Tag: paha

  • Barcelona Rindu Lewandowski


    Jakarta

    Barcelona sudah lama tak diperkuat oleh Robert Lewandowski. Los Cules merindukan kehadiran pemain asal Polandia itu.

    Lewandowski sudah tiga pertandingan absen dari pertandingan Barcelona. Dia mengalami cedera robekan pada otot bisep femoris paha kiri.

    El Clasico adalah salah satu laga yang dilewatkan oleh Lewandowski. Dalam pertandingan di Stadio Santiago Bernabeu pada akhir pekan lalu, tim asal Catalan itu kalah 1-2 dari Real Madrid.


    Asisten pelatih Barcelona, Marcus Sorg, mengaku bahwa timnya memang merindukan Lewandowski. Pada musim lalu, mencetak 42 gol dalam 52 pertandingan di semua ajang bersama Barcelona.

    “Dia adalah penyerang tengah referensi, kami merindukan dia. Tapi, kami harus tetap pada situasi ini,” kata Sorg di Dario As.

    “Dalam sepakbola, ada cedera. Kami tak ingin mengeluh mengenai apapun. Wasit, cedera…Musim ini panjang. masih ada 28 laga lagi dan kami tak khawatir. Jalan masih penjang,” kata dia menambah.

    Sembilan pertandingan sudah dijalani oleh Lewandowski bersama Barcelona musim ini. Hasilnya, penyerang berusia 37 tahun itu sudah menyumbangkan sebanyak empat gol yang semuanya dikemas di pertandingan La Liga.

    Tanpa Lewandowski, Barcelona mempunyai sumber gol lain. Fermin Lopez sudah mencatatkan enam gol untuk Barcelona.

    (cas/nds)



    Sumber : sport.detik.com

  • Bahaya Mengintai pada Cedera Tulang Kemaluan Lamine Yamal


    Jakarta

    Lamine Yamal alami cedera pubis yakni cedera tulang kemaluan. Eks dokter medis Barcelona ingatkan klub akan bahayanya cedera itu.

    Lamine Yamal baru balik dari cedera pangkal paha saat Barcelona mengalahkan Real Sociedad 2-1 pada 28 September kemarin. Dia juga bermain 90 menit kala Barcelona kalah dari Paris Saint-Germain, pada Liga Champions.

    Sayangnya, keputusan pelatih Hansi Flick untuk memainkan Yamal selama 90 menit di laga kontra PSG berujung fatal. Cedera pubis Yamal kambuh sehingga memaksanya harus menepi lagi setidaknya tiga pekan ke depan.


    Cedera pubis adalah peradangan yang terjadi pada sendi di antara tulang kemaluan kiri dan kanan. Eks dokter medis Barcelona, Jordi Ardevol memperingatkan Blaugrana akan cedera tersebut pada Lamine Yamal.

    “Prioritas Yamal sekarang adalah istirahat dan fisioterapi. Jika Anda berhenti tepat waktu, dalam tiga atau empat minggu Anda bisa pulih, cederanya tidak akan sembuh dalam seminggu. Cederanya harus benar-benar sembuh,” jelasnya dilansir dari Sport.

    Ardevol menegaskan, Lamine Yamal masih muda masih berusia 18 tahun. Memang di usianya segitu, kondisi tubuhnya akan pulih lebih cepat. Namun sebaiknya, Barcelona benar-benar baru mainkan Yamal kalau kondisinya sudah fit 100 persen. Nggak boleh ditawar!

    “Istirahat sekarang adalah cara terbaik untuk menghindari masalah kronis di masa mendatang. Jika kondisinya memburuk, itu dapat menyebabkan pubalgia (nyeri kronis) pada veteran, dengan perubahan degeneratif yang mempersulit pemulihan,” paparnya.

    “Yamal bermain 89% dari total pertandingan musim lalu dan hanya mendapat beberapa hari libur,” tutupnya.

    (aff/nds)



    Sumber : sport.detik.com

  • Yamal Belum Tentu Main di El Clasico


    Barcelona

    Kabar buruk untuk Barcelona terkait kondisi Lamine Yamal. Dia berpotensi absen di laga El Clasico

    Yamal sejatinya baru balik dari cedera pangkal paha saat Barcelona mengalahkan Real Sociedad 1-0 pekan lalu. Dia juga bermain 90 menit kala Barcelona kalah dari Paris Saint-Germain.

    Sayangnya, keputusan Flick untuk memainkan Yamal selama 90 menit tengah pekan kemarin berujung fatal. Cedera Yamal kambuh sehingga memaksanya harus menepi lagi setidaknya tiga pekan ke depan.


    Yamal tidak cuma melewatkan laga internasional bersama Timnas Spanyol, tapi juga beberapa laga di klub seperti kontrak Sevilla ahkhir pekan dan juga El Clasico 26 Oktober.

    Flick masih belum yakin Yamal bisa bermain di Santiago Bernabeu menghadapi Real Madrid.

    “Saya sudah bicara dengannya hari ini, kondisinya membaik tapi belum pulih betul,” ujar Flick seperti dikutip ESPN.

    “Situasi Lamine seperti itu saat ini. Kondisinya lagi cedera, sehingga tidak mudah menerka kapan akan balik. Bukan semudah bilang ‘Ok, dia bisa bermain di dua, tiga, atau empat pekan lagi..’ atau bisa main di El Clasico. Itu mustahil.”

    “Kami harus menunggu. Kami harus menjaga kondisinya. Dia baru berlatih dengan tim pemulihan dan akan bersama mereka dalam beberapa peka ke depan. Kami mau pelan-pelan saja. Kami harus lihat bagaimana perkembangannya.”

    (mrp/bay)



    Sumber : sport.detik.com

  • Soal Cedera Yamal, Pelatih Spanyol: Memangnya Flick Protes?


    Madrid

    Timnas Spanyol dikritik karena membuat bintang Barcelona Lamine Yamal cedera. Pelatih Tim Matador Luis de La Fuente santai saja menanggapinya.

    Yamal mengalami cedera pangkal paha usai membela Spanyol di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa bulan ini. Cedera itu membuat Yamal abse di empat pertandingan terakhir, termasuk kala Barcelona mengalahkan Real Oviedo 3-1, Jumat (26/9) dini hari WIB tadi.

    Yamal digeber oleh De La Fuente karena bermain hampir 80 menit di dua pertandingan. Hal ini bikin Flick kesal bukan main karena Yamal diklaim sudah mengalami cedera saat gabung dengan timnas.


    Meski tanpa Yamal, Barcelon masih bisa menyapu bersih empat laga dengan kemenangan. Tapi, kehadiran Yamal dibutuhkan mengingat Barcelona akan menghadapi sejumlah laga berat dalam 1-2 bulan ke depan.

    Sebab Yamal bisa beristirahat lebih lama karena cederanya tersebut. Terkait komplain dari pihak Barcelona, De La Fuente tidak tertarik untuk membahasnya.

    “Saat ini, saya tak ingat tuh apa yang Flick katakan. Saya sama sekali tidak tertarik membahasnya,” ujar De La Fuente seperti dikutip ESPN.

    (mrp/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Hansi Flick ‘Sindir’ Timnas Spanyol Gara-gara Lamine Yamal Cedera


    Barcelona

    Cedera yang dialami Lamine Yamal disesalkan Hansi Flick. Pelatih Barcelona itu langsung menyindir Timnas Spanyol.

    Yamal cedera pangkal paha usai membela Timnas Spanyol. Pemain berusia 18 tahun itu absen dalam latihan, dan akhirnya diistirahatkan Barcelona untuk laga melawan Valencia, Senin (15/9) dini hari WIB.

    Flick menjelaskan, Yamal cedera karena digeber Timnas Spanyol. Pemain mudanya itu tampil selama 79 dan 73 menit saat melawan Bulgaria dan Turki, meski bisa mengoleksi 3 assist dari dua laga itu.


    Flick menyalahkan Timnas Spanyol atas kondisi Lamine Yamal. Ia merasa La Furia Roja tak bisa menjaga pemainnya.

    “Dia mengalami masalah, bermain selama 79 dan 73 menit, dan bahkan tidak berlatih di antara pertandingan karena rasa sakit ini. Itu bukan benar-benar merawat pemain, kan? Bukan,” kata Flick, melansir BBC.

    “Spanyol, mereka memiliki tim terbaik di dunia, pemain terbaik di dunia. Di setiap posisi, mereka luar biasa bagus.”

    “Jadi, mungkin mereka juga ingin merawat pemain kami, pemain muda kami, tapi sepertinya mereka malah melakukan ini. Ini yang bisa saya katakan dan saya benar-benar sedih tentang ini,” kata.

    Setelah laga melawan Valencia, Barcelona juga akan melawan Newcastle United di Liga Champions tengah pekan depan. Yamal juga diragukan kondisinya jelang laga tersebut.

    Musim ini, Lamine Yamal memang langsung berperan penting bagi Barcelona. Pemain yang baru diwarisi nomor 10 itu sudah mencetak 2 gol dan 3 assist untuk Blaugrana.

    (yna/pur)



    Sumber : sport.detik.com

  • Lamine Yamal Cedera


    Barcelona

    Lamine Yamal dikonfirmasi mengalami cedera. Winger Barcelona itu bakal absen saat melawan Valencia.

    Kabar itu dibagikan Hansi Flick dalam sesi konferensi pers, Sabtu (13/9/2025). Melansir BBC, Yamal mengalami cedera pangkal paha, yang dideritanya usai membela Timnas Spanyol.

    “Lamine tidak akan tersedia (untuk melawan Valencia), amat disayangkan. Dia bermain dengan timnas meski merasa sakit,” kata Flick,


    Yamal sebelumnya dimainkan Spanyol di dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Ia turun menjadi starter melawan Bulgaria dan Turki.

    Pemain berusia 18 tahun itu tampil 73 dan 79 menit di masing-masing laga. Lamine Yamal bersinar dengan bikin 3 assist dan membantu Spanyol menang telak atas lawan-lawannya. Kembali ke Barcelona, Yamal malah cedera.

    Pertandingan melawan Valencia akan digelar di Estadi Johan Cruyff, Senin (15/9/2025) dini hari WIB. Barcelona sementara baru mengemas 7 poin dari 3 laga sebelumnya di LaLiga.

    Setelah laga melawan Valencia, Barcelona juga akan melawan Newcastle United di Liga Champions. Yamal tentu diragukan kondisinya jelang laga tersebut.

    Musim ini, Lamine Yamal langsung berperan penting bagi Barcelona. Pemain yang baru diwarisi nomor 10 itu sudah mencetak 2 gol dan 3 assist untuk Blaugrana.

    (yna/raw)



    Sumber : sport.detik.com

  • 6 Olahraga Simpel untuk Mengecilkan Perut Buncit, Hempaskan Gelambir dengan Mudah

    Jakarta

    Olahraga untuk mengecilkan perut tidak harus menggunakan peralatan mahal atau pergi ke gym. Ada banyak olahraga tanpa alat yang bisa dilakukan untuk memangkas lemak di perut dan menurunkan berat badan.

    Bagi kebanyakan orang, perut buncit memang merupakan sesuatu yang mengganggu. Selain merusak penampilan, timbunan lemak di perut bisa memengaruhi rasa percaya diri dan membuat minder.

    Tak hanya itu, perut buncit juga dikaitkan dengan sejumlah gangguan kesehatan, seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, hingga stroke.


    Karena itu, penting untuk menjaga berat badan tetap ideal agar terhindar dari penyakit. Salah satunya dengan rutin melakukan olahraga ringan di rumah.

    Lantas, apa saja olahraga sederhana tanpa alat yang bisa dilakukan untuk mengecilkan perut? Dikutip dari Prevention, berikut daftarnya.

    1. Lari

    Lari adalah salah satu olahraga paling simpel untuk membakar kalori. Olahraga ini tidak membutuhkan alat khusus dan bisa dilakukan di mana saja.

    Pelatih lari dari New York, Natalie Dorset mengatakan cara terbaik untuk membakar kalori saat berlari adalah dengan memvariasikan latihan.

    “Variasikan kecepatan dalam satu latihan, lakukan beberapa kali lari cepat, atau variasikan jenis lari yang Anda lakukan. Entah itu lari pelan dan stabil, nyaman dan keras, atau interval, variasi adalah kunci untuk adaptasi yang konstan,” terangnya.

    2. Jalan kaki

    Tidak suka lari? Jalan kaki bisa jadi alternatif yang lebih nyaman untuk menurunkan berat badan.

    Pendiri Jim White Fitness and Nutrition Studios, Jim White RDN, ACSM Ex-P, mengungkapkan jalan kaki dapat meningkatkan pengeluaran energi yang berdampak terhadap penurunan berat badan.

    “Berjalan adalah latihan yang sangat baik untuk menurunkan berat badan. Ini adalah latihan menahan beban yang berdampak rendah. Latihan ini meningkatkan pengeluaran energi dan dapat divariasikan dalam kecepatan, durasi, dan intensitas,” ujarnya.

    3. Squats

    Squats berfungsi untuk melatih otot tubuh bagian bawah, seperti paha dan betis. Tak hanya itu, squats juga membantu mengencangkan bokong, sehingga membuatnya tampak lebih kecil.

    Ingin squats lebih menantang? Cobalah melakukan latihan ini secara perlahan atau sambil menahan beban.

    4. Burpees

    Burpees merupakan salah satu olahraga intensitas tinggi yang dapat membantu membakar kalori, membentuk otot, dan menghilangkan lemak.

    “Lebih khusus lagi, burpees bagus untuk membakar lemak perut, dan gerakan intensitas tinggi seperti burpees juga dapat membakar hingga 50 persen lebih banyak lemak daripada latihan kekuatan konvensional,” kata White.

    Tak hanya itu, burpees juga membantu meningkatkan kesehatan kardiovaskular sambil membantu penurunan berat badan.

    5. Yoga

    Percaya atau tidak, yoga juga termasuk olahraga yang ideal untuk menurunkan berat badan. Olahraga ini dapat membantu mengurangi stres, salah satu faktor yang dapat memicu kenaikan berat badan.

    Saat stres, tubuh akan mengeluarkan hormon kortisol. Penelitian menunjukkan kadar kortisol yang terlalu tinggi dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

    Selain mengurangi stres, yoga juga dapat meningkatkan fleksibilitas, kekuatan, dan koordinasi tubuh. Kombinasi antara yoga dan pola makan yang seimbang dapat memberikan hasil yang signifikan dalam penurunan berat badan.

    6. Pilates

    Sekilas, pilates mirip dengan yoga. Namun olahraga ini lebih fokus pada kekuatan. White mengatakan pilates memiliki banyak gerakan menantang yang bermanfaat untuk meningkatkan fleksibilitas, kekuatan otot, kontrol otot, hingga kesehatan mental.

    “Pilates juga meningkatkan kekuatan dan kekencangan pada otot perut, punggung bawah, pinggul, dan bokong,” tambah White.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Paksu Mohon Dicatat, Sering-sering Olahraga Ini Biar Lebih Tahan Lama di Ranjang


    Jakarta

    Olahraga sejak lama dikenal sebagai salah satu cara paling ampuh untuk menunjang kesehatan. Tidak hanya kesehatan secara umum, tetapi juga kesehatan seksual.

    Faktanya, sejumlah penelitian menunjukkan kaitan antara peningkatan kondisi fisik dengan performa yang lebih baik di tempat tidur. Sebuah studi yang melibatkan 105 pria membuktikan berlari selama 30 menit lima kali dalam seminggu dapat memperpanjang durasi ejakulasi dan mengatasi ejakulasi dini.

    Olahraga juga memberikan dampak positif bagi kesehatan pembuluh darah, yang kerap dikaitkan dengan fungsi seksual dan orgasme.


    Lantas, apa saja olahraga yang dapat membantu meningkatkan performa bercinta? Dikutip dari Healthline, berikut rekomendasinya.

    1. Plank

    Meski sederhana, plank memberikan dampak yang luar biasa. Plank melatih otot inti (core), bagian yang sangat penting untuk mendukung postur tubuh, termasuk saat berhubungan intim.

    Olahraga ini juga membangun otot di sekitar perut, punggung, dan panggul, yang semuanya dapat membantu pria bertahan lebih lama di ranjang.

    2. Glute Bridge

    Glute bridge tidak hanya melatih otot dasar panggul, tetapi juga memperkuat otot paha belakang serta bokong. Ini memungkinkan pria “mendorong” lebih baik sehingga memberikan kenikmatan yang lebih saat bercinta.

    Melatih otot bokong juga memudahkan pria untuk mencoba berbagai posisi saat berhubungan seks.

    3. Jump Squat

    Olahraga ini dapat membantu meningkatkan stamina dan detak jantung, mempersiapkan pria untuk sesi seks yang intens atau berturut-turut. Selain itu, jump squat dapat meningkatkan kekuatan dan stabilitas kaki, membantu pria menjajal posisi bercinta yang membutuhkan tubuh bagian bawah yang kuat.

    4. Kegel

    Kegel selalu menjadi salah satu olahraga yang direkomendasikan untuk meningkatkan performa seks. Olahraga ini melatih otot dasar panggul yang penting untuk mengontrol buang air kecil dan fungsi seksual.

    Kegel juga dapat membantu pria mengendalikan ejakulasi dengan lebih baik, sehingga meningkatkan performa seksual.

    5. Push up

    Push up dapat melatih hampir seluruh otot tubuh. Push up juga dapat membangun kekuatan tubuh bagian atas yang dibutuhkan pria untuk menjajal posisi seks tertentu.

    Tak hanya itu, push up juga dapat memperkuat otot-otot yang menopang saat berhubungan seks, seperti perut, punggung, kaki, dan bokong.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Kok Ada yang Bengkok, Bagaimana Sih Bentuk Normal Mr P? Dokter Urologi Bilang Gini


    Jakarta

    Bentuk dan ukuran dari penis atau ‘Mr P’ seringkali menjadi bahan pembicaraan sensitif. Pasalnya, setiap pria umumnya memiliki persepsi masing-masing terkait bagaimana seharusnya bentuk penis yang normal.

    Menurut spesialis urologi Rumah Sakit Umum Pusat nasional Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) dr Adhitama Alam Soeroto, SpU, mengatakan bahwa selama penis tersebut memiliki lubang kencing di ujung, menurutnya ini masih normal.

    “Kalau nggak di ujung (lubang kencingnya) berarti ada kelainan lokasi di saluran kencingnya,” kata dr Adhitama kepada detikcom saat ditemui di RSCM, Jakarta Pusat, Senin (23/12/2024).


    Terkait ukuran penis, dr Adhitama mengatakan bahwa panjang-pendek, atau besar kecilnya memang dipengaruhi banyak faktor.

    “Kami sebenarnya ada tabelnya gitu, kayak di ukuran berapa penis itu dibilangnya ukuran normal, sesuai usia. Kadang-kadang penis itu kecil banget, tapi sebenarnya, kalau dia masuk range, ya nggak masalah,” katanya.

    “Karena ukuran penis itu bervariasi, dari tiap orang, tiap ras, dan lain-lain. Jadi jangan disamakan ukuran penis orang Asia dengan orang di benua lain, tentunya tidak sama,” sambungnya.

    Kalau masih di bawah 15 derajat (bengkoknya) itu sebenarnya aman

    dr Adhitama Alam Soeroto, SpU – Dokter urologi

    Selain itu, penis normal adalah yang tidak ‘mendelep’ atau tersembunyi di bawah kulit perut, paha, atau skrotum. Pasalnya, kondisi ini dinamakan buried penis.

    dr Adhitama menambahkan bahwa setiap pria terkadang memiliki ‘penis bengkok’ saat mereka ereksi. Namun, ini masih bisa dikategorikan sebagai hal yang normal selama derajat bengkoknya masih dalam batas wajar.

    “Paling sering itu bengkoknya ke arah atas. Tapi (bengkok) ke kanan atau kiri sebenarnya nggak masalah. Kalau masih di bawah 15 derajat (bengkoknya) itu sebenarnya aman,” katanya.

    “Kalau bengkoknya udah di atas 30 derajat, baru kami akan menentukan apakah ini ada kelainan atau tidak,” sambungnya.

    NEXT: Perlukah dikoreksi?

    dr Adhitama menambahkan, selama penis tersebut bengkoknya masih masuk ke dalam derajat normal maka tidak perlu dilakukan koreksi. Pasalnya, tindakan operasi pada penis berisiko untuk menimbulkan suatu kelainan.

    “Kapan kami harus operasi untuk yang bengkok itu? Itu yang kondisinya nyeri berulang saat ereksi atau non-ereksi. Kadang-kadang timbul nyeri dengan bengkok yang signifikan, itu harus operasi,” tutur dr Adhitama.

    “Atau bengkok yang mungkin di atas 30 derajat atau di atas 60 derajat, itu harus kita operasi. Atau ada bengkok yang bikin nggak bisa melakukan penetrasi ke wanita, itu harus kita operasi. Kalau nggak, kehidupan seksualnya terganggu,” tutupnya.

    (dpy/up)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy