Tag: nft

  • Heboh Royalti Musik! Bisakah Kripto dan Blockchain Jadi Solusinya?

    Dalam beberapa tahun terakhir, isu royalti musik kembali menjadi sorotan, bahkan viral di berbagai platform media sosial.

    Banyak musisi, terutama yang berada di jalur independen, mengeluhkan transparansi dan pembagian yang tidak adil dari pendapatan karya mereka.

    Sistem konvensional yang mengandalkan label rekaman, publisher, dan platform streaming sering kali membuat aliran dana royalti menjadi rumit, dengan lapisan perantara yang banyak.

    Akibatnya, musisi kerap menerima pembayaran yang jauh di bawah ekspektasi, bahkan untuk karya yang populer.

    Namun di tengah keresahan tersebut, teknologi blockchain dan aset kripto mulai disebut-sebut sebagai potensi solusi.

    Dengan sifatnya yang transparan, aman, dan terdesentralisasi, blockchain menawarkan cara baru dalam pencatatan, distribusi, dan pelacakan royalti musik secara real-time.

    Baca Juga: Rihanna Rilis NFT Lagu Terpopulernya, Kolektor Bisa Dapat Royalti

    Masalah Utama Royalti di Sistem Konvensional

    Saat ini, proses penghitungan royalti melibatkan banyak pihak: label, publisher, collecting society, hingga platform streaming.

    Masing-masing mengambil persentase tertentu, dan data pemutaran sering kali tidak sepenuhnya transparan bagi pencipta lagu.

    Selain itu, pembayaran royalti biasanya tertunda berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan. Musisi independen yang bergantung pada penghasilan ini sering kali terjebak dalam arus kas yang tidak stabil.

    Tidak jarang pula terjadi sengketa karena data yang berbeda antara pihak-pihak terkait.

    Blockchain: Transparansi Tanpa Perantara

    Blockchain memungkinkan pencatatan setiap pemutaran lagu di jaringan publik yang tidak bisa dimanipulasi.

    Misalnya, setiap kali sebuah lagu diputar di platform berbasis blockchain, informasi itu langsung tercatat, lengkap dengan identitas pemutar, waktu, dan jumlah royalti yang harus dibayarkan.

    Keunggulannya:

    1. Transparansi Penuh – Semua pihak, termasuk musisi, label, dan pendengar, bisa melihat catatan pembayaran dan jumlah pemutaran.
    2. Pembayaran Instan – Menggunakan smart contract, royalti bisa langsung dikirim ke dompet kripto milik musisi setiap kali lagu diputar.
    3. Mengurangi Perantara – Proses yang biasanya melibatkan banyak pihak bisa dipangkas, sehingga musisi menerima persentase yang lebih besar dari pendapatan.

    Contoh Nyata: Platform Musik Berbasis Kripto

    Beberapa platform sudah mulai menerapkan konsep ini.

    • Audius: Platform streaming musik berbasis blockchain yang memungkinkan artis mengunggah karya mereka, lalu menerima pembayaran langsung dalam bentuk token kripto.
    • Opulous: Menggunakan NFT (Non-Fungible Token) untuk mengelola hak cipta musik, sehingga investor dan penggemar bisa membeli sebagian hak royalti lagu.
    • Emanate: Fokus pada distribusi musik real-time di blockchain EOS, dengan pembayaran instan per pemutaran.

    Dengan sistem seperti ini, jika sebuah lagu didengarkan 1.000 kali dalam sehari, musisi bisa langsung menerima pembayaran kriptonya pada hari yang sama, tanpa harus menunggu laporan bulanan.

    Royalti dalam Bentuk NFT

    NFT membuka peluang baru bagi musisi untuk menjual sebagian hak royalti kepada penggemar atau investor. Misalnya, seorang artis merilis 100 NFT, masing-masing merepresentasikan 1% hak royalti dari sebuah lagu.

    Pembeli NFT akan menerima pembayaran royalti secara proporsional setiap kali lagu tersebut menghasilkan pendapatan.

    Model ini mengubah hubungan antara musisi dan penggemar menjadi lebih kolaboratif, di mana penggemar tidak hanya menikmati musik, tetapi juga menjadi bagian dari kesuksesan finansial karya tersebut.

    Tantangan yang Perlu Diatasi

    Meski potensinya besar, ada beberapa tantangan yang harus diperhatikan:

    1. Adopsi Teknologi – Tidak semua musisi dan label paham cara kerja blockchain dan kripto.
    2. Regulasi – Pembayaran royalti dalam bentuk kripto masih memerlukan kejelasan hukum di banyak negara.
    3. Fluktuasi Nilai Kripto – Nilai kripto yang tidak stabil bisa membuat pendapatan musisi berfluktuasi.
    4. Kesepakatan Industri – Agar efektif, ekosistem musik global harus sepakat menggunakan standar data dan smart contract yang sama.

    Baca Juga: NFT untuk Sektor Musik, Apa Saja Manfaatnya?

    Dengan demikian, perpaduan antara royalti musik dan teknologi blockchain membuka peluang revolusioner dalam industri musik.

    Dengan transparansi, pembayaran instan, dan penghapusan perantara yang tidak perlu, musisi bisa mendapatkan pendapatan yang lebih adil dan cepat.

    Meski belum sempurna dan masih menghadapi tantangan regulasi serta adopsi, tren ini menunjukkan bahwa di masa depan, mungkin saja kita akan melihat industri musik global yang dikelola secara on-chain—di mana setiap putaran lagu, setiap pembayaran, dan setiap hak cipta tercatat secara permanen di blockchain.

    Jika revolusi ini benar-benar terjadi, bukan hanya musisi yang diuntungkan, tetapi juga penggemar dan investor yang ingin menjadi bagian dari perjalanan karya musik favorit mereka. Inilah era baru “royalti tanpa batas” di dunia digital.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 5 Token NFT Teratas Hari Ini: SURE hingga PENGU Siap Melejit!

    Dunia Collectibles & NFTs kembali memanas. Deretan token dengan kapitalisasi terbesar menunjukkan pergerakan mengejutkan dalam 24 jam terakhir. Dari lonjakan dua digit hingga volume transaksi yang meningkat pesat, inilah daftar Top Collectibles & NFTs Tokens Hari Ini yang wajib dipantau jika tidak ingin melewatkan peluang besar di pasar kripto.

    1. inSure DeFi (SURE) – Lonjakan 26% dalam 24 Jam

    • Harga: $0.0003992
    • Perubahan 24 Jam: +26.57%
    • Market Cap: $10.69 juta
    • Supply Beredar: 26.79 miliar SURE

    SURE memimpin daftar hari ini dengan kenaikan signifikan. Token yang berfokus pada layanan asuransi terdesentralisasi ini menarik perhatian berkat lonjakan harga dan aktivitas pasar yang meningkat. Dengan kapitalisasi pasar yang relatif kecil, token ini menjadi incaran bagi pemburu volatilitas.

    2. Telos (TLOS) – Blockchain Cepat dengan Kenaikan Stabil

    • Harga: $0.02955
    • Perubahan 24 Jam: +9.26%
    • Market Cap: $13.18 juta
    • Volume 24 Jam: $1.87 juta

    Telos dikenal sebagai blockchain yang cepat dan efisien. Pergerakan positif TLOS menunjukkan semakin kuatnya minat komunitas, terutama di sektor NFT dan gaming yang dibangun di atas jaringan Telos.

    3. Myria (MYRIA) – Token Gaming Layer-2 yang Mulai Menguat

    • Harga: $0.0001518
    • Perubahan 24 Jam: +9.26%
    • Market Cap: $5.76 juta
    • Supply Beredar: 37.93 miliar MYRIA

    Sebagai jaringan Layer-2 untuk game Web3, Myria menawarkan biaya rendah dan skalabilitas tinggi. Kenaikan harga dalam 24 jam mencerminkan meningkatnya aktivitas ekosistem gaming yang tengah berkembang.

    4. Open Loot (OL) – Platform Game Web3 yang Makin Dilirik

    • Harga: $0.01972
    • Perubahan 24 Jam: +8.34%
    • Market Cap: $15.39 juta
    • Volume 24 Jam: $4.49 juta

    Open Loot adalah token yang berkaitan dengan platform game Web3. Lonjakan volume transaksi menunjukkan bahwa proyek ini mulai menarik lebih banyak pengguna dan pengembang di sektor NFT gaming.

    5. Pudgy Penguins (PENGU) – Koleksi NFT Populer yang Dominan

    • Harga: $0.01118
    • Perubahan 24 Jam: +8.03%
    • Perubahan 7 Hari: +8.09%
    • Market Cap: $702.9 juta

    Dengan kapitalisasi pasar terbesar di antara token lainnya, PENGU menjadi penguasa sektor NFT saat ini. Volume transaksi yang besar menunjukkan bahwa komunitas Pudgy Penguins tetap kuat dan terus berkembang.

    Sektor NFT Mengalami Kenaikan Aktivitas

    Performa token-token di atas menandakan bahwa minat terhadap NFT dan collectibles sedang kembali meningkat. Baik karena sentimen pasar, rilis fitur baru, atau hype komunitas, sektor ini menampilkan pergerakan yang patut dipantau.

    Baca juga: Token NFT Panas! DigiByte Pimpin Reli, Baby Shark Universe Ikut Meroket


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Magic Eden Tutup Pasar NFT Ethereum dan Bitcoin, Ada Apa?

    Marketplace NFT ternama, Magic Eden, resmi menghentikan dukungan untuk pasar NFT berbasis EVM seperti Ethereum serta NFT berbasis Bitcoin.

    Keputusan ini diambil demi mengalihkan fokus bisnis ke platform kasino dan sportsbook online milik mereka, Dicey.

    Langkah drastis ini mencerminkan tekanan berat yang tengah dialami industri NFT global.

    Magic Eden menyebutkan bahwa sekitar 80% biaya operasional perusahaan terserap untuk produk yang hanya menyumbang 20% dari total pendapatan.

    Sebagaimana dilansir Cointelegraph pada Selasa (3/3), ketimpangan inilah yang memicu keputusan pivot strategis.

    Baca Juga: Harga Magic Eden (ME) Menguat 12%, Awal Tren Baru?

    Fokus Kembali ke Akar: Solana dan iGaming

    Magic Eden awalnya dikenal sebagai marketplace NFT terbesar di ekosistem Solana.

    Platform ini sempat menikmati masa kejayaan ketika volume perdagangan NFT memuncak pada 2021–2022.

    Namun, seiring mendinginnya hype NFT dan menurunnya volume transaksi di berbagai jaringan, model bisnis marketplace NFT murni semakin tertekan.

    Biaya infrastruktur, pengembangan produk lintas chain, serta operasional tim global tidak lagi sebanding dengan pendapatan yang dihasilkan.

    Kini, Magic Eden memilih untuk kembali fokus pada Solana sebagai basis utama NFT mereka, sekaligus mempercepat ekspansi ke sektor iGaming melalui Dicey—platform kasino dan sportsbook online yang dinilai memiliki arus kas lebih stabil.

    Industri NFT Sedang “Berdarah”

    Keputusan Magic Eden dinilai sebagai sinyal kuat bahwa sektor NFT tengah menghadapi fase sulit.

    Sementara itu, tim Research Tokocrypto melihat pivot ini sebagai refleksi realita industri kripto saat ini yang menggerus segmen NFT.

    “Sektor NFT lagi bener-bener berdarah. Magic Eden yang dulunya raksasa NFT milih buat ‘pivot’ ke judi (iGaming) yang profitabilitasnya jauh lebih pasti di tengah market yang lesu. Ini sinyal kalau marketplace NFT murni lagi berjuang keras buat cari model bisnis yang berkelanjutan,” tegas Tim Research Tokocrypto.

    Volume perdagangan NFT global memang telah turun drastis dibanding puncaknya.

    Banyak koleksi kehilangan likuiditas, floor price merosot, dan minat investor ritel menyusut seiring pergeseran fokus ke sektor lain seperti DeFi, AI crypto, dan memecoin.

    Mengapa iGaming Lebih Menjanjikan?

    Sektor iGaming menawarkan model bisnis yang lebih jelas dan terukur.

    Tidak seperti NFT yang bergantung pada hype, tren, dan spekulasi koleksi, kasino dan sportsbook online menghasilkan pendapatan berbasis aktivitas pengguna yang konsisten.

    Dalam kondisi pasar kripto yang volatil dan cenderung lesu, diversifikasi ke iGaming dinilai sebagai langkah defensif untuk menjaga profitabilitas perusahaan.

    Selain itu, integrasi blockchain dalam industri perjudian online juga membuka peluang baru, seperti transparansi transaksi, sistem reward berbasis token, dan interoperabilitas aset digital.

    Dampak bagi Ekosistem NFT

    Penutupan pasar NFT Ethereum dan Bitcoin oleh Magic Eden dapat berdampak pada likuiditas di kedua ekosistem tersebut, meski kemungkinan tidak signifikan dalam skala global.

    Namun secara simbolis, langkah ini memperkuat narasi bahwa model marketplace NFT lintas chain membutuhkan efisiensi tinggi agar tetap berkelanjutan.

    Bagi Solana, keputusan ini bisa menjadi angin segar karena Magic Eden akan kembali memusatkan sumber daya dan inovasi pada ekosistem tersebut.

    Akhir Era Marketplace NFT?

    Tidak sepenuhnya. NFT masih memiliki utilitas potensial di sektor gaming, ticketing, dan identitas digital.

    Namun, model spekulatif berbasis koleksi profil picture (PFP) tampaknya semakin sulit dipertahankan sebagai sumber pendapatan utama.

    Marketplace NFT kini dituntut untuk berevolusi—baik melalui integrasi DeFi, model revenue sharing, atau ekspansi ke sektor lain seperti yang dilakukan Magic Eden.

    Baca Juga: Token Magic Eden Melejit 28% dalam Sehari: Apa Kuncinya?

    Keputusan Magic Eden menghentikan dukungan NFT Ethereum dan Bitcoin demi fokus ke Dicey menandai babak baru dalam strategi bisnis mereka.

    Dengan 80% biaya operasional terkunci pada produk yang hanya menghasilkan 20% pendapatan, pivot ke iGaming dinilai sebagai langkah rasional.

    Di tengah lesunya pasar NFT, langkah ini menjadi sinyal bahwa pemain besar pun harus beradaptasi untuk bertahan.

    Bagi industri kripto, perubahan arah Magic Eden menjadi pengingat bahwa inovasi dan fleksibilitas model bisnis adalah kunci keberlanjutan di pasar yang terus berubah.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Token NFT Panas! DigiByte Pimpin Reli, Baby Shark Universe Ikut Meroket

    Pasar Collectibles & NFT tokens kembali bergairah. Dalam 24 jam terakhir, beberapa aset digital dari sektor ini menunjukkan lonjakan signifikan yang menarik perhatian para investor dan kolektor kripto di seluruh dunia.

    Berikut adalah daftar Top Collectibles & NFTs Tokens berdasarkan kapitalisasi pasar yang tengah menjadi sorotan, dikutip CoinMarketCap:

    DigiByte (DGB): Raja Hari Ini

    Pergerakan harga DigiByte (DGB/USDT) pada Senin, 3 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga DigiByte (DGB/USDT) pada Senin, 3 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Harga: $0.007546
    Kenaikan 24 Jam: +21.34%
    Kenaikan 7 Hari: +14.47%
    Kapitalisasi Pasar: $135.7 juta
    Volume Perdagangan: $67.8 juta

    DigiByte kembali menjadi bintang dengan reli kuat dalam 24 jam terakhir. Proyek blockchain yang dikenal karena kecepatan dan keamanan tinggi ini tampaknya menarik minat investor ritel, terutama di tengah meningkatnya sentimen positif di pasar altcoin.

    Baby Shark Universe (BSU): “Doo Doo Doo” Naik 17%

    Harga: $0.2487
    Kenaikan 24 Jam: +17.77%
    Kenaikan 7 Hari: +10.98%
    Kapitalisasi Pasar: $41.7 juta
    Volume Perdagangan: $30.8 juta

    Token bertema ikonik ini kembali mencuri perhatian. Baby Shark Universe (BSU) terus memperluas ekosistem metaverse dan NFT-nya, membuatnya salah satu proyek hiburan digital paling menarik di sektor ini.

    inSure DeFi (SURE): Perlindungan DeFi yang Tumbuh Stabil

    Harga: $0.0005700
    Kenaikan 24 Jam: +6.70%
    Kenaikan 7 Hari: +19.29%
    Kapitalisasi Pasar: $15.2 juta

    Meskipun harganya relatif rendah, inSure DeFi menunjukkan kekuatan di tengah volatilitas pasar. Proyek ini menawarkan perlindungan asuransi bagi investor DeFi, konsep yang semakin dicari di dunia kripto modern.

    Baca juga: Kebangkitan NFT: Pudgy Penguins Melejit 16%, Render Tembus $2,3

    Games for a Living (GFAL): Gaming Token dengan Potensi Besar

    Harga: $0.002507
    Kenaikan 24 Jam: +6.14%
    Kenaikan 7 Hari: +10.66%
    Kapitalisasi Pasar: $8.9 juta

    GFAL mulai membangun momentum di pasar gaming blockchain. Dengan fokus pada model play-to-earn yang berkelanjutan, proyek ini berpotensi menjadi salah satu token game paling menjanjikan tahun 2025.

    Seraph (SERAPH): Token Baru dengan Sentimen Positif

    Harga: $0.03585
    Kenaikan 24 Jam: +4.16%
    Kenaikan 7 Hari: +14.26%
    Kapitalisasi Pasar: $10.4 juta

    Seraph masih tergolong baru di sektor NFT, namun sudah menunjukkan performa solid. Volume perdagangannya yang meningkat menandakan potensi akumulasi oleh investor awal.

    Dengan DigiByte dan Baby Shark Universe memimpin reli dan beberapa token lain menunjukkan tren positif, sektor NFT & Collectibles tampaknya mulai memanas kembali di awal November 2025. Para analis memperkirakan bahwa jika momentum ini berlanjut, kita bisa menyaksikan fase kebangkitan baru di pasar NFT, kali ini dengan kombinasi utilitas, hiburan, dan game blockchain yang lebih matang.

    Apakah reli ini hanya pump sementara atau awal dari tren besar NFT selanjutnya? Pantau terus perkembangan pasar di minggu ini, karena sektor NFT tampaknya belum habis kejutan.

    Baca juga: Oktober Berakhir, Whale Agresif Jual 3 Altcoin ini


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kebangkitan NFT: Pudgy Penguins Melejit 16%, Render Tembus $2,3

    Pasar Collectibles dan NFT kembali menunjukkan tanda-tanda kebangkitan dengan beberapa token besar mencatatkan kenaikan signifikan dalam sepekan terakhir.

    Berdasarkan kapitalisasi pasar dari CoinMarketCap, lima proyek teratas di sektor ini didominasi oleh Render (RENDER), Pudgy Penguins (PENGU), Immutable (IMX), PancakeSwap (CAKE), dan Stacks (STX).

    Render (RENDER) – $2.31 (+8.06% 7D)

    Analisis Harga RENDER. Sumber: TradingView.
    Analisis Harga RENDER. Sumber: TradingView.

    Token RENDER memimpin sektor ini dengan kapitalisasi pasar mencapai $1,2 miliar. Proyek yang berfokus pada decentralized GPU rendering ini mencatatkan kenaikan mingguan lebih dari 8%, didorong oleh meningkatnya minat terhadap AI dan visualisasi 3D di dunia Web3.

    Pudgy Penguins (PENGU) – $0.01783 (+16.77% 7D)
    PENGU menjadi bintang minggu ini. Dengan lonjakan harga 16,77%, proyek NFT yang populer di media sosial ini kini menempati posisi kedua. Kapitalisasi pasar PENGU tembus $1,12 miliar, sementara volume perdagangan harian mencapai $139 juta, menandakan antusiasme tinggi dari komunitas kolektor digital.

    Immutable (IMX) – $0.5163 (+4.99% 7D)

    Analisis Harga IMX. Sumber: TradingView.
    Analisis Harga IMX. Sumber: TradingView.

    Platform Immutable yang fokus pada ekosistem gaming NFT juga ikut naik, mencatat kenaikan hampir 5% dalam tujuh hari terakhir. Dengan kapitalisasi pasar di atas $1 miliar, IMX tetap menjadi salah satu proyek paling solid di sektor NFT dan gaming blockchain.

    PancakeSwap (CAKE) – $2.49 (+8.66% 7D)
    Meskipun dikenal sebagai DEX di Binance Smart Chain, CAKE juga punya kontribusi besar dalam sektor NFT. Token ini naik 8,66% minggu ini, dengan volume harian menembus $78 juta, menandakan peningkatan aktivitas pengguna di platform DeFi dan NFT mereka.

    Stacks (STX) – $0.4239 (+7.95% 7D)

    Analisis Harga STX. Sumber: TradingView.
    Analisis Harga STX. Sumber: TradingView.

    STX, yang berperan dalam membawa smart contract ke jaringan Bitcoin, ikut mencatat kenaikan hampir 8% dalam sepekan. Dengan kapitalisasi pasar $766 juta, token ini terus menarik minat dari proyek NFT berbasis Bitcoin.

    Kenaikan tajam pada token-token NFT dan koleksi digital minggu ini menunjukkan sentimen positif di sektor Web3 yang sempat lesu beberapa bulan terakhir. Pudgy Penguins dan Render menjadi sorotan utama, menandakan bahwa tren NFT utility dan interoperabilitas Web3 semakin mendapat tempat di pasar kripto.

    Apakah reli ini akan berlanjut atau hanya euforia sementara? Para trader dan kolektor NFT kini memantau ketat pergerakan token-token besar ini untuk menentukan arah tren berikutnya.

    Baca juga: Oktober Berakhir, Whale Agresif Jual 3 Altcoin ini


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 3 Altcoin NFT Ini Kuasai Pasar dan Cetak Kapitalisasi Raksasa

    Pasar kripto kategori NFT & Collectibles kembali menunjukkan pergerakan signifikan. Sejumlah altcoin di sektor ini mencatatkan kenaikan harga dan kapitalisasi pasar yang solid dalam 7 hari terakhir.

    Berdasarkan data kapitalisasi pasar terbaru, berikut 3 top altcoin NFT & Collectibles yang saat ini mendominasi pasar dikutip CoinMarketCap.

    1. Chiliz (CHZ) Pimpin Kategori NFT & Fan Token

    Chiliz (CHZ) menjadi altcoin dengan kapitalisasi pasar terbesar di kategori Collectibles & NFTs. Token ini diperdagangkan di level $0.04121, dengan kenaikan 10.74% dalam 24 jam dan 18.69% dalam 7 hari terakhir.

    Kapitalisasi pasar CHZ tercatat mencapai $419,938,221, didukung volume transaksi harian sebesar $87,092,392. Chiliz dikenal sebagai tulang punggung ekosistem fan token dan NFT berbasis olahraga dan hiburan, yang terus menarik minat investor.

    2. GoMining (GOMINING) Menguat di Tengah Tren NFT Utilitas

    Baca juga: 3 Altcoin Binance Wallet IDO Ini Curi Perhatian Pasar Kripto

    Di posisi berikutnya, GoMining (GOMINING) mencatat kapitalisasi pasar sebesar $170,335,644. Harga token berada di angka $0.4194, dengan kenaikan 8.55% dalam 24 jam dan 26.27% dalam 7 hari.

    Volume perdagangan GOMINING dalam 24 jam mencapai $11,548,470, menunjukkan aktivitas pasar yang stabil. Token ini menggabungkan konsep NFT dengan utilitas penambangan Bitcoin, yang menjadi daya tarik utama di sektor collectibles berbasis utilitas.

    3. Cyber (CYBER) Tumbuh Agresif dalam 7 Hari

    Cyber (CYBER) menempati posisi ketiga dengan kapitalisasi pasar $48,528,521. Token ini diperdagangkan di harga $0.8371, naik 20.35% dalam 24 jam dan melonjak 24.40% dalam 7 hari.

    Volume transaksi harian CYBER tercatat tinggi di angka $72,639,754, menandakan minat pasar yang kuat. Cyber dikenal sebagai proyek Web3 sosial yang juga merambah sektor NFT dan collectibles digital.

    Ketiga altcoin tersebut menunjukkan bahwa sektor NFT & Collectibles masih menjadi salah satu pendorong utama pergerakan pasar kripto. Dengan kapitalisasi besar dan volume transaksi yang aktif, CHZ, GOMINING, dan CYBER saat ini menjadi perhatian utama investor di kategori ini.

    Baca juga: 3 Altcoin Generative AI Ini Lagi Panas, Ada yang Naik Hampir 200% 7 Hari!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Moonbirds Umumkan Migrasi Kontrak dan Nesting 2.0, Waspadai Link Scam

    Proyek NFT Moonbirds kembali menjadi sorotan setelah tim resmi mengumumkan rencana migrasi ke kontrak baru sekaligus peluncuran portal klaim untuk Nesting 2.0.

    Pengumuman ini langsung memicu atensi besar di komunitas, bukan hanya karena upgrade utilitas NFT yang dijanjikan, tetapi juga karena meningkatnya risiko phishing dan scam yang kerap menyertai fase transisi seperti ini.

    Melalui kanal resminya, tim Moonbirds menegaskan bahwa saat ini belum ada link klaim atau migrasi yang live.

    Mereka secara eksplisit memperingatkan holder untuk tidak mengklik tautan apa pun yang beredar di luar sumber resmi. Satu-satunya rujukan valid hanyalah akun X @moonbirds dan Discord resmi Moonbirds.

    Langkah tegas ini diambil untuk meminimalkan potensi eksploitasi oleh pihak tak bertanggung jawab yang biasanya memanfaatkan momen migrasi kontrak sebagai celah untuk menipu pengguna.

    Baca Juga: Azuki dan BAYC Jadi Koleksi NFT Peringkat Teratas di Tahun 2022

    Migrasi Kontrak: Langkah Strategis untuk Keamanan Jangka Panjang

    Migrasi kontrak pintar bukanlah hal sepele dalam ekosistem NFT.

    Proses ini biasanya dilakukan untuk meningkatkan keamanan, efisiensi, atau menambahkan fitur baru yang tidak dapat diimplementasikan secara optimal di kontrak lama.

    Dalam konteks Moonbirds, migrasi ini disebut sebagai bagian penting dari persiapan Nesting 2.0, sebuah pembaruan besar yang diharapkan membawa peningkatan signifikan pada mekanisme dan utilitas NFT mereka.

    Terkait pengumuman ini, Tim Research Tokocrypto menilai bahwa langkah ini memiliki implikasi strategis yang kuat.

    Langkah migrasi kontrak ini krusial untuk keamanan jangka panjang holder, namun fase transisi ini sangat rawan eksploitasi scammer. Holder wajib ekstra waspada (double-check via Discord).”

    “Pembaruan ‘Nesting 2.0’ mengindikasikan upgrade utilitas NFT yang mungkin meningkatkan value retensi bagi holder lama,” Tim Research Tokocrypto menjelaskan.

    Pernyataan ini menegaskan dua hal penting: migrasi kontrak membawa potensi nilai tambah, namun sekaligus menghadirkan risiko tinggi jika holder tidak berhati-hati.

    Nesting 2.0 dan Potensi Upgrade Utilitas

    Sejak awal, fitur Nesting menjadi salah satu identitas utama Moonbirds, di mana NFT yang “di-nest” menunjukkan komitmen jangka panjang holder dan kerap dikaitkan dengan reward atau utilitas tertentu.

    Dengan hadirnya Nesting 2.0, komunitas berspekulasi bahwa Moonbirds tengah menyiapkan mekanisme baru yang lebih relevan dengan dinamika pasar NFT saat ini.

    Upgrade ini diyakini akan berfokus pada peningkatan utilitas, kemungkinan mencakup integrasi ekosistem, reward berbasis partisipasi, atau fungsi baru yang mendorong holder untuk mempertahankan NFT mereka dalam jangka panjang.

    Jika dieksekusi dengan tepat, Nesting 2.0 dapat memperkuat value retention dan menegaskan posisi Moonbirds sebagai proyek NFT yang tidak hanya mengandalkan hype visual, tetapi juga fungsionalitas.

    Ancaman Phishing di Fase Transisi

    Namun, di balik optimisme tersebut, tim Moonbirds menekankan bahwa periode menjelang migrasi adalah momen paling rawan.

    Dalam banyak kasus sebelumnya, scammer memanfaatkan antusiasme komunitas dengan menyebarkan link palsu yang meniru situs resmi, bertujuan mencuri aset atau menguras wallet korban.

    Karena itu, Moonbirds meminta komunitas untuk menerapkan prinsip “verify before interact”. Artinya, setiap informasi atau link harus diverifikasi langsung melalui akun X resmi atau Discord mereka. Tidak ada DM, situs mirror, atau link “bocoran” yang dapat dianggap valid.

    Bagi holder, kewaspadaan bukan hanya soal menjaga aset pribadi, tetapi juga menjaga kesehatan ekosistem secara keseluruhan. Satu insiden besar dapat berdampak pada reputasi proyek dan kepercayaan pasar.

    Apa yang Perlu Dilakukan Holder Sekarang?

    Pada tahap ini, tindakan terbaik adalah menunggu pengumuman resmi. Jangan terburu-buru mencari link migrasi atau klaim.

    Pastikan notifikasi aktif di akun X Moonbirds dan pantau Discord resmi mereka. Hindari berinteraksi dengan smart contract yang mengatasnamakan Moonbirds sebelum ada konfirmasi publik.

    Di sisi lain, pengumuman migrasi dan Nesting 2.0 memberi sinyal bahwa Moonbirds masih aktif mengembangkan produknya, sesuatu yang krusial di tengah pasar NFT yang semakin selektif.

    Baca Juga: 3 Altcoin NFT Ini Kuasai Pasar dan Cetak Kapitalisasi Raksasa

    Migrasi kontrak dan kehadiran Nesting 2.0 menandai fase penting dalam evolusi Moonbirds. Potensi upgrade utilitas dapat menjadi katalis positif bagi holder jangka panjang.

    Namun, fase ini juga membuka ruang besar bagi scam. Bagi komunitas, kunci utamanya sederhana namun krusial: hanya percaya pada kanal resmi, dan selalu lakukan double-check sebelum bertindak.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • OpenSea Tunda Token SEA, Pasar NFT Terimbas

    Platform marketplace NFT terbesar, OpenSea, resmi menunda peluncuran token yang telah lama dinantikan, yakni SEA.

    Token tersebut sebelumnya dijadwalkan akan mulai diperkenalkan pada event yang direncanakan berlangsung pada 30 Maret, namun kini harus ditunda karena kondisi pasar kripto yang dinilai masih belum ideal.

    Keputusan ini mencerminkan pendekatan yang lebih hati-hati dari OpenSea di tengah volatilitas pasar aset digital yang masih tinggi.

    Baca Juga: Mengenal Apa itu OpenSea dan Cara Mendaftarnya

    Penundaan di Tengah Pasar yang Menantang

    Dalam pernyataan resminya, sebagaimana dikutip dari Cryptobriefing, OpenSea menyebut bahwa kondisi pasar saat ini menjadi faktor utama di balik penundaan peluncuran SEA.

    Ketidakpastian makro dan fluktuasi harga kripto membuat timing peluncuran token menjadi krusial, terutama untuk menjaga antusiasme pasar dan stabilitas harga saat listing.

    Langkah ini juga mengindikasikan bahwa OpenSea ingin menghindari risiko peluncuran token dalam kondisi sentimen lemah, yang berpotensi menyebabkan performa awal yang kurang optimal.

    Kampanye Rewards Dihentikan dan Refund Dibuka

    Sebagai bagian dari penyesuaian strategi, OpenSea juga mengumumkan bahwa kampanye rewards yang sedang berjalan akan segera dihentikan.

    Namun, untuk menjaga kepercayaan pengguna, platform ini memberikan opsi bagi pengguna tertentu untuk:

    • Mengajukan refund fee dari wave reward terbaru
    • Mendapatkan kompensasi atas partisipasi dalam program sebelumnya

    Langkah ini dinilai sebagai upaya menjaga loyalitas komunitas di tengah perubahan rencana yang cukup signifikan.

    Strategi Baru: Zero Fee Trading Selama 60 Hari

    Sebagai kompensasi sekaligus strategi untuk menjaga engagement, OpenSea menghadirkan kebijakan zero fee trading selama 60 hari, yang akan dimulai pada 31 Maret.

    Program ini memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi tanpa biaya, sebuah langkah agresif yang bertujuan untuk meningkatkan volume transaksi; mendorong eksplorasi fitur baru; sekaligus menarik kembali likuiditas ke platform.

    Selain itu, OpenSea juga memanfaatkan periode ini untuk menguji berbagai inovasi baru, seperti Cross-chain token trading, pengembangan mobile app, dan rencana peluncuran tools derivatif.

    Strategi ini menunjukkan bahwa meskipun peluncuran token ditunda, OpenSea tetap fokus pada pengembangan produk dan peningkatan pengalaman pengguna.

    Dampak ke Pasar NFT dan Sentimen SEA

    Penundaan peluncuran token SEA tentu memberikan dampak terhadap ekspektasi pasar, terutama bagi trader yang menantikan potensi airdrop atau spekulasi harga.

    Terkait penundaan tersebut, Tim Research Tokocrypto menilai langkah ini sebagai kombinasi sinyal negatif dan defensif.

    “Untuk SEA, ini campuran sinyal negatif dan defensif: penundaan token jelas mengecewakan pasar, tapi zero-fee window menunjukkan OpenSea masih agresif membangun engagement sebelum token benar-benar diluncurkan. Jadi secara narasi, ini bukan dead catalyst, tapi jelas menunda momentum yang tadinya bisa memicu spekulasi lebih cepat,” ungkap Tim Research Tokocrypto.

    Artinya, meskipun momentum jangka pendek tertunda, potensi jangka panjang masih tetap terbuka.

    Bukan Dead Catalyst, Tapi Momentum Tertunda

    Dalam konteks pasar kripto yang sangat bergantung pada sentimen dan narasi, peluncuran token sering kali menjadi katalis besar untuk lonjakan aktivitas dan harga.

    Namun, dengan penundaan ini, OpenSea tampaknya memilih untuk:

    • Mengoptimalkan produk terlebih dahulu
    • Membangun basis pengguna yang lebih kuat
    • Menunggu kondisi pasar yang lebih kondusif

    Pendekatan ini bisa menjadi strategi jangka panjang yang lebih sehat, dibandingkan memaksakan peluncuran di tengah kondisi yang tidak mendukung.

    Persaingan Marketplace NFT Semakin Ketat

    Langkah OpenSea ini juga tidak bisa dilepaskan dari persaingan ketat di sektor marketplace NFT, di mana berbagai platform lain terus berinovasi dengan model insentif dan fitur baru.

    Dengan menghadirkan zero fee dan fitur lintas chain, OpenSea berupaya mempertahankan posisinya sebagai pemain utama di industri ini.

    Baca Juga: NFT Solana Resmi Terdaftar di OpenSea

    Penundaan peluncuran token SEA oleh OpenSea menjadi sinyal bahwa bahkan pemain besar pun tidak kebal terhadap dinamika pasar kripto.

    Meski mengecewakan dalam jangka pendek, strategi zero fee dan fokus pada pengembangan produk menunjukkan bahwa OpenSea masih agresif membangun fondasi sebelum peluncuran token resminya.

    Bagi pasar, ini bukan akhir dari katalis SEA, melainkan penundaan momentum yang bisa kembali muncul ketika kondisi pasar lebih mendukung.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Tiket Konferensi Kripto Tembus Rp 13 M Gara-gara Donald Trump


    Jakarta

    Calon Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan menjadi bintang dalam acara penggalangan dana kampanye di Nashville, Tennessee. Acara ini digelar di sela-sela acara Bitcoin 2024, dengan harga tiket tertinggi US$ 844.600 atau setara Rp 13,68 miliar per orang (kurs Rp 16.200).

    Bitcoin 2024 merupakan sebuah konferensi tahunan yang dianggap sebagai tempat pertemuan penggemar kripto terbesar di AS. Acara ini akan digelar pada 27 Juli 2024.

    Melansir CNBC Internasional, Senin (22/7/2024), tiket kelas atas, termasuk kursi di meja bundar dengan Trump, diberi Harga senilai US$ 844.600 atau setara Rp 13,68 miliar.


    Harga tersebut dipatok sesuai dengan jumlah donasi maksimum bagi individu untuk diberikan kepada Trump dan komite penggalangan dana gabungan terbesar Partai Republik, yang dikenal sebagai Komite Trump 47.

    Sedangkan kelas di bawahnya, dipatok seharga US$ 60.000 atau sebesar Rp 972 juta per orang, sedangkan untuk paket pasangan senilai US$ 100.000 atau Rp 1,62 miliar per pasangan. Besaran tersebut sudah termasuk foto dengan mantan presiden AS itu.

    Disebutkan, Trump telah menandatangani kontrak untuk menjadi headline pertemuan Music City Center sesaat sebelum dia selamat dari percobaan pembunuhan pada 13 Juli lalu.

    Di sisi lain, dalam beberapa bulan terakhir Trump telah memposisikan dirinya sebagai kandidat presiden yang pro-crypto, kebalikan dari pendiriannya sebelumnya selama berada di Gedung Putih.

    Pada April lalu, Trump meluncurkan koleksi token non-fungible (NFT) terbarunya di blockchain Solana. Sejak saat itu, ia semakin banyak membuat komentar bullish terhadap kripto.

    Tim kampanye Trump bahkan menerima sumbangan mata uang digital, dan dia secara pribadi berjanji untuk membela hak-hak mereka yang memilih untuk menyimpan sendiri koin mereka. Hal ini berarti, mereka tidak bergantung pada entitas terpusat seperti Coinbase untuk menyimpan token mereka.

    Sementara itu, setelah pertemuan di klub Mar-a-Lago di Florida dengan sekitar selusin eksekutif penambangan bitcoin yang menjanjikan uang tunai dan suara kepadanya, Trump menyatakan bahwa semua bitcoin di masa depan akan dicetak di AS, jika ia kembali ke Gedung Putih.

    Pada hari Senin lalu, calon presiden dari Partai Republik ini telah menunjuk Senator Ohio JD Vance sebagai pasangannya. Langkah ini dipandang oleh banyak orang sebagai kemenangan bersih untuk sektor kripto. Vance telah menganjurkan regulasi kripto yang lebih longgar.

    Hal ini sangat kontras dengan Gedung Putih Biden, yang secara konsisten mengambil pendekatan skeptis terhadap regulasi kripto. Di bawah kepemimpinan Presiden Joe Biden, Komisi Sekuritas dan Bursa telah melakukan tindakan terhadap sektor ini.

    (shc/hns)



    Sumber : finance.detik.com

  • Bitcoin Mendekati All Time High, Pakar Sebut Ini Faktor Penyebabnya


    Jakarta

    Menjelang penutupan bulan Oktober 2024, bitcoin (BTC) melanjutkan kenaikannya, mendekati level all-time high di sekitar US$73.750. Pada hari ini, harga BTC mencapai US$72.785 sebelum sedikit turun dan bertengger di angka US$72.290 pada pukul 08.00 WIB.

    Bahkan dalam 24 jam terakhir, bitcoin mengalami penguatan sebesar 2,80% dan naik 7,5% dalam seminggu terakhir. Secara Year to Date (YTD) kenaikan bitcoin tercatat sekitar 66%.

    Financial Expert Ajaib Kripto Panji Yudha mengatakan momentum penguatan ini muncul di tengah optimisme pasar menjelang pemilihan umum di Amerika Serikat pada 5 November mendatang. Diperkirakan Pemilu Amerika Serikat akan berdampak pada kebijakan ekonomi dan sektor keuangan AS, termasuk pasar kripto.


    Kenaikan ini juga dapat dikaitkan dengan sentimen ‘risk-on’ di tengah ekspektasi bahwa suku bunga The Fed mungkin akan kembali memotong suku bunganya sebesar 25 bps pada FOMC 7 November, yang memberikan ruang bagi Bitcoin untuk terus bergerak naik.

    “Dari perspektif teknikal, Bitcoin telah berhasil breakout dari resistance trendline descending broadening wedge pattern hingga sempat mencapai US$72.785. Saat ini, terdapat potensi pelemahan terlebih dahulu yang dapat membawa BTC untuk menguji ulang area resistance trendline sebelumnya, yang kini juga menjadi area support di level US$ 69.000. Jika berhasil rebound maka besar peluang BTC untuk mencetak new All Time High dalam beberapa hari kedepan,” kata Panji dalam keterangan tertulis, Rabu (30/10/2024).

    Dia mengatakan dalam beberapa bulan terakhir, produk ETF ini berhasil menarik miliaran dolar ke pasar kripto, terutama setelah penundaan persetujuan di awal tahun.

    “ETF kripto memberikan cara baru bagi investor institusi untuk masuk ke pasar kripto yang sebelumnya dianggap terlalu berisiko,” ujar Panji.

    Hingga kini, momentum positifETFbitcoin spot masih berlanjut terbukti bahwa adanyainflow sebesar US$479 juta pada perdagangan Senin (28/10/2024). Hal itu melanjutkan tren positif minggu lalu dengan lonjakan arus masuk hingga US$997 juta dalam periode perdagangan 21-25 Oktober 2024, dikutip dariSoSo Value.

    Bitcoin mencapai rekor tertinggi baru di angka US$73,737 pada bulan Maret tepat dua bulan setelah ETF ini diluncurkan. Namun, aset ini mengalami tekanan pasca ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan ketidakpastian mengenai suku bunga yang masih tinggi. Namun, keputusan bank sentral untuk menurunkan suku bunga bulan lalu kembali meningkatkan minat investor pada aset berisiko seperti bitcoin.

    Dia pun optimistis hal itu bisa membuat bitcoin dan altcoin akan naik signifikan dalam beberapa waktu ke depan.

    “Lingkungan suku bunga rendah memungkinkan investasi berisiko seperti kripto lebih menarik karena biaya pinjaman yang lebih rendah,” jelasnya.

    Altseason 2024: Momentum bagi Altcoin?

    Tidak hanya bitcoin yang mengalami kenaikan, altcoin diprediksi akan kembali bersinar layaknya altcoin season di tahun 2021 di mana ketika itu DeFi dan NFT menjadi sorotan. Saat ini, dominasi bitcoin (BTC.D) di pasar kripto telah mencapai angka 59,52%, mendekati 60%, angka tertinggi dalam tiga tahun terakhir.

    Namun, kondisi ini juga membuka spekulasi mengenai datangnya ‘altseason’ atau periode di mana altcoin seperti Ethereum dan Solana cenderung mencatatkan performa yang lebih baik dibandingkan bitcoin.

    “Pola ini sering kali terjadi setelah Bitcoin mencapai puncaknya, di mana investor mulai beralih ke aset kripto lain atau altcoin,” ungkapnya.

    Pola teknikal rising wedge wedge yang terlihat dalam BTC.D menandakan potensi koreksi BTC.D yang bisa membuka jalan bagi altseason.

    “Jika dominasi Bitcoin menurun, ini bisa menjadi sinyal awal altseason, di mana altcoin memiliki peluang untuk tumbuh dengan cepat,” lanjut Panji.

    Beberapa altcoin utama seperti Ethereum, Solana, hingga meme coin dapat menjadi pilihan menarik bagi trader.

    BTC Siap Cetak Rekor Tertinggi Baru?

    Dia mengatakan dengan dukungan ETF dan tren peningkatan minat investor institusi membuat bitcoin berada di jalur untuk mencapai rekor tertinggi baru. Potensi untuk menembus level rekor baru tentu ada, terutama jika bitcoin berhasil bertahan di atas level US$70,000.

    “Namun, investor juga harus berhati-hati terhadap potensi koreksi yang bisa terjadi kapan saja, terutama di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global. Dengan demikian, kombinasi antara faktor teknikal dan sentimen pasar menjelang pemilu akan menjadi penentu apakah bitcoin mampu bertahan atau bahkan mencetak rekor baru dalam waktu dekat,” tutupnya.

    Lihat Video: Elon Musk Dinyatakan Tak Bersalah Atas Tudingan Manipulasi Dogecoin

    [Gambas:Video 20detik]

    (anl/ega)



    Sumber : finance.detik.com