Tag: ovo

  • Deposit Pakai BCA vs E-Wallet Mana yang Cocok Buat Pemula?

    Tokocrypto menawarkan berbagai kemudahan untuk melakukan deposit saldo bagi para penggunanya, contohnya seperti pilihan deposit menggunakan Bank seperti BCA dan E-Wallet seperti GoPay, ShopeePay, OVO, maupun LinkAja. Lalu bagi pemula yang baru belajar investasi atau trading crypto, lebih baik deposit pakai BCA atau E-Wallet ya?

    Tenang tidak usang bingung. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara detail perbandingan keduanya agar pemula bisa menentukan pilihan yang paling sesuai dengan kondisi dan kebiasaan masing-masing. Jadi, simak sampai akhir supaya kamu tidak salah langkah dalam memulai perjalanan investasi kripto.

    Kemudahan Akses dan Penggunaan

    Baik deposit menggunakan BCA ataupun E-Wallet di Tokocrypto, keduanya sama-sama memberikan akses yang mudah bagi pengguna.

    BCA unggul karena digunakan secara luas oleh masyarakat Indonesia. Banyak pemula sudah terbiasa menggunakan mobile banking atau ATM BCA, sehingga proses deposit terasa lebih familiar. Dengan sistem Virtual Account, transfer bisa dilakukan tanpa ribet konfirmasi manual.

    Sementara itu, E-Wallet lebih mudah diakses, karena sistem pembukaan akun E-Wallet jauh lebih mudah daripada membuka rekening bank—seperti BCA. Cocok untuk pengguna yang aktif bertransaksi digital dan belum memiliki rekening bank.

    Kecepatan Deposit

    Deposit di Tokocrypto baik menggunakan BCA ataupun E-wallet populer seperti OVO, GoPay, atau ShopeePay, keduanya sama-sama menawarkan proses deposit yang cepat. 

    Tokocrypto mengklaim jika rata-rata, saldo akan masuk ke akun Tokocrypto dalam waktu kurang dari 5 menit, sehingga pengguna bisa langsung mulai membeli aset kripto tanpa harus menunggu lama.

    Pemula tidak perlu khawatir kehilangan momentum pasar karena sistem otomatis Tokocrypto sudah terintegrasi dengan baik. Jadi, baik lewat BCA maupun E-wallet, keduanya sama-sama memberikan kenyamanan dari sisi kecepatan.

    Baca juga: Deposit Tokocrypto Pakai BCA Berapa Menit?

    Biaya Admin dan Efisiensi Modal

    Perihal biaya admin, deposit pakai BCA jauh lebih unggul untuk pemula, sebab kamu dapat menikmati deposit tanpa potongan dan biaya admin langsung dengan Virtual Account BCA. Buat pemula yang sering melakukan deposit secara berkala tentunya keunggulan ini akan sangat bermanfaat.

    Deposit dengan E-Wallet di sisi lain, terdapat potongan biaya admin sebesar 2%. Terlihat kecil memang, namun bagi trader pemula yang ingin memaksimalkan setiap dana, hal ini bisa menjadi pertimbangan serius.

    Keamanan Transaksi

    Bagi pemula, rasa aman saat melakukan transaksi adalah hal yang paling utama. Untungnya, baik deposit melalui BCA maupun E-wallet, keduanya sama-sama terjamin keamanannya karena Tokocrypto merupakan platform resmi yang diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

    Selain itu, Tokocrypto juga telah sertifikasi ISO 27017 dan ISO 27001, yang merupakan standar internasional untuk manajemen keamanan informasi. Setiap proses deposit juga dapat dipantau langsung pada bagian “Riwayat Deposit”.

    Dengan pengawasan regulator dan sertifikasi global ini, pemula tidak perlu khawatir soal risiko keamanan. Sebab setiap transaksi, baik lewat bank maupun dompet digital, diproses dengan sistem yang transparan dan terlindungi.

    Baca juga: Trading dengan Pair IDR vs USD, Mana yang Cocok Buat Kamu?

    Kesimpulan

    Aspek Deposit BCA Deposit E-Wallet
    Biaya Gratis Biaya admin 2%
    Waktu <5 menit <5 menit
    Keamanan VA unik, nama akun sama, regulasi bank Enkripsi aplikasi
    Cocok Untuk Pemula dengan rekening BCA Pemula tanpa rekening bank

    Buat pemula yang sudah memiliki rekening BCA, pilihan terbaik tentu menggunakan deposit via Virtual Account BCA. Metode ini jadi pilihan yang lebih efisien karena bebas biaya admin, dan mudah diakses via mobile banking.

    Sementara itu, bagi pemula yang belum memiliki rekening BCA, jangan khawatir. Tokocrypto menyediakan opsi deposit lewat E-wallet seperti GoPay, ShopeePay, OVO, dan LinkAja. Meski ada potongan biaya admin 2%, metode ini tetap praktis dan cocok untuk pengguna yang terbiasa dengan transaksi digital sehari-hari.

    Belum punya akun Tokocrypto dan ingin beli aset kripto dengan gampang dan mudah lewat BCA atau E-Wallet? Langsung download, registrasi Tokocrypto dan masukkan kode TEMUTOKO untuk potongan biaya trading sampai 20%!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 2 Cara Transfer DANA ke OVO, Biaya Admin, dan Syaratnya

    Jakarta

    DANA dan OVO merupakan dua dompet digital (e-wallet) yang kerap digunakan masyarakat Indonesia. Dalam melakukan transaksi non-tunai, keduanya menawarkan layanan seperti pembelian, pembayaran tagihan, hingga transfer antar pengguna.

    Kedua dompet digital ini juga memungkinkan penggunanya untuk melakukan transfer saldo, dari DANA ke OVO maupun sebaliknya.

    Syarat Transfer

    Dilansir laman resmi DANA, untuk melakukan transfer berikut adalah hal yang perlu diperhatikan:


    • Pastikan akun DANA sudah terverifikasi atau berstatus premium.
    • Pastikan saldo mencukupi untuk melakukan transfer.
    • Siapkan informasi rekening bank tujuan atau nomor telepon yang ingin ditransfer.

    Cara Transfer DANA ke OVO

    • Buka aplikasi DANA.
    • Pilih menu ‘Kirim’ atau ‘Send’ pada halaman utama.
    • Klik ‘Kirim ke E-Wallet’
    • Pilih OVO.
    • Masukkan nomor telepon tujuan transfer yang terhubung dengan OVO
    • Masukkan nominal top up yang diinginkan.
    • Klik ‘Lanjut’, lalu cek detail pembayaran.
    • Klik ‘Confirm’
    • Pilih pembayaran dengan DANA.
    • Klik ‘Bayar’
    • Proses selesai, saldo akan di transfer ke OVO.

    Saat detikcom mencoba melakukan transfer, biaya admin transfer dari DANA ke OVO adalah 999 (admin fee).

    Cara Transfer DANA dari OVO

    Untuk bisa transfer dari OVO ke DANA, pastikan akun OVO kamu sudah diupgrade ke OVO premier ya. Simak langkah-langkah transfer OVO ke DANA berikut:

    • Buka aplikasi OVO.
    • Pilih menu Transfer pada halaman utama. Pastikan akun sudah OVO Premier ya.
    • Pilih ‘Ke Rekening Bank’ dan pilih bank yang kamu punya.
    • Masukkan nomor virtual account yang telah kamu salin dari aplikasi DANA. Jika belum, buka aplikasi DANA > Klik ‘Top Up’ > Pilih jenis bank yang kamu miliki nantinya akan muncul nomor virtual account yang dapat disalin.
    • Masukkan nominal transfer yang diinginkan.
    • Klik ‘Lanjutkan’ untuk melihat detail transfer.
    • Klik Transfer.
    • Masukkan PIN OVO, tunggu sampai notifikasi transfer berhasil.

    Tonton juga Video: Tak Hanya Online, OVO Juga Hadirkan 8 Juta Titik Top Up Saldo Offline

    (khq/fds)



    Sumber : finance.detik.com

  • Bakal Ada Payment ID! BI Bisa Ngintip Transfer Gopay & Dana-Transaksi Online


    Jakarta

    Bank Indonesia (BI) akan memperkenalkan Payment ID sebagai inovasi baru dalam sistem pembayaran. Sistem canggih ini menjadi bagian dari rencana dalam pengembangan sistem pembayaran nasional melalui Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030.

    Payment ID sendiri adalah sebuah kode unik yang digunakan untuk mencatat setiap transaksi pembayaran, dengan format yang menggabungkan NIK dan kode ID.

    “17 Agustus nanti akan keluar yang namanya Payment ID. Payment ID ini sangat powerful,” ujar Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Dudi Dermawan, dikutip dari CNBC Indonesia, Sabtu (19/7/2025).


    Menurut Dudi, Payment ID akan memberi otoritas seperti BI kemampuan untuk melihat dan menganalisis profil keuangan setiap warga negara. Ini termasuk pendapatan dan belanjanya serta profil pajak dan investasinya.

    Lebih jauh, sistem ini juga akan berguna dalam mendeteksi penipuan atau kecurangan keuangan (fraud). Bahkan, seluruh informasi dari berbagai akun bank atau platform keuangan yang dimiliki satu orang dapat disatukan dalam Payment ID.

    Dudi menegaskan bahwa BI akan sangat berhati-hati dalam mengelola sistem ini. Ia pun memberikan contoh penerapan Payment ID dalam proses pengajuan kredit.

    Dengan adanya Payment ID, bank dapat melakukan pengecekan kredit secara langsung. Misalnya, Bapak A mengajukan kredit ke Bank B, karena semua profil keuangan calon debitur ada di Payment ID, nantinya pihak bank tinggal mengirimkan pesan berisi pengajuan ‘consent’ di ponsel debitur.

    “Nanti begitu saya klik OK, nanti Bank B akan nge-lead ke BI-Payment Info,” ungkap Dudi.

    Data keuangan yang muncul akan sangat lengkap, termasuk informasi dari e-wallet atau layanan pembayaran digital. Hal ini dimungkinkan karena kebanyakan layanan seperti GoPay, Shopeepay, dan OVO juga meminta NIK saat pendaftaran.

    “Sehingga kami (BI) akan melindungi semua pemilik dari Payment ID dan demikian juga menghindari penyalahgunaan dari pihak-pihak yang tidak kami inginkan,” tegasnya.

    Selain itu, nantinya, BI akan Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) untuk memperkuat keamanan sibernya dan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM).

    (ily/hns)



    Sumber : finance.detik.com

  • Cara Mudah Beli Token Listrik di Aplikasi OVO, Simak Yuk!


    Jakarta

    Aplikasi OVO menghadirkan sejumlah kemudahan untuk para pengguna dalam melakukan transaksi pembayaran melalui sejumlah fitur yang tergolong komplit. Mulai dari beli pulsa hingga pembelian token listrik bisa dilakukan.

    Lewat aplikasi OVO, pengguna bisa membeli token listrik kapan saja tanpa harus antre di konter atau minimarket. Selain prosesnya yang cepat, semua riwayat transaksi juga tercatat otomatis, sehingga mudah dicek kembali saat dibutuhkan. Nah berikut adalah cara membeli token listrik di aplikasi OVO.

    1. Download aplikasi OVO;


    2. Jika sudah, buka aplikasi OVO;

    3. Pada halaman utama, pilih menu ‘PLN’;

    4. Pilih menu ‘Token Listrik’;

    5. Masukkan nomor meter atau ID Pelanggan PLN;

    6. Klik ‘Lanjutkan’;

    7. Pilih nominal token listrik yang mau dibeli, mulai dari 20 ribu hingga 10 juta;

    8. Pilih metode pembayaran antara ‘OVO Cash’ atau ‘OVO Points’;

    9. Selanjutnya klik ‘Konfirmasi’ untuk melakukan pembayaran;

    10. Jika token sudah dibayar, nantinya akan muncul 20 digit nomor token listrik yang bisa diisi ke meteran.

    Mudahkan, jadi tunggu apalagi? Yuk download dan menggunakan OVO.

    Tonton juga video “Tak Hanya Online, OVO Juga Hadirkan 8 Juta Titik Top Up Saldo Offline” di sini:

    (anl/ega)



    Sumber : finance.detik.com

  • Cepat dan Anti Ribet, Begini Cara Beli Token Listrik di OVO


    Jakarta

    Aplikasi OVO menghadirkan sejumlah kemudahan untuk para pengguna dalam melakukan transaksi pembayaran melalui sejumlah fitur yang tergolong komplit. Mulai dari beli pulsa hingga pembelian token listrik bisa dilakukan.

    Lewat aplikasi OVO, pengguna bisa membeli token listrik kapan saja tanpa harus antre di konter atau minimarket. Selain prosesnya yang cepat, semua riwayat transaksi juga tercatat otomatis.

    Hal itu membuat para pengguna menjadi lebih mudah saat mengecek kembali transaksi sebelumnya saat dibutuhkan. Nah berikut adalah cara membeli token listrik di aplikasi OVO.


    1. Download aplikasi OVO

    2. Jika sudah, buka aplikasi OVO

    3. Pada halaman utama, pilih menu ‘PLN’

    4. Pilih menu ‘Token Listrik’

    5. Masukkan nomor meter atau ID Pelanggan PLN

    6. Klik ‘Lanjutkan’

    7. Pilih nominal token listrik yang mau dibeli, mulai dari 20 ribu hingga 10 juta

    8. Pilih metode pembayaran antara ‘OVO Cash’ atau ‘OVO Points’

    9. Selanjutnya klik ‘Konfirmasi’ untuk melakukan pembayaran

    10. Jika token sudah dibayar, nantinya akan muncul 20 digit nomor token listrik yang bisa diisi ke meteran.

    Mudahkan, jadi tunggu apalagi? Yuk download dan menggunakan OVO.

    Tonton juga video “Tak Hanya Online, OVO Juga Hadirkan 8 Juta Titik Top Up Saldo Offline” di sini:

    (anl/ega)



    Sumber : finance.detik.com

  • Cara Top Up Koin TikTok Lewat E-Wallet: DANA, ShopeePay, hingga GoPay

    Jakarta

    Gift TikTok biasa diberikan kepada konten kreator yang sedang siaran langsung atau live sebagai bentuk dukungan dan apresiasi. Gift bisa diberikan dengan menukarnya lebih dulu dengan koin TikTok.

    Cara top up koin TikTok, yang nantinya ditukar dengan gift, bisa dilakukan melalui e-wallet. Pengguna TikTok bisa membeli saldo koin dengan harga yang telah ditetapkan lalu membayarnya lewat DANA, ShopeePay, GoPay, OVO, dan LinkAja.

    Harga Paket Koin TikTok

    TikTok menawarkan deretan paket koin yang dapat dibeli oleh penggunanya. Sebelum membelinya, cek daftar harga paket koin TikTok terbaru di aplikasinya berikut ini:


    • 5 koin: Rp 1.200
    • 13 koin: Rp 3.200
    • 70 koin: Rp 17.000
    • 139 koin: Rp 34.600
    • 210 koin: Rp 52.300
    • 350 koin: Rp 87.000
    • 559 koin: Rp 139.000
    • 700 koin: Rp 174.000

    Selain melalui aplikasinya, koin TikTok dapat dibeli di website resmi dengan menautkan akun milik pengguna. Harga paket koin yang tertera di situsnya lebih hemat sekitar 25 persen. Berikut daftar harga paket koin TikTok terbaru di websitenya:

    • 70 koin: Rp 12.900
    • 90 koin: Rp 16.600
    • 150 koin: Rp 27.700
    • 200 koin: Rp 36.900
    • 250 koin: Rp 46.100
    • 350 koin: Rp 64.500
    • 450 koin: Rp 82.900
    • 700 koin: Rp 129.000
    • 1.400 koin: Rp 258.000
    • 3.500 koin: Rp 645.000
    • 7.000 koin: Rp 1.290.000
    • 17.500 koin: Rp 3.225.000.

    Selain itu, detikers bisa membeli koin TikTok dengan nominal khusus melalui situsnya. Pembelian khusus ini, minimum sejumlah 30 koin dan maksimum sebanyak 2,5 juta koin.

    Cara Top Up Koin TikTok Pakai DANA

    Berikut cara isi ulang koin TikTok menggunakan e-wallet DANA di aplikasi maupun situs resminya:

    • Buka aplikasi TikTok di ponsel atau situs resminya di browser
    • Login ke akun TikTok milikmu
    • Pilih menu Profil
    • Klik ikon tiga garis di ujung kanan atas, pilih Saldo
    • Ketuk Dapatkan Koin dan pilih paket koin yang diinginkan
    • Ketuk Isi Ulang, pilih metode pembayaran DANA lalu klik Beli dengan Sekali Ketuk
    • Lakukan pembayaran sesuai instruksi
    • Transaksi berhasil dan cek koin TikTok apakah sudah bertambah ke akun atau belum.

    Cara Top Up Koin TikTok Pakai ShopeePay

    Berikut cara isi ulang koin TikTok menggunakan e-wallet ShopeePay di aplikasi maupun situs resminya:

    • Buka aplikasi TikTok di ponsel atau situs resminya di browser
    • Login ke akun TikTok milikmu
    • Pilih menu Profil
    • Klik ikon tiga garis di ujung kanan atas, pilih Saldo
    • Ketuk Dapatkan Koin dan pilih paket koin yang diinginkan
    • Ketuk Isi Ulang, pilih metode pembayaran ShopeePay lalu klik Beli dengan Sekali Ketuk
    • Lakukan pembayaran sesuai instruksi
    • Transaksi berhasil dan cek koin TikTok apakah sudah bertambah ke akun atau belum.

    Cara Top Up Koin TikTok Pakai GoPay

    Berikut cara isi ulang koin TikTok menggunakan e-wallet GoPay di aplikasi maupun situs resminya:

    • Buka aplikasi TikTok di ponsel atau situs resminya di browser
    • Login ke akun TikTok milikmu
    • Pilih menu Profil
    • Klik ikon tiga garis di ujung kanan atas, pilih Saldo
    • Ketuk Dapatkan Koin dan pilih paket koin yang diinginkan
    • Ketuk Isi Ulang, pilih metode pembayaran GoPay lalu klik Beli dengan Sekali Ketuk
    • Lakukan pembayaran sesuai instruksi
    • Transaksi berhasil dan cek koin TikTok apakah sudah bertambah ke akun atau belum.

    Cara Top Up Koin TikTok Pakai OVO

    Berikut cara isi ulang koin TikTok menggunakan e-wallet DANA di aplikasi maupun situs resminya:

    • Buka aplikasi TikTok di ponsel atau situs resminya di browser
    • Login ke akun TikTok milikmu
    • Pilih menu Profil
    • Klik ikon tiga garis di ujung kanan atas, pilih Saldo
    • Ketuk Dapatkan Koin dan pilih paket koin yang diinginkan
    • Ketuk Isi Ulang, pilih metode pembayaran OVO lalu klik Beli dengan Sekali Ketuk
    • Lakukan pembayaran sesuai instruksi
    • Transaksi berhasil dan cek koin TikTok apakah sudah bertambah ke akun atau belum.

    Cara Top Up Koin TikTok Pakai LinkAja

    Metode pembayaran LinkAja hanya bisa dilakukan untuk pembelian koin TikTok di websitenya. Berikut cara isi ulang koin TikTok menggunakan e-wallet LinkAja di situs resminya:

    • Buka situs resmi TikTok di browser
    • Login ke akun TikTok milikmu
    • Klik foto profil akun TikTok di ujung kanan atas, lalu pilih Beli Koin
    • Pilih paket koin yang diinginkan
    • Ketuk Isi Ulang, pilih metode pembayaran LinkAja
    • Klik Bayar Sekarang dan selesaikan pembayaran
    • Transaksi berhasil dan cek koin TikTok apakah sudah bertambah ke akun atau belum.

    Perlu diperhatikan, seluruh aktivitas pembelian koin TikTok di aplikasinya terhubung dengan akun Google Play atau App Store pengguna. Karena itu, detikers harus menautkan terlebih dahulu metode pembayaran sejumlah e-wallet tersebut ke Google Play atau App Store, ya.

    (azn/row)



    Sumber : inet.detik.com

  • Cara Beli Koin TikTok di Google, Harganya Lebih Murah!

    Jakarta

    Koin di TikTok bisa disebut sebagai alat transaksi di platform tersebut. Detikers dapat menggunakannya untuk “nyawer” pengguna TikTok lain yang sedang melakukan live atau siaran langsung.

    Untuk nyawer, kamu perlu menukar koin TikTok menjadi stiker atau gift. Barulah gift dapat diberikan ke konten kreator yang tengah live sebagai bentuk dukungan dan apresiasi. Dengan sering mengirimkan koin, level pengguna TikTok bisa naik.

    Koin TikTok diperoleh dengan melakukan top up atau pembelian menggunakan uang asli. Selain melalui aplikasinya, beli koin TikTok dapat dilakukan lewat situs resminya di Google. Simak cara beli dan nominal harganya di bawah ini.


    Harga Koin TikTok di Google

    Sebelum membelinya, penting mengetahui harga koin TikTok terlebih dahulu. Sebagai informasi, harga koin TikTok di situs resminya lebih murah sekitar 25 persen dibanding membelinya melalui aplikasi.

    Berdasarkan laman resminya, berikut nominal dan harga koin TikTok di Google:

    • 70 koin: Rp 12.900
    • 90 koin: Rp 16.600
    • 150 koin: Rp 27.700
    • 200 koin: Rp 36.900
    • 250 koin: Rp 46.100
    • 350 koin: Rp 64.500
    • 450 koin: Rp 82.900
    • 700 koin: Rp 129.000
    • 1.400 koin: Rp 258.000
    • 3.500 koin: Rp 645.000
    • 7.000 koin: Rp 1.290.000
    • 17.500 koin: Rp 3.225.000

    Pembelian koin TikTok lewat situs resminya juga bisa menentukan nominal khusus yang detikers inginkan. Nominal khususnya minimal beli 30 koin dan maksimal 2,5 juta koin.

    Cara Beli Koin TikTok di Google

    Untuk membeli koin TikTok di situs resminya melalui browser Google, ikuti langkah-langkah berikut:

    1. Buka situs resmi TikTok di browser Google.
    2. Login ke akun TikTok.
    3. Ketuk menu Profil pada ujung kanan atas layar lalu klik “Beli Koin”.
    4. Pilih nominal koin yang tertera atau kustomisasi jumlah yang ingin dibeli.
    5. Klik “Isi Ulang”.
    6. Cek detail ringkasan pesanan.
    7. Pilih metode pembayaran dan klik “Bayar Sekarang”.
    8. Lakukan pembayaran sesuai instruksi.
    9. Apabila pembayaran berhasil, cek apakah koin TikTok sudah bertambah ke akun atau belum.

    Metode pembayaran beli koin TikTok lewat situs resminya di Google bisa menggunakan e-wallet meliputi DANA, ShopeePay, GoPay, OVO, Link Aja, transfer bank, kartu debit atau kredit, maupun melalui merchant Indomaret dan Alfamart.

    (azn/row)



    Sumber : inet.detik.com