Tag: oregano

  • Ada Kucing Sering BAB di Depan Rumah? Cegah Pakai 5 Tanaman Ini


    Jakarta

    Keberadaan kucing liar biasanya hanya berkeliaran dan jarang mengganggu orang di sekitarnya. Namun, seperti tabiat hewan pada umumnya, kucing kerap membuang kotoran sembarangan, misalnya seperti di depan rumah. Alhasil bau tidak sedap tercium sampai ke dalam rumah. Bagaimana ya cara mencegah kucing BAB sembarangan di halaman rumah?

    Jika memasang perangkap, rasanya hanya membuang-buang uang karena jika itu hanya kucing liar, mereka tidak akan setiap hari datang. Lalu, jika menutup akses masuk, bisa saja, tetapi lagi-lagi hanya menghabiskan uang dan mempersulit akses keluar masuk rumah. Salah satu cara yang ampuh cegah kucing liar BAB sembarangan di halaman rumah adalah menanam tanaman.

    Dengan tanaman, kamu tidak perlu keluar banyak uang, justru halaman rumah kamu jadi menarik, dan beberapa tanamannya bisa bermanfaat untuk penghuni rumah. Kira-kira tanaman apa saja yang tidak disukai kucing hingga tidak mau BAB di halaman rumah?


    Dikutip dari Tom’s Guide, Sabtu (3/8/2024), berikut 5 jenis tanaman yang dibenci kucing.

    1. Lavender

    Bunga lavender.Bunga lavender. Foto: iStock/John Gonzales Buenaposada

    Memiliki bau yang menyegarkan, ternyata tanaman satu ini dibenci kucing. Bunga ini memiliki aroma, berbentuk cantik, berwarna ungu, dan tangkainya panjang. Aromanya ini yang dibenci oleh kucing karena di balik aroma tersebut terdapat senyawa tidak beracun yang disebut linalool, yang merupakan komponen penting yang biasanya ditemukan dalam penolak serangga.

    Dengan adanya lavender kucing akan jauh-jauh dari halaman rumah kamu. Selain itu, tanaman toleran kekeringan ini dapat bertahan dalam waktu lama tanpa air, dan bahkan dapat bertahan saat musim dingin di luar negeri.

    Selain kucing, lavender juga efektif mencegah hama yang paling umum termasuk laba-laba, tikus, lalat, dan semut.

    2. Sereh/Serai

    Lemongrass or Lapine or Lemon grass or West Indian or Cymbopogon citratus were planted on the ground. It is a shrub, its leaves are long and slender green. It is an herb which was made into food and medicine.Lemongrass or Lapine or Lemon grass or West Indian or Cymbopogon citratus were planted on the ground. It is a shrub, its leaves are long and slender green. It is an herb which was made into food and medicine. Foto: Getty Images/iStockphoto/Nanniie_iiuu

    Tanaman satu ini bukan hanya bermanfaat mengusir kucing, melainkan bisa untuk cadangan bumbu dapur. Benar, tanaman ini adalah tanaman herbal yakni serai. Tanaman tropis seperti rumput yang dikenal dengan aroma jeruknya yang segar.

    Meskipun wewangian ini menyenangkan, ini bisa terlalu kuat untuk kucing dan akan bikin mereka menjauh. Kebanyakan tukang kebun menggunakan serai di kebun mereka untuk mengusir kucing.

    Termasuk tanaman tropis, serai bisa tumbuh subur di lingkungan yang panas dengan sinar matahari penuh dan suhu tidak pernah turun di bawah 40 derajat Fahrenheit atau 4,4 derajat Celcius.

    Tanaman ini tergolong minim perawatan, cukup disiram teratur di bulan-bulan panas. Saat menanam dalam pot, disarankan untuk mencari ukuran yang berukuran minimal 12 inci dan menggunakan tanah pot berkualitas tinggi.

    3. Rosemary

    Tanaman herbal rosemaryTanaman herbal rosemary Foto: Getty Images/iStockphoto/belchonock

    Lagi-lagi jenis tanaman dapur nih. Rosemary juga cukup dikenal sebagai tanaman yang dibenci kucing. Sementara ramuan aromatik ini mungkin menjadi hiasan yang lezat untuk hidangan kita, kucing akan mengangkat hidungnya karena aroma yang luar biasa.

    Selain itu, rosemary mudah ditanam di dalam ruangan dalam pot kecil, dan termasuk tanaman abadi yang kuat. Cukup siram, ganti sesekali, dan tanaman pot kamu akan bertahan lama. Sebaiknya tempatkan ini di sekitar halaman, balkon, atau lokasi lain tempat kamu melihat kucing masuk.

    4. Oregano

    Ilustrasi oreganoIlustrasi oregano Foto: Getty Images/wingedwolf

    Tanaman selanjutnya yang dibenci aromanya oleh kucing adalah oregano. Oregano mengandung senyawa kimia alami bernama carvacrol yang dikenal dapat mengiritasi sistem pernapasan kucing. Nggak heran kalau kucing cenderung menjauhi area di mana oregano tumbuh. Kamu tidak akan repot juga merawat Oregano karena tanaman ini mudah tumbuh, dan bekerja dengan baik di jenis dan kondisi tanah yang bebas pengeringan.

    5. Geranium

    Bunga geranium.Bunga geranium. Foto: iStock/ph2212

    Apa kamu pernah mendengar tanaman geranium? Tanaman satu ini juga tidak disukai oleh kucing. Saat tanaman ini mekar, aroma bunganya yang menurut kita menyenangkan ternyata mengganggu bagi kucing. Selain itu, geranium juga memiliki daun yang berduri sehingga tidak nyaman untuk dilewati.

    Geranium yang cerah mudah tumbuh di semua jenis tanah (kecuali basah), dan tumbuh subur di bawah sinar matahari atau sebagian/teduh. Tanaman ini juga mudah dirawat sehingga layak untuk dipertimbangkan.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Tanaman yang Wangi Semerbak, Cocok untuk di Rumah


    Jakarta

    Tidak ada salahnya menaruh tanaman segar di dalam rumah. Keberadaannya tidak hanya menyegarkan mata tetapi harum wanginya juga menyenangkan.

    Ada beberapa tanaman yang wanginya menyerbak dan cocok untuk ditaruh di dalam rumah. Apa saja itu? Berikut ini informasinya.

    Tanaman Hias untuk Pewangi Ruangan

    Dirangkum dari Living Etc, Homes & Gardens, dan Gardening Know How, berikut ini 8 tanaman hias beraroma wangi yang cocok ditanam di dalam ruangan:


    1. Lavender

    The bed with lavender flower and coffee cup in the morning, Selected focus on flower pot.Lavender. Foto: Getty Images/iStockphoto/awayge

    Yang pertama adalah lavender yang sudah cukup populer digunakan sebagai tanaman hias di dalam ruangan. Tanaman ini memiliki wangi khas yang menenangkan.

    Lavender sering digunakan sebagai bahan minyak wangi, sabun, kosmetik, dan produk perawatan diri lainnya. Bahkan, wangi lavender bisa membantu mengusir serangga seperti nyamuk.

    Tanaman lavender bisa tumbuh subur dalam ruangan, asal syarat pertumbuhannya terpenuhi. Misal, lavender harus mendapatkan cahaya matahari 6-8 jam sehari. Karena itu, lavender sebaiknya ditaruh dekat jendela yang hangat. Lavender juga tidak perlu terlalu sering disiram.

    2. Melati

    Bunga melati.Bunga melati. Foto: Freepik/freepik

    Khas dengan warna putihnya, melati termasuk tanaman yang banyak tumbuh di Indonesia. Aroma wanginya bisa semerbak dan membuat ruangan menjadi segar ketika mekar, meski bunganya cukup kecil.

    Melati bisa ditanam di dalam ruangan karena cocok di tempat yang tidak kena sinar matahari langsung. Melati juga cocok ditanam pada tanah yang tidak terlalu basah.

    3. Rosemary

    Ilustrasi tanaman herbal RosemaryRosemary. Foto: Getty Images/Sima_ha

    Selanjutnya ada tanaman rosemary tuscan yang bisa membuat ruangan lebih harum. Tak hanya wangi, rosemary termasuk tanaman herbal yang memiliki manfaat untuk kesehatan.

    Rosemary tuscan ini memiliki daun berwarna hijau tua dengan aroma kuat, segar dan pedas. Selain dibuat teh, rosemary juga bisa digunakan untuk bahan campuran makanan.

    Jika ingin menanam rosemary, sebaiknya jangan diletakkan di dalam ruangan tertutup. Letakkan rosemary ini di jendela atau teras. Tanaman ini membutuhkan sinar matahari langsung selama 6-8 jam sehari.

    4. Oregano

    Fresh oregano plant leaves on wooden background, closeup view. Origanum vulgare also called wild marjoram is a culinary herb, used for cooking in the kitchenOregano. Foto: Getty Images/iStockphoto/Rawf8

    Oregano (Origanum vulgare) dikenal sebagai bumbu masakan dan sering ditemukan di pasta atau masakan Mediterania dan Meksiko. Aromanya cukup tajam dan khas.

    Jika ingin mendapatkan aroma ruangan seperti masakan pasta, coba tanamlah oregano di dalam ruangan. Terutama jika kamu suka masak, tanaman ini bisa dimanfaatkan sebagai tambahan dalam makanan.

    5. Gardenia

    A DSLR still life photo of a bouquet of fresh white gardenia flowers in a small black ceramic bowl. Background made of brown rustic paper. Selective focus on the flower of the foreground. Soft natural light. Copy space.Gardenia. Foto: Getty Images/iStockphoto/lucop

    Gardenia juga sering disebut dengan kacapiring. Bunganya berwarna putih dengan bentuk cantik. Tak hanya itu, aromanya juga manis sehingga bisa menyegarkan ruangan.

    Perawatan gardenia ternyata cukup mudah. Namun, kamu harus mengganti pot secara berkala dan sering memangkasnya agar tidak tumbuh terlalu besar.

    6. Mint

    secret menu Starbucks rasa mintMint. Foto: site news/iStock

    Tanaman mint termasuk tanaman yang mudah tumbuh, baik di taman, di pot, atau bahkan di botol minuman bekas. Selain memiliki aroma wangi, daun mint juga dapat dimanfaatkan untuk bahan makanan maupun minuman.

    Untuk merawatnya, pastikan tanahnya tetap lembap tetapi jangan terlalu basah. Jangan juga terlalu banyak memberi pupuk karena bisa menghilangkan rasanya.

    7. Timi

    thyme/timithyme/timi Foto: Kaboompics.com/pexels

    Tanaman timi atau thyme selain beraroma dan rasa yang enak, timi juga merupakan herbal yang memiliki manfaat kesehatan. Timi bisa dibuat teh yang fungsinya antara lain meredakan batuk dan meningkatkan imunitas tubuh.

    Jika ingin menanam timi, sebaiknya pakailah pot tanah liat untuk mencegah tanah terlalu lembap setelah penyiraman, sebab akar timi tidak tahan dengan kondisi basah. Jika akarnya sudah keluar dari lubang, maka kamu perlu menanam ulang.

    8. Begonia

    Begonia ,Begonia x semperflorens-cultorum or pink BegoniaBegonia. Foto: Getty Images/iStockphoto/Jobrestful

    Varietas begonia tertentu, seperti ‘tea rose’, memiliki wangi yang ringan, dan bila dipadukan dengan bunga mekar berwarna merah jambu yang cerah, akan terlihat indah sebagai hiasan di tengah meja ruang tamu.

    Dilansir dari Homes & Gardens, begonia sangat mudah dirawat sebagai tanaman dalam ruangan. Mereka menyukai cahaya tidak langsung dan bahkan dapat mentolerir kondisi cahaya rendah. Jadi hanya butuh menyiram bunga tersebut secukupnya.

    Itulah tadi 8 tanaman hias pengharum ruangan yang bisa ditaruh di rumah. Saat membeli, jangan lupa tanyakan cara perawatan dan kondisi optimal agar tanaman tidak cepat mati serta tumbuh subur.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat! 6 Tanaman Ini Bikin Kucing Ogah Masuk Rumah


    Jakarta

    Kucing, baik kucing liar maupun peliharaan tetangga, kerap kali masuk ke pekarangan rumah. Hal ini bisa dianggap menyebalkan apalagi jika pemilik rumah tidak begitu menyukai kucing.

    Kucing-kucing tersebut bisa saja buang air sembarangan di pekarangan rumah yang kotorannya tentu jadi pekerjaan bagi pemilik hunian. Namun, hal itu bisa dicegah salah satunya dengan menanam tanaman yang dibenci kucing.

    Menanam tanaman yang tidak disukai kucing bisa memperkecil kemungkinan hewan mamalia itu memasuki pekarangan rumah. Apa saja tanaman yang bisa ditanam? Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


    1. Lavender

    Bunga lavender.Bunga lavender. Foto: iStock/John Gonzales Buenaposada

    Dilansir dari Ideal Homes, lavender merupakan tanaman yang tidak disukai kucing. Aromanya yang sangat kuat bisa mengalahkan wewangian lainnya di kebun rumah sehingga kurang menarik bagi kucing. Merawat lavender juga relatif mudah jadi bisa menjadi opsi tanaman di kebun rumah.

    “Lavender yang paling efektif untuk mengusir kucing di kebun adalah yang tumbuh tinggi dan seperti semak, sehingga kucing sulit berjalan melewatinya dengan mudah,” saran Sarah Elliott, Pakar Kesehatan Kucing di VetHelpDirect.com, dikutip dari Ideal Homes.

    2. Geranium

    Bunga geranium.Bunga geranium. Foto: iStock/ph2212

    Geranium memang bisa menghasilkan wangi yang harum namun tidak disukai oleh kucing. Ditambah lagi, geranium memiliki daun berduri yang juga tidak disukai kucing jadi sangat cocok untuk ditanam di taman.

    3. Serai

    wedang seraiserai Foto: iStock

    Tanaman yang kerap menjadi bahan masakan ini juga bisa dipakai untuk mengusir kucing. Wanginya mungkin banyak disukai orang, tetapi tidak dengan kucing.

    Dilansir dari Homes & Gardens, pemilik rumah bisa menanam serai di tempat yang terkena sinar matahari langsung setidaknya 6 jam setiap hari. Penempatan serai yang strategis, seperti di dekat pintu masuk, bisa menjadi penghalang efektif yang menjauhkan kucing dari rumah.

    “Serai tumbuh subur di bawah sinar matahari penuh dan tanah yang memiliki drainase yang baik. Karena berasal dari daerah tropis, ia lebih menyukai suhu hangat dan kelembapan yang konsisten, tetapi pastikan untuk tidak menyiramnya secara berlebihan,” kata pakar kebun Nikki Bruner, dikutip dari Homes & Gardens.

    4. Pohon Lemon

    Ripe lemon fruits on a branch.  Lemon orchad in the background.Please note: shallow depth of field.See also:Ilustrasi pohon lemon. Foto: iStock

    Aroma lemon yang kuat bisa membuat kucing menjaga jarak dan ogah memasuki pekarangan rumah. Pertimbangkan menanam pohon lemon di pot yang lebih besar yang memungkinkannya tumbuh subur dan menjadi pelindung untuk area tinggi yang bisa menjadi tempat masuk kucing, seperti pagar.

    Tempatkan pohon lemon di tempat yang banyak terkena sinar matahari langsung setidaknya selama 8 jam sehari. Tanaman ini juga menyukai kondisi lembap, jadi bisa semprotkan air agar tetap tumbuh subur, apalagi saat kondisi kering.

    5. Oregano

    Ilustrasi oreganoIlustrasi oregano Foto: Getty Images/wingedwolf

    Dilansir dari Tom’s Guide, oregano juga menjadi tanaman yang tidak disukai kucing. Tanaman ini mengandung senyawa kimia alami carvacrol yang bisa mengiritasi sistem pernapasan kucing. Apabila kucing memakan oregano, bisa beracun.

    6. Mint

    secret menu Starbucks rasa mintmint Foto: site news/iStock

    Tanaman ini dikenal dengan wanginya yang menyegarkan. Akan tetapi, kucing tidak menyukai wangi tersebut. Maka dari itu, sangat cocok untuk menanam tanaman ini di rumah.

    Cara lain untuk mengusir dengan mint adalah dengan membuat cairan dengan mengencerkan beberapa daun mint segar di dalam botol semprot yang berisi air. Biarkan larutan beberapa saat sebelum menyemprotnya ke berbagai area yang menjadi jalur masuk kucing.

    Itulah beberapa tanaman yang bisa membuat kucing ogah masuk rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Bumbu Dapur yang Efektif Bantu Penurunan Berat Badan


    Jakarta

    Bumbu dapur dipakai sebagai pelezat masakan. Selain mudah didapat bumbu dapur bisa membantu diet terutama proses penuruan berat badan.

    Meskioun kini banyak bumbu masak instan tang praktis tetapi dianjurkan untuk mengonsumsi bumbu dapur segar alami. Sedangkan bumbu yang boleh untuk diet disarankan murni berasal dari rempah-rempah yang diolah sendiri tanpa campuran pengawet lainnya.

    Mengutip Healthline, berikut rempah alami yang bisa dijadikan bumbu masakan sekaligus bermanfaat untuk membantu penurunan berat badan.


    1. Cabai Rawit

    Ilustrasi cabai rawit merahCabai rawit sebenarnya punya manfaat kesehatan, terutama untuk menurunkan berat badan. Foto: Pexels/Lum3n

    Varietas cabai seperti rawit paling populer digunakan sebagai perisa ke dalam makanan supaya menciptakan sensasi pedas.

    Rasa pedas itu berasal dari senyawa capsaicin, yang ternyata mempunyai banyak manfaat kesehatan, terutama menurunkan berat badan karena bisa memaksimalkan metabolisme.

    Akan tetapi, penggunaan cabai rawit ini perlu diperhatikan. Khususnya bagi penderita nyeri lambung, sebaiknya tidak berlebihan mengonsumsinya. Untuk pengganti rasa pedas, bisa menggunakan lada hitam atau jahe.

    2. Jahe

    5 Khasiat Minum Air Jahe Setelah Makan, Banyak Manfaatnya!Jahe juga baik untuk meningkatkan laju metabolisme dan pembakaran kalori. Foto: Times of India

    Jahe seringkali diolah menjadi bahan utama minuman tradisional, seperti wedang jahe, teh serai jahe, atau bajigur.

    Tidak hanya minuman, jahe juga dapat dijadikan bumbu yang boleh untuk diet. Sebab gingerol dalam jahe mampu meningkatkan laju metabolisme dan pembakaran kalori.

    Memasukkan jahe untuk campuran bumbu masak bermanfaat mengontrol kadar gula darah supaya tetap stabil.

    3. Oregano

    Ilustrasi oreganoSelain menjadi pelengkap hidangan, oregano juga bisa membantu menurunkan berat badan. Foto: Getty Images/iStockphoto/marrakeshh

    Oregano adalah rempah daun yang masih satu keluarga dengan mint, basil, thyme, rosemary, dan sage.

    Senyawa kuat carvacrol pada oregano ini diklaim bisa membantu turunkan berat badan karena mampu mengontrol sintesis lemak dalam tubuh.

    Selain dijadikan serbuk bumbu masak, oregano juga ada yang dijadikan suplemen diet dengan khasiat sama untuk menurunkan berat badan.

    4. Ginseng

    GinsengGinseng merupakan tanaman herbal yang ampuh menurunkan berat badan. Foto: Shutterstock/

    Ginseng merupakan tanaman herbal yang banyak dipercaya dalam pengobatan tradisional di Tiongkok.

    Bahkan banyak hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman ginseng cukup ampuh membantu menurunkan berat badan.

    Hal ini dikarenakan ginseng mengandung jaringan adiposa cokelat atau BAT. Jaringan tersebut dapat mengubah lemak menjadi energi dengan cepat.

    5. Kunyit

    Kunyit AsamKunyit juga dapat menekan jaringan lemak dan mengontrol kadar gula darah. Foto: iStock

    Kunyit cukup populer dalam pengobatan herbal karena bersifat anti-inflamasi yang dapat mengurangi peradangan.

    Tak hanya itu, kunyit mampu menekan pertumbuhan jaringan lemak serta mengontrol kadar gula darah berkat komponen utamanya yaitu kurkumin.

    Hasil studi pada orang obesitas menunjukkan bahwa menambahkan kunyit ke dalam bumbu masakan cukup efektif dalam mengurangi lemak perut sekitar 5 persen.

    6. Lada hitam

    Lada hitam adalah bumbu dapur yang berasal dari buah kering piper nigrum berbunga asli India.

    Biji buah tersebut mengandung senyawa kuat yaitu piperine, yang menciptakan rasa pedas dan memberi efek dalam proses penurunan berat badan.

    Sebuah studi menyatakan bahwa piperine pada lada hitam ini cukup efektif bekerja menghambat pembentukan sel lemak dalam tubuh.

    7. Kayu manis

    Sebuah studi menunjukkan bahwa rempah-rempah kayu manis memiliki senyawa bioaktif. Hal itu dapat meningkatkan fungsi otak, terutama memori dan pembelajaran.Kayu manis pun merupakan rempah yang bisa membantu penurunan berat badan. Foto: Getty Images/iStockphoto/Milan Krasula

    Kayu manis atau bubuk kayu manis merupakan rempah aromatik terbuat dari kulit bagian dalam pohon kayu manis.

    Sifat dari kayu manis ini antimikroba sehingga efektif untuk diet. Senyawa tersebut mampu memberi respons negatif pada tubuh ketika menerima asupan berlemak tinggi.

    Menambahkan bubuk kayu manis ke dalam masakan atau kue, cukup efektif menstabilkan gula darah dan membantu mengurangi nafsu makan berlebih.

    Untuk menghindari efek samping, penggunaan bumbu-bumbu yang boleh untuk diet ini disarankan tidak lebih dari satu sendok makan per hari.

    Selain itu, imbangi juga dengan pola hidup lebih sehat seperti makan-makanan bergizi, olahraga rutin, serta istirahat cukup.

    (aqr/odi)



    Sumber : food.detik.com