Tag: olahraga

  • Ratusan Pelari Jelajahi Keindahan Alam Gunung Gajah


    Jakarta

    GTR Ultra 2025 kembali digelar untuk tahun ketiga dan sukses mencuri perhatian para pelari lintas alam dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.

    Diselenggarakan di Lapangan Dusun Kayuwangi, Desa Gedong, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, pada tanggal 7 Oktober 2025, event ini menjadi bagian dari kalender resmi ITRA National League 2025 dan UTMB Index Races 2025, menegaskan posisinya sebagai salah satu ajang trail run bergengsi di Indonesia.

    Tahun ini sebanyak 800 pelari dari 90 kota di Indonesia dan 20 pelari internasional dari Vietnam, China, Jepang, Selandia Baru, Inggris, dan Amerika Serikat ikut menantang diri di lintasan yang menakjubkan di sisi utara Gunung Gajah.


    Dengan slogan GTR Ultra 2025 #WhyNot!, para peserta disuguhi lintasan dengan pemandangan spektakuler, mulai dari panorama Gunung Telomoyo, Gunung Gajah, hingga Rawa Pening. Kategori lomba tetap mempertahankan empat jarak diantaranya 7K, 12K, 30K, dan 52K, di mana kategori 30K dan 52K memberikan Point ITRA serta UTMB Index bagi para finisher.

    Kategori 52K menjadi tantangan utama dengan start pukul 00.00 WIB, melewati tiga puncak gunung yaitu Gunung Gajah, Telomoyo, dan Sokorini, serta Bukit Sepakung dan Gumuk Reco sebelum mencapai garis finis.

    Menariknya, tahun ini GTR Ultra menambahkan kategori Pelajar dan Mahasiswa untuk jarak 7K dan 12K. Inisiatif ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap olahraga alam sekaligus gaya hidup sehat.

    Tak hanya memacu adrenalin, GTR Ultra 2025 juga membawa dampak ekonomi positif bagi masyarakat lokal. Lebih dari 200 pelari menginap di homestay warga, sementara BUMDes Desa Gedong mencatat omzet lebih dari Rp50 juta selama event berlangsung.

    Dukungan kuat datang dari Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, hingga Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, melalui Kelompok Kerja Event Alam dan Petualangan. Bahkan, Fahmi Octaviano, Ketua Pokja Event Alam dan Petualangan, turut hadir dan melepas peserta di garis start.

    Kini, GTR Ultra tak hanya menjadi bagian dari Festival Telomoyo, tetapi juga resmi masuk dalam agenda tahunan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, membawa semangat baru untuk memajukan pariwisata dan ekonomi daerah.

    Melalui semangat “Why Not!”, GTR Ultra 2025 berhasil menunjukkan bahwa olahraga dan pariwisata bisa berjalan beriringan, menumbuhkan semangat petualangan sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Rekor Terbanyak Tahun Ini, MAG Run 2025 Diikuti 5.000 Peserta Lari


    Jakarta

    Mal Artha Gading (MAG) kembali menggelar ajang lari tahunan MAG Run 2025 di kawasan Mal Artha Gading, Jakarta Utara. Memasuki tahun ke-9 penyelenggaraan, kegiatan ini mencatat rekor baru dengan diikuti 5.000 peserta, jumlah terbanyak sepanjang sejarah MAG Run.

    Direktur Mal Artha Gading, Johan Sunarto mengatakan antusiasme peserta tahun ini menjadi yang tertinggi sejak pertama kali diselenggarakan.

    “Ini apresiasi luar biasa hadir Pak Wali Kota, hadir Pak Kapolres Jakut bersama Pak Dandim Jakut bersama masyarakat Jakarta Utara turut memeriahkan bahkan ikut lari di Mal Artha Gading. Di tahun ke 9 ini luar biasa karena peserta terbanyak, diantara MAG Run sebelumnya. Karena tahun ini kita diikuti peserta sebanyak 5.000,” ujarnya kepada wartawan dalam acara MAG Run 2025 di Mal Artha Gading, Minggu (19/10/2025).


    Dari pantauan detikcom, ribuan peserta memadati Mal Artha Gading sejak pagi. Antusiasme terlihat dari berbagai kalangan, mulai dari komunitas pelari hingga keluarga dan anak-anak. Para peserta berlari menempuh rute 5 kilometer untuk kategori dewasa dan 2 kilometer untuk kategori anak-anak.

    Masing-masing peserta menerima starter pack berisi tote bag, jersey, BIB number, medali finisher, dan voucher dari sponsor. Untuk peserta anak-anak, panitia menyiapkan mini playground sebagai waiting zone agar mereka tetap nyaman sebelum dan sesudah berlari.

    MAG Run 2025MAG Run 2025 Foto: dok. Hafiz Khoerus Syifa/detikcom

    Suasana semakin meriah dengan penampilan Marching Band Sekolah Kemala Bhayangkari I, Zumba Class, hingga sing along bersama Angel & The Boys. Total door prize senilai Rp 90 juta turut menambah antusias peserta di area finis.

    Johan menargetkan peserta akan bertambah di tahun depan yang bertepatan dengan satu dekade penyelenggaraan.

    “Yang pastinya tahun depan MAG Run yang ke-10 akan lebih meriah lagi. Harapannya, tahun depan kita bisa target 10 ribu peserta,” tuturnya.

    Mengusung tema ‘Fun Run Bersama Keluarga & Komunitas’, MAG Run 2025 menjadi ruang kebersamaan antara warga, komunitas, dan pemerintah. Tahun ini, MAG berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara (Pemkot Jakut) yang melibatkan sejumlah kecamatan dan kelurahan dalam mendukung penuh pelaksanaan acara.

    Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat menyebut kegiatan ini bukan sekadar olahraga, melainkan juga ajang silaturahmi antar warga.

    “Kegiatan hari ini nggak cuma olahraga, ini ajang silaturahmi dari waga kami. Di sekitaran Artha Gading dan seluruh warga kota Jakarta Utara termasuk wilayah lain,” ujar Hendra.

    Ia turut mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara.

    “Terima kasih stakeholder terkait sudah mendukung acara ini, khususnya terkait soal keamanan, mulai pihak kepolisian, Satpol PP hingga internal Mal Artha Gading sendiri. Kegiatan ini turut membantu pelaku UMKM,” lanjutnya.

    Sebagai bentuk dukungan terhadap produk lokal, MAG menghadirkan jersey eksklusif MAG Run 2025 hasil kolaborasi dengan Mills. Ajang ini juga mendapat dukungan dari berbagai sponsor serta lembaga mitra yang turut berpartisipasi dalam penyelenggaraan dan layanan kegiatan.

    Dukungan lintas instansi turut memperkuat penyelenggaraan tahun ini. Hadir di lokasi antara lain Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz, Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko Putra, serta Dandim 0502/Jakarta Utara Kolonel Inf Dony Gredinand.

    General Manager Mal Artha Gading, Genta Ferdianto menegaskan MAG Run menjadi wujud komitmen pusat perbelanjaan dalam mengajak masyarakat hidup aktif dan sehat.

    “MAG Run bukan sekadar ajang olahraga, tapi juga momentum untuk menjalin kedekatan dengan pelanggan dan komunitas pelari di Jakarta,” jelasnya.

    Dengan semangat sportivitas dan kebersamaan, MAG Run 2025 menegaskan peran Mal Artha Gading bukan hanya sebagai pusat perbelanjaan, tetapi juga sebagai ruang publik yang mendukung gaya hidup sehat dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

    (prf/ega)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Ketika Lari Bisa Jadi Ajang Promosi Pariwisata


    Solo

    Ajang lari sudah jadi tren gaya hidup masyarakat urban Indonesia. Tidak cuma untuk menggalakkan hidup sehat, tapi juga ajang promosi wisata daerah.

    Salah satunya adalah Solo Run Fest 2025 yang digelar 27-28 September yang dihadiri lebih dari 6.000 pelari. Perhelatan tahunan ini tak sekadar menjadi pesta olahraga, tetapi juga wujud kolaborasi lintas sektor yang menggabungkan semangat hidup sehat, sportivitas, dan promosi pariwisata daerah.

    Acara lari itu dibuka dengan pelepasan peserta kategori 5K yang dipimpin oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wali Kota Solo Respati Ardi, serta jajaran pimpinan berbagai mitra penyelenggara. Luthfi menegaskan bahwa ajang seperti Solo Run Fest bukan hanya soal olahraga, melainkan juga sarana memperkenalkan potensi daerah.


    “Event ini menjadi wadah kolaborasi untuk mengenalkan budaya, wisata, dan kuliner Jawa Tengah, khususnya Kota Solo,” ujar Luthfi.

    Wali Kota Respati Ardi menambahkan, kegiatan ini memperkuat citra Solo sebagai kota budaya yang ramah dan terbuka bagi wisatawan.

    “Kami berharap Solo Run Fest mampu menarik lebih banyak pengunjung, mempererat kebersamaan, dan menumbuhkan kesadaran hidup sehat di tengah masyarakat,” ucap Ardi.

    Sebagai bagian dari kampanye gaya hidup aktif, ribuan botol air mineral disediakan di sepanjang rute untuk menjaga hidrasi para pelari hingga garis finis, menjadi simbol dukungan nyata terhadap gaya hidup sehat dan tangguh.

    Direktur PT SRC Indonesia Sembilan, Romulus Sutanto, selaku official partner mengatakan dukungan terhadap Solo Run Fest 2025 merupakan bentuk komitmen untuk tumbuh bersama masyarakat.

    “Kami bangga dapat berpartisipasi dalam ajang Solo Run Fest 2025 sebagai official mineral water. Kami berharap partisipasi ini bisa menjadi momen untuk terus tumbuh bersama masyarakat di tengah nilai-nilai positif, seperti semangat dan kebersamaan,” tutur Romulus.

    Romulus menambahkan, kegiatan ini menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa produk lokal memiliki kualitas yang mampu bersaing di level nasional.

    “Melalui kegiatan ini, kami ingin menegaskan bahwa produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” sambungnya.

    Melalui Solo Run Fest 2025, Solo kembali menunjukkan diri sebagai kota yang tidak hanya kaya budaya, tetapi juga berenergi, sehat, dan berdaya saing, di mana setiap langkah pelari merepresentasikan semangat kebersamaan dan kemajuan bersama.

    (mrp/raw)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Robi & Odekta Bawa Indonesia Juara Nasional di Maybank Marathon 2025


    Jakarta

    Atlet maraton putri Indonesia, Odekta Elvina Naibaho, kembali mencatat prestasi gemilang. Ia keluar sebagai juara kategori Marathon National Female di Maybank Marathon 2025.

    Dengan catatan waktu 02 jam 47 menit 28 detik, Odekta berhasil menuntaskan track sepanjang 42,195 km. Prestasi ini menambah daftar pencapaian Odekta setelah sebelumnya dia juga mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

    Sebelumnya, pada ajang Sea Games 2021 di Vietnam, Odekta berhasil meraih medali emas nomor maraton putri dengan catatan waktu 2 jam 55 menit 28 detik.


    Catatan waktu Odekta juga terus membaik. Jika di SEA Games 2021 Odekta finis dengan 2 jam 55 menit 28 detik, kini ia mampu memangkas hampir delapan menit di Maybank Marathon 2025. Konsistensi performa yang ditunjukkan Odekta dari SEA Games hingga Maybank Marathon 2025 sekaligus menegaskan statusnya sebagai salah satu pelari putri terbaik Indonesia.

    Dua Atlet Andalan Maraton Nasional

    Selain Odekta, Performa Robi Syianturi menunjukkan progres yang konsisten. Pada 2024, ia memecahkan rekor nasional half marathon di Gold Coast, Australia dengan catatan waktu 1 jam 4 menit 48 detik. Catatan itu mematahkan rekor lama milik mendiang Eduardus Nabunome yang sudah bertahan sejak 1997 dengan waktu 1 jam 5 menit 43 detik.

    Kini, catatan waktunya di Maybank Marathon 2025 dengan catatan 2 jam 29 menit 18 detik menit waktu menambah deretan prestasi, sekaligus menegaskan status Robi sebagai salah satu pelari jarak jauh terbaik yang dimiliki Indonesia.

    Maybank Foto: Dok. Maybank

    Dengan total hadiah lebih dari Rp 2,7 miliar, Maybank Marathon 2025 menganugerahkan penghargaan kepada para juara dari berbagai kategori, dengan rincian, setiap pemenang utama Marathon Open Male dan Female menerima hadiah uang tunai masing-masing senilai Rp250.000.000. Sedangkan untuk pemenang utama Marathon National Male dan Female menerima hadiah uang tunai masing-masing senilai Rp100.000.000.

    Berikut pemenang Maybank Marathon 2025:

    • Marathon Open Male: Evans Nyakamba Mayaka dari Kenya, nomor dada 03, waktu tempuh 02:17:01
    • Marathon Open Female: Medanit Feyera Gurmesa dari Ethiopia, nomor dada 10399, waktu tempuh 02:40:03
    • Marathon National Male: Robi Syianturi, nomor dada 22127, waktu tempuh 02:29:18
    • Marathon National Female: Odekta Naibaho, nomor dada 22077, waktu tempuh 02:47:28

    Reuni kemenangan Odekta dan Robi di Maybank Marathon 2025 sekaligus menutup gelaran sarat prestasi bagi atlet-atlet Indonesia. Namun, ajang ini bukan hanya tentang kompetisi, melainkan juga momentum untuk mendorong semangat berlari di kalangan masyarakat luas.

    Maybank Marathon sendiri telah diselenggarakan sejak 2012 dengan kategori maraton penuh 42,195 km, half marathon 21,0975 km, dan 10K. Event ini bukan hanya diakui sebagai ajang kualifikasi resmi, tetapi juga meraih berbagai penghargaan, termasuk Best Marathon 2016 dan Most Popular Sport Event 2018.

    Selain itu, dalam perjalanannya Maybank Marathon juga menjadi ajang kualifikasi lomba olahraga nasional PON, dan menjadi bagian dari 175 ajang kualifikasi seri marathon World Championship Abbott WMM Wanda Age Group World Rankings serta masuk ke dalam official race directory Boston Marathon.

    Dengan ini, Project Director Maybank Marathon, Widya Permana, mengajak masyarakat dan para atlet ntuk kembali bersiap menyambut Maybank Marathon 2026.

    “Bagi yang belum mendapatkan kesempatan tahun ini, masih ada waktu untuk berlatih dan bersiap menuju Maybank Marathon 2026. Sampai jumpa di garis start tahun depan!” ujar Widya dalam pengumuman pemenang lomba Maybank Marathon 2025 melalui keterangan tertulis, Minggu, (24/8/2025).

    (akn/ega)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Maybank Marathon 2025 Umumkan Para Juara, Total Hadiah Rp 2,7 Miliar


    Jakarta

    Maybank Indonesia resmi menutup rangkaian Maybank Marathon 2025 dengan mengumumkan para juara di Bali United Training Center, Gianyar, Bali, Minggu (24/8). Ajang lari bertaraf internasional ini menjadi seri pertama Elite Label Road Race World Athletics yang digelar di Indonesia.

    Mengusung tema ‘Pace the Future’, Maybank Marathon edisi ke-14 tahun ini diikuti 13.600 pelari dari 52 negara. Mereka turun di berbagai kategori mulai dari Marathon, Half Marathon, 10K, hingga Wheelchair. Suasana pagi di Gianyar pun seketika berubah menjadi perayaan akbar olahraga lari, yang kerap dijuluki sebagai ‘lebarannya para pelari’.

    Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan, menyampaikan rasa syukur atas lancarnya penyelenggaraan serta kebanggaannya terhadap para peserta.


    “Maybank Indonesia dengan bangga mengumumkan para juara dari berbagai latar belakang yang telah menaklukkan lintasan dengan dedikasi dan semangat tinggi. Prestasi mereka adalah bukti semangat kompetisi dan sportivitas tidak mengenal batas,” ujar Steffano, dalam keterangan tertulis, Minggu (24/8/2025).

    Maybank Foto: Dok. Maybank

    Steffano juga menyoroti kesuksesan Maybank Marathon tidak hanya diukur dari meningkatnya jumlah peserta, tetapi lebih jauh pada kualitas penyelenggaraan lomba yang diberikan kepada setiap pelari. Menurut Steffano, tahun ini menjadi momentum penting bagi Maybank Indonesia, dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 13.500 orang.

    “Namun, kami percaya keberhasilan sebuah ajang seperti ini tidak hanya terletak pada angka, tetapi pada bagaimana kami menjaga keamanan, kenyamanan, dan kualitas lomba bagi seluruh peserta,” jelas Steffano.

    Maybank Foto: Dok. Maybank

    Dengan total hadiah lebih dari Rp 2,7 miliar, panitia menganugerahkan penghargaan kepada para juara dari berbagai kategori. Berikut adalah para pemenang utama:

    • Marathon Open Male: Evans Nyakamba Mayaka dari Kenya, nomor dada 03, waktu tempuh 02:17:01
    • Marathon Open Female: Medanit Feyera Gurmesa dari Ethiopia, nomor dada 10399, waktu tempuh 02:40:03
    • Marathon National Male: Robi Syianturi, nomor dada 22127, waktu tempuh 02:29:18
    • Marathon National Female: Odekta Naibaho, nomor dada 22077, waktu tempuh 02:47:28.

    Setiap pemenang utama Marathon Open Male dan Female menerima hadiah uang tunai masing masing senilai Rp 250.000.000. Sedangkan untuk pemenang utama Marathon National Male dan Female menerima hadiah uang tunai masing-masing senilai Rp 100.000.000.

    Steffano juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung jalannya acara. Mewakili Maybank Indonesia dan seluruh panitia, ia menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada para peserta yang telah berlari dengan tertib, serta kepada tim pengamanan, tim medis, pacers, marshalls, pecalang, sponsor, dan warga Gianyar yang telah turut menyemarakkan suasana di sepanjang rute.

    “Sinergi ini menjadi fondasi utama kesuksesan kami,” tutur Steffano.

    Menutup sesi konferensi pers, Project Director Maybank Marathon Widya Permana menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi lintas elemen yang menjadikan Maybank Marathon sebagai ajang bertaraf internasional.

    “Maybank Marathon tidak akan pernah sampai di titik ini tanpa kekuatan kolaborasi. Dari peserta, panitia, relawan, hingga seluruh elemen masyarakat-semuanya memiliki peran penting dalam mewujudkan acara ini,” ungkap Widya.

    Widya juga mengajak para pelari untuk kembali bersiap menyambut Maybank Marathon 2026. Bagi yang belum mendapatkan kesempatan tahun ini, kata Widya, masih ada waktu untuk berlatih dan bersiap menuju Maybank Marathon 2026.

    “Sampai jumpa di garis start tahun depan!,” kata Widya.

    Maybank
    Maybank
    Maybank

    (akn/ega)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Le Minerale Running Squad Latih Ratusan Pelari Virgin Marathon di JRF 2025


    Jakarta

    Le Minerale menghadirkan program Le Minerale Running Squad. Program ini membekali ratusan pelari dengan latihan intensif jelang debut Virgin Marathon di Jakarta Running Festival (JRF) 2025.

    Nantinya, program ini berlangsung selama 11 minggu. Peserta dilatih dengan pendekatan holistik oleh pelatih berpengalaman dari Gantar Velocity, mencakup aspek teknis, fisik, mental, dan medis agar debut marathon bisa dijalani dengan aman dan optimal.

    Head of Public Relations and Digital Le Minerale Yuna Eka Kristina mengatakan bahwa tujuan dari program ini bukan sekadar memberikan pelatihan namun juga ingin mengembangkan komunitas lari yang sehat dan berkelanjutan.


    “Sebagai brand yang mendukung hidup sehat, Le Minerale ingin menjadi partner setiap orang dalam berolahraga, bukan hanya dari sisi produk air mineral berkualitas, tapi juga melalui motivasi dan dukungan. Apalagi olahraga lari saat ini sudah bukan sekadar hobi,” kata Yuna dalam keterangan tertulis, Rabu (27/8/2025).

    “Masyarakat menjadi lebih serius hingga banyak yang ingin berkompetisi di ajang lari marathon. Namun, untuk mencapai kesana, tentunya perlu latihan yang tepat seperti proses pendampingan dari para ahli agar lebih terarah dan efektif. Maka dari itu, kami membuat program training eksklusif bagi para pelari pemula,” sambungnya.

    Dia menjelaskan Le Minerale menghadirkan tim expert mulai dari pelatih profesional Gantar Velocity hingga sport medicine expert.

    “Dengan adanya tim expert, kami ingin membekali peserta dengan paket yang komplit, tidak hanya latihan fisik, tapi juga memahami aspek teknis, mental, hingga pemenuhan kebutuhan nutrisi agar mereka mampu menghadapi debut marathon dengan optimal,” ujar Yuna.

    Program Le Minerale Running Squad ini merepresentasikan upaya jangka panjang Le Minerale dalam mengembangkan ekosistem lari Indonesia.

    Le Minerale Foto: Dok. Le Minerale

    Dia mengatakan sebagai produk asli Indonesia yang telah dipercaya sebagai official mineral water di berbagai ajang lari bergengsi, Le Minerale tidak hanya menyediakan produk berkualitas tinggi, tetapi juga aktif mendukung pengembangan komunitas pelari melalui program-program inovatif.

    “Program ini merupakan bukti komitmen Le Minerale dalam mendukung gaya hidup sehat para pelari agar bisa terus optimal untuk mencapai hasil yang lebih baik. Bersama dengan expert team, ratusan pelari yang lolos proses kualifikasi akan mengikuti program training profesional yang terstruktur,” ujar Yuna Eka Kristina.

    Sementara itu, Pelatih dari Gantar Velocity Coach Agung menuturkan bahwa bagi virgin runners atau pelari pemula diperlukan bimbingan yang detail agar proses latihan berjalan lancar.

    “Dari mulai basic-nya, mulai dengan bagaimana cara pengerjaan programnya, bagaimana cara berlari, kemudian juga bagaimana mengatur tempo latihannya, mengatur frekuensi latihannya, dan segala macamnya itu tentu harus diperhatikan. Jadi, diawasi oleh pelatih-pelatih yang memang kompeten di bidangnya,” ungkap Agung.

    Dia mengatakan program training terdiri dari recovery run, easy run, tempo run, interval, sampai dengan long run. Selain itu, training juga akan diisi dengan edukasi, latihan strength training, dan running drills untuk menyiapkan atau memperbaiki teknik lari para peserta agar lebih aman serta efisien.

    “Dari segi latihan, kita sudah didukung oleh latihan yang proper, dibimbing oleh pelatih. Dari segi nutrisi, tentu harus diperhatikan kebutuhan nutrisi sebagai pelari jarak jauh. Dimana kita harus mengkonsumsi makanan-makanan yang mengandung gizi terbaik dan tidak lupa harus juga dicukupi kebutuhan mineralnya, dan itu bisa dicukupi oleh Le Minerale, yang tentunya mengandung mineral esensial yang baik untuk tubuh dan cocok untuk tubuh, sehingga performa lari akan semakin meningkat,” jelas Coach Agung.

    Sementara itu, Sport Medicine Expert dr. Adrian Setiaji menegaskan bahwa, selain latihan fisik, aspek pemenuhan kebutuhan cairan dan mineral tentunya juga menjadi fokus khusus dalam program ini.

    “Peran mineral dalam aktivitas lari itu sangat penting karena berfungsi untuk meningkatkan metabolisme otot kita, supaya performa optimal dan mencegah resiko cedera. Karena gak semua air mineral itu sama, pilih air mineral yang esensial. Air yang mengandung mineral esensial berkualitas memiliki rasa segar dan biasanya mencantumkan kandungan mineral di kemasannya,” kata dr. Adrian.

    Novi, salah satu peserta terpilih Le Minerale Running Squad yang menargetkan menyelesaikan Virgin Full Marathon dalam waktu 4 jam 30 menit. Dia mengaku siap untuk mengikuti program intensif tersebut.

    “Untuk kualifikasi hari ini sih nggak main-main ya, karena ini adalah Virgin Full Marathon aku. Untuk tadi lihat latihannya bener-bener Coach Agung tuh ngarahin kita ya untuk mempersiapkan ini semua biar nanti di finish full marathon-nya kita nggak loyo, jadi kita bisa strong sampai finish,” ungkap Novi.

    (akn/ega)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Runaddicts Ingin Jadi ‘Rumah’ yang Nyaman untuk Komunitas Lari


    Jakarta

    Olahraga lari sudah jadi gaya hidup masyarakat Indonesia saat ini. Oleh karenanya, harus ada wadah untuk membuat lari menjadi lebih menarik.

    Adalah Runaddicts, sebuah platform digital terintegrasi yang fokus mendukung pelari dan komunitasnya. Runaddicts resmi diluncurkan, Senin (25/8/2025) di Plataran Hutan Kota Senayan, Jakarta Selatan

    Acara ini dihadiri pelari dari berbagai komunitas. Sejumlah tokoh dunia lari pun ikut ambil bagian, seperti Six Star WMM Finisher Novie Hernawati, Ultra Charity Runner Wahidatul Bakhri, Fitri Aditri selaku Business Development Manager, hingga Octaviano Pratama selaku CEO Bisa AI, dan Yusuf Zulfikar dari Klinik Fisioterapi Bebas Cedera.


    Novie melihat Runaddicts hadir dengan visi menjadi ekosistem digital lari terbesar di Indonesia.

    “Runaddicts menghubungkan pelari dengan event, komunitas, dan layanan pendukung. Mulai dari pemula hingga profesional, semua bisa terbantu dengan solusi terpadu ini,” ujar Novie dalam rilis kepada detikSport.

    Oleh karenanya, Runaddicts menyiapkan banyak fitur dalam aplikasi tersebut, seperti Race untuk event lari (fun run, marathon, hingga road to international race). Platform ini juga menjadi partner resmi Plataran Series yang akan digelar di enam venuet besar: Jakarta, Puncak, Borobudur, Bromo, Menjangan Bali, dan Makassar.

    RunaddictsRunaddicts, aplikasi baru untuk para pelari.(Foto: dok.Runaddicts)

    Bahkan Runaddicts juga menghadirkan pelatihan dan sertifikasi untuk pelatih, marshal, pacer, race director, hingga medical officer. Ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme dan membuka jalur karier baru di dunia lari.

    Sebagai penyedia teknologi, Bisa AI memastikan Runaddicts mudah diakses oleh siapapun. Platform ini nantinya akan memanfaatkan AI dan data analytics untuk memberikan rekomendasi training, event, hingga promo yang sesuai kebutuhan pelari.

    “Runaddicts dibuat oleh pelari untuk pelari. Aplikasinya akan terus berkembang seiring masukan komunitas,” ujar Octaviano.

    Kehadiran platform ini pun disambut positif komunitas lari. Kisra dari Indorunners mengaku terbantu dengan fitur Runaddicts.

    “Selama ini kalau mau ikut event atau latihan, harus browsing ke sana-sini. Sekarang semua lebih praktis lewat satu aplikasi,” katanya.

    Runaddicts bahkan menawarkan ruang untuk membangun identitas digital, mengelola kegiatan, hingga mempublikasikan event mereka. Komunitas bahkan bisa mendapat eksposur lewat Run TV dan media partner lainnya.

    Menariknya, bukan hanya komunitas lari yang bisa bergabung, tapi juga korporat, kampus, yayasan, atau individu yang ingin menggelar event lari juga bisa menggunakan platform ini.

    “Selama ini, pelari di luar Jakarta agak sulit mendapat akses. Dengan Runaddicts, semua jadi lebih dekat, termasuk tips lari, coaching clinic, hingga konsultasi dengan ahli gizi dan dokter olahraga,” ujar Lorensia dari Lampung Runners.

    Runaddicts juga menggandeng Klinik Bebas Cedera untuk memberikan layanan fisioterapi, pemulihan, hingga peningkatan performa pelari.

    (mrp/mrp)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Dari Desa Gendong Sampai Kayuwangi


    Jakarta

    Indonesia makin serius dalam mendukung geliat olahraga lari lintas alam atau trail run. Terbukti, GTR ULTRA kembali hadir di tahun ketiganya dengan skala yang lebih besar dan jalur yang semakin menantang.

    Event ini bukan sekadar lomba lari biasa, GTR ULTRA 2025 telah resmi masuk dalam kalender race ITRA National League 2025 dan UTMB Index 2025, menjadikannya pilihan ideal untuk kamu yang ingin naik level sebagai trail runner sejati.

    Berlokasi di Lapangan Kayuwangi, Gedong, Banyubiru, Kabupaten Semarang, GTR ULTRA 2025 menjanjikan pengalaman lari yang tak terlupakan. Jalur lintasan menyusuri keindahan sisi utara Gunung Merbabu, dengan elevasi yang menantang adrenalin.


    Selain menyajikan pemandangan pegunungan yang memesona, setiap finisher di kategori 30K dan 52K juga akan memperoleh Point ITRA dan UTMB Index yang bisa digunakan sebagai syarat mengikuti ajang-ajang lari internasional bergengsi di masa depan.

    Pendaftaran dibuka mulai 1 Juli hingga 13 September 2025. Tapi perlu dicatat, untuk kamu yang ingin ikut kategori 30K dan 52K, wajib lolos proses kualifikasi terlebih dahulu.

    GTR ULTRA 2025 hadir dengan empat kategori yang bisa kamu pilih sesuai kemampuan: 7K untuk pemula dengan elevasi ringan, 12K dengan tantangan elevasi lebih tinggi dan sudah masuk UTMB Index 20, serta 30K dan 52K yang cocok untuk pelari berpengalaman yang ingin mengumpulkan Point ITRA dan UTMB Index.

    Kategori 30K memberikan 2 Point ITRA dan UTMB Index 20, sedangkan kategori 52K memberikan 3 Point ITRA dan UTMB Index 50. Keduanya membutuhkan proses kualifikasi terlebih dahulu yang bisa kamu akses di sini. Untuk kategori 7K, 12K, dan pelari yang sudah lolos kualifikasi, tiket bisa langsung dibeli melalui detikevent!

    Dengan ikut serta di GTR ULTRA 2025, kamu bukan hanya menyelesaikan race, tapi juga membangun reputasi dan portofolio sebagai pelari trail yang profesional. Untuk kamu punya mimpi ikut ajang besar seperti UTMB tingkat Internasional, event ini adalah langkah awal yang tepat.

    Yuk, siapkan dirimu, melatih endurance dan teknik lintas alam, dan segera daftar melalui detikevent! GTR ULTRA 2025 siap menguji batasmu dan membuka pintu menuju panggung trail running dunia!

    (aff/aff)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Lari dengan Pemandangan Telomoyo, Merbabu, Rawa Pening


    Jakarta

    Industri sport tourism di Indonesia semakin menggeliat, terutama melalui event-event yang mampu menggabungkan pesona wisata alam dengan aktivitas fisik yang menantang.

    Salah satu yang patut kamu lirik adalah Gajah Trail Run (GTR) Ultra 2025, sebuah lomba lari lintas alam berskala nasional hingga internasional yang siap digelar pada 4-5 Oktober 2025 mendatang di kawasan Telomoyo, Jawa Tengah.

    Diselenggarakan sebagai bagian dari Festival Telomoyo ke-9, GTR Ultra 2025 akan menjadi edisi ke-3 dari ajang ini. Lokasi start dan finis akan berpusat di Lapangan Kayuwangi, Desa Gedong, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang.


    Jalurnya? Nggak main-main, para peserta akan diajak menyusuri jalur penuh keindahan mulai dari Gunung Gajah Telomoyo, Pagergedog, Sepakung, hingga Gumuk Reco. Sepanjang lintasan, kamu akan disuguhi panorama tiga gunung sekaligus,Telomoyo, Merbabu, dan Ungaran, plus view eksotis Danau Rawa Pening dari ketinggian.

    Ajang ini menawarkan empat kategori lomba berdasarkan jarak dan tingkat elevasi:

    • 7 Km (elevation gain 400 m)
    • 12 Km (elevation gain 800 m)
    • 30 Km (elevation gain 1.200 m)
    • 52 Km (elevation gain 2.500 m)

    Gajah Trail Run Ultra bukan sekadar lomba, tapi juga menjadi simbol sinergi antara olahraga dan pemberdayaan masyarakat. Lewat jalur yang melewati desa-desa wisata, sawah, dan pegunungan, kamu akan merasakan langsung interaksi dengan kearifan lokal masyarakat sekitar. Selain itu, event ini mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan mendatangkan hingga 1.000 pelari dari dalam dan luar negeri.

    Bukan hanya pelari profesional yang boleh ikut, kamu yang ingin menantang diri sendiri juga bisa ambil bagian. Apalagi sejak 2023, ajang ini telah terdaftar dalam kalender ITRA (International Trail Running Association) dan UTMB (Ultra Trail Mont Blanc), yang berarti setiap pelari bisa mengumpulkan poin dan indeks untuk keikutsertaan di lomba-lomba kelas dunia.

    Untuk kamu yang ingin ikut atau sekadar menyaksikan atmosfer luar biasa dari ajang ini, pantau terus informasi resminya di akun Instagram @gtrultra.

    Beli tiketnya sekarang juga sebelum ketinggalan melalui detikevent!

    (krs/cas)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Cara Mulai Olahraga Lari untuk Pemula, Konsistensi Jadi Kunci

    Jakarta

    detikers punya rencana menggeluti hobi olahraga lari tapi masih ragu-ragu memulai? Yuk simak bagaimana caranya. Yang pasti, konsistensi jadi kunci!

    Lari relatif menjadi olahraga yang praktis untuk dilakukan. Kian menarik karena banyak manfaat yang bisa didapat dari olahraga yang satu ini, termasuk aspek kesehatan mental dan fisik.

    Sebagai awalan, untuk memulai, yang dibutuhkan adalah keinginan untuk bisa berolahraga lari secara konsisten. Artinya, bukan cuma ikut-ikutan atau kena FOMO di tengah merebaknya tren lari.


    Nah, itu mengapa konsistensi menjadi kunci cara mulai olahraga lari untuk pemula. Butuh konsistensi untuk bikin olahraga lari menjadi sesuatu yang detikers lakukan sebagai kebutuhan, alias dilakukan dengan rutin.

    Sehubungan dengan itu, bagaimana sih caranya agar bisa menumbuhkan konsistensi itu? Tenang, ini ada beberapa hal yang bisa detikers lakukan!

    Tips Lari agar Konsisten bagi Pemula

    1. Buat goals/target

    Sebelum melakukan olahraga lagi, ada baiknya detikers menyusun terlebih dulu goals atau target yang hendak dicapai. Bisa diawali dengan beberapa hari ke depan, lalu beberapa pekan ke depan, sampai beberapa bulan ke depan.

    Untuk pemula, goals ini bisa dibuat dengan simpel dulu. Misalkan, diawali dengan target sederhana “aku ingin berlari rutin setiap hari selama satu minggu ke depan!”.

    Jika konsistensi sudah mulai tertanam, dari situ detikers bisa membuat goals berikutnya semisal akan berlari sejauh 2 kilometer bulan depan, lalu 4 kilometer di bulan berikutnya, dan seterusnya.

    2. Susun sendiri jadwalmu

    Perkara waktu acapkali juga menjadi kendala dalam urusan konsistensi. Di tengah kesibukan, terkadang tidak mudah mencari waktu luang untuk bisa konsisten berlari.

    Untuk itu, detikers bisa mencoba buat jadwal lari yang sesuai dengan aktivitas keseharian. Di awal-awal, bisa saja dibuat sebanyak dua kali dalam seminggu dengan jarak/target tertentu.

    Nah, jika sudah terbiasa, detikers perlahan-lahan bisa membuat penyesuaian lebih lanjut dalam jadwal itu demi menciptakan konsistensi.

    3. Jalan santai dulu

    Bagi detikers yang terbilang jarang beraktivitas fisik, memulai olahraga lari untuk pemula berpotensi bikin tubuh “kaget”. Untuk itu terkadang diperlukan fase penyesuaian/transisi terlebih dulu.

    Hal itu bisa detikers lakukan dengan mencoba berjalan santai dulu. Cara ini dapat “menyiapkan” fisik, terutama tubuh bagian bawah, untuk lebih siap menempuh jarak yang lebih jauh.

    Apalagi bisa dibilang aktivitas jalan santai ini termasuk ke dalam pemanasan sebagai peregangan kaki. Jika tubuh dirasa sudah siap, detikers bisa menambah kecepatan secara perlahan.

    4. Cari teman

    Bagi pemula, konsistensi menjalani olahraga lari juga bisa tumbuh manakala ada “teman barengan”. Bisa saja teman yang sama-sama ingin memulai olahraga lari, atau yang sudah punya jam terbang lebih banyak.

    Berteman dengan orang yang sudah sering berlari bukan cuma bisa tempat menggali motivasi. detikers juga jadi bisa bertanya-tanya tentang saran lari yang aman dan nyaman.

    Seiring waktu, detikers juga bergabung dengan komunitas lari yang banyak ditemukan di kota-kota besar.

    5. Niat kuat, jangan cari Alasan

    Dalam memulai olahraga lari untuk pemula, detikers harus terlebih dulu punya niat agar bisa konsisten. Untuk itu, cobalah hindari memunculkan alasan-alasan yang membuat detikers batal berlari.

    Memang, sih, mendapat waktu luang di tengah kesibukan terkadang bikin mager alias malas gerak. Tapi detikers harus punya niat kuat untuk menepikan pikiran-pikiran semacam, “rebahan dulu deh, larinya bisa nanti…”.

    Ingat, jika kamu sudah memiliki goals yang ingin dicapai maka konsistensi adalah kuncinya. Lawan rasa malas dan alasan-alasan yang membuatmu mengurungkan niat untuk lari.

    (krs/nds)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh