Tag: mudik

  • Cara Menggunakan Google Maps untuk Motor, Jangan Nyelonong ke Jalan Tol

    Jakarta

    Bagi pemudik sepeda motor yang menggunakan Google Maps untuk pulang kampung, ada baiknya simak tips-tips berikut ini. Jangan sampai, detikers malah nyasar masuk ke jalan tol saat dalam perjalanan.

    Aplikasi navigasi ini dirancang untuk mempermudah pengguna dalam mencari informasi dan alamat lokasi tujuan. Google Maps menyediakan berbagai informasi, seperti jarak tempuh hingga status kepadatan lalu lintas.

    Meskipun demikian, seringkali pengguna masih kesulitan menemukan rute yang tepat, terutama para pengendara sepeda motor yang kadang-kadang secara tidak sengaja masuk ke jalan tol. Situasi tersebut dapat menjadi sangat berbahaya bagi pengguna dan pengguna jalan lainnya.

    Yuk, simak cara menggunakan Google Maps khusus untuk pengendara sepeda motor agar terhindar dari masuk ke jalan tol dan tersesat saat melakukan perjalanan.


    Cara Pakai Google Maps untuk Pemudik Sepeda Motor

    1. Buka Aplikasi Google Maps

    Pertama-tama, buka aplikasi Google Maps di ponselmu. Pastikan ponselmu terhubung dengan jaringan internet sebelum melanjutkan.

    2. Pilih Lokasi Tujuan

    Pastikan untuk mengetik nama lokasi tujuan dalam kolom pencarian setelah memastikan dengan cermat lokasi saat ini dan tujuan yang diinginkan. Ingat ya detikers, perhatikan dengan baik agar tidak terjadi kesalahan alamat.

    Selain itu, pilih tampilan satelit untuk mempermudah saat melihat rute menuju lokasi yang diinginkan. Dengan tampilan satelit, pengguna dapat dengan jelas melihat rute yang akan diambil beserta kontur topografi atau bangunan di sepanjang jalanan.

    3. Pilih Direction

    Setelah kamu menemukan lokasi yang ingin dituju. Nantinya Google Maps akan membuat rute menuju tujuan yang kamu inginkan.

    4. Wajib Pilih Ikon Motor

    Ingat ya detikers untuk tetap berhati-hati, dan pastikan untuk memilih rute dengan cermat. Pastikan rute yang dipilih sesuai dengan moda transportasi yang digunakan. Jika detikers menggunakan sepeda motor, klik ikon sepeda motor di aplikasi Google Maps. Dengan cara ini, detikers akan mendapatkan rekomendasi rute tercepat dan terbaik untuk sepeda motor, dan dihindarkan dari rute jalan tol.

    Selain itu, detikers dapat menyesuaikan opsi rute dengan mengklik titik tiga di pojok kanan atas, lalu pilih opsi rute. Di sana, tersedia beberapa pilihan untuk menghindari jalan tol, jalan raya, atau feri.

    Dengan memilih opsi rute tersebut, Google Maps akan mengatur rute kamu sesuai dengan preferensi detikers. Misalnya, jika kamu ingin menghindari jalan tol, cukup pilih opsi untuk menghindari jalan tol, dan Google Maps akan menyesuaikan rute Anda tanpa melalui jalan tol.

    5. Evaluasi Rute yang Dipilih

    Sebaiknya tidak terburu-buru berangkat, namun perhatikan dengan seksama dan evaluasi rute yang telah detikers pilih. Rute tercepat umumnya ditandai dengan warna biru, sementara rute alternatif akan ditampilkan dengan warna abu-abu. Kamu juga dapat memeriksa kondisi lalu lintas di sepanjang rute, yang ditunjukkan dengan warna merah.

    6. Fokus dan Ikuti Rute Peta

    Setelah kamu yakin untuk memulai perjalanan, klik tombol mulai untuk memulai navigasi. Perhatikan dengan seksama dan ikuti rute yang telah direkomendasikan oleh Google Maps.

    Selama perjalanan, pastikan untuk mematuhi semua aturan lalu lintas. Hindari perilaku yang melanggar aturan seperti melawan arus, karena hal itu dapat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

    7. Apabila Ragu, Bertanyalah!

    Jika kamu merasa ragu karena merasa rute yang diambil terasa menyesatkan, tidak ada salahnya untuk bertanya kepada penduduk sekitar untuk memastikan bahwa kamu berada di jalur yang benar.

    Demikianlah cara menggunakan aplikasi Google Maps untuk pengendara sepeda motor. Sekarang detikers dapat melakukan perjalanan tanpa khawatir tersesat atau masuk ke jalan tol. Namun, perlu diingat bahwa meskipun aplikasi ini mudah digunakan, tetaplah berhati-hati dan teliti. Selamat mencoba, dan selalu hati-hati di jalan!

    *Artikel ini ditulis oleh Mohammad Frizki Pratama, peserta Program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka di detikcom.

    (agt/agt)



    Sumber : inet.detik.com

  • 4 Cara Hasilkan Uang agar THR Bertambah saat Lebaran


    Jakarta

    Salah satu momen lebaran yang paling dinanti sanak saudara, selain makan ketupat sambil ngobrol, adalah pembagian THR (Tunjangan Hari Raya). Berbagi THR memang tidak wajib, tapi rasanya menyenangkan ketika melihat senyum anak kecil yang menerima uang baru darimu.

    Memang pekerja akan mendapatkan THR menjelang lebaran, tapi keperluan juga banyak. Bila tak berencana membagikan uang baru ke orang di kampung, biaya untuk mudik sendiri juga butuh nominal yang tak sedikit.

    Karena itu, yuk, cari tambahan THR untuk bekal mudik ke kampung halaman. Berikut ini ide yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan uang lebih.


    1. Desain kartu ucapan

    Mengirimkan pesan selamat lebaran kepada teman-teman dan kolega adalah hal penting. Karena itu, kamu bisa menjadi desainer kartu ucapan digital. Tak lagi berbentuk fisik, banyak juga yang mencari kartu ucapan digital agar lebih mudah dikirimkan.

    2. Freelance writer

    Ada berbagai situs yang membuka lowongan untuk menjadi freelance writer. Contohnya adalah Upwork dan Sribulancer. Selain itu, ada banyak pekerjaan freelance lainnya yang ada kedua situs tersebut.

    3. Live TikTok

    Platform seperti TikTok memiliki fitur live yang menjadi jembatan untuk kreator dan fans berinteraksi. Nah, live TikTok punya yang namanya gift yang diberikan penonton kepada kreator. Dengan menghadirkan sesi menarik, misalnya membalas curhatan penonton, kamu bisa mendapatkan saweran gift yang dapat dikonversikan menjadi pundi-pundi.

    4. Jadi affiliate

    Banyak ecommerce yang memberikan penawaran penggunanya menjadi affiliate, misalnya Shopee. Dengan mempromosikan produk, kamu bisa menambah pemasukan. Syarat menjadi affiliate umumnya adalah memiliki akun pribadi yang aktif, tidak diprivat, dan mempunyai konten orisinil.

    (ask/jsn)



    Sumber : inet.detik.com

  • Cara Menggunakan Google Street View untuk Cek Rute Alternatif Mudik


    Jakarta

    Banyak pemudik mengandalkan Google Maps ketika melakukan perjalanan mudik Lebaran 2024. Ada baiknya, pemudik juga mengandalkan Google Street View untuk memeriksa jalur yang akan dilalui.

    Ketika dalam situasi tertentu di mana rute utama mudik mengalami kemacetan, pemudik sering mencari jalur alternatif. Ini bisa menjadi reaksi spontan terhadap kemacetan yang terjadi atau bahkan sebuah strategi yang direncanakan sebelumnya untuk menghindari rute yang biasa dilalui.


    Agar dapat menghindari kemacetan, Google Maps biasanya menawarkan rute alternatif yang ditandai dengan garis abu-abu ketika rute utama berwarna merah karena kemacetan. Namun, sebelum mengambil keputusan untuk mengikuti jalur alternatif tersebut, penting untuk memeriksa kondisi jalannya terlebih dahulu dengan menggunakan Google Street View. Ini bertujuan untuk memastikan apakah jalur alternatif tersebut dapat dilalui oleh kendaraan atau apakah kondisi jalannya baik dan tanpa gangguan.

    Google Street View memberikan representasi visual tentang lingkungan sekitar yang terintegrasi dengan Google Maps. Hal ini memungkinkan pengguna untuk mengevaluasi jalur yang akan mereka tempuh.

    Cara Menggunakan Google Street View

    Untuk memudahkan pengguna dalam menggunakan Google Street View untuk memeriksa jalur alternatif saat melakukan perjalanan mudik, Berikut adalah langkah-langkah untuk menggunakan Google Street View:

    1. Buka Google Maps dan Cari Jalan Alternatif

    Mulailah dengan membuka aplikasi Google Maps dan mencari rute alternatif yang ingin dijelajahi. Pastikan ponsel terhubung ke internet agar dapat menggunakan fitur ini.

    2. Letakkan Pin di Jalan Alternatif yang Ingin Dipelajari

    Setelah menemukan rute alternatif, mundurlah sedikit dari arah (direction) untuk menempatkan pin di jalan alternatif yang diminati. Google Maps akan menampilkan informasi lengkap tentang titik yang dipasang pin, termasuk foto thumbnail dari Street View.

    3. Pilih Foto dengan Label Street View

    Pilih foto yang memiliki label Street View dari lokasi yang dituju. Ini biasanya ditandai dengan ikon panah 360 derajat. Ketika telah memilih lokasi tujuan, alamat dan tombol navigasi akan muncul di bagian bawah peta.

    4. Buka Street View

    Di samping itu, terdapat foto thumbnail dengan tanda panah 360 derajat, menunjukkan ketersediaan Street View di lokasi tersebut. Klik foto Street View untuk melihat kondisi sekitar lokasi. Layar akan berubah menjadi tampilan foto 360 derajat yang memungkinkan untuk melihat sekitar.

    5. Bergerak di Street View

    Gunakan fitur Street View untuk menjelajahi sekitar lokasi. Anda dapat memutar gambar 360 derajat atau bergerak maju mundur sesuai dengan panah yang tersedia. Selain itu, Anda dapat memperbesar atau memperkecil tampilan dengan mencubit atau merenggangkan jari di layar ponsel.

    Perlu diingat bahwa Google Street View menampilkan rekaman kondisi jalan sebelumnya, bukan tampilan real-time. Namun, dengan memeriksa Street View, Anda dapat menilai apakah jalur alternatif layak untuk dilalui, termasuk apakah jalannya cukup lebar untuk kendaraan Anda.

    Pastikan untuk menjelajahi beberapa titik di sepanjang jalur alternatif yang dipilih. Jika kondisinya terlihat aman dan sesuai, Anda dapat dengan tenang mencoba jalur alternatif tersebut.

    *Artikel ini ditulis oleh Fadhila Khairina Fachri, peserta Program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka di detikcom.

    (agt/agt)



    Sumber : inet.detik.com

  • 3 Cara Membuat Animasi Perjalanan Mudik Lebaran yang Menarik

    Jakarta

    Mudik Lebaran adalah tradisi tahunan yang dinantikan oleh banyak umat muslim untuk berkumpul bersama keluarga. Momen perjalanan mudik dari satu tempat ke tempat lain seringkali penuh dengan cerita menarik.

    Jika foto atau video di media sosial sudah biasa, kamu bisa membagikan pengalaman perjalanan mudik di media sosial dengan cara yang unik, yaitu dengan membuat animasi perjalanan. Hal ini bisa menjadi cara yang kreatif untuk membagikan perjalananmu ke media sosial.

    Cara Membuat Animasi Perjalanan Mudik Lebaran

    Ada beberapa aplikasi yang bisa dipakai untuk membuat aplikasi perjalanan. Mengutip laman TechPP, berikut di antaranya:


    Cara Membuat Animasi Perjalanan Mudik Lebaran via Travel Boast

    Melalui Travel Boast, pengguna bisa membuat peta rute perjalanan aplikasi, termasuk saat mudik lebaran. Aplikasi ini memiliki tagline “Show people your trip, itinerary or journey in a cool way”.

    Menurut laman Tech App, pengguna hanya perlu memasukkan detail, seperti negara asal, kota, tujuan dan lain sebagainya. Nantiya, Travelboast akan membuat video animasi dengan perjalanan tersebut.

    Ada sebanyak 100 moda transportasi yang bisa dipilih. Aplikasi ini bisa didownload melalui Android dan iOS. Caranya adalah sebagai berikut:

    1. Buka aplikasi TravelBoast di perangkat, klik Oke
    2. Pilih Start dan masukkan alamat awal perjalanan
    3. Klik Destination dan masukkan alamat tujuan
    4. Tarik rute perjalanan di peta untuk menyesuaikan jalur sesuai dengan keinginanmu
    5. Klik dan tahan ikon kendaraan untuk mengubah model kendaraan
    6. Klik Play untuk melihat preview video animasi
    7. Kamu bisa mengatur durasi video di Video Length dan ukuran kendaraan di ‘Model Size’
    8. Setelah selesai, klik Save Video to Camera Roll

    Cara Membuat Animasi Perjalanan Mudik Lebaran via Travel Animator

    Travel Animator juga memudahkan pengguna membuat peta perjalanan animasi yang seru. Pengguna juga bisa menyorot bagian-bagian penting dari perjalanan, seperti tempat-tempat yang dikunjungi, tempat-tempat penting, aktivitas, hingga tempat tersembunyi selama perjalanan.

    Kamu bisa memilih berbagai jenis kendaraan, seperti mobil sport, pesawat, helikopter, truk mini, dan lain sebagainya. Aplikasi ini memungkinkan kamu membagikan video yang telah dibuat ke media sosial. Secara umum, begini cara membuat animasi perjalanan dengan Travel Animator yaitu:

    1. Buka aplikasi Travel Animator
    2. Pilih Starting Point untuk menentukan awal perjalanan
    3. Pilih Destination Point untuk memilih tujuan
    4. Jika ingin menambah perhentian dalam rute perjalanan, klik Add Stops
    5. Klik Preview
    6. Dalam halaman Preview, kamu bisa mengubah durasi video dan memilih ukuran gambarnya
      -Klik Style untuk memberi opsi untuk memilih berbagai jenis model peta seperti Basic dan
      Overcast
      -Klik 1:1 untuk memilih rasio yang berbeda
      -Klik Country untuk menyoroti negara asal dalam video
      -Klip Unit untuk mengubah satuan dari mil ke km dan sebaliknya.

    7. Jika semua sudah pas, tekan tombol Export Video.

    Cara Membuat Animasi Perjalanan Mudik Lebaran via Travel Video Map Maker Boast

    Pilihan selanjutnya adalah aplikasi Travel Video Map Maker Boast. Seperti aplikasi animasi perjalanan lainnya, aplikasi ini memungkinkan kamu membuat rute perjalanan animasi dengan kendaraan yang bisa dipilih.

    Namun terkadang, aplikasi tersebut mengalami gangguan hingga harus restart perangkat. Setelah dinyalakan ulang, aplikasi berfungsi kembali. Dalam aplikasi ini, kamu bisa memilih berbagai moda transportasi.

    Lalu, masukkan rute dan berbagai perhentian selama perjalanan. Tekan tombol Start untuk membuat video peta rute perjalanan animasi. Terakhir, kamu bisa membagikan video perjalanan di media sosial.

    Aplikasi lain mungkin bisa digunakan untuk membuat animasi menarik selama perjalanan mudik Lebaran. Sebelumnya, detikers wajib mengetahui keamanan dan kompetensi aplikasi sesuai kebutuhan pengguna.

    (elk/row)



    Sumber : inet.detik.com

  • Cara Daftar Mudik Gratis 2025 dari Jasa Marga, Tinggal Kunjungi Link Ini


    Jakarta

    Bagi kamu yang mencari pendaftaran mudik gratis 2025, PT Jasa Marga (Persero) membuka layanan mudik gratis, loh. Melalui akun Instagram @official.jasamarga, ada beberapa rute yang dibuka.

    “Waktu pemberangkatan mudik bersama dilaksanakan pada Kamis, 27 Maret 2025 Pukul 06:00 WIB, dengan lokasi pemberangkatan di Padepokan Pencak Silat TMII. Terdapat 5 kota tujuan utama pada program mudik gratis tahun ini, mulai dari Semarang, Magelang, Yogyakarta, Solo, hingga Surabaya,” bunyi keterangan unggahan tersebut.

    Pendaftaran mudik gratis terbuka untuk umum, dengan catatan apabila sudah mendaftar pada program mudik bersama Jasa Marga maka dimohon untuk tidak melakukan pendaftaran kembali pada program mudik BUMN lainnya.


    [Gambas:Instagram]

    Cara Daftar Mudik Gratis 2025 Jasa Marga

    Pendaftaran dilakukan secara online pada Senin (10/3) sampai dengan Senin (17/3), selama kuota masih ada (hanya ada 1.350 tiket). Kamu dapat mengunjungi situs http://mudikgratis.jasamarga.co.id dan menyiapkan scan foto Kartu Keluarga (KK) dan KTP/KIA.

    Syarat Daftar Mudik Gratis 2025 Jasa Marga

    • Pendaftar bukan Karyawan Aktif Jasa Marga Group
    • Bersedia melakukan pendaftaran secara online.
    • Mempunyai akun pendaftaran online.
    • Warga Negara Indonesia.
    • Sehat jasmani dan rohani.
    • Mempunyai Kartu Keluarga.
    • Mempunyai Kartu Identitas/KTP/KIA.
    • Pendaftar dan peserta yang didaftarkan harus dalam 1 keluarga dan tidak mendaftarkan KK lainnya.
    • Jumlah pendaftar per KK maksimal 5 orang (bayi dibawah 2 tahun tidak termasuk kuota).
    • Jika sudah berhasil mendaftar mudik di Jasa Marga, mohon untuk tidak mendaftar di program Mudik Gratis BUMN lainnya.
    • Melakukan daftar ulang sebelum keberangkatan sesuai periode yang ditentukan.
    • Jika tidak melakukan daftar ulang maka kuota akan dibatalkan dan blacklist di tahun berikutnya.

    Adapun rute perjalanan mudik gratis Jasa Marga Group adalah sebagai berikut:

    1. Yogyakarta I (via jalur Utara) Rute : Jakarta – Ungaran – Bawen – Ambarawa – Secang – Magelang – Yogyakarta (Terminal Giwangan)
    2. Yogyakarta II (via jalur Selatan) Rute : Jakarta – Pejagan – Bumiayu – Purwokerto – Gombong – Kebumen – Kutoarjo – Purworejo – Yogyakarta (Terminal Giwangan)
    3. Semarang Rute : Jakarta – Brebes – Tegal – Pemalang – Pekalongan – Semarang (Terminal Terboyo) Surakarta/Solo Rute : Jakarta – Salatiga – Boyolali – Kartosuro – Solo (Terminal Tirtonadi)
    4. Surabaya Rute : Jakarta – Karanganyar – Sragen – Ngawi – Madiun – Nganjuk – Jombang – Mojokerto – Surabaya (Terminal Bungurasih).

    (ask/ask)





    Sumber : inet.detik.com

  • 5 Cara Cari Rest Area Terdekat Saat Mudik, Mudah Cuma Pakai HP

    Jakarta

    Saat mudik, perjalanan panjang dengan kendaraan pribadi bisa sangat melelahkan. Tubuh butuh istirahat sejenak di rest area untuk mengisi bahan bakar, makan, atau sekadar meregangkan otot sebelum melanjutkan perjalanan.

    Tidak semua rest area mudah ditemukan, terutama saat jalur mudik dipadati kendaraan. Tapi jangan khawatir, melalui berbagai aplikasi, pemudik bisa dengan mudah menemukan lokasi rest area terdekat.

    5 Cara Cari Rest Area Terdekat Saat Mudik

    Pemudik wajib tahu titik rest area, sebagai tempat istirahat yang tersedia di sepanjang jalan tol. Rest area biasanya dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum seperti mushola, pom bensin, ATM center, minimarket, area makan, dan toilet umum.


    Ada beberapa cara praktis untuk menemukan rest area terdekat saat mudik, yakni menggunakan aplikasi seperti Google Maps, Waze, Travoy, Bina Marga, dan Tol Kita. Agar perjalanan tetap nyaman dan lancar, pemudik bisa mengecek lokasi rest area terdekat menggunakan berbagai aplikasi di smartphone berikut:

    1. Menggunakan Google Maps

    Google Maps menjadi aplikasi navigasi yang paling umum digunakan untuk mencari lokasi, termasuk rest area terdekat. Kamu bisa mencari rest area dengan :

    • Buka aplikasi atau situs Google Maps
    • Ketik “rest area terdekat” di kolom pencarian
    • Nanti akan terlihat rest area dengan jarak yang paling dekat dari lokasimu
    • Pilih lokasi rest area yang diinginkan dan ikuti rute yang diberikan.

    2. Menggunakan Waze Navigation

    Aplikasi Waze Navigation juga bisa membantu pemudik menemukan rest area secara akurat. Langkah-langkahnya:

    • Unduh dan buka aplikasi Waze Navigation
    • Ketik ‘rest area’ di kolom pencarian
    • Pilih lokasi rest area yang direkomendasikan oleh aplikasi.

    3. Menggunakan Aplikasi Travoy (Jasa Marga)

    Jasa Marga menyediakan aplikasi khusus bernama Travoy yang memberikan informasi lengkap mengenai rest area di jalan tol. Cara menggunakannya:

    • Unduh Travoy dari PlayStore atau AppStore
    • Buka aplikasi dan login (opsional)
    • Klik menu ‘Rest Area’
    • Pilih ruas tol yang diinginkan untuk melihat daftar rest area yang tersedia.

    4. Menggunakan Situs Bina Marga

    Bina Marga juga menyediakan informasi mengenai rest area di jalan tol melalui situs resminya. Berikut cara mengaksesnya:

    • Kunjungi situs resmi Bina Marga https://mudik.pu.go.id/
    • Pilih menu ‘Peta’ lalu klik opsi ‘Rest Area’
    • Sistem akan menampilkan lokasi rest area yang tersedia.

    5. Menggunakan Aplikasi Tol Kita (BPJT)

    BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol) menyediakan aplikasi Tol Kita yang bisa digunakan untuk mencari rest area di jalan tol. Berikut langkah-langkahnya:

    • Unduh aplikasi Tol Kita di PlayStore atau AppStore
    • Buka aplikasi dan klik menu ‘Rest Area’
    • Masukkan lokasi saat ini atau tujuan perjalanan
    • Informasi rest area terdekat akan muncul secara otomatis.

    Jenis-jenis Rest Area di Jalan Tol

    Rest area di jalan tol terbagi menjadi tiga tipe berdasarkan fasilitas yang disediakan, yaitu Tipe A, B, dan C. Berikut perbedaannya:

    1. Rest Area Tipe A

    Rest area tipe A adalah yang paling lengkap karena menyediakan berbagai fasilitas utama, termasuk:

    • Toilet pria & wanita
    • Area parkir untuk mobil & truk
    • ATM center
    • Mushola atau masjid
    • SPBU (pom bensin)
    • Warung/kios & restoran
    • Bengkel kendaraan
    • Klinik kesehatan
    • Ruang terbuka hijau.

    2. Rest Area Tipe B

    Tipe B memiliki fasilitas yang sedikit lebih sederhana dibanding tipe A, tetapi tetap nyaman untuk beristirahat. Fasilitasnya meliputi:

    • Toilet pria & wanita
    • Area parkir mobil & truk
    • ATM center
    • Mushola
    • Warung/kios & restoran
    • Ruang terbuka hijau.

    3. Rest Area Tipe C

    Tipe C merupakan rest area yang biasanya hanya dioperasikan saat musim liburan panjang seperti Lebaran, Natal, dan Tahun Baru. Fasilitasnya lebih terbatas dibanding tipe A dan B, yaitu:

    • Toilet pria & wanita
    • Area parkir mobil & truk
    • Mushola
    • Warung/kios.

    Nah, itulah tadi cara mencari rest area terdekat. Namun baiknya, selalu cek kondisi dan lokasi rest area sebelum berangkat, supaya waktu istirahat bisa diperkirakan. Selamat mudik!

    (aau/fds)



    Sumber : inet.detik.com

  • Ini Cara Pakai Google Maps Offline Buat Mudik Lebaran 2025

    Jakarta

    Google Maps menjadi salah satu aplikasi populer sebagai penunjuk arah dalam perjalanan. Aplikasi ini seperti wajib diinstal para pemudik di masa Lebaran 2025 ini.

    Aplikasi ini bahkan bisa digunakan saat paket internet habis atau sinyal tiba-tiba hilang. Para pengguna bisa memanfaatkan Google Maps offline yang tidak perlu koneksi internet alias luar jaringan (luring).

    Cara Pakai Google Maps Offline

    Google Maps offline dapat digunakan dengan mengunduh peta terlebih dahulu. Saat tak ada sinyal, detikers bisa menggunakan peta tersebut sebagai dasar penunjuk arah.


    Berikut ini adalah cara pakai Google Maps offline yang telah dicoba tim detik.com:

    1. Buka Google Maps.
    2. Klik foto profil atau inisial nama di bagian paling kanan atas, di samping kolom pencarian.
    3. Pilih ‘Peta offline’.
    4. Pada pengaturan default, peta hanya bisa diunduh dengan koneksi WiFi. Jika ingin pakai koneksi data seluler, pilih tanda Settings di kanan atas, pilih Download preferensi > pilih Lewat jaringan seluler atau WiFi. Lalu simpan pengaturan.
    5. Kembali ke halaman Peta Offline. Klik ‘Pilih peta Anda sendiri’.
    6. Pilih area lokasi yang ingin diunduh. Semakin besar area yang dipilih, maka data yang diunduh juga akan semakin besar. Kapasitas HP yang dibutuhkan juga semakin besar.
    7. Pilih tempat penyimpanan, apakah di memori internal atau di eksternal.
    8. Setelah selesai mengunduh, kamu bisa menggunakan peta offline tersebut kapan saja untuk mencari petunjuk arah.

    Google Maps offline tidak memiliki fitur penunjuk arah untuk angkutan umum, jalur sepeda, atau jalan kaki. Google Maps offline juga tidak bisa memberi informasi kondisi lalu lintas, rute alternatif, atau panduan jalur.

    Cara Menghapus Peta Offline Google Maps

    Setelah mudik, detikers bisa menghapus peta offline di Google Maps tersebut. Caranya adalah sebagai berikut.

    1. Buka Google Maps
    2. Klik foto akun profil atau inisial nama di sebelah kanan kolom pencarian.
    3. Pilih menu ‘Peta offline’
    4. Klik titik tiga pada peta yang ingin dihapus. Pilih hapus.

    Detikers bisa mulai mengunduh peta sebelum berangkat mudik agar bisa digunakan setiap saat. Namun Google Maps offline sebaiknya hanya digunakan sebagai alternatif penunjuk arah. Pemudik disarankan tetap memilih Google Maps online untuk memaksimalkan penggunaan fitur.

    Beberapa fitur dalam Google Maps membantu pemudik merencanakan perjalanan yang aman, nyaman, dan tidak terlalu sering kena macet. Fitur tersebut antara lain menginformasikan kemacetan, mencari jalan bukan tol, dan menghindari jalur searah.

    (bai/row)



    Sumber : inet.detik.com

  • Cara Cek CCTV Tol Online Buat Pantau Arus Mudik Real Time

    Jakarta

    Arus mudik Lebaran tak luput dari kemacetan, terutama pada waktu puncaknya. Supaya tidak terjebak macet, pemudik dapat mengecek CCTV tol online terlebih dahulu yang menayangkan kondisi lalu lintas ruas tol secara real time.

    Dengan memantau kamera pengawas tol sebelum keberangkatan, pemudik bisa mengambil jalan alternatif yang lebih lancar alih-alih ruas tol yang biasa dilalui. Demikian pemudik dapat bebas dari kemacetan. Simak cara cek CCTV tol real time di bawah ini.

    Cara Cek CCTV Tol Real Time Secara Online

    CCTV tol online dapat diakses untuk memantau lalu lintas arus mudik. Dilansir situs resmi Mudik Bina Marga, berikut langkah-langkahnya:


    • Akses portal Mudik Bina Marga melalui browser.
    • Gulir ke bawah dan pilih CCTV Tol pada kategori Informasi.
    • Ketik nama ruas tol yang ingin dipantau kondisi lalu lintasnya pada kolom, ketuk “Cari”. Bisa juga pilih ruas jalan tol secara manual pada daftar yang tertera di bawah kolom.
    • Klik “Melihat CCTV” pada ruas tol yang dipilih.
    • Ketuk CCTV bagian tol mana yang ingin dilihat kondisinya; gerbang tol (GT), KM tertentu, atau rest area sekitar.
    • Akan muncul pantauan lalu lintas tol secara real time.

    Dengan mengakses CCTV online, pemudik dapat menghindari ruas tol yang padat dan memilih alternatif jalan lain. Perjalanan mudik bisa lancar dan tidak terjebak kemacetan.

    Daftar CCTV Tol yang Dapat Dipantau

    Berikut sederet ruas tol yang kamera pengawasnya dapat diakses:

    • Tol Dalam Kota
    • Akses Tanjung Priok
    • Bakauheni – Terbanggi Besar
    • Bali
    • Balikpapan – Samarinda
    • Bekasi – Cawang – Kampung Melayu
    • Belawan – Medan – Tanjung Morawa
    • BORR (Sentul Selatan – Simpang Semplak)
    • BORR (Sentul Barat – Simpang Yasmin)
    • Cawang – Tanjung Priok – Ancol Timur – Jembatan Tiga/Pluit
    • Cengkareng – Batu Ceper – Kunciran
    • Ciawi – Sukabumi (Ciawi – Cibadak)
    • Cibitung – Cilincing
    • Cikampek – Palimanan
    • Cileunyi – Sumedang – Dawuan
    • Cimanggis – Cibitung
    • Cinere – Jagorawi
    • Cipularang
    • Dalam Kota
    • Depok – Antasari
    • Gempol – Pandaan
    • Gempol – Pasuruan
    • Jakarta – Bogor – Ciawi
    • Jakarta – Cikampek
    • Jakarta – Tangerang
    • Jalan Layang MBZ
    • Jogja – Solo
    • JORR 2 (Kunciran – Cengkareng)
    • JORR 2 (Serpong – Cinere)
    • JORR 2 (Serpong – Kunciran)
    • JORR E (Bambu Apus – Rorotan)
    • JORR S
    • JORR W1
    • JORR W2 Utara (Kebon Jeruk – Ulujami)
    • JORR W2S (Pondok Ranji – Ulujami – Pondok Pinang)
    • JORR W2U (Ulujami – Kembangan)
    • Kanci – Pejagan
    • Kayuagung – Palembang – Betung (Kayuagung – Kramasan)
    • Kertosono – Mojokerto
    • Krian – Legundi – Bunder – Manyar (Krian – Legundi – Bunder)
    • Kualanamu – Tebing Tinggi
    • Kunciran – Serpong
    • Makassar Seksi 4
    • Manado – Bitung
    • Medan – Binjai
    • Mojokerto – Surabaya
    • Ngawi – Kertosono – Kediri
    • Padalarang – Cileunyi
    • Palembang – Indralaya
    • Palimanan – Kanci
    • Pandaan – Malang
    • Pasuruan – Probolinggo
    • Pejagan – Pemalang
    • Pekanbaru – Dumai
    • Pemalang – Batang
    • Pondok Aren – serpong
    • Sedyatmo
    • Semarang – Batang
    • Semarang – Demak Seksi 2 (Sayung – Demak)
    • Semarang A/B/C
    • Semarang – Demak
    • Semarang – Solo
    • Serang – Panimbang Seksi 1 (Serang – Rangkasbitung)
    • Serpong – Balaraja Seksi 1
    • Serpong – Cinere
    • Simpang Susun Waru – Bandara Juanda
    • Solo – Ngawi
    • Soreang – Pasirkoja
    • Soroja Integrasi
    • Surabaya – Gempol
    • Surabaya – Gresik
    • Tangerang – Merak
    • Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung
    • Ujung Pandang Seksi 1-3.

    Selain kamera pengawas ruas tol, CCT non tol juga dapat diakses melalui situs Mudik Bina Marga. Pemudik bisa memantau kondisi lalu lintas sejumlah ruas jalan di Tanah Air.

    (azn/row)



    Sumber : inet.detik.com

  • BMW Terjun dari Tol, Ini Cara Pakai Google Maps yang Tepat

    Jakarta

    Di momen arus balik Lebaran 2025 ini, ada kejadian mobil BMW terjun dari tol yang belum jadi gegara mengikuti Google Maps. Inilah cara pakai Google Maps yang tepat, jangan percaya 100% begitu saja.

    Pada saat perjalanan arus balik Lebaran dari kampung halaman ke kota besar, Google Maps memang menjadi andalan. Namun, masih banyak yang kurang familiar dengan cara menggunakan Google Maps secara optimal.

    Beberapa bahkan tersesat, seperti kasus pemudik yang salah arah hingga masuk ke persawahan. Yang terbaru adalah pada Sabtu malam (5/4) kemarin, ada BMW terjun dari tol Krian-Gresik (KLBM) yang belum tersambung gara-gara mematuhi Google Maps.


    Untuk itu, penting untuk memahami cara menggunakan Google Maps dengan benar agar dapat membantu navigasi perjalanan. Mari simak panduan menggunakan Google Maps dan tetap waspada saat menggunakannya.

    Cara menggunakan Google Maps yang tepat

    1. Buka Google Maps dan tentukan tujuan

    Langkah awal adalah membuka aplikasi Google Maps pada perangkat Anda. Pastikan koneksi internet aktif untuk penggunaan yang lancar.

    Temukan lokasi tujuan Anda. Anda dapat menentukannya dengan menempatkan titik pada peta atau dengan mengetikkan nama lokasi tujuan pada kolom pencarian.

    2. Pilih rute sesuai moda transportasi

    Setelah menemukan lokasi tujuan mudik, klik tombol Direction. Google Maps akan menentukan rute perjalanan menuju tujuan yang Anda pilih. Google Maps akan menampilkan rute tercepat yang ditandai dengan warna biru. Namun, juga akan ditampilkan rute alternatif dengan warna abu-abu. Pilihlah rute yang sesuai dengan preferensi Anda.

    Pastikan untuk memilih rute sesuai dengan moda transportasi yang digunakan. Jika Anda naik mobil, pilih rute mobil. Jika Anda naik motor, pilih rute motor. Ingat ya, jangan tertukar. Pilihlah rute sesuai dengan moda transportasi yang Anda gunakan.

    3. Manfaatkan fitur Street View agar yakin

    Gunakanlah fitur Street View untuk mengecek kondisi jalan yang belum Anda kenal atau baru pertama kali akan lewat situ. Terkadang, meskipun itu jalan mobil bisa saja jalurnya sempit atau hanya muat satu mobil. Hal itu bisa dipantau dari Street View.

    Kalau belum ada Street View, waspadalah. Bisa jadi itu jalan baru, atau memang kawasan tertutup. Jika akhirnya melewati jalan tersebut, pantaulah situasi jalanan dengan mata kepala sendiri.

    4. Evaluasi rute jika ada kejanggalan, jangan manut Google Maps 100%

    Pastikan untuk mengevaluasi rute yang dipilih. Periksa apakah rute tersebut sesuai dengan kendaraan Anda, terutama jika terdapat jalan kecil atau rute alternatif yang tidak biasa.

    Jika ada penghalang jalan atau jalannya menyempit, jangan ragu untuk berhenti dengan memeriksa situasi. Siapa tahu ada gangguan di hadapan. Seperti kasus BMW terjun di Gresik, sebenarnya sudah ada barrier penghalang jalan, namun tetap diterobos.

    5. Apabila ragu, bertanyalah!

    Jika kamu merasa ragu karena merasa rute yang diambil terasa menyesatkan, tidak ada salahnya untuk bertanya kepada penduduk sekitar untuk memastikan bahwa kamu berada di jalur yang benar.

    Demikianlah cara menggunakan Google Maps untuk membantu Anda dalam perjalanan. Meskipun terlihat sederhana, tetaplah berhati-hati dan cermat selama perjalanan.

    Sebelumnya, Kasat Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda mengatakan kejadian BMW terjun dari jalan tol belum selesai, terjadi pada Sabtu (5/4) sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, mobil berjalan dari arah Krian menuju Bunder (selatan ke Utara).

    Saat berada di lokasi kejadian, pengemudi mengikuti petunjuk dari Google Maps yang mengarahkan untuk terus lurus. “Meski ada barrier, pengemudi menerobos karena ada celah yang cukup dimuat satu mobil,” kata Rizki, Minggu (6/5).

    Karena mengikuti Google map, lanjut Rizki, mobil tersebut masuk ruas tol Krian Gresik yang belum terhubung atau belum tersambung dengan jalan Tol Manyar. Mobil tersebut sempat terjun dan terbang sekitar 10 meter. Supir dan penumpang mengalami luka ringan dan dibawa ke RSUD Ibnu Sina sedangkan mobil mengalami kerusakan.

    (fay/jsn)



    Sumber : inet.detik.com

  • 5 Alasan Pengeluaran di Bulan Puasa Justru Membludak

    Jakarta

    Umat muslim yang berpuasa sebulan penuh Ramadhan menahan makan dan minum dari waktu fajar hingga matahari terbenam saat azan Maghrib. Waktu makan yang berkurang seharusnya membuat pengeluaran juga menurun.

    Namun fakta berbicara sebaliknya. Hasil kajian Febriyanto dkk (2019) memperlihatkan konsumsi rumah tangga justru meningkat selama bulan puasa, antara 10-30% hingga 100-150%. Kira-kira mengapa pengeluaran di bulan puasa malah membludak?

    Alasan Pengeluaran di Bulan Puasa Justru Bertambah

    Kebiasan lebih konsumtif hingga inflasi menjadi alasan mengapa pengeluaran di bulan Ramadhan justru makin boros dan bukannya menurun. Mengutip pemberitaan detikcom, berikut penjelasannya:


    1. Kalap saat Membeli Makanan

    Saat berpuasa di siang hari tak sedikit yang membayangkan ingin menyantap sejumlah makanan dan minuman untuk berbuka nanti. Setelah dibeli dan berbuka puasa, makanan yang dibeli ternyata lebih dari yang dibutuhkan karena kita sudah kenyang. Akhirnya, sisa makanan tidak termakan atau malah dibuang.

    Jika dihitung harian, nilai uangnya mungkin tidak seberapa. Namun jika hal tersebut terjadi setiap hari, total hitungan uang yang dikeluarkan ternyata besar juga. Padahal, sejumlah uang tersebut bisa digunakan untuk pengeluaran yang lain. Jadi, penting menghindari untuk beli hidangan buka puasa yang berlebihan.

    2. Acara Buka Bersama di Luar

    Tradisi buka bersama alias bukber pasti banyak diadakan selama bulan puasa. Bukber dengan teman sekolah hingga rekan kantor menjadi ajang silaturahmi sekaligus reuni.

    Acara bukber dilakukan di suatu tempat dan biasanya membutuhkan biaya untuk konsumsi buka puasa, sering kali biayanya patungan. Belum lagi perlu mengeluarkan biaya transportasi untuk menuju lokasi.

    Dengan banyaknya agenda bukber, pengeluaran pasti akan membengkak. Solusinya, detikers mungkin bisa mengusulkan tempat yang tidak terlalu mahal jika acaranya direncanakan bersama.

    3. Belanja Pakaian Baru

    Kebiasaan menggunakan pakaian baru saat Lebaran juga membuat pengeluaran meroket. Apalagi di bulan Ramadhan banyak sekali diskon dan penawaran lainnya yang diberikan toko-toko. Hal inilah yang membuat tergiur untuk beli pakaian meski tidak terlalu dibutuhkan.

    Karena itu, ada baiknya tidak membeli pakaian baru untuk Idul Fitri jika memiliki baju lama yang masih bagus.

    4. Tradisi Mudik

    Mudik alias pulang kampung termasuk tradisi lain yang paling ditunggu saat bulan puasa hingga momen Lebaran. Pergi ke rumah famili yang paling dituakan, berkumpul bersama sanak saudara, hingga membagikan amplop Lebaran.

    Pulang kampung tentunya membutuhkan pengeluaran yang tidak sedikit. Mulai dari biaya transportasi, kebutuhan selama di kampung, hingga amplop Lebaran. Oleh karena itulah, pengeluaran justru bertambah.

    5. Inflasi

    Mengutip situs BPS Sumatera Selatan, inflasi terjadi hampir setiap tahun menjelang bulan Ramadhan. Harga kebutuhan pokok merangkak naik karena meningkatnya permintaan barang oleh masyarakat. Hal ini juga yang membuat pengeluaran di bulan puasa lebih boros dibanding bulan-bulan lainnya.

    (azn/row)



    Sumber : finance.detik.com