Tag: nasi uduk

  • Nasi Uduk Prasmanan dengan 35 Pilihan Lauk Sunda


    Jakarta

    Bukan pakai lauk Betawi, makan nasi uduk di sini dipadukan dengan lauk khas Sunda. Ada 35 pilihan lauk-pauk menggiurkan yang disajikan prasmanan.

    Gurih dan harum nasi uduk membuat selera makan jadi bertambah. Nasi uduk sendiri berasal dari Betawi. Umumnya dipadukan dengan lauk aneka semur, orek tempe, dan bihun.

    Namun, ada juga nasi uduk juga sering dipadukan dengan lauk khas Sunda yang beragam. Kelezatan nasi uduk tersebut bisa kamu nikmati di Nasi Uduk Nikmat 79.


    Tempat makan uduk yang berlokasi di kawasan Kemanggisan, Jakarta Barat itu diklaim yang paling ramai. Saking ramainya sampai buka cabang ke-2 dengan konsep berbeda.

    DetikFood sendiri menyambangi restorannya yang dicabang ke-2 (22/09/24). Dengan konsep prasmanan memberikan pengalaman bersantap yang berbeda.

    Detail Informasi Nasi Uduk Nikmat 79
    Nama Tempat Makan Nasi Uduk Nikmat 79
    Alamat Kemanggisan Raya no.101
    No Telp 0852-8272-9351
    Jam Operasional 10:00
    22:00
    Estimasi Harga Mulai dari Rp 10.000
    Tipe Kuliner Nasi uduk dengan lauk khas Sunda
    Fasilitas

    1. Berawal dari warung kaki lima

    Nasi Uduk Nikmat 79Nasi Uduk Nikmat 79 berawal dari warung kaki lima. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Nasi Uduk Nikmat 79 sebenarnya masih terbilang baru, karena buka di tahun 2022. Yang pertama kali buka merupakan warung kaki lima di daerah Kemanggisan, Jakarta Barat.

    Selayaknya warung kaki lima, tak ada yang spesial dari suasana bersantap. Namun, yang menarik perhatian banyak orang adalah nasi uduk dengan aneka lauknya.

    Winarni, selaku supervisor di Nasi Uduk Nikmat 79 mengatakan bahwa pilihan lauk yang ditawarkan merupakan khas Sunda. Jadi, lengkap dengan aneka sambal dan lalapan mentah.

    2. Buka cabang ke-2 konsep prasmanan

    Nasi Uduk Nikmat 79Nasi Uduk Nikmat 79 di cabang ke-2 ini mengusung konsep prasmanan. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Seiring berjalannya waktu, warung tersebut semakin ramai hingga akhirnya buka cabang ke-2 yang lokasinya tidak jauh dari cabang pertama.

    Jaraknya hanya sekitar 500 meter. Di cabang kedua ini, Nasi Uduk Nikmat 79 menerapkan konsep prasmanan atau buffet. Pengunjung, dapat melihat dan memilih lauk sendiri.

    Suasana bersantap pun lebih nyaman dengan meja makan pengunjung yang lebih banyak. Selain itu, areanya juga dilengkapi dengan pendingin ruang.

    Pilihan lauk dan harga Nasi Uduk Nikmat 79 ada di halaman selanjutnya.

    3. Menawarkan 35 pilihan lauk

    Nasi Uduk Nikmat 79Nasi Uduk Nikmat 79 punya 35 jenis lauk. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Masuk ke restorannya, kami langsung disambut dengan puluhan jenis lauk yang disajikan dalam meja prasmanan. Ada sebanyak 35 pilihan jenis lauk yang sukses membuang bingung memilihnya.

    Pilihannya ada mulai dari ayam goreng, ikan goreng, tumis cumi, jengkol balado, paru goreng, ikan asing, dan lain-lain lengkap dengan tiga pilihan sambal dan lalapan.

    Untuk sambal dan lalapan boleh ambil sendiri dan nambah sepuasnya. “Di restoran ini pilihan lauk kita lebih banyak daripada yang warung,” tutur Winarti.

    Ada tiga pilihan sambal, yakni sambal bawang dengan tingkat kepedasan tinggi, sambal terasi yang pedas dan sedikit manis, dan sambal kacang yang gurih sedikit pedas.

    4. Nasi uduk yang harum dan berempah

    Nasi Uduk Nikmat 79Nasi Uduk Nikmat 79 terkenal dengan nasi uduk yang harum berempah. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Seporsi nasi uduk di sini (Rp 6.000) punya aroma rempah yang kuat, khususnya aroma daun salam. Nasi uduknya menggunakan jenis beras pera dengan sentuhan rasa santan yang gurih.

    Makan nasi uduk di sini enak dipadukan dengan lauk ayam goreng (Rp 17.000) yang jadi andalan. Baik ayam kampung maupun ayam negeri, semuanya selalu jadi favorit.

    Kami memilih ayam goreng negeri yang ukurannya besar dan padat. Dagingnya lembut dengan rasa bumbu kuning yang meresap hingga ke bagian daging dalam.

    Aroma kunyitnya tercium tipis, dan makin nikmat ketika disajikan dengan kremesan yang renyah dan gurih asin. Enak juga pakai lauk pepes ikan mas (Rp 18.000).

    Ikan mas berukuran sedang dimarinasi dengan bumbu halus. Selain itu, ikan masnya disajikan dengan daun salam dan cabe rawit utuh yang membuat aroma rempahnya semerbak.

    Ikan masnya dibungkus pakai daun pisang. Aroma serainya tercium sedap, tekstur ikannya lembut dan jenis ikan ini memang terbilang banyak durinya.

    5. Sate kulit ayam hingga sate udang yang renyah

    Nasi Uduk Nikmat 79Nasi Uduk Nikmat 79 ada sate udang hingga paru goreng. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Sebagai menu pendamping, kami juga memesan aneka sate-satean, seperti sate kulit ayam (Rp 7.000), sate udang (Rp 25.000), dan jengkol balado (Rp 10.000).

    Sate kulinernya tebal meskipun sudah digoreng kering, tidak seperti biasanya yang menciut. Tekstur renyah terasa di bagian luar dan kenyal di bagian dalam, karena saking tebalnya.

    Satu tusuk udang goreng berisi 5 ekor juga tak kalah lezatnya. Udangnya berukuran besar dengan daging yang padat. Jengkol balado pun tak boleh ketinggalan.

    Menurut Winarti, jengkol balado ini jadi bintang utamanya di Nasi Uduk Nikmati 79. Jengkolnya segar, terasa empuk ketika dimakan dan rasanya seperti kentang balado.

    Ada perpaduan rasa gurih dan pedas karena balutan sambal balado yang disajikan sangat royal. Dan yang terpenting, jengkol baladonya tidak bau sama sekali.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Kenyang Makan Nasi Uduk ‘AYCE’ dengan Pilihan 35 Lauk Enak


    Jakarta

    Di Jakarta Barat, ada tempat makan yang menyajikan nasi uduk ‘AYCE’ dengan puluhan lauk enak. Ini rekomendasinya!

    Nasi Uduk dan Ayam Goreng Lahap di Tanjung Duren, Jakarta Barat, menjadi salah satu destinasi kuliner yang memadukan cita rasa autentik Betawi dengan konsep makan modern yang menarik.

    Sejak dibuka, restoran ini langsung mencuri perhatian pencinta nasi uduk berkat konsep All You Can Eat (AYCE) atau makan sepuasnya. Di sini pengunjung bisa menambah nasi uduk, sambal, dan lalapan sepuasnya yang jarang ditemui di warung nasi uduk lain.


    Dengan sistem nasi uduk prasmanan, pengunjung bisa menikmati nasi uduk sampai kenyang, lengkap dengan pilihan sambal dan lalapan segar. Sementara itu, aneka lauk di etalase kaca bisa jadi pilihan.

    Pilihannya lebih dari 35 jenis lauk, dari ayam goreng sampai tumisan yang menjadi daya tarik utama. Suasana makan yang santai, baik di area indoor maupun outdoor, membuat warung nasi uduk ini cocok untuk makan bersama keluarga atau teman.

    Berikut menu yang menarik untuk dicoba di Nasi Uduk dan Ayam Goreng Lahap:

    Detail Informasi Nasi Uduk Dan Ayam Goreng Lahap
    Nama Tempat Makan Nasi Uduk Dan Ayam Goreng Lahap
    Alamat Jl. Tanjung Duren Raya No.66, Kec. Grogol petamburan, Jakarta Barat.
    No Telp 0811-8108-199
    Jam Operasional 10.00 – 22.00
    Estimasi Harga Rp 25.000 – Rp 100.000
    Tipe Kuliner Nasi Uduk Betawi
    Fasilitas
    • Cashless
    • Indoor and Outdoor dining

    1. Makan Nasi Uduk Sepuasnya

    Aneka menu lauk dan nasi uduk enak di Nasi Uduk dan Ayam Goreng Lahap di Tanjung Duren, Jakarta Barat,Aneka menu lauk dan nasi uduk enak di Nasi Uduk dan Ayam Goreng Lahap di Tanjung Duren, Jakarta Barat, Foto: detikFood

    Ramai diulas banyak food vlogger hingga masuk ke stasiun televisi, Nasi Uduk dan Ayam Goreng Lahap di Tanjung Duren memang jadi pilihan tempat makan kenyang dengan harga yang masih ramah di kantong.

    Meski area restorannya tidak terlalu besar, tapi suasananya tetap nyaman. Ada area indoor yang dilengkapi AC atau outdoor yang berada di bagian depan tempat makan.

    Sistemnya di sini prasmanan, pengunjung bisa langsung memilih aneka lauk yang ingin dicoba. Menu andalannya dari Ayam Goreng Lahap, Empal, Tahu Pletok, Sate Udang sampai Oseng Paru dengan kisaran harga dari Rp 10.000.

    2. Nasi Uduk dan Ayam Goreng Lahap

    Aneka menu lauk dan nasi uduk enak di Nasi Uduk dan Ayam Goreng Lahap di Tanjung Duren, Jakarta Barat, Nasi Uduk AYCE di Ayam Goreng Lahap di Tanjung Duren, Jakarta Barat, Foto: detikFood

    Penyajian nasi uduk di sini masih pakai cara tradisional ala Betawi, yaitu nasi uduk dibungkus daun pisang dan dibentuk kerucut sebagai ciri khasnya. Satu porsi nasi uduk memang tidak terlalu banyak, tapi karena konsepnya ambil sepuasnya jadi pengunjung hanya perlu membayar Rp 10.000 saja untuk menu Nasi Uduk Free Flow.

    Pilihan lauknya yang paling populer di sini ada Ayam Goreng Lahap (Rp 26.400), menggunakan ayam kampung dengan bumbu ungkep manis gurih ala Lahap.

    Aneka menu lauk dan nasi uduk enak di Nasi Uduk dan Ayam Goreng Lahap di Tanjung Duren, Jakarta Barat, Ayam Goreng Lahap. Foto: detikFood

    Semua menu dihangatkan dan digoreng kembali, jadi semuanya tersaji panas. Di meja terdapat berbagai pilihan sambal yang bisa diambil sepuasnya dari sambal bawang, sambal tomat, sambal terasi sampai sambal kacang ada di sini.

    Aneka menu lauk dan nasi uduk enak di Nasi Uduk dan Ayam Goreng Lahap di Tanjung Duren, Jakarta Barat,Aneka sambal. Foto: detikFood

    Untuk rasa nasi uduknya tipe yang gurih dan harum layaknya nasi uduk Betawi, begitu juga dengan Ayam Goreng Lahap yang istimewa karena rasanya berbeda dengan ayam ungkep kuning. Di sini karakter rasa manis gurihnya justru jadi pelengkap yang legit saat makan nasi uduk.

    3. Menu Pelengkap Teman Makan Nasi Uduk

    Aneka menu lauk dan nasi uduk enak di Nasi Uduk dan Ayam Goreng Lahap di Tanjung Duren, Jakarta Barat,Aneka menu lauk dan nasi uduk enak di Nasi Uduk dan Ayam Goreng Lahap di Tanjung Duren, Jakarta Barat, Foto: detikFood

    Jangan lupa pesan pelengkap lainnya untuk teman makan nasi uduk seperti Bihun Goreng (Rp 9.000), Krecek (Rp 11.000) dan Tahu Pletok (Rp 10.000/ isi 3).

    Untuk ketiga lauk ini, rasanya mirip masakan rumahan, sehingga membuat paduan rasa nasi uduk semakin enak dan meriah.

    Nasi Uduk dan Ayam Goreng Lahap di Tanjung Duren, Jakarta Barat,Nasi Uduk dan Ayam Bakar serta Sate Udang. Foto: detikFood

    Bagi yang tak suka ayam goreng, menu Ayam Bakar Lahap (Rp 26.000) bisa menjadi pilihan. Menggunakan bumbu oles yang memiliki paduan rasa manis, asin, dan gurih. Tekstur daging ayamnya tetap juicy dan enak disantap dengan nasi uduk.

    4. Lauk Empal dan Oseng Paru

    Aneka menu lauk dan nasi uduk enak di Nasi Uduk dan Ayam Goreng Lahap di Tanjung Duren, Jakarta Barat,Aneka menu lauk dan nasi uduk enak di Nasi Uduk dan Ayam Goreng Lahap di Tanjung Duren, Jakarta Barat, Foto: detikFood

    Jika warung nasi uduk khas Betawi biasanya hanya fokus menyanyikan lauk ayam goreng dan tahu tempe saja, berbeda dengan di Lahap yang memiliki puluhan lauk agar pengunjung tak gampang bosan.

    Di menu daging ada Empal (Rp 26.000), Oseng Paru Cabe Ijo (Rp 15.000) dan Sate Udang (Rp 26.000). Ketiga menu ini bisa jadi alternatif pilihan bagi yang bosan makan nasi uduk dengan ayam goreng atau bakar.

    Aneka menu lauk dan nasi uduk enak di Nasi Uduk dan Ayam Goreng Lahap di Tanjung Duren, Jakarta Barat,Aneka menu lauk dan nasi uduk enak di Nasi Uduk dan Ayam Goreng Lahap di Tanjung Duren, Jakarta Barat, Foto: detikFood

    Potongan empal di sini cukup besar dan teksturnya empuk, dengan bumbu manis gurihnya yang terasa sampai ke dalam. Begitu juga dengan oseng paru yang ditumis menggunakan sambal cabe ijo pedas serta sate udang yang digoreng garing. Dijamin bakal tambah terus nasi uduk!

    Selain menu-menu di atas, Nasi Uduk dan Ayam Goreng Lahap masih punya banyak menu lainnya dengan harga yang masih ramah di kantong. Cocok untuk tempat makan siang atau makan malam.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Gurih Harum Nasi Uduk Lauk Paru Goreng Serundeng


    Jakarta

    Nasi uduk yang enak juga bisa kamu temui di Cipete, Jakarta Selatan. Restoran ini menawarkan aneka paket nasi uduk dengan lauk ayam hingga paru goreng.

    Nasi uduk merupakan makanan khas Betawi berupa nasi dengan cita rasa gurih. Racikan yang klasik biasanya disajikan dengan aneka semur, tapi kini banyak yang menyajikannya dengan lauk digoreng.

    Tempat makan nasi uduk banyak ditemui. Salah satu yang terbaru adalah Nasi Uduk Cipete 21. Lokasinya dekat sekali dengan MRT Cipete Raya, hanya berjarak sekitar 100 meter.


    Nasi Uduk Cipete 21, nasi uduk gurih harum dengan lauk ayam goreng hingga paru goreng.Nasi Uduk Cipete 21, nasi uduk gurih harum dengan lauk ayam goreng hingga paru goreng. Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Detail Informasi (Nasi Uduk Cipete 21)
    Nama Tempat Makan Nasi Uduk Cipete 21
    Alamat Jalan RS. Fatmawati Raya No. 21, Cipete Selatan, Jakarta Selatan
    No Telp 082311517515
    Jam Operasional 10.00 – 24.00 WIB
    Estimasi Harga Mulai dari Rp 31.000
    Tipe Kuliner Nasi uduk
    Fasilitas
    • Parkir motor/mobil
    • Dekat MRT Cipete Raya
    • Tempat cukup luas
    • Pembayaran tunai/non-tunai

    Nasi Uduk Betawi yang Wangi

    Nasi Uduk Cipete 21, nasi uduk gurih harum dengan lauk ayam goreng hingga paru goreng.Nasi Uduk Cipete 21, nasi uduk gurih harum dengan lauk ayam goreng hingga paru goreng. Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Nasi uduk yang ditawarkan rumah makan ini adalah khas Betawi. Nasi uduknya berempah, tak heran kalau aromanya wangi.

    Tipe nasinya masih agak lembut tidak begitu pera, jadi saat disantap tidak terasa kering. Proses memasaknya juga masih diaron, kemudian setelah matang disimpan dalam termos jadi memang dibiarkan dingin untuk penyajiannya.

    Tawarkan Menu Per Paket

    Nasi Uduk Cipete 21, nasi uduk gurih harum dengan lauk ayam goreng hingga paru goreng.Nasi Uduk Cipete 21, nasi uduk gurih harum dengan lauk ayam goreng hingga paru goreng. Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Nasi Uduk Cipete 21 menawarkan menu per paket yang harganya terbilang terjangkau. Harganya mulai dari Rp 31.000 per porsi.

    Lauk yang ditawarkan cukup bervariasi. Mulai dari lele goreng, nila goreng, ayam bakar, hingga paru goreng.

    Menu per paket ini sudah disajikan komplet. Seporsinya mendapatkan serundeng, tahu tempe goreng, lalapan, dan 2 jenis sambal.

    Ulasan lengkapnya ada di halaman selanjutnya…

    Lauk Ayam Goreng dan Paru Goreng Serundeng yang Nikmat

    Nasi Uduk Cipete 21, nasi uduk gurih harum dengan lauk ayam goreng hingga paru goreng.Nasi Uduk Cipete 21, nasi uduk gurih harum dengan lauk ayam goreng hingga paru goreng. Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Kami memesan beberapa menu andalan, yaitu paket ayam goreng dan paru goreng. Untuk paket ayam goreng dibanderol Rp 31.000 dan paket paru goreng seharga Rp 33.000.

    Ayam gorengnya memiliki potongan yang tak begitu besar. Namun, rasanya sangat gurih meresap. Ditambah dengan serundengnya yang terdiri atas campuran lengkuas, ketumbar, dan kelapa membuat rasanya semakin nikmat.

    Paru gorengnya juga memikat selera kami. Potongan parunya cukup besar, untuk tekstur dibuat basah jadi terasa kenyalnya. Aromanya tidak amis sama sekali, jadi enak dinikmati.

    Nasi Uduk Cipete 21Nasi Uduk Cipete 21 Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Kedua lauk ini enak sekali dinikmati bersama nasi uduknya yang gurih. Ditambah campuran sambal kacang dan sambal bawangnya yang pedas nagih.

    Nasi Uduk Cipete 21, nasi uduk gurih harum dengan lauk ayam goreng hingga paru goreng.Nasi Uduk Cipete 21, nasi uduk gurih harum dengan lauk ayam goreng hingga paru goreng. Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Oh ya, untuk sambal bawang dan lalapan bisa diambil sesuai selera. Kamu juga bisa menambah kalau terasa kurang.

    Ada Empal Goreng dan Aneka Sate Buat Lauk Tambahan

    Nasi Uduk Cipete 21, nasi uduk gurih harum dengan lauk ayam goreng hingga paru goreng.Nasi Uduk Cipete 21, nasi uduk gurih harum dengan lauk ayam goreng hingga paru goreng. Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Selain menu paket, Nasi Uduk Cipete 21 juga menawarkan aneka lauk tambahan yang dapat dibeli terpisah. Kami pun menambah beberapa lauk yang menarik untuk dicoba.

    Di antaranya ada menu ayam bakar, empal goreng, sate kulit, dan tumis kangkung. Empal gorengnya terasa gurih nagih, dengan tekstur yang empuk.

    Nasi Uduk Cipete 21 ini bisa menjadi pilihan yang pas untuk makan siang. Pilihannya beragam dan harganya terjangkau. Dekat jadi dari stasiun MRT, jadi bisa dijangkau dengan mudah oleh pekerja kantoran.

    Nasi Uduk Cipete 21

    Jalan RS. Fatmawati Raya No. 21, Cipete Selatan, Jakarta Selatan
    Jam operasional: 10.00 – 24.00 WIB
    No. Telp: 082311517515

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Nasi Uduk Lauk Ayam Goreng dan Lele Chili Oil yang Mantul


    Jakarta

    Nasi uduk yang gurih wangi di tempat ini bisa dinikmati dengan aneka lauk. Selain lauk klasik seperti ayam goreng serundeng, ada juga lele tepung chili oil.

    Nasi uduk merupakan kuliner khas Betawi yang populer. Selain dinikmati dengan lauk seperti semur, bihun goreng, atau orek tempe, nasi uduk banyak ditawarkan warung pecel lele.

    Salah satunya Uduk Bahagia. Konsepnya seperti warung pecel lele, tapi lebih kekinian. Awalnya, warung makan ini populer di kawasan Gading Serpong, Tangerang. Kini sudah memiliki beberapa cabang, salah satunya di Tendean, Jakarta Selatan.


    Buka 24 Jam

    Uduk Bahagia, tempat makan nasi uduk di TendeanUduk Bahagia, tempat makan nasi uduk di Tendean Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Cabangnya yang berada di Tendean ini buka selama 24 jam. Jadi, kapanpun ingin menikmati sajian nasi uduk gurih ini bisa berkunjung ke Uduk Bahagia Tendean.

    Namun, tempat makan ini akan semakin ramai saat jam makan malam. Pengunjungnya tak berhenti datang saat pukul 19.00 WIB, seperti detikFood mengunjunginya, kemarin (25/5).

    Tempat makannya juga cukup luas, juga tersedia area lesehan dengan meja panjang yang cocok untuk makan keluarga. Tempatnya juga berada di area outdoor dengan suasana lebih santai.

    Sayangnya, di cabang Tendean kami tidak bisa melihat jelas seperti apa proses memasaknya. Tak seperti di cabang Gading Serpong yang lebih luas.

    Ada Belasan Lauk

    Uduk Bahagia, tempat makan nasi uduk di TendeanUduk Bahagia, tempat makan nasi uduk di Tendean Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Uduk Bahagia memiliki belasan menu yang menggoda selera. Mereka menggabungkan antara menu klasik dan kekinian yang menarik perhatian.

    Menu klasik untuk menikmati nasi uduk di sini ada ayam goreng serundeng, ayam bakar, lele goreng, dan lele bakar. Untuk pilihan kekiniannya ada ayam goreng crispy, lele tepung, lele tepung chili oil, kulit goreng cabe garam, dan lainnya.

    Tambahan menu lainnya ada telur goreng crispy, tahu tempe goreng, bakwan jagung, terong crispy, kangkung crispy, cah kangkung, dan lainnya. Harga menunya dibanderol mulai dari Rp 8.000 – RP 28.000.

    Tipe Nasi Uduk

    Uduk Bahagia, tempat makan nasi uduk di TendeanUduk Bahagia, tempat makan nasi uduk di Tendean Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Untuk nasi uduknya juga agak berbeda. Ada pilihan nasi uduk original dan nasi uduk bakar. Sayangnya, ketika detikFood berkunjung sudah kehabisan nasi uduk bakar. Jadi, kami hanya menikmati nasi uduk biasa saja.

    Nasi uduk original mereka berwarna agak kecokelatan dan disajikan dengan bawang goreng. Menurut kami, rasa nasi uduknya gurih meskipun agak kurang wangi. Untuk berasnya menggunakan yang pera jadi setiap butirannya terpisah.

    Bawang goreng yang menjadi topping nasi uduk cukup memberi sedikit rasa renyah dengan aroma bawang yang tak terlalu tajam.

    Ulasan ayam goreng serundeng dan lele tepung chili oil lihat di halaman selanjutnya!

    Ayam Goreng Serundeng dan Lele Tepung Chili Oil

    Uduk Bahagia, tempat makan nasi uduk di TendeanUduk Bahagia, tempat makan nasi uduk di Tendean Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    detikFood memesan dua lauk dengan perpaduan klasik dan kekinian. Ayam goreng serundeng (Rp 24.000) rasanya gurih dengan bumbu yang meresap, tambahan serundeng kelapanya semakin membuat rasanya nikmat.

    Ayam goreng ini memang cocok sekali dipadukan dengan nasi uduk yang gurih. Ditambahkan sambal dan lalapan yang semakin membuat selera makan naik.

    Uduk Bahagia, tempat makan nasi uduk di TendeanUduk Bahagia, tempat makan nasi uduk di Tendean Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Lele Tepung Chili Oil (Rp 28.000) berupa fillet dan digoreng renyah dengan balutan tepung. Sayangnya, daging ikan lele di bagian dalamnya agak kering. Mungkin karena dagingnya sudah kering, seperti telah digoreng beberapa kali.

    Penyajiannya yang menggunakan chili oil membuat lele tepung ini jadi pedas lezat. Chili oilnya menyelimuti seluruh permukaan lele goreng dan terasa pedas menyengat. Satu suapan saja langsung membuat lidah bergetar.

    Kangkung Crispy hingga Kulit Cabe Garam yang Renyah

    Uduk Bahagia, tempat makan nasi uduk di TendeanUduk Bahagia, tempat makan nasi uduk di Tendean Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Lauk tambahan yang dapat dinikmati di Uduk Bahagia di antaranya ada kangkung crispy, kulit cabe garam, terong tepung, hingga bakwan jagung. Harganya bervariasi mulai dari Rp 15.000 – Rp 25.000 per porsi.

    Kangkung Crispy (Rp 15.000) penyajiannya mirip dengan jukut goreng. Teksturnya benar-benar renyah, tak basah dengan minyak. Rasa gurihnya juga terasa pas.

    Uduk Bahagia, tempat makan nasi uduk di TendeanUduk Bahagia, tempat makan nasi uduk di Tendean Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Kulit Cabe Garam (Rp 25.000) juga terasa gurih. Kulit ayam digoreng renyah dengan tambahan tumisan bawang merah, cabe, daun bawang, dan kol. Menyantap kulit cabe garam dengan nasi uduk saja sudah enak.

    Sambal dan lalapan di Uduk Bahagia dapat dinikmati sepuasnya. Pilihan sambalnya ada 4, yaitu sambal rampai yang pedas segar, sambal bawang, sambal kacang, dan sambal matah. Sambal kacang dan sambal bawangnya wajib dicoba.

    Uduk Bahagia

    Jl. Mampang Prapatan 7, Tendean, Jakarta Selatan
    Jam operasional: 24 jam
    No. Telp: 0856-5882-8889
    Instagram @udukbahagia_

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Gurih Wangi! Nasi Uduk Sejak 1991 Favorit Nicholas Saputra


    Jakarta

    Nasi uduk di Pasar Minggu ini viral setelah disebut Nicholas Saputra sebagai favoritnya. Kami membuktikan sendiri kelezatan nasi uduk yang gurih wangi di sini!

    Nasi uduk menjadi salah satu ‘comfort food’ orang Indonesia, tak terkecuali aktor Nicholas Saputra. Dalam podcast Ngobrol Sore Semaunya yang dipandu Putri Tanjung, Nicholas mengungkap nasi uduk favoritnya.

    Namanya Nasi Uduk Mas Dikun yang berlokasi di Jalan Warga Nomor 58, dekat Rumah Sakit Siaga Pasar Minggu. “Nasi Uduk Mang Dikun selalu lekat di hati karena saya tumbuh dari situ. Gue pikir nasi uduk ya itu,” ujar aktor kelahiran 1984 itu.


    Rupanya nasi uduk favorit Nicholas Saputra tergolong legendaris. Sudah lebih dari 30 tahun nasi uduk ini dijajakan. Semula ditawarkan di warung tenda depan GOR Balai Rakyat Pasar Minggu, tapi sementara kini ditawarkan di rumah sang pemilik.

    Detail Informasi Nasi Uduk Mas Dikun
    Nama Tempat Makan Nasi Uduk Mas Dikun
    Alamat Jalan Warga Nomor 58, Pejaten Barat
    Pasar Minggu, Jakarta Selatan
    Instagram masdikun_ku
    Jam Operasional 10.00-22.00
    Estimasi Harga mulai dari Rp 9 ribu
    Tipe Kuliner nasi uduk
    Fasilitas
    • area makan terbatas di tempat
    • pembelian via ojek online

    Nama ‘Mas Dikun’ wangsit dari mimpi

    Nasi Uduk Mas DikunNasi Uduk Mas Dikun kini ditawarkan di rumah sang pemilik di Jalan Warga Nomor 58, dekat Rumah Sakit Siaga, Pasar Minggu. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Penasaran membuktikan kelezatan Nasi Uduk Mas Dikun, awalnya kami berniat menyambangi lokasi warung tendanya yang sudah terkenal. Namun ternyata warung itu ditutup sementara.

    Kini Nasi Uduk Mas Dikun hanya ditawarkan di satu tempat yaitu di rumah sang pemilik. Lokasinya ‘tersembunyi’ di dalam gang, tapi pembeli tak perlu bingung karena di depan gang terdapat neon box dan spanduk ‘Nasi Uduk & Ayam Goreng Mas Dikun’ sebagai petunjuk.

    Tim detikFood (11/9) bertemu dengan Randy, anak pemilik usaha Nasi Uduk Mas Dikun. Ia menuturkan orang tuanya jualan nasi uduk sejak 1991. Bermula dari sang ayah yang memang piawai masak.

    Mereka membuka usaha nasi uduk warung tenda. Lokasi awalnya memang di GOR Balai Rakyat Pasar Minggu itu. Namun terkait permasalahan lahan, warung tenda itu sekarang terpaksa tutup.

    “Habis itu sempat buka di Kelapa Gading, terus di Rawamangun. Tapi sekarang cuma ini (tempat sekarang),” ujar Randy. Meski begitu, ia mengatakan sedang mencari tempat permanen yang lebih nyaman.

    Mengenai nama ‘Mas Dikun’, diakui Randy nama itu bukan dari nama anggota keluarganya, melainkan wangsit yang diterima sang ibu dalam mimpi. “Dari mimpi tiba-tiba terlintas nama itu,” ujar Randy yang baru turun tangan mengelola usaha ini selama 2 bulan terakhir.

    Nasi uduk yang diproses semalaman

    Nasi Uduk Mas DikunNasi uduk racikan Mas Dikun punya ciri khas berwarna agak kecokelatan karena dipadu banyak rempah. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Ciri khas nasi uduk racikan Mas Dikun ada pada warnanya yang agak kecokelatan. Tekstur nasinya juga ‘mawur’, tapi tetap empuk. Menurut Randy, ini karena proses pengolahannya yang khas dan tak berubah sejak dulu.

    Jadi, beras akan direndam semalaman sebelum dimasak. Baru keesokan paginya diolah dan dimasak bersama banyak rempah. Diakui Randy kurang dari 10 jenis rempah dipakai untuk masak nasi uduk ini.

    Nasi uduk kemudian disajikan hangat-hangat dengan taburan bawang merah goreng. Hmmm… Aroma gurih santan dengan paduan rempah membuat nasi uduk ini amat menggugah selera!

    Ketika dimakan, tekstur nasi uduknya tak bikin seret. Rasa gurihnya pas dan tak bikin ‘eneg’. Menurut kami, ada paduan daun salam, serai, dan cengkih yang menambah aroma dan rasa nasi uduk ini.

    Dalam sehari, Nasi Uduk Mas Dikun bisa menghabiskan 15 liter beras. Randy menjamin nasi uduknya selalu dimasak fresh untuk menjaga kualitas.

    Lauk nikmat pendamping nasi uduk

    Nasi Uduk Mas DikunAneka lauk yang bikin makan di Nasi Uduk Mas Dikun semakin nikmat. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Seporsi nasi uduk (Rp 9 ribu) buatan Mas Dikun tentunya lebih nikmat jika dimakan bersama lauk pendamping. Ada pilihan ayam kampung goreng (Rp 22 ribu), ayam kampung bakar (Rp 24 ribu), ayam negeri goreng (Rp 19 ribu), hingga bebek goreng (Rp 37 ribu) di sini.

    Bagi yang suka ikan, Nasi Uduk Mas Dikun menawarkan lele dan nila. Harganya mulai Rp 14 ribu saja. Kemudian ada juga pelengkap ati ampela (Rp 8 ribu per buah), paru (Rp 14 ribu), sate kulit (Rp 7 ribu), jukut goreng, hingga pete goreng (Rp 12 ribu).

    Ayam kampung goreng jadi primadona di sini. Potongan ayam diungkep bumbu kuning kemudian digoreng dadakan saat ada pesanan. Dalam sehari, sekitar 40-50 potong ayam bisa terjual.

    Tekstur ayam kampungnya agak liat, tapi tetap lembut. Rasa gurihnya meresap sampai ke tulang. Dimakan bareng nasi uduk memang jodohnya!

    Ati ampela hingga paru goreng yang tak kalah enak

    Nasi Uduk Mas DikunAti dan ampela yang empuk di Nasi Uduk Mas Dikun. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Untuk santapan yang lebih lengkap, ati ampela di sini layak dicoba. Potongannya besar-besar dengan tekstur empuk kenyal yang memanjakan lidah.

    Ati ampela juga diungkep bumbu kuning hingga rasa gurih berempahnya meresap. Jadi, tak ada aroma atau rasa amis pada sajian ini.

    Untuk paru goreng, tipenya merupakan paru basah yang agak lembek. Begitu juga dengan sate kulitnya yang sengaja tak digoreng sampai kering. Teksturnya cenderung lembut dan kenyal.

    Kalau mau sayuran, Nasi Uduk Mas Dikun kini menawarkan jukut goreng. Selada air khas Sunda ini digoreng sampai agak kering kemudian dibumbui garam. Pelengkapnya berupa irisan kulit ayam goreng.

    3 jenis sambal andalan Mas Dikun

    Nasi Uduk Mas DikunSambal goreng di Nasi Uduk Mas Dikun yang pedasnya cukup kuat. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Makan nasi uduk racikan Mas Dikun tak bisa meninggalkan racikan sambalnya yang enak. Ada sambal merah, sambal bawang, dan sambal kacang.

    Sayangnya ketika kami mampir, sambal kacangnya tidak disajikan. Kami hanya mencoba dua jenis sambal.

    Untuk sambal merah, tipenya agak basah dan rasa pedasnya tak terlalu kuat. Menurut kami, enaknya disantap dengan ayam bakar di sini yang manis berempah dan super empuk.

    Sambal goreng Mas Dikun merupakan racikan sambal bawang yang lebih kering, tapi tetap digenangi minyak. Sambal goreng ini punya sengatan pedas yang kuat. Rasanya juga lebih asin.

    Randy mensyukuri Nasi Uduk Mas Dikun kini dikenal lebih luas. Setelah disebutkan Nicholas Saputra, ia menyebut ada efek peningkatan pelanggan sekitar 10-20%.

    Ingin tempat makan dan produk Anda direview oleh Detikfood? Kirim email ke redaksi@detikfood.com

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Resep Nasi Uduk Sederhana Gampang Dibikin di Rumah

    Jakarta

    Nasi uduk biasa dinikmati sebagai menu sarapan. Banyak juga yang menikmati nasi uduk untuk teman makan siang. Ikuti resepnya untuk membuat nasi uduk di rumah!

    Nasi uduk merupakan nasi gurih yang populer di Jakarta karena termasuk makanan khas Betawi. Dalam bahasa betawi, nasi uduk berarti nasi campur.

    Tak heran jika disebut nasi campur, karena penyajiannya yang menggunakan beragam jenis lauk. Untuk sajian klasik, nasi uduk disajikan bersama semur, bihun goreng, tempe, dan sambal kacang.


    Nasi uduk bisa dibuat dengan cara praktis di rumah. Bahan yang diperlukan hanya beras dengan tambahan santan, garam, dan rempah aromatik.

    Berikut resep dan cara memasak nasi uduk yang praktis:

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    60 Sulit 2
    Daerah Asal Masakan : Betawi
    Kategori Masakan : Nasi

    Bahan Bahan

    • 300 gram beras putih

    • 1 lembar daun salam
    • 2 cm lengkuas
    • 200 ml santan, beri 1 sdt garam
    • 400 ml air

      Pelengkap:

    • Bawang merah goreng

    • Orek tempe
    • Telur dadar

    Cara Memasak:

    1. Cuci bersih beras, lalu tiriskan airnya.
    2. Masukkan semua bahan bahan ke dalam panci, aduk sampai merata dan masak sampai matang.
    3. Sesekali aduk nasi agar tidak lengket dan matangnya merata.
    4. Pindahkan beras yang telah dimasak ke dalam panci kukusan yang sudah dipanaskan. Kukus hingga matang.
    5. Sajikan nasi uduk bersama lauk sesuai selera. Jangan lupa tambahkan bawang goreng yang renyah harum.

    Tips memasak:

    1. Selain dimasak menggunakan kukusan, nasi uduk juga bisa dimasak praktis menggunakan rice cooker.
    2. Lauk yang disajikan bersama nasi uduk bisa disesuaikan selera.
    3. Gunakan beras pera agar hasil nasi uduk terurai.

    Simak Video “Rekomendasi 3 Menu Signature Nasi Uduk Ibu Sidar di Palmerah
    [Gambas:Video 20detik]
    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Dokter Gizi Bandingkan Nutrisi Sarapan Rebusan-Kukusan Vs Nasi Uduk-Bubur-Lonsay


    Jakarta

    Belakangan, tren sarapan sehat dengan menu rebusan dan kukusan semakin populer di kalangan masyarakat, terutama anak muda. Mulai dari ubi rebus, singkong, kentang, hingga pisang kukus, semuanya kini banyak dijadikan alternatif untuk menggantikan menu sarapan berat yang biasa digoreng atau disajikan dengan santan.

    Namun tak sedikit juga yang menanyakan apakah menu rebusan dan kukusan benar-benar lebih bergizi dibandingkan sarapan tradisional seperti bubur ayam atau nasi uduk yang sudah jadi favorit banyak orang Indonesia?

    Menurut spesialis gizi klinik dr Ardian Sandhi Pramesti, SpGK, sarapan berbasis rebusan atau kukusan memang umumnya lebih sehat karena minim penggunaan minyak dan lemak tambahan.


    Proses pengolahan seperti ini dapat menekan asupan kalori serta mencegah terbentuknya lemak trans, yang sering muncul pada makanan gorengan akibat pemanasan minyak berulang atau penggunaan minyak hidrogenasi parsial.

    “Tapi, ini bukan berarti bubur ayam, lontong sayur, atau nasi uduk itu “jahat” atau gak sehat sama sekali, lho. Mereka sebenarnya makanan yang enak dan mengandung gizi yang sudah menjadi bagian budaya kita serta dapat memberikan energi yang cepat dan asupan protein dari ayam atau lontong, nasi dan toping-topingnya,” ucapnya kepada detikcom, Rabu (12/11/2025).

    Hanya saja, lanjutnya, jika dikonsumsi terlalu sering atau dalam porsi besar, tambahan minyak, santan, serta topping seperti kerupuk, cakwe, atau emping bisa membuat asupan kalori dan lemak jenuh meningkat.

    Jika dinikmati dalam porsi moderat, misalnya satu hingga dua kali seminggu, sarapan tradisional tersebut tetap aman sebagai variasi. Sementara bagi orang yang sedang menjaga berat badan, memiliki diabetes, atau kadar kolesterol tinggi, menu rebusan dan kukusan bisa menjadi pilihan yang lebih aman karena cenderung rendah kalori dan lemak jenuh, serta lebih mampu mempertahankan nutrisi alami bahan makanan.

    “Dan menu rebusan bisa jadi pilihan karena cenderung lebih unggul dilihat dari sisi rendah kalori dan rendah lemak jenuh, dan lebih mempertahankan nutrisi alami bahan makanan,” tutur dr Ardian.

    Di sisi lain, dr Ardian membeberkan nilai perbandingan gizi menu sarapan rebusan dan kukusan dalam 100 gram atau perporsi standar dengan bubur hingga nasi uduk. Berikut penjelasannya.

    1. Ubi rebus

    Mengandung sekitar 86 kkal, 0,1 g lemak, 20 g karbohidrat (terutama karbohidrat kompleks yang membuat kenyang lebih lama), dan 1,6 g protein. Ubi juga tinggi kalium yang baik untuk tekanan darah, serta serat sekitar 3 g yang membantu melancarkan buang air besar. Selain itu, ubi kaya vitamin A dan C yang berperan sebagai antioksidan alami.

    2. Singkong rebus

    Memiliki sekitar 160 kkal, 0,3 g lemak, 38 g karbohidrat, dan 1,4 g protein. Singkong tinggi vitamin C (antioksidan), kalium, serta mengandung sekitar 2 g serat yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan.

    3. Kentang rebus

    Berisi sekitar 87 kkal, 0,1 g lemak, 20 g karbohidrat, dan 1,8 g protein. Kentang kaya vitamin B6 yang penting untuk metabolisme energi dan membantu menstabilkan mood. Juga mengandung kalium tinggi dan sekitar 2 g serat yang baik untuk pencernaan.

    4. Pisang rebus

    Mengandung sekitar 89 kkal, 0,3 g lemak, 23 g karbohidrat, dan 1,1 g protein. Pisang tinggi kalium dan vitamin B6, serta memiliki 2-3 g serat, terutama pada pisang hijau yang mengandung pati resisten, baik untuk pengaturan gula darah.

    “Menu rebusan dan kukusan yang tampaknya dominan karbohidrat kompleks yang memang baik sebagai sumber energi, tapi kurang seimbang jika tanpa tambahan sumber lainnya. Untuk nutrisi lengkap, ikuti pedoman “Isi Piringku” dari Kemenkes: 1/3 piring untuk karbohidrat (umbi-umbian rebus), 1/3 untuk protein, dan 1/2 untuk sayur-buah,” ucapnya.

    Sebagai perbandingan, sarapan tradisional khas Indonesia seperti bubur ayam, lontong sayur, atau nasi uduk memiliki kalori lebih tinggi karena adanya tambahan santan atau minyak. Namun, secara umum memiliki kandungan protein yang lebih tinggi.

    1. Bubur ayam

    Sekitar 300-400 kkal per porsi (250-300 g), dengan 35-40 g karbohidrat (dari nasi bubur), 5-12 g lemak (dari ayam goreng), dan 10-27 g protein. Kandungan proteinnya cukup tinggi, tetapi lemak dan kalorinya bisa meningkat hingga kurang lebih 500 kkal bila ditambah cakwe atau bawang goreng. Seratnya tergolong rendah jika tidak disertai sayuran, sehingga bisa memicu lonjakan gula darah lebih cepat.

    2. Lontong sayur

    Mengandung sekitar 300-350 kkal per porsi ( kurang lebih 250 g), terdiri dari 45-50 g karbohidrat (dari lontong), 8-15 g lemak (dari santan), dan 8-10 g protein. Sayur pelengkap seperti labu siam sebenarnya kaya vitamin dan serat, namun proses memasak dengan santan membuat kandungan lemak jenuh cukup tinggi sehingga dapat meningkatkan kadar kolesterol darah.

    3. Nasi uduk

    Sekitar 300-400 kkal per porsi ( kurang lebih 200 g), dengan 45-50 g karbohidrat, 10-12 g lemak (dari santan), dan 6-8 g protein. Kalorinya dapat naik hingga kurang lebih 450 kkal bila disajikan dalam porsi besar atau ditambah lauk gorengan.

    “Kalau dilihat dari perbandingan komposisi makronutrien, memang rebusan biasanya kalori lebih rendah (80-160 kkal/100g) dengan lemak yang minim ( kurang dari 0,5g),” ucapnya.

    “Sementara sarapan yang umum dikonsumsi masyarakat umum adalah 300-400 kkal/porsi dengan lemak 8-15g karena mengandung santan/minyak. sedangkan nutrisi rebusan lebih fokus ke serat (2-3g/100g) dan vitamin (seperti vit C dan A yang tinggi antioksidan),” sambungnya lagi.

    Ditinjau oleh: Mhd. Aldrian, S.Gz, lulusan ilmu gizi Universitas Andalas, saat ini menjadi penulis lepas di detikcom.

    (suc/up)



    Sumber : health.detik.com

  • Lagi Tren Rebusan-Kukusan, Sehat Mana dibanding Nasi Uduk? Ini Kata Dokter Gizi


    Jakarta

    Belakangan, tren sarapan dengan menu rebusan dan kukusan tengah digemari kalangan Gen Z. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bahkan turut mengapresiasi tren gaya hidup yang dianggap lebih sehat.

    Tak hanya itu, Menkes juga mengaku senang semakin banyak yang mulai berjualan makanan lebih sehat. Menurutnya, tren ini juga dapat mendorong perubahan kebiasaan jajan dari yang sebelumnya didominasi junk food dan camilan tinggi gula, garam, dan lemak (GGL), menjadi konsumsi makanan utuh (real food) yang lebih bergizi.

    “Iya lumayan itu banyak di TikTok saya lihat jutaan yang viral, saya senang. Lebih banyak makan-makanan sehat, sarapan sehat,” kata Menkes saat ditemui detikcom di Gedung Kemenkes RI, Rabu (12/11/2025).


    Spesialis gizi klinik dr Ardian Sandhi Pramesti, SpGK, mengatakan, secara umum menu sarapan berbasis rebusan atau kukusan bisa menjadi pilihan yang lebih sehat dibandingkan sarapan tradisional yang kerap melibatkan proses penggorengan atau penggunaan santan berlebih.

    Namun, lanjutnya, ini bukan berarti makanan seperti bubur ayam, lontong sayur, atau nasi uduk termasuk makanan yang ‘jahat’ atau tidak sehat sama sekali. Hidangan-hidangan tersebut justru memiliki nilai gizi dan cita rasa khas yang sudah menjadi bagian dari budaya kuliner Indonesia. Di dalamnya terdapat sumber energi dari nasi atau lontong, serta protein dari ayam dan berbagai topping pelengkap.

    “Masalahnya cuma kalau dimakan berlebihan atau sering banget, bisa bikin asupan kalori harian jadi berlebih karena adanya tambahan dari minyak goreng, santan, atau topping seperti kerupuk dan cakwe juga emping,” ucapnya saat dihubungi detikcom, Rabu (12/11/2025).

    “Namun, kalau dimakan in moderation, misalnya seminggu 1-2 kali dengan porsi kecil, masih oke-oke aja sih buat variasi. Yang penting, sesuaikan dengan jumlah kebutuhan kalori masing-masing,” lanjutnya.

    dr Ardian menjelaskan bagi yang sedang menjaga berat badan, mengalami defisit kalori, atau memiliki diabetes serta kadar kolesterol tinggi, sebaiknya memang mengurangi asupan makanan tinggi lemak dan memilih menu rebusan atau kukusan sebagai alternatif.

    Jenis makanan ini umumnya lebih rendah kalori, rendah lemak jenuh, dan mampu mempertahankan nutrisi alami dari bahan makanan.

    (suc/up)



    Sumber : health.detik.com