Tag: murah

  • Aroy! Oseng Ayam hingga Pad Krapao Hidden Gem Nyempil di Jakarta


    Jakarta

    Makanan Thailand ternyata tak hanya bisa ditemukan di restoran. Di kawasan Kemang ada makanan kaki lima yang punya sajian dengan citarasa khas Thailand.

    Masih terhitung jari rasanya mencari penjual makanan Thailand non-restoran yang enak di Jakarta. Penyaji makanan Thailand yang citarasa menyerupai hidangan asli di negara gajah putih lebih banyak ditemukan di dalam pusat perbelanjaan atau restoran besar.

    Tetapi baru-baru sebuah kedai penyaji makanan Thailand dalam versi yang sederhana sempat viral. Menu yang disajikan merupakan makanan rumahan tetapi dengan bahan dan kualitas rasa yang dijaga mirip dengan aslinya.


    Penasaran dengan viralnya kedai bernama Oseng Thai, detikfood menyambangi gerai kaki lima tersembunyi di kawasan Kemang ini. Sayangnya ada menu yang telah ludes dibeli pelanggan tetapi beberapa menu andalan lainnya sempat kami cicipi.

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan Oseng Thai
    Alamat Jl. Kemang Selatan I No.20, Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan
    No Telp 0815-1705-9080
    Jam Operasional Selasa – Minggu, 12.00 – 20.30 WIB
    Estimasi Harga Rp 15.000 – Rp 35.000
    Tipe Kuliner Thailand
    Fasilitas
    • Makan di Tempat
    • Bawang Pulang
    • Area Parkir

    Lokasi yang hidden gem

    Jika berbicara tentang kawasan Kemang, Jakarta Selatan pasti yang langsung terbesit di dalam pikiran adalah deretan restoran dan kafe di Jalan Kemang Raya. Tetapi jika ingin sedikit masuk ke dalam salah satu gangnya, kamu bisa menemukan penjual makanan yang unik.

    Oseng Thai berada di Jalan Kemang Selatan I No.20, Bangka, Jakarta Selatan. Lokasinya agak terpencil, patokannya dapat mengandalkan The Papilion untuk kemudian memasuki jalan kecil di sebelahnya.

    Terus lurus sejauh 200 meter dan Oseng Thai berada tepat pada jalan menurun. Oseng Thai tidak memiliki bangunan yang besar, hanya sekadar ruko dengan kapasitas 8 orang di dalam dan gerobak sederhana untuk menyimpan bahan juga memasak.

    Oseng Thai: Aroy! Oseng Ayam hingga Pad Krapao Hidden Gem Nyempil di JakartaDemi menyajikan makanan khas Thailand yang mirip di negara asalnya, Oseng Thai gunakan beberapa bahan yang diimpor dari Thailand. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Bahan-bahan diimpor dari Thailand

    Walaupun tampak sederhana tetapi kualitas hidangan Oseng Thai tak perlu diragukan. Sesuai dengan namanya ‘oseng’ berarti menu-menu yang dihadirkan hanya tumisan seperti pad krapao, pad kratiem, hingga pad thai yang ikonik.

    Untuk menyajikan menu-menu ini Oseng Thai tidak menggunakan bahan sembarangan. Ada beberapa bahan yang masih diimpor dari Thailand seperti bumbu hingga mie pipih khusus untuk membuat pad thainya.

    Bahkan untuk minumannya mereka menggunakan bubuk khusus yang didatangkan langsung dari Thailand. Misalnya pada penampilan Es Thai Tea seharga Rp 15.000 yang tampak seperti thai tea lainnya ternyata memiliki rasa yang jauh berbeda dengan thai tea lokal.

    Rasa tehnya tak terlalu pekat dan tidak terlalu manis. Tetapi keduanya seimbang dan tidak tumpang tindih saat diseruput pertama kali.

    Racikan bumbu pada hidangannya yang nikmat ada di halaman berikutnya.

    Racikan bumbu yang tak pelit

    Ada beberapa menu yang kami pesan ketika datang ke Oseng Thai. Pad krapao, Oseng ayam basil, Pas kratiem goong, tetapi sayangnya kami kehabisan pad thai andalan mereka karena saat itu mie pipihnya sudah ludes diborong pelanggan.

    Pada menu pas krapao berisi nasi putih, tumisan daging cincang, dan telur ceplok setengah matang. Daging cincang dimasak dengan tambahan irisan cabai merah dan daun basil yang segar dan besar-besar.

    Perpaduan bumbu gurih dengan sentuhan minyak ikan yang cukup terasa menjadi penanda bahwa penjualnya berusaha menyajikan rasa yang mirip aslinya. Daun basilnya juga diberikan melimpah.

    Sementara untuk menu Oseng Ayam Basil berusu nasi putih, ayam goreng tepung yang ditumis bersama basil, dan telur ceplok setengah matang. Walaupun ayamnya dibalut dengan lapisan terigu tetapi bumbunya mampu meresap ke dalam daging ayam.

    Nah, bagi pecinta seafood juga bisa memesan Pad Kratiem Goong. Menu ini berisi nasi putih, udang dengan racikan saus khusu, dan telur ceplok setengah matang.

    Pada sajian Pad Kratiem Goong racikan saus untuk udangnya didominasi dengan minyak ikan dan saus tiram. Sehingga citarasa yang dihadirkan berupa gurih, umami, dan memiliki aroma yang khas.

    Oseng Thai: Aroy! Oseng Ayam hingga Pad Krapao Hidden Gem Nyempil di JakartaKonsepnya yang sederhana dan kaki lima menawarkan makanan Thailand dengan harga yang murah meriah. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Harganya ramah di kantong

    Tidak hanya menerapkan konsep kaki lima pada tempat jualannya, Oseng Thai juga menerapkan harga yang sesuai. Jika biasanya makanan khas Thailand identik dengan harga yang mahal, di sini kamu dapat memanjakan kantong.

    Pada menu Pad Krapao yang diisi daging sapi hanya perlu membayar Rp 25.000. Porsinya juga cukup mengenyangkan untuk ukuran satu orang yang sedang lapar.

    Sementara pada menu Oseng Ayam Krispi Basil dipatok seharga Rp 25.000. Potongan ayamnya melimpah dan porsi nasinya juga dapat disesuaikan dengan kemauan pelanggan yang datang.

    Untuk menu Pad Kratiem Goong harganya sedikit lebih mahal, mengingat bahan utama dari hidangan ini adalah udang segar. Seporsi Pas Kratiem Goong dapat dipesan dengan harga Rp 33.000 yang melimpah udangnya.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Harga Rumah dekat Masjid Belum Tentu Lebih Murah!



    Jakarta

    Indonesia merupakan negara dengan mayoritas masyarakatnya beragama Islam. Rumah ibadah umat Muslim yakni masjid dan musala jumlahnya ratusan ribu di sini. Lokasinya pun kebanyakan berada di tengah-tengah permukiman masyarakat.

    Namun, ada beberapa kekhawatiran yang muncul, jika rumah berada di dekat masjid atau musala disebut dapat mempengaruhi harga jual rumah tersebut. Bahkan ada yang menyebut jika ingin membeli rumah murah, kita bisa mencari rumah yang berada di dekat masjid atau musala. Apakah benar demikian?

    Menurut Pengamat Properti Anton Sitorus, tidak semua rumah yang berada di dekat masjid dan musala atau rumah ibadah lain bisa dijual dan dibeli murah. Sebab, pasar properti itu unik. Penentuan harga atau nilai properti tersebut akan berbeda-beda tergantung pada lokasi, waktu pembelian, kebutuhan pemilik rumah, hingga kondisi bangunannya.


    “Ciri khas properti itu, unik. Walaupun di lokasi yang sama, di jalan yang sama, di lokasi daerah yang sama. Itu bisa berbeda value-nya karena kita nggak bisa megeneralisasi, pukul rata semua begitu, nggak bisa,” kata Anton saat dihubungi detikProperti, Selasa (8/4/2025).

    Anton menyampaikan besar atau kecil nilai sebuah properti ditentukan oleh permintaan (demand) dan pasokan (supply).

    “Tergantung kondisi setempat. Jadi, kalau misalnya dia (rumah) memang berada di lokasi perumahan yang elit misalnya gitu ya, dia demand-nya tinggi di daerah itu, ya pasti harganya naik. Tiap lokasi bisa berbeda-beda. Makanya kalau properti itu, saya dibilang unik,” jelasnya.

    Ia memberikan contoh rumah yang posisinya hook bisa saja dijual dengan harga berbeda. Bisa saja rumah hook yang berada di ujung jalan yang buntu harganya lebih murah daripada rumah hook di jalan yang sama tetapi lokasinya dekat dengan jalan raya yang lebih mudah akses keluar masuknya.

    Begitu pula dengan rumah dekat masjid atau musala, ada yang merasa rumah dekat rumah ibadah tidak nyaman, dan ada yang justru mengincar posisi tersebut.

    “Semua itu harus kita lihat kasus per kasus, kondisinya seperti apa, dan juga bagaimana kebudayaan, faktor sosial, di daerah itu sangat berpengaruh. Kalau misalnya di satu daerah yang masyarakatnya religius, mungkin malah kalau rumahnya di samping masjid, malah tinggi nilainya,” tuturnya.

    Senada, CEO Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda mengungkapkan nilai properti rumah di dekat masjid atau musala tergantung pada siapa pembelinya. Apabila kalau pembelinya seorang Muslim kemungkinan rumah tersebut dapat terjual dengan harga yang sesuai dengan pasar. Namun, apabila calon pembelinya bukan seorang Muslim, akan ada pertimbangan, terutama mengenai pengeras suara masjid yang akan sering digunakan untuk mengumandangkan adzan.

    “Pada dasarnya tergantung mayoritas penghuninya. Konsumen mayoritas non muslim, sering tidak mau berdekatan dengan masjid karena dianggap suara speaker mengganggu,” ujar Ali.

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 12 Wisata Malang yang Murah untuk Keluarga, Ada Pantai hingga Kebun Teh


    Malang

    Malang adalah salah satu provinsi yang banyak dituju oleh wisatawan. Sebab, Malang menyajikan berbagai wisata menarik untuk dikunjungi.

    Beberapa wisatanya cocok untuk didatangi bersama keluarga dengan harga yang murah. Apa saja? Simak beberapa rekomendasi wisatanya berikut ini.

    Wisata Malang Murah untuk Keluarga

    Ada banyak wisata malang yang murah untuk dikunjungi bersama keluarga. Mulai dari pantai, alun-alun, hingga kebun teh.


    1. Pantai Balekambang

    Balekambang merupakan salah satu pantai terkenal di Malang. Di sini terdapat Pura Amertha Jati yang berada di pulau karang dan kerap disebut mirip Tanah Lot di Bali.

    Wisatawan yang ingin berkunjung ke pulau karang yang bernama Pulau Ismoyo tersebut harus menyeberangi jembatan sepanjang 70 meter. Menurut laman resmi Pemkot Malang, akses jalan menuju pantai mulus dan wisatawan akan disuguhi pemandangan pepohonan rindang serta udara yang sejuk.

    Lokasi: Dusun Sumber Jambe, Desa Srigonco, Jalan Balekambang, Balekambang, Sumberbening, Bantur, Malang.
    Harga tiket: Rp 20.000
    Jam operasional: 24 jam

    2. Alun-alun Kota Malang

    Alun-alun Malang adalah salah satu destinasi yang sayang untuk dilewatkan.
    Menurut buku Cintaku Tertambat di Kota Malang oleh Muslimin dan Kalista, ada dua alun-alun di kota Malang, yaitu Alun-alun Merdeka dan Alun alun Bunder.

    Di alun-alun Merdeka terdapat air mancur menari, area skateboard, playground, masjid jami’, jalur sepeda hingga jalur pejalan kaki yang rapi. Semenara di Alun-alun bunder yang lokasinya tak jauh dengan alun-alun merdeka terdapat Monumen Tugu dan Balai Kota Malang

    Lokasi:

    Alun-alun Merdeka: Jalan Merdeka Selatan, Kecamatan Klojen, Malang, Jawa Timur
    Alun-alun Bunder:Jalan Tugu, Kidul Dalem, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Hanya berjarak 700 meter dari Alun-alun Merdeka.
    Harga Tiket: Gratis
    Jam operasional: 24 jam

    3. Kampung Warna-warni

    Wisatawan berjalan di jembatan kaca saat mengunjungi Kampung Warna-Warni Jodipan di Malang, Jawa Timur, Kamis (20/7/2023). Kampung warna-warni yang dibuka sebagai objek wisata sejak tahun 2016 tersebut saat ini dicat ulang secara bertahap pada ratusan rumah milik warga setempat yang dimulai dari awal tahun 2023 untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisata. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/rwa.Kampung warna-warni yang dibuka sebagai objek wisata sejak tahun 2016 tersebut saat ini dicat ulang secara bertahap pada ratusan rumah milik warga setempat yang dimulai dari awal tahun 2023 untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisata. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/rwa. Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

    Sesuai warnanya, kampung warna warni memiliki rumah-rumah yang dicat dengan aneka warna. Rumah-rumahnya terlihat indah dan menjunjung nilai seni.

    Kamu bisa berfoto di spot-spotnya yang menarik. Menurut laman pemprov Malang, kampung warna-warni kini dikenal semakin luas. Sehingga, banyak wisatawan domestik hingga mancanegara berdatangan.

    Lokasi:Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur
    Harga Tiket: Rp 3.000
    Jam operasional: 07.00-18.00 WIB

    4. Pantai Batu Bengkung

    Salah satu wisata Pantai di Malang Selaan ini menawarkan keunikan berupa adanya kolam alami di bibir pantai. Mengutip laman Kabupaten Malang, dinamakan Batu Bengkung disebabkan karena pada bibir pantai terdapat batu melengkung

    Pemandangan pantai yang menawan dapat dilihat dari atas bukit. Terlihat pula pantai terpisah dengan bukit karang serta bebatuan yang dipadu dengan pasir putih agak kecoklatan.

    Lokasi: Desa Gajahrejo, Gedangan, Kabupaten Malang.
    Harga Tiket: Rp 10.000
    Jam operasional: 24 jam

    5. Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

    Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kamis (7/12/2023).Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kamis (7/12/2023). Foto: Weka Kanaka/detikcom

    Taman Nasional Bromo Tengger Semeru memiliki luas mencapai 50.276,3 hektare.
    Mengutip laman Kabupaten Malang, taman ini memiliki pohon-pohon besar dan berusia ratusan tahun seperti cemara gunung, jamuju, edelweis, dan berbagai jenis anggrek serta rumput langka.

    Adapun satwa langka yang dilindungi di antaranya luwak, rusa, kera ekor panjang, kijang, hingga elang bondol. Dari rute Malang, traveler yang mau hiking di Bromo bisa menikmati keindahan lautan pasir yang begitu panjang.

    Lokasi: Secara administratif, TN Bromo Tengger Semeru berada di Kabupaten Malang, Pasuruan, Lumajang, dan Probolinggo.
    Harga tiket: Weekdays Rp 29.000 dan Weekend 34.000.
    Jam operasional: 24 jam

    6. Hutan Pinus Semeru

    Hutan Pinus Semeru berada di bawah kaki Gunung Semeru, sehingga udaranya begitu sejuk. Suguhan pohon pinusnya masih begitu alami.

    Mengutip laman instagramnya, Hutan Pinus Semeru menyediakan beragam spot foto dengan pemandangan yang Indah. Tempat ini dikelola oleh warga dusun Sumber Putih Wajar.

    Lokasi: Sumberputih, Wajak, Kabupaten Malang
    Harga Tiket: Rp 5.000
    Jam Operasional: 24 jam

    7. Taman Langit

    Di Taman Langit, wisatawan bisa berfoto bertemakan negeri dongeng. Menurut salah satu laman agen travel, destinasi ini berada di kawasan Gunung Banyak di ketinggian 1.315 mdpl.

    Traveler bisa mendapatkan pemandangan indah dari ketinggian. Ada banyak spot foto yang disediakan untuk wisatawan. Hawanya begitu sejuk dan juga dingin.

    Lokasi: Jl. Gunung Banyak, Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.
    Harga tiket masuk: Rp 10.000
    Jam operasional: 07.00-23.00

    8. Goa Pinus Pujon

    Pada awalnya hutan pinus ini adalah bekas penambangan pasir. Berkat kreativitas pengelolanya, jadilah kawasan wisata yang menarik dikunjungi.

    Gua-gua yang terdapat di kawasan ini adalah buatan. Namun di dalamnya terdapat stalaktit dan stalakmit seperti gua alami. Adapun beberapa spot yang bisa dinikmati di antaranya pemandangan dari atas bukit, rumah papua, dan rumah kayu.

    Lokasi: Gunungѕаrі, Bumіаjі, Kota Bаtu, Prоvіnѕі Jаwа Tіmur
    Harga tiket: Rp 10.000
    Jam operasional: 07.00-17.30.

    9. Wisata Agro Wonosari

    tidak perlu jauh datang keluar kota untuk bisa menuju puncak pegunungan. cukup ke Agrowisata Kebun Teh Wonosaritidak perlu jauh datang keluar kota untuk bisa menuju puncak pegunungan. cukup ke Agrowisata Kebun Teh Wonosari Foto: detik

    Melihat instagram resminya, ada banyak spot cantik yang dapat dijadikan tempat berfoto. Mulai dari kebun tehnya, jembatan kayu hingga di depan tulisan WONOSARI dengan latar pegunungan, hingga pabrik teh.

    Kebut teh ini merupakan salah satu unit kebun milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XII. Selain berfoto-foto ada juga ATV yang bisa dinaiki untuk mengelilingi kebun teh.

    Lokasi: Bodean Putuk, Toyomarto, Kecamatan Singosari, Malang, Jawa Timur
    Harga tiket: Senin-Jumat Rp 15.000, Sabtu-Minggu Rp 20.000.
    Jam operasional: 06.00-17.00 WIB.

    10. Pantai Tiga Warna

    pantai tiga warna malangpantai tiga warna malang Foto: Hailani Masita/d’Traveler

    Pantai Tiga Warna adalah kawasan rehabilitasi dan konservasi terumbu karang, mangrove dan hutan lindung. Menurut laman Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang, pantai ini mempunyai warna air yang berbeda-beda, yaitu biru, hijau, dan coklat.

    Ombak pantai cukup tenang dan memang menjadi spot snorkeling di Malang. Pantai ini berhadapan langsung dengan Pulau Sempu.

    Lokasi: Jl. Sendang Biru, Area Sawah/Kebun, Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
    Harga tiket: Rp 10.000
    Jam operasional: 07.00-16.00 WIB (Kamis tutup)

    11. Taman Kunang-kunang

    Menurut laman Pemkot Malang, bentuk Taman Kunang-kunang terinspirasi dari indahnya kunang-kunang. Taman ini diresmikan pada bulan April 2015.

    Traveler disarankan untuk datang di malam hari. Sebab, ada banyak lampu yang menghiasi seluruh sudut taman. Di sini terdapat fasilitas perpustakaan untuk wisatawan.

    Lokasi: Jalan Jakarta Oro-Oro Dowo, Penanggungan, Kecamatan Klojen, Kota Malang
    Harga tiket: Rp 10.000
    Jam operasional: 24 jam

    12. Monumen Juang 45 Malang

    Monumen Juang 45 cocok untuk didatangi untuk kamu dan keluarga yang suka sejarah. Tempat ini hanya berjarak 750 meter dari Stasiun Malang.

    Monumen yang ada memiliki makna mengenai perlawanan rakyat Malang saat mempertahankan kemerdekaan.

    Lokasi: Jalan Kertanegara, Klojen, Kecamatan Klojen, Kota Malang
    Harga tiket: Gratis
    Jam Operasional: Setiap hari dari 09.00-17.00 WIB

    Itulah 10 wisata Malang yang murah untuk keluarga. Semoga liburanmu menyenangkan ya.

    (row/ddn)



    Sumber : travel.detik.com