Tag: mr p

  • Kenali Mikropenis, Kondisi yang Bikin Mr P Super ‘Mungil’


    Jakarta

    Banyak pria khawatir apakah ukuran Mr P mereka terlalu kecil. Namun faktanya, hanya sebagian kecil orang dengan Mr P kecil yang mengidap mikropenis. Lantas, apa itu mikropenis?

    Dikutip dari Health, Mikropenis merupakan kondisi medis saat masalah genetika atau hormonal membuat Mr P seseorang secara signifikan lebih kecil dari ukuran rata-rata. Mr P yang dianggap mikropenis memiliki standar deviasi 2,5 di bawah rata-rata ukuran Mr P untuk usianya.

    “Apa pun yang kurang dari sekitar 3,65 inci (sekitar 9,27 cm) saat diregangkan atau ereksi dapat dianggap sebagai ‘mikropenis’,” ungkap seorang ahli urologi dan kesehatan seksual di Orlando Health Dr Jamin Brahmbhatt, mengatakan kepada Health. Peneliti lain menganggap panjang mikropenis orang dewasa adalah di bawah 3,67 inci (sekitar 9,32 cm).


    Biasanya, mikropenis didiagnosis pada bayi yang baru lahir. Kondisi ini bukanlah kondisi yang menyebabkan Mr P berukuran normal menyusut secara tiba-tiba.

    Mikropenis sering kali dapat diobati jika didiagnosis sejak dini pada bayi atau anak-anak, tetapi sulit diobati setelah masa pubertas hingga dewasa.

    Sebagai orang dewasa, memiliki mikropenis dapat membuat orang merasa tidak percaya diri, terutama saat berhubungan seks. Namun, jika seseorang memiliki mikropenis, tidak perlu khawatir karena mereka masih dapat melakukan hubungan seks dan memiliki hubungan yang harmonis.

    Penyebab Mikropenis

    Terkadang, ahli kesehatan tidak dapat menentukan dengan tepat apa yang menyebabkan mikropenis. Namun, mikropenis kemungkinan besar disebabkan oleh kelainan hormon saat bayi tumbuh di dalam rahim.

    “Pada tahap ini, produksi testosteron yang rendah dapat mencegah penis janin berkembang secara normal,” kata Dr Arash Akhavein, seorang ahli urologi di Cedars-Sinai di Los Angeles.

    Penyebab lain dari mikropenis meliputi:

    • Gangguan perkembangan jenis kelamin (DSD): Ini adalah kelainan kromosom yang dapat menyebabkan mikropenis.
    • Hipogonadisme hipogonadotropik: Kondisi ini memengaruhi kadar testosteron dan dapat mencegah pertumbuhan penis yang normal.
    • Faktor-faktor yang berhubungan dengan kehamilan: Penelitian juga mengaitkan mikropenis dengan paparan pestisida selama kehamilan dan penggunaan obat kesuburan berbasis estrogen pada awal kehamilan.
    • Kelainan genetik yang jarang terjadi: Kelainan genetik seperti Sindrom KaKallman juga dapat menunda atau mencegah pubertas, dan sering kali mengakibatkan mikropenis.

    Gejala dan Diagnosis

    Gejala utama mikropenis adalah ukurannya yang kecil, yang tergantung pada usia seseorang.

    Orang dewasa dengan mikropenis akan memiliki panjang Mr P yang meregang 3,67 inci (9,32 cm) atau kurang.

    Testis dan alat kelamin internal lainnya biasanya masih berukuran rata-rata. Meskipun demikian, ada kemungkinan untuk memiliki mikropenis dan testis yang kecil atau kurang berkembang.

    Para ahli biasanya mendiagnosis mikropenis pada bayi yang baru lahir dengan mengukur Mr P yang diregangkan dari tulang kemaluan ke ujung kepala Mr P. Mikropenis berukuran kurang dari 0,75 inci (1,9 cm) pada bayi.

    Anak-anak yang belum mencapai masa pubertas juga dapat didiagnosis dengan mikropenis jika ukuran Mr P mereka 1,5 inci (3,8 cm) atau lebih pendek.

    Untuk menentukan apa yang menyebabkan mikropenis pada seseorang, penyedia layanan kesehatan juga dapat memeriksa kelainan genetik atau hormonal dengan menggunakan tes darah.

    Beberapa Kondisi yang Salah Diartikan sebagai Mikropenis

    Mr P memiliki berbagai macam bentuk dan ukuran. Memiliki Mr P yang lebih kecil dari rata-rata tidak selalu berarti seseorang memiliki kondisi medis, dan ukuran bukanlah bagian yang paling penting dalam berhubungan seks.

    Namun, beberapa kondisi dapat membuat Mr P seseorang terlihat kecil dan bahkan disalahartikan sebagai mikropenis:

    • Mr P yang terkubur (buried penis): Mr P yang tampak tersembunyi di dalam lipatan lemak dapat membuatnya terlihat lebih kecil.
    • Mr P berselaput (webbed penis): Orang dengan kulit ekstra yang menghubungkan skrotum dan Mr P juga dapat terlihat memiliki Mr P yang lebih kecil.
    • Mr P terperangkap (trapped penis): Ini adalah komplikasi sunat yang dapat membuat Mr P tersembunyi di balik jaringan parut yang padat.

    Perawatan Mikropenis

    Perawatan untuk mikropenis dimulai dengan perawatan medis seperti terapi testosteron dan berlanjut ke pilihan bedah jika diperlukan atau diinginkan.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Sering Bikin Pria Kepo, di Usia Berapa Mr P Berhenti Memanjang?


    Jakarta

    Banyak pria khawatir dengan bentuk dan ukuran penisnya. Mungkin seringkali bertanya-tanya apakah penis saya normal? Sebenarnya di usia berapa penis mulai dan berhenti bertumbuh?

    Dikutip dari Healthline, penis bisa terus tumbuh hingga usia dewasa. Namun, ukuran penis tidak berhubungan dengan kemampuan seksual atau tingkat testosteron.

    Sebagian besar pertumbuhan penis terjadi selama masa pubertas, ada juga yang pertumbuhan lanjutan di awal usia 20-an. Pubertas dimulai antara usia 9-14 tahun dan berlangsung hingga lima tahun atau lebih. Saat mencapai usia 18 atau 19 tahun, kemungkinan besar penis tidak lagi tumbuh lebih panjang atau lebih tebal.


    Tingkat pertumbuhan selama masa pubertas itu bervariasi. Sebuah studi pada 2010 menemukan bahwa tingkat rata-rata pertumbuhan penis kurang dari setengah inci per tahun pada usia 11-15 tahun. Setelah itu tingkat pertumbuhan terus berlanjut, tapi dengan kecepatan lebih lambat hingga usia 19 tahun atau lebih.

    Pria juga mulai memproduksi air mani selama masa pubertas. Di masa ini ereksi dan ejakulasi jadi hal yang umum.

    Berapa ukuran penis yang normal?

    Ukuran penis ditentukan oleh hormon dan tiap pria itu sangat bervariasi. Tapi, panjang rata-rata penis yang lembek biasanya sekitar 3,4 dan 3,7 inci. Sedangkan, panjang rata-rata penis yang ereksi adalah antara 5,1 dan 5,7 inci. Lingkar rata-rata penis yang ereksi adalah antara 3,5 dan 3,9 inci.

    Bisakah menambah ukuran penis setelah pubertas?

    Beragam obat-obatan herbal, lotion, dan lainnya diklaim dapat meningkatkan ukuran penis. Namun, sampai saat ini tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan produk itu bisa memengaruhinya.

    Adapun prosedur pembedahan, yang disebut penoplasti, dapat menambah panjang penis yang lembek. Namun, prosedur itu tidak memengaruhi panjang penis yang ereksi. Pada prosedur tersebut, dilakukan pemotongan ligamen yang menempelkan penis ke tulang kemaluan. Akibatnya ereksi jadi tak setinggi sebelum operasi.

    Selain itu, ada suplemen testosteron yang disinyalir dapat meningkatkan ukuran. Benarkah suplemen testosteron dapat membantu memacu pertumbuhan penis? Sama halnya dengan obat-obat pembesar penis, suplemen ini belum ada penelitian ilmiah yang mendukungnya.

    Ukuran penis tidak berhubungan dengan kemampuan seksual, kadar testosteron, atau ciri-ciri maskulin lainnya. Pria dengan ukuran penis rata-rata dapat memiliki kehidupan seks yang lebih kuat dibandingkan pria dengan penis lebih besar.

    Pria memiliki banyak daya tarik yang lebih dari itu. Jadi, alangkah lebih baik kalau fokus saja pada kebugaran tubuh secara keseluruhan.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Kerap Bikin Insecure, Ukuran Rata-rata Mr P Normal Ternyata Cuma Segini


    Jakarta

    Ukuran penis kerap dianggap sebagai tolak ukur kejantanan pria. Banyak yang beranggapan ukuran Mr P yang besar dapat memberikan kepuasaan yang lebih baik saat bercinta. Akibatnya, banyak pria yang merasa penisnya kecil berbondong-bondong mencari cara untuk meng-upgrade ukuran Mr P.

    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang menganggap penisnya kecil, lebih mungkin mengalami masalah hubungan, kepercayaan diri yang rendah, kecemasan, serta disfungsi ereksi.

    Sebenarnya, berapa sih ukuran rata-rata penis normal?


    Dikutip dari Verywell Health, panjang penis rata-rata adalah 8,6 cm dan akan bertambah panjang menjadi 13,9 cm dengan ketebalan 11,4 cm saat ereksi.

    Salah satu studi pada 2023 menemukan bahwa, rata-rata panjang penis yang ereksi telah meningkat sebesar 25 persen dalam 29 tahun terakhir.

    Pada dasarnya, ada banyak faktor yang mempengaruhi ukuran penis. Di antaranya genetik, usia, etnis, dan ras. Hal inilah yang menyebabkan ukuran penis sulit diubah, namun secara alamiah akan bertambah saat seorang pria mengalami ereksi.

    Tidak ada korelasi antara ukuran kaki, tinggi, ataupun berat badan seseorang dengan ukuran Mr P yang dimilikinya. Berbagai anggapan tentang hal itu dipastikan cuma mitos.

    Perlu diketahui, jangan mencoba meregangkan atau meluruskan lengkungan alami penis saat mengukurnya. Alih-alih mendapatkan ukuran panjang dan ketebalan yang akurat, hal ini malah dapat mengakibatkan cedera pada Mr P.

    (up/up)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 7 Bentuk Mr P yang Tak Selalu Mirip Pisang


    Jakarta

    Pada dasarnya setiap pria memiliki ukuran penis yang berbeda-beda. Namun seringkali ukuran yang besar dan kokoh menjadi tolak ukur kejantanan seorang pria.

    Padahal, faktanya mencapai kepuasan dan keintiman dengan pasangan tak melulu berkaitan dengan ukuran penis.

    Dikutip dari The Sun, ada tujuh macam bentuk penis yang kamu perlu tahu.


    1. Pensil

    Pria yang memiliki penia berbentuk pensil, cenderung memiliki lingkar yang panjang dan tipis dengan kelenjar yang sempit (kepala penis lebih bulat).

    Menurut pakar, meskipun panjangnya berbeda-beda pada setiap orang, namun sering kali bentuk penis sangat panjang dan lebih tipis daripada bentuk lainnya.

    2. Lada

    Apabila tidak mengenali bentuk penis seperti pensil, mungkin saja bisa diibaratkan dengan bentuk lada.

    Darren mencatat bahwa, pria dengan bentuk ini memiliki ukuran yang pendek yakni 7 cm, tetapi sangat tebal dari pangkal ke ujungnya.

    3. Pisang

    Jika penis pria melengkung ke kiri maupun kanan, kemungkinan penis ini tergolong dalam bentuk pisang. Seorang pria bisa saja terlahir dengan lekukan penis atau perubahan bentuknya diakibatkan cedera.

    Kondisi ini merujuk pada penyakit peyronie, kelainan jaringan ikat pada penis, yang melihat jaringan parut berkembang usai cedera, mengakibatkan kelainan bentuk.

    4. Palu

    Menurut Darren palu juga menjadi kemungkinan bentuk penis. Siapapun yang memilikinya, mempunyai bentuk yang lebih ramping dan mengarah ke kepala jauh lebih besar.

    Kejantanan yang memiliki dasar sempit dan sangat lebar pada ujungnya, menyebabkan lebih sulit terangkat saat ereksi.

    5. Sosis

    Penis berbentuk sosis ini menjadi ukuran paling populer. Hal ini karena ketebalan dan panjangnya seragam, mulai dari pangkal hingga ujungnya sehingga cukup khas.

    6. Mentimun

    Penis dengan bentuk mentimun cenderung cukup panjang. Jenis ini juga lebih tebal dari rata-rata penis.

    7. Jamur

    Kepala penis yang lebih besar dibandingkan batang penis, membuatnya terlihat seperti jamur kancing.

    (naf/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Kisah Pria dengan Mr P Terbesar di Dunia, Tak Pernah Bisa Punya Pasangan?


    Jakarta

    Bagi sebagian pria, ukuran penis adalah bagian dari aset dan kebanggaan. Bahkan, ada yang mengatakan semakin besar alat vital seorang pria maka makin ‘jos’ pula performanya di ranjang. Kalau begitu, apakah artinya pria dengan penis terbesar di dunia adalah orang paling ‘andal’ dalam berhubungan seks?

    Kenyataannya mungkin tidak seperti yang dibayangkan. Setidaknya, itulah yang dirasakan oleh Roberto Esquivel Cabrera, pria asal Meksiko yang menjadi pemilik penis terpanjang di dunia.

    Cabrera pertama kali menjadi sensasi pada tahun 2015 saat mengaku memiliki penis sepanjang 48 cm dengan berat hingga 900 gram. Memiliki ‘anggota’ dengan ukuran jumbo, Cabrera pun sempat bermimpi menjadi aktor film porno. Sayangnya, tak ada satupun tertarik untuk meng-castingnya.


    “Aku mengatakan kepada mereka, aku tidak masalah jika mereka mengambil gambarku, merekamku untuk televisi atau semacamnya, tapi tidak ada satupun dari mereka yang memerhatikanku. Mereka pura-pura tidak melihat apa yang ada di hadapan mereka,” ujarnya dalam sebuah interview, dikutip dari Marca, Kamis (28/9/2023).

    “Aku ingin membuat film. Bukan mereka yang menawari kontrak, tapi aku ingin membeli semua peralatan, dan membuat filmku sendiri dalam berbagai bahasa dan memasarkannya ke banyak negara. Bayangkan, di China saja ada lebih 1 juta orang! Dengan uang penjualan tersebut aku bisa memiliki pacar, atau jika tidak, aku bisa saja memiliki anak dari inseminasi buatan bersama seseorang yang benar-benar mencintaiku,” ungkapnya.

    Alih-alih mewujudkan mimpinya sebagai aktor film porno, Cabrera kini malah hidup dalam kemiskinan. Tak hanya itu, penisnya kerap mengalami infeksi. Bahkan untuk bisa tertidur di malam hari, Cabrera mengaku harus mengikat penisnya ke paha agar bisa tidur dengan nyaman.

    Dengan panjang penis 48 cm, Cabrera mengalahkan rekor yang dipegang oleh Jonah Falcon yang memiliki penis berukuran 35 cm. Meski begitu, banyak pihak, termasuk Falcon, yang meragukan keaslian ukuran penis yang dimiliki Cabrera.

    Bahkan, seorang pakar bernama dr Jesus Pablo Gilmore pernah melakukan studi untuk membuktikan ukuran penis Cabrera yang sebenarnya. Berdasarkan hasil CT scan yang dilakukan, ia menemukan ukuran penis Cabrera aslinya ternyata hanya 18 cm. Sisanya hanya kulup yang tidak dipotong.

    Sebuah media berita juga melakukan investigasi serupa untuk menyelidiki kebenaran di balik ukuran penis Cabrera. Berdasarkan hasil penyelidikan, mereka mengatakan ukuran penis Cabrera disebabkan oleh kebiasaan menggantung beban pada alat vitalnya sejak masih muda.

    Kendati upaya yang dilakukan orang-orang untuk mencari tahu ukuran penisnya, Cabrera tetap menolak membuka perban yang menutupi penisnya dan memperlihatkan bentuk organ vitalnya yang sebenarnya.

    (ath/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Waspadai Jika Mr P Berubah Warna, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

    Jakarta

    Pernah berpikir warna penis berubah? Pasti para pria panik ketika mengalaminya. Akan tetapi, hal ini nyatanya bisa terjadi.

    Kondisi perubahan warna penis erat kaitannya dengan aliran darah. Sama seperti ketika darah mengalir ke tempat lain di tubuh, peningkatan aliran darah dapat membuat penis terlihat berwarna agak merah.

    Perubahan warna ini normal dan mungkin lebih terlihat saat ereksi, yang memungkinkan terjadinya peningkatan aliran darah. Namun, penis akan kembali berwarna semula saat sesudah ereksi.


    Pada kondisi lain, saat perubahan warna penis disertai dengan gatal, bengkak, nyeri, atau gejala tidak biasa lainnya, bisa jadi tanda dari penyakit.

    Beberapa kondisi lain penyebab penis berubah warna.

    1. Memar

    Seperti bagian tubuh lainnya, area kejantanan bisa memar. Memar berkembang ketika pembuluh darah kecil di bawah permukaan kulit kita pecah dan mulai bocor.

    Ini terjadi ketika melukai diri sendiri dengan cara tertentu, seperti terjebak dalam ritsleting, atau seks kasar. Namun, sama seperti memar apa pun, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dan akan memulih atau memudar sendiri.

    Pada cedera yang lebih parah, mungkin akan mengalami hematoma, atau memar yang sangat dalam. Ini memerlukan perhatian medis segera karena dapat merusak jaringan halus di penis dan testis.

    2. IMS

    Infeksi menular seksual (IMS) dapat mengubah warna seluruh penis, berupa luka merah-ungu, atau bisa jadi itu adalah gejala herpes.

    Herpes sangat menular dan disebabkan oleh virus herpes simpleks (HSV), yang memicu lepuh yang menyakitkan.

    Luka pada penis juga bisa menjadi tanda awal sifilis, infeksi jahat yang menyebabkan sakit kepala, nyeri sendi, dan kelelahan.

    3. Reaksi Alergi

    Reaksi alergi dapat menyebabkan perubahan warna kulit dan ruam.

    Dalam kasus yang lebih parah dapat memicu kondisi yang disebut sindrom Stevens-Johnson, biasanya disebabkan oleh reaksi obat, yang juga menyebabkan demam, sakit kepala, nyeri sendi, dan batuk.

    Sindrom Stevens-Johnson adalah keadaan darurat medis sehingga harus mendapat penanganan.

    4. Lichen Sclerosus

    Lichen sclerosus adalah kondisi peradangan kulit jangka panjang yang dapat membuat area penis tertutup bercak merah dan ungu. Kondisinya bisa gatal, kulit rapuh dan nyeri saat berhubungan seks.

    Penyebab pasti dari kondisi lichen sclerosus tidak diketahui tetapi menurut NHS, bisa terkait dengan sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif.

    Penyakit ini cukup aman karena tidak dapat ditularkan antarpasangan.

    5. Bercak Darah

    Bercak darah bisa terjadi di mana saja, termasuk di penis.

    Kondisi ini tampak seperti benjolan merah yang terangkat tetapi tidak seperti memar, benjolan tersebut tidak disebabkan oleh cedera.

    Sebaliknya, bercak merah merupakan tanda kondisi yang lebih serius yang melibatkan pembuluh darah.

    (Faesal Mubarok/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Bapak-bapak Catat! 8 Cara Bikin Ereksi Makin Kuat dan Tahan Lama


    Jakarta

    Ereksi merupakan proses peningkatan aliran darah ke penis. Pria umumnya menginginkan proses ereksi yang kuat dan tahan lama. Karena ereksi dapat menjadi salah satu penunjang terpenting untuk aktivitas seksual.

    Beberapa pria mengalami masalah ereksi atau biasa disebut dengan disfungsi ereksi. Masalah ini disebabkan oleh kondisi psikologis, kondisi kesehatan atau pengaruh penggunaan obat-obat tertentu.

    Umumnya, disfungsi ereksi menyerang pria di atas usia 40 tahun. Namun, tidak menutup kemungkinan seorang pria yang usianya di bawah 40 tahun juga dapat mengalami disfungsi ereksi.


    Seseorang yang mengalami disfungsi ereksi tetap dapat merasakan ereksi, akan tetapi mungkin durasi waktu bertahannya tidak cukup lama untuk berhubungan seksual.

    Jika pria mengalami disfungsi ereksi, sebaiknya segera melakukan konsultasi kepada dokter atau terapis, agar mendapatkan penanganan atau pengobatan yang tepat.

    Disfungsi ereksi dapat memberikan dampak yang buruk bagi kehidupan seksual seseorang. Maka dari itu, banyak pria melakukan banyak hal agar dapat merasakan proses ereksi yang tahan lama dan lebih kuat.

    Dikutip dari Medical News Today, berikut cara-cara agar pria dapat mempertahankan ereksi lebih lama dan kuat:

    1. Jaga Asupan Makanan

    Konsumsi makanan yang bergizi dan kaya akan nutrisi dapat menjaga kesehatan jantung dan kesehatan organ intim pria. Menurut sebuah penelitian yang disajikan dalam kongres European Society of Cardiology, mengikuti pola makan Mediterania dapat membantu menjaga fungsi ereksi.

    Pola makan ini dapat menghadirkan kehidupan yang lebih sehat dan terhindar dari penyakit jantung, obesitas dan tekanan darah tinggi. Karena ketiga kondisi tersebut dapat meningkatkan kemungkinan seorang pria mengalami disfungsi ereksi.

    Pola makan mediternia, terdiri dari buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, kacang-kacangan dan minyak zaitun. Selain itu seseorang dapat mengonsumsi ikan, susu dan daging dalam jumlah yang sedang atau tidak berlebihan. Pada saat mengikuti pola makan mediternia, hindari konsumsi lemak jenuh, minuman bersoda, gula, telur dan olahan tepung terigu.

    2. Perhatikan Kualitas Tidur

    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa tidur yang kurang cukup, terganggu atau seseorang yang mengalami gangguan tidur, dapat mempengaruhi kesehatan seksual, salah satunya adalah disfungsi ereksi.

    Menurut studi yang diteliti pada tahun 2020, kurang tidur selama 24 jam atau lebih dapat menurunkan kadar testosteron, yang mana hal tersebut dapat memberikan dampak buruk terhadap kesehatan reproduksi seseorang.

    Dengan demikian, pastikan seseorang memiliki kualitas tidur yang baik dengan durasi waktu yang cukup. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara menjaga jadwal tidur yang konsisten, menciptakan lingkungan tempat tidur yang nyaman dan hindari penggunaan HP sebelum tidur.

    3. Jangan Skip Olahraga

    Penelitian yang melibatkan lebih dari 20.700 pria di atas 40 tahun, menunjukkan bahwa olahraga dapat membantu mencegah terjadinya disfungsi ereksi. Olahraga dapat meningkatkan aliran darah ke penis dan ke seluruh tubuh.

    Lakukanlah olahraga setidaknya empat kali dalam seminggu dengan durasi minimal 40 menit. Pria dapat memulainya dengan melakukan olahraga dirumah, jogging, gym, atau jenis olahraga lainnya yang dapat meningkatkan aktivitas fisik.

    4. Lakukan Komunikasi yang Baik Dengan Pasangan

    Faktor emosional dan psikologis dapat mempengaruhi performa seksual pria. Umumnya masalah tersebut melibatkan psikologis dan emosional seseorang. Berbicara terbuka dengan pasangan tentang masalah yang dialami merupakan pilihan yang terbaik. Lantaran hal tersebut dapat membantu meningkatkan fungsi ereksi dan mengurangi tekanan yang dirasakan.

    Pria seringkali mengalami kecemasan performa seksual, yang mana hal ini dapat menjadi penyebab utama terjadinya masalah kehidupan seksual pada pasangan.

    5. Eksplor Hal Baru

    Aktivitas seksual yang memberikan kenikmatan tidak selalu tentang penetrasi. Sepasang suami istri dapat mengeksplor hal-hal baru seperti menjelajahi area-area erotis dan meningkatkan fokus pada sensasi-sensasi yang menyenangkan dalam aktivitas seksual.

    Hal ini dapat membuat pria merasakan ereksi yang lebih kuat dan tahan lama. Dengan demikian, sepasang suami istri harus menghilangkan rasa malu atau gengsi dan mulai saling mengerti serta memahami terkait kebutuhan seksual satu sama lain.

    6. Setop Merokok

    Penting untuk diketahui, merokok dapat mengurangi aliran darah ke penis, yang mana kondisi ini dapat meningkatkan risiko seorang pria mengalami disfungsi ereksi. Merokok dapat merusak pembuluh darah dan menyebabkan beberapa penyakit seperti masalah jantung dan pembuluh darah, yang mana kondisi tersebut dapat mempengaruhi fungsi ereksi.

    7. Kelola Stres

    Stres dapat melepaskan hormon kortisol, yakni hormon yang membantu mengatur tekanan darah dan sistem peredaran darah seseorang. Seseorang yang mengalami stres berat dapat menyebabkan disfungsi ereksi dan penurunan gairah seksual.

    Mengelola stres dengan baik dapat membantu meningkatkan fungsi ereksi. Hal ini dapat dilakukan dengan cara melakukan aktivitas fisik dengan teratur, melakukan relaksasi dan mengikuti kegiatan sosial.

    8. Hindari Alkohol

    Pada studi tahun 2018 mengungkapkan bahwa alkohol dapat mengurangi sensitivitas penis dan mempengaruhi aktivitas seksual. Dengan menghindari konsumsi alkohol, seorang pria akan merasakan ereksi yang lebih kuat dan tahan lama.

    Jika pria sudah memasuki tahap candu akan alkohol, sebaiknya datangi terapis atau dokter, agar diberlakukan terapi pemberhentian konsumsi alkohol. Lantaran alkohol dapat memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan lainnya, tidak hanya menyebabkan disfungsi ereksi saja.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Tahan Dulu, Bapak-bapak! 6 Makanan Ini Malah Bikin Mr P Loyo saat Bercinta


    Jakarta

    Disfungsi ereksi merupakan kondisi yang banyak dialami oleh pria, penyebabnya yaitu gaya hidup, faktor kesehatan, masalah psikologis dan makanan yang dikonsumsi.

    Kondisi disfungsi ereksi ini dapat menganggu kesejahteraan kehidupan seksual, saat seorang pria tidak dapat mempertahankan ereksi yang cukup untuk melakukan hubungan seksual.

    Bagi pria, penting untuk memperhatikan makanan yang sedang dikonsumsinya, pilihlah makanan yang kaya akan serat, vitamin, mineral dan nutrisi penting lainnya. Lantaran, makanan yang tidak sehat dapat menyebabkan masalah kesehatan kardiovaskular, pembuluh darah dan sistem saraf.


    Kondisi kesehatan tersebut dapat mengakibatkan terhambatnya aliran darah yang mengalir ke penis, sehingga menyebabkan terjadinya masalah disfungsi ereksi.

    Dikutip dari Bens Natural Health, inilah makanan yang dapat memicu terjadinya disfungsi ereksi:

    1. Olahan Karbohidrat

    Asupan olahan karbohidrat yang tinggi, seperti sirop jagung fruktosa tinggi dan asupan kalori yang dikonsumsi dari olahan karbohidrat, dapat menyebabkan gangguan metabolik. Kondisi tersebut dapat menyebabkan perkembangan disfungsi ereksi pada pria.

    2. Minuman Berperisa

    Mengonsumsi minuman berperisa secara berlebihan dapat memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan, seperti diabetes. Selain itu, minuman berperisa juga dapat menyebabkan perkembangan disfungsi ereksi secara perlahan dan tanpa adanya gejala.

    3. Kedelai

    Kedelai mengandung senyawa yang dapat mengganggu produksi hormon seksual pria, termasuk testosteron. Konsumsi kedelai secara berlebihan dapat menyebabkan gangguan ereksi dan hipogonadisme.

    4. Daging Berlemak

    Makanan yang tinggi lemak jenuh, seperti daging berlemak, dapat menyebabkan penyumbatan pada arteri koroner. Hal ini menghambat aliran darah ke penis, sehingga menyebabkan disfungsi ereksi.

    NEXT: Kue panggang dan alkohol

    5. Kue Panggang

    Kue-kue panggang yang mengandung banyak margarin memiliki lemak trans yang bisa meningkatkan kadar kolesterol LDL dan menurunkan kadar kolesterol baik (HDL). Ketidakseimbangan kadar kolesterol ini dapat memengaruhi kinerja pembuluh darah yang berperan dalam proses ereksi.

    6. Alkohol

    Terakhir yaitu mengonsumsi alkohol secara berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Yakni, alkohol dapat menyebabkan kerusakan saraf dan menurunkan produksi hormon seksual yang berdampak buruk pada libido dan fungsi ereksi.

    (Agisna Riawan/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 7 Makanan Super buat Dongkrak Performa dan Ukuran Mr P


    Jakarta

    Bagi beberapa pria, memiliki Mr P yang berukuran besar dapat meningkatkan rasa kepercayaan diri. Dengan begitu, banyak dari mereka melakukan berbagai cara untuk membesarkan ukuran penis.

    Kerap kali, beberapa pria memutuskan untuk membeli obat atau suplemen pembesar Mr P. Padahal, obat-obatan tersebut belum tentu terjamin keamanannya. Pasalnya, obat atau suplemen tertenu dapat meningkatkan risiko penyakit serius.

    Berdasarkan hasil penelitian, beberapa makanan sehat telah terbukti dapat membantu meningkatkan pertumbuhan penis secara aman dan efektif. Dikutip dari Marham.pk berikut beberapa makanan alami yang dapat membantu meningkatkan pertumbuhan penis:


    1. Telur

    Telur merupakan sumber protein dan mengandung banyak vitamin serta mineral yang penting untuk kesehatan reproduksi. Vitamin A, B5, B12, fosfor, seng, vitamin D, dan vitamin E dalam telur dapat meningkatkan kesehatan Mr P dan mendukung pertumbuhannya. Selain itu, telur juga dapat membantu meningkatkan kekuatan ereksi dan fungsi seksual secara keseluruhan.

    2. Mangga

    Selain enak, mangga juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Buah ini mengandung vitamin E, yang sangat bermanfaat untuk kesehatan Mr P. Selain itu, mangga juga mengandung kalori, tembaga, kalium, magnesium, vitamin C, dan vitamin B6 yang berfungsi sebagai antioksidan dan memperkuat sistem kekebalan tubuh, serta mendukung kesehatan seksual.

    3. Salmon

    Salmon adalah jenis ikan laut yang sering ditemukan dalam berbagai hidangan, seperti sushi, salad, atau masakan lainnya. Ikan ini mengandung asam lemak omega-3 yang memiliki peran penting dalam kesehatan seksual. Asam lemak ini berfungsi untuk menjaga aliran darah yang sehat ke Mr P dan meningkatkan performa seksual. Selain itu, salmon juga mengandung nutrisi lain seperti vitamin D dan B12, serta mineral seperti magnesium dan kalium yang mendukung pertumbuhan dan kesehatan Mr P.

    4. Pisang

    Pisang memiliki beragam nutrisi seperti vitamin B6, mangan, vitamin C, kalium, magnesium, dan vitamin A. Mengonsumsi pisang secara rutin dapat membantu mengurangi kadar kolesterol, meningkatkan aliran darah, dan memberikan energi pada otot-otot Mr P. Selain itu, pisang juga dapat meningkatkan daya tahan ereksi dan mengurangi risiko disfungsi ereksi.

    5. Bayam

    Sayuran ini mengandung seng dan niacin, yang memiliki peran penting dalam meningkatkan aliran darah ke Mr P dan mendukung pertumbuhannya. Nutrisi ini juga membantu meningkatkan performa sekaligus menciptakan bentuk penis yang lebih baik.

    6. Madu Mentah

    Madu mentah memiliki manfaat dalam mengatasi berbagai masalah kesehatan, termasuk masalah seksual. Penelitian menunjukkan bahwa madu tidak hanya memberikan energi dengan cepat, tetapi juga dapat meningkatkan produksi testosteron, yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas ereksi. Mengonsumsi madu secara teratur dapat membantu menguatkan otot-otot Mr P, menjaga kesehatan serta meningkatkan ketahanan sel-sel kulit dari risiko penyakit.

    7. Bawang Merah

    Bawang merah mentah memiliki manfaat dalam meningkatkan aliran darah ke Mr P dan meningkatkan kadar hormon testosteron. Mengonsumsi bawang merah secara rutin dapat membantu mengatasi masalah disfungsi ereksi dan mendukung pertumbuhan otot pada penis. Seseorang dapat mengonsumsinya secara langsung, ditambahkan ke dalam salad atau ditambah dengan madu.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Kepribadian Pria Ternyata Bisa Ditebak dari Ukuran Mr P, yang Kecil Sifatnya…


    Jakarta

    Ada ungkapan yang mengatakan kalau kepribadian seseorang tidak bisa dinilai dari penampilannya. Namun menurut studi terbaru, kepribadian seorang pria ternyata bisa ditebak dari ukuran Mr P-nya.

    Studi tersebut dilakukan oleh para peneliti dari New Mexico Highlands University terhadap 106 subjek, yang mayoritas terdiri dari wanita. Para peneliti itu percaya jika manusia bisa menilai kepribadian seseorang dari wajah dan cara berpakaian, maka hal yang sama bisa saja berlaku untuk organ vital.

    “Bentuk alat kelamin bisa saja berkontribusi terhadap teori implicit tentang orang-orang, terlepas dari apakah kesan tersebut mencerminkan kepribadian sebenarnya dari orang yang sedang dinilai atau tidak,” ujar peneliti, dikutip dari The Sun, Sabtu (5/8/2023).


    Studi yang dipublikasikan pada jurnal Sexuality & Culture itu menganalisa asumsi tentang kepribadian pria berdasarkan gambar Mr P mereka. Para peneliti memperlihatkan 24 foto Mr P dengan beragam ukuran, ketebalan, jumlah bulu kemaluan kepada 106 subjek, di mana 80 persennya terdiri dari wanita.

    Hasilnya pun cukup menarik. Riset menemukan pria dengan Mr P yang besar memiliki kepribadian yang lebih menarik, ekstrovert, dan senang mencoba hal-hal baru. Subjek juga menilai pria dengan Mr P yang panjang dan tebal cenderung memiliki kepribadian yang lebih ramah.

    Sementara, pria dengan ukuran Mr P yang kecil dinilai memiliki sifat gampang gelisah, membosankan, dan enggan mencoba hal-hal baru. Kemudian, pria yang memangkas rapi bulu kemaluannya dinilai memiliki sifat yang lebih teliti ketimbang pria yang tidak mencukur.

    Secara keseluruhan, para peneliti menyimpulkan kalau kesan-kesan tersebut ternyata bisa disimpulkan hanya dari ukuran Mr P saja.

    (ath/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy