Tag: olahraga padel

  • Cara Servis Padel yang Benar: Panduan untuk Pemula

    Jakarta

    Padel merupakan olahraga yang cukup diminati di Indonesia. Olahraga ini banyak digandrungi karena teknik bermainnya yang tidak terlalu rumit dan dapat dipelajari dengan mudah.

    Meskipun terlihat mudah, padel tetap memiliki teknik dan aturan dasar tersendiri, terutama pada saat servis. Servis padel yang benar menjadi salah satu langkah untuk menyusun strategi dalam mengalahkan lawan.

    Bagi pemula, perlu mengetahui cara servis padel yang benar agar tidak terjadi kekeliruan dan pertandingan tetap dapat berjalan dengan efektif.


    Lebih lanjut, berikut detikSport telah merangkum ulasan terkait panduan dan cara servis padel yang benar bagi pemula.

    Servis Padel Dilakukan secara Underhand

    Tidak sama dengan tenis, servis dalam padel dilakukan secara underhand, yaitu dengan memukul bola dari bawah pinggang. Sebelumnya, bola harus dipantulkan terlebih dahulu ke lantai sebelum dipukul. Setelah itu, diarahkan secara diagonal ke area lawan.

    Dalam melakukan servis ini, pastikan detikers tetap menggunakan power yang ringan tapi tetap mengedepankan akurasi. Selain itu, jangan terlalu tinggi ketika bola dipantulkan. Apabila bola menyentuh net tapi masuk ke area yang pas, servis dianggap sah.

    Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Servis Padel

    Selain teknik melakukan servis, ada beberapa hal yang perlu detikers perhatikan, mulai dari posisi hingga sistem penskoran. Berikut beberapa poinnya:

    Posisi pemain

    Padel terdiri dari dua tim dengan masing-masing dua pemain yang harus bisa menjaga komunikasi. Saat servis, salah satu pemain berada di area servis dan pemain lain berada di sisi lainnya. Setelah itu, pemain dapat bergerak dengan bebas namun tetap menjaga komunikasi agar tidak bertabrakan.

    Sistem Skor

    Sistem penskoran dalam padel sama seperti tenis, yaitu menggunakan sistem 15, 30, 40 dan game. Tim harus memperoleh minimal 6 game untuk memenangkan satu set. Jika imbang, maka akan dilakukan tie-break.

    Aturan Bola dalam Permainan

    Memukul bola dalam padel dianggap sah jika memantul sekali di lantai atau ke dinding dan dapat dipukul kembali. Jika bola memantul lebih dari sekali, maka poin jadi milik lawan.

    Aturan Net

    Bola yang dipukul tidak boleh mengenai pemain atau pasangan sebelum melewati net menuju area lawan. Pemain juga tidak boleh bersentuhan dengan net, baik itu tubuh, pakaian, ataupun raket.

    Servis Ulang (Let)

    Apabila bola servis mengenai net tapi tetap masuk ke kotak servis, maka servis dianggap let atau harus diulang. Namun, jika bola keluar area atau mengenai dinding sebelum jatuh di kotak servis, maka servis sah.

    Kesalahan (Fault) dalam Padel

    Fault terjadi jika pemain melakukan servis ke luar area, gagal memukul bola, atau bola mengenai dinding tanpa memantul ke area lawan terlebih dahulu. Jika terjadi secara berturut-turut, maka poin diberikan kepada lawan.

    Demikianlah ulasan mengenai cara servis padel yang benar. Hal ini perlu diperhatikan agar permainan padel dapat berlangsung dengan efektif dan sportif. Semoga membantu ya, detikers!

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Pramono Anung Hadiri Turnamen Padel di Jaksel, Dukung Kegiatan Positif


    Jakarta

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri DYA Padel Tournament di Jakarta Selatan, Sabtu (1/11/2025). Ia mendukung penuh kegiatan positif masyarakat.

    Turnamen di Mr. Padel, Cipete, Jaksel, diikuti 68 peserta dari berbagai komunitas padel di Jakarta dan sekitarnya. Ketua penyelenggara DYA Padel Tournament Lidya Praditta mengatakan bahwa turnamen ini merupakan inisiatif dari komunitas padel yang ia bentuk.

    “Ini first time turnamen saya. DYA itu nama saya. Separuh peserta dari komunitas saya. Separuh lagi dari teman-teman yang biasa ikut turnamen,” kata Lidya saat ditemui di lokasi acara.


    “Begitu poster (turnamen) keluar, dua hari langsung full. Waiting list-nya sampai ratusan orang,” ujarnya menambahkan.

    Turnamen kali ini hanya membuka satu kategori: Mix double. Lidya berencana menambah kategori pada turnamen berikutnya.

    Rencananya, Januari atau Februari ia ingin membuka turnamen lagi di beberapa kategori. Lidya menyebut olahraga padel kini makin diminati masyarakat. Ia pun tak risau dengan kabar bahwa di beberapa negara, seperti Swedia, sejumlah lapangan padel mulai tutup karena penurunan minat, Lidya mengaku tidak khawatir.

    “Di Indonesia hype-nya sempat turun. Tapi sekarang ramai lagi. Sebab, padel ini olahraga sosial. Sekarang anak-anak kecil sudah mulai private padel. Kalau diteruskan, bagus banget untuk regenerasi atlet,” ujarnya.

    Sementara Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang turut hadir dalam acara tersebut, mengapresiasi antusiasme komunitas padel di Jakarta.

    “Saya tahu sekarang ini padel benar-benar hype-nya luar biasa. Seluruh komunitas kalau belum menyentuh raket padel itu belum menjadi anak Jakarta. Terutama anak Jakarta Selatan,” ucap Pramono.

    “Saya surprise melihat lokasinya seperti ini. Saya yakin turnamen ini akan memperkuat komunitas padel di Jakarta. Dan, semoga ini bukan sekadar tempat kumpul main padel. Yang paling penting, komunitas seperti ini harus membantu menghidupkan UMKM di sekitar. Itu akan memberikan dampak positif,” kata dia.

    Pramono Anung, padelFoto: Muhammad Robbani/detikSport

    Ketua Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari turut menghadiri turnamen ini. Ia bersama Pramono Anung sempat mencicipi bermain padel sebentar.

    “Turnamen ini kan bagian dari aktivitas olahraga masyarakat. Saya sampaikan karena hari ini padel belum menjadi olahraga yang direkognesi oleh Olimpiade, (3:59) tapi saya yakin dalam waktu dekat karena padel ini merupakan salah satu olahraga yang paling cepat di dunia, sama seperti e-sport,” ucap Raja Sapta.

    (mro/aff)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Olahraga Hits yang Lagi Naik Daun di Indonesia

    Jakarta

    Belakangan ini, padel menjadi olahraga hits yang tengah naik daun di Indonesia. Berbagai kalangan menyukai olahraga ini, mulai dari remaja, karyawan, hingga publik figur.

    Ketenaran padel sudah naik semenjak banyak para selebriti dan influencer menyenangi olahraga ini dan membagikannya di media sosial. Hingga kini, olahraga hits tersebut masih digemari masyarakat dengan banyaknya komunitas dan lapangan padel yang berdiri di berbagai daerah. Namun, tahukah detikers, apa sebenarnya olahraga padel?

    Berdasarkan sejarahnya, olahraga ini sudah populer di kalangan masyarakat Meksiko pada tahun 1980-1990.


    Padel sering dinilai mirip dengan olahraga lainnya seperti tenis dan squash. Meskipun begitu, olahraga yang tengah booming ini ternyata memiliki kekhasannya sendiri, terutama pada alat dan perlengkapan yang digunakan.

    Apa Itu Olahraga Padel?

    Padel adalah sejenis olahraga raket yang berupa gabungan antara tenis dan squash. Olahraga ini biasanya dimainkan secara doubles atau dua pasangan dengan lokasi bermain berupa lapangan tertutup yang ukurannya lebih kecil dari lapangan tenis.

    Mengutip dari Lawn Tennis Association (LTA), persamaan antara tenis dan padel hanya pada penilaiannya saja, sisanya banyak terdapat perbedaan. Lapangan padel dirancang untuk 4 pemain dengan ukuran sekitar 25% lebih kecil dari lapangan tenis.

    Tempo permainan olahraga ini juga disesuaikan dengan ukuran lapangannya yang lebih kecil. Oleh karenanya, padel akan sulit jika dimainkan secara tunggal.

    Sejarah Singkat Terbentuknya Olahraga Padel

    Mengutip dari detikEdu. Olahraga padel pertama kali ditemukan di Meksiko dengan seorang penggemar tenis bernama Enrique Corcuera pada 1969.

    Pada masa itu, Enrique bersama istrinya tidak mempunyai lahan yang cukup luas untuk membangun lapangan. Oleh karenanya, ia mulai merancang lapangan tenis versi kecil dengan ukuran 20 x 10 meter di belakang rumahnya, di Puerto de Acapulco, Guerrero, Meksiko.

    Lapangan yang dibuat Enrique ini kini dianggap sebagai lapangan padel pertama. Olahraga tersebut pun dinamai “paddle Corcuera” yang dalam bahasa Spanyol berarti dayung atau raket Corcuera.

    Pada awal 1970-an, olahraga padel sudah tersebar di beberapa negara seperti Spanyol, Argentina, Uruguay, Prancis, Kanada, dan Amerika Serikat. Olahraga ini dipopulerkan oleh Pangeran Alfonso dari Hohenlohe-Langenburg, Spanyol yang menghabiskan waktu liburannya bermain padel bersama Enrique.

    Pada 1998, terbentuklah asosiasi padel nasional pertama bernama “Asociación Padel Argentino” yang kemudian mengadakan kompetisi pada Januari 1998 di Mar del Plata, Buenos Aires.

    Selang beberapa tahun kemudian, asosiasi internasional padel didirikan dengan nama International Pdel Federation (IPF) di Madrid, 21 Juli 1991.

    Pada tahun 2000-an, kejuaraan padel mulai digelar di berbagai negara dengan kelompok umur yang berbeda-beda. Hingga kini, padel sudah dimainkan oleh puluhan juta orang dari ratusan negara di seluruh dunia.

    Aturan Cara Bermain Padel

    Sebelum detikers mulai bermain padel, perlu dipahami terlebih dahulu aturan sistem permainan padel, berikut beberapa hal yang perlu diketahui.

    • Jumlah pemain pada olahraga padel terdiri dari dua tim dengan masing-masing diisi oleh dua orang.
    • Lapangan padel berukuran 20 x 10 meter.
    • Permainan diawali dengan memukul bola ke area servis lawan melewati net dan memantul sebelum mengenai dinding.
    • Jika bola mengenai dinding tanpa memantul terlebih dahulu, maka pihak lawan mendapatkan poin.
    • Sistem penilaian padel menggunakan skema 15-30-40.
    • Apabila terjadi deuce, setiap tim perlu merebut dua poin untuk menang.

    Demikianlah ulasan lengkap mengenai olahraga padel, mulai dari sejarah hingga aturan bermainnya. Semoga membantu detikers yang mulai menekuni olahraga hits ini, ya!

    Sejumlah warga tengah berolahraga Padel di Padel Arena Jakarta, Rabu (3/7/2025). Olahraga padel tengah populer di kalangan masyarakat, khususnya di Jakarta. Padel kini masuk dalam kategori jasa kesenian dan hiburan, dikenai pajak 10 persen.Olahraga padel yang lagi naik daun di Indonesia. Foto: Grandyos Zafna/detikcom

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Servis Padel Masih Sering Salah? Ini Cara Benarnya Biar Nggak Fault


    Jakarta

    Padel merupakan olahraga yang fokus pada akurasi dan kontrol saat bermain. Setelah memahami aturan dasar bermain padel, detikers perlu memahami lebih lanjut terkait teknik, posisi, hingga cara servis yang benar.

    Dalam olahraga padel, servis buka hanya sekedar langkah untuk memulai poin, namun kesempatan untuk mengambil inisiatif dan menyusun strategi. Meskipun begitu, masih banyak pemain yang mengabaikan teknik servis yang benar saat awal permainan. Padahal jika dilakukan dengan benar, servis padel bisa memberikan tekanan besar pada lawan.

    Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai teknik servis padel, detikers dapat menyimak artikel berikut ini.


    Teknik Servis Bermain Padel yang Efektif

    Meskipun sekilas mirip dengan tenis, namun teknik servis pada padel jelas berbeda. Dalam padel, servis dilakukan secara underhand. Teknik ini dilakukan dengan cara memukul bola dari bawah pinggang, cocok bagi pemula atau pemain profesional karena teknik ini dapat menempatkan bola dengan tepat ke arah lawan.

    Dalam teknik ini, bola harus dipantulkan ke tanah terlebih dahulu sebelum dipukul, kemudian diarahkan secara diagonal ke kotak lawan. Pastikan detikers menggunakan kekuatan yang ringan, namun tetap akurat. Hindari pukulan yang terlalu tinggi saat bola dipantulkan.

    Setelah servis, detikers dapat segera mengambil posisi dekat net, untuk bergantian menjaga area belakang dan depan. Hindari “zona kosong” di antara rekan bermain. Komunikasi dan rotasi posisi juga berperan penting setelah selesai melakukan teknik servis dengan benar.

    Selain servis underhand, terdapat beberapa teknik servis padel yang bisa dilakukan agar membuat permainan lebih efektif, yaitu:

    • Teknik Servis Lob, servis ini diarahkan tinggi ke area belakang lawan, bertujuan untuk mengembalikan bola dan memberikan waktu bagi rekan bermain untuk menempati posisi net.
    • Servis Slice, servis dengan memutar pergelangan tangan saat memukul agar sulit untuk diantisipasi lawan.
    • Servis Kuat, servis ini memerlukan kekuatan agar bola dapat melaju secara cepat ke area lawan.
    • Servis Drop, bola dapat dipukul dengan pelan dan dekat ke net lawan. Teknik ini bertujuan untuk mengubah ritme dalam permainan.
    • Servis Body, servis ini diarahkan langsung ke tubuh lawan dan bertujuan untuk membuat lawan sulit mengontrol bola.
    • Servis Kombinasi, gabungan beberapa jenis servis agar lawan kesulitan dalam mengantisipasi bola.
    • Servis Strategis, servis yang menyesuaikan posisi lawan dengan rekan tim.

    Demikianlah rangkuman terkait teknik servis padel yang benar agar permainan dapat berlangsung efektif dan konsisten. Semoga dapat membantu ya, detikers!

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Tren Baru Jakarta! Ini Daftar Lapangan Padel yang Bisa Kamu Sewa per Jam

    Jakarta

    Belakangan ini, olahraga padel menjadi tren di kalangan publik. Olahraga ini sempat ramai di sosial media sebab digandrungi kalangan artis hingga influencer. Ketenarannya membuat beberapa lokasi di perkotaan kini diisi dengan lapangan padel.

    Lapangan padel memiliki ukuran sepertiga lebih kecil dibandingkan lapangan tenis, dengan dinding yang tertutup, memungkinkan bola dapat memantul dimana saja.

    Terdapat banyak lokasi bermain padel di Jakarta dengan harga sewa yang bervariasi, tergantung pada fasilitas dan waktu bermainnya.

    Berikut detikSport rangkum daftar lapangan padel yang bisa detikers sewa per jam, lengkap dengan alamat dan harganya.

    1. Pondok Indah Padel Club

    Lokasi bermain padel selanjutnya yaitu Pondok Indah Padel Club (PIPC). Tempat bermain padel ini terletak di Jalan RC. Veteran Raya, Bintaro, Pesanggrahan, Kota Jakarta Selatan.

    detikers dapat beramai-ramai mengunjungi lokasi ini karena PIPC menyediakan fasilitas berupa 9 lapangan padel lengkap dengan ruang tunggunya. Tidak perlu takut jika lupa membawa perlengkapan bermain, karen PPIC menyediakan pro shop dengan peralatan padel yang super lengkap.

    Harga sewa lapangan di PPIC yaitu mulai Rp 450 ribu per jam. detikers dapat mengunjungi instagram @pipcofficial untuk info lebih lengkap.

    2. Racquet Padel Club

    Racquet Padel Club juga menjadi salah satu lokasi bermain padel dengan fasilitas yang lengkap. Tempat bermain padel ini berlokasi di Jalan M.P.R. III Dalam No.4, RT.4/RW.13, Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan.

    Di Racquet Padel Club, detikers dapat memilih lokasi bermain sesuai preferensi sebab tempat ini menyediakan 4 lapangan semi outdoor dan indoor. Tak hanya itu, detikers juga dapat rehat sejenak di cafe dan kolam renang yang telah disediakan.

    Tidak perlu takut untuk membawa anak-anak ikut bermain, karena lokasi ini ramah anak-anak dan pemula. Ada juga area pet-friendly sehingga detikers dapat membawa hewan peliharaan ke lokasi ini.

    Untuk harga sewa lapangan, detikers hanya perlu menyediakan uang mulai dari Rp75 ribu per satu kali sesi bermain. Untuk informasi lebih lanjut, detikers dapat mengunjungi situs racquetpadelclub.com.

    3. Sunrise Padel

    Bagi detikers yang menginginkan suasana bermain padel di dalam ruangan tanpa gangguan dan kebisingan dari luar, Sunrise Padel dapat menjadi pilihan. Lapangan padel ini berlokasi di Jl. Surya Wahana No.10, Kedoya Utara, Jakarta Barat.

    Tak hanya bermain, bagi detikers yang ingin belajar sampai mahir, Sunrise Padel menyediakan coach profesional yang siap mendampingi. Detikers hanya perlu menjadwalkan sesi dengan para coach dan merogoh mulai Rp660 ribu per jam.

    Harga sewa di Sunrise Padel ditetapkan sebesar Rp340 ribu per jam.

    4. Orange Garden Padel

    Orange Garden Padel Club menjadi rekomendasi lapangan padel selanjutnya. Tempat bermain padel ini berlokasi di Kebon Jeruk Intercon Blok M.

    Berbagai fasilitas yang dapat dinikmati mulai dari empat lapangan padel indoor lengkap dengan area makan dan parkir. Bagi detikers yang ingin menyewa lapangan, Orange Garden Padel Club menetapkan harga mulai Rp380 ribu per jam.

    Untuk mengetahui jadwal hingga ketersediaan sesi, detikers dapat mengunjungi Instagram @ogpadel.id.

    5. Wins Arena Kuningan

    Salah satu lapangan padel yang menawarkan harga kompetitif yaitu Wins Arena Kuningan. Lokasi bermain padel ini terletak di Jalan Prof. DR. Satrio, RT.11/RW.4, Kuningan, Karet Kuningan, Kota Jakarta Selatan.

    Tarif sewa lapangan di lokasi ini hanya mulai Rp250 ribu/jam. Selain harganya yang cukup terjangkau, lapangan padel yang tersedia juga mudah diakses dan strategis. Wins Arena buka mulai pukul 06.00-22.00 WIB.

    Bagi detikers yang ingin konsultasi terkait jadwal, dapat menghubungi Instagram @wins.arena.

    6. Tangkas Padel

    Jika detikers mencari lapangan padel dengan jam operasional yang cukup fleksibel, Tangkas Padel dapat menjadi pilihan. Lokasi bermain padel ini berada di Jalan Tanjung Duren, Komplek Perumahan Greenville Blok Q, Jakarta Barat.

    Tangkas Padel menyediakan tiga lapangan padel indoor dengan atmosfer yang nyaman. Untuk tarif sendiri, tempat ini menyediakan kategori reguler dan Happy Hour. Paket reguler mulai Rp400 ribu/jam dan berlaku setiap Senin-Jumat, pukul 16.00-22.00 WIB. Sementara paket Happy Hour mulai harga Rp375 ribu per jam setiap Senin-Jumat pukul 06.00-15.00 WIB.

    7. Futton Padel

    Futton Padel menjadi salah satu lokasi bermain padel dengan konsep yang estetik dan nyaman. Alamatnya berada di Jalan Kemajuan Nomor 1, Petukangan, Jakarta Selatan.

    Lapangan padel ini menyediakan tribun sebagai tempat bersantai sambil menyaksikan orang lain bermain. Fasilitas lainnya yang bisa dinikmati mulai dari gerai makanan, ruang ganti baju, tempat parkir, shower, hingga mushola.

    Futton Padel menetapkan tarif sewa lapangan mulai Rp230 ribu per jam.

    Itulah ulasan lengkap terkait lapangan padel di Jakarta yang bisa disewa per jam. Semoga dapat menjadi referensi bagi detikers yang ingin mulai bermain padel.

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Adu Hebat Komunitas Padel Indonesia dan Malaysia


    Jakarta

    Olahraga padel lagi booming di tanah air. Sampai-sampai ada adu hebat antara komunitas padel Indonesia dan Malaysia bernama Padelink.

    Turnamen tersebut digelar di Lapangan Mr Padel, Cipete, Jakarta Selatan, Minggu (19/10/2025). Sebanyak 20 komunitas padel dari Indonesia dan Malaysia berpartisipasi dalam program Citylink Sport Tourism yang menggandeng Traveloka.

    Padelink mempertandingkan empat kategori, yakni Men’s Bronze, Women’s Lower Bronze, Mix Lower Bronze, dan All Stars Fun Match. Kategori All Stars Fun match akan diikuti sejumlah artis dan musisi ternama Tanah Air. Diantaranya Atta Halilintar, Ade Govinda, Thoriq Halilintar, Mikha Hernan, hingga Ben Sihombing.


    Project Director Padelink Zeyhan Fitra Fadillah mengaku ini menjadi event pertama Padelink dan bakal menjadi agenda rutin untuk komunitas padel di Indonesia. Dia menyebut Padelink bukan sekadar “sport fun” tetapi juga memasukkan unsur kompetitifnya di setiap turnamen.

    Itulah mengapa event Padelink mengumpulkan komunitas-komunitas padel di seluruh Indonesia, bahkan negara tetangga.

    “Padelink sendiri sesuai namanya kita nge-link-in semua komunitas untuk bergabung disini. Jadi ada unsur comunity gatheringnya,” tutur Zehan dalam rilis kepada detikSport.

    Selain 19 komunitas padel dari wilayah Jabodetabek, Padelink juga diikuti komunitas padel dari Malaysia, Records Padel. Bahkan, komunitas padel yang diisi putra Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Audy Pratama Subagdja, juga berpartisipasi di event ini.

    Para komunitas mengirim jagoan-jagoan mereka untuk berpartisipasi di turnamen yang merebutkan hadiah uang tunai dan tiket gratis kemana saja dari Citylink dan Traveloka.

    “Kedepannya, Insya Allah kalau berjalan lancar dan mereka happy, kita akan rutin, agenda 4 bulan sekali, bisa tahunan, atau bisa kita jadikan liga (padel),” ujar Zeyhan yang juga CEO Terus Group ini.

    Audy Pratama yang tergabung dalam komunitas Padel ISS mengaku turnamen Padelink seru karena mengumpulkan komunitas padel di seluruh Indonesia. Menurutnya, event ini bukan sekadar olahraga, tapi juga berjejaring, membangun relasi dan bertemu banyak teman baru dari komunitas padel lain.

    “Sudah banyak sekali (komunitas padel), saya juga aktif di komunitas-komunitas, ada Disco, ada Tuespac (Tuesday Padel Club), yang selalu main di hari Selasa, ada GI-Jo, jadi disini, khususnya di Jakarta, komunitas ini benar-benar nge-gather mengumpulkan orang-orang padel, jadi Jakarta keren banget,” ujar Audy.

    Audy mengaku Padelink menjadi turnamen padel ke-12 yang diikutinya. Menurutnya, olahraga padel bukan sekadar sport fun, tetapi juga olahraga kompetitif. Terlebih, saat Indonesia sudah memiliki Tim Nasional Padel. Timnas Padel saat ini tengah bertanding dalam debutnya di World Asia Cup 2015 di Qatar.

    “Harapannya padel maju terus, harus konsisten, karena bagaimanapun olahraga itu salah satu pemersatu bangsa dengan negara lain,” tegas Audy.

    Sementara, Direktur Operasional Citylink Arry Kalzaman Sudarmadji mengakui Padelink menjadi turnamen olahraga yang sedang naik daun dan digemari masyarakat di Indonesia saat ini. Arry menyebut event ini menjadi penghubung antarkomunitas untuk berkumpul dan mempererat hubungan sesama pecinta dan pemain padel.

    “Saya harap dengan kegiatan ini kita bisa berinteraksi dengan lebih hangat mempererat hubungan dan menumbuhkan hubungan yang lebih positif. Semoga menjadi ajang yang menyenangkan, sehat dan merawat hubungan diantara kita semua,” ujar Arry.

    (mrp/raw)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Menpora Buka Liga Padel 2025, Harapkan Bisa Unggul seperti Badminton


    Jakarta

    Menpora Dito Ariotedjo membuka Liga Padel 2025 pada hari Minggu (20/7). Dia juga berharap padel Indonesia bisa unggul seperti badminton.

    Seperti diketahui, pertumbuhan padel di Indonesia terbilang pesat seiring turnamen-turnamen yang diselenggarakan, juga ketersediaan lapangan. Olahraga ini pun tengah didorong agar bisa dipertandingkan di Olimpiade 2032.

    Nah, untuk menjaring talenta-talenta atlet padel potensial, Liga Padel dihadirkan selam 15 minggu ke depan. Menpora Dito Ariotedjo secara resmi membuka rangkaian kompetisi padel tersebut.


    Bertempat di Smash Padel Tb Simatupang, Dito tak hanya membuka, tapi juga menyampaikan pesan dan harapan dengan diselenggarakan kompetisi yang diikuti 32 komunitas itu.

    “Ya saya sangat senang karena adanya liga padel. Pertama ini dilaksanakan selama 15 minggu, (menggunakan) sistem liga, dan yang ikut ada 32 komunitas. Jadi komunitas ini yang banyak awalnya hobi, tapi karena ada liga ini, tingkat ambisiusnya akan tinggi,” kata Dito.

    Menpora menilai, Liga Padel ini searah dengan asa Kemenpora yang ingin meningkatkan budaya olahraga. Selain tentunya berpengaruh dengan prestasi padel itu sendiri.

    “Pastinya dengan Liga Padel ini federasi (Pengurus Besar Padel Indonesia/PB PI) bisa melihat potensi kawan-kawan pecinta padel. Karena padel sekarang tak hanya di Indonesia, di dunia ini pergerakannya sangat masif dan cepat,” ujar Menpora berusia 35 tahun pada 25 September mendatang ini.

    “Ini juga seiring dengan federasi dunianya (International Padel Federation) sedang menyiapkan bagaimana (padel) bisa masuk ke olimpiade 2032, bisa bikin modul kejuaraan yang merata di seluruh dunia.”

    “Begitu pun dengan Asia untuk di Asian Games. Prinsipnya karena ini olahraga raket, olahraga yang sangat mudah dipopulerkan di Indonesia. Maka kami ingin jemput bola dan menyiapkan potensi-potensi atlet. Jadi kalau sudah ada di multievent, semoga kita bisa menjadi unggul juga seperti badminton,” ucap Menpora Dito.

    Pedel League 2025 dijadwalkan berlangsung setiap hari Minggu di berbagai venue padel terkemuka di Jakarta (Smash Padel, Republic Padel, dan lainnya) secara bergiliran dengan tujuan memperluas semangat olahraga ini ke berbagai penjuru kota.

    Adapun format yang digunakan 5 partai, yaitu 3 ganda putra, 1 ganda putri, dan 1 ganda campuran, untuk setiap pertandingan antarkomunitas. Ajang bertajuk BRImo SIP Padel League 2025 ini menjadi kompetisi inklusif yang menonjolkan kekuatan kolaborasi dan semangat kebersamaan dalam komunitas padel.

    (mcy/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Padel Olahraga Apa, Bagaimana Cara Mainnya?

    Jakarta

    Padel masih menjadi buah bibir, salah satunya terkait dengan pajak hiburan di Jakarta. Berikut penjelasan singkat seputar olahraga padel dan cara bermainnya.

    Sejarah Padel

    Beberapa tahun lalu Padel (Padel Tennis) masih cukup asing untuk telinga masyarakat Indonesia. Padahal olahraga itu sendiri lahir di Acapulco, Meksiko, pada tahun 1969.

    Olahraga ini kemudian merambah negara-negara Amerika Latin, seperti Meksiko dan Argentina. Barulah setelah itu Padel menyebar ke Eropa, terutama di Spanyol.


    Di Spanyol, Padel sedemikian naik daun. Federasi Padel Dunia (IPF) bahkan tercatat lahir di Madrid, Spanyol, pada tahun 1991.

    Sejak 2010, Padel mulai mencuri perhatian dunia karena banyak dimainkan sejumlah pesepakbola top. Apalagi klub-klub top di Spanyol, negara tempat Padel sedemikian populer, masing-masing juga punya komunitas Padel.

    Mantan pemain Timnas Swedia Zlatan Ibrahimovic, misalnya. Eks pemain Barcelona itu ternyata punya klub Padel di negara asalnya. Ada pula Cristiano Ronaldo yang medio 2023 lalu ikut memperkenalkan Padel di Singapura.

    Di Indonesia, para pelaku sudah membentuk organisasi bernama Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI) yang saat ini sudah resmi berada di bawah naungan KONI Pusat.

    Regulasi Padel: Lapangan, net, kaca, raket

    Merujuk kepada regulasi IPF (Federasi Padel Internasional), lapangan padel harus memiliki ukuran sepertiga lapangan tenis. Setiap sisinya harus ditutup oleh kaca.

    Lapangan Padel memiliki panjang 20 meter, dengan lebar 10 meter. Lantai untuk lapangan Padel berbahan rumput buatan, yang dicampur pasir halus. Net lapangan padel memiliki lebar 10 meter, dengan tinggi 0,92 meter.

    Dinding kaca di bagian belakang lapangan Padel punya tinggi 4 meter dan dinding kaca samping setinggi 3 meter. Dinding kaca ini merupakan bagian dari permainan karena pemain bisa memantulkan bola ke kaca tersebut.

    Raket yang dipakai di olahraga Padel berbeda dengan tenis atau badminton. Perbedaan utamanya adalah ketiadaan senar seperti pada raket di tenis dan bulutangkis.

    Raket padel terbuat dari bahan semikarbon plastik fiber dengan ketebalan 38 sentimeter dan lebar 2,6 cm. Panjang raket Padel dari gagang hingga kepala raket adalah 45,5 cm.

    Nah, bola yang dipakai di olahraga Padel juga punya kemiripan dengan bola tenis. Ukuran bola Padel adalah diameter 6,77 cm dengan berat 59,4 gram.

    Close-up photo. Padel tennis player with racket. Girl athlete with paddle racket on court outdoors. Sport concept. Download a high quality photo for the design of a sports app or web site.Bola, raket, dan lapangan padel. Foto: Getty Images/mikeorlov

    Cara bermain Padel

    Seperti di tenis dan bulutangkis, Padel juga mengenal istilah servis. Di sini pemain pertama memukul bola ke area servis lawan setelah melewati net dan memantul sebelum mengenai dinding.

    Apabila bola mengenai dinding tanpa memantul terlebih dahulu, maka dinilai keluar. Hal itu membuat pihak lawan yang berhak mendapatkan poin.

    Sistem skor yang diterapkan pada olahraga Padel sendiri identik dengan olahraga tenis. Artinya, sistem skor olahraga padel memakai skema 15-30-40 dalam setiap game-nya. Jika berhasil menang 6 game, dengan ketentuan unggul minimal 2 game dari lawannya, pemain itu memenangi satu set. Setiap permainan Padel terdiri dari 3 set.

    Perbedaan Padel vs Tenis

    Seperti sudah disebutkan sebelumnya, Padel punya kemiripan dengan Tenis. Tapi keduanya punya cukup banyak perbedaan.

    • Servis padel biasa dilakukan di bawah lengan. Di tenis, servis bisa dilakukan di bawah atau atas lengan.
    • Lapangan padel dikelilingi dinding kaca.
    • Pemain diperbolehkan memainkan padel ketika bola keluar lapangan, sedangkan tenis tidak.
    • Dinding sekeliling lapangan padel dapat dipergunakan. Sementara itu, dalam tenis, harus berada tetap di dalam tanda lapangan.

    Pajak olahraga Padel di Jakarta

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Jakarta sudah menetapkan fasilitas olahraga padel sebagai salah satu objek pajak daerah dengan tarif sebesar 10%.

    Kebijakan ini mengacu pada Keputusan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Nomor 257 Tahun 2025, atas perubahan kedua dari Keputusan Kepala Bapenda Nomor 854 Tahun 2024.

    “Betul olahraga Padel dikenakan PBJT Hiburan dan Kesenian dengan tarif 10%,” kata Ketua Satuan Pelaksana Penyuluhan Pusat Data dan Informasi Pendapatan Jakarta Andri M. Rijal saat dikonfirmasi medio awal Juli 2025 ini.

    (krs/cas)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Liga Padel 2025 Digelar, Wadah Atlet untuk Naik Level


    Jakarta

    Liga Padel 2025 yang akan berlangsung mulai 20 Juli menjadi wadah Pengurus Besar Padel Indonesia (PB PI) DKI Jakarta untuk menjaring atlet-atlet muda bertalenta sekaligus meningkatkan level mereka.

    Demikian disampaikan Sekjen Pengurus Besar Padel Indonesia (PB PI) DKI Jakarta Steven Walangitan, saat hadir dalam peluncuran Padel League 2025 di kawasan Senayan, Jakarta pada Rabu (17/7/2025).

    Padel League 2025 dijadwalkan berlangsung setiap hari Minggu di berbagai venue padel terkemuka di Jakarta (Smash Padel, Republic Padel, dan lainnya) secara bergiliran mulai 20 Juli sampai 16 November mendatang.


    “Ini turnamen yang bagus karena fokus peserta itu bronze level. Sebab, sekarang itu rasio antara pemain pro atau amatir, atau level tinggi sangat sedikit. Jadi kami lebih banyak pemain-pemain yang baru atau masih di level-level beginner, sehingga kita perlu meningkatkan level yang lebih tinggi,” kata Steven.

    “Nah dengan adanya turnamen ini, kesempatan untuk para pemain baru, supaya lebih cepat naik dan supaya kita bisa lebih dapat pemain yang levelnya tinggi.”

    “Dan ya hampir setiap weekend ada turnamen macam-macam tapi yang seperti ini dengan level bronze saja yang dimainkan, baru sekarang lah, atau jumlah yang seperti ini sangat sedikit. Jadi kami antusias dengan adanya Liga Padel ini,” ujarnya.

    Steven juga menilai turnamen ini penting mengingat cabang olahraga padel sedang diupayakan bertanding di Olimpiade 2032.

    “Untuk multievent yang terdekat baru Pekan Olahraga Nasional (PON), level nasional. Tapi dengan rencana padel itu (bisa) masuk di Olimpiade, tentu itu menentukan padel masuk di (multievent) SEA Games nantinya,” kata Steven.

    Liga Padel 2025 diikuti 32 komunitas dan akan mempertandingkan 5 partai, yaitu 3 ganda putra, 1 ganda putri, dan 1 ganda campuran untuk setiap pertandingan antar komunitas. Adapun formatnya, 32 komunitas akan dibagi dalam dua grup terdiri dari 16 komunitas.

    Delapan tim terbaik setiap grup akan lolos ke fase knockout. Mereka bersaing menuju gelar juara dengan sistem gugur. Puncak penentuan gelar juara akan terjadi pada 15-16 November 2025 dengan tajuk BRImo SIP Padel Festival 2025.

    “Liga ini berfokus pada komunitas, kompetisi, dan koneksi. Kami percaya setiap komunitas layak tampil dan unjuk gigi di panggung besar,” kata Project Manager SIP Sports Club, Adit Dwi.

    (mcy/adp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Apa Itu Padel? Olahraga Unik yang Lagi Viral di Kalangan Seleb dan Ekspat!

    Jakarta

    Terdapat beragam olahraga yang menarik dan seru untuk dimainkan di dunia. Salah satunya yang kini sedang digandrungi para selebriti dan ekspat adalah padel.

    Olahraga viral ini sekilas mirip dengan permainan tenis dan squash. Namun, perbedaannya terletak pada ukuran lapangan, sistem bermain, hingga alat yang digunakan.

    Apa sebenarnya olahraga padel? Nah, untuk memahami lebih lanjut, detikers dapat menyimak uraiannya berikut ini.


    Pengertian Olahraga Padel

    Mengutip dari Jurnal Environmental Research and Public Health, padel merupakan olahraga raket yang dimainkan di lapangan berukuran 20 x 10 meter, dipisahkan oleh net di tengah, dan dibatasi oleh kaca dan kisi-kisi tempat bola memantul.

    Meskipun dinilai mirip dengan tenis, padel memiliki ukuran lapangan sepertiga lebih kecil dari tenis. Selain itu, peralatan yang digunakan juga berbeda. Tenis menggunakan raket senar dengan pegangan lebih panjang, sementara raket padel memiliki bantalan dengan gagang pendek yang memiliki inti busa dan bagian luar berupa fiberglass.

    Selain dari segi perlengkapan, teknik bermain padel dan tenis juga berbeda. Padel merupakan olahraga yang dimainkan dengan skema ganda, berbeda dengan tenis yang bisa dimainkan secara tunggal.

    Sejarah Singkat dan Penemu Olahraga Padel

    Mengutip dari situs resmi International Padel Federation (IPF), olahraga padel sudah populer sejak tahun 1960-an. Penemu olahraga padel pertama kali adalah seorang penggemar tenis yang berasal dari Meksiko bernama Enrique Corcuera.

    Pada awalnya, Enrique mulai merancang lapangan tenis versi mini yang dikelilingi dinding setinggi 3 meter. Kemudian, ia dan istrinya mulai mengembangkan peraturan untuk olahraga tersebut yang pada masa itu dinamai “paddle Corcuera” atau raket Corcuera.

    Seiring perkembangannya, padel mulai dimainkan di berbagai negara dan memiliki ajang internasionalnya sendiri. Pada tahun 1991, asosiasi internasional padel didirikan dengan nama International Padel Federation (IPF) di Madrid.

    Perlengkapan Olahraga Padel

    Sebelum mulai bermain, sebaiknya detikers menyiapkan segala perlengkapan olahraga padel. Berikut ketentuannya.

    1. Raket padel
      Berbeda dengan tenis, raket padel tidak menggunakan senar, melainkan bentuknya solid dan memiliki lubang-lubang kecil untuk mengurangi hambatan udara.
    2. Bola padel
      Meskipun terlihat sama dengan bola tenis, bola padel memiliki permukaan kasar agar tidak licin saat memantul ke raket atau dinding.
    3. Sepatu khusus padel
      Berbeda dengan olahraga lainnya, sepatu padel ternyata memiliki ketentuan sendiri. Sepatu padel dirancang dengan sol herringbone yang mampu menyokong kaki ketika bermain di lapangan rumput sintetis.
    4. Pastikan detikers memilih sepatu dengan bahan yang ringan dan fleksibel untuk memudahkan pergerakan selama bermain.
    5. Pakaian olahraga padel
      Pakaian olahraga yang digunakan saat bermain padel sebaiknya memilikii bahan yang ringan, lentur, dan mudah menyerap keringat.
    6. Grip untuk raket padel
      Grip atau pegangan pada raket berfungsi memberikan cengkeraman ekstra dan mampu menyerap keringat. Penggunaan grip pada raket dapat meningkatkan kenyamanan selama bermain.
    Padel Connect 2Aktivitas seru olahraga Padel. Foto: Brandcomm

    Manfaat Olahraga Padel

    Selain banyak digemari, olahraga padel ternyata juga memiliki segudang manfaat, baik untuk kesehatan hingga kerja sama tim. Berikut beberapa di antaranya:

    • Intensitas gerakan yang cukup tinggi dapat meningkatkan kesehatan jantung.
    • Membantu meningkatkan daya koordinasi tubuh, terutama mata dan tangan.
    • Melatih kerja sama tim karena dimainkan dengan skema ganda.
    • Membantu menurunkan berat badan karena pergerakannya dapat membakar kalori dengan baik.

    Demikianlah ulasan lengkap mengenai pengertian, sejarah, hingga manfaat bermain olahraga padel. Bagaimana, detikers tertarik untuk mencoba olahraga satu ini?

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com