Tag: Ondo

  • Ondo Finance: Produk dan Potensi Masa Depan

    Ondo Finance membawa produk finansial berkelas institusional ke dalam jaringan blockchain, memperkuat inklusivitas dan akses keuangan. Ondo berperan sebagai penghubung antara keuangan tradisional dan terdesentralisasi, memungkinkan akses on-chain ke aset dunia nyata seperti obligasi.

    Apa Itu Ondo Finance?

    Ondo Finance adalah sebuah protokol yang bertujuan untuk menjembatani dunia keuangan tradisional dengan dunia kripto. Platform ini menyediakan akses on-chain ke pasar obligasi. Investor dapat menghubungkan dompet mereka, menyetor USDC atau USD, dan menerima token yang dapat ditebus dalam stablecoin atau USD. Ondo mengutamakan kemitraan dengan manajer aset, kustodian, dan entitas hukum lainnya untuk memastikan kepatuhan regulasi.

    Pendekatan Ondo yang konservatif terhadap risiko dan kepatuhan menarik bagi pengguna yang menghindari risiko. Protokol ini mematuhi aturan Know Your Customer (KYC) untuk mengakses produk aset dunia nyata (RWA). Meski ada tantangan dalam hal kepatuhan, Ondo telah menunjukkan komitmen kuat dengan menggandeng mitra institusional berkualitas tinggi seperti BlackRock dan Coinbase.

    Narasi Ondo Finance dan Real World Asset (RWA)

    Ilustrasi Ondo FInance. Sumber: Ondo Finance.
    Ilustrasi Ondo FInance. Sumber: Ondo Finance.

    Baca juga: Fakta Penting Seputar DOGS Token yang Listing di Tokocrypto

    Ondo berfokus pada pasar utang negara AS, di mana utang publik Amerika Serikat melebihi $31,5 triliun. Dalam kondisi pasar yang penuh ketidakpastian, imbal hasil yang didukung oleh aset tradisional menjadi semakin menarik. Ondo memanfaatkan teknologi blockchain untuk mempermudah perdagangan dan kepemilikan aset-aset ini.

    RWA dan DeFi terus berkembang, dan dengan suku bunga yang tinggi, ada permintaan besar untuk produk keuangan yang menawarkan imbal hasil bebas risiko. Sinergi antara RWA dan DeFi menjelaskan keberhasilan Ondo dalam beberapa bulan terakhir.

    Produk Ondo

    Ondo Finance telah meluncurkan beberapa produk RWA, di antaranya OUSG dan USDY.

    • OUSG: ETF iShares Short Treasury Bond yang dikelola oleh BlackRock, menawarkan eksposur likuid terhadap obligasi pemerintah AS jangka pendek. Produk ini menarik minat besar meski ada persyaratan modal tinggi dan kriteria ketat.
    • USDY: Stablecoin dengan imbal hasil, didukung oleh obligasi pemerintah AS dan simpanan bank. USDY memberikan imbal hasil institusional dan bisa ditebus harian dengan biaya rendah, serta dapat ditransfer ke pengguna terdaftar.

    Ondo Finance membuka akses yang lebih mudah ke instrumen keuangan tradisional melalui teknologi blockchain, menawarkan peluang baru dalam dunia DeFi yang semakin matang.

    Token ONDO

    ONDO adalah token asli dari ekosistem Ondo Finance. Token ini memiliki beberapa fungsi utama, antara lain:

    • Token Tata Kelola: Pemilik token ONDO memiliki hak suara dalam pengambilan keputusan terkait pengembangan protokol.
    • Utilitas: Token ONDO dapat digunakan untuk membayar biaya transaksi dan mengakses layanan tertentu di dalam ekosistem Ondo.

    Token Ondo, yang menjadi pusat protokol Ondo DAO dan Flux Finance, diperkenalkan oleh Yayasan Ondo, lembaga nirlaba independen yang mendukung misi Ondo Finance dalam tokenisasi aset dunia nyata (RWA). 

    Pertama kali diterbitkan pada tahun 2022 untuk anggota komunitas awal, token ini memberdayakan pemegang untuk berpartisipasi dalam keputusan tata kelola, termasuk pembaruan Flux Finance, dengan kekuatan suara proporsional dengan kepemilikan.

    Diluncurkan secara publik pada Januari 2024 dengan harga $0,11, nilai token tersebut melonjak hingga lebih dari $1,10 pada awal Juni, mencapai puncaknya pada $1,42. Dengan kapitalisasi pasar sebesar  $874 juta , pasokan token tersebut sebagian besar terkunci, dengan hanya 14% yang tersedia saat peluncuran. Token yang tersisa akan dibuka secara bertahap, dengan potensi pergerakan harga diantisipasi saat pembukaan berikutnya mendekat pada awal 2025.

    Di Mana Anda Bisa Membeli ONDO?

    ONDO tersedia untuk dibeli di beberapa bursa kripto besar seperti Tokocrypto. Pembelian ONDO bisa dilakukan melalui bursa kripto seperti Tokocrypto mulai tanggal 4 September 2024 jam 15:00 WIB dengan langkah-langkah yang sederhana seperti masuk ke akun Tokocrypto, mencari pasangan perdagangan ONDO/IDR lalu menempatkan order pembelian sesuai kebutuhan.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Cerita Eks Karyawan Goldman Sachs Bikin Ondo Finance

    Ondo Finance, sebuah protokol baru yang dirancang untuk mendorong adopsi keuangan terdesentralisasi (DeFi) ternyata didirikan oleh mantan karyawan Goldman Sachs. Ondo diawal berdirinya pada tahun 2021 berhasil mengumpulkan $4 juta dalam putaran pendanaan yang dipimpin oleh Pantera Capital.

    Ondo Finance didirikan awal tahun 2021 oleh mantan trader Goldman Sachs, Nathan Allman dan Pinku Surana. Protokol ini bertujuan untuk membantu para trader DeFi dalam mengelola dan memanfaatkan risiko sesuai dengan preferensi mereka.

    Investor terkemuka yang ikut serta dalam pendanaan ini termasuk CoinFund, Protoscale Capital, The LAO, dan Digital Currency Group (induk perusahaan dari CoinDesk).

    Goldman Sachs, sebuah institusi keuangan global yang dikenal karena perannya yang mendalam dalam dunia investasi dan manajemen aset, telah menjadi salah satu pemain utama dalam evolusi industri keuangan. Didirikan pada tahun 1869, perusahaan ini berpusat di New York dan telah berkembang menjadi raksasa finansial dengan cakupan yang mencakup hampir setiap aspek layanan keuangan, termasuk perbankan investasi, perdagangan sekuritas, manajemen aset, dan layanan konsultasi.

    Ketertarikan Goldman Sachs pada Industri Blockchain dan Crypto

    Dalam beberapa tahun terakhir, Goldman Sachs mulai menunjukkan minat yang signifikan terhadap teknologi blockchain dan industri cryptocurrency. Meskipun awalnya skeptis, perusahaan ini kemudian mengakui potensi besar yang ditawarkan oleh teknologi ini untuk mengubah lanskap keuangan global.

    Eksplorasi Awal dan Pandangan Awal Terhadap Crypto

    Pada awalnya, Goldman Sachs memandang cryptocurrency dengan skeptisisme. Beberapa eksekutifnya bahkan memberikan komentar yang ragu-ragu tentang masa depan Bitcoin dan cryptocurrency lainnya. Namun, seiring dengan perkembangan industri crypto, Goldman Sachs mulai melihat peluang dalam teknologi blockchain dan tokenisasi aset, yang mampu memberikan efisiensi lebih tinggi, transparansi, dan aksesibilitas dalam berbagai layanan keuangan.

    Pembentukan Tim Crypto dan Blockchain

    Pada tahun 2021, Goldman Sachs memperlihatkan komitmennya dengan membentuk tim khusus yang berfokus pada cryptocurrency dan blockchain. Tim ini bertanggung jawab untuk mengeksplorasi potensi teknologi blockchain dalam berbagai aplikasi, termasuk dalam perdagangan, manajemen aset, dan solusi pembayaran.

    Peluncuran Layanan Berbasis Crypto

    Salah satu langkah besar Goldman Sachs dalam industri crypto adalah peluncuran layanan perdagangan cryptocurrency untuk klien institusi. Pada Mei 2021, perusahaan ini mulai menawarkan produk derivatif Bitcoin, memungkinkan kliennya untuk memperdagangkan kontrak berjangka yang terkait dengan Bitcoin. Langkah ini diikuti dengan peluncuran layanan untuk memperdagangkan Ether, cryptocurrency terbesar kedua di dunia setelah Bitcoin.

    Inisiatif dalam Tokenisasi Aset

    Selain itu, Goldman Sachs juga aktif dalam eksplorasi tokenisasi aset, di mana aset tradisional seperti obligasi, saham, atau real estat dapat diubah menjadi token digital yang diperdagangkan di blockchain. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan likuiditas, mengurangi biaya, dan memberikan akses yang lebih luas kepada investor.

    Investasi dalam Teknologi Blockchain

    Goldman Sachs juga telah berinvestasi dalam berbagai startup yang berfokus pada teknologi blockchain. Perusahaan ini telah mendanai beberapa perusahaan blockchain yang menjanjikan, yang bekerja pada solusi inovatif di bidang pembayaran, keamanan digital, dan layanan keuangan berbasis blockchain.

    Apa Itu Ondo Finance?

    Ilustrasi Ondo Finance. Sumber: Bloomberg.
    Ilustrasi Ondo Finance. Sumber: Bloomberg.

    Baca juga: Fakta Penting Seputar DOGS Token yang Listing di Tokocrypto

    Ondo Finance memungkinkan pengguna untuk menciptakan pinjaman dengan hasil tetap yang terisolasi dari risiko dan didukung oleh aset digital. Pengguna dapat berinvestasi dalam “Vaults” yang diberlakukan melalui kontrak pintar Ondo, yang menawarkan dua opsi:

    • Fixed Yield: Opsi ini meminimalkan risiko.
    • Variable Yield: Opsi ini bertujuan untuk memaksimalkan keuntungan.

    Paul Veradittakit, mitra di Pantera Capital, berkomentar, “Pendapatan tetap adalah elemen yang hilang yang dibutuhkan oleh keuangan terdesentralisasi untuk mencapai adopsi secara luas. Ondo memberikan perlindungan terhadap kerugian dan perkiraan pengembalian yang andal bagi investor institusional yang tertarik dengan hasil menarik di ruang DeFi.”

    Ondo meluncurkan dua Vaults pertamanya pada akhir Juli, masing-masing dengan batas $2 juta dan $5 juta. Menurut Allman, Vaults ini cepat terisi. Pada hari Selasa, Ondo meluncurkan empat Vaults tambahan dengan batas investasi yang ditingkatkan menjadi $10 juta per Vault.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ONDO Meroket Usai MANTRA Terpeleset, Jadi Token RWA Terbesar

    Ondo Finance (ONDO) tengah menunjukkan taringnya! Dalam 24 jam terakhir, ONDO naik lebih dari 4% dengan volume perdagangan melonjak hampir 13%. Kenaikan ini terjadi di tengah kejatuhan token OM MANTRA, yang tampaknya memicu pergeseran modal ke proyek-proyek Real World Assets (RWA) lainnya seperti ONDO.

    Dilaporkan BeInCrypto, sinyal teknikal pun memperkuat optimisme pasar. Golden cross baru saja terbentuk pada garis EMA—indikator klasik yang kerap menjadi pertanda awal tren bullish. Ditambah lagi, indikator DMI dan CMF menunjukkan tekanan beli yang semakin kuat dan memudarnya tekanan jual.

    Pembeli ONDO Ambil Alih Kendali

    Data DMI menunjukkan bahwa para pembeli mulai mengambil alih kendali. Meski ADX turun dari 36 ke 28—mengisyaratkan tren mulai kehilangan kekuatan—angka ini masih berada di atas ambang penting 25, menandakan tren masih valid. +DI, yang mencerminkan tekanan naik, meningkat ke 25,17 dari 21,1.

    Sebaliknya, -DI turun ke 14,36 dari 18,86. Kombinasi ini mengindikasikan tekanan beli mulai kembali dominan, meski pasar belum sepenuhnya bebas dari potensi pembalikan arah.

    CMF ONDO juga menunjukkan sinyal pemulihan yang kuat. Dari -0,17 sehari sebelumnya, kini naik ke -0,06. Meskipun masih sedikit negatif, lonjakan cepat ini menunjukkan tekanan jual mulai mengendur dan minat beli mulai pulih. Pergeseran sentimen ini tampaknya merupakan dampak langsung dari kekecewaan terhadap MANTRA dan beralihnya perhatian investor ke ONDO.

    Pergerakan harga Ondo Finance (ONDO/USDT) pada Selasa, 15 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ondo Finance (ONDO/USDT) pada Selasa, 15 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Ondo Finance (ONDO) Naik 10,9% dalam Sehari, TVL Capai $1 Miliar

    Bangkit dari Titik Terendah, Minat Beli ONDO Kembali

    Dengan sinyal teknikal yang menguat, harga ONDO kini membidik level resistance di $0,956. Jika level ini berhasil ditembus, target berikutnya adalah $1,20—angka psikologis yang bisa memperkuat sentimen bullish dan menarik lebih banyak pembeli.

    Namun, jika ONDO gagal mempertahankan momentumnya dan tergelincir di bawah support $0,82, tekanan jual bisa meningkat dengan risiko koreksi menuju $0,73 atau bahkan $0,66.

    Saat ini, ONDO berada di persimpangan penting. Apakah ini awal dari reli besar berikutnya? Investor tampaknya tengah menanti sinyal konfirmasi yang lebih kuat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Fartcoin, Bonk, Jasmy, dan Ondo Melonjak di Tengah Pelemahan Dolar AS

    Harga sejumlah aset kripto terkemuka seperti Fartcoin, Bonk, Jasmy, dan Ondo Finance melonjak tajam pada Jumat (11/4) menyusul pelemahan signifikan Indeks Dolar Amerika Serikat (DXY) ke level terendah dalam lebih dari tiga tahun.

    Kripto Naik Tajam Saat DXY Anjlok

    Menurut laporan Bankless Timeless, Token Fartcoin tercatat naik hingga $0,8910, level tertingginya sejak Januari, mencatat kenaikan 365% dari titik terendah tahun ini. Sementara itu, Bonk, memecoin berbasis Solana, melonjak ke $0,00001245. Dua altcoin lainnya, Jasmy dan Ondo, masing-masing mencatatkan kenaikan sekitar 10%.

    Lonjakan harga ini terjadi seiring DXY anjlok ke level $99, terendah sejak tahun 2022. Indeks ini telah merosot lebih dari 11% dari level tertingginya pada 2025, didorong oleh gejolak di pasar obligasi dan meningkatnya tensi perang dagang global.

    Pergerakan harga Jasmy (JASMY/USDT) pada Sabtu, 12 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Jasmy (JASMY/USDT) pada Sabtu, 12 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Apa Itu Jasmy (JASMY)?

    Peluang Pemangkasan Suku Bunga oleh The Fed Meningkat

    Penurunan DXY memunculkan spekulasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga dalam waktu dekat. Dukungan datang dari data Indeks Harga Konsumen (IHK) yang dirilis Rabu lalu, yang menunjukkan inflasi melandai dari 2,8% pada Februari menjadi 2,4% pada Maret. IHK inti juga turun dari 3,1% menjadi 2,8%.

    Secara historis, penurunan suku bunga oleh The Fed sering menjadi katalis penguatan harga aset kripto. Situasi serupa terjadi selama pandemi COVID-19, ketika Bitcoin dan altcoin lainnya mencetak reli besar.

    Kebijakan Fiskal AS Jadi Faktor Pendukung

    Selain faktor moneter, kebijakan fiskal terbaru di AS turut memperkuat sentimen pasar kripto. Rancangan undang-undang pajak yang disahkan di DPR—yang bertujuan mempermanenkan reformasi pajak tahun 2017 dan memangkas beban pajak seperti tip dan lembur—dianggap memberi ruang bagi pertumbuhan ekonomi.

    Sementara itu, Presiden Donald Trump dikabarkan tengah menyiapkan stimulus tambahan untuk petani yang terdampak perang dagang, termasuk cek bantuan tunai. Sejarah mencatat bahwa stimulus fiskal kerap mendorong permintaan terhadap aset berisiko, termasuk mata uang kripto.

    Baca juga: Kenaikan dan Penurunan Mingguan Kripto: CAKE, HYPE, PI, JASMY


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ondo Finance Catat TVL $1 Miliar, Dorong Tren Tokenisasi Obligasi

    Ondo Finance mencatat pencapaian besar dalam dunia keuangan berbasis blockchain. Platform ini berhasil melampaui nilai total terkunci (Total Value Locked/TVL) sebesar $1 miliar, menandai lonjakan 57% hanya dalam waktu satu bulan.

    Menurut laporan Altcoinbuzz, pertumbuhan pesat ini sejalan dengan meningkatnya permintaan terhadap aset dunia nyata (Real-World Assets/RWA) yang ditokenisasi.

    Produk Unggulan Ondo Finance

    Dua produk utama Ondo Finance yang menjadi motor penggerak pertumbuhan ini adalah OUSG dan USDY. OUSG (Institutional-Grade Tokenized Treasuries) mengalami pertumbuhan sebesar $165 juta atau naik 61%.

    Produk ini menawarkan akses yang diatur ke obligasi Treasury AS dan menjadi pilihan utama bagi investor institusional yang mencari eksposur ke pasar keuangan tradisional melalui blockchain. Sementara itu, USDY (DeFi-Focused Yield-Bearing Stablecoin) meningkat sebesar $201 juta atau naik 51%. Produk ini memberikan alternatif stablecoin dengan imbal hasil lebih tinggi dalam ekosistem DeFi.

    OUSG memungkinkan investor mendapatkan eksposur terhadap US Treasuries dengan cara yang lebih efisien dan transparan, sementara USDY menawarkan imbal hasil yang lebih kompetitif dibandingkan stablecoin konvensional. Kombinasi kedua produk ini membuktikan bahwa permintaan terhadap solusi berbasis blockchain dalam mengakses instrumen keuangan tradisional terus meningkat.

    Pergerakan harga ONDO (ONDO/IDR) pada Sabtu, 8 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga ONDO (ONDO/IDR) pada Sabtu, 8 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Institusi Besar Mulai Masuk ke Pasar Tokenisasi

    Tren tokenisasi aset dunia nyata semakin menarik perhatian institusi keuangan besar. Tidak hanya Ondo Finance, perusahaan seperti Franklin Templeton dan BlackRock juga telah memasuki pasar obligasi yang ditokenisasi.

    Kehadiran mereka menandakan tumbuhnya kepercayaan terhadap inovasi ini dan membuka peluang lebih luas bagi integrasi blockchain dengan sistem keuangan konvensional.

    Para analis percaya bahwa langkah institusi besar ke dunia tokenisasi akan semakin mempercepat adopsi aset digital berbasis blockchain. Dengan keamanan dan efisiensi yang ditawarkan, aset tokenisasi berpotensi menjadi standar baru dalam perdagangan dan investasi global.

    Masa Depan Tokenisasi dan Ondo Finance

    Dengan pencapaian ini, Ondo Finance semakin memperkuat perannya dalam menghubungkan keuangan tradisional dengan teknologi blockchain. Lonjakan TVL yang signifikan menunjukkan bahwa minat terhadap akses on-chain ke aset tradisional terus meningkat dan akan terus berkembang di masa depan.

    Seiring dengan pertumbuhan adopsi tokenisasi, kemungkinan besar akan muncul lebih banyak inovasi di sektor ini. Tidak menutup kemungkinan, lebih banyak aset keuangan tradisional akan masuk ke dalam ekosistem blockchain, memberikan lebih banyak pilihan bagi investor dan institusi keuangan di seluruh dunia.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ondo Finance (ONDO) Naik 10,9% dalam Sehari, TVL Capai $1 Miliar

    Harga Ondo Finance (ONDO) melonjak 10,9% dalam 24 jam terakhir, mencapai $1,02. Bagaimana potensi ke depannya untuk ONDO?

    Kenaikan ini terjadi setelah periode penurunan 16,78% dalam satu bulan terakhir, menandakan perubahan sentimen pasar dan meningkatnya kepercayaan investor.

    Faktor Pendorong Kenaikan ONDO

    Lonjakan ini didorong oleh beberapa faktor utama, termasuk meningkatnya arus masuk modal serta Total Value Locked (TVL) dalam ekosistem Ondo yang mencapai titik tertinggi sepanjang masa di $1 miliar. TVL yang meningkat mencerminkan semakin banyaknya modal yang masuk ke dalam proyek, yang menandakan sentimen bullish dari investor ritel maupun institusional.

    Selain itu, data analitik menunjukkan peningkatan arus bersih pemegang besar hingga 30,9 juta dalam dua hari terakhir. Hal ini menandakan bahwa investor institusional dan pemegang besar semakin aktif mengakumulasi ONDO, yang semakin memperkuat pergerakan harga positif.

    Pergerakan harga ONDO (ONDO/IDR) pada Kamis, 6 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga ONDO (ONDO/IDR) pada Kamis, 6 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dilaporkan The Currency Analytics, penarikan token dari bursa juga meningkat, dengan saldo arus pertukaran turun menjadi -1,02 juta. Ini menunjukkan bahwa lebih banyak token yang ditarik daripada yang disimpan di bursa, indikasi bahwa investor lebih memilih untuk menyimpan ONDO daripada menjualnya dalam jangka pendek.

    Apakah ONDO Bisa Menembus Level $1,2?

    Saat ini, fokus pasar tertuju pada apakah ONDO mampu menembus level resistensi $1,2. Jika harga bertahan di atas $1, tren bullish diperkirakan akan berlanjut, membuka peluang kenaikan lebih lanjut. Namun, jika gagal mempertahankan level ini, harga ONDO berpotensi turun kembali ke level support di $0,8, yang sebelumnya menjadi titik pertahanan yang cukup kuat.

    Meskipun tren saat ini terlihat positif, investor diharapkan tetap waspada terhadap volatilitas pasar kripto. Fluktuasi harga yang cepat masih bisa terjadi, terutama dalam kondisi pasar yang dinamis.

    Namun, dengan meningkatnya permintaan dan masuknya modal baru, ONDO berpotensi memasuki fase pertumbuhan baru dalam beberapa waktu ke depan. Jika tren bullish terus berlanjut dan dukungan investor tetap kuat, altcoin ini dapat mencapai level yang lebih tinggi dalam waktu dekat.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 3 Altcoin yang Wajib Dipantau di Awal September 2025

    Memasuki minggu pertama September 2025, pasar kripto masih bergerak dalam bayang-bayang tren bearish, terutama beberapa altcoin. Namun, beberapa altcoin menunjukkan potensi besar untuk keluar dari tekanan dan memberikan peluang bagi investor.

    BeInCrypto menyoroti tiga aset digital yang patut diperhatikan: Conflux (CFX), Ondo (ONDO), dan Immutable (IMX).

    Conflux (CFX): Menanti Katalis Hard Fork

    Analisis Harga CFX. Sumber:  TradingView.
    Analisis Harga CFX. Sumber: TradingView.

    Conflux tengah bersiap meluncurkan pembaruan jaringan hard fork 3.0.1 yang akan mengaktifkan CIP 156, sebuah peningkatan signifikan untuk kinerja jaringan. Peristiwa seperti ini biasanya menjadi pemicu positif bagi pergerakan harga.

    Saat ini, CFX berada di area support $0,178 dan berpotensi menembus resistance $0,196. Jika berhasil melewati $0,200, kepercayaan investor bisa pulih, membuka ruang bagi reli lebih lanjut. Namun, bila pasar gagal merespons positif, CFX berisiko terkoreksi kembali menuju $0,170.

    Ondo (ONDO): Menghadapi Death Cross, Menanti Pengumuman Besar

    Analisis Harga ONDO. Sumber: TradingView.
    Analisis Harga ONDO. Sumber: TradingView.

    ONDO diperdagangkan di sekitar $0,872, tepat di bawah support penting $0,873. Tekanan teknis semakin kuat setelah terbentuknya Death Cross pada grafik pergerakan rata-rata, menandakan potensi tren bearish lanjutan.

    Meski begitu, sorotan tertuju pada pengumuman besar yang dijadwalkan pada 3 September. Jika sesuai ekspektasi pasar, ONDO bisa bangkit, mengubah $0,944 menjadi support baru, dan bahkan melesat ke $1,076. Sebaliknya, jika momentum gagal terbentuk, ONDO dapat tertekan hingga $0,800, memperpanjang kerugian.

    Baca juga: PYTH dan Cronos Bikin Geger! Altcoin Trending di Minggu Lalu

    Immutable (IMX): Ujian Support di Tengah Tekanan Supply

    Analisis Harga IMX. Sumber: TradingView.
    Analisis Harga IMX. Sumber: TradingView.

    Harga IMX kini menguji support krusial di $0,498 setelah tren penurunan beberapa pekan terakhir. Indikator teknis Ichimoku Cloud memberi sinyal adanya potensi bullish, tetapi investor perlu berhati-hati karena akan ada unlock 24,52 juta token senilai lebih dari $12 juta.

    Jika pasar tidak mampu menyerap suplai tambahan ini, IMX berisiko turun ke $0,470 atau bahkan $0,432. Namun, bila support $0,498 mampu bertahan dan sentimen pasar menguat, IMX berpotensi bergerak menuju $0,548, membuka peluang pemulihan dari tekanan bearish.

    Minggu pertama September 2025 menjadi periode krusial bagi altcoin ini. Conflux menaruh harapan pada hard fork, Ondo menanti momentum dari pengumuman penting, sementara Immutable berjuang menjaga support di tengah tekanan suplai baru. Investor sebaiknya mencermati perkembangan masing-masing proyek sebelum mengambil keputusan, karena setiap pergerakan harga dapat menjadi penentu tren jangka pendek di pasar kripto.

    Baca Juga5 Altcoin yang Potensial Siap Tumbuh Pesat pada 2025


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Top 3 Token RWA dengan Prospek Cerah di Kripto

    Tokenisasi aset dari dunia nyata atau Real‑World Assets (RWA) merupakan destinasi investasi baru yang menghubungkan aset fisik seperti saham, emas, uang pasar uang, hingga obligasi ke blockchain.

    Berdasarkan data CoinGecko pada Minggu (27/7), total kapitalisasi pasar kategori RWA telah mencapai lebih dari $51,7 miliar, naik sekitar 2,9% dalam 24 jam terakhir.

    Berikut ini tiga token RWA paling populer dan menjanjikan yang kini layak jadi sorotan pada tahun 2025:

    1. Stellar (XLM)

    • Market Cap: ± $14 miliar
    • Volume 24 jam: ± $356 juta

    Stellar adalah platform blockchain yang dirancang untuk mempermudah transfer uang lintas batas.

    Kini XLM sering digunakan sebagai jembatan likuiditas sekaligus bagian dari tokenisasi fiat dan aset kas di benua seperti Afrika dan Asia Tenggara.

    Stellar berhasil menarik minat karena kemudahan integrasi dan scalable hingga puluhan ribu transaksi per detik.

    Dengan dominasi pasar di kategori RWA, XLM tetap menjadi pemain utama karena adopsi luas dalam proyek stablecoin dan proyek tokenisasi likuiditas.

    2. Chainlink (LINK)

    • Market Cap: ± $12,8 miliar
    • Volume 24 jam: ± $474 juta

    Chainlink memainkan peran penting dalam ekosistem tokenisasi sebagai penyedia data real-world ke smart contract.

    Sebagai orakel terdesentralisasi, Chainlink memungkinkan protokol RWA mengakses nilai pasar real-time untuk saham, komoditas, atau obligasi yang dijadikan jaminan token digital.

    Dengan volume tinggi dan pertumbuhan stabil, LINK menjadi salah satu token krusial untuk memastikan akurasi dan keamanan ekosistem RWA.

    3. Ondo (ONDO)

    • Market Cap: ± $3,3 miliar
    • Volume 24 jam: ± $133 juta

    Token ONDO milik protokol Ondo merupakan contoh nyata tokenisasi produk keuangan tradisional, yaitu uang pasar uang (money-market).

    Melalui kemitraan dengan Goldman Sachs, BlackRock, dan BNY Mellon, ONDO mewakili akses ke token digital yang direpresentasikan reksa dana pasar uang.

    Token ini memudahkan investor institusi atau ritel untuk bertransaksi dengan aset berkualitas tinggi secara luas dan efisien.

    Protokol RWA seperti Ondo memimpin tokenisasi produk finansial tingkat tinggi serta mendorong penggunaan blockchain di pasar modal tradisional.

    Baca Juga: Token RWA Tetap Lebih Aman daripada Bitcoin Selama Tarif AS Berlaku

    Mengapa Ketiganya Layak Diperhatikan?

    Token Fokus RWA Keunggulan Utama
    XLM Tokenisasi stablecoin / fiat Likuiditas global & adopsi luas
    LINK Data real-time untuk smart contracts Membantu keamanan & akurasi harga aset
    ONDO Tokenized money-market funds Token regulatif dengan backing institusi

    Tren & Momentum RWA Saat Ini

    Pasar RWA diproyeksikan tumbuh dari puluhan miliar menuju $2 triliun pada 2028, dipicu tokenisasi saham, obligasi, real estate, serta instrumen keuangan lainnya.

    Goldman Sachs dan BNY Mellon telah meluncurkan token uang pasar uang melalui platform LiquidityDirect, menandakan adopsi institusional yang nyata dan regulatif.

    Hal ini membuka pintu tokenisasi lebih luas di kalangan asset manager besar seperti BlackRock dan Fidelity.

    Sementara itu, protokol tokenisasi seperti Securitize telah mengeluarkan lebih dari $4 miliar aset on‑chain, termasuk US Treasury token terbesar milik BlackRock, menunjukkan dominasi infrastruktur tokenisasi modern.

    Baca Juga: Pasar RWA di Sektor Real Estat Diprediksi Mencapai $4 Triliun pada 2035

    Risiko & Tantangan yang Harus Diwaspadai

    • Fragmentasi peraturan antar negara tentang token digital dapat memperlambat adopsi massal.
    • Likuiditas token terbatas, terutama untuk token real estate dan saham—beda dengan stablecoin.
    • Risiko operasional & audit karena tokenisasi aset memerlukan transparansi tinggi dan legitimasi hukum.

    Proyeksi Masa Depan

    Token XLM, LINK, dan ONDO adalah representasi paling matang dan menjanjikan dalam ruang tokenisasi RWA saat ini.

    Stellar mempermudah akses finansial global, Chainlink menyediakan kepercayaan data, dan Ondo membawa aset finansial institusi ke blockchain publik.

    Dengan fondasi teknologi kuat, dukungan institusional, serta perkembangan regulasi positif seperti Genius Act AS, sektor RWA berpeluang menjadi kompetitor utama dalam ekosistem crypto jangka panjang.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • SEC Hentikan Investigasi Ondo Finance, Roadmap Baru Siap Dirilis

    Kabar positif datang dari sektor Real World Asset (RWA) kripto.

    Menurut laporan Coinmarketcal pada Rabu (4/2), Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) secara resmi menutup investigasi terhadap Ondo Finance tanpa mengajukan dakwaan apa pun.

    Keputusan ini sekaligus mengakhiri periode ketidakpastian regulasi yang selama ini membayangi proyek tersebut.

    Bersamaan dengan pengumuman tersebut, Ondo Finance juga mengonfirmasi akan segera merilis roadmap fase berikutnya dalam sebuah acara di New York.

    Kombinasi antara kejelasan hukum dan pembaruan strategi ini langsung dipandang sebagai katalis fundamental penting bagi ekosistem Ondo dan pasar RWA kripto secara lebih luas.

    Baca Juga: Ondo Finance (ONDO) Naik 10,9% dalam Sehari, TVL Capai $1 Miliar

    Investigasi SEC Resmi Ditutup, Tanpa Dakwaan

    Penutupan investigasi oleh SEC menandakan bahwa otoritas regulator AS tidak menemukan pelanggaran hukum yang cukup untuk melanjutkan proses penegakan terhadap Ondo Finance.

    Dalam konteks industri kripto yang masih berada di bawah sorotan ketat regulator, keputusan ini memiliki bobot signifikan.

    Selama beberapa tahun terakhir, banyak proyek DeFi dan tokenisasi aset dunia nyata menghadapi risiko hukum akibat ketidakjelasan klasifikasi sekuritas di Amerika Serikat.

    Investigasi semacam ini sering kali menjadi “overhang” bagi harga token dan adopsi institusional.

    Tim Research Tokocrypto menilai perkembangan ini sebagai sinyal yang sangat konstruktif.

    “Kejelasan regulasi ini adalah katalis fundamental yang sangat kuat bagi ONDO dan sektor RWA secara keseluruhan, menghilangkan ketidakpastian hukum yang selama ini membayangi,” jelas Tim Research Tokocrypto.

    Dampak Langsung bagi Ondo Finance dan Token ONDO

    Pergerakan harga Ondo (ONDO/USDT) pada Rabu, 4 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ondo (ONDO/USDT) pada Rabu, 4 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Dengan ditutupnya investigasi SEC, Ondo Finance kini berada pada posisi yang lebih solid untuk mengeksekusi rencana ekspansinya, terutama dalam menarik investor institusional yang sangat sensitif terhadap risiko hukum.

    Beberapa dampak potensial dari keputusan ini antara lain dapat meningkatkan kepercayaan pasar terhadap model bisnis Ondo; mengurangi regulatory discount pada valuasi token ONDO; serta mengakselerasi kerja sama institusional, khususnya di sektor tokenisasi obligasi dan instrumen pendapatan tetap

    Ondo selama ini dikenal sebagai salah satu pemain utama dalam tokenisasi aset dunia nyata, termasuk produk berbasis US Treasuries dan instrumen keuangan tradisional yang dikemas dalam format on-chain.

    Roadmap Baru: Fokus Ekspansi dan Skala Institusional?

    Pengumuman rilis roadmap fase berikutnya pada 3 Februari di New York menambah lapisan optimisme baru.

    Meski detail roadmap belum diungkap, pasar memperkirakan Ondo akan memfokuskan strategi ke arah perluasan produk RWA berbasis institusional.

    Selain itu, ada pula kemungkinan untuk mengintegrasikan dengan infrastruktur keuangan tradisional, hingga peningkatan compliance dan transparansi on-chain.

    Momentum ini dinilai tepat, mengingat minat global terhadap RWA kripto terus meningkat seiring pencarian yield stabil di tengah volatilitas pasar aset digital.

    Implikasi Lebih Luas bagi Sektor RWA Kripto

    Keputusan SEC untuk menutup investigasi tanpa dakwaan tidak hanya berdampak pada Ondo, tetapi juga menciptakan preseden psikologis positif bagi proyek RWA lainnya.

    Ini mengirim sinyal bahwa model tokenisasi aset dunia nyata, jika dirancang dengan struktur yang tepat, dapat bertahan di bawah pengawasan regulator AS.

    Di tengah ketidakpastian regulasi di Amerika Serikat, sektor RWA menjadi salah satu narasi yang paling menarik karena menjembatani dunia keuangan tradisional dan blockchain secara langsung.

    Risiko yang Tetap Perlu Diperhatikan

    Meski sentimen jangka menengah hingga panjang terlihat positif, investor tetap perlu mencermati beberapa faktor.

    Sebut saja detail konkret roadmap dan timeline implementasinya; respons pasar terhadap pengumuman resmi di New York; hingga dinamika regulasi AS yang masih dapat berubah.

    Euforia jangka pendek juga berpotensi memicu volatilitas harga token ONDO jika ekspektasi pasar tidak sepenuhnya terpenuhi.

    Baca Juga: Ini Altcoin yang Crypto Whale Borong Untuk Oktober, Termasuk ONDO dan SPX

    Penutupan investigasi SEC terhadap Ondo Finance tanpa dakwaan merupakan kemenangan besar bagi proyek tersebut dan sektor Real World Asset kripto secara keseluruhan.

    Dipadukan dengan rencana rilis roadmap baru pada 3 Februari, Ondo kini memasuki fase penting dengan landasan hukum yang lebih jelas.

    Bagi pasar, ini bukan sekadar kabar baik jangka pendek, melainkan sinyal bahwa RWA kripto mulai menemukan pijakan yang lebih kuat dalam lanskap regulasi global.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ONDO Perluas Akses Institusional: Tokenized Saham dan ETF

    Ondo Finance semakin memperkuat posisinya di sektor real-world assets (RWA) setelah menghadirkan akses institusional ke platform Ondo Global Markets melalui integrasi strategis dengan Talos dan dukungan likuiditas dari Gate.io.

    Langkah ini membuka pintu bagi institusi keuangan untuk mengakses lebih dari 260 aset tokenized, termasuk saham, ETF, dan produk berbasis komoditas, di lebih dari 30 negara di luar Amerika Serikat.

    Baca Juga: Ondo Finance: Produk dan Potensi Masa Depan

    Akses Lebih Luas untuk Institusi

    Dengan integrasi ini, berbagai pelaku institusional seperti bank, broker, Exchange, dan asset manager dapat mengakses pasar tokenized equities dengan lebih mudah, tanpa perlu membangun infrastruktur dari nol.

    Talos sendiri dikenal sebagai platform infrastruktur trading yang banyak digunakan institusi, sehingga integrasi ini secara signifikan mengurangi friksi distribusi, salah satu hambatan utama dalam adopsi aset tokenisasi.

    Ondo Global Markets menawarkan berbagai instrumen investasi yang telah ditokenisasi, termasuk saham global, Exchange-Traded Funds (ETF), hingga produk berbasis komoditas.

    Dengan pendekatan ini, investor institusional dapat memperoleh eksposur terhadap aset tradisional melalui infrastruktur blockchain, yang menawarkan transparansi lebih tinggi, settlement lebih cepat, dan akses lintas batas.

    Sebagaimana dikutip dari BeInCrypto, Model ini menjadi bagian dari tren besar tokenisasi aset dunia nyata yang semakin berkembang di industri kripto.

    Pertumbuhan Pesat: Volume dan TVL

    Sejak diluncurkan pada September 2025, Ondo Global Markets menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Beberapa metrik utama yang berhasil dicapai:

    • Volume transaksi: lebih dari US$13 miliar
    • Total Value Locked (TVL): lebih dari US$700 juta

    Angka ini menunjukkan bahwa minat terhadap tokenized assets terus meningkat, terutama dari kalangan institusi yang mencari alternatif investasi yang lebih efisien.

    ONDO Semakin Kuat di Narasi Tokenisasi

    Dengan ekspansi ini, ONDO semakin diposisikan sebagai salah satu pemain utama dalam narasi tokenized equities.

    Berbeda dengan banyak proyek lain yang masih berada di tahap awal, ONDO sudah menunjukkan produk yang berjalan, volume transaksi nyata, dan adopsi institusional.

    Hal ini memberikan fondasi yang lebih kuat bagi valuasi token dalam jangka panjang.

    Perspektif Industri: Bullish dari Sisi Distribusi

    Menurut Tim riset dari Tokocrypto, integrasi dengan Talos menjadi faktor kunci dalam meningkatkan potensi adopsi.

    “Ini bullish untuk ONDO karena mengurangi friksi distribusi ke institusi—bagian yang selama ini paling sulit dalam narasi RWA. Kalau Talos benar-benar membawa flow institusional ke tokenized equities Ondo, ONDO bisa makin diperlakukan sebagai proxy paling matang untuk tema tokenisasi saham dan ETF, bukan sekadar token governance tanpa demand nyata,” ujar Tim Research Tokocrypto.

    Pandangan ini menekankan pentingnya akses distribusi dalam menentukan keberhasilan proyek RWA.

    Dampak ke Industri RWA

    Langkah Ondo ini juga mencerminkan tren yang lebih luas dalam industri kripto, di mana tokenisasi aset tradisional mulai mendapatkan momentum.

    Beberapa implikasi yang mungkin terjadi diantaranya adalah meningkatnya adopsi tokenized stocks oleh institusi, integrasi lebih dalam antara pasar tradisional dan blockchain, dan munculnya standar baru dalam perdagangan aset.

    Jika tren ini berlanjut, tokenisasi dapat menjadi salah satu use case terbesar blockchain di masa depan.

    Tantangan ke Depan

    Meski terlihat menjanjikan, ONDO tetap menghadapi sejumlah tantangan, antara lain regulasi lintas negara, likuiditas pasar sekunder, hingga edukasi institusi.

    Selain itu, keberhasilan integrasi dengan Talos akan sangat bergantung pada seberapa besar arus dana institusional yang benar-benar masuk ke ekosistem.

    Baca Juga: Ondo Finance (ONDO) Naik 10,9% dalam Sehari, TVL Capai $1 Miliar

    Integrasi Ondo Global Markets dengan Talos dan Gate menjadi langkah strategis dalam membuka akses institusional ke tokenized equities.

    Dengan lebih dari 260 aset dan jangkauan global, Ondo semakin memperkuat posisinya sebagai pemain utama di sektor RWA.

    Jika adopsi institusional terus meningkat, ONDO berpotensi menjadi salah satu token yang paling diuntungkan dari tren tokenisasi aset di masa depan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com