Tag: Musik

  • Peserta Emeron Hijab Hunt Beragam dan Unik, Aksi Campur Sari hingga Jazz

    Jakarta

    Membawakan lagu bernuansa Melayu, campur sari dan pop, Vania Ayu Anisah sukses menghibur penonton dan juri yang hadir. Ia memperkenalkan budaya Indonesia lewat musik campur sari.

    Ia membuat penonton terkejut ketika membawakan lagu milik Jessie J, lewat suaranya yang menggelegar. Aksi panggungnya langsung mendapatkan banjir tepuk tangan. Vania juga mengungkapkan jika ia sangat mengagumi Ayuenstar.

    “Sebenarnya aku sering bernyanyi mewakili Indonesia ke Jepang untuk sinden. Pernah tahun 2017, aku tanya itu lagunya apa itu dan kak Ayu langsung balas,” kata Vania antusias. Di akhir penampilan Vania, ia berduet dengan Ayuenstar.


    Peserta terakhir ditutup oleh Ocvisarita Narasis. Ibu dua orang anak ini menampilkan musik jazz. Ia ingin membuktikan jika ibu rumah tangga bisa tetap bersinar. Ia membawakan lagu Hijau Daun dengan mengubah aransemennya menjadi swing jazz.

    Siap-siap sebentar lagi akan ada penampilan Salma Salsabil yang pastinya bikin heboh di audisi Emeron Hijab Hunt 2024. Yuk langsung ajak kerabat dan keluarga kamu untuk menyaksikan Salma.

    Acara ini didukung oleh Emeron Hijab Shampoo, Shopee Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Social Media KipasKipas, EZnet by Telkomsel Internet Mudah Murah Untuk Seisi Rumah dan GIS Travel Sahabat Umroh dan Haji Anda.

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Aksi Peserta Audisi Emeron Hijab Hunt Solo, Tabuh Drum Hingga Tari Elang Jawa

    Solo

    Nadya Alkatiri membuka audisi Emeron Hijab Hunt di Solo Paragon Lifestyle Mall, Solo, Jawa Tengah (4/8/2024). Wanita yang berusia 27 tahun ini menampilkan seni drama tablo. Nadya menjelaskan seni drama Tablo yang ia tampilkan di hadapan juri.

    Penampilan peserta akan dinilai oleh para juri, antara lain Intan Nuraini sebagai publik figur dan aktris Indonesia, Ayuenstar sebagai alumni Hijab Hunt 2017, dan juga Eny Muhidin sebagai Editor in Chief of Wolipop.

    Kemudian ada penampilan Scarlet Destina Maharani (16 tahun) tampil membaca puisi di atas panggung. Scarlet sendiri masih duduk di bangku 11 di SMA Unggulan CT Arsa Foundation Sukoharjo.


    “Saya sudah suka puisi sejak TK. Mengarang puisi terinspirasi dari Taufik Ismail,” kata Scarlet.

    Intan Nuraini memuji aksi Scarlet yang ekspresif dan menjiwai. “Penampilan kali ini sayang banget hanya stand mix dengan mimik wajah kamu yang sudah ekspresif tapi kamu hanya terpaku. Padahal kamu bisa mengekspresikan diri yang lebih lagi. Ada baiknya di panggung seperti ini bawa teks yang lebih kecil ukurannya,” kata Intan.

    “Kamu benar-benar menjiwai dari awal sampai akhir dan membuat aku sampai merinding. Tapi benar kata ka Intan akan lebih bagus lagi jika kamu bisa menguasai panggung,” lanjutnya.

    Menabuh drum di atas panggung, Dian Anggun Larasati tampil memukau di depan juri. Ayuenstar mengaku kagum dengan aksi Dian.

    “Apalagi dengan bahasa tubuhnya dan gayanya cocok banget penampilannya seperti penampilan musik bukan hanya penampilan drum,” puji Dian.

    Menggunakan kostum bernuansa merah dan gold, Adinda Septi Ramadhani (17 tahun) yang tampil percaya diri dengan membawakan tari Elang Jawa yang berasal dari Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

    “Kamu yang masih SMA kamu mentalnya kuat banget walau pun properti kamu copot kamu tidak panik dan tetap jalan terus memperlihatkan kalau kamu beneran burung elang,” tutur Eny.

    Selama audisi berlangsung, para pengunjung mall, peserta dan penonton audisi juga bisa menikmati fasilitas keramas gratis dari Emeron. Ada truk keramas yang bisa kamu kunjungi sambil mencoba berbagai produk Emeron yang membuat rambut kamu menjadi sehat dan bersinar.

    Acara ini didukung oleh Emeron Hijab Shampoo, Shopee Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Social Media KipasKipas, EZnet by Telkomsel Internet Mudah Murah Untuk Seisi Rumah dan GIS Travel Sahabat Umroh dan Haji Anda

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Jago Beatbox atau Main Alat Musik? Daftar Audisi Online Emeron Hijab Hunt

    Jakarta

    Emeron Hijab Hunt telah menggelar audisi di Bandung, Jabodetabek dan Solo. Lahir tiga grand finalis dari masing-masing kota yang akan melangkah ke proses selanjutnya.

    Tapi jangan sedih ya Muslimah, kamu masih ada kesempatan untuk ikutan audisi Emeron Hijab Hunt secara online. Pendaftaran masih dibuka hingga 13 Agustus 2024, daftar sekarang di www.hijabhunt.com.

    Audisi online Emeron Hijab Hunt 2024 bisa disaksikan untuk umum melalui www.hijabhunt.com. Sesi penjurian oleh Managing Editor Wolipop yaitu Eny Kartikawati, aktris dan bintang sinetron Intan Nuraini dan penyanyi berbakat alumni Hijab Hunt 2017, Ayuenstar.


    Audisi online juga akan dipandu oleh Elwina Wilianto dari @ceritaibun__, ia juga merupakan pemenang ketiga Emeron Hijab Hunt 2023.

    Kamu ingin menjadi salah satu finalis? Jangan lupa catat jadwal dan syarat audisinya:

    1. Pendaftaran hingga 13 Agustus 2024.

    2. Audisi online : 14 Agustus 2024 melalui aplikasi konferensi online.

    3. Registrasi hanya melalui www.hijabhunt.com.

    4. Peserta yang lolos akan mendapatkan email dan jadwal audisi secara spesifik (tanggal dan jam).

    5. Audisi Online akan dilakukan pada Senin, 12 Agustus 2024 dari jam 10.00 WIB- selesai.

    6. Masing – masing juri akan mendapatkan link aplikasi konferensi online yang berbeda.

    7. Setiap peserta diberikan waktu maksimal 5 menit untuk menunjukkan bakatnya di depan juri.

    8. Juri akan memberikan komentarnya dan memilih peserta yang berhak melaju ke babak grand final.

    Yuk langsung daftarkan diri hanya www.hijabhunt.com. Menangkan hadiah umrah bersama GIS Travel dan uang tunai total puluhan juta rupiah!

    Acara ini didukung oleh Emeron Hijab Shampoo, Shopee Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Social Media KipasKipas, EZnet by Telkomsel Internet Mudah Murah Untuk Seisi Rumah dan GIS Travel Sahabat Umroh dan Haji Anda.

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Main Bass hingga Dapat Standing Applause di Audisi Online Emeron Hijab Hunt

    Jakarta

    Peserta sudah unjuk bakat melalui audisi online Emeron Hijab Hunt 2024. Ada yang menampilkan keahlian bermain bass, bernyanyi dan physical theatre atau teater fisik yang mencuri atensi juri.

    Audisi online Emeron Hijab Hunt 2024 dilakukan lewat live streaming di www.hijabhunt.com dan www.wolipop.com, mulai siang ini pukul 13.00 WIB.

    Peserta audisi hari ini (14/8/2024) sudah dinilai oleh juri aktris @intan_nuraini23, penyanyi berbakat sekaligus alumni Hijab Hunt 2017 @ayuenstar dan Redaktur Pelaksana Wolipop @enymuhidin. Berikut ini penampilan peserta audisi online Emeron Hijab Hunt 2024.


    Peserta Audisi Online Emeron Hijab Hunt 2024:

    11. Chyntia Pertiwi

    Berani berbeda, Chyntia Pertiwi bermain bass cover lagu Salma Salsabil berjudul Bunga Hati. Jarang-jarang loh Muslimah bisa main bass! Aksinya langsung membuat juri takjub.

    12. Nabilla Az Zahra Karim.

    Tak sekadar menampilkan bakat menyanyi dan bermain musik, Nabilla Az Zahra Karim menyanyikan lagu ciptaannya sendiri berjudul Bintang Utara. Lagu ini @nanab_nabila persembahkan untuk ayahnya tercinta.

    13. Andi Rizkha F Mallarangeng

    Sore ini, Andi Rizkha F Mallarangeng membawakan lagu Ain’t Got You milik Alicia Keys. Ia merupakan atlet Paramotor dari Jawa Barat. Wanita yang berasal dari Sulawesi ini tampil memukau lewat suaranya.

    14. Nurfadillah

    Peserta selanjutnya ada Nurfadillah yang unjuk bakat tari kontemporer. Nurfadillah kembali memilih lagu Sal Priadi berjudul Gala Bunga Matahari.

    “Aku kepengen tarian itu menunjukkan kesedihan itu dan merasa hati aku plong. Aku sudah bernyanyi lewat kelas 2 SMA. Lewat bernyanyi aku bisa melepaskan perasaanku,” ucap Nurfadillah.

    Intan Nuraini menjelaskan jika Nurfadillah sebaiknya mengatur posisi sebelum audisi.”Ada beberapa sisi agak backlight jadi mungkin nextnya butuh ruang yang lebar dan areanya juga dipastikan agar bisa terlihat. Sayang banget kalau tarian jadi tidak terlihat,” jelas INtan.

    15. Melati Rahmaningtyas

    Melati Rahmaningtyas juga menampilkan suaranya dengan menyanyikan lagu berjudul Selesai milik Glen Fredly. Ia membawakan lagu dengan penuh penghayatan.

    “Posisi kamera seharusnya diatur lagi, sayang banget kamu tidak terlihat full,” saran Melati.

    16. Nakeisha

    Nakeisha pernah mengikuti audisi Emeron Hijab HUnt 2024. Remaja yang berusia 16 tahun ini mengeluarkan suara emasnya lewat lagu Whitney Houston berjudul Greatest Love of All.

    Memakai busana putih dengan aksen ruffle dan manset cokelat berhasil membius juri dan peserta lainnya hingga mendpatkan standing applause. “Semoga kamu bisa lolos, kamu mantap,” puji Ayu.

    17. Aulia Hanifah

    Aulia Hanifah menampilkan physical theatre dengan memakai busana yang terbuat dari limbah plastik. Aulia sudah mempersiapkan yang matang untuk mengikuti audisi Emeron Hijab Hunt 2024.

    “Ini artinya banyak manusia yang tidak peduli dengan limbah plastik dan baru-baru ini memberikan makanan kepada kuda nil dengan sampah plastik. Semoga masyarakat lebih peduli dengan limbah plastik,” tegasnya.

    Para peserta sudah menampilkan bakat terbaiknya di depan juri. Para peserta kini tinggal menunggu keputusan dari juri untuk tiga peserta yang terpilih untuk melaju ke tahap selanjutnya.

    Acara ini didukung oleh Emeron Hijab Shampoo, Shopee Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Social Media KipasKipas, EZnet by Telkomsel Internet Mudah Murah Untuk Seisi Rumah dan GIS Travel Sahabat Umroh dan Haji Anda.

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Unik dan Berbakat, Finalis Emeron Hijab Hunt 2024 Raih Standing Applause

    Jakarta

    Satu per satu finalis sudah menampilkan bakatnya masing-masing di grand final Emeron Hijab Hunt 2024 di P7 Ballroom Kuningan City Mall. Aksi finalis berhasil mencuri perhatian juri dan penonton.

    Seluruh penampilan finalis dinilai oleh juri, antara lain Anang Hermansyah, Intan Nuraini dan Indah Nada Puspita. Juri pun takjub ketika melihat aksi panggung para finalis.

    BilqistaRatu Jini membawakan lagu berjudul And I’m Telling You milik Jennifer Hudson. Intan kagum dengan suara merdu Bilqis.


    Shafira Fitri Baraja tampil dalam Grand Final Emeron Hijab Hunt 2024 di Kuningan City, Jakarta, (Sabtu/8/2024)Penampilan memukau Shafira Fitri Baraja tampil dalam Grand Final Emeron Hijab Hunt 2024 di Kuningan City, Jakarta, (Sabtu/8/2024). Foto: Andhika Prasetia.

    “Yang jelas kamu seperti audisi di Solo, sopan banget masuk di telinga. Kamu bernyanyinya effortless,” puji Intan.

    Begitu juga dengan Indah Nada Puspita yang tak bisa berkata-kata ketika menyaksikan Bilqis.”Aku suka banget bagian pertama itu kain yang besar dan beda dari yang lain,” puji Nada.

    Tampil dengan kain lebar hingga menutupi panggung, Shafira Baraja menghibur penonton dan juri. Shafira mengungkapkan dibalik aksinya.

    “Basic aku modern dance karena aku mengemas lebih menarik dan beberapa gimmick untuk menunjang penampilan. Perlu banyak latihan dan high risk. Aku ingin menunjukkan modern dance itu tidak membosankan,” kata Shafira.

    Ia juga memakai LED di bajunya hingga bisa menyala pada saat menari. Kemudian ia mengeluarkan tisu dengan api yang membuat penonton terkejut.

    Nakeisha Syifa di final hijab hunt 2024Nakeisha Syifa di grand final Emeron Hijab Hunt 2024. Foto: Andhika Prasetia.

    Tak kalah bikin kagum, Nakeisha mendapatkan standing applause dari ketiga juri. Anang tersenyum ketika menonton aksi Nakeisha.

    “Saya melihat anak usia 16 tahun sudah memukau. Perjalanan musik aku 40 tahun aku kaget melihat kemampuan kamu tadi pertaruhan kamu mengambil nada, chordnya kamu ikuti dan kamu mengambil improvisasi ini over. Tidak akan melakukan itu berulang. Tidak perlu diteruskan dan akan mengingat keunikan kamu. Kamu itu calon superstar,” ungkap Anang.

    Sama dengan Anang, Indah Nada Puspita memberikan pujian atas suara merdu Nakeisha.

    “Wah perfect masya Allah, mimik wajahnya dan fokusnya itu kaya mendengarkan kaset. Semua note kamu hantam. Kamu masih muda banget Insya Allah kamu bisa menjadi seorang diva. Kamu sangat unik dengan memakai baju yang cantik ini,” ujarnya.

    Intan pun memuji penampilan Nakeisha (16 tahun) ketika bernyanyi.”Kamu tampil luar biasa dan sukses untuk kamu Nakeisha,” pungkas Intan.

    Kamu bisa menyaksikan grand final Emeron Hijab Hunt 2024 melalui live streaming di www.hijabhunt.com.

    Acara ini didukung oleh Emeron Hijab Shampoo, Shopee Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Social Media KipasKipas, EZnet by Telkomsel Internet Mudah Murah Untuk Seisi Rumah, Casio dan GIS Travel Sahabat Umroh dan Haji Anda. Official Hospitality Partner Aryaduta Suites Semanggi.

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Finalis Emeron Hijab Hunt Haifa Azzura Sebar Energi Positif Lewat Lagu Baru

    Jakarta

    Finalis Emeron Hijab Hunt 2024 semakin bersinar mengejar impiannya dan terus berkarya. Salah satunya ada Haifa Azzura.

    Ketika mengikuti audisi ajang Emeron Hijab Hunt 2024 secara online, Haifa meraih Golden Ticket by KipasKipas. Dia pun otomatis menjadi finalis Emeron Hijab Hunt 2024.

    Haifa menunjukkan suaranya yang merdu saat audisi Emeron Hijab Hunt 2024. Kabar terbaru dari dara kelahiran 14 Juli 2000 ini baru saja merilis single yang berjudul Kau Ulang Kembali.


    “Aku berharap penggarapan mini album segera dapat dirampungkan sebelum akhir tahun ini. Masih ada dua single yang sedang dalam tahap penyempurnaan. Melalui lagu ‘Kau Ulang Kembali’ aku ingin kita berprasangka baik terhadap sesuatu yang terjadi di dalam hidup,” kata Haifa kepada Wolipop.

    Haifa Azzura sebelumnya mengeluarkan mini albumnya yang betajuk ‘Jatuh, Pulih dan Ulangi’ pada 2023. Saat ini penyanyi dan penulis lagu asal Aceh kembali merilis single ‘Kau Ulang Kembali’.

    Kemahirannya menulis lagu, Haifa sudah mempunyai sembilan single. Ia mengungkapkan makna di balik lagi berjudul Kau Ulang Kembali.

    “Segala hal baik akan datang di waktu yang tepat. Begitu juga dengan hal yang tidak diharapkan, seiring waktu akan beranjak pergi dan menjadi semangat untuk terus berusaha agar mendapatkan yang lebih baik,” jelasnya.

    Juara 1 FLS2N Menyanyi Solo Tingkat Kota Banda Aceh 2014 itu juga menceritakan kisah di balik lagu tersebut. Menurutnya lagu Kau Ulang Kembali menjadi pengingat untuknya, segala sesuatu yang terjadi pada kehidupan ini, selalu ada hikmahnya.

    “Kenapa hal itu harus terjadi sama kita, pasti ada pembelajaran, jangan berhenti berusaha, ayo ulang kembali, kerjakan lebih baik lagi. Banyak sebab yang sering kali memaksa kita untuk menyerah, akan tetapi kita harus meyadari tidak semua harus terjawab sekarang karena terkadang jawabannya hadir belakangan,” lanjutnya lagi.

    Haifa Azzura mengaku memiliki banyak kendala ketika menggarap lagu Kau Ulang Kembali. Ia mengatakan, orang-orang di sekitarnya membantu menyelesaikan walau pun dengan berbagai kesibukan. Dalam lagu ini, Haifa menuturkan tidak menggunakan instrumen terlalu banyak.

    “Lagu ini berfokus kepada notasi vokal dan pesan yang mau disampaikan melalui kekuatan lirik,” terangnya.

    Lagu Kau Ulang Kembali sudah dapat didengarkan di semua kanal musik digital Haifa Azzura mulai 18 Oktober 2024. Haifa menyebutkan harapannya lewat lagi Kau Ulang Kembali.

    “Harapannya semoga lagu ini dapat memperkaya khasanah musik Indonesia dan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat,” pungkasnya.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Klamby Gandeng Putri Ariani untuk Menginspirasi Wanita di Ruang Berdaya

    Jakarta

    Brand hijab lokal Klamby menggelar kampanye bertajuk ‘Berdaya Diri.’ Klamby menyediakan sebuah ruang untuk bisa menginspirasi, berkarya, dan berbagi cerita melalui Ruang Berdaya di Atrium Bintaro Jaya Xchange 2 pada 16-20 juli 2025.

    Tempat ini menjadi wadah inspirasi dan kreativitas, di mana pengunjung dapat merasakan pengalaman berbeda melalui berbagai kegiatan menarik yang disiapkan Klamby. Lebih dari sekadar pameran, Ruang Berdaya mengajak semua orang untuk berkarya dan berbagi cerita dalam suasana yang penuh kehangatan.

    Klamby menghadirkan rangkaian acara seru seperti fashion show terbaru, talkshow bersama psikolog, instalasi interaktif Ruang Langkah, live showcase, serta Klamby Warehouse Sale dengan berbagai produk pilihan. Semua ini dirancang untuk menginspirasi dan mempererat hubungan antara brand dengan komunitas hijabers yang terus berkembang.


    Klamby mendukung pemberdayaan wanita Indonesia melalui kampanye bertajuk Klamby mendukung pemberdayaan wanita Indonesia melalui kampanye bertajuk “Berdaya Diri”. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Pada saat talkshow, Klamby menghadirkan sosok-sosok wanita berhijab yang menginspirasi dengan berbagau latar belakang dan mempunyai prestasi yang membanggakan. Antara lain, Alexandra Asmasoebrata sebagai pembalap wanita, Putri Ariani sebagai musisi muda berbakat, dan Lindswell Kwok sebagai mantan atlet Wushu Nasional.

    Selain itu, ada Jeane Phialsa, drummer profesional berhijab, Angkie Yudistira sebagai aktivis disabilitas dan mantan staf khusus Presiden RI, Tiara Alincia dikenal sebagai masinis MRT Jakarta, dan juga Ira Mirawati sebagai tenaga pengajar profesional.

    “Pertama kali ada kesempatan bersama Klamby, di benak aku ini lah kesempatan. Bagi aku, ini adalah kesempatan untuk aku mulai kembali. Aku sudah pensiun dan tidak balik lagi dan fokus mengurus tiga anak. Otomatis sinar aku sudah meredup, aku merasa tidak percaya diri. Aku sudah sibuk dengan anak-anak aku. Aku flash back dan aku harus bangkit kembali,” ungkap Lindwell dalam acara Ruang Berdaya (18/7/2025).

    Klamby mendukung pemberdayaan wanita Indonesia melalui kampanye bertajuk Klamby mendukung pemberdayaan wanita Indonesia melalui kampanye bertajuk “Berdaya Diri”. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Brand yang didirikan oleh Ridho Jufri dan Nadine Gaus ini ingin menunjukkan bahwa wanita bisa berdaya dalam berbagai profesi dan peran. Kegiatan Ruang Berdaya ini juga menyajikan sharing session bersama para ahli (psikolog dan dokter anak), serta workshop menarik yang dirancang khusus untuk Klamby Family, komunitas pelanggan setia Klamby.

    Dalam rangkaian acara ini, Klamby sekaligus meluncurkan koleksi monogram logo Klamby yang terdiri dari dress, kemeja dan hijab. Klamby juga meluncurkan sebuah karya musik berjudul “Berdaya Diri”, hasil kolaborasi bersama Putri Ariani.

    “Putri yang membuat lirik dari Berdaya Diri. Putri itu suka merenungi apa makna itu hidup. Hasilnya refleksi hal-hal yang Putri lalui aku wujudkan dalam sebuah lagu dalam memaknai kehidupan. Kadang-kadang kita terlalu jauh berpikirnya sebenarnya makna hidup itu diri kita sendiri. Kuncinya kita harus percaya diri sendiri jika kita bisa berdaya,” kata Putri.

    Putri Ariani ingin memberikan pesan apa pun peran yang kamu jalani, mulai dari bekerja, membangun bisnis, merawat keluarga dan lainnya setiap wanita kuat dan berdaya.

    “Rayakan dirimu. Hargai setiap proses yang kamu jalani karena sekecil apa pun langkahmu, itu berarti dan berdampak. Untuk kita percaya, karena kita bermakna,” ujar Putri.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • 13 Tahun Berkarya, Brand Modest Klamby Hadirkan Budaya Bali hingga Tomohon

    Jakarta

    Brand busana muslim Klamby, baru saja merayakan perjalanannya berkarya yang ke-13 tahun. Perayaan yang digelar di Hutan Plataran Senayan pada 17 Oktober 2025 ini tak hanya menandai usia matang Klamby di industri mode, tetapi juga menjadi penegasan identitas mereka.

    Instalasi megah dengan angka ’13 Tahun’ berwarna pink fuchsia menyambut para tamu, menciptakan suasana perayaan yang elegan sekaligus intim. Nuansa tradisional khas Indonesia terasa kental sejak langkah pertama memasuki area perayaan.

    Para pengunjung disajikan iringan musik gamelan secara langsung, yang menambah khidmat dan otentisitas acara. Konsistensi Klamby dalam menjunjung tinggi warisan Nusantara juga diwujudkan melalui sajian kuliner khas Indonesia hingga jamu tradisional yang disuguhkan kepada tamu undangan. Momen ini sekaligus menjadi panggung bagi Klamby untuk memperkenalkan koleksi terbarunya yang bertajuk 1 Nusantara 3 Warisan.


    Perayaan 13 brand hijab dan busana muslim, Klamby di Hutan Plataran Senayan (17/10/2025), mengangkat tema 1 Nusantara 3 Warisan.Perayaan 13 brand hijab dan busana muslim, Klamby di Hutan Plataran Senayan (17/10/2025), mengangkat tema 1 Nusantara 3 Warisan. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop

    1 Nusantara 3 Warisan adalah tajuk koleksi terbaru yang kembali mewujudkan DNA Klamby, mengangkat unsur budaya Indonesia. Koleksi ini melambangkan wanita yang tumbuh dengan anggun, lekat, dan memberi kehidupan di sekelilingnya.

    Selain itu, koleksi terbaru ini juga menggambarkan budaya yang menjadi identitas, warisan yang terus hidup dan diteruskan, serta menjadi simbol dari alam Nusantara sebagai sumber utama warna dan inspirasi setiap karya Klamby.

    Perjalanan brand yang didirikan oleh Nadine Gaus dan suaminya Muhammad Ridho Jufri ini, lahir dari makna satu Nusantara dan tiga Warisan, alam, budaya, dan wanita, yang menjadi tiga pilar sumber cahaya yang akan terus dijaga.

    Perayaan 13 brand hijab dan busana muslim, Klamby di Hutan Plataran Senayan (17/10/2025), mengangkat tema 1 Nusantara 3 Warisan.Perayaan 13 brand hijab dan busana muslim, Klamby di Hutan Plataran Senayan (17/10/2025), mengangkat tema 1 Nusantara 3 Warisan. Foto: Gresnia/Wolipop

    Sebagai puncak acara, Klamby menyuguhkan trunk show yang menampilkan koleksi terbarunya dengan desain otentik dan berkarakter. Sebelum trunk show, aktris senior Maudy Koesnaedi turut hadir untuk membacakan puisi penuh makna.

    Di balik lahirnya setiap helai Klamby, terdapat proses kreatif yang berawal dari sebuah pesan atau cerita yang ingin disuarakan. Prosesnya dimulai dari merumuskan pesan kampanye sebagai dasar pijakan, diterjemahkan ke dalam bahasa visual-pemilihan warna, siluet, hingga detail terkecil. Tim desain kemudian menyusun pola dan menghidupkannya dengan motif khas Klamby yang terinspirasi dari budaya, alam, dan kisah Nusantara.

    Perayaan 13 brand hijab dan busana muslim, Klamby di Hutan Plataran Senayan (17/10/2025), mengangkat tema 1 Nusantara 3 Warisan.Perayaan 13 brand hijab dan busana muslim, Klamby di Hutan Plataran Senayan (17/10/2025), mengangkat tema 1 Nusantara 3 Warisan. Foto: Gresnia/Wolipop

    “Motif bukan sekadar hiasan, melainkan penjaga cerita yang ingin terus diwariskan,” jelasnya.

    Koleksi spesial perayaan 13 tahun Klamby ini ditandai dengan rilisnya Luminara Series yang sudah mulai tersedia sejak 10 Oktober 2025. Motif Truntum di dalamnya bercerita tentang cinta yang tak pernah pudar, sedangkan motif Nitik melambangkan keteguhan dan kesabaran. Tiga belas kuntum mawar yang terselip menjadi simbol persahabatan abadi dan ungkapan terima kasih.

    Selain itu, Klamby juga menghadirkan koleksi Romely Series yang terinspirasi dari bunga Bromelia dan keramik Bali. Ada juga Floria Series yang terinspirasi dari Tomohon International Flower Festival (TIFF) di Sulawesi Utara.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Mitos Tari Gambyong dari Jawa Tengah, Tari Pengundang Dewi Kesuburan


    Jakarta

    Tari gambyong adalah bentuk budaya dari Jawa Tengah (Jateng) dengan gerak lembut dan elegan. Sebagai bentuk kesenian yang telah berumur ratusan tahun, mitos tentu mengiringi perkembangan tari gambyong.

    Mitos tari gambyong adalah sebagai bentuk undangan pada Dewi Sri sebagai dewi kesuburan. Berkah dari Dewi Sri atau Dewi Padi dipercaya bisa menyuburkan tanah sebelum musim tanam padi, seperti dijelaskan dalam tulisan berjudul Bentuk Penyajian Tari Gambyong Pareanom di Pasraman Bhuana Puja Boyolali karya Retna Sintawati dari ISI Yogyakarta.

    Para penanggap tari berharap Dewi Sri bisa menurunkan berkah pada sawah mereka, sehingga memperoleh hasil panen maksimal. Kini mitos tersebut, bersama dengan tari gambyong, menjadi bagian dari wisata budaya Indonesia.


    Kisah Tari Gambyong dari Penggoda Jadi Penghormatan

    Awalnya, tari gambyong bertujuan menggoda para tamu dalam pertunjukan tayub. Sangat berbeda dengan tari gambyong sekarang yang dihadirkan untuk menyambut tamu kehormatan.

    Kisah tari gambyong dimulai pada abad ke-15, berlanjut ke zaman Mangkunegaran, hingga lestari di masyarakat. Tari gambyong adalah pengembangan dari tari tledhek seperti dijelaskan dalam situs Indonesia Kaya. Tari tledhek dihadirkan sebelum tayub untuk mengundang para tamu agar ikut menari dan ngibing.

    Tledhek sendiri berasal dari kata dalam bahasa Jawa ngledhek yang artinya meledek atau menggoda. Tari tledhek memperlihatkan betis, menggerakkan bagian dada penari perempuan, dan melirik yang bikin para tamu dalam pertunjukan tayub penasaran serta merasa diundang.

    Tari tledhek sangat populer hingga muncul primadona bernama Mas Ajeng Gambyong. Tak hanya mahir menari, dia juga punya suara merdu dan sangat disukai masyarakat. Namanya menjadi inspirasi gerakan ini disebut tari gambyong. Gerak tari menghadirkan kebolehan penari sebelum pertunjukan tayub (nggambyong).

    Saking populernya, tledhek kemudian masuk dan dihadirkan dalam lingkungan istana. Gerak tari diadopsi menjadi lebih sesuai aturan keraton atas usaha seniman KRMT Wreksadiningrat. Seiring waktu, tari gambyong mendapat sentuhan kreativitas dari para penari.

    Salah satunya dilakukan S Ngaliman pada 1972 sehingga tari gambyong lebih mudah dipelajari masyarakat. Hasilnya, tari gambyong tidak hanya dihadirkan untuk Sinuhun Paku Buwono VI dan menyambut tamu tapi juga sebagai hiburan warga.

    Tentunya tari gambyong tak lagi menerapkan gerak menggoda, pakaian sekadarnya, dan musik pengiring yang asal-asalan. Tari gambyong hadir dengan gerakan tersusun rapi, kostum anggun, serta tatanan rambut dan make-up enak dilihat sesuai kaidah Jawa.

    Tari gambyong yang dipentaskan saat ini sudah naik takhta dibanding beratus tahun sebelumnya. Para penari harus menjaga keseimbangan mood sehingga gerak tari bisa dilakukan dengan luwes dan hati-hati.

    (row/ddn)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Taman Benyamin Sueb, Tinggalan Cornelis Senen, Diresmikan Anis Baswedan



    Jakarta

    Nama dan pamor seniman asli Betawi Benyamin Sueb atau Bang Ben tak perlu diragukan lagi. Untuk mengenang kiprah dan pengaruhnya dibuatlah Taman Benyamin Sueb yang terletak di Jatinegara, Jakarta Timur.

    Taman Benyamin Sueb itu diresmikan pada 2018 oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu, Anies Baswedan. Tujuan utama dari adanya taman ini tentunya bentuk apresiasi kepada Benyamin Sueb dan juga sebagai pusat pelestarian seni dan kebudayaan, wabil khusus budaya Betawi.

    Bangunan Taman Benyamin Sueb ini dulunya merupakan bangunan peninggalan milik Meester Cornelis van Senen sekitar tahun 1625 hingga 1661. Saat Daendels menjabat sebagai Gubernur Jenderal Hindia-Belanda bekas kediaman Meester Cornelis itu didirikan tiga bangunan utama yang masih kokoh hingga saat ini.


    “Awal mula bangunan ini adalah lahan seluas 6.500 meter persegi milik Meester Cornelis Senen dia seorang penginjil yang taat hingga dia dipercaya oleh Pemerintah Belanda untuk mengembangkan wilayah sini pada tahun 1625 kurang lebih. Setelah itu Cornelis meninggal, sekitar 200 tahun kemudian datang Daendels dan bangunan ini dibangun sekitar 1811,” kata pengelola Gedung Taman Benyamin Sueb, Sri Heni Setiawati, kepada detikTravel, Selasa (16/7/2024).

    Taman Benyamin Sueb terletak di Jatinegara, Jakarta Timur. Taman ini untuk mengenang kiprah dan pengaruhnya Benyamin Sueb selama berkesenian.Taman Benyamin Sueb terletak di Jatinegara, Jakarta Timur. Taman ini untuk mengenang kiprah dan pengaruhnya Benyamin Sueb selama berkesenian. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    “Kemudian dibangun ada tiga gedung yang pertama ini gedung tengah yang biasa kita sebut gedung A, kemudian gedung B untuk sekretariat PNS, kemudian gedung C dimanfaatkan untuk kantin saat ini. Dulu tempat ini digunakan untuk villa, tempat tinggal, untuk transit pedagang-pedagang pada zaman Daendels,” kata Sri saat kami berbincang di Gedung A.

    Saat pendudukan Jepang, bangunan itu digunakan oleh tentara Jepang, mulai dari 1942-1950. Kemudian, nama kawasan yang asalnya beranama Meester Cornelis itu diganti menjadi Jatinegara karena dianggap terlalu kental dengan unsur Belanda.

    “Bangunan ini dulu (era Jepang) dipakai sebagai markas tentara Jepang,” kata Heni.

    Taman Benyamin Sueb terletak di Jatinegara, Jakarta Timur. Taman ini untuk mengenang kiprah dan pengaruhnya Benyamin Sueb selama berkesenian.Taman Benyamin Sueb terletak di Jatinegara, Jakarta Timur. Taman ini untuk mengenang kiprah dan pengaruhnya Benyamin Sueb selama berkesenian. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    Dilanjut tahun 1950-an bangunan itu menjadi markas Komando Militer Kota Jatinegara atau Komando Militer Kota Jakarta Raya 0505 Jatinegara. Dan berjalannya waktu, lanjut Heni bangunan eks Kodim 0505 ini di tahun 2018 menjadi Taman Benyamin Sueb.

    Kini kawasan Taman Benyamin Sueb bisa dikunjungi oleh masyarakat untuk mengenang jejak sang legenda Betawi tersebut. Seperti yang disebut di awal tadi, inisiasi adanya Gedung Taman Benyamin Sueb ini sebagai wadah pelestarian seni dan budaya Betawi serta budaya daerah lainnya.

    “Jadi ini adalah keinginan pemerintah memberikan apresiasi kepada Benyamin ya, beliau adalah seniman multitalenta yang dia bisa berkesenian apa saja, dia menginginkan wadah atau tempat pengembangan dan pelestarian seni budaya. Maka, dibuatlah di sini jadi (Benyamin) ingin punya wadah untuk pelestarian budaya, tidak hanya Betawi saja jadi budaya dari mana saja,” katanya.

    Di kawasan ini juga terdapat museum yang menampilkan beberapa penghargaan yang diraih oleh Bang Ben dan juga beberapa peninggalan beliau seperti rilisan musik hingga wardrobe yang pernah ia kenakan dulu kala. Kemudian bangunan lainnya di area Taman Benyamin Sueb ini juga kerap dipakai untuk latihan oleh berbagai sanggar di Jakarta.

    Taman Benyamin Sueb terletak di Jatinegara, Jakarta Timur. Taman ini untuk mengenang kiprah dan pengaruhnya Benyamin Sueb selama berkesenian.Taman Benyamin Sueb terletak di Jatinegara, Jakarta Timur. Taman ini untuk mengenang kiprah dan pengaruhnya Benyamin Sueb selama berkesenian. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    Saat detikTravel berkunjung ke Taman Benyamin Sueb ini terdapat sanggar tari yang tengah berlatih. Walaupun namanya taman tapi tak seperti taman-taman lainnya yang terdapat permainan untuk anak atau arena rekreasi, melainkan taman yang dimaksud di sini sebagai wadah untuk pelestarian seni dan budaya.

    Masyarakat yang ingin berkunjung ke museum di Taman Benyamin Sueb ini bisa dengan mudah menikmatinya tanpa dipungut biaya. Terletak tak jauh dari Stasiun Jatinegara di Jalan Jatinegara Timur Nomor 76, Jatinegara, Jakarta Timur dan buka mulai dari hari Selasa hingga Minggu sedari pukul 09.00 sampai 15.00 WIB, tutup di hari Senin serta libur keagamaan.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com