Tag: ORCA

  • Harga Orca Melonjak Usai Salip Raydium, Apa yang Terjadi?

    Harga token Orca (ORCA) melonjak tajam pada Jumat (11/4) setelah mencatat volume perdagangan tinggi dan mendekati akhir pemungutan suara penting yang melibatkan proposal tata kelola jaringan. Lonjakan harga ORCA ini juga menandai dominasi teken tersebut atas Raydium sebagai bursa terdesentralisasi (DEX) terbesar di ekosistem Solana.

    ORCA Capai Level Tertinggi dalam Tiga Pekan

    Menurut Crypto News, token ORCA diperdagangkan hingga $3,4345, tertinggi sejak 22 Maret dan lebih dari dua kali lipat dari level terendahnya bulan ini. Kapitalisasi pasarnya kini menembus $160 juta, dengan volume perdagangan 24 jam mendekati $500 juta.

    Menurut data DeFi Llama, dalam tujuh hari terakhir Orca menangani transaksi senilai $3,87 miliar, menjadikannya DEX terbesar di jaringan Solana, mengungguli Raydium dengan volume 30 hari sebesar $10,8 miliar. Total kumulatif volume transaksi Orca telah mencapai $293 miliar.

    Kenaikan volume juga didorong oleh reli dari sejumlah koin meme Solana, seperti Fartcoin yang melonjak hampir 95% dan Popcat yang naik lebih dari 32% dalam seminggu terakhir.

    Pergerakan harga Orca (ORCA/USDT) pada Sabtu, 12 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Orca (ORCA/USDT) pada Sabtu, 12 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: 5 Meme Coin Solana Apa Saja yang Paling Populer?

    Voting Komunitas Dorong Sentimen Positif

    Faktor pendorong utama lainnya adalah pemungutan suara komunitas yang sedang berlangsung terkait proposal penting dalam tata kelola Orca. Proposal tersebut mencakup rencana pembelian kembali token, pendanaan tim selama dua tahun ke depan, serta pembakaran 25% dari total pasokan token.

    Hingga Jumat, pemungutan suara telah mengumpulkan lebih dari 3,376 juta suara “ya”, dibandingkan 2.513 suara “tidak”. Voting dijadwalkan berakhir pada 14 April 2025, dan diharapkan akan memperkuat nilai token dengan mengurangi tekanan pasokan melalui mekanisme burn dan buyback.

    Analisis Teknikal: Potensi Uji Ulang Support

    Secara teknikal, ORCA mengalami breakout dari pola falling wedge pada grafik empat jam. Target teknikal pasca breakout berada di $3, yang telah tercapai. Analis memperkirakan token mungkin akan mengalami koreksi ke level support $2 sebelum melanjutkan tren naik selanjutnya.

    Baca juga: ORCA Melonjak Lebih dari 200% Setelah Pengumuman Listing di Upbit


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ORCA Melonjak Lebih dari 200% Setelah Pengumuman Listing di Upbit

    Harga token ORCA melonjak lebih dari 210% setelah Upbit, bursa kripto terbesar di Korea Selatan berdasarkan volume perdagangan, mengumumkan pencatatannya pada 21 Maret.

    Menurut data dari CoinGecko, ORCA berhasil menembus harga $5 untuk pertama kalinya tahun ini. Saat berita ini ditulis, token tersebut diperdagangkan di level $5,07, meningkat hampir 215% dalam 24 jam terakhir. Terakhir kali ORCA mencapai level tersebut adalah pada Desember 2024.

    Lonjakan Harga Pasca Pengumuman Upbit

    Sebelumnya, sepanjang bulan lalu, harga ORCA stagnan di sekitar $1 dan tidak pernah melewati $2. Namun, lonjakan harga terjadi setelah Upbit mengumumkan bahwa ORCA akan tersedia untuk diperdagangkan mulai 21 Maret pukul 17:00 KST. Token ini akan diperdagangkan dengan pasangan Bitcoin (BTC), Tether (USDT), dan won Korea (KRW).

    Dikutip Crypto News, berdasarkan kebijakan Upbit, pengguna dapat mulai menyetor dan menarik ORCA dua jam setelah pengumuman pencatatan. Sementara itu, pesanan beli akan dibatasi selama lima menit setelah perdagangan dimulai, dan semua jenis pesanan selain limit order akan dibatasi selama satu jam pertama perdagangan.

    Selain itu, harga order jual tidak boleh lebih rendah dari 10% di bawah harga penutupan hari sebelumnya, yang ditetapkan di 2.349 won Korea atau sekitar $1,60, hampir 70% di bawah harga saat ini.

    Analisis harga ORCA.
    Analisis harga ORCA.

    ORCA: Token DeFi di Ekosistem Solana

    ORCA adalah token asli dari bursa terdesentralisasi dan protokol pembuat pasar otomatis Orca yang dibangun di atas blockchain Solana. Protokol ini memungkinkan pengguna untuk membuat token tanpa perlu menulis kode.

    ORCA juga berfungsi sebagai token tata kelola yang memungkinkan pemegangnya mengusulkan dan memberikan suara pada keputusan terkait platform tersebut.

    Upbit Bantah Tuduhan Biaya Pencatatan

    Di sisi lain, Upbit membantah tuduhan bahwa proyek-proyek harus membayar biaya perantara untuk mendapatkan pencatatan di platformnya.

    Tuduhan ini muncul dari laporan Wu Blockchain yang menyebutkan bahwa beberapa proyek harus membayar biaya antara 3% hingga 5% dari total pasokan token mereka. Upbit menegaskan bahwa semua pencatatan token dilakukan melalui proses peninjauan internal tanpa kompensasi finansial dari proyek terkait.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga ORCA Hari Ini: Reli 25%, Volume Perdagangan Tembus $63 Juta

    Token Orca (ORCA) kembali menguat signifikan dalam 24 jam terakhir dengan lonjakan harga mencapai +25.29%, menjadikannya salah satu aset ekosistem Solana yang mencuri perhatian pasar.

    Dengan harga terbaru di $1.344722, kapitalisasi pasar ORCA kini berada di level $80.89 juta, sementara volume perdagangan melonjak ke $62.34 juta, mendekati ukuran market cap-nya.

    Aktivitas perdagangan besar ini mengindikasikan meningkatnya minat investor dan trader terhadap proyek Orca, khususnya setelah beberapa minggu volatilitas yang relatif tinggi.

    Kenaikan Harian Kuat: ORCA Catat Pertumbuhan 24%

    Dalam periode harian, ORCA mengalami kenaikan $0.268389 atau +24.94%.

    Peningkatan ini menunjukkan bahwa token memasuki fase bullish jangka pendek yang cukup kuat, terutama setelah sempat mencatat penurunan besar dalam beberapa bulan terakhir.

    Berikut gambaran performa harga ORCA:

    • 7 hari: +13.80%
    • 30 hari: -9.33%
    • 60 hari: -28.54%
    • 90 hari: -44.46%

    Data tersebut menggambarkan bahwa meski ORCA masih berada dalam tren koreksi jangka menengah, pemulihan agresif mulai terlihat dalam satu hingga dua pekan terakhir.

    Performa positif dalam 7 hari terakhir memperkuat asumsi bahwa tekanan jual mulai mereda.

    Pergerakan harga Orca (ORCA/USDT) pada Kamis, 27 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Orca (ORCA/USDT) pada Kamis, 27 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Volatilitas Tinggi: Rentang Harga 24 Jam Lebar

    Selama 24 jam terakhir, harga terendah Orca berada di level $1.0519 dengan harga tertinggi di kisaran $1.470706.

    Rentang harga yang cukup lebar ini menunjukkan lonjakan volume dan aktivitas spekulatif yang kuat. Harga ORCA bahkan sempat mendekati area $1.47 sebelum terkoreksi ringan.

    Dalam 1 jam terakhir, ORCA mencatat penurunan -4%, sebuah sinyal bahwa aksi ambil untung mulai terjadi setelah reli cepat dalam sehari.

    Menilik Rekor Harga: Turun Jauh dari ATH

    Orca pernah mencapai All-Time High (ATH) sebesar $22.30. Saat ini, harga berada lebih dari -90% di bawah ATH, sebuah kondisi yang umum terjadi pada banyak altcoin akibat penyesuaian pasar selama bear market panjang.

    Namun, penurunan besar dari ATH sering kali diikuti dengan potensi pemulihan jika aktivitas jaringan meningkat, volume perdagangan kembali besar, dan investor mulai melihat valuasi menarik di level harga rendah.

    Kenaikan harga 25% dalam sehari dengan volume besar menunjukkan sinyal awal bahwa ORCA mungkin memasuki fase pemulihan.

    Volume Perdagangan Meningkat Drastis: Sinyal Akumulasi

    Volume perdagangan ORCA dalam 24 jam menyentuh $63.82 juta, setara hampir 80% dari market cap-nya. Ini adalah indikator penting yang menggambarkan:

    Minat Investor Tinggi

    Peningkatan volume menandakan masuknya trader baru dan aktivitas beli yang signifikan.

    Likuiditas Terjamin

    Dengan volume tinggi, ORCA menjadi lebih mudah diperdagangkan tanpa risiko slippage besar.

    Potensi Perubahan Tren

    Lonjakan volume secara historis sering mengawali perubahan tren dari bearish ke bullish.

    Struktur Pasokan: Sirkulasi Saat Ini 60.16 Juta

    Dengan total sirkulasi 60.16 juta token, ORCA memiliki kapitalisasi pasar $80.89 juta, sementara fully diluted valuation (FDV) mencapai $100.84 juta.

    Fakta bahwa total pasokan maksimum belum ditentukan menandakan bahwa tokenomics jangka panjang mungkin berubah mengikuti dinamika ekosistem proyek.

    Prospek ORCA: Apakah Tren Bullish Akan Lanjut?

    Melihat data terbaru, ada beberapa faktor yang dapat mendukung kelanjutan reli ORCA:

    Faktor Pendukung

    • Volume besar = akumulasi kuat
    • Sentimen Solana secara keseluruhan sedang bullish
    • Kenaikan tajam dalam 7 hari terakhir menunjukkan pembalikan tren awal

    Jika ORCA mampu bertahan di atas level $1.30, maka peluang pengujian ulang resistensi di $1.50 terbuka lebar.

    Faktor Risiko

    • Koreksi 1 jam sebesar -4% dapat menjadi sinyal jenuh beli
    • Tren jangka panjang masih menunjukkan tekanan bearish
    • Tingginya volatilitas dapat memicu penurunan cepat jika minat trader menurun

    Baca Juga: Harga Orca Melonjak Usai Salip Raydium, Apa yang Terjadi?

    ORCA mencatat lonjakan harga besar dengan kenaikan lebih dari 25% dalam 24 jam, disertai volume perdagangan masif yang mendekati $64 juta.

    Data ini menunjukkan bahwa ORCA berhasil menarik minat pasar kembali setelah periode penurunan panjang.

    Meski volatilitas tetap perlu diwaspadai, sinyal akumulasi dan peningkatan volume memberikan peluang positif bagi pergerakan harga ORCA dalam waktu dekat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ORCA Meledak 50% Sehari, Ada Red Flag yang Bikin Investor Waspada

    Token Orca (ORCA) mengejutkan pasar setelah mencatat lonjakan harga sekitar 50% dalam 24 jam terakhir. Kenaikan ini terjadi tanpa adanya pengumuman besar terkait pengembangan proyek, sehingga reli tersebut dinilai lebih dipicu oleh meningkatnya minat investor dibandingkan faktor pembaruan protokol.

    Meski demikian, lonjakan harga tajam dalam waktu singkat kerap membawa risiko tinggi. Pergerakan agresif seperti ini biasanya menarik modal spekulatif dan meningkatkan volatilitas dalam jangka pendek.

    Data on-chain ORCA

    Data on-chain menunjukkan reli ORCA didorong oleh aksi beli yang kuat di pasar spot. Saldo ORCA di exchange turun drastis, dengan hampir 1 juta token ditarik dari exchange hanya dalam satu hari. Dengan harga saat ini sekitar US$1,23, akumulasi tersebut setara dengan nilai lebih dari US$1,23 juta.

    Dilaporkan BeInCrypto, penurunan suplai di exchange menjadi sinyal meningkatnya keyakinan investor karena semakin sedikit token yang tersedia untuk dijual. Aksi akumulasi ini disebut sebagai yang terbesar sepanjang tahun ini untuk ORCA. Selain itu, indikator utilitas juga menunjukkan adanya permintaan organik. Total value locked (TVL) USDC di Orca dilaporkan naik 100% secara tahunan hingga mendekati US$90 juta.

    Baca juga: Harga ORCA Hari Ini: Reli 25%, Volume Perdagangan Tembus $63 Juta

    Indikator Net Unrealized Profit and Loss (NUPL) turut memperkuat sinyal bahwa tekanan jual mulai melemah. Data terbaru menunjukkan kondisi “loss saturation” atau titik ketika kerugian yang belum terealisasi sudah terlalu tinggi sehingga investor cenderung berhenti menjual. Pola serupa sempat terjadi pada Maret 2025, ketika ORCA mencatat reli sekitar 119% setelah periode penurunan panjang.

    Saat ini ORCA diperdagangkan di kisaran US$1,214 setelah naik sekitar 51,7% dalam sehari. Token sempat menyentuh level tertinggi harian di US$1,421 sebelum terkoreksi kembali ke bawah US$1,256, mengindikasikan adanya aksi ambil untung awal.

    Analisis Teknikal ORCA

    Secara teknikal, ORCA masih bertahan di atas level Fibonacci retracement 61,8% yang menjadi area support penting. Jika harga mampu bertahan di zona ini, peluang reli lanjutan menuju US$1,421 tetap terbuka. Apabila breakout terjadi, target berikutnya berada di sekitar US$1,603.

    Namun, potensi pembalikan arah tetap tinggi. Jika tekanan jual meningkat, penurunan di bawah US$1,126 bisa menjadi sinyal melemahnya struktur bullish. Dalam kondisi tersebut, ORCA berpotensi turun ke US$1,025, bahkan kembali menembus US$1,000 menuju area US$0,945.

    Di sisi lain, muncul juga sinyal risiko yang menjadi perhatian pasar. Laporan Rugcheck Risk Analysis menyoroti bahwa fitur Mint Authority pada wallet pemilik masih aktif. Kondisi ini secara teknis memungkinkan penerbitan token baru di luar suplai yang ada.

    Potensi ke Depan

    Meski beberapa proyek mempertahankan mint authority untuk kebutuhan teknis seperti mekanisme lintas chain, isu ini tetap memunculkan kekhawatiran terkait transparansi dan tata kelola, terutama karena Orca beroperasi dalam struktur DAO. Jika kontrol suplai masih berada di satu wallet, hal tersebut dapat memicu pertanyaan terkait keamanan dan kepercayaan investor.

    Hingga saat ini, investor disarankan memantau perkembangan terkait klarifikasi governance Orca, sekaligus mewaspadai potensi volatilitas lanjutan setelah reli besar yang terjadi secara mendadak.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, meskipun data on-chain menunjukkan permintaan riil dan fundamental yang membaik, muncul bendera merah terkait “Mint Authority” yang masih aktif pada dompet pemilik.

    “Hal ini menimbulkan risiko tata kelola dan potensi dilusi suplai. Investor perlu berhati-hati terhadap volatilitas tinggi dan memastikan kontrol DAO atas fungsi pencetakan token,” jelasnya.

    Baca Juga: Harga Orca Melonjak Usai Salip Raydium, Apa yang Terjadi?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com