Bappebti resmi merilis daftar baru 383 jenis aset kripto yang boleh diperdagangankan di Indonesia. Di antara ratusan aset kripto yang masuk daftar tersebut ada beberapa merupakan project kripto lokal.
Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko, mengatakan dalam Peraturan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Perba) Nomor 11 Tahun 2022 tentang Penetapan Daftar Aset Kripto yang Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto, memuat daftar aset kripto legal yang terbaru.
Perba tersebut ditetapkan sebanyak 383 jenis aset kripto yang dapat diperdagangkan di pasar fisik aset kripto. Sebelumnya, sesuai Peraturan Bappebti Nomor 7 Tahun 2020, jenis aset kripto yang diperdagangkan berjumlah 229 jenis.
Namun, karena adanya usulan dari pelaku pasar dan berdasarkan evaluasi Bappebti, serta meningkatnya pertumbuhan transaksi aset kripto, maka daftar aset kripto yang diperdagangkan diusulkan untuk disesuaikan. Baik sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan blockchain secara global atau dengan melakukan delisting jenis aset kripto berdasarkan metode penilaian Analytical Hierarchy Process (AHP).
“Hal tersebut dilakukan untuk memberikan kepastian hukum agar masyarakat yang akan berinvestasi mendapatkan informasi dan panduan yang jelas atas setiap jenis aset kripto yang diperdagangkan,” kata Didid dalam siaran persnya.
Daftar Project Kripto Lokal Masuk Daftar Bappebti
Perba terbaru ini mengadopsi pendekatan positive list yang bertujuan untuk memperkecil risiko diperdagangkannya jenis aset kripto tidak memiliki kejelasan whitepaper atau yang memiliki tujuan ilegal, seperti pencucian uang dan sebagainya.
Ilustrasi investasi aset kripto. Sumber: Oatawa/Getty Images.
Untuk membeli atau melakukan transaksi aset kripto bisa melalui platform atau Centralized Exchange (CEX) resmi yang terdaftar di Bappebti, seperti Tokocrypto, Indodax, PINTU, digitalexchange dan lainnya.
DISCLAIMER: Bukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.
Awal tahun 2022 tampaknya menjadi momen terbaik untuk peluncuran berbagai aset kripto yang menarik perhatian, salah satunya adalah NanoByte (NBT), token kripto lokal yang berasal dari Indonesia.
Kripto lokal yang didukung oleh Sinar Mas Group dan Tokocrypto ini, menyediakan model token hybrid unik yang mengkombinasikan Centralized Finance (CeFi) dan Decentralized Finance (DeFi).
Apa Itu Nanobyte (NBT)?
NanoByte adalah aset kripto berbasis token yang dibangun diatas ekosistem Binance Smart Chain (BSC) dan menggunakan standar BEP-20 dengan total suplai maksimal token beredar sebanyak 10 miliar token.
Insiprasi nama NanoByte berasal dari kata “Nano” yang merujuk kepada satuan sangat kecil, sepersemiliyar yang mencerminkan visi NBT, memungkinkan semua orang untuk memulai sesuatu yang besar dengan langkah kecil.
Visi lahirnya NBT bertujuan untuk menjadikannya perantara yang menghubungkan aset kripto ke produk financial services tradisional/konvensional. Kemudian, sebagai dompet kripto yang dapat diaktivasi untuk mengakses produk seperti kartu kredit, asuransi dan produk financial services lainnya.
Sesuai dengan regulasi aset kripto di Indonesia, NBT hadir terlebih dahulu melalui platform Decentralized Exchanges (DEX), PancakeSwap pada tanggal 25 Februari 2022 dengan harga yang tetap terjangkau dan dapat diikuti oleh seluruh partisipan yang belum mengikuti private sale dan IDO sebelumnya.
Kesuksesan listing ini ditandai dengan volume perdagangan lebih dari 7 juta dolar AS. Tidak hanya itu, NanoByte juga sukses IDO di KrystalGo pada 23 Februari 2022, dengan 100% NBT berhasil terjual ke seluruh partisipan yang mengikuti IDO.
Selain melakukan public sale, NBT juga melakukan pencairan airdrop dengan membagikan token gratis ke lebih dari 20.000 orang yang berpartisipasi pada program airdrop, yang diselenggarakan sejak bulan Oktober 2021 pada platform Telegram dengan jumlah terbesar sebanyak 100.000 NBT yang diterima oleh 10 orang terpilih.
Dalam perjalanan peluncuran NBT, kegiatan community building sudah berlangsung sejak Oktober 2021 dengan jumlah partisipan private sale 5 kali lipat melebihi ekspektasi.
Lalu, di bulan November 2021, saat aplikasi investasi Nanovest versi Beta diluncurkan, juga mendapatkan apresiasi sangat tinggi, lebih dari 2 juta unduhan dalam waktu kurang dari satu bulan sejak peluncuran pertama.
Setelah sukses melakukan public sale dan IDO, token NBT melakukan listing di platform Centralized Exchange (CEX), Tokocrypto mulai 11 Maret 2022. Hutama Pastika, CEO Nanobyte Token, mengatakan NanoByte punya visi yang besar untuk mendorong adopsi aset kripto dan menjadikannya mainstream di Indonesia.
“Kami sangat senang mengumumkan kemitraan dengan Tokocrypto untuk membawa lebih banyak orang untuk bergabung dengan NanoByte Squad. Kami berharap NanoByte bisa memberikan akses keuangan ke seluruh lapisan masyarakat baik di Indonesia maupun global,” kata Hutama.
Pang Xue Kai, CEO Tokocrypto, menyambut hangat kehadiran NanoByte di platform exchange, Tokocrypto. Menurutnya NanoByte bisa menjadi salah satu motor penggerak untuk kemajuan industri aset kripto lokal di Indonesia. Terlebih saat ini, aset kripto sedang menjadi perhatian publik sebagai instrumen investasi yang memberikan peluang keuntungan jangka panjang.
“Investasi aset kripto kini dalam pertumbuhan yang cepat. Proyek aset kripto lokal berbasis teknologi blockchain yang bisa memberikan manfaat lebih besar kepada masyarakat sedang dinanti. NanoByte diharapkan menjadi salah satu role model untuk menggerakan industri kripto di Indonesia ke arah lebih baik,” kata Kai.
Dalam rangka listing Nanobyte, Tokocrypto menggelar kompetisi trading dengan total hadiah Rp 1 miliar. Selain itu, ada trading cashback yang berlaku untuk pembelian NanoByte dan TKO di platform Tokocrypto.
Adapun syarat mengikuti kompetisi trading ini adalah pengguna Tokocrypto yang sudah lolos verifikasi KYC (Know Your Costumer) level 1. Trading berlaku untk pairing TKO dan NanoByte. Periode kompetisi berlangsung mulai 11-24 Maret 2022. Untuk informasi lengkap bisa buka link di sini.
Ilustrasi trading competition TKO x NBT.
Proyek NBT akan terus dikembangkan agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas. NBT yang didukung penuh oleh Sinarmas Financial Services Group ini berkomitmen menjadikan NBT sebagai token multi-fungsi serta membuat aset kripto menjadi lebih dikenal di Indonesia.
Dilansir dari CoinMarketCap, saat ini NBT berhasil menempati peringkat 2921 dari semua aset kripto di seluruh dunia. Jumlah fully diluted market cap sekitar US$ 308 juta.
DISCLAIMER : Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset crypto masih beresiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.
NanoByte (NBT), aset kripto lokal asli buatan Indonesia kini telah resmi listing atau diperjualbelikan di Tokocrypto. Kehadiran NanoByte menjawab kebutuhan para penggiat investasi aset kripto di Indonesia yang membutuhkan pembaruan pada project berkaitan dengan Centralized Finance (CeFi) dan Decentralized Finance (DeFi).
Pang Xue Kai, CEO Tokocrypto, menyambut hangat kehadiran NanoByte di platform exchange, Tokocrypto. Menurutnya NanoByte bisa menjadi salah satu motor penggerak untuk kemajuan industri aset kripto lokal di Indonesia. Terlebih saat ini, aset kripto sedang menjadi perhatian publik sebagai instrumen investasi yang memberikan peluang keuntungan jangka panjang.
“Investasi aset kripto kini dalam pertumbuhan yang cepat. Project aset kripto lokal berbasis teknologi blockchainyang bisa memberikan manfaat lebih besar kepada masyarakat sedang dinanti. NanoByte diharapkan menjadi salah satu role model untuk menggerakan industri kripto di Indonesia ke arah lebih baik,” kata Kai.
Kompetisi Trading TKO x NBT Hadiah Rp 1 Miliar
Dalam rangka listing Nanobyte, Tokocrypto menggelar kompetisi trading dengan total hadiah Rp 1 miliar. Selain itu, ada trading cashback yang berlaku untuk pembelian NanoByte dan TKO di platform Tokocrypto.
Adapun syarat mengikuti kompetisi trading ini adalah pengguna Tokocrypto yang sudah lolos verifikasi KYC (Know Your Customer) level 1. Trading berlaku untuk pairing TKO dan NanoByte. Periode kompetisi berlangsung mulai 11-24 Maret 2022. Untuk informasi lengkap bisa buka linkdi sini.
NanoByte sendiri adalah aset kripto yang didukung oleh Sinar Mas Group, menyediakan model tokenhybrid unik yang mengkombinasikan CeFi dan DeFi. Token NBT merupakan proyek kripto berbasis token yang dibangun diatas ekosistem Binance Smart Chain (BSC) dan menggunakan standar BEP-20 dengan total suplai maksimal yang beredar sebanyak 10 miliar token.
NanoByte, Token Kripto Asli Indonesia
Hutama Pastika, CEO Nanobyte Token, mengatakan NanoByte punya visi yang besar untuk mendorong adopsi aset kripto dan menjadikannya mainstream di Indonesia. Tidak hanya itu, proyek NanoByte juga akan terus dikembangkan agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas.
“Kami sangat senang mengumumkan kemitraan dengan Tokocrypto untuk memperluas komunitas NanoByte Squad. Kami berharap NanoByte tidak hanya dapat membuka akses finansial tetapi juga bisa menjadi solusi untuk berbagai industri ke seluruh lapisan masyarakat baik di Indonesia maupun global,” ungkap Hutama.
NanoByte tercatat telah sukses menjalankan public sale atau listing di platform Decentralized Exchange (DEX) PancakeSwap pada hari Jumat, 25 Februari 2022 lalu. Kesuksesan listing ini ditandai dengan volume perdagangan lebih dari 7 juta dolar AS.
Aset kripto lokal asli buatan Indonesia kini sedang ramai mendapat sorotan publik, salah satunya token NanoByte (NBT). Kehadirannya menjawab kebutuhan para penggiat investasi aset kripto yang membutuhkan pembaruan pada project yang berkaitan dengan Centralized Finance (CeFi) dan Decentralized Finance (DeFi).
NanoByte yang didukung oleh Sinarmas dan Tokocrypto ini, menyediakan model token hybrid unik yang mengkombinasikan CeFi dan DeFi. Token NBT adalah proyek token kripto utama berafiliasi dengan Nanoves digital marketplace investasi aset digital yang menawarkan lebih dari 2000 saham global dan lebih dari 100 aset kripto.
“Kami berharap NBT bisa memberikan akses keuangan ke seluruh lapisan masyarakat baik di Indonesia maupun global. Listing di PancakeSwap merupakan awal perjalanan NBT, karena setelah ini masih ada listing di centralized exchange lain nya dan tim akan terus mengembangkan utilitas NBT,” kata Hutama Pastika, CEO Token NBT Project melalui siaran pers, Jumat (25/2).
Sesuai dengan regulasi aset kripto di Indonesia, NBT akan hadir terlebih dahulu melalui platform decentralized exchanges (DEX) PancakeSwap mulai tanggal 25 Februari 2022 dengan harga yang tetap terjangkau dan dapat diikuti oleh seluruh partisipan yang belum mengikuti Private Sale dan IDO sebelumnya.
Setelah penjualan perdana melalui DEX, dalam waktu dekat NBT juga akan listing di Tokocrypto. Saat penjualan perdana di centralized exchange (CEX) dalam negeri tersebut, akan ada program menarik yang bisa diikuti investor untuk mendapatkan profit lebih.
NBT sendiri merupakan aset kripto berbasis token yang dibangun diatas ekosistem Binance Smart Chain dan menggunakan standar BEP-20 dengan total suplai maksimal token beredar sebanyak 10 miliar token. Insiprasi nama token ini berasa dari kata Nano yang merujuk kepada satuan sangat kecil, sepersemiliyar yang mencerminkan visi NBT, memungkinkan semua orang untuk memulai sesuatu yang besar dengan langkah kecil.
NBT juga bertujuan untuk menjadi perantara yang menghubungkan aset kripto ke produk financial services tradisional/konvensional. Sementara dompet kripto bertujuan dapat diaktivasi untuk mengakses produk seperti kartu kredit, asuransi dan produk financial services lainnya.
Dalam perjalanan peluncuran NBT, kegiatan community building sudah berlangsung sejak Oktober 2021 dengan jumlah partisipan Private Sale 5 kali lipat melebihi ekspektasi.
Lalu, di bulan November 2021, saat aplikasi investasi Nanovest versi Beta diluncurkan, juga mendapatkan apresiasi sangat tinggi, lebih dari 2 juta unduhan dalam waktu kurang dari satu bulan sejak peluncuran pertama.
Proyek NBT akan terus dikembangkan agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas. NBT yang didukung penuh oleh Sinarmas Financial Services Group ini berkomitmen menjadikan NBT sebagai token multi-fungsi serta membuat aset kripto menjadi lebih dikenal di Indonesia.
Bersamaan dengan peluncuran token Nanobyte, Tokocrypto dan Nanovest menyelenggarakan program partnership yang banyak keuntungan. Kamu harus membeli dan meng-hodl token TKO di aplikasi Nanovest dan akan mendapatkan token Nanobyte senilai $ 100-$ 500.
Peserta yang ikut program ini harus memiliki minimal 100 TKO Token di aplikasi Nanovest per 21 Februari 2022 pukul 15.00 WIB. Snapshot data akan dilakukan pada pukul 15.00 WIB. Semakin banyak TKO Token yang dimiliki di Nanovest pada saat snapshot, semakin besar pula slot Public Sale NBT yang bisa didapatkan (maksimal slot tetap 500 USDT).
Untuk detail persyaratan dan cara daftarnya bisa simak di link berikut ini.
Ketika Bitcoin dan Ethereum terkena koreksi, pasar kripto justru dikejutkan dengan lonjakan signifikan dari NanoByte Token (NBT).
Dalam 24 jam terakhir, harga NBT meroket +85,35% menjadi $0.003219 per token, menjadikannya salah satu aset digital dengan pertumbuhan tercepat di jajaran altcoin minggu ini.
Sekadar informasi, kapitalisasi pasar NBT kini berada di level $3,04 juta, dengan volume perdagangan harian sekitar $57 ribu.
Lonjakan harga ini menandai momentum baru bagi NanoByte Token, yang sebelumnya lebih banyak dipandang sebagai proyek lokal dengan jangkauan terbatas.
Dengan jumlah sirkulasi 944,18 juta token dari total pasokan maksimum 10 miliar, pasar menilai NBT masih memiliki ruang cukup besar untuk tumbuh.
Secara peringkat, NanoByte Token masih jauh dari altcoin papan atas.
Dengan posisi ke-1697 dalam daftar kripto populer, NBT berada di segmen aset kecil dengan risiko tinggi, tetapi justru inilah yang menarik minat spekulan dan trader oportunis.
Dalam tiga bulan terakhir, performa NBT menunjukkan tren luar biasa:
30 hari terakhir: naik +109,94%
60 hari terakhir: naik +112,71%
90 hari terakhir: naik +94,34%
Data tersebut memperlihatkan bahwa reli NBT bukan hanya “pump” sesaat, melainkan konsistensi pergerakan bullish yang terus berlanjut.
Namun, perlu dicatat, volume perdagangan yang relatif kecil (di bawah $60 ribu per hari) menjadi indikator bahwa likuiditas token ini masih terbatas.
Artinya, potensi volatilitas harga tetap tinggi, dan investor harus berhati-hati jika ingin masuk dalam jumlah besar.
Faktor Pendorong Lonjakan Harga
Beberapa faktor yang kemungkinan besar mendorong lonjakan harga NanoByte Token antara lain:
Ekspektasi Pengembangan Ekosistem NanoByte dikenal sebagai proyek yang mencoba menghubungkan adopsi kripto dengan layanan keuangan tradisional. Jika kabar soal integrasi baru dengan mitra strategis benar adanya, hal ini bisa menjadi katalis kuat.
Sentimen Altcoin Season Dalam beberapa pekan terakhir, pasar altcoin memang sedang dalam fase bullish menyusul tren kenaikan Ethereum dan Bitcoin. Aliran modal ke altcoin kecil biasanya meningkat saat investor mencari potensi “gem”.
Faktor Spekulasi Komunitas Dengan harga yang masih di level ribuan rupiah, token ini mudah diincar investor ritel yang tergoda oleh potensi profit cepat. Efek FOMO (fear of missing out) juga memperkuat lonjakan harga.
Pergerakan harga Nanobyte (NBT/USDT) pada Senin, 15 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Prediksi Harga NanoByte Token
Jika tren bullish ini berlanjut, NanoByte Token berpotensi menembus beberapa level penting:
Jangka Pendek (1–2 minggu): harga NBT bisa bergerak menuju $0.004–$0.005, dengan catatan volume perdagangan ikut meningkat.
Jangka Menengah (1–3 bulan): jika adopsi dan kemitraan baru terwujud, NBT berpeluang menembus $0.007–$0.01, yang berarti hampir 3x lipat dari harga saat ini.
Risiko Koreksi: mengingat lonjakan hampir 90% dalam seminggu terakhir, koreksi sehat di kisaran $0.0025–$0.0028 juga sangat mungkin terjadi sebelum melanjutkan reli.
Dengan kapitalisasi pasar yang baru menyentuh $3 juta, kenaikan ke level yang lebih tinggi masih sangat terbuka. Namun, investor tetap harus mewaspadai keterbatasan likuiditas dan potensi manipulasi harga.
NanoByte Token sedang berada di jalur bullish yang kuat, mencatat pertumbuhan fantastis baik harian maupun bulanan.
Meski kapitalisasi pasarnya masih relatif kecil, reli NBT menunjukkan daya tarik altcoin berkapitalisasi mikro yang bisa memberi keuntungan besar bagi trader berani.
Bagi investor yang ingin masuk, momen sekarang bisa menjadi peluang emas, namun strategi manajemen risiko harus menjadi prioritas.
NanoByte Token bisa saja menjadi salah satu “hidden gem” di pasar kripto, atau justru berbalik tajam jika euforia mulai mereda.
Satu hal yang jelas, NanoByte Token kini bukan lagi sekadar nama kecil di pasar, tetapi sudah mulai mencuri perhatian investor global.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
NanoByteToken (NBT) mencatat lonjakan signifikan pada perdagangan hari ini, menarik perhatian pasar aset kripto mikro-cap yang selama beberapa waktu bergerak stagnan.
Berdasarkan data terbaru, harga NBT kini berada di level $0.002074, atau menguat +26.79% dalam 24 jam terakhir.
Dengan kenaikan sebesar ini, NanoByte Token menjadi salah satu aset yang paling aktif diperdagangkan di kelasnya.
Kapitalisasi pasar NBT saat ini berada di kisaran $1.96 juta, sementara volume perdagangan harian tercatat sebesar $40,646, mencerminkan peningkatan aktivitas pasar dibanding hari-hari sebelumnya.
Dengan kategori popularitas berada di peringkat ke-1772, NanoByte Token masih menjadi aset niche, namun lonjakan harga terbaru mulai mendorongnya kembali ke radar investor.
Kenaikan Harian Menarik Perhatian: Sentimen Positif Mulai Terbentuk
Dalam 24 jam terakhir, NBT mengalami lonjakan harga sebesar $0.000444 atau +27.43%, sebuah kenaikan cukup signifikan untuk token dengan kapitalisasi kecil.
Meski demikian, dalam 1 jam terakhir harga mencatat koreksi ringan sebesar -0.65%, mengindikasikan adanya aksi ambil untung setelah reli tajam.
Dalam rentang mingguan, tren positif juga terlihat. Harga NBT mencatat kenaikan +24.61% dalam 7 hari, menunjukkan bahwa dorongan kenaikan bukan hanya efek sesaat, tetapi hasil dari akumulasi sentimen positif yang terus meningkat.
Pergerakan Harga dalam 30–90 Hari: Fluktuasi Kecil namun Stabil
Pergerakan harga NanoByte (NBT/USDT) pada Jumat, 5 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Jika menilik data jangka menengah, pergerakan NanoByte Token cenderung stabil meskipun berada pada harga mikro:
30 Hari Terakhir
Harga naik +6.46%, menandakan adanya peningkatan minat yang konsisten.
60 Hari Terakhir
Harga turun tipis -3.29%, menunjukkan fase konsolidasi sebelum kenaikan terbaru terjadi.
90 Hari Terakhir
Harga menguat +23.01%, mempertegas bahwa momentum kenaikan hari ini merupakan bagian dari tren bullish skala kuartalan.
Secara keseluruhan, performa NBT dalam 3 bulan terakhir cukup solid dibanding banyak token mikro-cap lainnya yang justru mengalami penyusutan nilai.
Fundamental NanoByte Token: Pasokan, Market Cap, dan Potensi Pertumbuhan
NanoByte Token memiliki sirkulasi pasokan 944.18 juta NBT, atau sekitar 9.44% dari total pasokan maksimum 10 miliar token.
Angka ini mengindikasikan bahwa mayoritas suplai belum beredar di pasar, sehingga potensi dilusi masih perlu diperhatikan oleh investor jangka panjang.
Dengan fully diluted market cap mencapai $20.61 juta, terdapat ruang pertumbuhan yang cukup besar jika proyek NanoByte mampu memperluas utilitas dan meningkatkan adopsi.
Namun dengan market cap aktual yang masih berada di bawah $2 juta, NBT tetap termasuk kategori aset berisiko tinggi namun berpotensi memberi imbal hasil besar.
Data menunjukkan bahwa rekor harga tertinggi (ATH) dan rentang tertinggi–terendah 24 jam tercatat 0, mengindikasikan bahwa data historis ini tidak tercatat atau belum diperbarui.
Meski demikian, dengan harga yang kini bergerak di rentang $0.002, NBT jelas masih berada dalam level mikro yang memungkinkan volatilitas ekstrem di masa depan.
Momentum Baru: Apakah Ini Awal Fase Bullish?
Lonjakan harga di atas 26% dalam sehari menandakan potensi perubahan tren yang cukup kuat pada NanoByte Token.
Dengan volume perdagangan yang meningkat dan performa mingguan yang solid, NBT mulai menunjukkan tanda-tanda lapisan dasar yang kuat di kalangan komunitas dan trader jangka pendek.
Namun, investor tetap perlu berhati-hati mengingat besarnya suplai total dan market cap yang masih kecil. Pergerakan harga NBT rentan terhadap volatilitas tinggi, khususnya dalam kondisi pasar kripto yang sensitif terhadap berita eksternal.
Dengan lonjakan harian yang signifikan dan momentum positif dalam seminggu terakhir, NanoByte Token (NBT) muncul kembali sebagai aset menarik untuk diperhatikan.
Meskipun berisiko tinggi, potensi pertumbuhan tetap terbuka lebar jika ekosistemnya berkembang dan minat investor terus meningkat.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.