat.

    “Aku nggak tahu awalnya itu (tertabrak) truk, aku baru tahu pas keluar. Iya aku di dalam (mobil), (duduk) di depan, di samping sopir,” imbuh dia.

    Belajar dari kecelakaan maut ini, pengemudi atau pemilik mobil tidak boleh menyepelekan peran penting air wiper. Air wiper pada mobil berfungsi untuk membersihkan kaca depan. Kaca depan yang jernih dan bersih dari kotoran atau debu berperan penting agar visibilitas pengemudi tetap terjaga.

    Dikutip dari situs resmi Suzuki Indonesia, fungsi dari air wiper yaitu menjadi alat pembersih kaca depan maupun belakang mobil agar pemandangan pengemudi jernih, tidak buram tertutup debu atau kotoran yang menempel.Sebuah kaca tanpa air wiper akan rentan kusam dan buram karena debu maupun kotoran, yang dapat menyebabkan visibilitas pengemudi terganggu hingga berakibat fatal.

    Menurut Suzuki Indonesia, ada beberapa penyebab air wiper pada mobil tidak aktif. Bisa jadi ada debu atau kotoran yang menumpuk, karenanya penting untuk mengecek dan membersihkan air wiper serta komponennya mulai dari selang, tangki, hingga motor, untuk menghindari penumpukan debu maupun kotoran.

    Kemungkinan lain, air pada tabung reservoir habis. Makanya, sebelum melakukan perjalanan pengemudi diminta untuk mengecek semua kondisi mobil terutama air wiper.

    Penyebab air wiper mobil macet juga bisa dipicu oleh kondisi motor yang telah aus atau mati, sehingga air pada wiper pun tidak akan keluar.Atau, bisa jadi selang wiper bermasalah. Selang bisa terlepas dari tempatnya, memiliki endapan kotoran, hingga mengalami kebocoran.

    Selain itu, penyebab air wiper mati bisa karena sistem kelistrikan mobil bermasalah. Motor penggerak jadi komponen wiper yang terdampak, sebab tidak bisa memompa air ketika suplai arus listriknya kecil dan tidak cukup.

    Selanjutnya, wiper juga bisa macet akibat switch wiper atau tombol operasi wiper pada kemudi mengalami kerusakan.Switch wiper dapat rusak karena tegangan listrik yang diterima terlalu tinggi atau terlalu rendah. Selain itu, kerusakan juga bisa terjadi karena korsleting pada mobil.

    (rgr/din)



    Sumber : oto.detik.com