Tag: Padel

  • Tokocrypto Ajak Komunitas Main Padel Bareng di MerapatkeTKP Oktober

    Program olahraga padel bertajuk “MerapatkeTKP (Tokocrypto Keranjingan Padel)” kembali mencatat kesuksesan pada edisi Oktober dengan antusiasme tinggi dari komunitas. Kegiatan yang diinisiasi oleh Tokocrypto ini melanjutkan misinya untuk menggabungkan gaya hidup aktif dengan literasi finansial dan pengenalan dunia aset digital.

    Setelah mencatat partisipasi 63 peserta pada sesi perdana di September, edisi Oktober berhasil menarik 99 peserta yang tersebar di lima venue utama: The Good Padel Cilandak, Play!Court Visaka, Naya Padel, Athletiq Airdome, dan Padel Arena Jakarta. Program ini menampilkan kombinasi kegiatan olahraga, komunitas, dan edukasi finansial, menjadikannya salah satu inisiatif gaya hidup paling menarik di ekosistem kripto Indonesia tahun ini.

    Dalam edisi Oktober ini, ada ajang main bareng Komunitas bersama Minutes of Manager dan Kawula Padel. Melalui keseruan bermain dan berinteraksi, Tokocrypto ingin menghadirkan pengalaman belajar investasi yang lebih santai dan menyenangkan, sambil memperkuat hubungan dengan komunitas pengguna serta memperluas jangkauan literasi finansial di kalangan muda.

    “Kami ingin membangun kesadaran bahwa olahraga dan pengelolaan keuangan yang cerdas bisa berjalan beriringan. Melalui MerapatkeTKP, peserta tidak hanya berolahraga, tetapi juga mendapatkan perspektif baru tentang pentingnya menjadi investor yang cerdas dan melek finansial,” ujar Calvin Kizana, CEO Tokocrypto.

    Rangkaian Event MerapatkeTKP

    Program MerapatkeTKP sendiri merupakan rangkaian event yang berlangsung dari September hingga November 2025, dengan total 15 sesi dan satu mini competition. Tokocrypto menyediakan total hadiah Rp15,5 juta, serta harga khusus bagi pengguna Tokocrypto, yakni Rp50 ribu per sesi, jauh lebih terjangkau dibanding tarif reguler Rp500 ribu.

    Dengan konsep ini, Tokocrypto ingin memperluas jangkauan edukasi keuangan melalui pendekatan yang ringan dan relevan bagi generasi muda. Hasilnya, pada gelaran September lalu, 92% peserta merupakan non-user Tokocrypto, menandakan potensi besar olahraga padel sebagai medium baru untuk memperkenalkan literasi finansial dan investasi digital ke masyarakat luas.

    “Antusiasme peserta di bulan Oktober menunjukkan bahwa pendekatan gaya hidup aktif dapat menjadi strategi efektif untuk membangun komunitas Web3 yang inklusif. MerapatdiTKP bukan hanya tentang olahraga, tapi tentang membentuk ekosistem yang sehat, secara fisik dan finansial,” tambah Calvin.

    Secara nasional, pertumbuhan jumlah investor kripto di Indonesia terus meningkat. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor kripto mencapai 18,08 juta per Agustus 2025, naik 9,57% dibanding bulan sebelumnya. Inisiatif seperti MerapatdiTKP diyakini dapat mempercepat pencapaian target 20 juta investor kripto di akhir 2025 melalui pendekatan yang lebih interaktif dan berorientasi komunitas.

    Sarana Olahraga dan Edukasi

    Selain manfaat edukatif, olahraga padel juga memiliki kesamaan nilai dengan dunia investasi: disiplin, fokus, konsistensi, dan strategi. Tokocrypto melihat padel bukan sekadar olahraga baru yang tengah naik daun, melainkan simbol kolaborasi antara kesehatan fisik, sosial, dan finansial dalam membangun generasi yang tangguh.

    “Harapan kami, MerapatkeTKP dapat menjadi role model bagaimana edukasi finansial bisa disampaikan secara fun dan relevan. Dengan kolaborasi bersama komunitas olahraga, kita ingin terus memperluas dampak positif ini,” tutup Calvin.

    Di edisi MerapatkeTKP November, keseruan masih berlanjut! Akan ada beberapa sesi main padel bareng lagi sekaligus mini competition dengan berbagai hadiah menarik yang bisa kamu menangkan.

    Jangan lewatkan kesempatan buat seru-seruan sambil kenalan dengan sesama pegiat kripto dan komunitas olahraga. Pastikan kamu pantau terus media sosial dan akun Telegram resmi Tokocrypto untuk update jadwal, lokasi, dan cara ikut mainnya!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pramono Anung Hadiri Turnamen Padel di Jaksel, Dukung Kegiatan Positif


    Jakarta

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri DYA Padel Tournament di Jakarta Selatan, Sabtu (1/11/2025). Ia mendukung penuh kegiatan positif masyarakat.

    Turnamen di Mr. Padel, Cipete, Jaksel, diikuti 68 peserta dari berbagai komunitas padel di Jakarta dan sekitarnya. Ketua penyelenggara DYA Padel Tournament Lidya Praditta mengatakan bahwa turnamen ini merupakan inisiatif dari komunitas padel yang ia bentuk.

    “Ini first time turnamen saya. DYA itu nama saya. Separuh peserta dari komunitas saya. Separuh lagi dari teman-teman yang biasa ikut turnamen,” kata Lidya saat ditemui di lokasi acara.


    “Begitu poster (turnamen) keluar, dua hari langsung full. Waiting list-nya sampai ratusan orang,” ujarnya menambahkan.

    Turnamen kali ini hanya membuka satu kategori: Mix double. Lidya berencana menambah kategori pada turnamen berikutnya.

    Rencananya, Januari atau Februari ia ingin membuka turnamen lagi di beberapa kategori. Lidya menyebut olahraga padel kini makin diminati masyarakat. Ia pun tak risau dengan kabar bahwa di beberapa negara, seperti Swedia, sejumlah lapangan padel mulai tutup karena penurunan minat, Lidya mengaku tidak khawatir.

    “Di Indonesia hype-nya sempat turun. Tapi sekarang ramai lagi. Sebab, padel ini olahraga sosial. Sekarang anak-anak kecil sudah mulai private padel. Kalau diteruskan, bagus banget untuk regenerasi atlet,” ujarnya.

    Sementara Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang turut hadir dalam acara tersebut, mengapresiasi antusiasme komunitas padel di Jakarta.

    “Saya tahu sekarang ini padel benar-benar hype-nya luar biasa. Seluruh komunitas kalau belum menyentuh raket padel itu belum menjadi anak Jakarta. Terutama anak Jakarta Selatan,” ucap Pramono.

    “Saya surprise melihat lokasinya seperti ini. Saya yakin turnamen ini akan memperkuat komunitas padel di Jakarta. Dan, semoga ini bukan sekadar tempat kumpul main padel. Yang paling penting, komunitas seperti ini harus membantu menghidupkan UMKM di sekitar. Itu akan memberikan dampak positif,” kata dia.

    Pramono Anung, padelFoto: Muhammad Robbani/detikSport

    Ketua Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari turut menghadiri turnamen ini. Ia bersama Pramono Anung sempat mencicipi bermain padel sebentar.

    “Turnamen ini kan bagian dari aktivitas olahraga masyarakat. Saya sampaikan karena hari ini padel belum menjadi olahraga yang direkognesi oleh Olimpiade, (3:59) tapi saya yakin dalam waktu dekat karena padel ini merupakan salah satu olahraga yang paling cepat di dunia, sama seperti e-sport,” ucap Raja Sapta.

    (mro/aff)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Olahraga Hits yang Lagi Naik Daun di Indonesia

    Jakarta

    Belakangan ini, padel menjadi olahraga hits yang tengah naik daun di Indonesia. Berbagai kalangan menyukai olahraga ini, mulai dari remaja, karyawan, hingga publik figur.

    Ketenaran padel sudah naik semenjak banyak para selebriti dan influencer menyenangi olahraga ini dan membagikannya di media sosial. Hingga kini, olahraga hits tersebut masih digemari masyarakat dengan banyaknya komunitas dan lapangan padel yang berdiri di berbagai daerah. Namun, tahukah detikers, apa sebenarnya olahraga padel?

    Berdasarkan sejarahnya, olahraga ini sudah populer di kalangan masyarakat Meksiko pada tahun 1980-1990.


    Padel sering dinilai mirip dengan olahraga lainnya seperti tenis dan squash. Meskipun begitu, olahraga yang tengah booming ini ternyata memiliki kekhasannya sendiri, terutama pada alat dan perlengkapan yang digunakan.

    Apa Itu Olahraga Padel?

    Padel adalah sejenis olahraga raket yang berupa gabungan antara tenis dan squash. Olahraga ini biasanya dimainkan secara doubles atau dua pasangan dengan lokasi bermain berupa lapangan tertutup yang ukurannya lebih kecil dari lapangan tenis.

    Mengutip dari Lawn Tennis Association (LTA), persamaan antara tenis dan padel hanya pada penilaiannya saja, sisanya banyak terdapat perbedaan. Lapangan padel dirancang untuk 4 pemain dengan ukuran sekitar 25% lebih kecil dari lapangan tenis.

    Tempo permainan olahraga ini juga disesuaikan dengan ukuran lapangannya yang lebih kecil. Oleh karenanya, padel akan sulit jika dimainkan secara tunggal.

    Sejarah Singkat Terbentuknya Olahraga Padel

    Mengutip dari detikEdu. Olahraga padel pertama kali ditemukan di Meksiko dengan seorang penggemar tenis bernama Enrique Corcuera pada 1969.

    Pada masa itu, Enrique bersama istrinya tidak mempunyai lahan yang cukup luas untuk membangun lapangan. Oleh karenanya, ia mulai merancang lapangan tenis versi kecil dengan ukuran 20 x 10 meter di belakang rumahnya, di Puerto de Acapulco, Guerrero, Meksiko.

    Lapangan yang dibuat Enrique ini kini dianggap sebagai lapangan padel pertama. Olahraga tersebut pun dinamai “paddle Corcuera” yang dalam bahasa Spanyol berarti dayung atau raket Corcuera.

    Pada awal 1970-an, olahraga padel sudah tersebar di beberapa negara seperti Spanyol, Argentina, Uruguay, Prancis, Kanada, dan Amerika Serikat. Olahraga ini dipopulerkan oleh Pangeran Alfonso dari Hohenlohe-Langenburg, Spanyol yang menghabiskan waktu liburannya bermain padel bersama Enrique.

    Pada 1998, terbentuklah asosiasi padel nasional pertama bernama “Asociación Padel Argentino” yang kemudian mengadakan kompetisi pada Januari 1998 di Mar del Plata, Buenos Aires.

    Selang beberapa tahun kemudian, asosiasi internasional padel didirikan dengan nama International Pdel Federation (IPF) di Madrid, 21 Juli 1991.

    Pada tahun 2000-an, kejuaraan padel mulai digelar di berbagai negara dengan kelompok umur yang berbeda-beda. Hingga kini, padel sudah dimainkan oleh puluhan juta orang dari ratusan negara di seluruh dunia.

    Aturan Cara Bermain Padel

    Sebelum detikers mulai bermain padel, perlu dipahami terlebih dahulu aturan sistem permainan padel, berikut beberapa hal yang perlu diketahui.

    • Jumlah pemain pada olahraga padel terdiri dari dua tim dengan masing-masing diisi oleh dua orang.
    • Lapangan padel berukuran 20 x 10 meter.
    • Permainan diawali dengan memukul bola ke area servis lawan melewati net dan memantul sebelum mengenai dinding.
    • Jika bola mengenai dinding tanpa memantul terlebih dahulu, maka pihak lawan mendapatkan poin.
    • Sistem penilaian padel menggunakan skema 15-30-40.
    • Apabila terjadi deuce, setiap tim perlu merebut dua poin untuk menang.

    Demikianlah ulasan lengkap mengenai olahraga padel, mulai dari sejarah hingga aturan bermainnya. Semoga membantu detikers yang mulai menekuni olahraga hits ini, ya!

    Sejumlah warga tengah berolahraga Padel di Padel Arena Jakarta, Rabu (3/7/2025). Olahraga padel tengah populer di kalangan masyarakat, khususnya di Jakarta. Padel kini masuk dalam kategori jasa kesenian dan hiburan, dikenai pajak 10 persen.Olahraga padel yang lagi naik daun di Indonesia. Foto: Grandyos Zafna/detikcom

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Servis Padel Masih Sering Salah? Ini Cara Benarnya Biar Nggak Fault


    Jakarta

    Padel merupakan olahraga yang fokus pada akurasi dan kontrol saat bermain. Setelah memahami aturan dasar bermain padel, detikers perlu memahami lebih lanjut terkait teknik, posisi, hingga cara servis yang benar.

    Dalam olahraga padel, servis buka hanya sekedar langkah untuk memulai poin, namun kesempatan untuk mengambil inisiatif dan menyusun strategi. Meskipun begitu, masih banyak pemain yang mengabaikan teknik servis yang benar saat awal permainan. Padahal jika dilakukan dengan benar, servis padel bisa memberikan tekanan besar pada lawan.

    Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai teknik servis padel, detikers dapat menyimak artikel berikut ini.


    Teknik Servis Bermain Padel yang Efektif

    Meskipun sekilas mirip dengan tenis, namun teknik servis pada padel jelas berbeda. Dalam padel, servis dilakukan secara underhand. Teknik ini dilakukan dengan cara memukul bola dari bawah pinggang, cocok bagi pemula atau pemain profesional karena teknik ini dapat menempatkan bola dengan tepat ke arah lawan.

    Dalam teknik ini, bola harus dipantulkan ke tanah terlebih dahulu sebelum dipukul, kemudian diarahkan secara diagonal ke kotak lawan. Pastikan detikers menggunakan kekuatan yang ringan, namun tetap akurat. Hindari pukulan yang terlalu tinggi saat bola dipantulkan.

    Setelah servis, detikers dapat segera mengambil posisi dekat net, untuk bergantian menjaga area belakang dan depan. Hindari “zona kosong” di antara rekan bermain. Komunikasi dan rotasi posisi juga berperan penting setelah selesai melakukan teknik servis dengan benar.

    Selain servis underhand, terdapat beberapa teknik servis padel yang bisa dilakukan agar membuat permainan lebih efektif, yaitu:

    • Teknik Servis Lob, servis ini diarahkan tinggi ke area belakang lawan, bertujuan untuk mengembalikan bola dan memberikan waktu bagi rekan bermain untuk menempati posisi net.
    • Servis Slice, servis dengan memutar pergelangan tangan saat memukul agar sulit untuk diantisipasi lawan.
    • Servis Kuat, servis ini memerlukan kekuatan agar bola dapat melaju secara cepat ke area lawan.
    • Servis Drop, bola dapat dipukul dengan pelan dan dekat ke net lawan. Teknik ini bertujuan untuk mengubah ritme dalam permainan.
    • Servis Body, servis ini diarahkan langsung ke tubuh lawan dan bertujuan untuk membuat lawan sulit mengontrol bola.
    • Servis Kombinasi, gabungan beberapa jenis servis agar lawan kesulitan dalam mengantisipasi bola.
    • Servis Strategis, servis yang menyesuaikan posisi lawan dengan rekan tim.

    Demikianlah rangkuman terkait teknik servis padel yang benar agar permainan dapat berlangsung efektif dan konsisten. Semoga dapat membantu ya, detikers!

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • 3 Rekomendasi Olahraga Beginner Friendly untuk Dicoba!


    Jakarta

    Berolahraga penting untuk menjaga tubuh tetap bugar. Memulai rutinitas olahraga nggak harus berat kok. Kamu bisa memilih jenis olahraga yang ringan dan sesuai kebutuhan tubuh.

    Buat para wanita yang ingin mulai aktif bergerak, berikut 3 rekomendasi olahraga ramah pemula yang bisa dicoba.

    Pilates


    Pilates termasuk jenis olahraga low-impact yang berfokus pada kekuatan inti dan fleksibilitas. Olahraga ini cocok untuk kamu yang ingin memperbaiki postur dan membentuk tubuh tanpa harus olahraga berat.

    Padel

    Olahraga padel kini tengah menjadi tren. Banyak selebriti di Tanah Air yang ikut terkena ‘demam’ padel. Bahkan olahraga ini diprediksi akan semakin populer lagi ke depan, lantaran tergolong mudah dimainkan dan minim risiko cedera.

    Lari

    Lari merupakan olahraga yang sangat mudah dan murah. Selain baik untuk kesehatan jantung, lari juga efektif meningkatkan metabolisme tubuh dan menurunkan berat badan.

    Itulah tadi pilihan olahraga yang beginner friendly. Nggak ada kata terlambat untuk mencoba! Counterpain siap #DukungTerusAksimu untuk jadi lebih fit dan sehat.

    (prf/ega)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Tren Baru Jakarta! Ini Daftar Lapangan Padel yang Bisa Kamu Sewa per Jam

    Jakarta

    Belakangan ini, olahraga padel menjadi tren di kalangan publik. Olahraga ini sempat ramai di sosial media sebab digandrungi kalangan artis hingga influencer. Ketenarannya membuat beberapa lokasi di perkotaan kini diisi dengan lapangan padel.

    Lapangan padel memiliki ukuran sepertiga lebih kecil dibandingkan lapangan tenis, dengan dinding yang tertutup, memungkinkan bola dapat memantul dimana saja.

    Terdapat banyak lokasi bermain padel di Jakarta dengan harga sewa yang bervariasi, tergantung pada fasilitas dan waktu bermainnya.

    Berikut detikSport rangkum daftar lapangan padel yang bisa detikers sewa per jam, lengkap dengan alamat dan harganya.

    1. Pondok Indah Padel Club

    Lokasi bermain padel selanjutnya yaitu Pondok Indah Padel Club (PIPC). Tempat bermain padel ini terletak di Jalan RC. Veteran Raya, Bintaro, Pesanggrahan, Kota Jakarta Selatan.

    detikers dapat beramai-ramai mengunjungi lokasi ini karena PIPC menyediakan fasilitas berupa 9 lapangan padel lengkap dengan ruang tunggunya. Tidak perlu takut jika lupa membawa perlengkapan bermain, karen PPIC menyediakan pro shop dengan peralatan padel yang super lengkap.

    Harga sewa lapangan di PPIC yaitu mulai Rp 450 ribu per jam. detikers dapat mengunjungi instagram @pipcofficial untuk info lebih lengkap.

    2. Racquet Padel Club

    Racquet Padel Club juga menjadi salah satu lokasi bermain padel dengan fasilitas yang lengkap. Tempat bermain padel ini berlokasi di Jalan M.P.R. III Dalam No.4, RT.4/RW.13, Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan.

    Di Racquet Padel Club, detikers dapat memilih lokasi bermain sesuai preferensi sebab tempat ini menyediakan 4 lapangan semi outdoor dan indoor. Tak hanya itu, detikers juga dapat rehat sejenak di cafe dan kolam renang yang telah disediakan.

    Tidak perlu takut untuk membawa anak-anak ikut bermain, karena lokasi ini ramah anak-anak dan pemula. Ada juga area pet-friendly sehingga detikers dapat membawa hewan peliharaan ke lokasi ini.

    Untuk harga sewa lapangan, detikers hanya perlu menyediakan uang mulai dari Rp75 ribu per satu kali sesi bermain. Untuk informasi lebih lanjut, detikers dapat mengunjungi situs racquetpadelclub.com.

    3. Sunrise Padel

    Bagi detikers yang menginginkan suasana bermain padel di dalam ruangan tanpa gangguan dan kebisingan dari luar, Sunrise Padel dapat menjadi pilihan. Lapangan padel ini berlokasi di Jl. Surya Wahana No.10, Kedoya Utara, Jakarta Barat.

    Tak hanya bermain, bagi detikers yang ingin belajar sampai mahir, Sunrise Padel menyediakan coach profesional yang siap mendampingi. Detikers hanya perlu menjadwalkan sesi dengan para coach dan merogoh mulai Rp660 ribu per jam.

    Harga sewa di Sunrise Padel ditetapkan sebesar Rp340 ribu per jam.

    4. Orange Garden Padel

    Orange Garden Padel Club menjadi rekomendasi lapangan padel selanjutnya. Tempat bermain padel ini berlokasi di Kebon Jeruk Intercon Blok M.

    Berbagai fasilitas yang dapat dinikmati mulai dari empat lapangan padel indoor lengkap dengan area makan dan parkir. Bagi detikers yang ingin menyewa lapangan, Orange Garden Padel Club menetapkan harga mulai Rp380 ribu per jam.

    Untuk mengetahui jadwal hingga ketersediaan sesi, detikers dapat mengunjungi Instagram @ogpadel.id.

    5. Wins Arena Kuningan

    Salah satu lapangan padel yang menawarkan harga kompetitif yaitu Wins Arena Kuningan. Lokasi bermain padel ini terletak di Jalan Prof. DR. Satrio, RT.11/RW.4, Kuningan, Karet Kuningan, Kota Jakarta Selatan.

    Tarif sewa lapangan di lokasi ini hanya mulai Rp250 ribu/jam. Selain harganya yang cukup terjangkau, lapangan padel yang tersedia juga mudah diakses dan strategis. Wins Arena buka mulai pukul 06.00-22.00 WIB.

    Bagi detikers yang ingin konsultasi terkait jadwal, dapat menghubungi Instagram @wins.arena.

    6. Tangkas Padel

    Jika detikers mencari lapangan padel dengan jam operasional yang cukup fleksibel, Tangkas Padel dapat menjadi pilihan. Lokasi bermain padel ini berada di Jalan Tanjung Duren, Komplek Perumahan Greenville Blok Q, Jakarta Barat.

    Tangkas Padel menyediakan tiga lapangan padel indoor dengan atmosfer yang nyaman. Untuk tarif sendiri, tempat ini menyediakan kategori reguler dan Happy Hour. Paket reguler mulai Rp400 ribu/jam dan berlaku setiap Senin-Jumat, pukul 16.00-22.00 WIB. Sementara paket Happy Hour mulai harga Rp375 ribu per jam setiap Senin-Jumat pukul 06.00-15.00 WIB.

    7. Futton Padel

    Futton Padel menjadi salah satu lokasi bermain padel dengan konsep yang estetik dan nyaman. Alamatnya berada di Jalan Kemajuan Nomor 1, Petukangan, Jakarta Selatan.

    Lapangan padel ini menyediakan tribun sebagai tempat bersantai sambil menyaksikan orang lain bermain. Fasilitas lainnya yang bisa dinikmati mulai dari gerai makanan, ruang ganti baju, tempat parkir, shower, hingga mushola.

    Futton Padel menetapkan tarif sewa lapangan mulai Rp230 ribu per jam.

    Itulah ulasan lengkap terkait lapangan padel di Jakarta yang bisa disewa per jam. Semoga dapat menjadi referensi bagi detikers yang ingin mulai bermain padel.

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Jalan Para Pemain Amatir Menuju Kancah Profesional


    Jakarta

    Liga Padel, kompetisi amatir pertama terstruktur untuk olahraga padel yang dimulai bulan Oktober, diharapkan bisa melahirkan atlet-atlet profesional untuk mengharumkan nama Indonesia di level internasional.

    Padel dikenal sebagai olahraga ganda dengan format best of three sets, memadukan keseruan, strategi, dan kompetisi yang membuatnya cepat menjamur. Berangkat dari hal tersebut, Liga Padel hadir untuk menjawab kebutuhan pemain amatir yang ingin mencicipi pengalaman bertanding layaknya profesional, sekaligus membangun komunitas padel yang kukuh di Indonesia.

    Musim perdana akan dimulai pada Oktober 2025, bertempat di berbagai klub Padel di Jakarta. Pertandingan dihelat pada akhir pekan untuk memudahkan peserta, dengan sistem kompetisi berjenjang, mulai dari fase grup, Play-Ins, hingga Playoff dan Final.


    Format ini memastikan setiap pasangan mendapat banyak kesempatan bertanding dan menjaga persaingan tetap tumbuh hingga akhir.

    Liga Padel juga menerapkan sistem pasangan tetap yang berlaku untuk satu musim penuh, sehingga setiap pemain bisa membangun chemistry dan sinergi jangka panjang dengan pasangannya.

    Pada musim berikutnya, pasangan diperbolehkan berganti sesuai pilihan pemain. Setiap performa pertandingan akan tercatat dalam sistem peringkat berbasis ELO yang bersifat personal, bukan tim.

    Liga Padel menawarkan total hadiah Rp 120 juta, dalam dua divisi yakni Bronze dan Silver untuk kategori putra serta putri. Namun hadiah bukan tujuan utama kompetisi ini, melainkan untuk membentuk ekosistem olahraga yang inklusif, sehat, dan menyenangkan.

    Penggunaan teknologi di Liga Padel ini dimulai dari proses pendaftaran, jadwal pertandingan, hingga pencatatan skor dilakukan melalui sistem digital yang membuat peserta fokus ke permainan, sementara penyelenggaraan berjalan rapi dan transparan.

    Hal ini juga ditunjang dengan kolaborasi bersama Bank BRI sebagai Official Bank Partner yang turut menghadirkan kemudahan dan keamanan transaksi keuangan peserta Liga melalui BRImo.

    Nantinya Liga Padel ini diharapkan bisa menelurkan atlet-atlet padel profesional yang bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

    “Liga Padel bukan hanya kompetisi, tapi juga wadah pembinaan. Dari sini kita bisa melihat siapa saja yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih jauh, baik melalui klub maupun jalur pembinaan resmi. Padel Indonesia butuh liga seperti ini untuk memastikan masa depan atlet profesional kita,” ujar Ketua Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI) Jakarta, Gino Korompis, dalam rilis kepada detikSport.

    Gino juga menambahkan bahwa padel memiliki daya tarik unik untuk anak muda, komunitas urban, hingga keluarga yang ingin berolahraga bersama. Inilah yang bikin pertumbuhannya bisa pesat di Indonesia.

    “Padel ini olahraga yang inklusif dan menyenangkan, bisa dimainkan siapa saja. Dengan adanya liga seperti ini, kami berharap semakin banyak orang yang tertarik, ikut serta, dan akhirnya membangun ekosistem yang kuat dari akar rumput hingga tingkat profesional,” sambungnya.

    Ketua Pelaksana Liga Padel Daniel Van Leeuwen menyampaikan bahwa liga ini juga lahir dari semangat komunitas untuk menghadirkan wadah kompetitif yang profesional sekaligus ramah bagi pemain dari berbagai level. Selain itu, Liga Padel ingin memberikan pengalaman baru bagi para pemain amatir untuk meningkatkan level mereka.

    “Kami ingin memastikan setiap pemain padel di Indonesia, baik yang baru mulai maupun yang sudah berpengalaman, bisa merasakan atmosfer kompetisi dengan standar internasional. Lebih dari sekadar pertandingan, LIGA PADEL adalah ruang untuk bertemu, berjejaring, dan bertumbuh bersama melalui olahraga ini,” ungkap Daniel.

    “Terima kasih Liga Padel karena sudah melibatkan kami. Saya lihat padel sangat berkembang di Indonesia. Jadi kami ingin mendukung perkembangan padel juga,” timpal Dhananjaya Kuckreja dari Metro Tennis sebagai salah satu peserta.

    Bagi pemain amatir yang ingin bergabung, pendaftaran untuk musim perdana bisa dilihat di akun media sosial Liga Padel.

    (mrp/raw)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Dari Indonesia ke Spanyol, Mulai dari Nol Kini Main Padel dengan Chingotto


    Jakarta

    Dunia padel di Indonesia baru berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, namun sudah ada sosok yang mencatat sejarah tersendiri, yakni Steven Samson. Pelatih padel asal Indonesia ini pernah berbagi lapangan dengan para legenda dunia, seperti Federico Chingotto, Jorge Martínez, dan Fernando Poggi.

    Bagi Steven, pengalaman tersebut bukan sekadar kesempatan langka, tapi juga momen berharga untuk menyerap ilmu dari pemain dan pelatih top dunia.

    “Bisa bermain langsung dengan Chingotto, Jorge Martínez, dan Poggi itu luar biasa. Mereka bukan hanya pemain hebat, tapi juga terbuka berbagi ilmu. Saya belajar banyak soal taktik dan filosofi padel di level tertinggi,” ujar Steven dalam keterangannya, Senin (20/10/2025).


    Sebagai pendiri Samson Padel Academy, Steven berharap pengalamannya di Spanyol bisa membantu mempercepat perkembangan padel Tanah Air. Ia ingin menerapkan pelatihan yang lebih terstruktur dan berbasis standar internasional.

    “Padel di Indonesia punya potensi besar. Sekarang saatnya kita bangun fondasi yang kuat, mulai dari pelatih, pemain, sampai komunitas,” tambahnya.

    Steven Samson. Pelatih padel asal IndonesiaSteven Samson. Pelatih padel asal Indonesia Foto: Samson Padel Academ

    Menariknya, perjalanan Steven di dunia padel tidak dimulai dari olahraga raket sama sekali. Ia benar-benar memulai dari nol, tanpa pengalaman di tenis, badminton, atau squash. Lewat latihan konsisten dan dedikasi tinggi, Steven berkembang pesat hingga dikenal di dunia padel internasional.

    Kisah Steve menjadi bukti siapa pun bisa berprestasi di padel, bahkan tanpa latar belakang raket sport. Dengan semangat belajar dan kerja keras, Steven menunjukkan bahwa peluang untuk menjadi pemain atau pelatih hebat terbuka untuk semua orang.

    Dengan langkah yang ditempuh Steven, bukan tak mungkin Indonesia segera melahirkan generasi pemain padel yang mampu bersaing di level dunia.

    Sebagai informasi, padel merupakan olahraga raket yang memadukan unsur tenis dan squash, dan kini tengah menjadi tren global, terutama di Eropa dan Amerika Latin. Di Indonesia, olahraga ini mulai diminati di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bali.

    (ega/ega)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Adu Hebat Komunitas Padel Indonesia dan Malaysia


    Jakarta

    Olahraga padel lagi booming di tanah air. Sampai-sampai ada adu hebat antara komunitas padel Indonesia dan Malaysia bernama Padelink.

    Turnamen tersebut digelar di Lapangan Mr Padel, Cipete, Jakarta Selatan, Minggu (19/10/2025). Sebanyak 20 komunitas padel dari Indonesia dan Malaysia berpartisipasi dalam program Citylink Sport Tourism yang menggandeng Traveloka.

    Padelink mempertandingkan empat kategori, yakni Men’s Bronze, Women’s Lower Bronze, Mix Lower Bronze, dan All Stars Fun Match. Kategori All Stars Fun match akan diikuti sejumlah artis dan musisi ternama Tanah Air. Diantaranya Atta Halilintar, Ade Govinda, Thoriq Halilintar, Mikha Hernan, hingga Ben Sihombing.


    Project Director Padelink Zeyhan Fitra Fadillah mengaku ini menjadi event pertama Padelink dan bakal menjadi agenda rutin untuk komunitas padel di Indonesia. Dia menyebut Padelink bukan sekadar “sport fun” tetapi juga memasukkan unsur kompetitifnya di setiap turnamen.

    Itulah mengapa event Padelink mengumpulkan komunitas-komunitas padel di seluruh Indonesia, bahkan negara tetangga.

    “Padelink sendiri sesuai namanya kita nge-link-in semua komunitas untuk bergabung disini. Jadi ada unsur comunity gatheringnya,” tutur Zehan dalam rilis kepada detikSport.

    Selain 19 komunitas padel dari wilayah Jabodetabek, Padelink juga diikuti komunitas padel dari Malaysia, Records Padel. Bahkan, komunitas padel yang diisi putra Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Audy Pratama Subagdja, juga berpartisipasi di event ini.

    Para komunitas mengirim jagoan-jagoan mereka untuk berpartisipasi di turnamen yang merebutkan hadiah uang tunai dan tiket gratis kemana saja dari Citylink dan Traveloka.

    “Kedepannya, Insya Allah kalau berjalan lancar dan mereka happy, kita akan rutin, agenda 4 bulan sekali, bisa tahunan, atau bisa kita jadikan liga (padel),” ujar Zeyhan yang juga CEO Terus Group ini.

    Audy Pratama yang tergabung dalam komunitas Padel ISS mengaku turnamen Padelink seru karena mengumpulkan komunitas padel di seluruh Indonesia. Menurutnya, event ini bukan sekadar olahraga, tapi juga berjejaring, membangun relasi dan bertemu banyak teman baru dari komunitas padel lain.

    “Sudah banyak sekali (komunitas padel), saya juga aktif di komunitas-komunitas, ada Disco, ada Tuespac (Tuesday Padel Club), yang selalu main di hari Selasa, ada GI-Jo, jadi disini, khususnya di Jakarta, komunitas ini benar-benar nge-gather mengumpulkan orang-orang padel, jadi Jakarta keren banget,” ujar Audy.

    Audy mengaku Padelink menjadi turnamen padel ke-12 yang diikutinya. Menurutnya, olahraga padel bukan sekadar sport fun, tetapi juga olahraga kompetitif. Terlebih, saat Indonesia sudah memiliki Tim Nasional Padel. Timnas Padel saat ini tengah bertanding dalam debutnya di World Asia Cup 2015 di Qatar.

    “Harapannya padel maju terus, harus konsisten, karena bagaimanapun olahraga itu salah satu pemersatu bangsa dengan negara lain,” tegas Audy.

    Sementara, Direktur Operasional Citylink Arry Kalzaman Sudarmadji mengakui Padelink menjadi turnamen olahraga yang sedang naik daun dan digemari masyarakat di Indonesia saat ini. Arry menyebut event ini menjadi penghubung antarkomunitas untuk berkumpul dan mempererat hubungan sesama pecinta dan pemain padel.

    “Saya harap dengan kegiatan ini kita bisa berinteraksi dengan lebih hangat mempererat hubungan dan menumbuhkan hubungan yang lebih positif. Semoga menjadi ajang yang menyenangkan, sehat dan merawat hubungan diantara kita semua,” ujar Arry.

    (mrp/raw)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Padel Olahraga Apa, Bagaimana Cara Mainnya?

    Jakarta

    Padel masih menjadi buah bibir, salah satunya terkait dengan pajak hiburan di Jakarta. Berikut penjelasan singkat seputar olahraga padel dan cara bermainnya.

    Sejarah Padel

    Beberapa tahun lalu Padel (Padel Tennis) masih cukup asing untuk telinga masyarakat Indonesia. Padahal olahraga itu sendiri lahir di Acapulco, Meksiko, pada tahun 1969.

    Olahraga ini kemudian merambah negara-negara Amerika Latin, seperti Meksiko dan Argentina. Barulah setelah itu Padel menyebar ke Eropa, terutama di Spanyol.


    Di Spanyol, Padel sedemikian naik daun. Federasi Padel Dunia (IPF) bahkan tercatat lahir di Madrid, Spanyol, pada tahun 1991.

    Sejak 2010, Padel mulai mencuri perhatian dunia karena banyak dimainkan sejumlah pesepakbola top. Apalagi klub-klub top di Spanyol, negara tempat Padel sedemikian populer, masing-masing juga punya komunitas Padel.

    Mantan pemain Timnas Swedia Zlatan Ibrahimovic, misalnya. Eks pemain Barcelona itu ternyata punya klub Padel di negara asalnya. Ada pula Cristiano Ronaldo yang medio 2023 lalu ikut memperkenalkan Padel di Singapura.

    Di Indonesia, para pelaku sudah membentuk organisasi bernama Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI) yang saat ini sudah resmi berada di bawah naungan KONI Pusat.

    Regulasi Padel: Lapangan, net, kaca, raket

    Merujuk kepada regulasi IPF (Federasi Padel Internasional), lapangan padel harus memiliki ukuran sepertiga lapangan tenis. Setiap sisinya harus ditutup oleh kaca.

    Lapangan Padel memiliki panjang 20 meter, dengan lebar 10 meter. Lantai untuk lapangan Padel berbahan rumput buatan, yang dicampur pasir halus. Net lapangan padel memiliki lebar 10 meter, dengan tinggi 0,92 meter.

    Dinding kaca di bagian belakang lapangan Padel punya tinggi 4 meter dan dinding kaca samping setinggi 3 meter. Dinding kaca ini merupakan bagian dari permainan karena pemain bisa memantulkan bola ke kaca tersebut.

    Raket yang dipakai di olahraga Padel berbeda dengan tenis atau badminton. Perbedaan utamanya adalah ketiadaan senar seperti pada raket di tenis dan bulutangkis.

    Raket padel terbuat dari bahan semikarbon plastik fiber dengan ketebalan 38 sentimeter dan lebar 2,6 cm. Panjang raket Padel dari gagang hingga kepala raket adalah 45,5 cm.

    Nah, bola yang dipakai di olahraga Padel juga punya kemiripan dengan bola tenis. Ukuran bola Padel adalah diameter 6,77 cm dengan berat 59,4 gram.

    Close-up photo. Padel tennis player with racket. Girl athlete with paddle racket on court outdoors. Sport concept. Download a high quality photo for the design of a sports app or web site.Bola, raket, dan lapangan padel. Foto: Getty Images/mikeorlov

    Cara bermain Padel

    Seperti di tenis dan bulutangkis, Padel juga mengenal istilah servis. Di sini pemain pertama memukul bola ke area servis lawan setelah melewati net dan memantul sebelum mengenai dinding.

    Apabila bola mengenai dinding tanpa memantul terlebih dahulu, maka dinilai keluar. Hal itu membuat pihak lawan yang berhak mendapatkan poin.

    Sistem skor yang diterapkan pada olahraga Padel sendiri identik dengan olahraga tenis. Artinya, sistem skor olahraga padel memakai skema 15-30-40 dalam setiap game-nya. Jika berhasil menang 6 game, dengan ketentuan unggul minimal 2 game dari lawannya, pemain itu memenangi satu set. Setiap permainan Padel terdiri dari 3 set.

    Perbedaan Padel vs Tenis

    Seperti sudah disebutkan sebelumnya, Padel punya kemiripan dengan Tenis. Tapi keduanya punya cukup banyak perbedaan.

    • Servis padel biasa dilakukan di bawah lengan. Di tenis, servis bisa dilakukan di bawah atau atas lengan.
    • Lapangan padel dikelilingi dinding kaca.
    • Pemain diperbolehkan memainkan padel ketika bola keluar lapangan, sedangkan tenis tidak.
    • Dinding sekeliling lapangan padel dapat dipergunakan. Sementara itu, dalam tenis, harus berada tetap di dalam tanda lapangan.

    Pajak olahraga Padel di Jakarta

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Jakarta sudah menetapkan fasilitas olahraga padel sebagai salah satu objek pajak daerah dengan tarif sebesar 10%.

    Kebijakan ini mengacu pada Keputusan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Nomor 257 Tahun 2025, atas perubahan kedua dari Keputusan Kepala Bapenda Nomor 854 Tahun 2024.

    “Betul olahraga Padel dikenakan PBJT Hiburan dan Kesenian dengan tarif 10%,” kata Ketua Satuan Pelaksana Penyuluhan Pusat Data dan Informasi Pendapatan Jakarta Andri M. Rijal saat dikonfirmasi medio awal Juli 2025 ini.

    (krs/cas)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh