Tag: MOVE

  • Menguak Potensi Tersembunyi di Balik Movement (MOVE) Token

    Movement adalah EVM Layer-2 pertama untuk Ethereum yang menggunakan bahasa pemrograman Move, yang dirancang oleh Facebook dan digunakan dalam Sui serta Aptos. Pada 9 Desember lalu, Movement melakukan TGE (Token Generation Event) dan langsung masuk ke dalam 60 besar cryptocurrency terbesar.

    Berikut ini, kami akan menganalisis apa itu MOVE, acara TGE-nya, serta mencoba menentukan arah pergerakan harga token ini.

    Apa itu Movement?

    Movement Labs sebelumnya telah mengumpulkan dana sebesar $38 juta dalam putaran pendanaan seri A, yang dipimpin oleh Polychain Capital, dan $3,40 juta dalam pendanaan Pre-Seed. MOVE adalah token utilitas dari ekosistem Movement Network, dan TGE ini mengikuti peluncuran Mainnet Beta pada minggu lalu.

    Meskipun klaim masih terbuka, Foundation mengumumkan bahwa mereka yang menunggu dan mengklaim di Public Mainnet mungkin berhak mendapatkan multiplier 1,25x.

    Binance mendukung peluncuran ini dan mengalokasikan 200 juta token bagi mereka yang melakukan staking BNB di Binance. Ini setara dengan 2% dari total pasokan token. Setelah enam bulan, 5% lagi dari pasokan akan dialokasikan untuk Launchpool. Binance juga telah menambahkan MOVE ke produk futures dan margin mereka.

    Bursa terpusat lainnya seperti Bybit, Coinbase, OKX, Upbit, dan Bitget juga telah mencantumkan MOVE di platform spot dan/atau futures mereka.

    Tim di Balik Movement Labs

    Tim di balik Movement Labs terdiri dari para profesional berpengalaman dan inovatif yang memiliki gairah dalam mengembangkan teknologi blockchain melalui bahasa pemrograman Move. Perusahaan ini didirikan oleh Cooper Scanlon dan Rushi Manche, yang bertemu di Universitas Vanderbilt dan memiliki latar belakang teknis yang kuat.

    Rushi Manche membawa lebih dari tujuh tahun pengalaman di bidang rekayasa perangkat lunak dan sebelumnya bekerja di Aptos Foundation, yang mempengaruhi sinergi antara Movement Labs dan Aptos. Anggota tim lainnya yang terkenal termasuk Will Gaines (Kepala Pemasaran), Brian Hennessey-Hsieh (Kepala Strategi), dan Franck Cassez (Kepala Riset), bersama dengan tim yang beragam yang terdiri dari insinyur, pengembang, dan ahli pemasaran yang mendorong tujuan ambisius proyek ini.

    Tim ini berfokus pada penciptaan ekosistem yang memungkinkan bahasa pemrograman Move dapat diakses di berbagai platform blockchain. Dengan memanfaatkan keahlian mereka, mereka bertujuan untuk menjadikan Movement Labs sebagai pemimpin dalam teknologi blockchain modular dan solusi Layer 2 yang aman. Pendekatan kolaboratif ini didukung oleh strategi ekspansi global, dengan penekanan pada keterlibatan pengembang di kawasan Asia-Pasifik.

    Fitur Utama Movement

    Movement Labs memperkenalkan kerangka blockchain yang kuat berpusat pada bahasa pemrograman Move, yang dirancang untuk meningkatkan skalabilitas, keamanan, dan interoperabilitas. Platform ini memungkinkan pengembang untuk membangun solusi Layer 2 berperforma tinggi dengan fitur seperti zk-rollups untuk privasi, kompatibilitas dengan blockchain utama (Ethereum, Aptos, Sui), dan biaya transaksi yang sangat rendah.

    Platform ini juga mengintegrasikan komponen modular seperti lapisan ketersediaan data opsional (misalnya, Celestia, Near) dan mempromosikan eksekusi paralel untuk efisiensi yang lebih besar. Movement Labs juga sedang mengembangkan ekosistem yang komprehensif dengan alat, kerangka sumber terbuka, dan kemitraan untuk mendukung aplikasi terdesentralisasi dan inovasi masa depan.

    Tokenomics MOVE

    Token $MOVE beroperasi sebagai token ERC-20 di Ethereum dan juga akan digunakan di Mainnet Movement Network setelah diluncurkan. Total pasokan $MOVE dibatasi hingga 10 miliar token, dengan pasokan yang beredar awal sebesar 22,5%. Alokasi utama meliputi 60% untuk inisiatif ekosistem, insentif komunitas, dan dukungan yayasan, 17,5% untuk kontributor awal, dan 22,5% untuk pendukung awal yang mendukung proyek ini secara finansial dan strategis.

    Utilitas token ini mencakup berbagai peran dalam ekosistem Movement, termasuk staking untuk keamanan jaringan, pembayaran biaya gas, partisipasi dalam tata kelola, dan sebagai jaminan atau likuiditas untuk aplikasi DeFi. Fitur-fitur ini bertujuan untuk menjadikan $MOVE sebagai batu penjuru dalam perkembangan Movement Network, terutama saat mengembangkan solusi Layer-2 yang mengintegrasikan Ethereum dan ekosistem pemrograman Move.

    Di Mana Anda Bisa Membeli Movement (MOVE)?

    Movement (MOVE) tersedia untuk dibeli di beberapa bursa kripto besar seperti Tokocrypto. Pembelian MOVE bisa dilakukan melalui bursa kripto seperti Tokocrypto mulai tanggal 10 Desember 2024 jam 19:00 WIB dengan langkah-langkah yang sederhana seperti masuk ke akun Tokocrypto, mencari pasangan perdagangan MOVE/USDT, lalu menempatkan order pembelian sesuai kebutuhan.

    Ringkasan

    Token $MOVE dari Movement Labs beroperasi dalam ekosistem blockchain modular yang dirancang untuk mendukung pengembangan aplikasi terdesentralisasi (dApp). Total pasokan $MOVE dibatasi hingga 10 miliar token, dengan pasokan beredar awal sebesar 22,5%.

    Alokasi utama mencakup 60% untuk pengembangan ekosistem, insentif komunitas, dan dukungan yayasan, 17,5% untuk kontributor awal, dan 22,5% untuk pendukung awal yang mendukung pertumbuhan proyek ini.

    Token ini memainkan peran multifungsi, termasuk untuk staking, pembayaran biaya transaksi, partisipasi dalam tata kelola, dan penyediaan likuiditas dalam aplikasi DeFi. Integrasinya dengan Ethereum dan pemrograman Move juga memposisikannya sebagai jembatan penting untuk solusi penskalaan Layer 2.

    Baca juga: Mengenal Aethir: Solusi Cloud Terdesentralisasi untuk AI dan Gaming


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Binance Bekukan $38 Juta dari Penjualan Ilegal Token MOVE

    Bursa kripto terbesar dunia, Binance, mengungkap aksi pembuat pasar yang diduga menjual 66 juta token Movement (MOVE) pasca peluncuran, dengan total keuntungan mencapai $38 juta. Binance telah membekukan dana tersebut demi menjaga transparansi pasar dan mengkompensasi pengguna yang terdampak.

    Dalam pernyataan resminya hari Selasa (25/3), Binance mengungkap bahwa pembuat pasar ini terkait dengan entitas lain yang telah dihentikan operasinya pada 9 Maret. Selain itu, entitas tersebut dilarang melakukan aktivitas lebih lanjut di platform Binance setelah ditemukan pelanggaran dalam operasionalnya.

    Menurut Binance, satu hari setelah MOVE terdaftar pada 10 Desember 2024, sekitar 66 juta token MOVE dijual dengan sedikit perintah beli. Pelaku berhasil mengantongi keuntungan bersih sebesar 38 juta USDT sebelum akhirnya diblokir oleh Binance pada 18 Maret.

    Pergerakan harga Movement (MOVE/USDT) pada Rabu, 26 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Movement (MOVE/USDT) pada Rabu, 26 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Movement Network Foundation Tidak Mengetahui Aktivitas Pelaku

    Sementara itu, Movement Network Foundation, yang mengembangkan ekosistem Movement, mengklaim tidak mengetahui aktivitas ilegal ini. Pihak yayasan baru mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat pemberitahuan dari Binance pada 11 Maret.

    “Kami tidak memiliki informasi mengenai aksi ini sebelumnya. Pembuat pasar tersebut telah bertindak di luar kendali kami, tanpa persetujuan, dan melanggar perjanjian yang mengharuskan mereka untuk menyediakan likuiditas yang seimbang,” kata Movement Network Foundation dalam pernyataan resminya.

    Sebagai respons, yayasan tersebut telah memutus hubungan dengan entitas terkait dan bekerja sama dengan Binance untuk memulihkan dana yang telah diperoleh secara ilegal. Mereka juga berencana menggunakan dana tersebut untuk mendirikan “Movement Strategic Reserve,” sebuah program pembelian kembali senilai 38 juta USDT yang bertujuan menstabilkan ekosistem MOVE dalam jangka panjang.

    Binance Tegaskan Komitmen Transparansi Pasar

    Dilaporkan 99bitcoin, Binance menegaskan bahwa pembuat pasar yang beroperasi di platformnya harus memenuhi standar transparansi, termasuk menempatkan pesanan beli dan jual yang seimbang, menjaga stabilitas harga, dan mempertahankan likuiditas pasar dalam jangka waktu tertentu.

    Bekerja sama dengan Binance, Movement Network Foundation akan menjalankan program pembelian kembali MOVE selama tiga bulan ke depan untuk mengembalikan likuiditas USDT ke ekosistem Movement.

    Dampak pada Harga MOVE

    Pasca pengumuman ini, harga MOVE mengalami kenaikan lebih dari 4% dalam sehari dengan volume perdagangan mencapai $144 juta. Movement sendiri merupakan proyek kripto yang dikembangkan oleh mantan anggota tim stablecoin Diem milik Meta (sebelumnya Facebook).


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Token MOVE Anjlok, Coinbase Putuskan Delisting

    Token Movement (MOVE), aset digital yang pernah menjadi sorotan di platform Coinbase, kini menghadapi ujian berat.

    Pada pekan ini, harga token MOVE terjun bebas ke level all-time low (rekor terendah sepanjang masa) menyusul keputusan Coinbase untuk menghentikan pencatatannya (delist) dari bursa.

    Langkah ini memicu gelombang ketidakpastian di kalangan investor dan mempertanyakan masa depan proyek tersebut. Berikut analisis mendalam tentang situasi yang sedang berkembang ini.

    Napak Tilas Token Movement (MOVE)

    Movement adalah proyek blockchain yang mengusung visi meningkatkan skalabilitas dan interoperabilitas jaringan melalui teknologi modular blockchain.

    Token MOVE dirancang sebagai bagian dari ekosistem yang bertujuan memfasilitasi transaksi cepat dengan biaya rendah.

    Sejak diluncurkan, proyek ini sempat menarik perhatian investor karena janji inovasinya, terutama setelah terdaftar di Coinbase, salah satu bursa kripto terbesar di dunia.

    Namun sayangnya, popularitasnya perlahan meredup seiring dengan kinerja harga yang stagnan.

    Harga MOVE Anjlok, Coinbase Putuskan Delist

    Menurut laporan Decrypt pada Jumat (2/5), harga MOVE turun lebih dari 98% dari puncaknya pada 2023.

    Pada Juni 2024, token ini mencapai rekor terendah di kisaran $0,008, jauh dari harga tertingginya yang pernah menyentuh $0,45.

    Penurunan drastis ini terjadi bersamaan dengan pengumuman resmi Coinbase pada 25 Juni 2024 bahwa mereka akan menghentikan perdagangan MOVE mulai 3 Juli 2025.

    Pergerakan harga Movement (MOVE/USDT) pada Jumat, 2 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Movement (MOVE/USDT) pada Jumat, 2 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Coinbase menjelaskan keputusan ini melalui kriteria kepatuhan yang ketat. Aset kripto yang tidak lagi memenuhi standar likuiditas, volume perdagangan, atau kualitas proyek akan dihapus dari platform.

    MOVE dianggap gagal memenuhi beberapa parameter tersebut, terutama setelah aktivitas perdagangannya terus merosot dalam beberapa bulan terakhir.

    Baca Juga: Apa Itu Token Unlock? Ini Pengaruhnya Terhadap Harga Crypto

    Dampak pada Investor dan Reaksi Pasar

    Keputusan delist Coinbase langsung memicu reaksi negatif di pasar. Dalam 24 jam setelah pengumuman, harga MOVE kembali turun lebih dari 40%, memperparah kerugian investor yang sudah terjebak dalam tren bearish.

    Banyak pemegang token mengungkapkan kekecewaan di media sosial, menyebut proyek ini sebagai “investasi gagal” atau bahkan “rug pull”.

    Beberapa analis menyoroti kurangnya perkembangan teknis dari tim Movement sebagai penyebab utama kegagalan.

    Masa Depan Movement: Apakah Masih Ada Harapan?

    Setelah delisting dari Coinbase, likuiditas MOVE diprediksi semakin menyusut. Bursa lain seperti KuCoin dan Gate.io masih mencantumkan token ini, tetapi volume perdagangannya sangat rendah.

    Tim pengembang Movement belum memberikan pernyataan resmi terkait rencana pemulihan, meski komunitas mendesak mereka untuk mengambil langkah darurat seperti token burning atau pembaruan protokol.

    Namun, sejarah pasar kripto menunjukkan bahwa proyek yang di-delist dari bursa besar seperti Coinbase jarang mampu bangkit.

    Contohnya, token seperti Rari Capital (RGT) atau DFI Money (YFII) tetap terpuruk setelah dihapus dari platform utama.

    Ingatkan Investor Kripto

    Kasus Movement menjadi pengingat akan risiko berinvestasi dalam aset kripto berkapitalisasi kecil (low-cap). Beberapa poin penting yang bisa dipetik:

    1. Likuiditas adalah Kunci: Proyek dengan volume perdagangan rendah rentan terhadap volatilitas ekstrem dan delisting.
    2. Pantau Perkembangan Tim: Ketidakaktifan pengembang atau kurangnya transparansi adalah red flag.
    3. Diversifikasi Portofolio: Hindari menaruh dana besar dalam aset berisiko tinggi tanpa riset mendalam.

    Kejatuhan Movement (MOVE) mencerminkan dinamika keras pasar kripto, di mana proyek inovatif sekalipun bisa gagal jika tidak didukung eksekusi yang solid.

    Keputusan Coinbase untuk delist semakin mempertegas betapa pentingnya faktor kepercayaan dan kinerja dalam industri ini.

    Bagi investor, ini adalah momen untuk lebih selektif dan mengutamakan aset dengan fundamental kuat serta tim yang terbukti berkontribusi aktif.

    Sementara itu, nasib MOVE masih menggantung. Apakah tim akan melakukan comeback atau token ini akhirnya tenggelam dalam daftar “kripto mati”? Hanya waktu yang bisa menjawab.

    Baca Juga: Coinbase Tingkatkan Batas Pinjaman Berbasis BTC Hingga $1 Juta


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Cara Pindah dari Android ke iPhone, Apa yang Mesti Disiapkan?

    Jakarta

    Jika kalian memutuskan pindah dari HP Android ke iPhone, sepertinya wajib mengetahui beberapa hal ini deh. Yuk simak penjelasan singkatnya berikut.

    Setiap kali seseorang membeli HP baru, pasti ada pekerjaan rumah yang sudah menanti. Apa itu? Ya, memindahkan seluruh data HP lama ke perangkat baru yang sudah dibeli.

    Namun mengingat Android dan iOS merupakan dua sistem operasi yang berbeda, mungkin dalam beberapa keadaan, peralihan data dari keduanya akan sedikit lebih sulit.


    Oleh sebab itu, kemungkinan tidak sedikit dari mantan pengguna Android yang mencoba mempelajari cara memindahkan data dari Android ke iPhone. Nah bagi kalian yang sedang mengobok-obok informasi terkait hal itu di Google, mungkin pemaparan ini dapat membantu.

    1. Cara Pindah dari Android ke iPhone

    Melansir dari Optimum, Jumat (18/7/2025), mantan pengguna HP Android bisa mentransfer sebagian besar datanya ke iPhone. Cuma memang ada beberapa hal yang tidak bisa dioper, seperti aplikasi, mungkin hilang.

    Kendati demikian, aplikasi gratis yang tersedia di Google Play Strore dan App Store otomatis akan teralihkan. Dengan catatan, para pengguna wajib mengunduh ulang aplikasinya. Lalu kalian akan keluar otomatis dari aplikasi tersebut, sehingga pastikan mengingat kata sandinya.

    Lantas bagaimana dengan foto yang tersimpan di Google Photos, apakah bisa dialihkan ke iCloud? Jawabannya bisa, dan dapat dilakukan dengan sejumlah cara.

    Salah satunya mengunduh foto yang diinginkan, kemudian gunakan komputer atau laptop kalian untuk mengirimkan ke iCloud. Cara lainnya memberdayakan kecanggihan Google Takeout di komputer atau iPhone.

    Sementara langkah-langkah memindahkan data Android ke iPhone adalah sebagai berikut, berdasarkan informasi yang paparkan Cnet.

    1. Pertama-tama aktifkan HP Android dan iPhone kalian.
    2. Lalu isi daya kedua ponsel tersebut.
    3. Letakkan iPhone baru kalian di samping HP Android dan ikuti petunjuk di layar.
    4. Pada layar iPhone, pilih opsi Move Data from Android.
    5. Pada saat yang sama, install aplikasi Move to iOS di HP Android. Untuk menggunakannya, cukup menyetujui syarat dan ketentuannya.
    6. Ketika opsi Move from Android muncul di layar, ketuk Lanjutkan dan tunggu hingga kode berjumlah sepuluh atau enam digit muncul.
    7. Setelah itu masukkan kode tersebut ke perangkat Android.
    8. Perangkat lunak iOS akan membuat jaringan WiFi sementara, yang memungkinkan kalian terhubung ke HP Android.
    9. Klik Hubungkan ketika muncul di layar Android dan tunggu beberapa saat hingga layar Transfer Data muncul.
    10. Pilih konten yang ingin kalian pindah dari Android ke iPhone dan tekan tombol Lanjutkan. Ketika proses transfer data, upayakan untuk tidak membuka aplikasi apapun.
    11. Ingat ya, semakin banyak konten yang ingin dipindahkan, maka proses transfer akan memakan lebih banyak waktu.

    Seharusnya, file, foto, video, pesan, kontak, link bookmark di web, email, dan kalender sudah ada di iPhone baru kalian. Namun perlu dicatat, proses ini tidak dapat digunakan untuk memindahkan musik, buku, dan PDF. Menyoal hal ini, kalian harus melakukannya secara manual.

    2. Apa yang Mesti Dipersiapkan?

    Dari penjelasan tadi, maka sudah bisa diketahui apa saja yang mesti disiapkan. Apabila foto tersimpan di Google Photo, berarti kalian harus menyiapkan foto mana saja yang ingin dipindah ke iPhone menggunakan komputer atau laptop.

    Kemudian mencatat semua password terkait aplikasi yang sempat digunakan di Android. Jangan lupa juga memastikan baterai kedua HP tersebut dalam keadaan penuh, karena prosedur ini akan memakan banyak waktu. Apabila memang daya baterai tinggal sedikit, kalian bisa melakukan proses transfer sembari charging.

    (hps/rns)



    Sumber : inet.detik.com