Tag: Musik

  • Taman Benyamin Sueb Bekas Markas Kodim untuk Mengenang Legenda Betawi



    Jakarta

    Sebagai apresiasi terhadap pengaruh besar Benyamin Sueb, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyulap bekas Kodim 0505 Jatinegara menjadi Taman Benyamin Sueb. Kini, tempat tersebut menjadi tujuan wisata sekaligus menyimpan jejak-jejak karya Benyamin Sueb.

    Jauh sebelum menjadi Taman Benyamin Sueb, atau pada 1625, bangunan tersebut merupakan tempat tinggal dari Meester Cornelis Senen. Dia utusan Pemerintah Belanda untuk mengembangkan kawasan yang ini dikenal sebagai Jatinegara.

    Kemudian pada 1950-an bangunan itu menjadi markas Kodim 0505 Jatinegara. Kemudian, oleh Pemprov DKi saat dipimpin Anies Baswedan bangunan itu diresmikan sebagai Taman Benyamin Sueb, tepatnya pada 2018.


    Pengelola Taman Benyamin Sueb, Sri Heni Setiawati, menjelaskan selain sebagai apresiasi kepada sang seniman, taman itu juga menjadi keinginan Bang Ben, sapaan karib Benyamin Sueb. Dia pernah menyatakan keinginannya agar Jakarta memiliki wadah untuk pelestarian seni dan budaya.

    “Jadi ini adalah keinginan pemerintah memberikan apresiasi kepada Benyamin ya, beliau adalah seniman multitalenta yang dia bisa berkesenian apa saja. Dia menginginkan wadah atau tempat pengembangan dan pelestarian seni budaya. Maka, dibuatlah di sini jadi (Benyamin) ingin punya wadah untuk pelestarian budaya, tidak hanya Betawi saja jadi budaya dari mana saja,” kata Heni kepada detikTravel, Selasa (16/7/2024).

    Taman Benyamin Sueb terletak di Jatinegara, Jakarta Timur. Taman ini untuk mengenang kiprah dan pengaruhnya Benyamin Sueb selama berkesenian.Taman Benyamin Sueb terletak di Jatinegara, Jakarta Timur. Taman ini untuk mengenang kiprah dan pengaruhnya Benyamin Sueb selama berkesenian. (Muhammad Lugas Pribady)

    Di Taman Benyamin Sueb itu bukan hanya terdiri dari area terbuka layaknya sebuah taman, tetapi juga terdapat kurang lebih enam bangunan. Yakni, Museum Benyamin Sueb, tiga bangunan yang merupakan peninggalan zaman dulu yang terletak di belakang museum dan juga di kanan-kiri museum. Kemudian, terdapat bangunan Rumah Betawi yang biasa digunakan sebagai area latihan oleh sanggar-sanggar.

    Di dalam area museum, terdapat berbagai macam peninggalan dari Benyamin Sueb. Ada penghargaan-penghargaan yang sempat ia peroleh dari segala bidang, lalu rilisan musik hingga beberapa wardrobe yang pernah dikenakan oleh Bang Ben.

    Heni mengatakan arsip dan foto-foto yang ada di museum itu merupakan mengatakan peninggalan Benyamin Sueb. Benda-benda yang ada di sana juga merupakan barang asli yang pernah dipakai oleh sang seniman.

    Heni juga membeberkan museum itu baru saja mendapatkan koleksi teranyar, yakni sepeda ontel. Walaupun bukan sepeda yang pernah dipakai bang Ben, tapi sepeda tersebut serupa dengan yang pernah dipakai oleh Benyamin.

    “Ya ini yang di Museum Benyamin Sueb itu barang-barang milik almarhum semua. Semuanya kita dapat dari Yayasan Benyamin Sueb, kita dapat juga dari sahabat-sahabat beliau. Nah, yang belum lama kita dapat sepeda juga kita dapat hibah dari Komunitas Sepeda Ontel tapi itu sepeda zamannya beliau,” kata Heni.

    Taman Benyamin Sueb terletak di Jatinegara, Jakarta Timur. Taman ini untuk mengenang kiprah dan pengaruhnya Benyamin Sueb selama berkesenian.Pengelola Taman Benyamin Sueb, Sri Heni Setiawati (Muhammad Lugas Pribady)

    Dalam kesempatan berkunjung ke Taman Benyamin Sueb, detikTravel melihat beberapa orang yang tengah berlatih tari di bangunan Rumah Betawi. Heni juga mengatakan ada beberapa sanggar yang kerap berlatih di Taman Benyamin Sueb, salah satunya adalah Sanggar Seni Budaya Khatulistiwa.

    “Contohnya ini sedang ada latihan dari Sanggar Seni Budaya Khatulistiwa (SBK) ini dia rutin menggunakan gedung kami setiap hari Selasa dan Jumat,” kata Heni.

    detikTravel pun penasaran untuk melihat latihan tersebut. Ketua Sanggar Seni Budaya Khatulistiwa, Teguh Hari Santoso, menjelaskan sanggar yang ia kelola merupakan sanggar tari yang mencakup berbagai tarian di seluruh Indonesia. Dan Sanggar SBK sudah rutin berlatih di Taman Benyamin Sueb sejak lima tahun yang lalu.

    “Alhamdulilah di sini tuh sudah hampir empat atau lima tahun ya, kita latihan seminggu dua kali. Kalau untuk diklatnya itu hari Selasa dari jam 15.00 sampai jam 20.00 WIB. Terus di hari Jumat itu pembekalan anak-anak yang sudah mahir,” kata Teguh..

    Teguh juga menyampaikan dengan hadirnya Taman Benyamin Sueb sebagai wadah pelestarian seni dan budaya sangat membantu sanggarnya untuk mengeksplorasi tarian. Dan ia menjelaskan di sanggar besutannya itu tari Betawi merupakan gerbang untuk menguasai berbagai tarian Indonesia lainnya.

    “Wah alhamdulillah dengan adanya Taman Benyamin Sueb ini kami selaku sanggar yang ada di Jakarta Timur terbantu sekali dengan adanya Taman Benyamin Sueb jadi kita bisa latihan dan eksplorasi gerak di Taman Benyamin Sueb ini,” katanya.

    “Justru pengenalan awalnya itu (tari) Betawi gitu, setelah itu akan meningkat ke Bali, Sumatera, Sulawesi gitu. Ya jadi untuk pertama kali masuk di sanggar ini pasti kita kasihnya tari Betawi yang dasar, biasanya kita kasih tari cokek terus sama tari ragam dasar Betawi,” ujar dia.

    Taman Benyamin Sueb ini dibuka untuk umum jadi masyarakat yang ingin berkunjung ke tempat ini bisa datang di hari Selasa hingga Minggu, mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB untuk operasional museum.

    Sementara itu, untuk area Taman Benyamin Sueb seperti Rumah Betawi yang dijadikan tempat latihan oleh sanggar, pengelola membatasi waktu kegiatan hingga pukul 21.00 WIB.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • 9 Aktivitas Seru di Setu Babakan, Kampung Budaya Betawi di Jaksel


    Jakarta

    Ingin berwisata edukasi di area Jakarta? Bagaimana kalau menilik sejarah dan budaya tradisional suku Betawi?

    Di Jakarta Selatan (Jaksel) terdapat sebuah kawasan yang disebut Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan. Singkatnya dikenal Setu Babakan. Di sini traveler dapat berwisata edukasi dengan mengenal lebih lanjut budaya suku Betawi.

    Kamu akan menemukan Museum Betawi, menyaksikan pergelaran seni tradisional, hingga berwisata kuliner di sana. Penasaran dengan perkampungan budaya Betawi ini? Simak informasi lebih lengkapnya di bawah ini.


    Ada Apa Saja di Setu Babakan?

    Mengutip website resmi dan pemberitaan detikcom, berikut sejumlah spot dan aktivitas seru yang bisa dilakukan di Setu Babakan:

    1. Belajar Budaya di Museum Betawi

    Museum Betawi di Setu Babakan.Museum Betawi di Setu Babakan. (Kirana Ratu Sekar Kedaton dan Fathia Ariana Salima/detik.com)

    Terdapat sebuah museum di perkampungan budaya Betawi satu ini. Di sana traveler dapat mengetahui kebudayaan Betawi secara lengkap dari berbagai koleksi yang diperkenalkan. Akan ditemukan informasi sejarah, kuliner khas, senjata tradisional, alat musik, tradisi budaya, hingga pakaian, dekorasi, dan rumah adat.

    Untuk tujuan edukasi, beberapa tokoh legendaris Betawi juga menghibahkan memorabilia. Seperti topeng Bapak Jantuk yang kerap digunakan oleh seniman Haji Bokir.

    2. Menonton Penampilan Kesenian Tradisional

    Pergelaran kesenian tradisional rutin diadakan setiap pekannya di Setu Babakan. Kesenian yang ditampilkan meliputi tarian, teater, pertunjukan ondel-ondel, hingga rebana, gambus, dan musik gambang kromong.

    Acara budaya lainnya juga biasa digelar pada momentum tertentu seperti hari ulang tahun Kota Jakarta. Penampilan dan acara-acara tersebut diselenggarakan dengan melibatkan pegiat seni dan warga setempat.

    3. Workshop Pengenalan Budaya

    Sejumlah pengrajin menyelesaikan pembuatan ondel-ondel di Setu Babakan, Jakarta Selatan, Rabu (19/6/2024).Pembuatan ondel-ondel di Setu Babakan. (Rifkianto Nugroho)

    Setu Babakan juga kerap menggelar workshop pengenalan budaya Betawi. Kegiatan yang diadakan mencakup produksi kuliner khas seperti bir pletok, belajar alat musik tradisional, hingga pembuatan ondel-ondel yang merupakan ikon Betawi. Dengan workshop ini diharapkan adat dan budaya tradisional Betawi kian dikenal.

    4. Berwisata Agro

    Traveler yang berkunjung ke sini dapat mencoba wisata agro di Setu Babakan. Kamu akan diajak mengeksplor pohon dan buah-buah khas Betawi yang ditanam di pelataran dan halaman rumah-rumah penduduk.

    Jenis tanaman yang bisa ditemukan contohnya kecapi, jamblang, buni, cempedak, nangka, dan lainnya. Pepohonan buah yang di sini umumnya sudah jarang ditemui di pasar. Terkadang pengunjung juga berkesempatan mencicipi buah-buah tersebut.

    5. Mengelilingi Danau

    Sepeda air di Setu Babakan.Sepeda air di Setu Babakan. (Kirana Ratu Sekar Kedaton dan Fathia Ariana Salima/detik.com)

    Di kawasan Setu Babakan terdapat dua setu atau danau yang dijadikan tempat wisata air. Di sana kamu dapat menjajal wahana sepeda air dan perahu naga untuk berkeliling danaunya. Untuk menaiki wahana air ini, traveler perlu mengeluarkan biaya ya.

    6. Wisata Kuliner

    Betawi memiliki sejumlah kuliner khas yang memanjakan lidah, antara lain kerak telor, dodol, kembang goyang, pucung gabus, soto, es selendang mayang, dan bir pletok. Di Setu Babakan, pengunjung bisa mencicipi makanan dan minuman tradisional yang dijajakan. Kamu dapat menyantapnya sembari duduk bersantai di pinggir danau.

    7. Berfoto

    Kawasan Setu Babakan dikelilingi oleh bangunan dan dekorasi ala Betawi, seperti rumah-rumah adat. Traveler dapat berfoto atau berpose dengan latar aesthetic yang menonjolkan khas kebudayaan Betawi tersebut. Terdapat pula jembatan kayu dan amfiteater yang jadi spot foto favorit.

    8. Belanja Oleh-oleh Khas Betawi

    Berburu Pusat Oleh-oleh Jakarta Terlengkap di Setu BabakanOleh-oleh khas Betawi di Setu Babakan. (Rifkianto Nugroho)

    Usai berkeliling dan sebelum pulang, traveler boleh membeli buah tangan khas budaya Betawi yang dijajakan di sekitar kawasan Setu Babakan. Kamu bisa membeli miniatur ondel-ondel untuk hiasan atau membawa pulang kulinernya seperti bir pletok atau dodol.

    9. Berolahraga

    Setu Babakan memiliki area yang cukup luas. Karena itu, kawasan ini kerap dipilih sebagai tempat berolahraga oleh penduduk setempat. Biasanya orang-orang melakukan jogging, jalan santai, berlari, maupun bersepeda mengitari danau.

    Tak jarang juga yang datang ke Setu Babakan untuk nongkrong atau sekadar bersantai menikmati suasana danau.

    Setu Babakan terletak di Jl. Moch Kahfi II RT 13/RW 8, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Lokasinya tidak begitu jauh dari pusat kota Jakarta dan bisa ditempuh dalam waktu 1 jam perjalanan.

    Perkampungan budaya Betawi satu ini dapat dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun umum seperti KRL, Transjakarta, atau transportasi online. Untuk menuju ke sana dengan motor dan mobil, kamu dapat mengandalkan online maps agar tidak salah jalan.

    Kalau menggunakan KRL, traveler bisa turun di Stasiun Pancasila dan lanjut memesan moda transportasi online. Jika dengan Transjakarta dapat menaiki koridor D21 (Universitas Indonesia-Lebak Bulus) atau 9H (Universitas Indonesia-Blok M) dan bisa turun di pemberhentian halte Universitas Pancasila. Setelahnya dapat lanjut memesan kendaraan online.

    Jam Buka dan Tiket Masuk Setu Babakan

    Belasan destinasi wisata di Ibu Kota terpaksa ditutup sementara imbas virus corona yang merebak. Perkampungan budaya Betawi Setu Babakan juga ditutup.Setu Babakan (Muhammad Ridho)

    Setu Babakan dapat dikunjungi tanpa memerlukan tiket masuk alias gratis. Kamu bisa mendatangi kawasan ini pada hari Selasa-Minggu mulai jam 09.00-15.00 WIB. Begitu juga jika tertarik mengunjungi Museum Betawi. Sementara area danau di sini dibuka sampai pukul 18.00.

    Nah, itu dia informasi aktivitas serta jam buka Setu Babakan sebagai dapurnya budaya Betawi. So, kamu tertarik mengunjungi perkampungan budaya Betawi ini nggak?

    (azn/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Ini Spot Tahun Baru di Depok yang Lokasinya Strategis


    Bagi detikers yang berencana untuk menghabiskan momen tahun baru 2025 di Depok, jangan bingung! Pasalnya, Depok menawarkan berbagai spot menarik untuk merayakan malam tahun baru.

    Pilihannya, mulai dari mal, cafe, hingga tempat hiburan outdoor dengan berbagai acara spesial. Depok bisa jadi alternatif tempat dekat Jakarta untuk merayakan malam pergantian tahun.

    Spot Tahun Baru di Depok

    1. Taman Alun-alun Kota Depok

    Taman Alun-alun kota biasanya dijadikan lokasi untuk berbagai kegiatan komunitas, bazar, food festival, hingga spot tahun baru. Karena areanya yang luas dan mudah diakses.

    Lokasi ini cocok untuk keluarga atau teman-teman yang ingin merayakan tahun baru, dengan lebih sederhana namun tetap meriah. Tapi, pastikan untuk memeriksa jadwal acara khusus atau pertunjukan kembang api yang mungkin diadakan di sana.


    2. M District

    Suasana malam hari di M District Depok.Suasana malam hari di M District Depok. (dok. Instagram @mdistrict.dpk)

    M District mungkin bisa jadi pilihan spot tahun baru di Depok yang bisa dikunjungi. Tempat ini dikenal jadi salah satu tempat nongkrong hits kaula muda Depok.

    Selain bisa menikmati makanan dan minuman, di tahun baru kemarin, pengunjung bisa menikmati live music, games, countdown menuju pergantian tahun. Lokasinya ada di Jl. Margonda Raya No 488, Depok.

    3. Margo City Depok

    Mal Margo City Depok kembali buka usai insiden kebocoran pipa gas, Senin (6/9/2021)Mal Margo City Depok. (Firda Cynthia/detikcom)

    Margo City adalah salah satu pusat perbelanjaan besar dan modern yang terletak di jantung kota Depok. Selain itu, mal ini juga biasanya akan mengadakan event spesial seperti diskon besar, pertunjukan live music, dan berbagai kegiatan menarik untuk menambah kemeriahan suasana pergantian tahun.

    4. Depok Open Space (DOS)

    DOS bisa menjadi alternatif untuk spot tahun baru di Depok. Lokasinya yang ada kawasan pusat kota, area publik ini memang dirancang untuk berbagai kegiatan.

    5. Kopi Bajawa Depok

    Viral Kopi Bajawa Depok Tempat Nongkrong The Nuruls, Ini Menunya!Kopi Bajawa Depok yang jadi salah tempat nongkrong di Depok. (Andi Annisa DR/detikfood)

    Terkenal sebagai tempat nongkrong anak muda, Bajawa Flores mungkin bisa jadi alternatif tempat untuk menghabiskan malam tahun baru. Lokasinya ada di Jl. Pemuda No.23 a, Depok, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok.

    Selain menikmati makanan dan minuman, cafe ini sering menghadirkan DJ dan live musik untuk hiburan pengunjung.

    (khq/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • Nikmati Mini Musical Fireworks dan Keseruan Akhir Tahun di Mikie Funland



    Berastagi

    Liburan tahun baru selalu menjadi momen yang dinanti untuk berkumpul bersama orang-orang tersayang dan menciptakan kenangan manis. Menjadi destinasi seru untuk menghabiskan akhir tahun, Mikie Funland Berastagi menjadi pilihan yang tepat!

    Pada 31 Desember 2024, Mikie Funland menghadirkan rangkaian acara spesial yang dijamin bikin liburan akhir tahunmu makin berkesan. Mulai dari pertunjukan mini musical fireworks yang memberikan pengalaman liburan spektakuler!

    Kembang api yang berkilauan diiringi musik, menciptakan pengalaman visual dan auditori yang tak terlupakan. Acara ini akan membuat malam tahun baru kamu menjadi lebih spesial bersama teman dan keluarga.


    Suasana malam akan semakin hangat dengan penampilan dari live acoustic band, iringan musik santai akan menemani kamu menikmati suasana Berastagi yang sejuk.

    Buat pecinta kuliner, deretan food truck di Mikie Funland menyajikan berbagai hidangan lezat yang siap memanjakan lidahmu. Mulai dari camilan hingga makanan berat, semua tersedia untuk melengkapi pengalaman seru kamu di sini.

    Ajak keluarga dan teman untuk bermain di carnival games yang penuh keseruan. Nggak cuma itu, ada juga photo corner bertema spesial di Lapangan Atlantis, untuk kamu bisa mengabadikan momen akhir tahun yang berkesan.

    Catat Tanggalnya:

    Tanggal: 31 Desember 2024
    Lokasi: Mikie Funland, Berastagi
    Jam operasional: 11.00 – 01.00 WIB (dini hari)

    Jadikan malam tahun barumu penuh warna dan keseruan di Mikie Funland! Rangkaian acara spesial ini hanya bisa kamu nikmati dengan tiket Mikie Funland. Jangan sampai kehabisan, ya! Pesan tiket dengan mudah melalui detikevent

    (ddn/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Berburu Kaset Bekas di Blok M Square: Nostalgia Zaman Tap Radio



    Jakarta

    Jelajahi Blok M Square, surga kaset bekas di Jakarta. Di sana sekaligus menjadi tempat bernostalgia di tengah kesibukan ibu kota.

    Tepatnya di lantai bawah pusat perbelanjaan itu terdapat sebuah surga kecil bagi para kolektor kaset bekas. Tempat tersebut seolah menjadi mesin waktu yang membawa pengunjung kembali ke era kejayaan kaset pita, sebuah media yang kini digantikan oleh streaming digital.

    Memasuki kawasan Blok M Square lantai basement, penjual kaset bekas di Blok M Square, traveler akan langsung disambut oleh jejeran rak kayu yang dipenuhi kaset-kaset dari berbagai genre dan era.


    Dari musik pop Indonesia tahun 80-an hingga rock klasik Barat, semuanya tersusun rapi menunggu untuk ditemukan. Aroma khas plastik kaset yang usang bercampur dengan bau buku-buku lawas menciptakan suasana yang syahdu dan penuh kenangan. Para penjual di sini bukan sekadar pedagang biasa. Mereka adalah penjaga sejarah musik yang tahu detail tentang koleksi mereka.

    “Disini banyak banget ka, kaka suka genre apa nanti saya carikan. Ada kaset piringan hitam maupun kaset kompak, ada Indonesia maupun luar negeri ini salah satu karya musisi Dian Pramana Poetra enak banget di dengarnya,” ujar salah satu penjual sambil menunjukkan sebuah kaset dengan sampul berwarna biru.

    Kegiatan berburu kaset bekas di Blok M Square ibarat mencari harta karun. Setiap tumpukan kaset menyimpan kemungkinan untuk menemukan album-album langka atau bahkan rilisan yang sudah tidak diproduksi lagi. Beberapa pengunjung bahkan rela datang jauh-jauh dari luar kota demi berburu koleksi yang ternilai ini.

    “Saya datang jauh dari Cikarang, saya pun pecinta lagu-lagu lawas kalo dirumah lagi santai, seneng aja dengernya, soalnya dirumah masih ada tap radio juga sebelum dibeli bisa didengarkan secara langsung,” kata Dendi, salah satu pembeli kaset.

    Untuk berburu dan bernostalgia dengan kaset lawas di Blok M Square, traveler disarankan datang pada siang hari sekitar pukul 12.00 WIB, karena beberapa gerai baru buka pada waktu tersebut. Akses ke lokasi ini juga sangat mudah.

    Traveler bisa menggunakan MRT dan turun di Stasiun Blok M BCA, kemudian berjalan menuju Little Tokyo. Lurus terus hingga menemukan Blok M Square. Masuklah melalui pintu UG yang dekat dengan jejeran stand makanan, lalu turun ke lantai 2 basement, dan traveler akan sampai di surga kaset lawas ini.

    Bagi para pengunjung, harganya juga cukup terjangkau. Sebuah kaset bekas bisa dibeli dengan harga yang bervariatif tergantung pada kelangkaan dan kondisinya. Jadi, tunggu apa lagi? Siapkan daftar album favorit Anda dan nikmati petualangan berburu kaset bekas yang penuh kejutan di Blok M Square. Siapa tahu, Anda akan pulang dengan menemukan kenangan manis yang selama ini traveler cari!

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Menguak Lokasi Toko Kaset di Film Galih dan Ratna Tahun 2017, di Mana Sih?



    Jakarta

    Film Galih dan Ratna sangat populer sehingga di-remake lagi tahun 2017. Di film itu, ada sebuah bangunan toko kaset yang sangat ikonik. Di mana lokasinya?

    Bangunan bersejarah sering kali menjadi saksi perjalanan waktu yang penuh cerita, baik dari segi arsitektur maupun sejarah sosial. Seringkali bangunan bersejarah ini nongol sebagai latar di film nasional.

    Seperti di film Galih dan Ratna produksi tahun 2017. Film besutan sutradara Lucky Kuswandi ini mengambil latar lokasi di sebuah bangunan sejarah milik Tio Tek Hong berlokasi di Pasar Baru, Jakarta Pusat.


    Salah satu bangunan di Jakarta yang memiliki sejarah panjang adalah bangunan milik Tio Tek Hong, seorang pengusaha Tionghoa yang membuka toko kelontong, rekaman gramofon, piringan hitam, perlengkapan berburu, dan juga beliau membuka percetakan kartu pos.

    Toko Kaset di Film Galih dan Ratna 2017Toko Kaset di Film Galih dan Ratna 2017 (Tangkapan Layar)

    Bangunan yang memiliki nilai sejarah tinggi ini ternyata pernah digunakan sebagai lokasi syuting film “Galih dan Ratna” pada tahun 2017.

    “Ada satu yang menarik gedung ini kalau sekarang jadi restoran, sebenarnya gedungnya pak Tio Tek Hong gedung sebelum di cet warna merah putih, diambil dari satu film yang dirilis tahun 2017 yang merupakan remake dari film paling populer tahun 70an yaitu Galih dan Ratna,” kata Farid Mardhiyanto, Co-Founder Jakarta Good Guide kepada detikTravel beberapa waktu lalu.

    Toko Kaset di Film Galih dan Ratna 2017Gedung yang jadi latar toko kaset di Film Galih dan Ratna tahun 2017 Foto: Amalia Novia Putri/detikTravel

    Film “Galih dan Ratna” (2017), mengisahkan hubungan cinta antara dua karakter utama, Galih dan Ratna. Dalam film ini, Salah satu lokasi ikonik adalah “Nada musik” tempat dimana Galih menjaga toko kaset warisan dari ayahnya.

    Gedung ini menjadi titik temu yang krusial bagi hubungan mereka, menghubungkan mereka melalui kecintaan yang sama terhadap musik.

    Gedung Tio Tek Hong yang Penuh Cerita

    Tio Tek Hong dikenal sebagai salah satu sultan pasar baru dalam perkembangan Jakarta pada tahun 1902. Bangunan bergaya Belanda ini terletak di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat yang pada masanya menjadi pusat perdagangan.

    Keunikan arsitektur bangunan ini terletak pada detail ornamen yang memadukan dengan gaya kolonial Belanda. Meskipun bangunan ini sudah tua, bangunan tersebut masih berdiri kokoh dan memancarkan pesonanya.

    “Tio Tek Hong ini kemudian juga dia berbisnis senjata jual beli senjata ketika perang dunia pokoknya terakhir selesai, bisnisnya masih bertahan. Namun sayangnya, bisnis Tio Tek Hong ini mulai menurun ketika terjadinya depresi besar dari Amerika terus ke Eropa, Belanda kena termasuk akhirnya koloni nya Hindia Belanda juga kena. Makin lama makin turun, tokonya dijual dan akhirnya kemudian berpindah tangan,” tutur Farid.

    Meski banyak orang yang mungkin tidak menyadari nilai sejarah bangunan tersebut, kehadirannya dalam film Galih dan Ratna secara tidak langsung mengangkat kembali kisah dan peran penting terhadap pengusaha Tio Tek Hong dalam sejarah Jakarta.

    Dari pantauan detikTravel di lokasi, bangunan berarsitektur serba merah dengan dua lantai ini tampak ramai oleh pengunjung, karena ditempati oleh berbagai pedagang yang berjualan, menciptakan suasana hidup di setiap sudut dan pohon-pohon hijau.

    Warna merah yang mendominasi, berpadu dengan sisa warna cat asli bangunan, memperkaya estetika visual. Film Galih dan Ratna yang didominasi nuansa biru, kontras warna tersebut memberikan kesan yang ceria dan dinamis.

    Toko Kaset di Film Galih dan Ratna 2017Toko Kaset di Film Galih dan Ratna 2017 Foto: Amalia Novia Putri/detikTravel

    Di toko milik Galih, yang menjadi latar penting dalam film Galih dan Ratna itu terdapat koleksi kaset-kaset mixtape legendaris dari zaman dahulu yang tidak hanya menambah keaslian suasana, tetapi juga mendukung properti film dengan memperkaya elemen nostalgia,

    Gedung ini mencerminkan kecintaan kedua karakter utama terhadap musik, menghadirkan harmoni unik antara masa lalu dan masa kini, serta mencerminkan kehidupan yang terus berdenyut di tengah lingkungan bersejarah yang terawat dengan baik.

    Gedung ini pun mengingatkan akan pentingnya melestarikan warisan bangunan bersejarah. Namun, bahwa jalan ini sebenarnya bukan Jalan Pasar Baru depan toko buku Gramedia yang kita kenal sekarang.

    Toko ini bukan toko pertamanya, melainkan salah satu dari sekian banyak usaha yang dimilikinya, mengingat reputasinya sebagai seorang pengusaha sukses yang memiliki banyak toko di berbagai lokasi di Pasar Baru pada masa kolonial, mencerminkan luasnya jangkauan bisnis dan pengaruh beliau pada masa itu.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • 5 Perbedaan Tari Kecak dengan Tari Bali Lainnya


    Jakarta

    Tak perlu diragukan lagi, tari kecak merupakan tari yang paling populer di kalangan wisatawan Bali. Tarian ini begitu atraktif meski banyak gerakan yang sebetulnya monoton.

    Lantas apakah yang membuat tari ini berbeda dari tari Bali lainnya? Simak perbedaan dan keunikan tari kecak berikut ini. Ketahui juga jenis-jenis tari Bali lainnya untuk mengetahui perbedaannya dengan tari kecak.

    Keunikan Tari Kecak

    Dirangkum dari buku Keanekaragaman Seni Tari Nusantara oleh Resi Septiana Dewi dan buku Unsur Tari dan Simbolnya, berikut ini 5 keunikan tari kecak yang membedakan dengan tari Bali lainnya:


    1. Iringan Musik

    Tari kecak berbeda dari tari pada umumnya yang menggunakan iringan musik. Tari kecak tidak diiringi dengan musik dari gamelan atau alat musik tradisional lain, melainkan cuma diiringi suara para penarinya.

    Para penari bersuara ‘cak’ secara berulang dan sebagian melantunkan nada-nada tertentu sehingga membentuk musik akapela. Ada juga yang bertindak sebagai dalang untuk membawakan alur cerita.

    2. Jumlah Penari

    Tari kecak biasanya dimainkan oleh sekitar 50 orang penari. Kebanyakan penari merupakan pengiring cerita sekaligus bersuara ‘cak’ sebagai iringan musik. Mereka duduk melingkar dan memberikan suasana dalam alur cerita.

    Sementara beberapa penari bertindak sebagai tokoh dalam cerita, seperti Rama, Sinta, Rahwana, dan Hanuman. Mereka menari dan berperan sesuai alur cerita di tengah-tengah lingkaran.

    Jumlah penari ini tak dibatasi. Bahkan pada 1979, tari kecak pernah dimainkan 500 penari. Rekor dipecahkan pada 2006 oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan yang menyelenggarakan kecak kolosal dengan 5 ribu penari.

    3. Gerakan

    Gerakan tari kecak tidak serumit tari tradisional lainnya. Gerakannya tidak banyak variasi karena kebanyakan hanya menggerakkan lengan ke atas kepala menggoyang-goyangkan telapak tangan.

    Gerakannya pun cenderung bebas tanpa pakem-pakem seperti tari lainnya. Gerakan tari kecak mengutamakan alur cerita dan perpaduan dengan suara ‘cak’.

    4. Kostum dan Properti

    Kostum para penari pengiring sangat sederhana, yakni hanya kain poleng atau kain hitam putih yang digunakan sebagai bawahan dan tanpa mengenakan baju. Mereka juga mengenakan setangkai bunga yang disematkan di telinga.

    Sementara para penari yang menjadi tokoh, mereka mengenakan kostum sesuai tokohnya, misalnya Rahwana mengenakan topeng raksasa atau Hanuman mengenakan kostum kera.

    Ada beberapa properti digunakan dalam tari kecak, antara lain bara api, bunga kamboja, gelang kerincing, selendang hitam putih, dan tempat sesajen yang membuat nuansa terasa sakral dan mistis.

    5. Drama yang Dimainkan

    Setiap tari biasanya memiliki cerita yang dimainkan. Tari kecak mengisahkan cerita Ramayana. Kisahnya mengenai Rama dan Hanuman yang berusaha membebaskan Dewi Sinta dari tangan Rahwana. Cerita ini juga dimainkan dalam Sendratari Ramayana di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

    Jenis-jenis Tarian Bali

    Dikutip dari situs ISI Denpasar, jenis tarian Bali dibedakan menjadi tiga berdasarkan fungsinya, yakni:

    1. Tari Wali

    Tari wali disebut juga tari sakral, yakni berfungsi sebagai pelengkap tata cara dalam upacara keagamaan. Tari ini biasanya dilakukan di pura-pura dan tempat-tempat yang berhubungan dengan upacara keagamaan.

    Tari ini tidak memakai lakon alias tidak bercerita. Contoh tari wali antara lain tari rejang dan tari pendet.

    2. Tari Bebali

    Tari bebali sering digunakan sebagai tari seremonial, tetapi juga bisa digunakan sebagai pengiring upacara atau upakara di pura maupun di luar pura. Tari ini umumnya memakai lakon, contohnya drama tari, tari topeng, tari arja.

    3. Tari Bali-balian

    Tari bali-balian termasuk seni hiburan karena tidak termasuk tari wali maupun tari bebali. Tari ini dibuat dengan unsur dan dasar tari yang luhur. Contohnya adalah tari kecak, legong keraton, dan tari joged.

    9 Tarian Bali yang Terkenal

    Untuk mengetahui perbedaan tari kecak dengan tari Bali lainnya, simak 9 tari Bali berikut ini, dikutip dari situs Perumda Kerthi Bali Santhi:

    1. Tari Pendet

    Tari pendet melambangkan turunnya dewa-dewi ke bumi. Tari ini biasanya dipentaskan lima orang penari wanita atau lebih. Para penari mengenakan pakaian adat dan membawa bokor atau canang sari berisi bunga. Tari ini umumnya dipentaskan di halaman pura menghadap ke sebuah palinggih, tempat bhatara dan bhatari diistanakan.

    2. Tari Barong

    Tari barong ada berbagai macam, seperti barong macan, barong asu, barong bangkal, dan barong gajah. Tari ini menggambarkan pertentangan antara kejahatan dan kebajikan.

    Tari barong memiliki unsur komedi, biasanya dibawakan dua penari laki-laki. Satu penari mengendalikan kepala kostum dan satu lainnya mengendalikan ekor.

    3. Tari Legong

    Tari legong berasal dari kata ‘leg’ (gerak tari yang luwes) dan ‘gong’ (gamelan). Tarian ini menekankan kelenturan dan keluwesan penarinya, diiringi dengan Gamelan Semar Pegulingan.

    Penari wanita menggunakan kipas sebagai atribut utama. Dulunya, tari ini hanya dapat dinikmati oleh kalangan bangsawan di keraton, namun kini dapat dinikmati siapa saja.

    4. Tari Baris

    Awalnya, tari baris berfungsi untuk ritual upacara keagamaan, tetapi kini digunakan sebagai hiburan bagi wisatawan di Bali. Tari baris menggambarkan kepahlawanan, menunjukkan keahlian dan keberanian seorang prajurit dalam menggunakan senjata perang.

    5. Tari Puspanjali

    Tari puspanjali berasal dari kata ‘puspa’ dan ‘anjali’ yang masing-masing berarti ‘bunga’ dan ‘menghormati’. Tari ini biasa digunakan untuk penyambutan tamu sebagai tanda penghormatan kepada mereka lewat simbol sekuntum bunga.

    6. Tari Janger

    Tari janger dibawakan oleh 10 penari muda-mudi Bali yang berpasangan. Gerakannya sederhana namun ceria dan bersemangat. Penari terdiri dari kelompok putra (kecak) dan kelompok putri (janger) yang saling berpasangan sambil bernyanyi lagu janger secara bersahut-sahutan.

    7. Tari Bumbung atau Joged Bumbung

    Tari atau joged bumbung adalah tarian hiburan tradisional Bali yang sering ditampilkan pada acara-acara seperti pernikahan, perayaan pascapanen, dan hari raya. Tarian ini dibawakan oleh seorang penari perempuan, yang kemudian akan memilih seorang penonton pria untuk diajak menari bersama, yang disebut ‘ngibing’.

    8. Tari Gambuh

    Tari gambuh memadukan unsur seni tabuh, dialog, sastra, rupa, dan rias, sehingga bisa dikatakan menyerupai teater. Tari ini dibawakan oleh 25 hingga 40 penari pria dan wanita, termasuk penari lanjut usia.

    9. Tari Topeng Sidakarya

    Tari topeng sidakarya biasanya ditampilkan di akhir sebuah acara sebagai tanda penutup. Tarian ini termasuk dalam kategori seni pertunjukan sakral dari Bali. Alur ceritanya bervariasi, disesuaikan dengan upacara yang digelar.

    Nah, sudah tahu kan bedanya tari kecak dengan tari Bali lainnya? Kalau detikers ingin menyaksikan tari kecak, bisa datang ke beberapa lokasi, antara lain Pura Luhur Uluwatu dan Garuda Wisnu Kencana (GWK).

    (bai/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Google Imbau Hapus File & Foto di HP Android, Kamu Wajib Tahu!


    Jakarta

    Ruang penyimpanan Cloud ada batasnya. Untuk itu, Google mengimbau kepada para pengguna Android untuk menghapus sejumlah file dan foto yang memiliki ukuran penyimpanan besar.

    Media Inggris, The Sun merangkum lima jenis file yang harus dihapus dari HP Android. Tujuannya adalah supaya penyimpanan tidak penuh. Sesuai yang disarankan Google, berikut kelima jenis file tersebut:

    1. Foto dan Video Duplikat

    Kinerja perangkat Android akan menurun jika Anda memiliki banyak foto atau video duplikat. Oleh karena itu, disarankan untuk menghapus foto dan video duplikat untuk menghindari kapasitas penyimpanan penuh.


    2. File Cache Aplikasi

    File cache adalah data sementara yang disimpan oleh aplikasi secara otomatis. Meskipun berguna, file cache yang terlalu banyak dapat memakan banyak ruang penyimpanan. Untuk itu, Anda bisa menghapus cache aplikasi melalui pengaturan.

    3. File Unduhan yang Tidak Diperlukan

    Mengunduh berbagai file, seperti dokumen, musik, film, atau file lainnya bisa membuat kapasitas penyimpanan penuh. Meskipun tidak digunakan, file-file tersebut dapat menumpuk dan menghabiskan ruang penyimpanan. Untuk itu, sebaiknya Anda periksa folder unduhan secara berkala dan hapus file yang sudah tidak diperlukan.

    4. File Media dari Aplikasi

    Mengunduh foto, video, dan pesan suara dari medsos. File-file tersebut bisa diam-diam menghabiskan banyak ruang penyimpanan jika tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, sebaiknya Anda menghapus file media yang sudah tidak terpakai atau mengatur agar aplikasi terkait tidak mengunduh media secara otomatis.

    5. Aplikasi yang Tidak Terpakai

    Sebagian besar orang mengunduh aplikasi yang hanya digunakan sekali atau dua kali dan kemudian dibiarkan begitu saja. Aplikasi yang tidak digunakan tersebut bisa memakan banyak ruang penyimpanan pada HP. Oleh karena itu, sebaiknya hapus aplikasi jika sudah tidak digunakan.

    Itu dia lima jenis file yang wajib dihapus untuk mengantisipasi kapasitas penyimpanan penuh dan menyebabkan risiko penurunan fungsi pada HP Android. Semoga bermanfaat!

    *Artikel ini ditulis oleh Dita Aliccia Armadani, peserta Program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka di detikcom.

    (fay/fyk)

    Sumber : inet.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صل على رسول الله محمد teknologi
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Ketahui Tingkat Volume TWS dan Headset yang Aman beserta Tipsnya

    Jakarta

    Penggunaan perangkat audio seperti TWS (True Wireless Stereo) dan headset semakin meningkat. Baik untuk mendengarkan musik, menonton video, atau menelepon, TWS atau headset menjadi perangkat yang penting.

    Sehingga, penting untuk mengetahui tingkat volume TWS dan headset yang aman. Hal itu sangat penting untuk mencegah gangguan pendengaran dan menjaga kesehatan telinga jangka panjang. Begini penjelasannya.

    Ketahui Tingkat Volume TWS dan Headset yang Aman beserta Tipsnya

    Jika volume dinaikkan ke maksimum, smartphone atau tablet bisa mengeluarkan suara hingga 110 desibel melalui headset atau TWS. Intensitas suara tersebut bisa merusak telinga hanya dalam waktu lima menit.


    Menurut catatan detikHealth, dr Fikry Hamdan Yasin, Sp. THTBKL, Subsp.K.(K) dari RS Cipto Mangunkusumo menyarankan, usahakan untuk mengecilkan volume dengan suara 80 desibel. Atur volume suara sekitar 50% dari volume maksimal.

    Sebagai perbandingan, 80 desibel adalah tingkat kebisingan standar di restoran yang ramai. Sementara itu, 85 desibel setara dengan apa yang didengar saat berada di sepanjang jalan yang ramai.

    Dikutip dari laman Osteopathic, dokter spesialis anak osteopathic dari Vallejo, California, James E. Foy mengatakan, jika seseorang tidak mendengar apapun yang terjadi di sekitar saat menggunakan headphone, berarti tingkat desibelnya terlalu tinggi. Sehingga dr Foy menyarankan untuk tidak melebihi 60% dari volume maksimum saat menggunakan headphone.

    Tips Mendengarkan Musik Lewat TWS dan Headset

    Agar tetap aman mendengarkan musik dengan TWS dan headset, ada beberapa tips yang perlu diketahui. Mengutip laman Cleveland Clinic, berikut di antaranya.

    1. Kecilkan Suaranya

    Cara menggunakan TWS, headset, atau headphone akan menentukan seberapa baik pendengaran seseorang di masa mendatang. Tingkat volume dan lamanya mendengarkan menjadi faktor utama dalam gangguan pendengaran akibat suara.

    “Jika Anda mendengarkan musik pada 50% hingga 60% dari volume maksimal, Anda mungkin dapat mendengarkan musik dengan aman setiap hari,” kata Dr Ruff.

    Namun, jika volume dinaikkan, maka kamu perlu mengistirahatkan telinga. Aturan yang praktis adalah membatasi waktu mendengarkan hingga 90 menit apabila volume diatur pada sekitar 80% dari volume maksimum.

    2. Gunakan Alat Pendengar yang Pas

    Headset atau TWS yang tidak pas di telinga cenderung membiarkan banyak suara dari sekitar masuk. Kondisi tersebut biasanya akan membuat seseorang menaikkan volume suara.

    Sehingga, gunakanlah headset atau tws peredam bising yang bisa memblokir suara di sekitar. Sehingga, kamu bisa tetap menjaga suara tetap rendah.

    3. Pilih Perangkat yang Berkualitas

    Kualitas dari headset dan TWS biasanya menghasilkan suara yang lebih baik. Hal tersebut membuat pengguna tidak perlu bergantung pada volume yang dihasilkan.

    Itulah penjelasan mengenai volume TWS dan headset yang aman bagi kesehatan telinga. Jadi, pastikan kamu menyetel volume yang dianjurkan ya.

    (elk/inf)

    Sumber : inet.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صل على رسول الله محمد teknologi
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Cara Tambahkan Musik di Status WhatsApp, Mirip di IG Stories


    Jakarta

    WhatsApp akhirnya merilis update baru untuk Status yang sudah lama dinanti. Kini pengguna bisa menambahkan musik di status WhatsApp-nya, sama seperti di Instagram Stories.

    Status WhatsApp dalam bentuk foto atau video kini bisa ditambahkan cuplikan lagu sesuai keinginan pengguna. Fitur ini akan digulirkan untuk semua pengguna WhatsApp di Android dan iOS dalam beberapa pekan ke depan.

    WhatsApp mengatakan ada jutaan lagu yang dapat dipilih pengguna untuk ditambahkan ke status. Namun ketersediaan lagu dapat bervariasi tergantung pada negara pengguna.


    Cara menambahkan musik di status WhatsApp dengan mudah

    • Pastikan aplikasi WhatsApp di perangkat kalian sudah menjalankan versi terbaru
    • Buka aplikasi WhatsApp lalu ketuk tab Updates atau Pembaruan di bagian bawah
    • Pilih foto atau video yang ingin dibagikan ke Status
    • Atau, ketuk ikon Kamera untuk mengambil foto atau video baru
    • Ketuk ikon not balok yang ada di bagian atas untuk membuka browser musik
    • Ketuk bilah pencarian untuk mencari lagu yang diinginkan atau scroll ke bawah untuk menelusuri lagu populer
    • Ketuk tombol play untuk mendengar preview lagu atau tombol anak panah untuk menambahkannya ke status
    • Geser bilah yang ada di bagian bawah untuk memilih bagian lagu yang ditambahkan ke status
    • Ketuk Selesai, lalu ketuk ikon Kirim di sudut kanan bawah.

    Pengguna WhatsApp bisa menambahkan musik dengan durasi hingga 15 detik untuk status yang berisi foto atau gambar. Untuk status yang berisi video, durasi musik yang bisa ditambahkan sama seperti durasi video atau maksimal 60 detik, seperti dikutip dari The Verge, Minggu (30/3/2025).

    Kalian juga bisa membuat status dengan musik saat melihat status pengguna lain. Caranya dengan mengetuk judul lagu yang ada di bagian atas status lalu ketuk tombol ‘Add a status with music’ di menu yang muncul.

    Kalau kalian menyukai lagu yang ada di status orang lain, kalian bisa mencari tahu lebih banyak tentang lagu tersebut dengan mengetuk judul lagunya yang ditampilkan di status, atau ketuk ikon titik tiga lalu pilih opsi ‘View Artist’ untuk mengetahui penyanyinya lebih lanjut.

    Perlu diingat, musik hanya bisa ditambahkan untuk status WhatsApp yang berisi foto atau video. Fitur ini tidak tersedia untuk status yang berisi teks, GIF, atau pesan suara. Ini yang membedakan fitur musik di WhatsApp Status dan Instagram Stories.

    WhatsApp menegaskan status pengguna terlindungi enkripsi end-to-end seperti pesan yang dikirim di chat. Artinya, WhatsApp tidak akan tahu status apa yang dibagikan pengguan dan lagu apa yang mereka tambahkan ke status.

    (vmp/vmp)

    Sumber : inet.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صل على رسول الله محمد teknologi
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Jannis Brandt