Tag: nyawa

  • Takut Ular Masuk ke Rumah? Coba Bikin Penghalang Pakai 6 Tanaman Ini


    Jakarta

    Ular merupakan hewan berbisa yang bisa mengancam nyawa. Meskipun tidak semua ular beracun, beberapa yang ditemukan memiliki racun yang dapat membekukan darah dan memecah pembuluh darah.

    Hewan melata satu ini suka hidup di tempat yang tersembunyi, seperti semak, perkebunan, atau sawah. Rumah-rumah di perkotaan biasanya jarang ditemukan ular, tetapi jika kawasan tersebut banjir, bisa saja mereka menemukan ular yang terbawa air dari sungai atau selokan terdekat.

    Ada banyak cara untuk mengusir ular, beberapa di antaranya adalah dengan menghubungi damkar yang lebih berpengalaman. Selain itu ada pula cara yang lebih mudah, yakni dengan memakai tanaman. Dilansir Homes and Gardens beberapa tanaman ada yang ampuh untuk mencegah ular mendekat ke rumah. Tanaman tersebut cukup ditanam di pekarangan atau area yang pernah terlihat ular.


    Tanaman yang Ampuh Cegah Ular Masuk ke Taman Rumah

    1. Rosemary

    Ilustrasi tanaman herbal RosemaryIlustrasi tanaman herbal Rosemary Foto: Getty Images/Sima_ha

    Tanaman rosemary biasa digunakan sebagai bahan baku pembuatan oil pengharum ruangan. Ternyata daunnya yang lebat ampuh untuk mencegah ular mendekat ke rumah. Tanaman ini dapat menakuti ular apabila jumlahnya cukup banyak.

    2. Serai

    Tips memasak dengan seraiTips memasak dengan serai Foto: Getty Images/iStockphoto

    Tanaman satu ini mudah untuk ditanam di rumah dan bisa digunakan untuk bahan dapur. Serai memiliki aroma yang tidak disukai ular karena dapat menyulitkan mereka untuk berburu makanan. Untuk serai tidak perlu ditanam terlalu banyak karena daunnya bisa dimanfaatkan oleh ular sebagai tempat persembunyian.

    3. Lidah Mertua

    Snake plant, Dracaena trifasciata, Devil Tongue (Sansevieria trifasciata) in clay pot on white pattern wall background, wooden table. Small evergreen houseplant for modern home decor interior designSnake plant, Dracaena trifasciata, Devil Tongue (Sansevieria trifasciata) in clay pot on white pattern wall background, wooden table. Small evergreen houseplant for modern home decor interior design Foto: Getty Images/M.photostock

    Lidah mertua memiliki kelebihan, yakni dapat menyaring udara kotor dan kelembapan. Ternyata ada kelebihan lain dari tanaman yang disebut dengan snake plant ini yakni bentuk daunnya yang seperti pedang dan tajam sangat dibenci oleh ular. Tanaman satu ini tidak apa-apa jika ingin ditanam banyak di pekarangan.

    Tanaman ini dapat tumbuh subur di luar ruangan dan wilayah beriklim hangat. Kamu dapat menanam lidah mertua di tempat yang terang, tapi jangan persis di bawah sinar matahari langsung. Lalu, jangan menanam di tanah basah karena menyebabkan akarnya membusuk.

    4. Kaktus

    Stylish room interior with beautiful potted cactiStylish room interior with beautiful potted cacti Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

    Tanaman yang satu ini memang tidak mengeluarkan bau tajam, tapi disebut ampuh mencegah ular masuk ke taman rumah. Duri kaktus yang tajam membuat ular merasa kesakitan saat melewatinya, sehingga akhirnya memilih untuk menghindar.

    Sebagai alternatif, kamu juga dapat memanfaatkan kaktus untuk melindungi tanaman lain di halaman rumah, khususnya tanaman yang dijadikan tempat persembunyian ular.

    5. Lavender

    Bunga lavender.Bunga lavender. Foto: iStock/John Gonzales Buenaposada

    Lavender sama dengan rosemary sering dimanfaatkan sebagai pengharum ruangan. Aroma lavender cukup khas bahkan nyamuk saja kabur. Ternyata hewan melata seperti ular juga tidak menyukainya karena dapat mengganggu penciuman mereka saat mencari makan.

    Banyak orang yang menanam lavender ke dalam pot, tetapi menanamnya langsung di tanah juga tidak masalah.

    6. Eucalyptus

    Mottlecah (Eucalyptus macrocarpa)Mottlecah (Eucalyptus macrocarpa) Foto: (Tourism Western Australia)

    Eucalyptus mengeluarkan aroma kuat hampir sepanjang tahun. Dengan begitu, tanaman ini sangat cocok digunakan untuk mengusir serangga hingga hewan berbahaya seperti ular. Tanaman eucalyptus sangat cocok jika ditanam di halaman sempit.

    Itulah delapan tanaman yang ampuh mencegah ular masuk ke tanaman rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal Murah, Salah Pilih Atap Bisa Mengancam Nyawa!


    Jakarta

    Saat ini muncul berbagai jenis atap yang bisa dipilih, mulai dari genteng, PVC, hingga bitumen. Masing-masing jenis memiliki kelebihan dan kekurangan, konsumen harus pintar-pintar memilih jenis atap yang cocok dengan kebutuhan dan anggaran belanja.

    Salah pilih jenis atap karena ingin menekan pengeluaran bisa memicu bencana lho. Atap rumah itu sama pentingnya seperti fondasi rumah. Strukturnya harus kokoh dan membuat bagian dalam nyaman seperti tidak pengap dan panas. Masalah yang bisa terjadi pada atap bukan hanya kebocoran, ada bencana-bencana lain yang bisa mengancam nyawa.

    Berikut ini sederet permasalahan atap yang bisa terjadi apabila memilih jenis atap asal-asalan dilansir This Old House.


    1. Genteng Hilang dan Rusak

    Percaya nggak percaya ada lho kejadian genteng hilang. Biasanya bukan karena dicuri, melainkan karena terbawa angin atau jatuh akibat aktivitas hewan. Jika genteng tidak hilang, biasanya kondisinya sudah retak dan hilang beberapa bagian.

    2. Kebocoran pada Atap Rumah

    Kalau sudah ada celah pada permukaan atap sebaiknya harus segera di ganti karena lubang tersebut menjadi celah bagi air hujan masuk. Genteng yang bocor akan menimbulkan masalah pada plafon dan kerangka atap. Apabila kerusakan sudah mencapai plafon akan lebih mahal biaya perbaikannya.

    Kebocoran tidak melulu berupa tetesan air, terkadang kebocoran muncul sebagai titik lembab atau noda air yang mengembang di langit-langit rumah. Risiko apabila membiarkan kebocoran atap adalah atap ambruk yang bisa mengancam nyawa penghuninya.

    3. Kerusakan Flashing

    Flashing adalah material penutup sambungan untuk mencegah air masuk melalui celah atap, seperti ventilasi dan skylight. Apabila bagian ini rusak, seperti terjadi retak, berkarat, atau ada bagian yang lepas dapat menjadi celah kebocoran atap. Apabila mengabaikan kerusakan ini yang akan terjadi adalah sama seperti masalah pada kebocoran, yakni timbul kelembaban dan muncul jamur di langit-langit rumah.

    4. Masalah Ventilasi Atap dan Skylight

    Pemakaian skylight dan ventilasi di atap masih banyak dipakai di rumah masa kini. Komponen tambahan di atap ini berfungsi sebagai akses cahaya matahari masuk sehingga saat siang hari rumah bisa terang tanpa perlu menyalakan lampu. Ternyata apabila ada kesalahan pada pemasangannya, area ini bisa menjadi celah air masuk saat hujan turun. Jadi pastikan saat memasang ventilasi, bagian sekitarnya sudah tersegel dan tertutup rapat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati Tersengat, Ini 5 Tanda Tawon Bersarang di Rumah


    Jakarta

    Tawon merupakan serangga pengganggu yang kerap menargetkan rumah sebagai lokasi sarang mereka. Kehadiran mereka berbahaya karena apabila mereka terbang terlalu dekat atau sering bersinggungan, berpotensi disengat.

    Jangan sekali-kali menyepelekan keberadaan tawon di sekeliling rumah. Tawon merupakan salah satu hewan kuat dan mematikan. Baru-baru ini ada seorang lansia di Bantul yang meninggal dunia karena diserang tawon.

    Perlu diketahui tawon berbeda dengan lebah. Perbedaannya bisa dilihat dari bentuk tubuhnya, tawon umumnya lebih ramping dan tidak berbulu. Tawon tidak memakan sari bunga, mereka merupakan jenis hewan parasitoid, pemakan serangga.


    Ketika menyengat musuhnya, tawon bisa dengan mudah menarik sengatannya karena bentuknya yang tipis dan halus. Berbeda dengan lebah madu yang bertaruh nyawa jika menyengat manusia.

    Untuk mencegah tersengat tawon, dilansir Fast Action Pest Control, ketahui tanda di rumah ada sarang tawon atau tidak.

    1. Sering Melihat Tawon Berkeliaran

    Kemunculan tawon di rumah terlalu sering perlu dicurigai. Pertama apakah di sekitar rumah ada makanan yang mereka cari. Kedua, apakah ada sarang tawon di sekitar rumah.

    Cara mengetahui jawabannya, mulai cek sudut-sudut rumah terutama bagian atas apakah ada gumpalan aneh. Selain dinding, cek juga pada area tiang dan lampu gantung di rumah. Apabila tidak ada, cek juga bagian atap. Bagian ini serahkan kepada ahli agar tetap aman dan tidak tersengat lebah.

    2. Kayu yang Rusak

    Selagi mencari lokasi sarangnya, cek apakah ada kerangka kayu di rumah yang rusak. Hal ini dikarenakan beberapa spesies tawon mengunyah kayu untuk membuat bubur kertas yang sangat berguna untuk membangun sarang. Proses ini menciptakan lubang pada permukaan luar kayu.

    Tawon mengunyah kayu, pohon, ranting, pagar kayu, dan lantai kayu . Besarnya kerusakan yang disebabkan oleh tawon tergantung pada ukuran sarang. Hal ini karena tawon akan terus merusak kayu sampai serangan tawon ditangani dengan tepat.

    3. Adanya Suara Berdengung

    Tawon merupakan salah satu hewan yang mengeluarkan suara saat membangun sarang. Suaranya seperti ketukan atau dengungan. Apabila mendengar suara aneh, langsung cari tahu sumbernya karena bisa saja itu berasal dari kawanan tawon yang sedang membangun sarang di rumah.

    4. Daya Tarik Tawon

    Tumpukan kayu atau material kayu di rumah menjadi daya tarik bagi tawon kertas. Spesies ini mengunyah kayu untuk menghasilkan bubur kertas guna membangun sarang di rumah kamu.

    Akses terhadap makanan tidak hanya menarik tawon, tetapi juga hama lainnya. Tawon menyukai sampah yang mengandung serpihan kaya protein. Pastikan semua sampah berada dalam wadah yang tertutup rapat.

    Tawon tidak menggunakan kembali sarang yang sama. Tawon akan membangun sarang baru sehingga penting untuk menyingkirkan tawon secara keseluruhan yang ada di rumah.

    5. Menemukan Adanya Sarang

    Tanda paling jelas adalah kelihatan sarang tawon di rumah. Bentuknya seperti gumpalan berwarna coklat pada area atas rumah. Ukurannya berbeda-beda, ada yang besar dan ada pula yang kecil.

    Sarang ini harus dibasmi agar tidak bertambah besar nantinya. Jika tidak berpengalaman, lebih baik memanggil profesional agar tidak tersengat atau terjadi kecelakaan yang tak diinginkan.

    Saat sarang tersebut diganggu, tawon kemungkinan akan keluar dan menyerang. Saat proses pembersihan sarang tawon sebaiknya jauhi area tersebut dan pastikan tidak ada seekor tawon yang masuk ke rumah.

    Itulah 5 tanda ada sarang tawon di rumah, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Pelajaran Penting dari Kecelakaan Bus Masuk Jurang di Puncak



    Jakarta

    Sebuah bus yang mengangkut rombongan keluarga masuk jurang di jalur alternatif Puncak, Bogor, Jawa Barat. Kecelakaan diduga akibat sopir tidak hapal medan dan kurang konsentrasi.

    “(Kecelakaan) diduga pengemudi tidak menguasai medan jalan, tidak hati-hati dan kurangnya konsentrasi,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor Ipda Ferdhyan Mulya dikutip detikNews.

    Menurutnya, jalur tersebut penuh dengan tikungan, tanjakan dan turunan. Kondisi jalan di lokasi kecelakaan adalah jalan menurun dan menikung tajam ke kiri.


    Setibanya di TKP, pengemudi bergerak lurus, membentur besi pembatas jalan, lalu terperosok menabrak rumah milik warga dan menyebabkan kecelakaan lalu lintas,” kata Ferdhyan.

    Kecelakaan semacam ini penting untuk menjadi pelajaran agar tak ada kecelakaan serupa terulang. Menurut praktisi keselamatan berkendara yang juga Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana, jika sopir tak pernah melewati medan yang baru, seharusnya jangan asal terabas.

    “Ini pelajaran untuk para pengemudi bus. Karena sudah sering kecelakaan, jadi pilih-pilih medan lah yang sesuai aturan, dimensi, kemampuan dan tingkat risiko terkecil. Jangan main asal terabas sekalipun secara jarak lebih dekat,” kata Sony kepada detikOto, Minggu (4/8/2024).

    Kata Sony, bus itu adalah moda transportasi dengan jumlah penumpang yang banyak. Ketika sudah berjalan, sopir bertanggung jawab atas keselamatan dan keamanan penumpang.

    “Driver harus benar-benar bertanggung jawab terhadap gaya dan etika berkendara, juga kesiapan unit busnya,” sebut Sony.

    Terlebih, menurut Sony, banyak juga bus yang kondisinya tidak terawat. Sebab, parameter pemilik bus hanya pada jalan lurus sehingga tidak tampak kelemahan di sektor rem atau mesin ketika melewati jalanan ekstrem.

    “Ketika masuk ke jalan yang ekstrem, berliku, naik, turun, di situlah kelemahan tersebut muncul. Dan sayangnya diketahui bersamaan dengan adanya korban cedera atau bahkan sampai hilang nyawa alias kecelakaan. Harus ada satu penekanan terhadap pemilik unit. Jangan hanya ke pengemudi, mereka sama-sama bertanggung jawab atas setiap kecelakaan,” pungkas Sony.

    (rgr/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • Pelajaran dari Mobil Hanyut di Bekasi: Terobos Banjir Taruhannya Nyawa



    Jakarta

    Viral di media sosial video detik-detik mobil hanyut terbawa arus banjir di Bekasi. Peristiwa itu terjadi di Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

    Dalam video yang diunggah akun Instagram kertarahayusociety, tampak sebuah mobil minibus menerobos banjir dengan arus deras. Pengemudi mobil itu sampai kehilangan kendali. Mobil sampai hanyut terbawa arus sungai yang deras.

    Menurut keterangan video, mobil itu terseret banjir aliran Sungai Cikarang, tepatnya di Kampung Nawit, Desa Kertarahayu, Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Menurut keterangan yang diterima detikOto dari akun Instagram kertarahayusociety, di dalam mobil tersebut ada satu orang pengendara. Mobil itu sempat tersangkut tiang listrik, tapi kemudian tetap terbawa arus yang cukup deras.


    Warga sekitar juga turut membantu sopir yang berusaha menyelamatkan diri. “Alhamdulillah pengemudi dapat diselamatkan oleh warga Kampung Nawit,” tulisnya.

    Informasi terakhir yang diterima detikOto, mobil sudah ditemukan. Warga sekitar membantu mengevakuasi mobil tanpa alat berat.

    Praktisi keselamatan berkendara dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, mengatakan ketinggian banjir akibat cuaca buruk di Jabodetabek mungkin bisa berbeda-beda. Tapi, bahaya dari banjir sama. Risikonya masih sangat besar karena tidak terdeteksi.

    “Bahaya banjir di antaranya adalah arus yang tidak terbaca cenderung deras, air yang keruh, kedalaman air yang tiba-tiba, material yang terbawa dan lain-lain,” kata Sony kepada detikOto, Selasa (4/3/2025).

    Menurut Sony, pengemudi harus tahan emosi untuk tidak sembarangan menerobos genangan banjir. Sebab, saat menerobos banjir mungkin ada bahaya yang menyertai. Bahkan mungkin nyawa menjadi taruhannya.

    “Ini yang kadang menjadi kebiasaan buruk, tidak pernah memastikan kondisi aman sebelumnya. Jadi jika berpikir dengan akal sehat maka berhenti dan memastikan poin-poin bahaya banjir. Jika sudah terjebak, segera evakuasi untuk keluar kabin,” ujar Sony.

    “Besarnya arus tidak bisa dilihat jika arusnya di bawah, karena di atasnya seolah tenang. Jadi jangan ambil risiko untuk nerabas. Mudahnya lihat material-material yang dihanyutkan. Jika bergerak maka ada arus yang menyeretnya,” ucap Sony.

    Dalam kasus video di atas, beruntung sopir mobil yang hanyut itu selamat. Sebab, dalam kondisi seperti itu, pintu mobil yang sulit dibuka karena ada air dan arus yang deras, bisa mengancam nyawa.

    “Susah. Karena kondisi tersebut pintu mobil sudah susah dibuka. Makanya (pertimbangan) sebelum (memutuskan) menerobos banjir itu penting,” sebutnya.

    (rgr/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • Dialami Diogo Jota dan Adiknya, Ini Bahayanya Kecelakaan Mobil Gegara Pecah Ban



    Jakarta

    Dua pesepakbola bersaudara asal Portugal, Diogo Jota dan Andre Silva, mengalami kecelakaan fatal berujung merenggut nyawa keduanya. Mobil Lamborghini yang dikendarai Jota dan adiknya itu dilaporkan mengalami pecah ban hingga membuat mobil keluar jalur dan terbakar. Jangan diabaikan, ini bahayanya mobil yang alami pecah ban.

    Diberitakan sebelumnya, Jota dan Silva mengalami kecelakaan tragis di Zamora, Spanyol (3/7). Mereka berdua menaiki Lamborghini Huracan Evo Spyder warna hijau. Diduga kecelakaan tersebut terjadi karena kasus pecah ban setelah Lamborghini yang dikendarai mereka mencoba menyalip kendaraan di depannya.

    Kejadian pecah ban memang kerap menjadi salah satu pembunuh di jalan raya. Ban yang pecah saat mobil dikendarai dalam kecepatan tinggi bisa membuat pengemudi mobil itu kehilangan kendali. Jika ban depan mobil pecah bisa mengakibatkan gejala understeering, sementara kalau ban belakang yang pecah bisa bikin gejala oversteering.


    Mengutip penjelasan Auto2000 dalam keterangannya, kasus ban mobil pecah sampai rusak berat umumnya disebabkan oleh tekanan udara yang kurang alias ban kempis dan dibiarkan terlalu lama. Situasi ini berbahaya karena dapat mengakibatkan kecelakaan.

    Tekanan udara ban yang sesuai sanggup menjaga bidang kontak telapak ban agar tetap optimal, sehingga daya cengkeram ban ke permukaan jalan selalu pas. Tekanan udara ban yang sesuai juga membantu dinding ban menopang berat mobil serta meredam gaya akibat gerakan ban. Alhasil, tekanan udara yang sesuai memegang peran sangat penting dalam menjaga performa ban di jalan.

    Sebaliknya, jika ban mobil mengalami kekurangan angin alias kempis, maka ban tidak memiliki area kontak dengan aspal (contact patch) yang cukup. Bahkan jadi cenderung berlebih akibat hanya tertumpu di pinggir telapak ban. Kondisi ini dapat mengakibatkan ban aus di pinggir sisi luar dan dalam saja. Mobil juga akan terasa semakin berat dikemudikan karena daya cengkeramnya terlalu kuat ke aspal jalan.

    Gerakan naik turun dinding ban pun menjadi tidak terkendali ketika kempis. Alhasil, ban menjadi terlalu lentur dan dapat membuat anyaman kawat baja dinding ban rusak. Bahkan dalam kondisi terburuk, misal saat perjalanan jauh, dan tekanan udara ban terlalu kempis, bibir velg dapat menyentuh dinding ban dan berpotensi membuat robek.

    Kondisi ini sangat berbahaya kalau pengemudi tidak menyadarinya. Padahal, tekanan udara ban yang kurang akan langsung terasa pada pengendalian mobil yang lebih sulit. Selain itu, biasanya mobil akan menarik ke sisi ban yang kempis atau mobil bergoyang akibat gerakan dinding ban yang berlebihan. Jika kondisi itu terjadi terus menerus dan dibiarkan, maka ban berpotensi pecah.

    Maka itu penting melakukan pemeriksaan tekanan udara ban mobil di pagi hari di mana ban belum berjalan dan suhu lingkungan masih dingin supaya hasilnya akurat. Tetapi kalau terlalu repot, usahakan minimal 1 minggu sekali. Pengecekan bisa dilakukan di bengkel khusus ban, maupun di SPBU.

    (lua/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • Pokoknya Jangan Ngebut Pakai Pajero-Fortuner di Tol kalau Mau Panjang Umur!



    Jakarta

    Dua mobil SUV ladder frame, Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport, sering digunakan dengan kecepatan tinggi di jalan tol. Padahal, memacu mobil SUV standar di jalan tol dengan kecepatan tinggi memiliki risiko tinggi.

    Praktisi keselamatan berkendara tidak menyarankan penggunaan SUV untuk kebut-kebutan di jalan umum. Apalagi, mobil tersebut sejatinya memang dirancang nyaman. Memacu SUV dengan ground clearance tinggi dan suspensi nyaman di jalan tol berisiko buat keselamatan. Tak jarang kecelakaan terjadi akibat memacu mobil hingga kecepatan tinggi di jalan tol. Bahkan, kecelakaan tersebut sampai merenggut nyawa.


    SUV ladder frame seperti Mitsubishi Pajero dan Toyota Fortuner memiliki bantingan suspensi yang nyaman. Dengan suspensi nyaman, biasanya mobil berisiko limbung hingga menyebabkan kehilangan keseimbangan saat dipacu dengan kecepatan tinggi.

    “Kalau suspension empuk maka limbung, suspension stabil cenderung lebih keras. Tapi banyak produk after market bisa menyempurnakan ini,” kata praktisi keselamatan berkendara yang juga Road Safety Commission Ikatan Motor Indonesia (IMI) Erreza Hardian kepada detikOto beberapa waktu lalu.

    Selain itu, dimensi kendaraan juga dapat mempengaruhi keseimbangan mobil saat ngebut di jalan tol. Menurut Reza, makin tinggi dari permukaan maka titik beratnya juga makin tinggi.

    “Maka risiko terguling ada. Ini kayak bawa barang tapi di atas kepala. Makanya ada peringatan di setiap SUV baca buku manual di sun visor biasanya,” ujar Reza yang juga menjadi Wakil Ketua Umum Bidang Diklat Perkumpulan Keamanan dan Keselamatan Indonesia (Kamselindo).

    Selain itu, mobil SUV ladder frame 2WD yang biasanya menggunakan penggerak roda belakang, menurut Reza, cenderung oversteer. Hal itu juga menjadi kombinasi yang membahayakan.

    “Titik berat di atas, lebar ban pendek, suspension empuk dan kecepatan tinggi,” bebernya.

    “Dengan bobot dan torsi serta konstruksi SUV ini memang idealnya 4WD agar ada penggerak pendorong. Saat limbung dan slip bagian belakang, ada ban depan yang menarik. Ban juga pengaruh karena dia bagian terakhir yang menapak pada permukaan jalan. Bisa dia juga sebagai suspension. Sayangnya di Indonesia 4WD ini masih dianggap barang mewah dengan pajak tinggi padahal ini bicara POV keselamatan,” jelas Reza.

    Sony Susmana, praktisi keselamatan berkendara yang juga Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), mengatakan bahwa mobil-mobil SUV ladder frame seperti Fortuner dan Pajero bukan dirancang kendaraan untuk kebut-kebutan di jalan tol. Sebab, mobil dengan dimensi bongsor tersebut bisa kehilangan kestabilan apabila dipacu dengan kecepatan tinggi di jalan tol.

    “Kendaraan-kendaraan yang big SUV rata-rata sasisnya ladder frame, antara sasis dan bodi tidak menyatu atau terpisah. Artinya, bodi mobil pada jenis sasis ini diletakkan di atas sasis lalu disambungkan. Bisa dikatakan secara bentuk lebih jangkung atau tinggi. Sehingga gejala limbung atau bounching yang terjadi lebih besar,” ujar Sony kepada detikOto beberapa waktu lalu.

    Ketika digunakan ngebut di jalan tol, Pajero Sport atau Fortuner kestabilannya mungkin tidak sebaik kendaraan dengan jenis sasis monokok. Kestabilan yang labil di kecepatan tinggi akan mempengaruhi handling. Hal ini bisa berakibat fatal terutama jika pengemudinya tak sigap.

    “Bentuk bodi seperti ini karakternya menangkap angin terutama di kecepatan tinggi. Sekalipun sudah didesain oleh tenaga-tenaga ahli tetap aja ada batas toleransinya,” jelas Sony.

    Ketika memacu SUV bongsor di kecepatan tinggi, seringnya berisiko membuat selip atau bahkan mudah terbalik. Ini bisa diakibatkan oleh terpaan angin dari depan ataupun samping.

    “Kalau bicara ngebut sih bisa, toh power dari mesinnya besar. Dan ada kok balapan mobil SUV di sirkuit. Tapi, itu sudah dimodifikasi ya. Sementara kendaraan-kendaraan standar tersebut didesain hanya untuk jalan raya yang lebih mengedepankan kenyamanan,” sebut Sony.

    Jadi, kalaupun mau kebut-kebutan pakai SUV seperti Fortuner dan Pajero Sport boleh-boleh saja. Tapi dilakukan di lingkungan tertutup seperti di sirkuit dan dengan memodifikasi komponen tertentu agar lebih stabil.

    (rgr/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • Cerita Diet Pria Berbobot 100 Kg Sukses Pangkas BB, Ukuran Baju dari XL ke S

    Jakarta

    Seorang pria di Singapura menceritakan kondisi kesehatannya yang parah. Pada tahun 2023, Raeza Ibrahim divonis mengidap beberapa penyakit parah, seperti kolesterol tinggi, perlemakan hati, risiko hipertensi, diabetes, dan penyakit hati.

    Saat itu, berat badan Raeza mencapai 100 kg, kondisi yang mengerikan dalam hidupnya.

    “Saya sadar bahwa saya kelebihan berat badan, tetapi tidak membayangkan seberapa parah kerusakannya,” tuturnya yang dikutip dari South China Morning Post.


    Raeza menceritakan sebelumnya ia mengeluhkan sakit punggung kronis selama bertahun-tahun karena kelebihan berat badan. Ia pun dirawat di rumah sakit dengan nyeri dada pada tahun 2017.

    Pada tahun 2020, Raeza juga didiagnosis mengidap apnea tidur obstruktif. Kondisi ini dapat berakhir jika ia mulai mengubah gaya hidupnya.

    Dalam waktu enam bulan, kadar kolesterol, lemak hati, dan tekanan darahnya kembali normal. Masalah apnea tidur dan nyeri punggungnya juga mulai hilang..

    Pada bulan Agustus 2024, berat badannya turun 26 kg dan lemak tubuhnya berkurang dari 34,8 persen menjadi 14,5 persen.

    Hal itu juga berpengaruh pada ukuran pakaiannya yang turun dari XL menjadi S.

    Saat ini, ia berada dalam kondisi terbaik dalam hidupnya, secara fisik maupun mental.

    Proses Perubahan Gaya Hidup yang Drastis

    Pria 38 tahun itu awalnya sangat aktif secara fisik saat masa sekolah dan perguruan tinggi. Ia biasa bermain bulu tangkis, rugbi, dan kriket.

    Namun, di awal karier hukumnya yang menuntut, ia bekerja 10 hingga 14 jam sehari, lima atau enam hari seminggu. Berat badannya mulai bertambah.

    “Saya tidak cukup tidur, tidur pukul 3 pagi dan bergegas berangkat kerja pukul 8 pagi. Waktu makan saya tidak teratur. Saya makan apa pun yang saya inginkan, kapan pun saya mau. Saya bangun dengan perasaan lesu dan tidur dengan perasaan yang sama,” kata Raeza.

    Kenaikan berat badannya juga sangat berdampak buruk secara emosional. Ia merasa diburu-buru oleh waktu dalam melakukan aktivitas, tidak menyukai penampilanya, dan merasa kurang percaya diri.

    Selama bertahun-tahun, ia melakukan berbagai upaya untuk bisa kembali bugar. Tetapi, tidak ada yang berhasil.

    Pada tahun 2016, ia mengambil cuti panjang selama tiga bulan untuk mendaftar di Tiger Muay Thai, sebuah tempat kebugaran di Phuket, Thailand. Ia berhasil menurunkan berat badan 6 kg, tetapi berat badannya naik lagi saat ia kembali bekerja.

    “Rasa takut kehilangan nyawa mendorong saya untuk bertindak. Merasa buruk tentang penampilan adalah satu hal, merasa bahwa hidup Anda mungkin berakhir sebelum waktunya karena kelalaian Anda sendiri adalah hal yang sama sekali berbeda,” tutur Raeza.

    Ia pun mendaftar di pusat kebugaran Singapura pada Maret 2024 yang dibimbing oleh pelatih. Raeza dilatih melakukan split, angkat beban, dan diharuskan berjalan 10.000 langkah setiap hari.

    Selain berolahraga, Raeza mulai mengubah pola makannya dengan masak sendiri dan makan secara teratur. Ia disarankan untuk mengikuti diet 1.800 kalori per hari, dan melakukan latihan kekuatan tiga kali seminggu.

    “Makan dulunya adalah cara untuk mengatasi stres. Saya makan untuk menghilangkan perasaan buruk saya. Makanan adalah pelepas lelah dan kesenangan yang cepat,” terang Raeza.

    Untuk sarapan pada pukul 8 pagi, ia biasa mengkonsumsi roti sourdough dengan telur atau buah. Kemudian, pada 11 siang ia minum protein shake.

    Untuk makan pukul 1 siang, Raeza biasanya makan salad dengan protein. Sebagai camilan pukul 5 sore, ia biasa mengkonsumsi semangkuk buah yang membuatnya kenyang hingga waktu makan malam.

    Menu makan malamnya, Raeza biasa makan daging tanpa lemak atau ikan dengan sayuran dan ubi jalar.

    Setelah mengalami perubahan yang drastis, Raeza mengunggah menu sehatnya ke media sosial. Ia mulai menerima banyak pujian dan membuat banyak temannya termotivasi dengan perubahannya.

    “‘Suka’ dan pujian yang saya terima dari keluarga dan teman memotivasi saya untuk terus menjalankan diet baru saya,” terang Raeza.

    “Bisa memperlihatkan lengan yang kencang dengan sedikit perut six-pack itu menyenangkan,” sambungnya.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Begini Cara Diet Pria yang Turun 26 Kg, Termasuk Rutin Jalan Kaki 10 Ribu Langkah


    Jakarta

    Pria di Singapura bernama Raeza Ibrahim menceritakan pengalamannya setelah divonis dengan berbagai kondisi kesehatan parah. Ia didiagnosis mengidap kolesterol tinggi, perlemakan hati, risiko hipertensi, diabetes, dan penyakit hati.

    Mengetahui itu, Raeza bertekad untuk menurunkan berat badannya yang saat itu mencapai 100 kg. Pada Maret 2024, ia mulai mendaftar di pusat kebugaran Singapura dibantu personal trainer atau PT, Haziq bin Elvis.

    Di hari pertama, ukuran tubuhnya dicatat. Setelah melihat banyak foto di pusat kebugaran, ia semakin termotivasi untuk mengubah hidupnya.


    Mulai Rutin Olahraga

    Bin Elvis memulai dengan menyuruh Raeza melakukan split squat sambil memegang dumbel seberat 2 kg di masing-masing tangan. Hampir setahun kemudian, ia melakukan beberapa set split squat dengan beban 26 kg.

    Rencana latihan Bin Elvis mengharuskan Ibrahim berjalan 10.000 langkah setiap hari, mengikuti diet 1.800 kalori per hari, lebih sedikit kalori daripada yang ia bakar dan melakukan latihan kekuatan tiga kali seminggu.

    “Kami berusaha membuat Raeza kuat dengan gerakan dasar gabungan seperti split squat, incline chest press, pull up, dan berbagai gerakan dead lift” dan berusaha menargetkan kelompok otot yang lebih kecil seperti trisep dan bahu, kata bin Elvis yang dikutip dari South China Morning Post.

    Setelahnya, Raeza mulai berjalan kaki kemana-mana. Di kantor dan pusat perbelanjaan, ia mulai sering naik tangga. Ia juga mulai berlatih Muay Thai dan hiking di akhir pekan.

    Mengubah Pola Makan

    Ia juga mengubah pola makannya, mulai dari memasak sendiri dan makan secara teratur.

    “Makan dulunya adalah cara untuk mengatasi stres. Saya makan untuk menghilangkan perasaan buruk saya. Makanan adalah pelepas lelah dan kesenangan yang cepat,” jelas Raeza.

    Untuk sarapan, di jam 8 pagi Raeza biasa makan roti sourdough dengan telur atau buah. Sebelum makan siang, ia juga minum protein shake.

    Raeza biasa makan siang pukul 1 dengan salad dan protein. Ia juga mengkonsumsi semangkuk buah pada jam 5 sore untuk membuatnya kenyang sampai waktu makan malam.

    Malam harinya pukul 8, Raeza makan daging tanpa lemak atau ikan dengan sayuran dan ubi jalar.

    Tidur Lebih Awal

    Dia juga mulai tidur lebih awal pukul 11 malam, dengan waktu tidur selama 6-8 jam per hari. Pria 38 tahun itu juga rutin minum empat hingga tujuh liter air setiap hari.

    “Jika Anda merasa lapar, kemungkinan besar Anda sebenarnya haus,” tutur Ibrahim.

    Menurutnya, hal yang tersulit dalam hidupnya untuk hidup lebih sehat adalah datang untuk sesi latihan.

    “Rasa takut kehilangan nyawa mendorong saya untuk datang latihan. Haziq menghubungi saya secara teratur untuk mengetahui perasaan saya. Ketika saya harus makan di luar, dia akan membantu mencari menu restoran dan menyarankan pilihan yang paling sehat. Dia berusaha keras, dan saya merasa bertanggung jawab kepadanya,” terang Raeza.

    “Harus mengisi detail seperti kalori yang dikonsumsi, tidur, dan tingkat hidrasi pada aplikasi setiap hari membantu saya tetap pada jalur yang benar,” sambungnya.

    Namun, perubahan di hidupnya membuatnya puas. Ia merasa lebih bersemangat, percaya diri, dan lebih produktif dan tidak bekerja selama berjam-jam lagi.

    “Saya merasa bisa melakukan apa pun yang saya inginkan. Itu memungkinkan saya menjadi teman, saudara, dan pemimpin tim yang lebih baik, dan membuat saya disiplin dalam bidang lain dalam hidup saya,” tuturnya.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • IPK Sempurna 7 Semester, Tegar Anak Kedokteran UGM Terapkan Strategi Belajar Ini



    Jakarta

    Tekad kuat dan kerja keras menjadi kunci kesuksesan Tegar Inang Pratama, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) yang konsisten meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00 dari semester 1 hingga 7.

    Di balik prestasinya tersebut, Tegar menyimpan kisah inspiratif dalam berjuang untuk hidup dan kuliah. Sejak kecil, Tegar diasuh oleh kakek dan neneknya.

    Namun, kondisi ekonomi keluarga yang terbatas tak pernah menjadi alasan baginya untuk menyerah pada keadaan. Ia berhasil menembus Fakultas Kedokteran UGM melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan mendapat beasiswa KIP Kuliah (KIP-K).


    “Cara belajarnya adalah manajemen waktu sih. Jadi setiap minggu tuh kita harus tahu mau ngapain aja terus kalau belajar mau di mana,” ungkap Tegar dikutip dari unggahan Instagram @kemdiktisaintek.ri, Selasa (14/10/2025).

    Ingin Jadi Dokter gegara Suka Anime

    Kemauannya menjadi seorang dokter saat kecil berangkat dari alasan sederhana. Tegar senang menonton anime dengan tema medis.

    “Menonton anime medis, di sana berkembang rasa kepedulian saya untuk bisa berguna, dan bermanfaat untuk banyak orang, saya suka untuk menolong sesama,” katanya dikutip dari laman Kemendiktisaintek.

    Selama ini, Tegar tumbuh dengan prinsip kerja keras dan doa. Ia yakin dan sudah membuktikan kedua hal itu sudah membawanya sejauh ini.

    “Saya bukan orang yang punya privilege. Jadi saya belajar untuk tidak menyerah. Kalau bukan saya yang berjuang untuk masa depan saya, siapa lagi,” katanya.

    Tips Pertama, Pilih Pertemanan Positif di Kampus!

    Tegar menekankan pentingnya konsistensi dan lingkungan pertemanan yang positif. Ia mengaku beruntung karena memiliki teman-teman yang ingin saling bertumbuh.

    “Pertemanan menentukan prestasi. Pilih circle yang positif yang saling dukung untuk belajar. Jadi setiap ketemu itu yang ngomonginnya ‘udah belajar sampai mana?’ terus yang ‘paham materi apa?’,” katanya.

    Konsisten & Manajemen Waktu Tak Kalah Penting

    Menurut Tegar, kesadaran sosial menjadi motivasi terbesarnya dalam menuntut ilmu. Tak lupa, Tegar juga senantiasa konsisten dalam menjalani kuliah.

    “Terus konsisten aja selama 7 semester, insyaallah dapat 4,” katanya.

    Menurut Tegar, kuliah kedokteran memang cukup menantang. Ritme akademiknya cukup padat.

    Setiap dua pekan, ia harus mengikuti ujian. Belum ditambah tumpukan bahan belajar yang harus dipahami, membuat Tegar akhirnya membuat strategi manajemen waktu.

    “Biasanya saya langsung fokus pada jadwal kuliah saya, kemudian setelah itu saya akan menuliskan pada seminggu ke depan, saya ingin melakukan kegiatan apa, dan saya mau belajar di mana,” ungkap Tegar.

    Bagi Tegar, KIP-K adalah Nyawa Selama Kuliah

    Tegar mengaku sadar bahwa ia bisa berkuliah dengan bantuan beasiswa KIP-Kuliah. Di mana beasiswa tersebut berasal dari pemerintah atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang bersumber dari rakyat.

    “Terus belajar dan sadar bahwa semua pembiayaan kalian di kuliah itu dari rakyat, jadi kalian harus belajar dan punya mimpi untuk mengembalikan itu kepada negara,” tuturnya.

    Baginya, beasiswa tersebut adalah nyawa. Ia bisa melanjutkan kuliah kedokteran tanpa harus dibebani biaya yang fantastis.

    “Ketika lolos KIP Kuliah, ya enggak nyangka juga sih, soalnya siapa yang nyangka kuliah kedokteran gratis, sampai jadi dokter, dan enggak cuma saya, mungkin orang-orang di sekitar saya pun juga kaget,” ujar Tegar dalam laman Kemendiktisaintek.

    (cyu/pal)



    Sumber : www.detik.com