Tag: nuansa

  • Yuk Ikutan Halloween Run Virtual 2025, Sehat dan Seru!


    Jakarta

    Di tengah tren hidup sehat yang makin digemari, olahraga kini jadi cara seru untuk menjaga kebugaran sekaligus melepas stres. Nggak cuma soal rutinitas, tapi juga soal gaya hidup dan kesenangan.

    Bertepatan dengan momen Halloween tahun ini, kamu bisa gabungkan dua hal itu sekaligus, antara semangat olahraga dan keseruan bertema spooky lewat Halloween Run Virtual 2025!

    Event lari virtual ini dirancang buat kamu yang ingin merasakan nuansa Halloween dengan cara yang unik dan fleksibel. Mengusung konsep Open Distance Run, kamu bebas menentukan sendiri jarak tempuh dan waktu lari selama periode acara berlangsung. Serunya lagi, kamu bisa ikut dari manapun dan kapanpun antara 26 Oktober hingga 9 November 2025.


    Cukup gunakan aplikasi Strava untuk mencatat setiap langkah, lalu unggah hasil lari kamu ke link yang akan dibagikan saat event dimulai. Mau lari di taman, di sekitar rumah, atau bahkan di treadmill, semua bisa! Kamu yang atur ritmemu sendiri sesuai kenyamanan dan keseruan yang kamu mau.

    Yang bikin Halloween Run Virtual 2025 makin spesial, setiap peserta bisa memilih race pack eksklusif bertema Halloween dengan desain yang keren dan koleksi merchandise yang pastinya sayang untuk dilewatkan. Kamu akan mendapatkan T-shirt finisher, medali eksklusif, sertifikat digital, dan merchandise bertema Halloween yang bikin pengalaman larimu makin berkesan.

    Event ini cocok untuk siapa pun, baik kamu yang baru mulai berlari maupun pelari pro yang suka tantangan. Kamu bisa ikut sendiri untuk me time sambil berolahraga, atau bareng komunitas biar makin seru dan semangat. Bahkan kalau kamu nggak sempat lari sekalipun, kamu tetap bisa berpartisipasi dan ikut merasakan atmosfer keseruan Halloween Run Virtual 2025.

    Halloween kali ini bukan cuma soal pesta kostum atau dekorasi seram, tapi juga tentang bagaimana kamu bisa menikmati momen dengan cara yang lebih sehat dan menyenangkan.

    Yuk, daftar sekarang dan jadi bagian dari Halloween Run Virtual 2025 hanya di detikevent!

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Tutup Akhir Tahun dengan Lari Sambil Seru-Seruan di Sundaland Run 2025!


    Jakarta

    Akhir tahun nanti, Kota Bogor akan dipenuhi semangat dan energi ribuan pelari yang siap bergerak bersama di Sundaland Run 2025. Lebih dari sekadar lomba lari, event ini jadi perayaan gaya hidup aktif yang memadukan olahraga, hiburan, dan aksi sosial dalam satu festival besar penuh warna.

    Nggak cuma berlari menembus lintasan, tapi juga bisa menikmati zona hiburan, kuliner lokal, area art & lifestyle, music stage, hingga charity moment yang bikin suasana makin hidup dan bermakna.

    Sundaland 2025 akan dilaksanakan pada:


    • Tanggal: 21 Desember 2025
    • Waktu: 04.30 – 14.00 WIB
    • Lokasi: Lapangan Zeni, Bogor

    Kamu bisa pilih kategori sesuai kemampuan dan semangatmu, mulai dari 5K Fun Run untuk yang ingin berlari santai, hingga 10K Challenge Run bagi pelari yang ingin menantang batas diri.

    Selain itu, ada juga kategori Master 40+ dan Couple Run yang cocok untuk kamu yang ingin berbagi momen seru bareng pasangan, sahabat, atau komunitas. Setiap kategori punya sensasi dan pengalaman unik dengan nuansa festival yang hangat khas Kota Hujan.

    Setiap peserta akan mendapatkan race package eksklusif berisi Jersey resmi Sundaland Run 2025, Finisher Medal, Nomor peserta (e-BIB), Goodie Bag eksklusif, dan produk sponsor menarik.

    Khusus peserta 10K, ada bonus tambahan berupa Jersey Eksklusif Innovia Edition, Membership Innovia Superapp hingga 3 bulan, serta keping emas edisi spesial Sundaland Run 2025 dari Galeri24!

    Setiap tiket juga sudah termasuk asuransi One Day Coverage, jadi kamu bisa berlari dengan aman dan menikmati seluruh rangkaian acara tanpa khawatir.

    Habiskan waktu akhir tahun dengan pengalaman seru dan penuh semangat bersama ribuan pelari di Sundaland Run 2025.

    Amankan tiketmu sekarang, eksklusif hanya di detikevent!

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • 6 Inspirasi Gaya Hijab Merah Putih untuk Rayakan Kemerdekaan

    Jakarta

    Berencana tampil kompak saat perayaan 17 Agustus nanti? Ini dia inspirasi gaya hijab merah putih untuk rayakan hari kemerdekaan Indonesia.

    Menggunakan pakaian merah putih saat hari kemerdekaan adalah cara yang indah untuk menunjukkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap Tanah Air. Baju merah putih juga bisa menunjukkan semangat nasionalisme sebagai euforia saat 17 Agustus.

    Kamu bisa memadupadankan dengan hijab tanpa khawatir terlihat norak karena padu padan yang mencolok. Tidak perlu padu padan yang kaku tapi dibuat lebih santai dan semi formal agar mudah beraktivitas ketika mengikuti perlombaan 17 Agustus.


    Belum terpikir padu padan hijab merah putih yang pas untuk hari kemerdekaan? Berikut inspirasi gaya hijab merah putih dari selebriti yang mungkin bisa menjadi pencerahan:

    1. Matching dengan pasangan

    Inspirasi Gaya Hijab Merah Putih untuk Rayakan KemerdekaanInspirasi Gaya Hijab Merah Putih untuk Rayakan Kemerdekaan Foto: dok. Instagram @dindahw

    Inspirasi gaya hijab merah putih datang dari pasangan Dinda Hauw dan Rey Mbayang. Kamu bisa tampil feminin dengan setelan rok pleats putih serta atasan merah maroon.

    Tidak perlu menerapkan merah terang seperti bendera tapi bisa dibuat lebih soft sehingga membuatmu tampak manis. Lihat saja Rey Mbayang yang memilih kemeja merah bata dan celana putih membuat gaya serasinya dengan Dinda tetap adem dan tidak terlihat norak.

    2. Gamis polos

    Inspirasi Gaya Hijab Merah Putih untuk Rayakan KemerdekaanInspirasi Gaya Hijab Merah Putih untuk Rayakan Kemerdekaan Foto: dok. Instagram @dindahw

    Tampil syar’i dengan gamis panjang yang longgar tanpa embel-embel apa pun juga memberikan kesan feminin. Seperti Shireen Sungkar yang memadukan gamis warna bata dan pashmina putih polos.

    Jika ingin mempermanis penampilan, tambahkan bros pada bagian dada untuk gamis polos. Pilihan warna merah bata tidak selalu salah kok untuk dipakai saat 17 Agustus.

    3. Colorful

    Inspirasi Gaya Hijab Merah Putih untuk Rayakan KemerdekaanInspirasi Gaya Hijab Merah Putih untuk Rayakan Kemerdekaan Foto: dok. Instagram @tantrinamirah

    Buat kamu yang ingin tampil beda dan semarak saat hari kemerdekaan bisa melihat inspirasinya dari Tantri Namirah. Perpaduan setelan celana putih dan outerwear merah sudah mewakili euforia 17 Agustus.

    Untuk tampil lebih unik, penerapan kemeja bernuansa pink dan kerudung hitam polos memberikan kesan yang semarak.

    4. Matching sekeluarga

    Inspirasi Gaya Hijab Merah Putih untuk Rayakan KemerdekaanInspirasi Gaya Hijab Merah Putih untuk Rayakan Kemerdekaan Foto: dok. Instagram @anisarahma_12/Alimoto

    Ingin tampil matching dengan keluarga saat 17 Agustus? Coba saja tampilan Anisa Rahma bersama keluarga kecilnya. Bayi kembarnya pun dipilihkan baju serupa yang matching dengan dia dan Anandito Dwis.

    5. Baju kurung

    Inspirasi Gaya Hijab Merah Putih untuk Rayakan KemerdekaanInspirasi Gaya Hijab Merah Putih untuk Rayakan Kemerdekaan Foto: dok. Instagram @okkyasokawati

    Mau pakai setelan merah-putih dengan hijab yang lebih formal untuk upacara 17 Agustus di kantor? Lihat gaya Okky Asokawati.

    Setelan kain dan model baju kurung nuansa putih ditambah selendang batik merah membawa nuansa semarak kemerdekaan. Belum ditambah kalung etnik khas Indonesia yang memberikan kesan cantik serta feminin.

    6. Formal

    Inspirasi Gaya Hijab Merah Putih untuk Rayakan KemerdekaanInspirasi Gaya Hijab Merah Putih untuk Rayakan Kemerdekaan Foto: dok. Instagram @ollaramlan

    Jika tak ingin terlalu formal pakai kain maka bisa menerapkan gaya hijab merah-putih Olla Ramlan yang elegan dan formal. Perpaduan rok serta blouse dengan potongan lengan puff memberikan tampilan yang anggun dan feminin.

    Cukup padukan setelan baju merah dan hijab putih atau krem bisa membawa semangat kemerdekaan. Jika ingin lebih anggun dan formal maka bisa pakai high heels merah atau putih.

    (eny/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Baju Warna Sage Cocok dengan Jilbab Warna Apa? Pastel hingga Earth Tone

    Jakarta

    Baju berwarna sage adalah warna hijau lembut dengan nuansa abu-abu, yang memiliki kesan tenang dan elegan. Memilih jilbab yang cocok dengan baju sage bisa mempengaruhi penampilan secara keseluruhan.

    Menemukan warna jilbab yang sesuai dengan baju sage adalah langkah penting untuk menciptakan penampilan yang harmonis. Warna sage yang lembut dan tenang membutuhkan kombinasi warna yang bisa menonjolkan keindahannya tanpa menghilangkan kesan elegan.

    Menentukan warna jilbab yang cocok untuk dipadukan dengan baju sage memerlukan pertimbangan yang cermat. Tak perlu khawatir, artikel ini akan membantu kamu memilih warna jilbab yang tepat untuk baju warna sage.


    Baju warna sage cocok dengan jilbab warna apa? Berikut adalah beberapa opsi warna jilbab yang bisa dipertimbangkan:

    1. Jilbab Warna Netral

    Padu Padan Baju Warna Sage dan HijabPadu Padan Baju Warna Sage dan Hijab Foto: Dok. Hijup, Buttonscarves, Hijabchic

    Warna netral seperti putih, abu-abu, atau beige memberikan kontras yang lembut tanpa mengalihkan perhatian dari warna sage. Ini menciptakan tampilan yang bersih dan elegan. Jilbab putih memberikan kesan segar dan cerah, sedangkan abu-abu dan beige menambahkan kesan yang lebih lembut dan harmonis.

    2. Jilbab Warna Earth Tone

    Warna-warna earth tone seperti coklat muda atau tan merupakan warna jilbab yang cocok untuk baju sage. Ini dapat menambah dimensi pada penampilan tanpa bertabrakan dengan warna sage. Warna-warna earth tone membantu menciptakan kesan hangat dan alami yang sejalan dengan nuansa sage.

    3. Jilbab Warna Pastel

    Padu Padan Baju Warna Sage dan HijabPadu Padan Baju Warna Sage dan Hijab Foto: Dok. Hijup, Buttonscarves, Hijabchic

    Warna jilbab lainnya yang cocok untuk baju sage adalah warna pastel seperti peach, soft pink, atau lavender yang memberikan sentuhan warna tambahan lembut tanpa mengganggu keharmonisan warna sage. Warna pastel memberikan nuansa feminin dan segar yang melengkapi warna sage dengan baik.

    4. Jilbab Warna Sage atau Hijau Muda yang Sejenis

    Padu Padan Baju Warna Sage dan HijabPadu Padan Baju Warna Sage dan Hijab Foto: Dok. Hijup, Buttonscarves, Hijabchic

    Memilih jilbab dalam warna sage atau hijau muda yang serupa dengan baju menciptakan tampilan monochromatic yang elegan. Ini memberikan kesan yang harmonis dan menyatu, menciptakan penampilan yang serasi dan berkelas.

    5. Jilbab Warna Gelap

    Warna-warna gelap seperti navy, charcoal, atau hitam memberikan kontras yang lebih kuat dengan warna sage, menambahkan elemen dramatis pada penampilan. Ini bisa menciptakan tampilan yang lebih formal atau berani.

    Itulah warna-warna jilbab yang cocok untuk baju warna sage. Memadukan warna, tekstur, dan bahan secara tepat juga akan menghasilkan tampilan yang stylish dan berkesan.

    (eny/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Brand Lokal Rilis Busana Muslim dengan Teknik Anyaman Nuansa Pastel

    Jakarta

    Brand fashion ready-to-wear asal Bandung, Alunicorn baru saja menggelar trunk show koleksi terbarunya. Alunicorn menampilkan koleksi yang menerapkan kerajinan seni anyaman.

    Vinvin Alvionica sebagai pendiri Alunicorn mengatakan sengaja mengaplikasikan teknik anyaman pada koleksinya kali ini. Ada detail teknik anyaman pada bagian belakang tunik.

    “Jadi untuk koleksi sekarang terinspirasi dari kearifan lokal Nusantara, anyaman. Jadi kita mengeluarkan koleksi pleats dengan sentuhan anyaman. Dianyam langsung dari bahan kain tekstil jadi sebuah karya,” ungkap Vivin kepada Wolipop, usai trunk show Alunicorn di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan.


    Trunk show koleksi Alunicorn terinspirasi dari kerajinan seni rupa, anyaman berwarna pastel feminin.Trunk show koleksi Alunicorn terinspirasi dari kerajinan seni rupa, anyaman berwarna pastel feminin. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Alunicorn yang identik dengan plisket ini menyuguhkan koleksi dress dengan nuansa warna cokelat dan coral. Vinvin Alvionica menjelaskan bahan koleksi terbaru Alunicorn yang bertajuk Wonderful Indonesia hadir dalam warna pastel yang feminin.

    “Bahannya polyester agak sedikit silknya jadi dia tetap halus, lembut dan flowy. Pilihan warnanya pastel dan perpaduan warna bumi. Koleksi ini bakalan ada di Ramadan 2025,” ucap wanita kelahiran Majalengka 5 Oktober 1993 ini.

    Trunk show koleksi Alunicorn terinspirasi dari kerajinan seni rupa, anyaman berwarna pastel feminin.Trunk show koleksi Alunicorn terinspirasi dari kerajinan seni rupa, anyaman berwarna pastel feminin. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Pada koleksi Alunicorn kali ini, Vinvin menghadirkan tiga siluet yaitu abaya, one set, dan body fit. “Kalau kamu kepengen terlihat rapi dan tidak memperlihatkan bentuk tubuh bisa pakai abaya. Kalau kamu ingin santai dan daily wear ada one setnya. Kamu ingin fit to body bisa juga pakai dress. Semua siluet ada,” tuturnya.

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Si.Se.Sa. Rilis 150 Busana Syari, Ada Swarovski Hingga Bahan Kulit Jagung

    Jakarta

    Menjelang pergantian tahun 2024, label busana muslim syari Si.Se.Sa. menggelar annual show dengan meluncurkan koleksi terbaru bertajuk Blossom of Hope, Bloom with Purpose, Shine with Hope. Uniknya, koleksi ini ada yang menggunakan bahan dari kulit jagung yang ramah lingkungan.

    Brand lokal Si.Se.Sa. merupakan singkatan nama tiga pendirinya yaitu Siriz Tentani, Senaz Nasansia dan Sansa Enanderan. Berdiri sejak 2011, Si.Se.Sa. konsisten mengeluarkan koleksi syari lengkap dengan swarovski.

    Setiap tahun, Si.Se.Sa. menggelar fashion show tunggal untuk memperkenalkan koleksinya. Siriz Sentani salah satu pendiri Si.Se.Sa. mengungkapkan perbedaan gelaran fashion show kali ini.


    Koleksi terbaru SI.Se.Sa. Annual Fashion Show 2024 bertajuk Blossom of HopeKoleksi terbaru SI.Se.Sa. Annual Fashion Show 2024 bertajuk Blossom of Hope Foto: Mohammad Abduh/detikcom

    “Tentunya koleksi kali ini lebih banyak, biasanya ada 75 atau 80 sekarang ada 150 koleksi. Tentunya ada sesuatu yang selalu baru dan konsep baru. Muse kita juga merepresentasikan tema hari ini,” ungkap Siriz saat konferensi pers Si.Se.Sa., Blossom of Hope, bloom with purpose, shine with hope di Ritz Calton, Pasific Place, Jakarta, Rabu (6/11/2024).

    Senaz Nasansia sebagai marketing director Si.Se.Sa. menjelaskan sesuai tema Blossom of Hope, fashion show tahunan ini menghadirkan sentuhan nuansa Jepang. Senaz berharap sesuai dengan tema, koleksi terbaru bisa membawa harapan.

    “Dari dekorasinya serba Jepang, kita terinspirasi dari Jepang yang identik dengan bunga sakura yang melambangkan suatu harapan. Selain koleksi garis besar tema Jepang yang memberikan arti bahwa kehidupan ini selalu ada harapan. Bahwa di balim rintangan ada harapan,” jelas Senaz.

    Si.Se.Sa. Perkenalkan Tiga Segmen Baru

    Sansa Enanderan sebagai creative production Si.Se.Sa. melanjutkan fashion show Si.Se.Sa. kali ini sekaligus memperkenalkan tiga segmen baru dari brandnya. Tiga segmen ini dinamai dengan warna, biru, oranye dan violet.

    “Kali ini Si.Se.Sa. terbagi menjadi tiga segmen yaitu Si.Se.Sa. Blue, Si.Se.Sa. Orange dan Si.Se.Sa. Violet. Pertama, ada Si.Se.Sa. Blue yang karakternya young, modern dan simple. Ada koleksi scarf dan pashmina yang bisa distyling syari juga. Memberikan variasi terbaru. Ada juga bagi wanita yang baru hijrah. Harganya lebih affordable dan juga baju olahraga,” jelas Sansa.

    Sedangkan koleksi Si.Se.Sa. Orange segmennya merupakan ibu-ibu yang glamour dengan harga premium. Dan Si.Se.Sa. Violet menghadirkan karakter baju-baju pesta yang serba Swarovski dengan harga luxury. Sansa juga menerangkan koleksi kali ini menggunakan bahan yang ramah lingkungan.

    Koleksi terbaru SI.Se.Sa. Annual Fashion Show 2024 bertajuk Blossom of HopeKoleksi terbaru SI.Se.Sa. Annual Fashion Show 2024 bertajuk Blossom of Hope. Foto: Mohammad Abduh/detikcom.

    “Bahan sustainable sudah pakai koleksinya dari kulit jagung. Memang ada suatu bahan yang khusus dijadikan baru di Si.Se.Sa. Orange. Bahannya itu tetap terlihat bagus walau pun recycle bertekstur. Biasanya kan kalau bahan biasa susah terurai. Dari bahan kulit jagung bisa lebih ramah lingkungan,” sambungnya.

    Si.Se.Sa. Orange cenderung memakai bahan chiffon, tile dan brokat tabrak motif dan warna. Bahan koleksi Si.Se.Sa. Violet lebih jatuh, satin, dengan tambahan sparkling glitter. Ada juga satu koleksi wave ala Jepang yang dijadikan baju pesta.

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Tren Hijab dan Busana Muslim 2025, Ria Miranda Kembali Klasik dan Minimalis

    Jakarta

    Mendekati pergantian tahun, para hijabers tentu penasaran dengan tren hijab dan busana muslim yang akan berkembang di tahun 2025. Seperti apa tren hijab dan busana muslim 2025 mendatang?

    Menurut desainer modest fashion dan hijab, Ria Miranda, gaya di tahun 2025 kembali ke nuansa klasik dengan sentuhan yang sederhana. Desain yang minimalis semakin jadi pilihan.

    “Kembali ke basic, balik lagi ke klasik style. Prints mulai berkurang untuk detail print yang lebih ringan, motifnya nggak terlalu heavy, instan hijab akan lebih diminati karena sudah banyak yang memakai ya sekarang,” ungkap Ria Miranda ketika ditemui Wolipop baru-baru ini.


    Berikut ini penjelasan dari desainer Ria Miranda tentang tren hijab dan busana muslim tahun 2025:

    1. Hijab segi empat bahan voal

    Koleksi RiaMiranda berkolaborasi dengan Byo.Koleksi hijab segi empat bahan voal masih menjadi tren di tahun 2025. Foto: Dok. Instagram @inforiamiranda.

    Desainer lulusan sekolah mode Esmod Jakarta ini menjelaskan hijab bahan voal segi empat masih menjadi primadona di tahun 2025. Ia juga mengungkapkan masih mengulik kain-kain baru untuk bahan hijab.

    “Bahan hijab seperti voal (masih tren), kita juga mencoba explore bahan-bahan yang tipis tapi tidak menerawang. Tim sedang mencoba develope kain-kain baru terus, kita kan maunya yang tipis dan instan. Explore sesuatu yang lebih compact,” jelasnya.

    Ria Miranda juga menuturkan busana muslim yang menggunakan bahan nyaman menjadi incaran pada 2025. “(Bahan) lebih simpel sih sekarang. kita lebih sering explore bahan cotton viscose yang lebih nyaman,” pungkasnya.

    2. Hijab dengan beragam pilihan warna

    Warna hijab yang semakin beragam akan menjadi tren di tahun 2025.Warna hijab yang semakin beragam akan menjadi tren di tahun 2025. Foto: Dok. Instagram @inforiamiranda.

    Ria Miranda identik dengan sentuhan budaya Minang dalam setiap rancangannya dan warna pastel yang feminin elegan. Wanita yang bernama lengkap Indria Miranda ini mengucapkan warna hijab tahun 2025 akan lebih bervariasi.

    “Warna kan banyak shadenya. Justru orang itu akan lebih senang banyak pilihan,” ucap Ria Miranda.

    3. Busana muslim desain minimalis

    Koleksi Ria Miranda Annual Show 2025Koleksi Ria Miranda Annual Show 2025 Foto: Mohammad Abduh/detikcom

    Salah satu gaya busana yang kembali meroket pada 2025 menurut Ria Miranda adalah gaya minimalis. Dalam menerapkan gala minimalis, Ria mencoba bernostalgia.

    “Aku mencoba explore hoodie blouse bikin lagi karena itu kan kembali ke nostalgia. Orang itu sekarang kepengen terkesan lebih young dan simpel justru. Makanya detail koleksi saat ini prints yang mulai berkurang, monogram yang menjadi prints,” katanya.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Nina Nugroho Gandeng Desainer Tuna Rungu Hasilkan Koleksi Nuansa Rempah

    Jakarta

    Desainer Nina Septiana yang dikenal dengan rancangan baju kerja formal lewat label busana Nina Nugroho, mengeluarkan koleksi terbaru bertajuk Rempah Series. Pada koleksi kali ini Nina berkolaborasi dengan seorang tuna rungu berbakat Salwa Tanara.

    Nina Nugroho konsisten mengangkat kain wastra Nusantara dalam setiap rancangannya. Kali ini Nina Nugroho bersama Salwa Tanara menghadirkan koleksi tentang rempah Indonesia.

    “Tema Rempah Series menjadi inspirasi untuk mendorong agar generasi muda Indonesia memiliki kecintaan terhadap rempah Nusantara, bukan saja sebagai komoditi namun juga sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia,” ungkap Nina.


    Desainer Nina Nugroho baru saja merilis koleksi terbaru, ia berkolaborasi dengan Salwa Tanara. Koleksi tersebut bertajuk Rempah Series yang mengangkat kebudayaan khas Indonesia. Sekaligus untuk mendorong agar generasi muda Indonesia memiliki kecintaan terhadap rempah Nusantara.Desainer Nina Nugroho baru saja merilis koleksi terbaru, ia berkolaborasi dengan Salwa Tanara. Koleksi tersebut bertajuk Rempah Series yang mengangkat kebudayaan khas Indonesia. Sekaligus untuk mendorong agar generasi muda Indonesia memiliki kecintaan terhadap rempah Nusantara. Foto: Dok. @ninanugroho.

    Motif dalam koleksi Rempah Series digambar dan didesain sepenuhnya oleh Salwa Tanara. Desainnya memadukan elemen tradisional rempah-rempah Nusantara dalam bentuk batik tulis dan printing dengan gaya yang modern.

    “Melalui kolaborasi ini, Nina Nugroho menunjukkan dukungannya untuk Salwa Tanara dalam mencapai cita-citanya menjadi seorang fashion designer yang sukses dan berdaya, sekaligus memperlihatkan dampak positif kolaborasi ini terhadap komunitas disabilitas, yang menginspirasi banyak pihak untuk lebih inklusif dan mendukung potensi mereka,” jelas Nina.

    Desainer Nina Nugroho baru saja merilis koleksi terbaru, ia berkolaborasi dengan Salwa Tanara. Koleksi tersebut bertajuk Rempah Series yang mengangkat kebudayaan khas Indonesia. Sekaligus untuk mendorong agar generasi muda Indonesia memiliki kecintaan terhadap rempah Nusantara.Desainer Nina Nugroho baru saja merilis koleksi terbaru, ia berkolaborasi dengan Salwa Tanara. Koleksi tersebut bertajuk Rempah Series yang mengangkat kebudayaan khas Indonesia. Sekaligus untuk mendorong agar generasi muda Indonesia memiliki kecintaan terhadap rempah Nusantara. Foto: Dok. @ninanugroho.

    Melalui koleksi terbarunya Nina ingin memberikan dorongan semangat untuk semua wanita agar tetap berkarya. “Rempah Series bukan hanya koleksi busana, tetapi juga sebuah perayaan akan potensi luar biasa perempuan Indonesia, yang dengan segala keterbatasannya mampu berkarya dan menginspirasi banyak orang,” ujar Nina Septiana, Founder dan Desainer Nina Nugroho.

    Koleksi Rempah Series terdiri dari lima belas busana yang terbagi dalam beberapa kategori, yaitu, comfort, confidence dan couture. Nina mengungkapkan koleksi kolaborasi ini menggunakan bahan premium seperti cotton bridal premium, poly cotton, twill, dan poly silk premium, dengan desain yang ramah wudhu (wudhu friendly) dan akses mudah bagi ibu menyusui (busui friendly).

    Desainer Nina Nugroho baru saja merilis koleksi terbaru, ia berkolaborasi dengan Salwa Tanara. Koleksi tersebut bertajuk Rempah Series yang mengangkat kebudayaan khas Indonesia. Sekaligus untuk mendorong agar generasi muda Indonesia memiliki kecintaan terhadap rempah Nusantara.Desainer Nina Nugroho baru saja merilis koleksi terbaru, ia berkolaborasi dengan Salwa Tanara. Koleksi tersebut bertajuk Rempah Series yang mengangkat kebudayaan khas Indonesia. Sekaligus untuk mendorong agar generasi muda Indonesia memiliki kecintaan terhadap rempah Nusantara. Foto: Dok. @ninanugroho.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Cottonink Studio, Kienka, Hingga Muda Rilis Koleksi Raya di MUFFEST 2025

    Jakarta

    Lima brand modest fashion lokal menyuguhkan karya terbaru mereka di Muslim Fashion Festival 2025. Fashion show yang berkolaborasi dengan Wardah itu menghadirkan koleksi menyambut Ramadhan dan Lebaran 2025.

    Gelaran Muslim Muslim Fashion Festival+ 2025 (MUFFEST+2025) road to @in2mf_ diadakan mulai 20 hingga 23 Februari 2025 di JCC, Senayan. Acara yang digagas oleh Indonesian Fashion Chamber ini menghadirkan lebih dari 130 desainer dan brand lokal dengan mengusung tema Connecting In Style.

    Kali ini ada lima brand yang menghadirkan koleksi terbaru menjelang Ramadan 2025, antara lain Cottonink Studio, Muda Official, Kienka, Nawasana, dan Rasya Syahira. Seperti apa koleksinya?


    1. Cottonink Studio

    Muslim Muslim Fashion Festival+ 2025 (MUFFEST+2025) road to @in2mf_ kembali diadakan mulai dari  20 hingga 23 Februari 2025 di JICC.Gelaran Muslim Fashion Festival+ 2025 (MUFFEST+2025) road to @in2mf_ kembali diadakan mulai dari 20 hingga 23 Februari 2025 di JICC. Foto: Dok. Wardah.

    Cottonink Studio yang didirikan oleh Ria Sarwono dan Carline Darjanto memperkenalkan koleksinya berjudul Bloom in the Dunes. Koleksi ini untuk menyambut datangnya Ramadan dan Lebaran 2025.

    Koleksi Bloom in the Dunes memiliki detail bunga bernuansa elegan yang feminin dan berani. Memadukan tradisi dan modern, koleksi eksklusif ini menghadirkan pakaian bersiluet fluid yang dirancang untuk segala acara mulai dari buka puasa bersama teman dan keluarga hingga perayaan Idul Fitri.

    Carline Darjanto sebagai CEO & Creative Director Cottonink, menjelaskan koleksi ini banyak mengambil inspirasi dari lanskap Arab yang indah, terlihat pada sentuhan motif bunga dan aplikasi tabrak motif yang harmonis, dominasi warna netral yang lembut serta teknik embroidery yang intricate dan atraktif.

    Koleksi Cottonink Studio hadir dalam balutan pilihan warna khas Ramadan yang lembut dan menenangkan seperti putih, biru dan merah muda.

    “Kita memberikan koleksi Cottonink Studio Raya untuk wanita yang lebih dinamis dan keluasaan di bulan Ramadan. Kita ingin menjadi teman untuk wanita Indonesia berkegiatan yang elegan dan mudah dipadu padankan,” ucap Carline saat konferensi pers.

    Carline menuturkan koleksi Bloom in the Dunes bisa memberikan kesan agar wanita Indonesia bisa mengekspresikan diri sesuai dengan kepribadian.

    “Aku rasa memilih baju sesuai dengan personal color ini penting kalau salah warna itu membuat kita tidak bisa tampil maksimal. Untuk koleksi ini bentuknya sangat cantik dan spesial dan dipakai dengan mudah vest layering memang penting banget era fungsional dan dipakai lama. Baju itu untuk mempercantik dan semakin percaya diri,” jelasnya.

    2. Muda Official

    Muslim Fashion Festival+ 2025 (MUFFEST+2025) road to @in2mf_ kembali diadakan mulai dari  20 hingga 23 Februari 2025 di JICC.Muslim Fashion Festival+ 2025 (MUFFEST+2025) road to @in2mf_ kembali diadakan mulai dari 20 hingga 23 Februari 2025 di JICC. Foto: Dok. Instagram @muda.official.

    Brand Muda Official menampilkan koleksi terbaru Mawarna yang terinspirasi kain wastra Bali. Pendiri brand Muda, Asty Saputry dan Yuliana mengungkapkan, mengambil inspirasi koleksi dari sembilan kota di Bali mulai dari Badung hingga Buleleng.

    Kain yang menjadi ciri khas masing-masing kota di Bali diolah menjadi pattern yang lebih modern dan sarat akan makna. Diana Roza Fransisca selaku Marketing Communication & PR Partnership Muda Official mengungkapkan arti dibalik koleksi tersebut.

    “Mawarna itu artinya penuh warna tujuannya untuk menuju kebahagiaan perlu banyak warna di dalamnya. Ada banyak macam warna dan mengambil dari Bali filosofi kehidupan di Bali. Memang untuk mencapai kebahagiaan ada hubungan manusia, alam dan Sang Pencipta,” jelas Diana.

    Lebih lanjut Diana mengatakan, seperti halnya hidup yang penuh warna, memberikan kesan tersendiri. Dan dari setiap keharmonisan warna kehidupan ini puncaknya adalah kebahagiaan. Untuk mencapai kebahagiaan itu perlu adanya hubungan yang baik dengan Sang Pencipta, dengan sesama manusia dan dengan alam sekitar kita. Seperti halnya filosofi kehidupan Bali Tri Hita Karana atau dalam muslim Hablum minallah hablum minannas.

    Diana mengungkapkan tantangan Muda Official dalam merilis koleksi Mawarna, terletak pada pemilihan bahan. “Tim desain Muda bilang kerumitan ada di pemilihan kain bisa memberikannya sesuatu yang sederhana tapi orang bisa melihatnya menjadi statement. Maka dari itu kita mengambil wastra jadi ada cerita lewat pattern. Ada tambahan emblishment payet dan embroidery pada busananya namun tetap etnik,” lanjut Diana.

    3. Kienka

    Muslim Muslim Fashion Festival+ 2025 (MUFFEST+2025) road to @in2mf_ kembali diadakan mulai dari  20 hingga 23 Februari 2025 di JICC.Gelaran Muslim Fashion Festival+ 2025 (MUFFEST+2025) road to @in2mf_ kembali diadakan mulai dari 20 hingga 23 Februari 2025 di JICC. Foto: Dok. Wardah.

    Brand yang didirikan oleh Helda Amalia dan Deilla Andanti Nazar ini dikenal dengan koleksi printing dengan nuansa pastel yang feminin. Kali ini, Keinka meluncurkan koleksi spesial Lebaran berjudul Dreamscapes.

    Amanda Larasati sebagai Head of Production Kienka menjelaskan detail koleksi Dreamscapes pada hadirnya lace yang mewah. Dreamscapes bukan hanya sekadar simbol, tetapi juga gambaran perjalanan panjang Kienka dari awal merintis hingga sukses yang selama ini berkembang.

    “Dreamscapes adalah impian yang kami wujudkan dengan penuh cinta dan dedikasi. Berawal dari seutas mimpi dengan setiap tetes tekad dan cinta sampai satu demi satu mimpi itu terwujud setelah 9 tahun perjalanan Kienka. Kienka adalah bukti bagaimana seutas mimpi menjadi nyata,” jelasnya.

    Amanda menuturkan desain Dreamscapes menampilkan kesan sosok wanita yang beranjak dewasa. “Dreamscapes untuk wanita berhijab agar tak hanya memakai busana yang monoton dan diharapkan wanita bisa memilih gaya busana yang beragam. Ciri khas desain yang elegan, Kienka mengambil sisi wanita yang beranjak dewasa dengan menambah detail double lace yang feminin dan elegan,” lanjutnya.

    4. Nawasana

    Muslim Muslim Fashion Festival+ 2025 (MUFFEST+2025) road to @in2mf_ kembali diadakan mulai dari  20 hingga 23 Februari 2025 di JICC.Acara Muslim Fashion Festival+ 2025 (MUFFEST+2025) road to @in2mf_ kembali diadakan mulai dari 20 hingga 23 Februari 2025 di JICC. Foto: Dok. Wardah.

    Jenama lokal hijab dan modest fashion Nawasana hadir di Muffest+ 2025. Brand ini dinaungi oleh Octaviana sebagai Chief Executive Officer/Creative Director Nawasana.

    Dalam kesempatan konferensi pers Muffest+ 2025, Florensia Prihandini selaku Marketing & Creative Manager Nawasana menuturkan Nawasana membawakan koleksi berjudul Bwanna dan Svarna.

    Koleksi Bwanna dan Svarna merupakan koleksi signature dari Nawasana. Keduanya terinspirasi dari kekayaan motif etnik Nusantara. Koleksi Bwanna merupakan gambaran dari pola motif Sumba, yang berpadu dengan kecantikan alam pantai Bwanna, Nusa Tenggara Timur. Demikian juga dengan koleksi Signature Svarna, terinspirasi dari motif etnik Sumba, dan warna emas yang melambangkan keindahan alam Nusantara yang berkilauan, sesuai dengan dominasi warna emas dalam koleksi Svarna.

    Koleksi Signature Bwanna dan Svarna juga memadukan warna-warna lembut dan motif floral khas Nawasana. Bernuansa kemakmuran dan keindahan bumi Nusantara, mengajak wanita Indonesia untuk berekspresi dalam elegansi. Floren berharap semoga generasi muda bisa menggunakan koleksi wastra Nusantara dalam berbagai kegiatan.

    5. Rasya Shakira

    Muslim Muslim Fashion Festival+ 2025 (MUFFEST+2025) road to @in2mf_ kembali diadakan mulai dari  20 hingga 23 Februari 2025 di JICC.Muslim Fashion Festival+ 2025 (MUFFEST+2025) road to @in2mf_ kembali diadakan mulai dari 20 hingga 23 Februari 2025 di JICC. Foto: Dok. Wardah.

    Terakhir ada Rasya Faisal sebagai desainer dari Rasya Shakira mengungkapkan koleksi yang dihadirkan di MUFFEST+ terinspirasi dari keindahan salah satu taman di London yaitu New Forest.

    Detail bunga yang berwarna lembut sesuai DNA Rasya Syahira. Busana yang ditampilkan classy, elegan, dengan perpaduan warna-warni yang lembut dan konsep desain mewakili perempuan yang feminim namun kuat.

    “Ada enam koleksi yang terinspirasi dari taman di London dan mengambil warna Rasya Shakira yang feminin dan klasik. Perbedaan Rasya Shakira selama 18 tahun kita membuat satu desain hanya satu baju. Selain itu warnanya unik jadi pilih warna agak sulit supaya orang melihatnya warna yang anti,” pungkas Rasya.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Buttonscarves, Benang Jarum hingga Calla The Label Rilis Koleksi Lebaran 2025

    Jakarta

    Perusahaan yang bergerak di bidang retail lifestyle, Modinity Group, baru saja menggelar acara tahunan Modinity Fashion Parade 2025 (MFP 2025). Gelaran ini menjadi panggung untuk kelima brand naungan Modinity Group unjuk gigi mempersembahkan koleksi Lebaran 2025.

    Masuk tahun kedua, Modinity Fashion Parade 2025 (MFP 2025) menampilkan koleksi terbaru dari Buttonscarves, Benang Jarum, Nada Puspita, Zyta Delia, dan pendatang baru di group Modinity yaitu Calla The Label.

    CEO Modinity Group, Linda Anggrea memperkenalkan Calla The Label yang resmi bergabung dalam Modinity Group. “Bagi aku di dalam Modinity apa pun brand yang dinaungi sudah ada jalannya dari Tuhan. Aku rasa pertemuan dengan mba Yeri itu sudah diatur oleh Tuhan dan visi misinya sejalan dengan Modinity. Karena semua Creative Director yang lain menyambut Calla The Label. Menambah warna dari keseruan yang akan ke depan,” ungkap Linda saat ditemui di Modinity Fashion Parade 2025 (MFP 2025) di The Hall, Lantai 8, Senayan City Mall, Jakarta.


    Konferensi pers Modinity Fashion Parade 2025 (MFP 2025) di The Hall, Lantai 8, Senayan City Mall (21/2/2025).Konferensi pers Modinity Fashion Parade 2025 (MFP 2025) di The Hall, Lantai 8, Senayan City Mall (21/2/2025). Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Linda menuturkan Modinity Fashion Parade 2025 menampilkan koleksi Lebaran dari grup di bawah naungan Modinity Group.

    “Alhamdulillah kita menggelar Modinity Fashion Parade masuk tahun kedua. Selalu ciri khasnya adalah fashion show yang mempersembahkan koleksi Raya dalam naungan Modinity. Tahun ini akan memberikan fashion show yang berbeda,” ucapnya.

    Yeri Afriani sebagai pemilik Calla The Label memperkenalkan koleksi terbarunya, Pansy In The Air. Koleksi ini menampilkan signature pattern, yaitu pansy. Terinspirasi oleh keindahan bunga pansy yang melambangkan keberanian, kreativitas dan kecantikan yang tertuang di setiap desain koleksinya dalam warna-warna bold hingga pastel.

    “Siapa sih yang tidak mau bertumbuh dari 2024-2025 ini bisnisnya bertumbuh. Layaknya sebuah brand yang kepengen getting bigger dan saya kepengen brand founder ingin belajar lebih banyak. Brand yang lain kan brand modest, saya bukan. Calla The Label bisa memberikan warna baru dan pertumbuhan. Delapan tahun berdiri, Calla kali ini agak sedikit lebih dewasa karena pertumbuhannya demikian. Calla tetap punya DNA dan signaturenya yang vibrant, colourful dan loud,” kata Yeri.

    Modinity Fashion Parade 2025 (MFP 2025) di The Hall, Lantai 8, Senayan City Mall (21/2/2025).Modinity Fashion Parade 2025 (MFP 2025) di The Hall, Lantai 8, Senayan City Mall (21/2/2025). Foto: Dok. Modinity Group.

    Selanjutnya ada Buttonscarves yang membawa koleksi Lebaran 2025 berjudul Dazzling Festive dengan perpaduan warna berani, siluet elegan, dan detail mewah seperti embellishment beads berbentuk logo signature B. Buttonscarves menghadirkan keempat Brand Ambassadornya yaitu Laura Basuki, Putri Marino, Alyssa Daguise, dan super model Halima Aden di runway Modinity Fashion Parade 2025.

    Koleksi ini menggunakan beragam material mewah seperti jacquard, crepe, chiffon, dan silk yang memberikan kesan anggun dan nyaman saat dikenakan. Koleksi baju Lebaran 2025 ini juga hadir dalam palet warna beragam seperti eclipse, ecru, fuschia, ekinezya, dan solidate blue.

    Selain Buttonscarves, Benang Jarum juga mempersembahkan koleksi Lebaran di Modinity Fashion Parade 2025. Co Founder Benang Jarum, Allyssa Hawadi mengucapkan Benang Jarum menyuguhkan empat koleksi yang berbeda, yaitu kolaborasi dengan Raisa, Mothercare, Adara dan Benang Jarum Black Label.

    Modinity Fashion Parade 2025 (MFP 2025) di The Hall, Lantai 8, Senayan City Mall (21/2/2025).Modinity Fashion Parade 2025 (MFP 2025) di The Hall, Lantai 8, Senayan City Mall (21/2/2025). Foto: Dok. Modinity Group.

    Koleksi busana yang merupakan kolaborasi kedua antara Benang Jarum dan Raisa ini bertajuk Festive Finesse. Busana yang dihadirkan bernuansa lembut dengan motif floral yang elegan.

    “Kita pernah kolaborasi dengan Raisa. Kali ini mengangkat konsep terbaru dan koleksi tahun ini kita menyebutkan Festiveness. Karena kita melihat antusias yang baik dan kali ini lebih mature,” ujarnya.

    Dalam rangka perayaan ulang tahunnya yang ke-5, Benang Jarum mempersembahkan koleksi yang diberi nama Adara. Koleksi ini menghadirkan desain yang memadukan keanggunan dan modernitas, dengan perpaduan menarik antara motif geometris, stripes, dan floral yang bold seperti paisley dan anemone.

    Modinity Fashion Parade 2025 (MFP 2025) di The Hall, Lantai 8, Senayan City Mall (21/2/2025).Modinity Fashion Parade 2025 (MFP 2025) di The Hall, Lantai 8, Senayan City Mall (21/2/2025). Koleksi Nada Puspita. Foto: Dok. Modinity Group.

    Allyssa memperkenalkan Benang Jarum Black Label yang sebelumnya Benang Jarum Couture. Pada Benang Jarum Black Label koleksi yang dihadirkan bertajuk Ethereal yang menonjolkan kemewahan yang elegan. Koleksi ini didominasi oleh material lace yang menciptakan kesan elegan dan feminin. Perpaduan material dan warna- warna seperti putih, krem, hitam, dan hijau pastel yang lembut namun sophisticated. Allyssa menambahkan koleksi ini menghabiskan kain sebanyak 16 meter.

    “Warnanya itu yang akan hits di tahun 2025. Perbedaannya menggunakan sequin, detail emblishment. Bajunya simple menggunakan beads. Kalau warna mengambil warna ice mint, blue mint, earth tone, broken white dan hitam,” tambahnya.

    Berikutnya Co Founder & Creative Director Nada Puspita, Indah Nada Puspita menghadirkan desain artwork yang istimewa dalam koleksi Lebaran 2025 yang diberi nama Raya Romance. Indah menggabungkan dua koleksi Raya dalam satu panggung.

    Modinity Fashion Parade 2025 (MFP 2025) di The Hall, Lantai 8, Senayan City Mall (21/2/2025).Modinity Fashion Parade 2025 (MFP 2025) di The Hall, Lantai 8, Senayan City Mall (21/2/2025). Foto: Dok. Modinity Group.

    “Ada dua koleksi Raya yang digabung menjadi satu. Ada banyak pilihan Hari Raya, ada yang terintegrasi dari dinasti Mugal dari India yang terkenal dengan arsitekturnya. Ini yang menjadi main, warnanya lebih manis warna pastel jadi tren. Menurut aku blendnya sangat romantis, cocok untuk look Hari Raya. Aku sediain baju sarimbit warna hitam. Terinspirasi dari India yaitu sari, ada selendang, baju dari pleats, organza, Nada Puspita menggunakan bahan yang berbeda yaitu bahan bordir dan lace printingnya Nada Puspita,” kata Nada.

    Koleksi pertama Nada Puspita terinspirasi dari Kekaisaran Islam, Mughal, di India, menampilkan artwork Mughal garden, tiang megah, dan arsitektur khas Mughal yang memancarkan keindahan dan
    kemewahan. Bunga lotus, yang banyak ditemukan sebagai elemen dekoratif pada masa kejayaan Mughal. Sedangkan koleksi lainnya bertema classic vintage, dengan sentuhan bunga ciri khas Nada Puspita berpadu dengan aksen pita dan lace, menciptakan tampilan romantis, dengan nuansa manis dan feminin.

    Terakhir ada Zyta Delia yang tahun ini brand miliknya itu sudah menjadi brand lifestyle yang menyediakan beragam kebutuhan wanita, mulai dari hijab hingga aksesori.

    Zyta Delia membawakan koleksi Lebaran bertajuk Aeré. Koleksi ini terinspirasi dari kata “aerial” dan “aérien” dalam bahasa Prancis, yang berarti ringan dan mengalir.

    Koleksi ini tidak hanya sekadar menampilkan keindahan visual, tetapi juga membawa filosofi mendalam tentang gaya hidup yang dinamis dan effortless. Aeré hadir dalam wujud lima tas dan lima seri hijab.

    Zyta Delia juga mempersembahkan surprise collaboration dengan Batik Trusmi dengan menghadirkan koleksi Twilly sebagai aksesori pemanis bag yang hadir dalam empat warna.

    “Pertama kali launching di pertama kali MFP dan semakin dapat feelsnya. Kita lebih fokus lagi sekarang. Ada bag dan shoes lebih banyak variannya akan memanjakan mata. Produknya ada scarf, tas dan sepatu. Ada juga aksesori lainnya. Zyta Delia yang berusia 10 tahun, Zyta Delia menampilkan logo terbaru akan semakin terbiasa pada logonya,” tutur Zyta.

    “Tema koleksinya Aeré ringan dan mengalir. Tidak terlalu complicated dan detail. Warnanya kita bikin netral, earth tone, ada mocca mouse menjadi pantone of the year yang akan ditampilkan. Kemarin kita berkolaborasi dengan Batik Trusmi menambahkan aksesori di twilynya,” lanjut Zyta.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com