Tag: olahraga

  • Viral Pria Sukses Pangkas BB 45 Kg Meski Masih Makan Nasi, Ini Resep Rahasianya


    Jakarta

    Seorang pria di Depok membagikan kisahnya yang berhasil memangkas berat badan sebanyak 45 kg dari total bobot tubuhnya 123 kg. Pria bernama M Azie Pangestu itu mengaku tetap mengonsumsi nasi meski tengah menjalani diet. Apa sih rahasianya?

    Azie bercerita awalnya mendapat motivasi untuk menjalani diet karena dirinya kerap kali bolak balik ke rumah sakit. Pada saat berat badan Azie mencapai lebih dari 100 kg, sejumlah penyakit pun datang menghampirinya.

    “Semenjak obesitas itu sudah mulai tanda-tanda kayak penyakit mulai datang, lutut sudah berasa nyeri, dada juga sesak kalo napas, tidur sering ngorok, terus aku sempat kena asam urat juga,” ucapnya saat dihubungi detikcom, Senin (29/1/2024).


    Dirinya juga kesulitan untuk mencari ukuran baju dan tak pede dengan penampilannya saat bertemu orang lain. Dari situlah, Azie memutuskan untuk serius menjalani diet dengan mengubah pola makan.

    Beberapa makanan yang dihindari Azie saat menjalani diet, yakni makanan manis, tepung, minyak, santan, hingga goreng-gorengan.

    “Makanan sehari-hari aku biasa aku sarapan telur rebus 3 butir jam 09.00 hanya putih nya aja, mulai makan jam 11.00 dada ayam, nasi merah, sayur. Jam 14.00 ngemil buah-buahan pepaya/pisang/semangka. Makan lagi jam 17.00 dada ayam, nasi merah sama sayur. Dalam sehari aku minum air putih minimal 3 liter,” imbuhnya.

    Selain mengubah pola makan, Azie juga rutin melakukan olahraga. Setiap habis pulang kerja, pria yang saat ini berusia 27 tahun sering menyempatkan diri untuk pergi ke gym. Dirinya melakukan olahraga angkat beban dan diakhiri olahraga kardio selama 45 menit.

    Usaha tak mengkhianati hasil, Azie berhasil menurunkan berat badan sebanyak 45 kg dari total bobot 123 kg dalam waktu sembilan bulan. Tak hanya itu, kondisi dirinya saat ini juga membaik setelah mengidap penyakit tertentu imbas berat badannya saat itu.

    “Lutut sudah nggak sakit, asam urat udah ga kambuh lagi, napas udah ga sesak dan kalo tidur juga udah ga ngorok lagi. Tapi karena perut masih bergelambir jadi aku tetep gym & fokus untuk menaikkan massa otot,” imbuhnya lagi.

    (suc/up)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 6 Jenis Olahraga untuk Menurunkan Berat Badan, Simpel Anti Nyiksa

    Jakarta

    Jika membahas tentang cara menurunkan berat badan, olahraga pasti menjadi salah satu tips yang selalu direkomendasikan. Tak heran memang, mengingat olahraga merupakan cara jitu menurunkan berat badan yang sudah dilakukan orang-orang sejak lama.

    Dikutip dari situs Verywell Health, berolahraga dapat membantu tubuh membakar lebih banyak lemak. Ketika berolahraga, tubuh akan mengubah lemak yang ada di dalam tubuh menjadi sumber energi.

    Tak hanya itu, otot-otot yang aktif juga berperan dalam pembakaran kalori. Karenanya, semakin banyak otot yang dimiliki maka semakin besar pula jumlah kalori yang bisa dibakar sehingga membantu menurunkan berat badan.


    Sayangnya, tidak semua orang memiliki waktu luang untuk bisa berolahraga setiap hari lantaran rutinitas yang sangat padat. Selain itu, tubuh juga sering kecapaian usai beraktivitas sehingga mengurungkan niat untuk berolahraga.

    Kabar baiknya, tidak semua olahraga untuk menurunkan berat badan menyita banyak waktu. Ada sejumlah gerakan olahraga simpel dan praktis yang bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja untuk membantu menurunkan berat badan.

    Bahkan, gerakan-gerakan olahraga berikut bisa dilakukan dalam waktu kurang dari 10 menit. Penasaran? Berikut pembahasannya.

    1. Jumping Jacks

    Jumping jacks merupakan salah satu olahraga kardio yang mudah untuk dilakukan. Jumping jacks juga tidak membutuhkan teknik atau peralatan khusus, sehingga ramah untuk pemula yang baru mulai olahraga untuk menurunkan berat badan.

    Bagi pemula, melakukan jumping jacks selama 30 detik per tiga set sudah menjadi permulaan yang bagus. Ketika tubuh sudah semakin terbiasa, maka intensitas bisa ditingkatkan dengan menambah durasi atau kecepatan gerakan.

    2. High Knees

    Sama seperti jumping jacks, high knee termasuk gerakan olahraga yang ramah untuk pemula karena tidak membutuhkan peralatan atau teknik khusus. Gerakan high knees sekilas mirip seperti lari di tempat, hanya saja posisi lutut diangkat lebih tinggi sehingga sejajar dengan perut.

    High knees merupakan latihan yang cocok dilakukan oleh orang-orang yang ingin mengecilkan perut buncit. Melakukan high knees selama 30 detik per tiga hingga empat set dapat mendukung pembakaran lemak dan membantu menurunkan berat badan.

    3. Plank

    Plank adalah latihan ketahanan yang cocok dilakukan untuk mengencangkan otot-otot core, paha, lengan, betis, dan bokong. Instruktur kebugaran dari Orangetheory Fitness, Benji Tiger, mengatakan plank selama 30 detik hingga satu menit sudah cukup ideal untuk memberikan hasil.

    Tapi jika memang tidak memungkinkan, cobalah melakukan plank secara bertahap dengan menahan posisi selama 10-20 detik sebagai permulaan.

    4. Skipping

    Skipping alias lompat tali merupakan aktivitas kardio yang dapat membantu proses pembakaran lemak tubuh. Dikutip dari Healthline, skipping bisa menjadi salah satu latihan untuk membakar kalori dan mendukung proses menurunkan berat badan.

    Bagi pemula, melakukan skipping selama 30-60 detik sudah cukup ideal. Seiring waktu, cobalah untuk meningkatkan durasi hingga 5-10 menit setiap hari.

    5. Burpees

    Burpees termasuk gerakan latihan yang cukup menantang untuk dilakukan. Pasalnya, burpees tidak hanya menuntut kekuatan otot-otot tubuh, tapi juga stamina. Meski begitu, manfaat yang diberikan gerakan latihan ini terhadap proses menurunkan berat badan sangatlah besar.

    Lantaran memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi, cobalah untuk melakukan burpees selama 10-20 detik jika tubuh belum terbiasa. Jika hitungan waktu dirasa terlalu berat, maka Anda juga bisa melakukan burpees sebanyak tiga set dengan 5-10 kali repetisi tiap set-nya.

    6. Mountain Climbers

    Mountain climbers tidak hanya efektif membantu menurunkan berat badan, tapi juga dapat melatih kekuatan otot lengan dan tubuh bagian atas secara bersamaan.

    Sebagai permulaan, cobalah untuk melakukan mountain climbers selama 20-30 detik. Meski terkesan enteng, gerakan ini cukup menantang bagi tubuh yang belum terlatih. Jika sudah terbiasa, maka Anda bisa meningkatkan intensitas, kecepatan, dan durasi secara perlahan.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Fakta-fakta Pria Depok Berhasil Pangkas BB 45 Kg, Sukses Diet Tanpa Musuhi Nasi


    Jakarta

    Memiliki berat badan ideal adalah impian bagi semua orang. Demi mencapai hal tersebut, tentunya membutuhkan usaha dan konsisten untuk menerapkan hidup sehat. Prinsip ini juga diterapkan oleh pria di Depok yang viral setelah berhasil memangkas berat badan sebanyak 45 kg dari total bobot 123 kg.

    Hal itu didapatkan usai dirinya konsisten menjalankan diet sehat dan rutin berolahraga.

    Motivasi Jalani Diet

    Pria bernama M Azie Pangestu mengaku menjalani diet tidak menggunakan bantuan dokter gizi maupun obat-obatan tertentu. Ia justru mempelajari tips diet sehat melalui media sosial dan mendapat masukkan dari teman-temannya.


    Adapun motivasi Azie menjalani diet lantaran mengalami sejumlah kondisi tertentu, seperti asam urat imbas berat badannya yang berlebih. Kondisi tersebut membuat segala aktivitasnya menjadi terganggu. Selain itu, Azie juga kesulitan untuk mencari ukuran baju dan tak pede dengan penampilannya saat bertemu orang lain.

    “Awal masuk kuliah 2014 itu aku udah nggak olahraga sama sekali sampai kurang lebih selama 8 tahun. Yang namanya olahraga udah males banget. Pola makan nggak beraturan sering banget beli cemilan di minimarket, begadang, makan2an berminyak, gorengan. Minum manis sama bersoda. Suka banget ganyem (ngunyah) nggak pengen berenti rasanya,” curhatnya saat dihubungi detikcom, Senin (29/1/2024).

    “Semenjak obesitas itu sudah mulai tanda-tanda kayak penyakit mulai datang, lutut sudah berasa nyeri, dada juga sesak kalo napas, tidur sering ngorok, terus aku sempet kena asam urat juga. Jadi aku sering bgt bolak balik ke rumah sakit,” katanya.

    Tetap Konsumsi Nasi

    Uniknya, pria berusia 27 tahun itu tetap mengonsumsi nasi meski makanan tersebut kerap menjadi pantangan bagi yang sedang diet. Ia justru menghindari mengonsumsi makanan manis dengan gula tinggi, tepung, minyak, santan, hingga gorengan saat menjalani diet sehat.

    “Awal-awal agak lemas karena diet gula, tapi lama kelamaan jadi terbiasa jadi gula nya itu di ganti sama buah-buahan,” tutur Azie.

    “Makanan sehari-hari aku biasa aku sarapan telur rebus 3 butir jam 09.00 hanya putih nya aja, mulai makan jam 11.00 dada ayam, nasi merah, sayur. Jam 14.00 ngemil buah-buahan pepaya/pisang/semangka. Makan lagi jam 17.00 dada ayam, nasi merah sama sayur. Dalam sehari aku minum air putih minimal 3 liter,” imbuhnya.

    Rutin Olahraga

    Selain mengubah pola makan, Azie juga rutin melakukan olahraga. Setiap habis pulang kerja, pria yang saat ini berusia 27 tahun sering menyempatkan diri untuk pergi ke gym. Dirinya melakukan olahraga angkat beban dan diakhiri olahraga kardio selama 45 menit.

    “Sehabis olahraga aku makan buah-buahan aja sama telor rebus. Aku gym itu seminggu 5 kali,” imbuhnya.

    Kondisi Terkini

    Usaha tak mengkhianati hasil, Azie berhasil menurunkan berat badan sebanyak 45 kg dari total bobot 123 kg dalam waktu sembilan bulan. Tak hanya itu, kondisi dirinya saat ini juga membaik setelah mengidap penyakit tertentu imbas berat badannya yang berlebih saat itu.

    “Lutut sudah nggak sakit, asam urat udah ga kambuh lagi, napas udah ga sesak dan kalo tidur juga udah ga ngorok lagi. Tapi karena perut masih bergelambir jadi aku tetep gym & fokus untuk menaikkan massa otot,” imbuhnya lagi.

    Di sela-sela ceritanya, Azie juga memberikan saran bagi pejuang diet di luar sana untuk tetap semangat dan jangan terlalu terpaku dengan angka timbangan. Tetap konsisten jaga pola makan, olahraga, dan istirahat.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 5 Cara Menurunkan BB Tanpa Olahraga, Cocok buat Kaum Rebahan

    Jakarta

    Olahraga sejak dulu dikenal sebagai salah satu cara paling ampuh untuk menurunkan berat badan. Tapi terkadang, ada waktu di mana kita merasa ‘mager’ dan enggan berolahraga.

    Misalnya, ketika tubuh merasa lelah akibat beraktivitas. Zaman sekarang, tak sedikit orang yang menjalani rutinitas super padat. Ketika ada waktu luang, satu-satunya hal yang terlintas di kepala adalah beristirahat dan rebahan.

    Meskipun tidak memiliki waktu berolahraga, bukan berarti orang-orang tersebut tidak bisa menurunkan berat badan. Faktanya, ada banyak cara menurunkan berat badan tanpa olahraga yang bisa dilakukan, seperti dengan mengubah kebiasaan dan pola makan.


    Dikutip dari berbagai sumber, berikut cara menurunkan berat badan tanpa olahraga yang cocok dilakukan oleh mereka yang sering mageran.

    1. Perbanyak Minum Air

    Air putih memiliki manfaat yang besar dalam menurunkan berat badan. Air dapat membantu meningkatkan metabolisme, mengurangi rasa lapar dan asupan kalori, dan membersihkan racun serta kotoran dari dalam tubuh.

    Orang dewasa dianjurkan untuk minum air setidaknya 2 liter, atau sekitar delapan gelas setiap hari.

    2. Atur Porsi Makan

    Jika detikers memang tidak memiliki banyak waktu untuk berolahraga, maka imbangi dengan mengurangi porsi saat makan. Misalnya, dengan mengurangi jumlah makanan, memiliki makanan dengan ukuran yang lebih kecil, hingga menggunakan piring yang lebih kecil saat makan.

    Sebuah studi menemukan makan dengan piring atau wadah besar dapat ‘mengelabui’ otak untuk berpikir kalau jumlah makanan yang diambil masih kurang. Alhasil, orang yang makan dengan menggunakan piring besar cenderung mengambil lebih banyak makanan dari apa yang sebenarnya dibutuhkan tubuh.

    3. Makan dengan Perlahan

    Makanan yang masuk ke dalam tubuh tidak serta merta membuat kenyang. Pasalnya, tubuh perlu waktu untuk bisa melepaskan hormon yang mengirimkan sinyal ke otak sebagai tanda sudah kenyang.

    Proses ini membutuhkan waktu sekitar 20-25 menit. Jika seseorang makan terlalu cepat, maka proses pengiriman sinyal tersebut akan terganggu dan meningkatkan risiko overeating.

    4. Tidur Malam yang Cukup

    Kualitas dan waktu tidur memainkan peran yang sangat penting dalam menurunkan berat badan. Ketika seseorang kurang tidur, maka hormon ghrelin dalam tubuhnya akan meningkat. Hormon ini mengatur rasa lapar dan nafsu makan. Jika jumlahnya terlalu tinggi, maka dapat membuat seseorang merasa sangat lapar saat bangun keeseokan hari, serta meningkatkan kecenderungan untuk mengonsumsi makanan tinggi kalori untuk menghilangkan rasa lapar.

    Dengan tidur yang cukup, jumlah hormon ghrelin dalam tubuh akan terkendali sehingga tidak menimbulkan rasa lapar berlebihan keesokan hari. Adapun jam tidur yang umumnya disarankan untuk orang dewasa adalah 7-8 jam sehari.

    5. Rutinkan Jalan Kaki

    Olahraga tidak harus dengan pergi ke gym atau melakukan aktivitas yang berat. Bahkan sesimpel jalan kaki sudah cukup untuk membantu menurunkan berat badan.

    Jalan kaki juga tidak perlu secara spesifik dijadwalkan. Membiasakan jalan kaki dapat dilakukan dengan naik anak tangga alih-alih lift saat di kantor, parkir di tempat yang lebih jauh agar bisa berjalan kaki, berjalan ke supermarket untuk belanja kebutuhan ketimbang memesa secara online, dan lain sebagainya.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • 5 Kesalahan saat Sarapan yang Tak Disadari Bikin Gampang Gemuk

    Jakarta

    Sarapan sering disebut sebagai waktu makan paling penting dalam sehari. Hal ini mungkin ada benarnya, karena sarapan memainkan peran yang sangat penting dalam menjaga kesehatan sepanjang hari.

    Mengonsumsi makanan yang tepat saat sarapan dapat membantu menurunkan berat badan. Sebaliknya, menu yang buruk atau kebiasaan sarapan yang tidak sehat bisa menghambat diet.

    Dikutip dari The Sun, berikut kesalahan saat sarapan yang bisa menyabotase penurunan berat badan.


    1.⁠ ⁠Berlebihan Mengonsumsi Kalori Kosong

    Mengonsumsi makanan atau minuman berkalori, terutama yang mengandung kalori kosong, juga dapat mengganggu program diet. Ahli fisiologi dan gizi olahraga dr Mayur Ranchordas mengungkapkan makanan-makanan tersebut dapat membuat seseorang mengonsumsi lebih banyak kalori sepanjang hari, sehingga meningkatkan risiko penambahan berat badan.

    “Jika Anda minum latte atau cappuccino penuh lemak dengan muffin, Anda mungkin berpikir ‘Saya hanya minum kopi dan muffin untuk sarapan’. Tapi itu kalori tinggi, dan tidak ada nilai gizinya. Itu sama dengan 700-800 kalori saat sarapan,” ungkapnya.

    “Jika Anda kemudian makan sandwich ayam dan bacon saat makan siang, Anda bisa melebihi asupan kalori harian Anda sebelum makan malam,” sambung Ranchordas

    2.⁠ ⁠Tidak Mengonsumsi Cukup Protein dan Lemak Sehat

    Sarapan yang sehat mengandung tiga komponen utama, yaitu protein, lemak, dan karbohidrat. Sayangnya, banyak menu sarapan yang gagal menyertakan ketiganya, sehingga membuat seseorang cepat merasa lapar dan makan berlebihan.

    “Aturan umum bagi para atlet adalah apakah makanan tersebut memberi Anda lemak sehat, protein yang baik, mineral dan vitamin, serta karbohidrat dalam jumlah sedang? Jika jawabannya ya, 9/10 mungkin itu makanan sehat,” kata Ranchordas.

    3.⁠ ⁠Mengonsumsi Gorengan Berminyak

    Mengonsumsi gorengan saat sarapan juga menjadi salah satu kesalahan yang bisa menyabotase penurunan berat badan. Hobson mengatakan gorengan cenderung mengandung banyak lemak jenuh dan kalori, sehingga membuat tubuh merasa lesu.

    Tak hanya itu, mengonsumsi gorengan secara berlebihan juga dikaitkan dengan risiko kanker usus.

    “Jumlah yang lebih kecil tidak apa-apa. Namun, ada banyak kaitan antara daging olahan dan kanker usus. Bacon dan sosis, misalnya, juga penuh garam yang tidak baik untuk tekanan darah,” terangnya.

    4.⁠ ⁠Makan Sambil Jalan

    Rutinitas yang padat kerap memaksa banyak orang untuk sarapan sambil berangkat kerja atau beraktivitas. Namun, kebiasaan ini ternyata bisa memberikan dampak buruk terhadap pengelolaan berat badan.

    “Ada kemungkinan Anda makan berlebihan jika tidak fokus pada makanan, dan jika terburu-buru, Anda berisiko mengalami gangguan pencernaan,” kata Hobson.

    Setiap orang memiliki waktu sarapan idealnya masing-masing. Beberapa orang mungkin sarapan sesaat setelah bangun tidur, sementara yang lain memilih menunggu 30 menit sampai satu jam setelah bangun tidur untuk sarapan.

    Hal itu sah-sah saja. Namun Hobson mengingatkan agar tidak menunggu sampai benar-benar merasa lapar untuk sarapan.

    “Menunggu hingga Anda kelaparan dapat membuat Anda mencari sesuatu yang tidak sehat,” pungkasnya.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Katy Perry Bikin Pangling usai Turun BB, Jalani Clean Eating demi Body Goals


    Jakarta

    Penampilan Katy Perry beberapa bulan terakhir sukses menarik perhatian banyak orang. Diketahui, ia sukses menurunkan berat badannya hingga 20 pon atau sekitar 9 kg.

    Selama program penurunan berat badan, wanita 39 tahun itu mengurangi asupan gula dan makanan olahan. Selain itu, ia juga mulai rutin berolahraga bersama tunangannya, Orlando Bloom.

    Katy biasa berolahraga tiga hingga empat kali dalam seminggu. Tetapi, ia mengakui bahwa olahraga bukanlah hal favorit untuk dilakukannya.


    “Itu bukan hal favorit saya untuk dilakukan di dunia, kecuali jika saya menari atau bermain papan seluncur salju, atau melakukan sesuatu yang agak tertutup,” kata Katy yang dikutip dari Hello Magazine.

    Beberapa aktivitas yang menjadi pilihan Katy termasuk hiking, pickleball, dan yoga dengan cahaya lilin. Meski begitu, Katy lebih memilih menghabiskan waktunya bersama putrinya, Daisy Dove, daripada berolahraga.

    “Saya ingin memberikan waktu ekstra yang saya miliki untuk hadir dan menjadi seorang ibu,” tutur dia.

    “(Olahraga) berakhir di urutan kedua,” lanjutnya.

    Katy juga sangat memperhatikan pola makan yang dijalaninya. Ia biasa mengkonsumsi beberapa butir telur dalam sehari dan memilih camilan yang kaya protein.

    Menurutnya, telur rebus merupakan sumber protein yang sangat baik. Ia juga mencoba mengikuti pola makan ‘clean eating’ seperti Orlando.

    Makanan yang dikonsumsi seperti ayam, ikan, dengan banyak buah dan sayuran, kacang-kacangan, serta biji-bijian.

    “[Orlando] jelas sangat berorientasi pada tujuan dalam segala hal dengan cara ia makan dan berolahraga. Saya mungkin seperempat atau seperlima dari berat badannya, jadi ia sangat berdedikasi dan saya lebih seperti ibu yang suka merawat,” beber Katy.

    Selain itu, ia juga rutin minum segelas air dengan cuka sari apel, dan jus seledri sebelum memulai harinya. Kemudian dilanjutkan dengan makan pisang atau telur rebus untuk sarapan, diikuti protein dengan salad atau sup untuk makan siang.

    Untuk makan malam, menunya cukup sederhana seperti ayam panggang dengan quinoa dan asparagus. Tetapi, dia akan memanjakan dirinya dengan pasta sekali atau dua kali seminggu.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Viral Transformasi Wanita Turun 50 Kg Meski Jarang Olahraga, Begini Dietnya


    Jakarta

    Transformasi luar biasa seorang wanita asal Malaysia berhasil menarik perhatian netizen. Berkat tekad dan usahanya, ia mampu menurunkan berat badan hingga 50 kilogram dalam waktu dua tahun, perubahan yang membuat banyak orang terinspirasi.

    Sebelumnya, Adila memiliki berat badan 95 kilogram. Meski prosesnya cukup lama karena ia jarang berolahraga, ia tetap konsisten menjaga pola hidup sehat.

    Dalam komentarnya kepada netizen, Adila mengungkapkan tips yang ia terapkan yaitu dengan menjaga pola hidup dan pola makan sehat.


    “Kurangkan makan berminyak, banyak makan rebus atau bakar, banyak juga makan buah dan sayur,” tulis Adila di akun TikTok pribadinya.

    Adila juga menambahkan rincian kebiasaan makannya yang membantunya mencapai hasil maksimal. Menurutnya, konsistensi dan disiplin adalah kunci utama.

    “Hal pertama, jangan menyerah. Harus kuat melawan nafsu makan. Kalau lapar, makan sayur, salad, atau buah yang banyak. Saat makan siang, boleh makan nasi tapi jangan terlalu banyak, cukup separuh saja. Makan hanya dua kali sehari,” tulis Adila.

    Ia juga menyarankan untuk menghindari makan di malam hari dan menggantinya dengan pilihan sehat.

    “Malam jangan makan. Kalau lapar, makan buah saja, jangan minum minuman manis atau makanan yang mengandung gula. Saat makan siang, nasi cukup seperempat porsi, dalam piring lebihkan sayur dan lauk. Malam hari minum air detox,” tambah Adila.

    Metode Adila berfokus pada pengurangan konsumsi gula dan porsi karbohidrat sambil meningkatkan asupan serat dari sayur dan buah.

    Perjuangannya tidaklah mudah, terutama dalam melawan keinginan makan berlebih. Namun, konsistensinya membuahkan hasil yang menginspirasi. Saat ini, Adila memiliki berat badan 48 kilogram dengan tinggi 138 cm.

    Wajahnya yang baby face membuat banyak orang mengagumi transformasinya, bahkan menyebutnya terlihat seperti anak kecil.

    “Tiba2 jd anak kecil😭 ko bsa,” tulis akun @Citradewi.

    “Heh jadi kek bocil,” tulis @heinze162.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Kiat Wanita Sukses Pangkas BB 50 Kg Tanpa Olahraga, Begini Pola Makannya

    Jakarta

    Seorang wanita di Malaysia bernama Adila berhasil membuat warganet terkejut dengan perubahan penampilannya. Melalui akun TikTok pribadinya, ia membagikan tipsnya dalam menurunkan berat badan dalam waktu dua tahun.

    Adila mengatakan metode yang dilakukannya berfokus pada pengurangan konsumsi gula dan porsi karbohidrat. Ia juga meningkatkan asupan serat dari buah dan sayuran untuk memenuhi kebutuhannya.

    Sebelumnya, berat badan Adila mencapai 95 kg. Berkat diet yang dijalaninya, berat badannya kini berada di angka 48 kg dengan tinggi 138 cm.


    Namun, siapa sangka berat badan Adila bisa turun meski dirinya jarang berolahraga. Tipsnya adalah dengan menjaga pola makan dan hidup yang sehat.

    “Kurangkan makan berminyak, banyak makan rebus atau bakar, banyak juga makan buah dan sayur,” tulis Adila di akun TikTok pribadinya.

    Menurut Adila, bagaimana pun pola diet yang dilakukan, hal yang harus dilakukan adalah disiplin. Selama diet, ia banyak mengkonsumsi sayur, buah, dan masih makan nasi.

    Seperti diet kebanyakan, Adila juga menghindari makan malam. Ia juga memastikan tidak mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula.

    “Kalau lapar, makan sayur, salad, atau buah yang banyak. Saat makan siang, boleh nasi tapi jangan terlalu banyak, cukup separuh saja. Makan hanya dua kali sehari,” kata Adila.

    “Jangan minum minuman manis atau makanan yang mengandung gula. Saat makan siang, porsi dalam piring lebihkan sayur dan lauk. Untuk malam hari, minum air detoks,” sambungnya.

    Meski begitu, Adila merasa prosesnya dalam menurunkan berat badan sangat sulit. Ia harus berusaha melawan keinginannya untuk makan berlebih, termasuk yang manis-manis.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Meghan Trainor Sukses Pangkas 27 Kg, Begini Caranya Dapatkan BB Ideal


    Jakarta

    Penyanyi Meghan Trainor sempat kesulitan dengan berat badannya. Saat hamil anak pertamanya, Riley, bobot Meghan Trainor sempat menyentuh 90 kg.

    “Berat badanku sekitar 90 kg saat lahiran Caesar,” tutur Meghan Trainor kepada Entertainment Tonight Canada.

    Setelah melahirkan, dia mulai fokus untuk menjaga kesehatan dan mengubah kebiasaannya. Selama beberapa tahun terakhir, Meghan Trainor berhasil turun 27 kg dengan diet dan olahraga.


    Pelantun ‘Me Too’ itu juga mengatakan agar mendapatkan berat badan ideal, dia berolahraga setiap hari dan menantang dirinya sendiri. Katanya, “jika saya bisa selamat dari operasi caesar, saya pasti bisa melakukan apa saja.”

    Di awal perjalanan dietnya, Meghan Trainor berfokus untuk turun setidaknya satu pon sepekan demi sepekan. Selama proses penurunan berat badan, dia juga rutin gym dan angkat beban.

    “Saya merasa sangat senang ketika berolahraga,” ucapnya.

    Saat masih melajang, Meghan Trainor banyak mengonsumsi junkfood seperti pizza, pasta dan burger. Namun setelah bertemu dengan sang suami, Daryl Sabara, pola makannya berubah total, terutama pascamelahirkan.

    Sebelumnya, Meghan sempat mengungkapkan pada People bahwa ia ingin memiliki tubuh yang lebih bugar sebelum tur konsernya. Ia mulai berolahraga dan mengkonsumsi makanan yang sehat.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Jarang Diketahui, Kebiasaan Makan Ini Bisa Bantu Turunkan BB dengan Cepat

    Jakarta

    Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menurunkan berat badan, termasuk dengan menerapkan metode diet dan rencana olahraga konvensional. Namun, bagi sebagian orang untuk konsisten melakukan dua hal tersebut mungkin terasa menyulitkan.

    Meskipun begitu, nyatanya dengan mengubah kebiasaan cara makan dapat membantu untuk mencapai tujuan tersebut dengan lebih mudah. Dikutip dari Healthline, berikut merupakan cara makan berdasarkan sains yang dapat membantu untuk menurunkan berat badan:

    1. Mengunyah Makanan Perlahan

    Organ otak membutuhkan waktu untuk memproses bahwa tubuh sudah cukup makan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengunyah makanan secara menyeluruh dan lebih lambat dikaitkan dengan faktor yang mungkin terkait dengan penurunan berat badan, termasuk:


    • Penurunan asupan makanan
    • Perut terasa penuh
    • Ukuran porsi lebih kecil

    Kecepatan dalam menghabiskan makanan dapat memengaruhi berat badan. Sebuah tinjauan tahun 2021 melaporkan bahwa seseorang yang tidak makan dengan cepat memiliki indeks massa tubuh (IMT) yang jauh lebih rendah dibandingkan orang yang makan dengan cepat.

    2. Porsi Kecil

    Menggunakan piring yang lebih kecil dapat membantu tubuh untuk mengonsumsi porsi makanan yang lebih keci. Karenanya lebih sedikit kalori dengan membuat porsi tampak lebih besar. Di sisi lain, piring yang besar dapat membuat porsi terlihat lebih kecil, menyebabkan keinginan untuk menambahkan lebih banyak makanan.

    Sebuah tinjauan pada tahun 2021 menunjukkan bahwa piring pengontrol porsi juga dapat membantu untuk mengurangi berat badan, BMI (body mass index), lingkar pinggang, dan penanda lipid darah. Pertimbangkan untuk menyajikan makanan padat nutrisi dan rendah kalori di piring yang lebih besar serta makanan tinggi kalori di piring yang lebih kecil.

    3. Mengonsumsi Banyak Protein

    Protein dapat berkontribusi terhadap penurunan berat badan dan manajemen kalori dalam beberapa cara, termasuk:

    • Meningkatkan perasaan kenyang
    • Mengurangi rasa lapar
    • Meningkatkan termogenesis makanan (proses tubuh menghasilkan panas atas respon terhadap makanan yang dikonsumsi)
    • Meningkatkan metabolisme tubuh

    Sebuah studi tahun 2020 menunjukkan bahwa peserta yang mengonsumsi sarapan berprotein tinggi dengan telur dan roti panggang mengalami lebih sedikit rasa lapar dan mengonsumsi lebih sedikit kalori di kemudian hari daripada mereka yang mengonsumsi sarapan rendah protein dengan sereal.

    4. Menyiapkan Makanan di Rumah

    Memasak makanan di rumah merupakan sebuah cara yang bagus untuk memasukkan lebih banyak makanan yang bergizi dan seimbang. Hal tersebut dapat membantu untuk menurunkan berat badan.

    Sebuah tinjauan tahun 2020 menunjukkan bahwa seseorang yang menyiapkan lebih banyak makanan di rumah cenderung mengalami kenaikan berat badan lebih sedikit dibandingkan dengan mereka yang rutin menyantap makan di luar atau menyantap makanan siap saji.

    5. Banyak Minum Air Putih

    Mengonsumsi air putih dapat membantu tubuh untuk menurunkan berat badan, termasuk apabila meminumnya sebelum makan. Studi tahun 2018 menunjukkan bahwa mengonsumsi air putih sebelum makan dapat mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi, tanpa memengaruhi rasa kenyang secara signifikan.

    Akademi Nutrisi dan Dietetika merekomendasikan untuk mengonsumsi air putih setidaknya 15,5 gelas atau 3,7 liter untuk pria dewasa dan 11,5 gelas atau 2,7 liter untuk wanita dewasa per hari.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto