Tag: Ondo Finance

  • Ondo Finance: Produk dan Potensi Masa Depan

    Ondo Finance membawa produk finansial berkelas institusional ke dalam jaringan blockchain, memperkuat inklusivitas dan akses keuangan. Ondo berperan sebagai penghubung antara keuangan tradisional dan terdesentralisasi, memungkinkan akses on-chain ke aset dunia nyata seperti obligasi.

    Apa Itu Ondo Finance?

    Ondo Finance adalah sebuah protokol yang bertujuan untuk menjembatani dunia keuangan tradisional dengan dunia kripto. Platform ini menyediakan akses on-chain ke pasar obligasi. Investor dapat menghubungkan dompet mereka, menyetor USDC atau USD, dan menerima token yang dapat ditebus dalam stablecoin atau USD. Ondo mengutamakan kemitraan dengan manajer aset, kustodian, dan entitas hukum lainnya untuk memastikan kepatuhan regulasi.

    Pendekatan Ondo yang konservatif terhadap risiko dan kepatuhan menarik bagi pengguna yang menghindari risiko. Protokol ini mematuhi aturan Know Your Customer (KYC) untuk mengakses produk aset dunia nyata (RWA). Meski ada tantangan dalam hal kepatuhan, Ondo telah menunjukkan komitmen kuat dengan menggandeng mitra institusional berkualitas tinggi seperti BlackRock dan Coinbase.

    Narasi Ondo Finance dan Real World Asset (RWA)

    Ilustrasi Ondo FInance. Sumber: Ondo Finance.
    Ilustrasi Ondo FInance. Sumber: Ondo Finance.

    Baca juga: Fakta Penting Seputar DOGS Token yang Listing di Tokocrypto

    Ondo berfokus pada pasar utang negara AS, di mana utang publik Amerika Serikat melebihi $31,5 triliun. Dalam kondisi pasar yang penuh ketidakpastian, imbal hasil yang didukung oleh aset tradisional menjadi semakin menarik. Ondo memanfaatkan teknologi blockchain untuk mempermudah perdagangan dan kepemilikan aset-aset ini.

    RWA dan DeFi terus berkembang, dan dengan suku bunga yang tinggi, ada permintaan besar untuk produk keuangan yang menawarkan imbal hasil bebas risiko. Sinergi antara RWA dan DeFi menjelaskan keberhasilan Ondo dalam beberapa bulan terakhir.

    Produk Ondo

    Ondo Finance telah meluncurkan beberapa produk RWA, di antaranya OUSG dan USDY.

    • OUSG: ETF iShares Short Treasury Bond yang dikelola oleh BlackRock, menawarkan eksposur likuid terhadap obligasi pemerintah AS jangka pendek. Produk ini menarik minat besar meski ada persyaratan modal tinggi dan kriteria ketat.
    • USDY: Stablecoin dengan imbal hasil, didukung oleh obligasi pemerintah AS dan simpanan bank. USDY memberikan imbal hasil institusional dan bisa ditebus harian dengan biaya rendah, serta dapat ditransfer ke pengguna terdaftar.

    Ondo Finance membuka akses yang lebih mudah ke instrumen keuangan tradisional melalui teknologi blockchain, menawarkan peluang baru dalam dunia DeFi yang semakin matang.

    Token ONDO

    ONDO adalah token asli dari ekosistem Ondo Finance. Token ini memiliki beberapa fungsi utama, antara lain:

    • Token Tata Kelola: Pemilik token ONDO memiliki hak suara dalam pengambilan keputusan terkait pengembangan protokol.
    • Utilitas: Token ONDO dapat digunakan untuk membayar biaya transaksi dan mengakses layanan tertentu di dalam ekosistem Ondo.

    Token Ondo, yang menjadi pusat protokol Ondo DAO dan Flux Finance, diperkenalkan oleh Yayasan Ondo, lembaga nirlaba independen yang mendukung misi Ondo Finance dalam tokenisasi aset dunia nyata (RWA). 

    Pertama kali diterbitkan pada tahun 2022 untuk anggota komunitas awal, token ini memberdayakan pemegang untuk berpartisipasi dalam keputusan tata kelola, termasuk pembaruan Flux Finance, dengan kekuatan suara proporsional dengan kepemilikan.

    Diluncurkan secara publik pada Januari 2024 dengan harga $0,11, nilai token tersebut melonjak hingga lebih dari $1,10 pada awal Juni, mencapai puncaknya pada $1,42. Dengan kapitalisasi pasar sebesar  $874 juta , pasokan token tersebut sebagian besar terkunci, dengan hanya 14% yang tersedia saat peluncuran. Token yang tersisa akan dibuka secara bertahap, dengan potensi pergerakan harga diantisipasi saat pembukaan berikutnya mendekat pada awal 2025.

    Di Mana Anda Bisa Membeli ONDO?

    ONDO tersedia untuk dibeli di beberapa bursa kripto besar seperti Tokocrypto. Pembelian ONDO bisa dilakukan melalui bursa kripto seperti Tokocrypto mulai tanggal 4 September 2024 jam 15:00 WIB dengan langkah-langkah yang sederhana seperti masuk ke akun Tokocrypto, mencari pasangan perdagangan ONDO/IDR lalu menempatkan order pembelian sesuai kebutuhan.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Cerita Eks Karyawan Goldman Sachs Bikin Ondo Finance

    Ondo Finance, sebuah protokol baru yang dirancang untuk mendorong adopsi keuangan terdesentralisasi (DeFi) ternyata didirikan oleh mantan karyawan Goldman Sachs. Ondo diawal berdirinya pada tahun 2021 berhasil mengumpulkan $4 juta dalam putaran pendanaan yang dipimpin oleh Pantera Capital.

    Ondo Finance didirikan awal tahun 2021 oleh mantan trader Goldman Sachs, Nathan Allman dan Pinku Surana. Protokol ini bertujuan untuk membantu para trader DeFi dalam mengelola dan memanfaatkan risiko sesuai dengan preferensi mereka.

    Investor terkemuka yang ikut serta dalam pendanaan ini termasuk CoinFund, Protoscale Capital, The LAO, dan Digital Currency Group (induk perusahaan dari CoinDesk).

    Goldman Sachs, sebuah institusi keuangan global yang dikenal karena perannya yang mendalam dalam dunia investasi dan manajemen aset, telah menjadi salah satu pemain utama dalam evolusi industri keuangan. Didirikan pada tahun 1869, perusahaan ini berpusat di New York dan telah berkembang menjadi raksasa finansial dengan cakupan yang mencakup hampir setiap aspek layanan keuangan, termasuk perbankan investasi, perdagangan sekuritas, manajemen aset, dan layanan konsultasi.

    Ketertarikan Goldman Sachs pada Industri Blockchain dan Crypto

    Dalam beberapa tahun terakhir, Goldman Sachs mulai menunjukkan minat yang signifikan terhadap teknologi blockchain dan industri cryptocurrency. Meskipun awalnya skeptis, perusahaan ini kemudian mengakui potensi besar yang ditawarkan oleh teknologi ini untuk mengubah lanskap keuangan global.

    Eksplorasi Awal dan Pandangan Awal Terhadap Crypto

    Pada awalnya, Goldman Sachs memandang cryptocurrency dengan skeptisisme. Beberapa eksekutifnya bahkan memberikan komentar yang ragu-ragu tentang masa depan Bitcoin dan cryptocurrency lainnya. Namun, seiring dengan perkembangan industri crypto, Goldman Sachs mulai melihat peluang dalam teknologi blockchain dan tokenisasi aset, yang mampu memberikan efisiensi lebih tinggi, transparansi, dan aksesibilitas dalam berbagai layanan keuangan.

    Pembentukan Tim Crypto dan Blockchain

    Pada tahun 2021, Goldman Sachs memperlihatkan komitmennya dengan membentuk tim khusus yang berfokus pada cryptocurrency dan blockchain. Tim ini bertanggung jawab untuk mengeksplorasi potensi teknologi blockchain dalam berbagai aplikasi, termasuk dalam perdagangan, manajemen aset, dan solusi pembayaran.

    Peluncuran Layanan Berbasis Crypto

    Salah satu langkah besar Goldman Sachs dalam industri crypto adalah peluncuran layanan perdagangan cryptocurrency untuk klien institusi. Pada Mei 2021, perusahaan ini mulai menawarkan produk derivatif Bitcoin, memungkinkan kliennya untuk memperdagangkan kontrak berjangka yang terkait dengan Bitcoin. Langkah ini diikuti dengan peluncuran layanan untuk memperdagangkan Ether, cryptocurrency terbesar kedua di dunia setelah Bitcoin.

    Inisiatif dalam Tokenisasi Aset

    Selain itu, Goldman Sachs juga aktif dalam eksplorasi tokenisasi aset, di mana aset tradisional seperti obligasi, saham, atau real estat dapat diubah menjadi token digital yang diperdagangkan di blockchain. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan likuiditas, mengurangi biaya, dan memberikan akses yang lebih luas kepada investor.

    Investasi dalam Teknologi Blockchain

    Goldman Sachs juga telah berinvestasi dalam berbagai startup yang berfokus pada teknologi blockchain. Perusahaan ini telah mendanai beberapa perusahaan blockchain yang menjanjikan, yang bekerja pada solusi inovatif di bidang pembayaran, keamanan digital, dan layanan keuangan berbasis blockchain.

    Apa Itu Ondo Finance?

    Ilustrasi Ondo Finance. Sumber: Bloomberg.
    Ilustrasi Ondo Finance. Sumber: Bloomberg.

    Baca juga: Fakta Penting Seputar DOGS Token yang Listing di Tokocrypto

    Ondo Finance memungkinkan pengguna untuk menciptakan pinjaman dengan hasil tetap yang terisolasi dari risiko dan didukung oleh aset digital. Pengguna dapat berinvestasi dalam “Vaults” yang diberlakukan melalui kontrak pintar Ondo, yang menawarkan dua opsi:

    • Fixed Yield: Opsi ini meminimalkan risiko.
    • Variable Yield: Opsi ini bertujuan untuk memaksimalkan keuntungan.

    Paul Veradittakit, mitra di Pantera Capital, berkomentar, “Pendapatan tetap adalah elemen yang hilang yang dibutuhkan oleh keuangan terdesentralisasi untuk mencapai adopsi secara luas. Ondo memberikan perlindungan terhadap kerugian dan perkiraan pengembalian yang andal bagi investor institusional yang tertarik dengan hasil menarik di ruang DeFi.”

    Ondo meluncurkan dua Vaults pertamanya pada akhir Juli, masing-masing dengan batas $2 juta dan $5 juta. Menurut Allman, Vaults ini cepat terisi. Pada hari Selasa, Ondo meluncurkan empat Vaults tambahan dengan batas investasi yang ditingkatkan menjadi $10 juta per Vault.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ONDO Meroket Usai MANTRA Terpeleset, Jadi Token RWA Terbesar

    Ondo Finance (ONDO) tengah menunjukkan taringnya! Dalam 24 jam terakhir, ONDO naik lebih dari 4% dengan volume perdagangan melonjak hampir 13%. Kenaikan ini terjadi di tengah kejatuhan token OM MANTRA, yang tampaknya memicu pergeseran modal ke proyek-proyek Real World Assets (RWA) lainnya seperti ONDO.

    Dilaporkan BeInCrypto, sinyal teknikal pun memperkuat optimisme pasar. Golden cross baru saja terbentuk pada garis EMA—indikator klasik yang kerap menjadi pertanda awal tren bullish. Ditambah lagi, indikator DMI dan CMF menunjukkan tekanan beli yang semakin kuat dan memudarnya tekanan jual.

    Pembeli ONDO Ambil Alih Kendali

    Data DMI menunjukkan bahwa para pembeli mulai mengambil alih kendali. Meski ADX turun dari 36 ke 28—mengisyaratkan tren mulai kehilangan kekuatan—angka ini masih berada di atas ambang penting 25, menandakan tren masih valid. +DI, yang mencerminkan tekanan naik, meningkat ke 25,17 dari 21,1.

    Sebaliknya, -DI turun ke 14,36 dari 18,86. Kombinasi ini mengindikasikan tekanan beli mulai kembali dominan, meski pasar belum sepenuhnya bebas dari potensi pembalikan arah.

    CMF ONDO juga menunjukkan sinyal pemulihan yang kuat. Dari -0,17 sehari sebelumnya, kini naik ke -0,06. Meskipun masih sedikit negatif, lonjakan cepat ini menunjukkan tekanan jual mulai mengendur dan minat beli mulai pulih. Pergeseran sentimen ini tampaknya merupakan dampak langsung dari kekecewaan terhadap MANTRA dan beralihnya perhatian investor ke ONDO.

    Pergerakan harga Ondo Finance (ONDO/USDT) pada Selasa, 15 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ondo Finance (ONDO/USDT) pada Selasa, 15 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Ondo Finance (ONDO) Naik 10,9% dalam Sehari, TVL Capai $1 Miliar

    Bangkit dari Titik Terendah, Minat Beli ONDO Kembali

    Dengan sinyal teknikal yang menguat, harga ONDO kini membidik level resistance di $0,956. Jika level ini berhasil ditembus, target berikutnya adalah $1,20—angka psikologis yang bisa memperkuat sentimen bullish dan menarik lebih banyak pembeli.

    Namun, jika ONDO gagal mempertahankan momentumnya dan tergelincir di bawah support $0,82, tekanan jual bisa meningkat dengan risiko koreksi menuju $0,73 atau bahkan $0,66.

    Saat ini, ONDO berada di persimpangan penting. Apakah ini awal dari reli besar berikutnya? Investor tampaknya tengah menanti sinyal konfirmasi yang lebih kuat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ondo Finance Catat TVL $1 Miliar, Dorong Tren Tokenisasi Obligasi

    Ondo Finance mencatat pencapaian besar dalam dunia keuangan berbasis blockchain. Platform ini berhasil melampaui nilai total terkunci (Total Value Locked/TVL) sebesar $1 miliar, menandai lonjakan 57% hanya dalam waktu satu bulan.

    Menurut laporan Altcoinbuzz, pertumbuhan pesat ini sejalan dengan meningkatnya permintaan terhadap aset dunia nyata (Real-World Assets/RWA) yang ditokenisasi.

    Produk Unggulan Ondo Finance

    Dua produk utama Ondo Finance yang menjadi motor penggerak pertumbuhan ini adalah OUSG dan USDY. OUSG (Institutional-Grade Tokenized Treasuries) mengalami pertumbuhan sebesar $165 juta atau naik 61%.

    Produk ini menawarkan akses yang diatur ke obligasi Treasury AS dan menjadi pilihan utama bagi investor institusional yang mencari eksposur ke pasar keuangan tradisional melalui blockchain. Sementara itu, USDY (DeFi-Focused Yield-Bearing Stablecoin) meningkat sebesar $201 juta atau naik 51%. Produk ini memberikan alternatif stablecoin dengan imbal hasil lebih tinggi dalam ekosistem DeFi.

    OUSG memungkinkan investor mendapatkan eksposur terhadap US Treasuries dengan cara yang lebih efisien dan transparan, sementara USDY menawarkan imbal hasil yang lebih kompetitif dibandingkan stablecoin konvensional. Kombinasi kedua produk ini membuktikan bahwa permintaan terhadap solusi berbasis blockchain dalam mengakses instrumen keuangan tradisional terus meningkat.

    Pergerakan harga ONDO (ONDO/IDR) pada Sabtu, 8 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga ONDO (ONDO/IDR) pada Sabtu, 8 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Institusi Besar Mulai Masuk ke Pasar Tokenisasi

    Tren tokenisasi aset dunia nyata semakin menarik perhatian institusi keuangan besar. Tidak hanya Ondo Finance, perusahaan seperti Franklin Templeton dan BlackRock juga telah memasuki pasar obligasi yang ditokenisasi.

    Kehadiran mereka menandakan tumbuhnya kepercayaan terhadap inovasi ini dan membuka peluang lebih luas bagi integrasi blockchain dengan sistem keuangan konvensional.

    Para analis percaya bahwa langkah institusi besar ke dunia tokenisasi akan semakin mempercepat adopsi aset digital berbasis blockchain. Dengan keamanan dan efisiensi yang ditawarkan, aset tokenisasi berpotensi menjadi standar baru dalam perdagangan dan investasi global.

    Masa Depan Tokenisasi dan Ondo Finance

    Dengan pencapaian ini, Ondo Finance semakin memperkuat perannya dalam menghubungkan keuangan tradisional dengan teknologi blockchain. Lonjakan TVL yang signifikan menunjukkan bahwa minat terhadap akses on-chain ke aset tradisional terus meningkat dan akan terus berkembang di masa depan.

    Seiring dengan pertumbuhan adopsi tokenisasi, kemungkinan besar akan muncul lebih banyak inovasi di sektor ini. Tidak menutup kemungkinan, lebih banyak aset keuangan tradisional akan masuk ke dalam ekosistem blockchain, memberikan lebih banyak pilihan bagi investor dan institusi keuangan di seluruh dunia.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ondo Finance (ONDO) Naik 10,9% dalam Sehari, TVL Capai $1 Miliar

    Harga Ondo Finance (ONDO) melonjak 10,9% dalam 24 jam terakhir, mencapai $1,02. Bagaimana potensi ke depannya untuk ONDO?

    Kenaikan ini terjadi setelah periode penurunan 16,78% dalam satu bulan terakhir, menandakan perubahan sentimen pasar dan meningkatnya kepercayaan investor.

    Faktor Pendorong Kenaikan ONDO

    Lonjakan ini didorong oleh beberapa faktor utama, termasuk meningkatnya arus masuk modal serta Total Value Locked (TVL) dalam ekosistem Ondo yang mencapai titik tertinggi sepanjang masa di $1 miliar. TVL yang meningkat mencerminkan semakin banyaknya modal yang masuk ke dalam proyek, yang menandakan sentimen bullish dari investor ritel maupun institusional.

    Selain itu, data analitik menunjukkan peningkatan arus bersih pemegang besar hingga 30,9 juta dalam dua hari terakhir. Hal ini menandakan bahwa investor institusional dan pemegang besar semakin aktif mengakumulasi ONDO, yang semakin memperkuat pergerakan harga positif.

    Pergerakan harga ONDO (ONDO/IDR) pada Kamis, 6 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga ONDO (ONDO/IDR) pada Kamis, 6 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dilaporkan The Currency Analytics, penarikan token dari bursa juga meningkat, dengan saldo arus pertukaran turun menjadi -1,02 juta. Ini menunjukkan bahwa lebih banyak token yang ditarik daripada yang disimpan di bursa, indikasi bahwa investor lebih memilih untuk menyimpan ONDO daripada menjualnya dalam jangka pendek.

    Apakah ONDO Bisa Menembus Level $1,2?

    Saat ini, fokus pasar tertuju pada apakah ONDO mampu menembus level resistensi $1,2. Jika harga bertahan di atas $1, tren bullish diperkirakan akan berlanjut, membuka peluang kenaikan lebih lanjut. Namun, jika gagal mempertahankan level ini, harga ONDO berpotensi turun kembali ke level support di $0,8, yang sebelumnya menjadi titik pertahanan yang cukup kuat.

    Meskipun tren saat ini terlihat positif, investor diharapkan tetap waspada terhadap volatilitas pasar kripto. Fluktuasi harga yang cepat masih bisa terjadi, terutama dalam kondisi pasar yang dinamis.

    Namun, dengan meningkatnya permintaan dan masuknya modal baru, ONDO berpotensi memasuki fase pertumbuhan baru dalam beberapa waktu ke depan. Jika tren bullish terus berlanjut dan dukungan investor tetap kuat, altcoin ini dapat mencapai level yang lebih tinggi dalam waktu dekat.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ondo x Chainlink Buka Era Baru, Token Saham AS Bisa Jadi Jaminan

    Chainlink resmi menghadirkan price feed untuk saham AS yang telah ditokenisasi oleh Ondo Finance di jaringan Ethereum. Integrasi ini memungkinkan token seperti SPYon, QQQon, dan TSLAon digunakan dalam ekosistem decentralized finance (DeFi), termasuk sebagai jaminan (collateral) untuk meminjam stablecoin.

    Dalam pengumuman terbarunya, Ondo Finance menyatakan bahwa platform Ondo Global Markets telah mengintegrasikan Chainlink sebagai oracle data resmi. Langkah ini memungkinkan harga saham tokenisasi terhubung langsung dengan referensi harga underlying equity di pasar tradisional.

    Token Saham Bisa Jadi Jaminan di Euler

    Dilaporkan Trading VIew, Price feed tersebut kini telah aktif dan digunakan di protokol lending Euler. Pengguna dapat menyetor token saham seperti SPYon (representasi SPDR S&P 500 ETF), QQQon (Invesco QQQ ETF), dan TSLAon (saham Tesla) sebagai jaminan untuk meminjam stablecoin.

    Integrasi oracle dari Chainlink memungkinkan protokol DeFi menetapkan parameter risiko seperti collateral factor dan liquidation threshold berdasarkan data harga yang terhubung dengan pasar saham asli. Selain itu, sistem ini juga memperhitungkan aksi korporasi seperti pembagian dividen agar nilai referensi tetap akurat.

    Parameter risiko untuk pasar lending baru tersebut dipantau dan ditetapkan oleh Sentora.

    Atasi Keterbatasan Token Saham di DeFi

    Ondo menyebut bahwa sebelumnya saham tokenisasi sebagian besar hanya digunakan untuk eksposur harga, tanpa banyak dimanfaatkan dalam ekosistem DeFi sebagai collateral. Dengan hadirnya price feed onchain yang terhubung ke pasar saham tradisional, token saham kini dapat digunakan dalam berbagai produk terstruktur seperti lending dan derivatif.

    Langkah ini dinilai sebagai upaya memperluas utilitas aset tokenisasi, dengan menggabungkan likuiditas berbasis exchange dan data harga onchain yang terverifikasi.

    Kemitraan ini melanjutkan kerja sama antara Ondo Finance dan Chainlink yang diumumkan pada Oktober 2025, di mana Chainlink ditunjuk sebagai penyedia data utama untuk saham dan ETF tokenisasi Ondo.

    Baca juga: SEC Hentikan Investigasi Ondo Finance, Roadmap Baru Siap Dirilis

    Persaingan Tokenisasi Saham AS Makin Sengit

    Langkah Ondo dan Chainlink terjadi di tengah percepatan tokenisasi saham AS oleh berbagai institusi keuangan dan platform kripto. Nasdaq sebelumnya mengajukan perubahan aturan ke SEC untuk memungkinkan perdagangan saham tokenisasi dalam kerangka bursa teregulasi.

    Pada Desember 2025, SEC juga mengeluarkan no-action letter yang mengizinkan anak usaha Depository Trust & Clearing Corporation (DTCC) meluncurkan layanan tokenisasi sekuritas yang sudah berada dalam kustodi DTC.

    Sementara itu, New York Stock Exchange dan Intercontinental Exchange sedang mengembangkan platform blockchain untuk perdagangan saham dan ETF tokenisasi dengan fitur 24/7 trading dan settlement hampir instan, menunggu persetujuan regulator.

    Di sisi kripto, lebih dari 60 saham AS tokenisasi telah diluncurkan melalui Kraken dan Bybit pada Juni lalu. Produk tersebut dikembangkan oleh Backed Finance melalui brand xStocks, meski belum tersedia bagi pengguna AS.

    Robinhood juga telah memperkenalkan hampir 500 saham tokenisasi untuk pengguna di Uni Eropa dan kini menguji Robinhood Chain, jaringan layer-2 Ethereum berbasis Arbitrum yang dirancang untuk mendukung aset dunia nyata dan digital, termasuk fitur lending dan derivatif onchain.

    Dengan integrasi terbaru ini, saham AS tokenisasi semakin mendekati penggunaan luas di ekosistem DeFi, memperkuat tren konvergensi antara pasar keuangan tradisional dan infrastruktur blockchain.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, kolaborasi ini merupakan langkah maju yang signifikan dalam interoperabilitas antara pasar keuangan tradisional dan DeFi. Dengan jaminan keamanan data Oracle, Ondo membuka likuiditas triliunan dolar dari pasar saham AS untuk digunakan dalam ekosistem DeFi yang lebih luas.

    Baca Juga: Ini Altcoin yang Crypto Whale Borong Untuk Oktober, Termasuk ONDO dan SPX


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • SEC Hentikan Investigasi Ondo Finance, Roadmap Baru Siap Dirilis

    Kabar positif datang dari sektor Real World Asset (RWA) kripto.

    Menurut laporan Coinmarketcal pada Rabu (4/2), Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) secara resmi menutup investigasi terhadap Ondo Finance tanpa mengajukan dakwaan apa pun.

    Keputusan ini sekaligus mengakhiri periode ketidakpastian regulasi yang selama ini membayangi proyek tersebut.

    Bersamaan dengan pengumuman tersebut, Ondo Finance juga mengonfirmasi akan segera merilis roadmap fase berikutnya dalam sebuah acara di New York.

    Kombinasi antara kejelasan hukum dan pembaruan strategi ini langsung dipandang sebagai katalis fundamental penting bagi ekosistem Ondo dan pasar RWA kripto secara lebih luas.

    Baca Juga: Ondo Finance (ONDO) Naik 10,9% dalam Sehari, TVL Capai $1 Miliar

    Investigasi SEC Resmi Ditutup, Tanpa Dakwaan

    Penutupan investigasi oleh SEC menandakan bahwa otoritas regulator AS tidak menemukan pelanggaran hukum yang cukup untuk melanjutkan proses penegakan terhadap Ondo Finance.

    Dalam konteks industri kripto yang masih berada di bawah sorotan ketat regulator, keputusan ini memiliki bobot signifikan.

    Selama beberapa tahun terakhir, banyak proyek DeFi dan tokenisasi aset dunia nyata menghadapi risiko hukum akibat ketidakjelasan klasifikasi sekuritas di Amerika Serikat.

    Investigasi semacam ini sering kali menjadi “overhang” bagi harga token dan adopsi institusional.

    Tim Research Tokocrypto menilai perkembangan ini sebagai sinyal yang sangat konstruktif.

    “Kejelasan regulasi ini adalah katalis fundamental yang sangat kuat bagi ONDO dan sektor RWA secara keseluruhan, menghilangkan ketidakpastian hukum yang selama ini membayangi,” jelas Tim Research Tokocrypto.

    Dampak Langsung bagi Ondo Finance dan Token ONDO

    Pergerakan harga Ondo (ONDO/USDT) pada Rabu, 4 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ondo (ONDO/USDT) pada Rabu, 4 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Dengan ditutupnya investigasi SEC, Ondo Finance kini berada pada posisi yang lebih solid untuk mengeksekusi rencana ekspansinya, terutama dalam menarik investor institusional yang sangat sensitif terhadap risiko hukum.

    Beberapa dampak potensial dari keputusan ini antara lain dapat meningkatkan kepercayaan pasar terhadap model bisnis Ondo; mengurangi regulatory discount pada valuasi token ONDO; serta mengakselerasi kerja sama institusional, khususnya di sektor tokenisasi obligasi dan instrumen pendapatan tetap

    Ondo selama ini dikenal sebagai salah satu pemain utama dalam tokenisasi aset dunia nyata, termasuk produk berbasis US Treasuries dan instrumen keuangan tradisional yang dikemas dalam format on-chain.

    Roadmap Baru: Fokus Ekspansi dan Skala Institusional?

    Pengumuman rilis roadmap fase berikutnya pada 3 Februari di New York menambah lapisan optimisme baru.

    Meski detail roadmap belum diungkap, pasar memperkirakan Ondo akan memfokuskan strategi ke arah perluasan produk RWA berbasis institusional.

    Selain itu, ada pula kemungkinan untuk mengintegrasikan dengan infrastruktur keuangan tradisional, hingga peningkatan compliance dan transparansi on-chain.

    Momentum ini dinilai tepat, mengingat minat global terhadap RWA kripto terus meningkat seiring pencarian yield stabil di tengah volatilitas pasar aset digital.

    Implikasi Lebih Luas bagi Sektor RWA Kripto

    Keputusan SEC untuk menutup investigasi tanpa dakwaan tidak hanya berdampak pada Ondo, tetapi juga menciptakan preseden psikologis positif bagi proyek RWA lainnya.

    Ini mengirim sinyal bahwa model tokenisasi aset dunia nyata, jika dirancang dengan struktur yang tepat, dapat bertahan di bawah pengawasan regulator AS.

    Di tengah ketidakpastian regulasi di Amerika Serikat, sektor RWA menjadi salah satu narasi yang paling menarik karena menjembatani dunia keuangan tradisional dan blockchain secara langsung.

    Risiko yang Tetap Perlu Diperhatikan

    Meski sentimen jangka menengah hingga panjang terlihat positif, investor tetap perlu mencermati beberapa faktor.

    Sebut saja detail konkret roadmap dan timeline implementasinya; respons pasar terhadap pengumuman resmi di New York; hingga dinamika regulasi AS yang masih dapat berubah.

    Euforia jangka pendek juga berpotensi memicu volatilitas harga token ONDO jika ekspektasi pasar tidak sepenuhnya terpenuhi.

    Baca Juga: Ini Altcoin yang Crypto Whale Borong Untuk Oktober, Termasuk ONDO dan SPX

    Penutupan investigasi SEC terhadap Ondo Finance tanpa dakwaan merupakan kemenangan besar bagi proyek tersebut dan sektor Real World Asset kripto secara keseluruhan.

    Dipadukan dengan rencana rilis roadmap baru pada 3 Februari, Ondo kini memasuki fase penting dengan landasan hukum yang lebih jelas.

    Bagi pasar, ini bukan sekadar kabar baik jangka pendek, melainkan sinyal bahwa RWA kripto mulai menemukan pijakan yang lebih kuat dalam lanskap regulasi global.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ondo Finance Kantongi Izin UE: Saham dan ETF Kini Ditokenisasi

    Perkembangan besar kembali terjadi di sektor Real World Assets (RWA).

    Ondo Finance resmi mendapatkan persetujuan regulator Uni Eropa untuk mendaftarkan batch pertama saham dan ETF yang ditokenisasi, termasuk produk seperti QQQon dan TSLAon.

    Persetujuan yang juga diumumkan via akun resmi X Ondo Finance ini divalidasi oleh regulator Liechtenstein, memungkinkan produk tersebut memperoleh hak “passporting” untuk dapat diakses secara legal di seluruh wilayah Uni Eropa (EU) dan European Economic Area (EEA).

    Artinya, sekitar 500 juta investor di kawasan Eropa kini berpotensi mendapatkan akses langsung ke pasar modal Amerika Serikat melalui infrastruktur blockchain.

    Baca Juga: SEC Hentikan Investigasi Ondo Finance, Roadmap Baru Siap Dirilis

    Apa Itu Saham dan ETF Tokenisasi?

    Tokenisasi saham dan ETF merupakan proses representasi aset tradisional, seperti saham perusahaan publik atau ETF, ke dalam bentuk token digital berbasis blockchain.

    Dalam kasus Ondo Finance, produk seperti QQQon merujuk pada ETF berbasis indeks Nasdaq-100, sementara TSLAon merepresentasikan saham Tesla yang terdaftar di bursa AS.

    Melalui tokenisasi ini, investor dapat mengakses pasar saham AS tanpa perantara tradisional yang kompleks; bertransaksi dengan settlement lebih cepat; dan mendapatkan fleksibilitas integrasi dengan protokol DeFi.

    Model ini menjadi jembatan antara pasar keuangan tradisional dan ekosistem kripto.

    Validasi Regulasi dan Hak Paspor Uni Eropa

    Persetujuan dari regulator Liechtenstein menjadi kunci penting dalam ekspansi ini.

    Sebagai bagian dari sistem regulasi Eropa, lisensi yang divalidasi di satu negara anggota dapat memberikan hak paspor untuk menawarkan layanan di seluruh EU dan EEA.

    Dengan mekanisme ini, Ondo tidak perlu mengajukan izin ulang di setiap negara anggota. Hal ini mempercepat ekspansi dan membuka akses ke pasar ritel dan institusional di seluruh Eropa.

    Langkah ini juga menunjukkan bahwa model tokenisasi aset semakin diterima dalam kerangka hukum yang jelas dan terstruktur.

    Dorongan Besar untuk Narasi RWA

    Tim Research Tokocrypto menyebut persetujuan ini sebagai momentum besar bagi sektor Real World Assets.

    “Ini adalah langkah masif bagi narasi RWA. Dengan persetujuan ini, Ondo membuka pintu bagi 500 juta investor di Eropa untuk berinvestasi di pasar modal AS via blockchain secara legal, yang berpotensi memicu lonjakan likuiditas ke protokol mereka,” ujar Tim Research Tokocrypto.

    Narasi RWA sendiri menjadi salah satu tema paling kuat dalam siklus kripto terbaru. Tokenisasi obligasi pemerintah, surat utang korporasi, hingga saham publik dinilai sebagai evolusi berikutnya dari DeFi.

    Dampak terhadap Likuiditas dan Ekosistem DeFi

    Dengan akses legal bagi investor Eropa, Ondo berpotensi mengalami peningkatan:

    1. Arus Modal Baru – Investor tradisional yang sebelumnya ragu karena ketidakjelasan regulasi kini memiliki jalur yang sah.
    2. Likuiditas Protokol – Tokenisasi saham populer seperti Tesla dan ETF Nasdaq dapat menarik volume perdagangan signifikan.
    3. Integrasi DeFi – Aset tokenisasi dapat digunakan sebagai jaminan (collateral) dalam berbagai protokol keuangan terdesentralisasi.

    Jika likuiditas meningkat, ekosistem DeFi secara keseluruhan dapat memperoleh manfaat dari aliran modal lintas batas yang lebih efisien.

    Posisi Strategis Eropa dalam Adopsi Kripto

    Uni Eropa dalam beberapa tahun terakhir dikenal progresif dalam membangun kerangka regulasi aset digital, termasuk melalui regulasi MiCA (Markets in Crypto-Assets).

    Persetujuan terhadap produk tokenisasi Ondo menunjukkan bahwa regulator Eropa tidak hanya fokus pada pengawasan, tetapi juga membuka ruang inovasi.

    Hal ini menempatkan Eropa sebagai salah satu kawasan paling ramah terhadap integrasi blockchain dan pasar keuangan tradisional.

    Risiko dan Tantangan

    Meski peluang besar terbuka, terdapat beberapa tantangan:

    • Fluktuasi harga saham dasar tetap berlaku pada token
    • Risiko kustodian dan smart contract
    • Ketergantungan pada kepatuhan lintas yurisdiksi

    Namun dengan validasi regulator dan kerangka hukum yang jelas, risiko tersebut dinilai lebih terkelola dibanding model tokenisasi tanpa izin.

    Baca Juga: Ondo x Chainlink Buka Era Baru, Token Saham AS Bisa Jadi Jaminan

    Persetujuan Uni Eropa terhadap Ondo Finance untuk meluncurkan saham dan ETF tokenisasi menandai babak baru integrasi pasar modal tradisional dengan blockchain.

    Dengan hak paspor di seluruh EU dan EEA, akses terhadap pasar saham AS kini semakin terbuka bagi 500 juta investor Eropa melalui infrastruktur digital.

    Langkah ini tidak hanya memperkuat posisi Ondo dalam sektor RWA, tetapi juga mempertegas bahwa tokenisasi aset dunia nyata bukan lagi eksperimen — melainkan bagian dari evolusi sistem keuangan global berbasis blockchain.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com