Tag: NFT Azuki

  • Azuki dan BAYC Jadi Koleksi NFT Peringkat Teratas di Tahun 2022

    Azuki dan Bored Ape Yacht Club (BAYC) dilaporkan menjadi koleksi NFT peringkat teratas di media sosial menurut laporan LunarCrush. Kabar ini muncul di tengah pasar NFT yang tidak dapat melindungi diri dari kemerosotan yang lebih luas dari nilai kripto pada tahun ini.

    Seperti diketahui sebagian besar koleksi NFT teratas menapaki jalur downtrend. Laporan Coinbase baru-baru ini mencatat bahwa penurunan NFT pada tahun 2022 itu sehat. Juga ditegaskan bahwa adopsi NFT masih dalam “tahap awal”.

    Selama beberapa hari terakhir, tiga dari lima penjualan teratas NFT berasal dari koleksi Bored Ape Yacht Club. NFT dari koleksi Azuki juga mendapat tempat untuk dirinya sendiri dalam daftar. Pengguna akhirnya mengeluarkan dana dalam kisaran US$ 304.000 hingga US$ 152.000 untuk memperoleh aset digital ini.

    Azuki Rajai Media Sosial

    Baca juga: Niat Donald Trump Rilis Koleksi NFT Diklaim Bukan Soal Uang

    Koleksi NFT teratas tahun ini meramaikan berbagai platform media sosial oleh kata, frasa, dan tagar seperti ‘bayc’, ‘boredapeyc’, ‘bayc’, ‘eth’, ‘mayc’, ‘floor’, ‘twitter cryptopunks’ ‘moonbirds’, ‘nftcommunity’, dan lainnya.

    Meskipun tag yang terkait dengan koleksi Bored Ape Yacht Club tampaknya sangat dominan, perlu dicatat bahwa koleksi tersebut tidak dapat mencapai posisi teratas. Berdasarkan statistik keterlibatan sosial yang disusun oleh LunarCrush, Azuki menduduki peringkat satu.

    Itu diikuti oleh Bored Ape dan kemudian koleksi NFT Gary Vaynerchuk, VeeFriends. Koleksi Goblin Town juga merupakan bagian dari daftar. Mereka diluncurkan pada pertengahan Mei 2022 dan naik ke puncak tangga lagu dengan cepat. Padahal, saat itu volume perdagangannya berada di urutan kedua setelah BAYC.

    Daftar Lain

    Ilustrasi NFT Bored Ape Yacht Club (BAYC).
    Ilustrasi NFT Bored Ape Yacht Club (BAYC).

    Baca juga: Melihat Koleksi NFT Cristiano Ronaldo dengan Binance, Keunggulannya?

    Di samping itu, Moonbirds juga masuk ke dalam daftar 10 besar. Dengan demikian, koleksi karya seni NFT tersebut terdiri dari total 10.000 avatar burung hantu piksel yang dihasilkan komputer. Pasca peluncuran, semuanya langsung terjual habis dengan harga mint 2,5 Ethereum per NFT.

    Mengesampingkan koleksi yang disorot di atas, Axie Infinity, MAYC, Gutter Cat Gang, dan Sorare NFT juga ditampilkan dalam daftar.

    Yang terakhir dalam daftar adalah koleksi Otherdeed for Otherside NFT dari Yuga Labs. BAYC Metaverse Otherside dianggap sebagai salah satu NFT paling produktif yang pernah ada.

    Faktanya, pada bulan Mei lalu, volume NFT mingguan di Ethereum mengklaim US$ 1,6 miliar, berkat Otherdeed for Otherside. Itu membantu menarik nilai agregat NFT yang dicetak dan diperdagangkan di platform menjadi US$ 23,7 miliar.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga NFT Milik Logan Paul Anjlok hingga 99%, Kenapa?

    Logan Paul, bintang YouTube asal Amerika Serikat sudah terjun di dunia NFT sekitar tahun 2021. Ia memang dikenal sering menghambur-hamburkan uangnya untuk sesuatu hal yang unik, termasuk NFT.

    Dikutip Sportskeeda, pada bulan Agustus 2021, Paul menginvestasikan lebih dari US$ 620.000 atau sekitar Rp 9,5 miliar untuk membeli Bumblebee NFT milik seniman Azuki. NFT Azuki itu tetap menjadi pembelian termahalnya hingga saat ini.

    Namun, sayangnya sekarang NFT tersebut harganya anjlok hingga 99%, kini dibanderol US$ 10 atau sekitar Rp 153.000 membuat akuisisinya agak tidak berharga. Logan sendiri telah menghabiskan lebih dari US$ 2 juta untuk NFT selama setahun terakhir ini.

    Harga NFT milik Logan Paul anjlok hingga 99%.
    Harga NFT milik Logan Paul anjlok hingga 99%.

    Baca juga: Makan McDonald’s di Negara Ini Bisa Bayar Pakai Bitcoin

    NFT Azuki

    Koleksi NFT Azuki dianggap sebagai salah satu koleksi NFT paling “berharga” di pasar karena kreativitas dan produksinya yang padat karya. Namun, karena jatuhnya market aset kripto, pembelian Logan mengalami penurunan nilai yang drastis.

    Untuk memahami alasan utama di balik kegagalan usaha Logan Paul untuk meningkatkan nilai investasi NFT-nya, kita harus mengenal istilah ‘Crypto Winter.’ Istilah ini digunakan untuk menggambarkan suatu periode di pasar di mana harga aset berada pada titik terendah sepanjang masa untuk jangka waktu yang lama.

    Baca juga: Jepang Serius Investasi dalam Metaverse dan NFT

    Crypto winter telah berdampak pada sejumlah NFT, dengan banyak akuisisi digital sekarang kehilangan lebih dari dua pertiga dari harga awal mereka dalam beberapa bulan terakhir. Logan Paul adalah salah satu dari banyak investor malang yang mengalami kerugian besar karena jatuhnya pasar.

    Yang cukup menarik, Azuki NFT bukan satu-satunya kerugian yang dialami Logan. Pada Agustus 2021, pemain berusia 27 tahun itu juga mengungkapkan bahwa dia telah membeli Genesis Rocks #65 dan #68 dengan total gabungan US$ 155.000 atau sekitar Rp 2,3 miliar. Yang pertama dihargai hanya US$ 25 atau Rp 300.000.



    Sumber : news.tokocrypto.com