Tag: nusantara

  • Maruarar Sirait Rapat Perdana Bareng Komisi V DPR Sebagai Menteri



    Jakarta

    Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait rapat perdana bersama dengan Komisi V DPR RI. Pada rapat ini, ia ingin membahas terkait anggaran kementerian dan struktural organisasi dan tata kerja (SOTK).

    Pria yang akrab disapa Ara ini menuturkan, pembahasan anggaran ini dan SOTK sebagai salah satu cara untuk menjadi transparan karena pihaknya akan menggunakan uang negara untuk berbagai program perumahan.

    “(Bahas) SOTK dan anggaran,” katanya saat tiba di Komisi V DPR RI, Selasa (29/10/2024).


    Ketika ditanya apakah dirinya akan meminta tambahan anggaran kepada DPR, ia tidak menjawabnya secara gamblang. Ia hanya mengatakan pihaknya akan terbuka untuk memaparkan anggaran yang dimiliki tahun 2024 dan tahun 2025.

    “Saya sampaikan saja terbuka apa adanya. Ini kan kita mau keterbukaan, anggaran 2024 kita terbuka, anggaran 2025 kita terbuka, rencana SOTK ini saya akan terbuka. Nanti lihat saja, saya minta rapatnya terbuka,” ungkapnya.

    Sebagai informasi, rapat bersama Komisi V DPR RI ini dihadiri oleh kementerian lainnya, seperti Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pedesaan dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementerian Transmigrasi, BMKG, dan Basarnas.

    Sebelumnya diberitakan, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) akan mendapat anggaran sebesar Rp 5,078 triliun untuk tahun 2025. Anggaran tersebut awalnya merupakan milik Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR sebelum dipecah menjadi Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perumahan.

    Dengan anggaran sebesar Rp 5,078 triliun ini Ara membeberkan rincian penggunaan dana tersebut untuk melanjutkan proyek yang sudah berjalan.

    “Jadi (anggaran tahun depan) Rp 5,07 triliun. Untuk IKN (sekitar Rp 1,2 T untuk sektor perumahan), jadi palingan hanya sekitar Rp 4,5 sekian triliun (anggaran tahun depan),” tuturnya dalam Diskusi Program 3 Juta Rumah, di Auditorium Kementerian PUPR, Senin (28/10/2024).

    Rinciannya adalah sebagai berikut.

    Rumah susun: Rp 3,5 triliun

    – Lanjutan pembangunan hunian vertikal untuk Personil TNI di IKN (Ibu Kota Nusantara) 240 unit
    – Penuntasan pembangunan 47 tower rusun ASN-Hankam di IKN sebanyak 2.820 unit
    – Pembangunan baru rumah susun MBR terdampak IKN sebanyak 44 unit
    – Pembangunan baru rusun ASN/TNI/Polri, MBR, Pekerja, dan lembaga perguruan tinggi dan lembaga perguruan berasrama sebanyak 1.376 unit
    – Lanjutan pembangunan rumah susun direktif (MYC) 701 unit
    – Lanjutan pemeliharaan dan perawatan tower rumah susun Wisma Atlet Kemayoran sebanyak 10 tower
    – Lanjutan pembangunan rumah susun mendukung DOB (MYC) 460 unit

    Rumah Swadaya: Rp 0,7 triliun

    – Pembangun rumah swadaya melalui BSPS sebanyak 34.289 unit.

    Rumah Khusus: Rp 0,105 triliun

    – Pembangunan rumah khusus untuk mendukung DOB (Daerah Otonom Baru) sebanyak 50 unit
    – Pembangunan Rusus suku Moi sebanyak 72 unit
    – Lanjutan pembangunan rumah khusus pasca bencana di Ternate 49 unit
    – Pembangunan Rusus Malawei 100 unit
    – Pembangunan Rusus pasca bencana di Lebak sebanyak 94 unit

    Rumah umum dan komersial: Rp 0,121 triliun

    – Pembangunan PSU sebanyak 10.550 unit untuk perumahan MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) yang tersebar di seluruh provinsi.

    Dukungan manajemen dan teknis lainnya: Rp 0,575 triliun

    – Pelaksanaan kegiatan pengaturan, pembinaan dan penugasan kebijakan dan program penyelenggaraan perumahan.
    – Gaji dan tunjangan, operasional kantor, dan administrasi kesatkeran.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Kuliah Pascasarjana di ITB? Ini 4 Jenis Beasiswa yang Bisa Dicoba



    Jakarta

    Menempuh pendidikan pascasarjana memang membutuhkan biaya yang lebih besar dibandingkan vokasi atau sarjana. Pasalnya, mahasiswa pascasarjana dituntut sering melakukan riset.

    Oleh karena itu, kini sudah banyak beasiswa yang bermunculan bagi mahasiswa S2 dan S3. Baik yang berasal dari kementerian, lembaga, atau perusahaan swasta.

    Nah, bagi detikers yang ingin melanjutkan S2 atau S3 di Institut Teknologi Bandung (ITB), tidak perlu banyak khawatir soal biaya pendidikan. Kampus ini sudah menjalin kerja sama dengan berbagai mitra untuk menyediakan beasiswa bagi mahasiswanya.


    Dilansir dari laman ITB, berikut adalah jenis-jenis beasiswa yang disediakan oleh ITB untuk mahasiswa pascasarjana:

    Jenis-Jenis Beasiswa ITB bagi Mahasiswa Pascasarjana

    1. Beasiswa LPDP

    Siapa yang tidak tahu beasiswa satu ini? Beasiswa LPDP adalah bantuan pendidikan bagi mahasiswa vokasi, sarjana maupun pascasarjana yang disediakan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI.

    LPDP memiliki ragam pilihan kampus baik dalam maupun luar negeri. Selain itu, beasiswa ini juga bisa dicoba oleh penyandang disabilitas hingga mahasiswa yang berasal dari daerah pedalaman.

    Untuk mendaftar beasiswa LPDP di ITB, pastikan terlebih dahulu mahasiswa memiliki Letter of Acceptance (LoA) dari ITB. Selain itu, perhatikan juga syarat-syarat lainnya.

    2. Beasiswa BPI Kemendikbudristek

    Sama seperti LPDP, beasiswa ini juga disediakan oleh pemerintah yakni Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Beasiswa Pendidikan Indonesia atau BPI ini bisa dicoba oleh mahasiswa S2 dan S3 ITB.

    Beasiswa ini secara khusus ditujukan bagi calon guru SMK, guru SD, guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan. BPI pun menyediakan beasiswa asrama mahasiswa nusantara.

    Demikian juga bagi calon dosen S2 dan S3 bisa menerima beasiswa ini asalkan memenuhi kriteria yang ada sesuai Permendikbud Nomor 27 tahun 2022.

    3. Beasiswa BRIN

    Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) setiap tahunnya menyediakan beragam beasiswa riset bagi mahasiswa magister dan doktoral. Beasiswa dari BRIN dibagi menjadi dua yakni degree by research dan doktor strategis.

    Untuk memaksimalkan riset, BRIN juga menggandeng LPDP membagikan beasiswa prioritas. Selain itu, BRIN juga sering mengadakan kompetisi hasil riset bagi mahasiswa S2 dan S3, tentunya dengan hadiah yang nominalnya jutaan rupiah.

    4. Beasiswa JFLS

    Detikers warga Jawa Barat? Maka bisa mencoba daftar beasiswa Jabar Future Leader Scholarship (JFLS). Cakupan beasiswa ini termasuk luas karena diperuntukkan bagi mahasiswa D3, D4, S1, S2, hingga S3.

    Bantuan berupa biaya pendidikan bagi mahasiswa yang berprestasi dan sesuai nama beasiswanya, memiliki jiwa kepemimpinan. Tak hanya dalam uang, bantuan JFLS juga berupa pendampingan keterampilan sosial, kepemimpinan, dan soft skill lainnya.

    Keuntungan mahasiswa S2 dan S3 dalam mendaftar beasiswa ini adalah menjadi prioritas penerima. Syaratnya hanya perlu memiliki LoA dari ITB dan dokumen diri lainnya.

    Itulah beberapa beasiswa yang disediakan oleh pascasarjana ITB bagi mahasiswanya. Mau coba daftar yang mana nih?

    (cyu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Jangan Ketinggalan! Yuk Fun Run Sambil Seru-seruan di Benteng Run 2025


    Jakarta

    Olahraga kini sudah menjadi bagian dari gaya hidup yang tak hanya sehat, tapi juga menghadirkan pengalaman yang menyenangkan. Salah satu tren yang semakin populer adalah sportainment, yaitu perpaduan antara olahraga dan hiburan.

    Tahun ini kamu bisa ikut merasakan hype sportainment terbesar di Tangerang melalui Benteng Run, Color Fun Festival 2025. Bersiaplah untuk merasakan euforia lari penuh warna dalam Benteng Run, Color Run Festival 2025! Acara ini digagas oleh Muda Mudi Nusantara dan akan berlangsung pada:

    • Hari, Tanggal: Minggu, 26 Oktober 2025
    • Waktu: 06.00 – 16.00 WIB
    • Lokasi: Stadion Benteng Reborn, Tangerang

    Event ini bukan sekadar lomba lari biasa. Kamu akan diajak menikmati sensasi color run, serunya foam party, penampilan musik, hingga atmosfer kebersamaan yang bikin acara ini berbeda dari event olahraga lainnya. Dengan dukungan pemerintah daerah dan komunitas muda, festival ini juga menjadi bagian dari misi menjadikan Tangerang sebagai Sport City.


    Kalau kamu ingin ikut Benteng Run dengan pengalaman paling maksimal, Group Ticket adalah solusi terbaik. Tiket ini bukan hanya lebih hemat, tapi juga bikin acara jadi lebih seru karena kamu bisa berbagi momen dengan pasangan, sahabat, keluarga, atau komunitas.

    Selain itu, ada diskon special buat kamu berupa potongan harga khusus untuk grup besar, sehingga semakin hemat bila datang beramai-ramai. Ajak teman dan keluarga kamu untuk lari dan seru-seruan bareng di Benteng Run, Color Run Festival 2025!

    Jangan sampai kehabisan, rasakan sendiri keseruan lari penuh warna, foam party, hingga hiburan dari Aziz Gagap dan Start Koplo di Stadion Benteng Reborn, Tangerang!

    Daftar sekarang juga melalui detikevent!

    (krs/yna)



    Sumber : sport.detik.com

  • Euforia Lari Penuh Warna! Ikutan Benteng Run, Color Fun Festival 2025

    Jakarta

    Tren olahraga kini semakin berkembang, bukan hanya sebatas aktivitas fisik, tapi juga menjadi bagian dari gaya hidup modern yang menyenangkan. Salah satu konsep yang tengah naik daun adalah sportainment, perpaduan olahraga dan hiburan yang membuat pengalaman jadi lebih seru.

    Tahun 2025, Tangerang akan menjadi saksi salah satu ajang sportainment terbesar, yaitu Benteng Run, Color Fun Festival 2025.

    Festival Lari Penuh Warna yang Ditunggu-Tunggu

    Di bawah naungan Muda Mudi Nusantara, event ini hadir bukan sekadar lomba lari. Peserta akan merasakan euforia luar biasa melalui color run dengan taburan bubuk warna, foam party yang segar, hingga hiburan musik yang meriah. Lebih spesial lagi, acara ini akan menghadirkan Aziz Gagap dengan penampilan komedinya yang menghibur, serta Start Koplo yang siap mengguncang panggung festival.


    Detail Event!

    • Hari/tanggal: Minggu, 26 Oktober 2025
    • Pukul: 06.00 – 16.00 WIB
    • Lokasi: Stadion Benteng Reborn, Tangerang

    Lebih Hemat dan Seru dengan Group Ticket

    Salah satu keunggulan Benteng Run 2025 adalah adanya kategori Group Ticket yang membuat pengalaman berlari semakin berkesan. Kamu bisa datang bersama pasangan, sahabat, keluarga, bahkan komunitasmu.

    • Couple Ticket: Rp 420.000 / 2 orang
    • 5 Person Package: Rp 1.045.000 / 5 orang

    Kalau dihitung, paket 5 orang ini membuat setiap peserta hanya perlu merogoh kocek sekitar Rp 209.000 saja, lebih hemat dibandingkan membeli tiket satuan. Bukan hanya soal harga, tetapi momen kebersamaan yang tercipta akan membuat acara ini jadi pengalaman tak terlupakan.

    Kuota Presale 3 Terbatas

    Kategori tiket Presale 3 hanya tersedia dalam jumlah terbatas. Melihat tren penjualan tiket event olahraga hiburan seperti ini, biasanya kuota cepat sekali habis. Maka, jangan menunda terlalu lama untuk mengamankan tiketmu.

    Benteng Run, Color Fun Festival 2025 adalah kesempatan untuk kamu merasakan sendiri bagaimana olahraga bisa berpadu sempurna dengan hiburan. Nikmati energi, warna, musik, tawa, dan kebersamaan dalam satu hari penuh euforia!

    Yuk, daftar sekarang juga sebelum kehabisan tiket melalui detikevent!

    (krs/cas)



    Sumber : sport.detik.com

  • Intip Suasana Audisi Emeron Hijab Hunt Jabodetabek di Summarecon Mall Bekasi

    Bekasi

    Tiba saatnya hijabers Jabodetabek menunjukkan bakat uniknya di audisi Emeron Hijab Hunt 2024 di Parkir Downtown Summarecon Mall Bekasi, hari ini (27/7/2024).

    Wolipop melihat para peserta sudah siap dengan busana terbaiknya. Ada yang menampilkan bakat bernyanyi hingga menari tradisional.

    Wolipop sudah berbincang dengan Dwike Nuraini (27) yang menampilkan bakatnya dalam bernyanyi.


    Suasana audisi tahap pertama Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek di Summarecon Mall Bekasi (27/7/2024).Suasana audisi tahap pertama Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek di Summarecon Mall Bekasi (27/7/2024). Foto: Gresnia/Wolipop

    “Mencoba produktif kembali setelah punya anak tidak ada kegiatan apa pun. Persiapannya latihan mulai dari bahan, mental dan yang akan aku tampilkan nanti. Aku akan membawakan lagu Kala Cinta Menggoda,” jelasnya.

    Ada Puri Ayu Lestari (32 tahun) yang tinggal di Jakarta Selatan akan menunjukkan bakat medle tari nusantara. Ia sangat antusias ingin segera tampil di hadapan juri.

    “Agak nerveous karena sudah lama gak menari karena sibuk kerja dan punya anak. Urus keluarga dan excited karena bisa ketemu teman baru dan komunitas baru,” ujarnya.

    Suasana audisi tahap pertama Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek di Summarecon Mall Bekasi (27/7/2024).Suasana audisi tahap pertama Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek di Summarecon Mall Bekasi (27/7/2024). Foto: Gresnia/Wolipop

    Tak hanya bernyanyi, ada juga peserta yang sudah mempersiapkan bakatnya di hadapan juri. Salah satunya Yanti Permata Sari (27 tahun) akan penampilkan bakat sebagai pembawa acara dan menampilkan keahlian lainnya.

    “Happy banget pas dapat email aja kaget dan gak menyangka karena circle aku bakatnya keren banget dan mempersiapkan ini dengan maksimal,” terangnya.

    Menurut Yanti peserta audisinya beragam dan berpadu dengan warna pink yang ceria.”Suasananya melihat di Instagram juga keren banget. Hari terakhir yang masuk ke finalis ternyata teman aku. Jadi memicu aku untuk ikutan juga dan semakin semangat,” lanjutnya.

    Selain itu ada Aisyah (18 tahun) juga akan bernyanyi lagu Takan Berpaling Darimu milik Rossa. “Melihat peserta seru-seru banget dan mencerminkan muslimah semoga bisa menang. Aku kesini sama mama,” jelas Aisyah.

    Para peserta audisi sudah hadir dan siap mengikuti rangkaian acara audisi. Ada yang menggunakan busana daerah sesuai dengan bakatnya dan dress cantik.

    Audisi hari ini di buka oleh bincang santai bersama Emeron mulai dari tips yang bermanfaat untuk para peserta audisi hingga penawaran promo yang menarik jika sayang kamu lewatkan.

    Selanjutnya ada penampilan para alumni Hijab Hunt, seperti Siti Hajar Riska dari alumni Hijab Hunt 2016, Fazah F Shalihah, alumni Emeron Hijab Hunt 2023, ada juga Mutiara Putri Alla, alumni Hijab Hunt 2016, dan penampilan dari Tamara Saidina, alumni Hijab ahunt 2017.

    Di penghujung audisi hadir Zara Leola yang bisa membuat kamu bernyanyi bersama. Sudah tak sabar melihat aksi panggung Zara Leola?

    Yuk langsung ajak teman terdekat, pasangan dan keluarga kamu untuk menyaksikan audisi Emeron Hijab Hunt 2024 di Parkir Downtown Summarecon Mall Bekasi.

    Acara ini didukung oleh Emeron Hijab Shampoo, Shopee Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Social Media KipasKipas, EZnet by Telkomsel Internet Mudah Murah Untuk Seisi Rumah dan GIS Travel Sahabat Umroh dan Haji Anda.

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Penampilan Peserta Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek, Bikin Juri Menangis

    Bekasi

    Peserta audisi Emeron Hijab Hunt 2024 yang beragam membuat suasana semakin menarik yang sayang bila kamu lewatkan, di parkir Downtown Summarecon Mall Bekasi (28/7/2024). Penampilan peserta hingga membuat juri menangis.

    Ketika Maudy Salma Andriane melukis di atas pasir membawakan tema Rumah. Ia menceritakan kisah di balik aksinya berdasarkan pengalamannya sendiri.

    “Karena saya merantau di Tangerang dan rumah saya di Cilegon. Ibu saya sedang stroke dan kedekatan saya dengan ibu saya sangat dekat. Walau pun saya berada jauh dan saya tetap bisa merasakan ‘rumah’ di sini,” jelas Maudy.


    Usai Maudy menjelaskan tema tersebut, membuat Intan Nuraini berderai air mata karena ia langsung teringat dengan bapak mertuanya yang sedang sakit.

    Bajidor Kahot yang dibawakan oleh Syafira Umrotin Hasanah juga tak kalah mencuri perhatian karena ia tampil luwes dan ingin melestarikan budaya Indonesia. Chicha Fiqri Rahman juga bernyanyi lagu nusantara yang membuat juri dan penonton merinding, karena mengeluarkan whistle voice.

    Peserta yang sudah mengikuti audisi Hijab Hunt lebih dari lima kali ini Palupi Krakatao menampilkan aksi teatrikal. Ia berpuisi dengan ekspresi yang dalam dan menghayati setiap kata yang ia ucapkan. Penonton pun larut dan terbuai dengan penampilannya. Palupi juga menggunakan makeup karakter untuk mempertegas tampilan.

    Acara ini didukung oleh Emeron Hijab Shampoo, Shopee Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Social Media KipasKipas, EZnet by Telkomsel Internet Mudah Murah Untuk Seisi Rumah dan GIS Travel Sahabat Umroh dan Haji Anda.

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Brand Lokal Rilis Busana Muslim dengan Teknik Anyaman Nuansa Pastel

    Jakarta

    Brand fashion ready-to-wear asal Bandung, Alunicorn baru saja menggelar trunk show koleksi terbarunya. Alunicorn menampilkan koleksi yang menerapkan kerajinan seni anyaman.

    Vinvin Alvionica sebagai pendiri Alunicorn mengatakan sengaja mengaplikasikan teknik anyaman pada koleksinya kali ini. Ada detail teknik anyaman pada bagian belakang tunik.

    “Jadi untuk koleksi sekarang terinspirasi dari kearifan lokal Nusantara, anyaman. Jadi kita mengeluarkan koleksi pleats dengan sentuhan anyaman. Dianyam langsung dari bahan kain tekstil jadi sebuah karya,” ungkap Vivin kepada Wolipop, usai trunk show Alunicorn di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan.


    Trunk show koleksi Alunicorn terinspirasi dari kerajinan seni rupa, anyaman berwarna pastel feminin.Trunk show koleksi Alunicorn terinspirasi dari kerajinan seni rupa, anyaman berwarna pastel feminin. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Alunicorn yang identik dengan plisket ini menyuguhkan koleksi dress dengan nuansa warna cokelat dan coral. Vinvin Alvionica menjelaskan bahan koleksi terbaru Alunicorn yang bertajuk Wonderful Indonesia hadir dalam warna pastel yang feminin.

    “Bahannya polyester agak sedikit silknya jadi dia tetap halus, lembut dan flowy. Pilihan warnanya pastel dan perpaduan warna bumi. Koleksi ini bakalan ada di Ramadan 2025,” ucap wanita kelahiran Majalengka 5 Oktober 1993 ini.

    Trunk show koleksi Alunicorn terinspirasi dari kerajinan seni rupa, anyaman berwarna pastel feminin.Trunk show koleksi Alunicorn terinspirasi dari kerajinan seni rupa, anyaman berwarna pastel feminin. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Pada koleksi Alunicorn kali ini, Vinvin menghadirkan tiga siluet yaitu abaya, one set, dan body fit. “Kalau kamu kepengen terlihat rapi dan tidak memperlihatkan bentuk tubuh bisa pakai abaya. Kalau kamu ingin santai dan daily wear ada one setnya. Kamu ingin fit to body bisa juga pakai dress. Semua siluet ada,” tuturnya.

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Nina Nugroho ‘Sulap’ Batik Aceh Jadi Baju Kerja di IN2MF 2024

    Jakarta

    Nina Septiana merupakan salah satu desainer yang konsisten mengangkat kain wastra Nusantara dalam setiap rancangannya. Seperti kali ini ia mengeluarkan koleksi yang terinspirasi dari kebudayaan Aceh bertajuk Peuhaba.

    Nina Septiana dikenal dengan rancangan baju kerja yang simpel dan elegan lewat label busana Nina Nugroho sejak tahun 2016. Kini Nina menampilkan koleksi terbarunya di Indonesia International Modest Fashion Festival fashion show (IN2MF) 2024.

    Koleksi Nina yang bertajuk Peuhaba berasal dari bahasan Aceh yang berarti ‘apa kabar’. Nina menjelaskan ‘apa kabar’ di sini mengingatkan kembali tentang kekayaan budaya Aceh, keunikan dan kesantunan dalam berbusana dan berinteraksi. Aceh adalah salah satu daerah istimewa yang mengangkat hukum islam sebagai panduan kehidupannya.


    Desainer Nina Septiana mengeluarkan koleksi yang terinspirasi dari kebudayaan Aceh bertajuk Peuhaba.Desainer Nina Septiana mengeluarkan koleksi yang terinspirasi dari kebudayaan Aceh bertajuk Peuhaba. Foto: Dok. Nina Nugroho.

    Selain itu, Aceh juga senada dengan semangat keberdayaan wanita yang diangkat oleh Nina Nugroho. Menurutnya Aceh merupakan salah satu daerah yang memiliki pahlawan wanita terbanyak. Sebagaimana singkatan dari namanya yaitu Arab, China, Eropa dan Hindia, Aceh juga merupakan cerminan kekayaan budaya, suku bangsa dan berbagai keanekaragaman di Indonesia.

    Dalam fashion show di IN2MF, busana bertema Peuhaba ini dituangkan dalam delapan koleksi dengan menggunakan bahan utamanya yaitu batik Aceh bermotif pinto Aceh. Pinto Aceh merupakan kebanggaan Aceh yang memiliki makna kepribadian yang tidak mudah terbuka dengan masyarakat luar, namun bisa sangat akrab dengan penuh kehangatan apabila sudah saling mengenal. Dari tangan para UKM di Aceh, maka lahir lah berbagai lembaran kain batik dengan inspirasi Pinto Aceh.

    Desainer Nina Septiana mengeluarkan koleksi yang terinspirasi dari kebudayaan Aceh bertajuk Peuhaba.Desainer Nina Septiana mengeluarkan koleksi yang terinspirasi dari kebudayaan Aceh bertajuk Peuhaba. Foto: Dok. Nina Nugroho.

    “Kehadiran batik pinto Aceh merupakan aksi nyata Nina Nugroho dalam mengembangkan sustainable modest fashion, sebagaimana tema IN2MF kali ini,” ungkap Nina Septiana.

    Batik Pinto Aceh yang dibeli langsung dari para pengrajin batik di Aceh merupakan wujud Nina membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi para pengrajin. Selain untuk fashion show Nina Nugroho juga menggunakannya sebagai bahan dasar untuk produksi series terakhirnya di tahun 2024 yaitu “Aceh Series.”

    Batik Pinto Aceh ini merupakan inovasi tersendiri karena dibuat dengan menggunakan warna dasar gelap, tidak seperti biasanya yang menggunakan warna terang dan menyala. Hal ini merupakan bentuk penyesuaian agar dapat digunakan oleh para pecinta batik di luar daerah Aceh.

    Desainer Nina Septiana mengeluarkan koleksi yang terinspirasi dari kebudayaan Aceh bertajuk Peuhaba.Desainer Nina Septiana mengeluarkan koleksi yang terinspirasi dari kebudayaan Aceh bertajuk Peuhaba. Foto: Dok. Nina Nugroho.

    Pada fashion show ini, keseluruhannya merupakan koleksi busana kerja. Sebagai ciri khas busana, Nina Nugroho juga mengaplikasikan detail berupa piping, pleats dan double manset (wudhu friendly).

    Koleksi dari batik Pinto Aceh ini menggunakan warna hitam, coklat, marun, dan abu-abu. Selain itu ada warna earth colour ini memiliki makna keberanian, kelembutan, kehangatan, alami dan netral.

    Desainer Nina Septiana mengeluarkan koleksi yang terinspirasi dari kebudayaan Aceh bertajuk Peuhaba.Desainer Nina Septiana mengeluarkan koleksi yang terinspirasi dari kebudayaan Aceh bertajuk Peuhaba. Foto: Dok. Nina Nugroho.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Amarestola Aplikasikan Wastra Batik Cap dan Tenun Jadi Busana Siap Pakai

    Jakarta

    Pegiat mode Tanah Air terus berinovasi dan mengembangkan beragam desain keindahan wastra Indonesia melalui busana. Salah satu brand yang mengolah wastra yang mencuri perhatian adalah AmareStola.

    Brand ready-to-wear AmareStola mengaplikasikan teknik batik cap dan kain tenun menjadi busana siap pakai untuk beragam kegiatan wanita. Mulai dari kasual, formal hingga Lebaran.

    Mengusung tagline modest, effortless dan timeless, Rencany Indramartani selaku pendiri AmareStola mengatakan ingin melestarikan batik cap dengan sentuhan modern. Busana dari AmareStola cocok untuk wanita modern usia 20-40 tahun.


    “Ciri khas AmateStola adalah batik cap dan tenun dikombinasikan dengan katun premium dan bordir. Jadi memang batik cap dan tenun salah satu koleksi yang bisa dipakai dalam kegiatan sehari-hari. Dengan memakai wastra, kamu juga bisa sekaligus melestarikan budaya tetap stylish dan modern dengan menggabungkan lace dan bordir,” kata Rencany Indramartani saat ditemui Wolipop di bazar GlamLocal, Exhibition Hall, West Mall, Jakarta Pusat.

    Koleksi  AmareStola yang identik dengan motif batik cap dan tenun bisa menjadi pilihan kamu untuk berbagai kegiatan.Koleksi AmareStola yang identik dengan motif batik cap dan tenun bisa menjadi pilihan kamu untuk berbagai kegiatan. Foto: Dok. AmareStola.

    Rencany Indramartani menceritakan arti nama brand AmareStola yang berasal dari dua bahasa. “Amare berasal dari bahasa Italia, yang artinya menyukai. Sedangkan Stola berasal dari bahasa Yunani, adalah pakaian yang indah. Intinya AmareStola adalah pakaian yang disukai,” lanjutnya.

    Membawa misi melestarikan wastra ke generasi muda, Rencany Indramartani membuat cuttingan yang modern dan unik dengan menggunakan bahan katun toyobo premium yang nyaman dipakai. Ada juga koleksi outer bordir yang cocok untuk kegiatan formal dan non formal.

    “Batik cap dari AmareStola cocok untuk kantor dan kuliah. Batiknya cap handmade dimana motifnya modern bukan tradisional. Ciri khasnya mengkombinasi batik katun dengan katun premium sehingga bisa dipakai formal, semi formal dan casual,” jelasnya.

    Koleksi  AmareStola yang identik dengan motif batik cap dan tenun bisa menjadi pilihan kamu untuk berbagai kegiatan.Koleksi AmareStola yang identik dengan motif batik cap dan tenun bisa menjadi pilihan kamu untuk berbagai kegiatan. Foto: Dok. AmareStola.

    Koleksi batik cap dan tenun dari AmareStola merupakan bagian dari koleksi seri Nusantara, yang terdiri dari kemeja kombinasi batik cap dan tenun dengan menggunakan bahan katun premium dan juga outer. Seluruh koleksi busana AmareStola dijual dengan harga mulai dari Rp 220 ribu hingga Rp 485 ribu.

    “Warna batiknya ke arah soft pastel. Sedangkan untuk batik cap bernuansa bold, merah marun, navy dan hitam. Ada kemeja, vest dan blouse. Cuttingannya AmareStola basic dengan desain timeless. Harapannya produk ini dipakai berkelanjutan dalam segala tren fashion,” pungkas wanita yang akrab disapa Cany itu.

    Koleksi  AmareStola yang identik dengan motif batik cap dan tenun bisa menjadi pilihan kamu untuk berbagai kegiatan.Koleksi AmareStola yang identik dengan motif batik cap dan tenun bisa menjadi pilihan kamu untuk berbagai kegiatan. Foto: Dok. AmareStola.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • 7 Desainer Indonesia Akan Perkenalkan Karya Wastra di FrontRow Paris 2025

    Jakarta

    Wastra Indonesia kembali melangkah ke panggung mode internasional. Kali ini, tujuh desainer Tanah Air bersiap memperkenalkan kekayaan tekstil tradisional Nusantara dalam ajang FrontRow Paris 2025, yang akan digelar untuk keenam kalinya di Les Salons Hoche, Paris.

    Dengan semangat kolaborasi dan identitas lokal, tujuh desainer membawa karya mereka sekaligus misi untuk memperkenalkan keindahan wastra Indonesia.

    Tujuh desainer yang akan unjuk gigi di FrontRow Paris antara lain, Deden Siswanto, AM by Anggiasari Mawardi, Rumah Batik Fractal-LPS, FFF by Ferry Febby Fabry, Putri Anjani by Indina, Roemah Kebaya Vielga, dan NY by Novita Yunus.


    “Pembeda tahun ini dengan tahun sebelumnya, mengapa bikin event sendiri di Paris. Padahal di luar banyak event yang sudah besar? Latar belakangnya industri fashion Indonesia itu besar dan menembus Fashion Week di sana tidak mudah. Kuratornya orang Paris dan bisa diterima di sana,” ungkap Ali Charisma sebagai Founder FrontRow, dalam konferensi pers FrontRow Paris di Bunga Rampai Restoran, Jakarta Pusat.

    FrontRow diharapkan bukan hanya menjadi jembatan menuju pasar Eropa, melainkan ruang aman bagi otentisitas. Ali pun mengungkapkan alasan menggelar FrontRow Paris

    “Dengan ada kurator di Paris, kita itu kalau ikut di sana diubah, menjadi western. Bahkan modest fashion Indonesia tidak bisa pakai hijab jadi berbeda DNA brandnya. Tapi kalau brandnya modest dan wastra Indonesia terlalu berat. Di lain sisi saya setuju tapi saya ingin balance. Dengan membuat acara sendiri bisa sesuai dengan wastra dan modest,” ujar Ali.

    Ali juga menekankan pendekatan berbeda tahun ini, dengan menambahkan elemen parade publik di area strategis Paris dari pusat kota hingga stasiun Metro, untuk menciptakan interaksi langsung antara karya dan publik global.

    “Bukan hanya buyer, tapi juga turis dan warga lokal akan menjadi audiens. Ini adalah cara menjangkau awareness secara organik, dari jalanan Paris ke showroom dan butik,” tambahnya.

    Buyer retail, department store, hingga influencer dengan pengaruh kuat akan diundang secara selektif untuk menciptakan komunikasi yang lebih fokus dan potensial berkelanjutan.

    “Saya percaya brand kali ini sangat keren dan bisa mewakili fashion Indonesia dengan beda kategori dan ini sangat bagus. Bedanya tahun ini potensi buyer retail dan ada parade fashion di kota Paris. Desainer yang ada 7 ini nanti akan ada parade di area publik tujuannya selain ke publik, di sana turis tidak banyak yang kenal FrontRow dan bisa menarik perhatian. Kita bisa masuk ke Metro dan promosi yang baik. Publik transportasi lainnya dan jalurnya ke mana saja,” tuturnya panjang lebar.

    Untuk transaksi berkelanjutan, Ali menuturkan akan mengundang pihak butik yang ada di Paris. “Kita masih handmade banyak jumlahnya bisanya ratusan dan mengundang buyer yang skalanya masih seperti itu. Kita juga mengundang buyer dari Departement Store dan VIP buyer dari influencer di sana. Itu yang kamu usahakan dan butik di Prancis bisa bertemu dengan desainer Indonesia,” lanjut Ali.

    Pengalaman tahun sebelumnya, Ali mengucapkan para desainer Indonesia sudah banyak yang masuk ke retail. Selama tiga tahun, Ali mendatangi butik dengan waktu yang terbatas.

    “Mungkin kelemahan kita follow up komunikasi dan akan kita tingkatkan untuk real production. Hampir setiap tahun ganti desainer. Buyer juga bertanya kenapa desainernya tidak ikut lagi,”lanjutnya lagi.

    Dengan bergabung Frontrow, tujuh desainer akan membuat promosi yang baik sehingga buyer luar negeri juga yakin. “Kita tahun ini akan membuat E-catalog sebelum kita berangkat ke Paris. Untuk jumlah pengunjungnya sekitar 250-400 orang yang datang. Tahun ini kita sengaja memilah supaya menghargai tamu, sedikit berbeda supaya desainer bisa serius komunikasinya dengan lebih baik. Teknisnya desainer bisa bertemu dengan buyer untuk presentasi di backstage mendengarkan komentar dan pendapat dari pengunjung,” sambung Ali.

    Seperti apa koleksi dari masing-masing desainer?

    Novita Yunus akan membawa brand ready-to-wearnya NY by Novita Yunus dengan membawa 11 koleksi wastra tenun lurik, sutra, kreasi dari embroidery dilengkapi dengan perhiasan. Dia juga membawa tas hasil kerja sama dengan mitra Batik Chic dari anyaman kulit domba.

    Roemah Kebaya Vielga, akan ada 10 koleksi dengan konsep petal of legacy. Embroidery manual dari bunga nusantara dan berbagai negara. Selain bordir dan sulam, Roemah Kebaya Velga bekerja sama dengan pengrajin desain perhiasan, Piyo Jewelry.

    Selanjutnya ada Rumah Batik Fractal-LPS yang membawakan tema koleksi Rumah Batik yangmenggambarkan hutan tropis di Parahyangan. Busananya ada 10 look dari 30 UMKM di Sukabumi. Hasil pelatihan selama tiga tahun dan memanfaatkan teknologi namun dengan proses cap dan canting.

    AM by Angggiasari Mawardi menggunakan material dari sisa deadstock garmen lalu dipatchwork dan batik Cirebon. Koleksi ini menggunakan bahan natural viber linen dan bambu.

    Putri Anjani by Indina, membawa koleksi bertajuk Simple but Fashion, mengangkat bahan airy silk dari daun jarak. Serat alam lainnya yang menjadi DNA Putri Anjani, batiknya juga masih dalam tahap celupan.

    Brand FFF by Ferry Febby Fabry akan menyuguhkan koleksi wastra dari Donggala, Sulawesi Tengah. Terakhir desainer, Deden Siswanto membawa koleksi Ready to wear berunsur wastra dengan tema serba hitam. Konsep koleksi kali unisex yang terdiri dari 10 koleksi menggunakan kain tenun.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com