Tag: pagi

  • 6 Tempat Sarapan Enak di Jakarta, Ada Bubur Ayam hingga Roti


    Jakarta

    Ada sejumlah tempat sarapan enak di Jakarta. Pilihan menu sarapannya juga beragam, mulai dari bubur ayam hingga roti.

    Agar tetap semangat dalam menjalani aktivitas, disarankan untuk selalu sarapan di pagi hari. Mengkonsumsi sarapan yang lezat dan mengenyangkan dapat memberikan energi sekaligus mood yang baik.

    Jika bosan membeli sarapan yang ada di dekat rumah, tak ada salahnya kamu menjelajah ke berbagai sudut kota Jakarta. Sebab, ada sejumlah tempat sarapan enak dan murah di Jakarta.


    Daripada penasaran, simak rekomendasi tempat sarapan enak di Jakarta dalam artikel ini.

    Tempat Sarapan Enak di Jakarta

    Ada beberapa tempat sarapan enak di Jakarta, mulai yang viral hingga legendaris karena sudah berjualan sejak puluhan tahun lalu. Simak rekomendasinya yang telah dirangkum detikTravel di bawah ini:

    1. Bubur Ayam Cikini

    Kenikmatan Bubur Ayam dan Martabak Legendaris di Cikini Sejak 1970-anFoto: detikcom / Atiqa Rana

    Rekomendasi yang pertama ada Bubur Ayam Cikini H.R. Sulaiman. Tempat sarapan ini termasuk salah satu yang legendaris di Jakarta, maka wajar saja kalau ramai pengunjung.

    Meski pilihan menunya tidak banyak, tetapi bubur ayam ini memiliki rasa yang khas dan menggugah selera. Pilihannya ada bubur biasa dan bubur telur yang ditambahkan dengan kuning telur ayam kampung. Lalu, porsi buburnya juga bisa dipilih sesuai selera.

    Untuk topping buburnya juga lengkap, mulai dari ayam suwir, cakwe, seledri, bawang goreng, dan emping. Agar lebih nikmat dan pedas, kamu bisa tambahkan sambal sesuai selera.

    Bubur Ayam Cikini H.R. Sulaiman berlokasi di Jalan Cisadane, Cikini, Jakarta Pusat. Harga seporsi bubur ayamnya mulai dari Rp 30 ribuan.

    2. Bubur Ayam Landmark

    Bubur Ayam LandmarkFoto: dok. detikFood

    Bubur ayam yang satu ini termasuk legendaris karena diketahui sudah berjualan sejak 1987. Dinamakan bubur landmark karena berjualan tak jauh dari Gedung Landmark, Setiabudi, Jakarta Selatan.

    Setiap pagi, bubur ayam ini selalu dipadati oleh pegawai kantoran yang ingin membeli sarapan. Ciri khas dari bubur ayam ini adalah porsi buburnya lebih sedikit, tapi lauk dan toppingnya banyak. Maka dari itu banyak yang menyebut bubur ayam gunung karena bentuknya mengerucut ke atas seperti gunung.

    Bubur Ayam Landmark juga viral di media sosial karena rasanya yang lezat dan porsinya berlimpah. Lalu, ciri khas lain dari bubur ayam ini adalah dibungkus pakai kertas nasi, bukan styrofoam seperti pada umumnya. Untuk harga seporsinya mulai dari Rp 15 ribuan.

    3. Bubur Ayam Sunda

    Tak jauh dari Bubur Ayam Landmark, terdapat sebuah tempat makan yang menyajikan berbagai menu sarapan, namanya Bubur Ayam Sunda. Lokasinya berada di Jalan Blora, tidak jauh dari Stasiun KRL Sudirman dan Stasiun MRT Dukuh Atas.

    Sesuai namanya, menu utama di rumah makan ini adalah bubur ayam. Tekstur buburnya yang kental ditambah topping yang banyak membuat bubur ayam ini selalu ramai dikunjungi, terutama saat Car Free Day (CFD) di hari Minggu.

    Selain itu, tempat makan ini juga menjual berbagai menu lainnya, seperti mie ayam, mie yamin, dan bakso. Untuk seporsi bubur ayam harganya sekitar Rp 20 ribu, sedangkan semangkuk mie ayam dibanderol sekitar Rp 25 ribu.

    4. Roti Eneng

    Ingin menikmati roti yang lezat sambil menyeruput kopi yang nikmat? Roti Eneng bisa menjadi pilihan terbaik untuk sarapan. Berlokasi di kawasan Gandaria Tengah, Jakarta Selatan, toko bakery yang mengusung konsep homey ini selalu ramai dikunjungi pelanggan.

    Jenis roti yang ditawarkan sangat beragam, salah satunya yang jadi favorit adalah roti bunting dengan isi aneka rasa. Selain roti bunting, kamu juga bisa menikmati roti roombutter cheese, srikaya toast butter, hingga grilled cheese tuna melt.

    Pilihan menu makanan di Roti Eneng juga beragam, mulai dari nasi goreng hingga pasta. Untuk minumannya ada kopi dan teh, tapi paling disarankan untuk memesan choco sea salt karena jadi salah satu minuman favorit di Roti Eneng.

    5. Bubur Ayam Senopati

    Di kawasan Senopati, terdapat penjual bubur ayam yang konon sudah berjualan sejak puluhan tahun lalu, namanya Bubur Ayam Senopati. Tempat makan ini selalu ramai pembeli, terutama oleh pekerja kantoran yang bekerja di sekitar Senopati.

    Saat weekend pun, Bubur Ayam Senopati juga ramai pembeli. Terkadang, sebelum jam 11 siang pun bubur ayam sudah ludes.

    Seporsi bubur ayam dibanderol sekitar Rp 20 ribuan. Ada juga pilihan ekstra toping ayam atau cakwe agar lebih puas dan mengenyangkan.

    6. Bubur Ayam Cilandak

    Satu lagi tempat sarapan enak di Jakarta, namanya Bubur Ayam Cilandak. Lokasinya berada di Jalan Raya Cilandak KKO, patokannya ada di depan Kantor BCA Cilandak KKO.

    Tukang bubur ayam ini selalu ramai dikunjungi pembeli. Selain karena rasanya lezat dan toppingnya yang banyak, harga seporsinya pun terbilang cukup murah, yakni Rp 13 ribu saja.

    Sayangnya, meja yang disediakan untuk makan di tempat cukup sedikit. Jadi, kalau travelers tidak kebagian tempat, kamu bisa makan di dalam mobil atau meminta kursi plastik kepada penjualnya.

    Demikian enam tempat makan enak di Jakarta yang patut dicoba. Apakah kamu pernah mencoba salah satu tempat makan di atas?

    (ilf/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • 7 Minuman Ini Sebaiknya Jangan Diminum saat Sarapan dan Perut Kosong

    Jakarta

    Banyak orang yang mengkonsumsi minuman tertentu ketika sarapan, seperti teh dan kopi panas. Namun, tahukah kamu jika minuman tersebut sebaiknya jangan diminum saat sarapan dan perut kosong?

    Teh dan kopi masih menjadi minuman favorit untuk mengawali hari. Meski begitu, kedua minuman tersebut justru tak dianjurkan untuk dikonsumsi ketika sarapan, terutama ketika perut dalam kondisi kosong.

    Selain kopi dan teh, ternyata ada sejumlah jenis minuman lainnya yang juga tidak dianjurkan untuk diminum di pagi hari saat perut kosong. Apa saja minuman itu? Simak dalam artikel ini.


    Minuman Ini Sebaiknya Jangan Diminum saat Sarapan dan Perut Kosong

    Sarapan adalah waktu makan yang penting agar tubuh mendapatkan energi yang cukup untuk beraktivitas seharian. Namun, jika tidak sarapan dan lebih memilih minum-minuman seperti teh dan kopi, ternyata hal tersebut tidak baik untuk tubuh.

    Mengutip laman NDTV, setidaknya ada tujuh minuman yang sebaiknya dihindari saat sarapan dan perut kosong. Berikut daftarnya:

    1. Kopi

    Minuman yang pertama adalah kopi. Apabila minum kopi saat sarapan dan perut kosong, hal ini dapat memicu produksi asam berlebih di lambung sehingga menyebabkan gejala tidak nyaman, seperti naiknya asam lambung dan sensasi terbakar di dada.

    Selain itu, terlalu minum banyak kafein seperti kopi juga dapat membuat perasaan cemas, menimbulkan masalah pencernaan, hingga memicu dehidrasi.

    2. Teh

    Sama halnya seperti kopi, mengkonsumsi teh saat sarapan dan kondisi perut kosong juga tidak dianjurkan. Hal ini dapat meningkatkan produksi asam lambung sekaligus memicu masalah pencernaan.

    Kebiasaan minum teh saat sarapan juga dapat mengganggu penyerapan nutrisi dalam tubuh. Soalnya, teh mengandung tanin yang dapat menghambat penyerapan zat besi, seng, dan magnesium dari makanan yang dikonsumsi.

    3. Jus Jeruk

    Sejumlah orang kerap mengkonsumsi jus jeruk di pagi hari. Minuman ini memang mengandung banyak nutrisi sekaligus menyegarkan, tapi jangan dikonsumsi saat perut kosong.

    Sebab, mengkonsumsi jus jeruk saat sarapan dan perut kosong bisa menyebabkan masalah pada lambung. Hal ini disebabkan kandungan asam pada jeruk yang bisa mengiritasi lambung.

    Risiko ini mungkin lebih besar terjadi pada orang yang mengidap masalah lambung, seperti GERD. Jadi, sebaiknya hindari minum jus jeruk dan sejenisnya yang mengandung asam seperti tangerine atau grapefruit.

    4. Minuman Berkarbonasi

    Minuman berkarbonasi juga sebaiknya tidak dikonsumsi saat sarapan dan perut dalam keadaan kosong. Kandungan karbonasi yang tinggi pada soda dapat menyebabkan gas dan kembung jika diminum saat perut kosong.

    Minuman ini juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan, rasa mual, dan nyeri di ulu hati. Selain itu, terlalu banyak mengkonsumsi minuman berkarbonasi juga dikaitkan dengan risiko tinggi terserang berbagai penyakit, seperti obesitas, diabetes tipe 2, masalah ginjal, hingga penyakit jantung.

    5. Minuman Manis

    Sebagian orang memilih meminum minuman manis di pagi hari, seperti teh manis atau jus kemasan. Meski gula dapat memberikan energi bagi tubuh, tetapi kandungan gula yang tinggi untuk asupan sarapan serta kombinasi perut kosong ternyata tidak baik untuk kesehatan.

    Sebab, mengkonsumsi gula berlebih dapat menambah beban kerja pada fungsi hati dan pankreas. Selain itu, minuman manis yang diminum saat perut kosong dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat.

    Memang, pada awalnya tubuh akan terasa berenergi dan semangat beraktivitas. Namun, secara perlahan tubuh juga akan merasakan lemas setelahnya.

    6. Minuman Dingin

    Mengkonsumsi minuman dingin saat sarapan dan perut kosong juga tidak baik untuk kesehatan. Sebab, minuman ini dapat menyebabkan iritasi pada lambung dan usus.

    Ketika air dingin masuk ke pencernaan, maka dapat memicu kontraksi otot di perut, sehingga menyebabkan perasaan kembung dan tidak nyaman setelahnya.

    Perlu diketahui juga, minuman dingin dapat memperlambat proses pencernaan makanan, sehingga membuat perut terasa penuh dan begah. Kondisi ini sangat mengganggu bagi mereka yang mengidap masalah pencernaan atau sensitivitas lambung.

    7. Yoghurt

    Minuman berikutnya yang sebaiknya jangan dikonsumsi saat sarapan dan perut kosong adalah yoghurt. Meski dinilai baik untuk kesehatan dan cocok bagi yang sedang diet, tetapi tak semua yoghurt adalah pilihan terbaik.

    Soalnya, banyak yoghurt yang dijual di pasaran mengandung gula tambahan yang tinggi, sehingga tidak semuanya menyediakan cukup nutrisi untuk tubuh.

    Selain itu, bakteri asam laktat (bakteri baik) dalam yoghurt bisa mati atau hilang akibat asam hidroklorik di lambung apabila dikonsumsi saat perut kosong.

    (ilf/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 3 Bacaan Doa Pagi Sesuai Anjuran Rasulullah dan Keutamaannya



    Jakarta

    Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk berdoa pada waktu pagi. Doa ini bisa dibaca sebelum memulai aktivitas agar senantisa mendapat perlindungan dari Allah SWT.

    Allah SWT menganjurkan hamba-Nya untuk membaca doa setiap waktu, termasuk ketika pagi hari. Anjuran-anjuran tersebut termaktub dalam beberapa ayat Al-Qur’an. Berikut beberapa ayat yang menerangkan tentang doa di pagi hari.

    Surah Thaha ayat 130

    فَاصْبِرْ عَلٰى مَا يَقُوْلُوْنَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوْعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوْبِهَا ۚوَمِنْ اٰنَاۤئِ الَّيْلِ فَسَبِّحْ وَاَطْرَافَ النَّهَارِ لَعَلَّكَ تَرْضٰى ١٣٠


    Artinya: “Maka, bersabarlah engkau (Nabi Muhammad) atas apa yang mereka katakan dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu sebelum matahari terbit dan sebelum terbenam. Bertasbihlah (pula) pada waktu tengah malam dan di ujung siang hari agar engkau merasa tenang.”

    Surah Al A’raf ayat 205

    وَاذْكُرْ رَّبَّكَ فِيْ نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَّخِيْفَةً وَّدُوْنَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالْاٰصَالِ وَلَا تَكُنْ مِّنَ الْغٰفِلِيْنَ ٢٠٥

    Artinya: “Ingatlah Tuhanmu dalam hatimu dengan rendah hati dan rasa takut pada waktu pagi dan petang, dengan tidak mengeraskan suara, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lengah.”

    Surah Shad ayat 18

    اِنَّا سَخَّرْنَا الْجِبَالَ مَعَهٗ يُسَبِّحْنَ بِالْعَشِيِّ وَالْاِشْرَاقِۙ ١٨

    Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menundukkan gunung-gunung untuk bertasbih bersama dia (Daud) pada waktu petang dan pagi.”

    Bacaan Doa Pagi Sesuai Anjuran Rasulullah

    Terdapat beberapa doa pagi yang dibaca oleh Rasulullah SAW. Dikutip dari Buku Pintar Doa dan Zikir Rasulullah karya Abdullah Zaedan, berikut bacaan doa pagi Rasulullah SAW:

    1. Doa pertama

    أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ الإِسْلَامِ وَكَلِمَةِ الإخلاصِ وَدِيْنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ

    Bacaan latin: Asbahnaa ‘ala fithrotil islaami wa kalimatil ikhlash, wa diini nabiyyinaa muhammadin shallallahu ‘alaihi wa sallam, wa millati abiina ibroohiima, wamaa anaa minal musyrikiin

    Artinya: “Kami menjalani pagi hari di atas kesucian (fitrah) Islam, di atas kalimat ikhlas, di atas agama nabi kami Muhammad saw, dan di atas millah (agama) bapak kami Ibrahim. Dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik.” (HR An Nasai)

    2. Doa kedua

    اللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ أَمْسَيْنَا وَبِكَ نَحْيَا وَبِكَ نَمُوْتُ وَإِلَيْكَ النُّشُورُ

    Bacaan latin: Allaahumma bika ashbahnaa wa bika amsainaa wa bika nahyaa wabika namuutu wa ilaikan nusyuur

    Artinya: “Ya Allah, dengan pertolongan-Mu kami menjalani waktu pagi dan sore, dan dengan pertolongan-Mu kami hidup dan mati, dan kepada- Mu tempat kami kembali.” (HR An Nasai)

    3. Doa ketiga

    أَمْسَيْنَا وَأَمْسَى الْمُلْكُ لِلَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُبِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَسُوْءِ الْكِبَرِ وَفِتْنَةٍ فِي الدُّنْيَا وَعَذَابِ فِي النَّارِ

    Bacaan latin: Amsainaa wa amsal mulku lillaahi walhamdulillaahi laa ilaaha illallahahu wahdahu laa syariikalahu, allaahumma inni a’uudzubika minal jubni wal bukhli wa suu’il kibari wa fitnatin fiddun yaa wa ‘adzaabin finnaar

    Artinya: “Ya Allah, dengan pertolongan-Mu kami menjalani waktu sore dan di sore hari kekuasaan bagi-Mu ya Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan yang wajib disembah kecuali Engkau yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari sifat penakut, kikir, jeleknya sifat sombong, fitnah waktu di dunia, dan dari siksa api neraka.” (HR An Nasai)

    Keutamaan Membaca Doa Pagi

    Dirangkum dari buku Al-Matsurat Qubro & Dzikir Asmaul Husna, berikut keutamaan membaca doa dan dzikir pagi dan petang:

    1. Ibadah yang mulia

    Berdoa menjadi amalan yang mulia, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda,

    “Tidak ada sesuatu yang paling mulia di sisi Allah daripada doa”. HR. Timidzi, Ibnu Majah, Ahmad)

    2. Dicintai Allah SWT

    Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang tidak meminta kepada Allah, maka Allah akan memurkainya”. (HR Tirmidzi)

    3. Meningkatkan ketakwaan

    Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah SAW bersabda,

    “Doa seorang hamba akan selalu dikabulkan selagi tidak memohon sesuatu yang berdosa atau pemutusan kerabat, atau tidak tergesa-gesa. Mereka bertanya : Apa yang dimaksud tergesa-gesa ? Beliau menjawab : ” Dia berkata ; Saya berdoa berkali-kali tidak dikabulkan, lalu dia merasa menyesal kemudian meninggalkan doa”. (HR Muslim)

    4. Dijauhkan dari keburukan

    Dari Ubadah bin Shamit ra bahwasanya Rasulullah SAW bersabda,

    “Tidak ada seorang muslim berdoa kepada Allah di dunia dengan suatu permohonan kecuali Allah akan mengabulkannya atau menghilangkan daripadanya keburukan yang semisalnya, selagi tidak berdoa sesuatu dosa atau pemutusan kerabat. Ada seorang laki-laki dari suatu kaum berkata : Jikalau begitu saya akan memperbanyak (doa). Beliau bersabda : ‘”Allah mengabulkan doa lebih banyak daripada yang kalian minta”. (HR. Tirmizi)

    (dvs/dvs)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa & Dzikir Pagi Pengundang Rezeki, Muslim Bisa Amalkan Tiap Hari



    Jakarta

    Doa dan dzikir bisa menjadi amalan untuk mengingat Allah SWT di manapun dan kapanpun. Berdoa dan berdzikir juga dianjurkan untuk dikerjakan pagi hari untuk mengundang rezeki serta ridho Allah SWT.

    Anjuran berdoa dan berdzikir termaktub dalam banyak dalil, baik dalam Al-Qur’an maupun hadits Rasulullah SAW. Amalan ini bertujuan agar senantiasa mengingat Allah SWT.

    Dalam surat Al Ahzab 41, Allah SWT berfirman,


    يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا

    Artinya: Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya

    Kemudian dalam surat Al Mukmin ayat 55, Allah SWT menganjurkan untuk senantiasa bersabar dan berdzikir,

    فَٱصْبِرْ إِنَّ وَعْدَ ٱللَّهِ حَقٌّ وَٱسْتَغْفِرْ لِذَنۢبِكَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ بِٱلْعَشِىِّ وَٱلْإِبْكَٰرِ

    Artinya: Maka bersabarlah kamu, karena sesungguhnya janji Allah itu benar, dan mohonlah ampunan untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan pagi.

    Anjuran berdzikir saat pagi hari juga termaktub dalam Al-Qur’an surat Qaf ayat 39,

    فَٱصْبِرْ عَلَىٰ مَا يَقُولُونَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ ٱلشَّمْسِ وَقَبْلَ ٱلْغُرُوبِ

    Artinya: Maka bersabarlah kamu terhadap apa yang mereka katakan dan bertasbihlah sambil memuji Tuhanmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenam(nya).

    Mengutip buku Koleksi Lengkap Dzikir Pagi Petang karya Ustad Abdul Wahhab dijelaskan amalan dzikir yang dianjurkan ialah dzikir pagi dan petang. Dua waktu ini memiliki keistimewaan tersendiri yang tepat digunakan untuk mengingat Allah SWT.

    Pada dua waktu ini, kita dianjurkan untuk banyak bertasbih, beristighfar, membaca Al-Qur’an serta membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.

    Dzikir pagi dilakukan setelah shalat Subuh sampai terbit matahari atau sampai matahari meninggi saat waktu dhuha, kira-kira jam tujuh atau jam delapan. Sedangkan dzikir sore dilakukan setelah shalat ‘Ashar sampai terbenamnya matahari atau sampai menjelang waktu Isya.

    Dzikir Pagi Lengkap: Arab, Latin dan Terjemahannya

    Salah satu keutamaan dari dzikir pagi adalah dapat melancarkan rezeki dan dijauhkan dari kefakiran. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda,

    “Barangsiapa yang lambat datang rezekinya hendaklah banyak mengucapkan ‘La haula wala quwwata illa billah.” (HR At-Thabrani).

    Dirangkum dari buku Dzikir Pagi & Petang Sesuai Sunnah Nabi oleh Ustaz Abul Aswad Al Bayaty, berikut bacaan dzikir di pagi hari yang dapat diamalkan tiap hari.

    1. Membaca Taawudz

    أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

    Arab latin: Audzubillahiminasyaitonirojim.

    Artinya: “Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.”

    2. Membaca Ayat Kursi 1x

    اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ ٢٥٥

    Arab latin: Allahu laa ilaa haillaa huwa hayyul qoyyuum, laa ta’khudzu sinatuu wa laa naum, lahuu maa fissamaawaati wamaa fil ardhi, mandzalladzii yasyfa’u ‘indahu illaa bi’idznihi ya’lamu maa baina aidiihim wa maa khalfahum, wa laa yukhiithuuna bi syai’im min ‘ilmihi illa bi maa syaa’, wa si’a kursiyyuhus samaawaati wal ardhi, wa laa yaudhuhu hifdzu humaa wa huwal aliyyul ‘adhiim.

    Artinya: “Allah tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) melainkan Dia Yang Hidup Kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang (berada) dihadapan mereka, dan dibelakang mereka dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari Ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, Allah Mahatinggi lagi Mahabesar.” [Al-Baqarah/2: 255]

    3. Membaca Surat Al-Ikhlas 3x

    قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ ١ اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ ٢ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ ٣ وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ ࣖ ٤

    Arab latin: Qul huwa Allahu ahad Allahus Shamad Lam yalid wa lam yuulad Wa lam ya kullahu kufuwan ahad.

    Artinya: “Katakanlah, Dia-lah Allah Yang Maha Esa. Allah adalah (Rabb) yang segala sesuatu bergantung kepada-Nya. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan-Nya.’” [Al-Ikhlash/112: 1-4]

    4. Membaca Surat Al-Falaq 3x

    قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ ١ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَۙ ٢ وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ ٣ وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ ٤ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ ࣖ ٥

    Arab latin: Qul a’uudzu birabbil falaq Min syarri maa khalaq Wa min syarri ghaasiqin idza waqab Wa min syarrin naffathaati fil ‘uqad Wa min syarri haasidin idza hasad.

    Artinya: “Katakanlah: ‘Aku berlindung kepada Rabb Yang menguasai (waktu) Shubuh dari kejahatan makhluk Nya. Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita. Dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul. Serta dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.” [Al-Falaq/113: 1-5]

    5. Membaca Surat An-Naas 3x

    قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ ١ مَلِكِ النَّاسِۙ ٢ اِلٰهِ النَّاسِۙ ٣ مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ ٤ الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ ٥ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ ࣖ ٦

    Arab latin: Qul a’uudzu bi rabbin naas Malikin naas Ilahinaas Min syarril waswaasil khannaas Alladzii yuwaswisu fii shuduurin naas Minal jinnati wannaas.

    Artinya: “Katakanlah, ‘Aku berlindung kepada Rabb (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan (Ilah) manusia. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi. Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada-dada manusia. Dari golongan jin dan manusia.’” [An-Naas/114: 1-6]

    6. Membaca Dzikir Pagi Pertama 1x

    أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ اْلإِسْلاَمِ وَعَلَى كَلِمَةِ اْلإِخْلاَصِ، وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيْمَ، حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

    Arab latin: Ashbahnaa ‘ala fithrotil Islam, wa ‘ala kalimatil ikhlash, wa ‘ala diini nabiiyinaa muhammad shallallahu alaihi wa sallam, wa ‘ala millati abaina ibrahim haniifan muslimaw wa maa kaana minal musyrikiin.

    Artinya: “Di waktu pagi kami berada diatas fitrah agama Islam, kalimat ikhlas, agama Nabi kami Muhammad صلى الله عليه وسلم dan agama ayah kami, Ibrahim, yang berdiri di atas jalan yang lurus, muslim dan tidak tergolong orang-orang musyrik.

    7. Membaca Dzikir Pagi Kedua 3x

    رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا، وَبِالإِسْلَامِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيًّا

    Arab latin: Radhiitu billahi rabba, wa bil islaama diina, wa bimuhammadin nabiyya.

    Artinya: “Aku rela (ridha) Allah sebagai Rabb-ku (untukku dan orang lain), Islam sebagai agamaku dan Muhammad صلى الله عليه وسلم sebagai Nabiku (yang diutus oleh Allah).”

    8. Membaca Dzikir Pagi Ketiga 1x

    اَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ

    Arab latin: Allahumma bika ashbahna wa bika amsaynaa wa bika nahyaa, wa bika namuutu wa ilaikan nusyuur.

    Artinya: “Ya Allah, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu sore. Dengan rahmat dan kehendak-Mu kami hidup dan dengan rahmat dan kehendak-Mu kami mati. Dan kepada-Mu kebangkitan (bagi semua makhluk).”

    9. Membaca Dzikir Pagi Keempat 1x

    أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ. رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوْءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ

    Arab latin: Ashbahnaa wa ashbahal mulku lillahi, walhamdulillah, laa ilahaillallah wahdahu laa syariikalahu, lahul mulku wa lahulhamdu, wa huwa ‘ala kulli syai’in qadiir, rabbi as’aluka khaira maa fii haadhihil lailah wa khaira maa ba’dahu, wa a’uudzu bika min syarri maa fii hadhihil lailah wa syarrimaa ba’daha, rabbi a’uudzubika minal kasali, wa suu’ul kibri, rabbi auudzu bika min ‘adzaabin naari, wa ‘adzaabilqabri.

    Artinya: “Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) kecuali Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya. Bagi-Nya kerajaan dan bagiNya pujian. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala se-suatu. Hai Tuhan, aku mohon kepada-Mu kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan hari ini dan kejahatan sesudahnya. Wahai Tuhan, aku berlin-dung kepadaMu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Wahai Tuhan! Aku berlindung kepadaMu dari siksaan di Neraka dan kubur.”

    10. Membaca Sayyidul Istighfar 1x

    اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

    Arab latin: Allahumma anta rabbi laa ilaa hailla anta, khalaqtanii wa ana ‘abduka, wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mas tatho’tu. ‘a uudzu bika min syarrimaa shana’tu, abuu ‘u laka bini’matika ‘alayya wa abuu’u bidhanbii, faghfirlii, fainnahu laa yaghfiru dzunuuba illa anta.

    Artinya: “Ya Allah, Engkau lah Tuhanku. Tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau yang menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berada di dalam hidayahmu, dan perjanjian dengan-Mu. Sebisa yang aku mampu. Aku berlindung kepada-Mu, dari segala kejelekan yang aku perbuat. Aku bersyukur atas nikmat yang Engkau limpahkan kepada kami, dan aku menyesal atas segala yang dosa yang aku perbuat. Maka ampunilah aku, sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau.”

    11. Membaca Dzikir Pagi Keenam 1x

    اللَّهُمَّ إنِّي أَسْأَلُكَ العَفْوَ وَالعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ، اللَّهُمَّ إنِّي أَسْأَلُكَ العَفْوَ وَالعَافِيَةَ فِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَأَهْلِي وَمَالِي، اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِي، وَآمِنْ

    رَوْعَاتِي، اللَّهُمَّ احْفَظْنِي مِنْ بَيْنَ يَدَيَّ، وَمِنْ خَلْفِي، وَعَنْ يَمِينِي، وَعَنْ شِمَالِي، وَمِنْ فَوْقِي، وَأَعُوذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِي

    Arab latin: Allahumma inni as-alukal ‘afwa wal ‘afiyata fid dunya wal akhiroh. Allahumma inni as-alukal a’fwa wal ‘afiyata fi dini wa dunyaya wa ahli wa mali. Allahummastur ‘auroti wa amin row’ati. Allahummahfadzni min baini yadayya wa min kholfi wa min yamini wa ‘an syimali wa min fauqi wa a’uzubika bi ‘adzamatika an ughtala min tahti.

    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tentramkan-lah aku dari rasa takut. Ya Allah, peliharalah aku dari depan, belakang, kanan, kiri dan dari atasku. Aku berlindung dengan kebesaran-Mu, agar aku tidak disambar dari bawahku (aku berlindung dari dibenamkan ke dalam bumi).

    12. Membaca Dzikir Pagi Ketujuh 1x

    لَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَدَنِي، اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي سَمْعِي، اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَصَرِي، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ

    اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

    Arab latin: Allahumma ‘aafinii fii badani, Allahumma ‘aafini fii sasm’ii, Allahumma ‘Aafini fii basharii, laa ilaa haillah anta, Allahumma inni ‘auudzubika minal kufri walfaqri, Allahumma innii ‘audzubika min ‘adzaabil qabri, laa ilahaillaa anta.

    Artinya: “Ya Allah, selamatkanlah tubuhku (dari penyakit dan dari apa yang tidak aku inginkan). Ya Allah, sehatkanlah pendengaranku. Ya Allah, sehatkanlah penglihatanku, tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau. Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kekufuran dan kefakiran. Aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau.

    13. Membaca Dzikir Pagi Kedelapan 1x

    اَللَّهُمَّ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ، رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيْكَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِيْ، وَمِنْ شَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ، وَأَنْ أَقْتَرِفَ عَلَى نَفْسِيْ سُوْءًا أَوْ أَجُرَّهُ إِلَى مُسْلِمٍ

    Arab latin: Allahumma ‘aalimal ghaibi was syahaadah, faathiras samaawaati wal ardhi, rabba kulli syain in wa maliikahu, asyhadu allaa ilaa hailla anta, a’udzuu bika min syarri nafsii, wa min syarri syaithoni wa syirkihi, wa an aqtarifa ‘alaa nafsi suu’aan au ajurrohu ila muslim.

    Artinya: “Ya Allah Yang Mahamengetahui yang ghaib dan yang nyata, wahai Rabb Pencipta langit dan bumi, Rabb atas segala sesuatu dan Yang Merajainya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau. Aku berlindung kepada Mu dari kejahatan diriku, syaitan dan ajakannya menyekutukan Allah (aku berlindung kepada-Mu) dari berbuat kejelekan atas diriku atau mendorong seorang muslim kepadanya.

    14. Membaca Dzikir Pagi Kesembilan 3x

    بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

    Arab latin:Bismillahi ladzi laa yadhurru ma’a smihi syaiun fil ardhi wa laa fis samaa’ i wa huwassamii’ul ‘aliim.

    Artinya: “Dengan Menyebut Nama Allah, yang dengan Nama-Nya tidak ada satupun yang membahayakan, baik di bumi maupun dilangit. Dia-lah Yang Mahamendengar dan Maha mengetahui.”

    15. Membaca Dzikir Pagi Kesepuluh 1x

    يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ

    Arab latin: Ya Hayyu ya Qayyumu birahmatika astaghiistu, ashlih lii sya’nii kullahu walaa takilnii ilaa nafsii tharfata ‘ainin.

    Artinya: “Wahai Rabb Yang Maha Hidup, wahai Rabb Yang Berdiri Sendiri (tidak butuh segala sesuatu), dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekalipun sekejap mata (tanpa mendapat pertolongan dari-Mu).”

    16. Membaca Dzikir Pagi Kesebelas 3x

    سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ: عَدَدَ خَلْقِهِ، وَرِضَا نَفْسِهِ، وَزِنَةَ عَرْشِهِ وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ

    Arab latin: Subahnallah wa bihamdihi; ‘adada khalqihi, wa ridha nafsihi, wa zinata ‘arsyihi, wa midaada kalimatihi.

    Artinya: “Mahasuci Allah, aku memuji-Nya sebanyak bilangan makhluk-Nya, Mahasuci Allah sesuai ke-ridhaan-Nya, Mahasuci seberat timbangan ‘Arsy-Nya, dan Mahasuci sebanyak tinta (yang menulis) kalimat-Nya.”

    17. Membaca Dzikir Pagi Keduabelas 1x, 10x, atau 100x
    سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ

    Arab latin: Subhanallahi wabihamdihi.

    Artinya: “Mahasuci Allah, aku memuji-Nya.”

    18. Membaca Dzikir Pagi Ketigabelas 1x, 10x, atau 100x

    لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ

    Arab latin: Laa ilaahaillallah wahdahu laa syariikalahu, lahul mulku walahul hamdu wa huwa alaa kulli syain qadiiru.

    Artinya: “Tidak ada Tuhan selain Allah, Yang Mahaesa tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nyalah segala kerajaan dan bagi-Nya pujian dan Dia Mahaberkuasa atas segala sesuatu.”

    19. Membaca Dzikir Pagi Ke-empat Belas 100x

    أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

    Arab latin: Astaghfirullah wa atuubu ilaihi.

    Artinya: “Aku memohon ampunan kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya.”

    Itulah rangkaian doa dan dzikir pagi dapat diamalkan. Setiap muslim bisa melafalkan dzikir ini setiap selesai sholat subuh dan juga setelah Dhuha. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan ridho-Nya.

    (dvs/erd)



    Sumber : www.detik.com