Tag: palembang

  • Ingin Istirahat, tapi Rest Area Membludak saat Arus Balik? Ini Tipsnya


    Jakarta

    Jutaan pengendara diprediksi akan balik ke ibu kota untuk setelah melakukan tradisi mudik menyambut hari raya Idul Fitri 2025. Nah, bukan hal baru jika di rest area kerap terjadi antre panjang, bahkan tidak sedikit pengendara yang tidak bisa memasukinya karena terlalu penuh.

    Untuk itu diharapkan pengendara lebih cermat dalam menghadapi situasi tersebut, agar bisa mengakalinya. Seperti tips yang disampaikan Auto2000. Penasaran, simak ulasannya berikut ini:

    1. Pelajari Kebijakan Pemerintah

    Pemerintah memprediksi puncak arus mudik Lebaran tahun ini akan terjadi pada 28-30 Maret 2025, sementara puncak arus balik pada 5-7 April 2025. Artinya, kalau waktu detikers lebih fleksibel, bisa menghindari tanggal tersebut karena dikhawatirkan rest area akan padat oleh pemudik.

    Pemerintah juga akan mengeluarkan pengaturan arus lalu lintas. Seperti one way di jalan tol yang tahun lalu diterapkan di Jalan Tol Trans Jawa antara Jakarta hingga Semarang. Tahun ini, kebijakan tersebut bersama skema contraflow dan ganjil-genap akan kembali diterapkan. Pantau terus update-nya untuk kelancaran perjalanan.


    2. Masukkan Rest Area Dalam Rencana Perjalanan

    Masukkan rest area ke dalam rencana perjalanan dengan menyesuaikan kondisi kendaraan, bahan bakar, dan pengemudi. Dengan begitu, detikers sudah memperkirakan di rest area mana akan berhenti. Beberapa rest area menawarkan sarana hiburan seperti tempat wisata yang dapat dikunjungi bersama keluarga.

    3. Persiapkan Kondisi Mobil

    Mobil yang sehat membuat detikers tidak perlu khawatir sehingga tidak tergantung kepada rest area. Pastikan sudah mengecek kondisi ban hingga ban serep dan dongkrak, oli mesin dan transmisi, komponen kaki-kaki mobil, serta cairan pendukung mobil lainnya sebelum berangkat.

    Solusi paling tepat adalah servis berkala di bengkel resmi seperti Auto2000 bagi pemilik mobil Toyota atau order layanan THS Auto2000 Home Service ke rumah. Tersedia program bengkel yang dapat dimanfaatkan untuk persiapan mudik Lebaran.Promo Kupon Servis Toyotadengan pilihan Kupon Ganti Oli atau Kupon General Check Up, danPaket SPONTAN(Siaga Kupon Perawatan) untuk mobil Toyota yang sudah tidak memiliki kuota free servis berkala.

    4. Jaga Kondisi Fisik Pengemudi

    Alangkah baiknya jika ada 2 pengemudi mobil supaya dapat bergantian setiap 2 jam sehingga tidak mengandalkan rest area untuk istirahat. Namun jika hanya mengemudi sendiri, pastikan detikers sudah tidur minimal selama 6 jam sebelum berangkat sebagai antisipasi jika tidak dapat masuk rest area.

    5. Makanan dan Minuman Wajib Diperhatikan

    Rest area menyediakan kebutuhan makan dan minum, namun di masa mudik Lebaran pengunjungnya dapat membeludak dan menyulitkan, bahkan untuk sekadar mencari tempat parkir. detikers bisa menyiapkan kebutuhan logistik penumpang sebelum perjalanan, khususnya kalau mengajak anak atau lansia.

    6. Perhatikan Bahan Bakar

    Isi penuh bensin sebelum masuk jalan tol dan gunakan data di MID untuk memperhitungkan penggunaan bahan bakar dalam perjalanan. Dengan begitu, detikers bisa memperkirakan kapan waktu yang tepat untuk masuk ke rest area tanpa perlu khawatir kehabisan bensin.

    7. Manajemen Perjalanan dengan Baik

    Pemilihan waktu perjalanan memegang peran sangat penting, terutama untuk ruas tol Jakarta hingga Semarang. Biasanya, makin mendekati hari Lebaran, arus lalu lintas akan padat. Optimalkan aturan one way di jalan tol sehingga waktu perjalanan dapat dipangkas. Manfaatkan peta digital dan social media resmi untuk mengecek situasi lalu lintas terkini dan mencari rest area.

    Kendaraan arus balik di tol Cikampek arah Jakarta semakin padat. Sejumlah pemudik memilih menepi di bahu jalan untuk istirahat imbas macet dan rest area penuh, Senin (15/4/2024)Ilustrasi – Kendaraan arus balik di tol Cikampek arah Jakarta semakin padat. Sejumlah pemudik memilih menepi di bahu jalan untuk istirahat imbas macet dan rest area penuh, Senin (15/4/2024) Foto: Rifkianto Nugroho

    8. Dilarang Berhenti di Bahu Jalan Tol!

    Kecuali darurat, jangan pernah berhenti di bahu jalan tol karena berisiko ditabrak dari belakang. Bagaimana kalau anak atau lansia tidak bisa menahan keinginan buang air kecil? Jika masih jauh dari rest area, tepikan mobil dan pastikan posisinya aman dengan memperhatikan garis marka jalan. Pasang rambu-rambu darurat seperti segitiga pengaman di belakang mobil dan nyalakan lampu hazard. Segera jalan begitu urusan selesai.

    9. Manfaatkan Pom Bensin Dekat Exit Tol

    detikers bisa memanfaatkan exit tol untuk mencari pom bensin di jalan raya terdekat dengan menggunakan aplikasi peta digital. Sambil isi bensin, detikers bisa leluasa beristirahat, ke kamar mandi, atau makan. Sempatkan tidur sekitar 30 menit kalau mengemudi sendiri, dan lanjutkan perjalanan ketika fisik sudah mulai bugar.

    “Rest area merupakan kebutuhan penting pemudik sehingga menjadi memicu kemacetan panjang, bahkan sampai ditutup sementara. Karena itu, harus mempersiapkan mobil dengan baik supaya tidak tergantung rest area. Buat yang belum servis berkala atau mobilnya mengalami gangguan, bisa berkunjung ke Posko Siaga Auto2000 yang beroperasi 24 jam, sekaligus memberi waktu bagi penumpang untuk istirahat,” terang Chief Marketing Auto2000, Yagimin.

    Posko Siaga Auto2000

    Bagian dari komitmen Auto2000 dari tahun ke tahun, terdapat 8 Posko Siaga Auto2000 yang akan beroperasi selama 24 jam nonstop dan tersebar mulai dari Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur hingga Bali. Berikut daftar lengkap Posko Siaga Auto2000 yang beroperasi antara 27 Maret – 6 April 2025:

    Sumatera

    1. Palembang : Pondok pindang & Sambal seruit sarwana Jl. Sriwijaya No. 16 Karya Jaya, Palembang

    2. Lampung : Rest Area 49 A Ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar

    Jawa-Bali

    1.Serang : Tol Merak-Jakarta Rest Area KM 68B

    2.Cikampek KM 57 : Tol Cikampek Rest Area KM 57

    3.Cikampek KM 62 : Tol Cikampek Rest Area KM 62B

    4.Cipali : Tol Cipali Rest Area KM 166A

    5.Situbondo : Rest Area Utama Raya Jl. Raya Banyuglugur – Situbondo

    6.Tabanan, Bali Warung Pantai, Jl. Raya Denpasar – Gilimanuk, Lalanglinggah, Kabupaten Tabanan

    Posko Siaga Auto2000 sanggup melayani kebutuhan servis berkala, ganti oli, dan perbaikan kendaraan ringan dengan waktu pengerjaan di bawah 2 jam. Jika ternyata kerusakan mobil membutuhkan penanganan lebih lanjut atau masuk kategori Service berat, maka disarankan untuk dibawa ke bengkel Auto2000 terdekat.

    (lth/lua)



    Sumber : oto.detik.com

  • Mushola di Palembang yang Dibangun Abad ke-18 dan Khusus buat Laki-laki



    Palembang

    Di Palembang, ada mushola bersejarah yang dibangun pada abad ke-18. Uniknya, mushola ini dikhususkan hanya untuk laki-laki saja. Perempuan tidak boleh!

    Mushola Al-Kautsar merupakan salah satu mushola tertua di Palembang. Mushola yang berada di Lorong Sungai Buntu, Kelurahan Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Kota Palembang itu sudah dibangun sejak abad ke-18.

    Saat berkunjung ke mushola ini, ada sejumlah pengurus mushola yang terlihat di sana. Mereka merupakan jemaah laki-laki yang baru saja menunaikan ibadah salat Asar di mushola tersebut.


    Mushola ini hampir sama dengan mushola pada umumnya. Menariknya, mushola ini berada di pinggir Sungai Musi. Lokasinya cukup sulit dijangkau dengan kendaraan roda empat lantaran akses menuju ke sana harus melalui lorong kecil yang diapit oleh dua bangunan milik warga.

    Sebelum masuk ke area mushola, pengunjung dapat memarkirkan kendaraan roda duanya di sepanjang lorong tersebut. Saat masuk ke area mushola, pengujung tak akan melihat ornamen atau hiasan yang mencolok. Sebab bangunan mushola ini hanya dikelilingi pagar besi berwarna hijau.

    Mushola ini sebagian besar dibuat dari kayu, termasuk lantai terasnya. Inilah yang membuat suasana di mushola itu adem dan nyaman.

    Di sisi teras mushola, jemaah bisa melihat langsung Sungai Musi yang terbentang. Ini menambah daya tariknya, sebab dari sana bisa langsung melihat kapal-kapal yang melintas di Sungai Musi.

    Cucu pendiri Mushola, Abdullah bin Alwi Bin Husein menjelaskan mushola ini memiliki luas kurang lebih 10×12 meter yang mana di dalamnya hanya terdapat 1 mimbar. Ada anak tangga di teras belakang mushola yang langsung berdampingan ke Sungai Musi.

    “Mushola ini dibangun di akhir abad ke-8. Mushola ini sempat rusak akibat dibom oleh Belanda saat Perang 5 Hari 5 Malam di Palembang, pada tahun 1947 Masehi,” jelasnya, Senin (3/3/2025).

    Mimbar di dalam Mushola Al-Kautsar Palembang.Mushola Al-Kautsar Palembang Foto: Rio Roma Dhoni

    Mushola ini, kata dia, dibangun oleh Habib Husein bin Abdullah Alkaf dan dipergunakan sebagai tempat beribadah dan menyiarkan agama Islam.

    “Dari dulu emang dibangun di pinggir Sungai Musi. Masjid ini dijaga dari generasi ke generasi oleh keluarga Syekh Abu Bakar,” katanya.

    Abdullah menjelaskan, saat perang 5 hari 5 malam di Kota Palembang, mushola tersebut dibom oleh Belanda sehingga menyisakan sebagai bangunan mushola.

    Kemudian dibangun kembali oleh Habib Muhksin Syekh Abu Bakar dan hingga saat ini bangunan di dalam mushola masih seperti awal dibangun, tidak ada perombakan.

    “Untuk bagian dalamnya itu masih seperti dulu, tidak berubah, dari kayunya. Perbaikan hanya satu kali setelah dibom, itu saja. Paling ada penambahan kanan dan kiri ini saja, sebab masyarakat kita bertambah jadi diperluas bagian kanan dan kirinya,” ujarnya.

    Ia menyebut, sampai saat ini mushola tersebut dimanfaatkan untuk salat lima waktu. Namun, kata dia, hanya dikhususkan bagi jemaah laki-laki saja.

    “Jemaah perempuan tidak diperbolehkan salat di dalam mushola, sesuai dengan hukum syariat Islam. Jadi untuk jemaah perempuan, diarahkan untuk salat di masjid atau mushola lain,” kata dia.

    ——–

    Artikel ini telah naik di detikSumbagsel.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • 7 Pesona Palembang di Balik Sorotan Rendang Hilang: Sejarah dan Wisata



    Jakarta

    Palembang, kota yang belakangan ini menjadi sorotan, memiliki daya tarik yang jauh melampaui kontroversinya. Palembang pernah menjadi pusat Kerajaan Sriwijaya, memiliki Sungai Musi, dan kuliner khas pempek.

    Palembang sedang disorot setelah konten kreator Willie Salim dinilai merusak citra masyarakat Palembang. Kegaduhan itu bermula ketika Willie membuat konten memasak 200 kilogram daging rendang di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) pada Selasa (18/3/2025). Di tengah proses memasak, Willy meninggalkan lokasi untuk pergi ke toilet.

    Saat kembali lagi, rendang 200 kilogram yang belum masak sempurna itu sudah habis direbut warga. Rendang tersebut raib hanya dalam waktu semenit.


    Kejadian itu menuai reaksi dari berbagai kalangan, termasuk di media sosial. Banyak yang menyudutkan warga Palembang terkait peristiwa hilangnya rendang itu. Warga Palembang juga tidak terima hingga melaporkan Willie ke kepolisian.

    Peristiwa itu menjadi sorotan yang kontras dengan citra Palembang yang kaya akan budaya dan kuliner. termasuk, lokasi pembuatan konten itu di Benteng Kuto Besak (BKB).

    Berikut fakta tentang Palembang ibu kota Sumatera Selatan dan Benteng Kuto Besak:

    1. Tentang Benteng Kuto Besak

    BKB, yang menjadi salah satu landmark Kota Palembang, adalah tempat bersejarah peninggalan Kesultanan Palembang yang berada di Jalan Sultan Mahmud Badarudin, 19 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Dilansir palembang.go.id, menurut sejarah, Benteng Kuto Besak merupakan bagian bangunan istana keraton Palembang Darussalam dari abad ke-18.

    BKB dibangun pada 1772 dengan diprakarsai oleh Sultan Muhammad Bahaudin bin Susuhunan Ahmad Najmuddin Adi Kesumo yang memerintah kesultanan Palembang pada saat itu. BKB diresmikan pada 23 Februari 1790. Artinya, lama pembangunan Benteng Kuto Besak sekitar 18 tahunan.

    Benteng Kuto Besak memiliki tinggi sekitar 9,9 meter kaki, dengan panjang 288,75 meter x 183,75 meter, dan tebal dinding 1,99 meter. Benteng itu berdiri mengarah ke arah tenggara dan Sungai Musi. BKB terbuat dari batu bata yang direkatkan oleh bahan yang terbuat dari batu kapur. Bahan tersebut didatangkan dari daerah pedalaman Sungai Ogan.

    BKB dibangun dengan tujuan menjadi dinding pertahanan (bastion) kerajaan Palembang Darussalam dari serangan musuh sekaligus dijadikan sebagai tempat pusat kesultanan Palembang pada masa Sultan Mahmud Badaruddin II (1803-1821).

    2. Kota Tertua di Indonesia

    Palembang merupakan kota tertua di Indonesia berdasarkan prasasti Sriwijaya atau Prasasti Kedudukan Bukit. Prasasti itu berangka tahun 16 Juni 682.

    Dulu Palembang adalah ibu kota Kerajaan Sriwijaya, sebuah kerajaan maritim yang berpusat di muara Sungai Musi, Sumatera Selatan. Kerajaan itu berkembang menjadi pusat perdagangan dan kebudayaan di Asia Tenggara pada abad ke-7 M.

    3. Sungai Musi

    Sungai Musi menjadi jantung kota sejak zaman Sriwijaya. Sungai itu membelah Palembang menjadi dua bagian yaitu Ilir di utara dan Ulu di selatan. Sungai Musi merupakan sungai terpanjang di Pulau Sumatera dengan panjang 750 km.

    4. Julukan Kota

    Palembang memiliki beberapa julukan yang melekat, diantaranya: Bumi Sriwijaya, Kota Pempek, dan Venice of the East.

    5. Landmark Palembang:

    • Jembatan Ampera: ikon kota yang menghubungkan Seberang Ulu dan Seberang Ilir, menjadi simbol kemegahan Palembang, dibangun pada tahun 1962. Nama Ampera kependekan dari Amanat Penderitaan Rakyat, sebagai slogan bangsa Indonesia pada tahun 1960.
    • Benteng Kuto Besak: benteng peninggalan Kesultanan Palembang Darussalam, menyimpan sejarah perjuangan melawan penjajah.
    • Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I: salah satu peninggalan Kesultanan Palembang. Pendirinya adalah Sultan Mahmud Badaruddin I Jaya Wikramo. Pembangunan masjid ini memakan waktu 10 tahun, dari tahun 1738 sampai 1748. Peletakan batu pertama pembangunan masjid dilakukan pada 1 Jumadil Akhir 1151 H (1738 M). Masjid ini pertama kali diresmikan pemakaiannya pada 26 Mei 1748.
    • Pulau Kemaro: pulau yang berada di tengah Sungai Musi dan memiliki kelenteng yang sangat indah.
    • Al-Qur’an Al-Akbar: Al-Qur’an raksasa dengan ukiran indah, menjadi daya tarik wisata religi.

    6. Kuliner Palembang

    • Pempek: makanan khas berbahan dasar ikan dan sagu, dengan berbagai jenis seperti pempek kapal selam, lenjer, dan adaan.
    • Tekwan: sup ikan dengan bola-bola sagu, bercita rasa gurih dan segar.
    • Model: mirip tekwan, tetapi dengan tambahan tahu dan isian telur.
    • Martabak HAR: martabak dengan cita rasa khas India yang sudah sangat legendaris

    7. Pariwisata Palembang:

    • Wisata Sejarah:

      Mengunjungi situs-situs bersejarah seperti Benteng Kuto Besak, Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, dan Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya.

    • Wisata Sungai Musi:

      Menikmati keindahan Sungai Musi dengan naik perahu atau kapal wisata, mengunjungi Pulau Kemaro, dan menikmati suasana malam di tepi sungai.

    • Wisata Kuliner:

      Mencicipi berbagai kuliner khas Palembang di pasar tradisional atau restoran terkenal.

    • Wisata Belanja:

      Mengunjungi pusat perbelanjaan modern atau pasar tradisional seperti Pasar 16 Ilir untuk mencari oleh-oleh.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Menjelajahi Bandar Udara Kertajati: Fasilitas & Destinasi Favorit



    Jakarta

    Bandara Kertajati yang berada di Majalengka, Jawa Barat merupakan bandara internasional terbesar kedua di Indonesia dengan ragam fasilitas yang bisa traveler gunakan. Mulai dari area ruang tunggu hingga akses transportasi publik.

    detikTravel telah merangkum, Rabu (23/7/2025) fasilitas Bandar Udara Kertajati yang perlu kamu tahu.

    1. Rute penerbangan domestik

    Sejak 29 Oktober 2023, seluruh rute pesawat jet dari Bandung (Bandara Husein Sastranegara) dipindahkan ke Kertajati. Tujuh rute domestik utama saat ini yaitu Balikpapan, Banjarmasin, Batam, Denpasar, Makassar, Medan dan Palembang.


    Adapun maskapai yang singgah di bandara ini diantaranya Super Air Jet, Citilink, AirAsia, serta Lion Air/Batik Air.

    2. Rute penerbangan internasional

    Bandara Kertajati juga melayani penerbangan internasional ke Singapura dan Kuala Lumpur. Serta bandara ini juga melayani penerbangan umrah dan charter internasional.

    3. Fasilitas di bandara

    Bandara berdiri di area seluas 1.800 hektar dengan terminal penumpang 121.000m² dan terminal kargo 90.000m², serta apron mampu menampung sekitar 22 pesawat. Bandara ini memiliki landasan pacu utama sepanjang 3.000m (telah selesai perpanjangan ke panjang ini sejak 2019), mendukung pesawat besar seperti Boeing 747, Airbus A350, bahkan A380 pada tahap lanjutan.

    Sama seperti bandara pada umumnya, Bandara Kertajati juga memilki area tunggu yang nyaman, tenant makanan, kawasan parkir, lounge, hingga desain interiror bandara yang modern dan menawan.

    4. Akses menuju ke bandara

    Bila kamu dari Bandung, adapun rute menuju Bandara Kertajati bisa langsung lewat Tol Cisumdawu. Bila tidak bawa kendaraan pribadi, kamu bisa kombinasi kereta yang lanjut disambung dengan taksi bila dari Cirebon atau Jatibarang.

    Terdapat tiga rute yang dibuka Damri untuk menghubungkan Bandara Kertajati dengan beberapa kawasan di Jawa Barat dengan harga layanan mulai dari Rp 80.000 per orang. Tiga rute tersebut mulai dari Bandung-Kertajati, Cirebon-Kertajati, hingga Kuningan-Kertajati. Sejauh ini baru 4 unit armada Damri yang dioperasikan sebagai tahap awal.

    5. Destinasi terdekat

    Adapun pilihan tempat wisata terdekat dari Bandara Kertajati yang bisa kamu kunjungi diantaranya Gunung Ciremai, Curug Ibun Pelangi, Taman Wisata Alam Cadas Gantung, Keraton Kasepuhan & Kanoman (Cirebon). Rata-rata semua tempat wisata berjarak mulai satu jam dari bandara.

    (sym/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • 7 Spot Wajib Dikunjungi di Little India, Komunitas India di Jakarta


    Jakarta

    Traveler sudah tahu belum, kalau di Jakarta ada kawasan yang dijuluki dengan Little India. Little India terletak di Kawasan jantung Jakarta, tempat ini menyimpan jejak sejarah komunitas keturunan India yang menjadi cermin kehidupan multi budaya di Jakarta. Komunitas India hadir di Jakarta sejak abad ke 18, mereka datang sebagai pedagang, lalu mendirikan sekolah, tempat ibadah, bank, restoran, dan toko-toko pakaian khas India.

    Kawasan ini berada di Pasar Baru, Jakarta Pusat atau dekat dengan Stasiun Juanda Jakarta, sebelah kiri dari pintu keluar Stasiun Juanda traveler akan menemukan gapura yang bertuliskan ‘Welcome To Little India’ dengan motif bunga warna warni. Ada berbagai macam spot unik yang wajib traveler kunjungi di Little India. Tapi tenang, traveler nggak perlu khawatir capek, karena spot tersebut saling berdekatan, searah, dan bisa ditempuh dengan berjalan kaki.

    7 Spot Menarik di Little India Jakarta

    detikTravel sempat berkunjung ke kawasan Little India di Pasar Beru, Jakarta di akhir Oktober 2025, berikut laporannya:


    1. Sekolah Mahatma Gandhi

    Little India, Pasar Baru, JakartaLittle India, Pasar Baru, Jakarta Foto: Qonita Hamidah/detik travel

    Letaknya di Jalan Pasar Baru Selatan nomor 10. Nama sekolah diambil dari nama tokoh kemanusiaan asal India, Mahatma Gandhi. Tempat ini menjadi salah satu sekolah internasional tertua di Indonesia, sudah berdiri dari tahun 1950.

    Dilansir dari laman resminya, Sekolah Mahatma Gandhi terdiri atas Taman Kanak-kanak (TK), SD, SMP, hingga SMA. Sekolah Mahatma Gandhi berada di dua tempat berbeda, yaitu sekolah pertama di Kemayoran, dan sekolah kedua di Pasar Baru. Dulunya, sekolah ini hanya menerima siswa internasional dari negara lain yang berada di Indonesia.

    2. State Bank of India (SBI)

    Little India, Pasar Baru, JakartaLittle India, Pasar Baru, Jakarta Foto: Qonita Hamidah/detik travel

    Letaknya di Jalan Pasar Baru Selatan nomor 19. Traveler hanya perlu berjalan sedikit saja dari sekolah Mahatma Gandhi, lalu akan menemukan bank ini. Bank SBI Indonesia berdiri sejak 1970 dengan mayoritas sahamnya dimiliki SBI.

    Bank ini tidak hanya memenuhi kebutuhan nasabah, tapi juga jadi penghubung hubungan perdagangan dan investasi India dengan Indonesia. Dikutip dari laman resminya, Bank SBI Indonesia memiliki 7 kantor cabang dan 4 kantor cabang pembantu yang tersebar di 5 kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, dan Medan.

    3. SAI Study Group

    Little India, Pasar Baru, JakartaLittle India, Pasar Baru, Jakarta Foto: Qonita Hamidah/detik travel

    Terletak di Jalan Pasar Baru Selatan nomor 26, SAI Study Group adalah sebuah tempat untuk mempelajari, menghayati, dan mengamalkan ajaran Sai Baba. Sathya Sai Baba adalah seorang tokoh spiritual asal India Selatan yang mengabdikan hidupnya untuk kemanusiaan. Sebagian warga India meyakini, Sai Baba adalah manusia setengah dewa. Di tempat ini ada klinik pengobatannya juga.

    4. Sikh Temple Pasar Baru

    Little India, Pasar Baru, JakartaLittle India, Pasar Baru, Jakarta Foto: Qonita Hamidah/detik travel

    Lanjut jalan kaki sekitar 200 meter dari SAI Study Group, traveler akan melihat Sikh Temple yang terletak di Jalan Pasar Baru Timur nomor 10. Dikutip dari Jakarta Tourism, Sikh Temple telah berdiri sejak 1956 yang didirikan oleh Pritam Sikh dan keluarganya yang berasal dari India, dan menganut agama Sikh.

    Sebelum masuk ke Gurdwara, traveler wajib melepas alas kaki, dan menutup kepala baik wanita maupun pria, tenang traveler! karena kain penutup kepala sudah disediakan kain penutup kepala yang bisa traveler pinjam di Sikh Temple ini. Di dalamnya beralaskan karpet dan ada Darbar Sahib atau tempat meletakan kitab suci dilengkapi dengan kubah.

    5. Tharoomal Detaram (T&D)

    Little India, Pasar Baru, JakartaLittle India, Pasar Baru, Jakarta Foto: Qonita Hamidah/detik travel

    Nggak afdol kalau traveler ke Little India belum mampir ke toko untuk mencoba baju sari khas India yang letaknya di Jalan Pasar Baru nomor 96. Toko ini menyediakan berbagai baju India ala Bollywood dan aksesoris lainnya, seperti gelang, sarara, palazzo, salwarset, lengga, kurtis, dupattas, dan anarkali. Pemilik toko ini juga orang India traveler. Traveler bisa menawar harga barang pilihan di sini.

    “Toko ini heritage shop, kita menjual berbagai macam pakaian bollywood bukan hanya pakaian saja melainkan ada aksesoris. Waktu saya datang langsung dari India ke sini (Indonesia) pada 1932, lalu senang di Indonesia karena budaya dan masyarakatnya yang ramah. Toko ini sudah lama, saya generasi keempat,” kata Lakhmi Mahtani, pemilik Tharoomal Detaram.

    6. Martabak HAR

    Little India, Pasar Baru, JakartaLittle India, Pasar Baru, Jakarta Foto: Qonita Hamidah/detik travel

    Letaknya di Jalan Samanhudi nomor 79, martabak ini bisa jadi cemilan penutup wisata di Little India. Ada beberapa pilihan menu martabak, dua diantaranya ada martabak HAR telur dengan harga Rp 26 ribu, dan martabak HAR bebek dengan Harga Rp 36 ribu. Pemiliknya berasal dari India Bernama Haji Abdul Razak, kemudian disingkat jadi HAR sebagai nama resto. Dia adalah saudagar asli India yang merantau ke Palembang tahun 1947, dia menggabungkan roti India dengan isian telur dan kuah kari yang popular di Palembang, lalu jadilah kuliner khas Martabak HAR.

    7. Toko Populer

    Little India, Pasar Baru, JakartaLittle India, Pasar Baru, Jakarta Foto: Qonita Hamidah/detik travel

    Toko populer Pasar Baru merupakan rumah dari Tio Tek Hong yang berdiri sejak 1902. Toko ini menjual alat musik, swalayan, dan toko terlengkap pada zamannya. Tio Tek Hong menjadikan tokonya sebagai department store pertama di Indonesia. Di Toko Populer, Tio Tek Hong menetapkan sistem harga tetap.

    “Bahkan Tio Tek Hong menjadikan rumahnya menjadi departemen store pertama di Indonesia, cikal bakalnya di sini. Di antara toko lain yang masih menggunakan tawar menawar, nah dia doang yang mulai ngasih harganya itu harga tetap atau fix price cuma ini,” Kata Muti, pemandu wisata Pasar Baru kepada detikTravel.

    Dulu dinamakan toko populer karena cukup terkenal pada zamannya, namun sekarang toko ini masih menjadi toko namun menjual berbagai tas saja. Buat yang penasaran sama komunitas India di Jakarta, cuzz langsung masukin wisata Little India Pasar Baru ke list wisata traveler ya!

    (row/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • 2 Asrama Debarkasi Baru Siap Terima Jemaah Haji Banten dan Semarang



    Jeddah

    Kementerian Agama (Kemenag) dalam dua tahun terakhir mengaktifkan dua asrama haji debarkasi baru bagi kepulangan jemaah haji Indonesia. Keduanya adalah Asrama Haji Debarkasi Manyaran di Jawa Tengah (Jateng) dan Asrama Haji Debarkasi Cipondoh di Banten.

    Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Saiful Mujab Kemenag mengatakan, baik Manyaran maupun Cipondoh, baru difungsikan pada saat penerimaan kedatangan jemaah dari Tanah Suci. Pada saat keberangkatan, dua tempat layanan ini belum difungsikan.

    “Kita awalnya mengaktifkan 14 asrama haji embarkasi pada saat pemberangkatan jemaah haji. Untuk pemulangan, penerimaan jemaah akan dilangsungkan pada 16 asrama haji debarkasi. Sebab, debarkasi Manyaran dan Cipondoh sudah bisa difungsikan,” sebut Saiful Mujab saat rapat dengan Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy di Kantor Urusan Haji, Jeddah, Kamis (4/7/2024).


    Dijelaskan Saiful, Asrama Haji Debarkasi Cipondoh melayani penyambutan kedatangan jemaah haji asal Banten. “Total ada 25 kelompok terbang atau kloter. Mereka saat berangkat dari Asrama Haji Embarkasi Pondok Gede, pulangnya langsung ke Asrama Haji Debarkasi Cipondoh,” sebutnya.

    Sementara untuk asrama haji debarkasi Manyaran, akan melayani seluruh jemaah asal Kota dan Kabupaten Semarang. “Total ada lima kloter. Mereka saat berangkat dari Asrama Haji Embarkasi Donohudan, pulangnya langsung ke Asrama Haji Debarkasi Manyaran,” lanjutnya.

    Berikut daftar 16 asrama haji debarkasi kedatangan jemaah haji dari Tanah Suci:

    1. Aceh (BTJ)
    2. Medan atau Kualanamu (KNO)
    3. Batam (BTH)
    4. Padang (PDG)
    5. Palembang (PLM)

    6. Jakarta Pondok Gede (JKG)
    7. Jakarta Saudia (CKG SV)
    8. Kertajati (KJT)
    9. Solo (SOC)
    10. Surabaya (SUB)

    11. Lombok (LOP)
    12. Balikpapan (BPN)
    13. Banjarmasin (BDJ)
    14. Makassar atau Ujungpandang (UPG)
    15. Manyaran (SOC)
    16. Cipondoh (JKG)

    (rah/rah)



    Sumber : www.detik.com

  • JNE Berangkatkan 559 Karyawan Ibadah Umrah



    Jakarta

    Dalam upaya meningkatkan spiritualitas dan kesejahteraan karyawan, JNE kembali memberangkatkan karyawannya untuk melaksanakan ibadah Umrah. Program ini merupakan salah satu bentuk penghargaan perusahaan terhadap para Ksatria dan Srikandi JNE yang sudah mengabdi kepada perusahaan selama lebih dari 12 tahun.

    Memberangkatkan 559 karyawan yang terbagi menjadi 3 kloter, di mana keberangkatan pertama pada tanggal 7-15 Oktober 2024, dilanjutkan pada 14-22 Oktober 2024, dan kloter terakhir pada 24 Oktober-1 November 2024 nanti.

    Ksatria dan Srikandi JNE yang berangkat kloter pertama, mengaku terharu dan bangga hingga meneteskan air mata saat pertama kali berada di Masjidil Haram, di depan Ka’bah yang menjadi kiblat shalat seluruh umat Muslim di seluruh dunia.


    “Hal ini merupakan perwujudan nilai-nilai yang dijalankan JNE, sesuai dengan amanat pendiri JNE (alm) H Soeprapto Soeparno memberikan kesempatan setiap tahunnya memberangkatkan Ksatria dan Srikandi JNE untuk melaksanakan ibadah umrah yang diberikan oleh perusahaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya,” ujar Presiden Direkur JNE, M Feriadi Soeprapto, dalam keterangan tertulis, Senin (21/10/2024).

    “Selain itu, umrah adalah semangat menapaki jejak Rasullah SAW dalam berbuat kebaikan, sehingga kembalinya dari Tanah Suci, para karyawan dapat membawa semangat baru yang menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus memberikan yang terbaik bagi perusahaan,” sambungnya.

    Pada tahun ini, karyawan yang berkesempatan mengikuti ibadah umrah dari berbagai kantor cabang JNE, seperti dari Banjarmasin, Bandung, Bekasi, Bogor, Balikpapan, Batam, Jakarta, Yogyakarta, Kendari, Medan, Solo, Bandar Lampung, Tarakan, Makassar, Palembang, Pontianak, Surabaya, Cilegon, Malang dan juga cabang utama lainnya, tampak serius dan antusias mengikuti seluruh rangkaian ibadah umrah yang di pandu oleh Ustadz Aqil Muzakki dan Muhammad Rezy Batubara.

    Srikandi JNE Tarakan bagian Human Capital Rati Triastuti mengungkapkan rasa syukur karena hari keberangkatan merupakan hari yang ditunggu-tunggu olehnya. Di mana, waktu itu dirinya sempat tertahan dua tahun akibat dampak COVID-19.

    “Alhamdulillah, kali ini tahun ke 14 saya bergabung di JNE mendapatkan hadiah paling indah yaitu umrah. Terima kasih kepada seluruh manajemen JNE saya dapat berangkat bersama teman-teman lainnya,” kata Rati.

    Srikandi dari JNE Kendari Wiwin Widyasari menyatakanibadah umrah ini merupakan sebuah rezeki dari Allah SWT yang didatangkan melalui JNE. Dirinya mengatakan akan fokus beribadah dan berdoa untuk keluarga dan juga untuk kemajuan JNE.

    Lain halnya dengan Ksatria JNE Jakarta bagian Regional Jawa Barat Caesario Wibisono Wauran. yang tidak menyangka dirinya diberangkatkan umrah dari JNE. Ia mengatakan dirinya mendapatkan undangan dari Allah SWT melalui JNE untuk dapat berkunjung beribadah disana.

    “Terima kasih JNE, semoga JNE semakin maju dan tetap dapat memberangkatkan umrah Ksatria dan Srikandi JNE lainnya di mana merupakan impian mereka untuk dapat mengunjungi Tanah Suci ini,” pungkasnya.

    (Content Promotion/JNE)



    Sumber : www.detik.com

  • Kemenag Sebut Asuransi Jiwa Jemaah Haji Reguler 2024 yang Wafat Sudah Dibayarkan


    Jakarta

    Kementerian Agama menegaskan jemaah haji reguler Indonesia yang wafat pada ibadah haji 1445 H/2024 M sudah mendapatkan asuransi jiwa.

    Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag, Saiful Mujab memastikan asuransi jiwa itu sudah dibayarkan kepada keluarga jemaah.

    Kementerian Agama bekerja sama dengan PT JMA Syariah telah menyiapkan asuransi bagi jemaah haji reguler asal Indonesia yang berangkat tahun 2024.


    Asuransi yang diberikan kepada jemaah haji berupa asuransi jiwa dan kecelakaan. Tak hanya itu, jemaah juga mendapat santunan extra cover dari Garuda Indonesia atau Saudia Airlines jika wafat di area yang menjadi wilayah tanggung jawab maskapai penerbangan saat operasional haji.

    “Dalam catatan Kemenag ada 497 jemaah haji reguler yang wafat pada penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M, baik saat operasional maupun pasca operasional, baik di Tanah Air maupun di Arab Saudi. Semua sudah dibayar tuntas 100%, *melalui rekening jemaah haji yang wafat*,” ujar Saiful Mujab di Jakarta, Kamis (19/9/2024) dalam rilis yang diterima detikHikmah.

    “Asuransi yang diberikan sebesar nilai Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang dibayarkan jemaah sesuai dengan embarkasinya masing-masing. *Untuk proses pencairan, ahli waris jemaah bisa berhubungan dengan Bank Penerima Setoran awal tempat jemaah membuka rekening haji*,” tambahnya.

    Selain itu, Saiful Mujab juga menjelaskan, ada delapan jemaah yang juga mendapatkan santunan extra cover dari maskapai penerbangan. Ada lima jemaah yang mendapat santunan dari Garuda Indonesia dan tiga jemaah yang mendapat santunan dari Saudia Airlines. “Mereka wafat di wilayah yang menjadi tanggung jawab maskapai. Nilai santunan extra cover yang diberikan sebesar Rp125 juta,” sebut Saiful Mujab.

    “Alhamdulillah ini berjalan dengan baik. Semua proses sudah selesai dan asuransi ini berjalan dengan baik,” tegas Saiful.

    Besaran Asuransi yang Diterima Jemaah Haji Reguler 2024

    Berikut daftar besaran asuransi jiwa sesuai Bipih per embarkasi:

    a. Embarkasi Aceh sebesar Rp49.995.870,00
    b. Embarkasi Medan sebesar Rp51.145.139,00
    c. Embarkasi Batam sebesar Rp53.833.934,00
    d. Embarkasi Padang sebesar Rp51.739.357,00
    e. Embarkasi Palembang sebesar Rp53.943.134,00

    f. Embarkasi Jakarta sebesar Rp58.498.334,00 (Pondok Gede dan Bekasi)
    g. Embarkasi Solo sebesar Rp58.562.008,00
    h. Embarkasi Surabaya sebesar Rp60.526.334,00
    i. Embarkasi Balikpapan sebesar Rp56.510.444,00
    j. Embarkasi Banjarmasin sebesar Rp56.471.105,00

    k. Embarkasi Makassar sebesar Rp60.245.355,00
    l. Embarkasi Lombok sebesar Rp58.630.888,00
    m. Embarkasi Kertajati sebesar Rp58.498.334,00

    (lus/erd)



    Sumber : www.detik.com

  • Rincian Biaya Haji 2025 yang Dibayar Jemaah Per Embarkasi Menurut Keppres


    Jakarta

    Rincian biaya haji 2025 yang akan dibayarkan jemaah per embarkasi seluruh Indonesia resmi ditetapkan pemerintah. Biaya tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 6 Tahun 2025 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1446 H/2025 M yang bersumber dari Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) dan Nilai Manfaat.

    Melalui Keppres yang diteken Presiden Prabowo pada Rabu (12/2/2025), pemerintah merinci BPIH dan Bipih per embarkasi. Ketentuan ini berlaku bagi jemaah haji, Petugas Haji Daerah (PHD) serta Pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

    Berkaitan dengan itu, Kepala BP Haji Irfan Yusuf menyambut dengan baik terbitnya Keppres tersebut.


    “Alhamdulillah Keppres biaya haji 2025 sudah terbit. BP Haji mendukung penyelenggaraan haji tahun 2025 dan terwujudnya kenyamanan bagi jemaah haji,” kata Irfan dalam keterangannya di Jakarta seperti dikutip, Kamis (13/2/2025).

    Rincian Biaya yang Dibayar Jemaah Haji Reguler 1446 H/2025 M Per Embarkasi

    Berikut rincian biaya yang dibayarkan jemaah haji reguler atau Bipih per embarkasi di seluruh Indonesia.

    1. Embarkasi Aceh sebesar Rp 46.922.333,00
    2. Embarkasi Medan sebesar Rp 47.976.531,00
    3. Embarkasi Batam sebesar Rp 54.331.751,00
    4. Embarkasi Padang sebesar Rp 51.781.751,00
    5. Embarkasi Palembang sebesar Rp 54.41 l.751,00
    6. Embarkasi Jakarta (Pondok Gede dan Bekasi) sebesar Rp 58.875. 751,00
    7. Embarkasi Solo sebesar Rp 55.478.501,00
    8. Embarkasi Surabaya sebesar Rp 60.955.751,00
    9. Embarkasi Balikpapan sebesar Rp 57 .235.421,00
    10. Embarkasi Banjarmasin sebesar Rp 59.331.751,00
    11. Embarkasi Makassar sebesar Rp 57.670.921,00
    12. Embarkasi Lombok sebesar Rp 56.764.801,00
    13. Embarkasi Kertajati sebesar Rp 58.875.751,00

    Besaran Bipih digunakan untuk membiayai penerbangan haji, sebagian akomodasi di Makkah, sebagian akomodasi di Madinah, dan biaya hidup (living cost).

    Adapun, besaran nilai manfaat dari BPIH 2025 untuk jemaah haji reguler Rp 6.831.820.756.658,34 atau Rp 6,8 triliun.

    (aeb/aeb)



    Sumber : www.detik.com

  • Biaya Haji 2025 Jemaah Embarkasi Surabaya Capai Rp 60,9 Juta



    Jakarta

    Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 6 Tahun 2025 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1446 H /2025 M. Keputusan ini juga memuat besaran biaya yang dibayar jemaah per embarkasi.

    Keppres yang diteken Prabowo pada Rabu, 12 Februari 2025 ini menetapkan BPIH 2025 yang bersumber dari Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) dan nilai manfaat. Bipih ini dibayar oleh setiap jemaah haji, petugas haji daerah (PHD), dan pembimbing kelompok bimbingan ibadah haji dan umrah (KBIHU).

    Adapun nilai manfaat bersumber dari setoran Bipih jemaah haji reguler dan jemaah haji khusus. Total nilai manfaat untuk jemaah haji reguler sebesar Rp 6.831.820.756.658,34.


    Terdapat 13 embarkasi dalam penyelenggaraan haji tahun ini. Embarkasi Surabaya menjadi embarkasi dengan biaya haji paling tinggi, mencapai Rp 60,9 juta. Selanjutnya disusul Embarkasi Banjarmasin sebesar Rp 59,3 juta, lalu Embarkasi Jakarta (Pondok Gede dan Bekasi) dan Embarkasi Kertajati dengan nominal sama, Rp 58,8 juta.

    Sementara itu, embarkasi dengan biaya paling rendah adalah Aceh. Jemaah yang berangkat dari wilayah ini membayar Rp 46,9 juta. Berikut selengkapnya.

    • Embarkasi Aceh sebesar Rp 46.922.333,00
    • Embarkasi Medan sebesar Rp 47.976.531,00
    • Embarkasi Batam sebesar Rp 54.331.751,00
    • Embarkasi Padang sebesar Rp 51.781.751,00
    • Embarkasi Palembang sebesar Rp 54.41 l.751,00
    • Embarkasi Jakarta (Pondok Gede dan Bekasi) sebesar Rp 58.875. 751,00
    • Embarkasi Solo sebesar Rp 55.478.501,00
    • Embarkasi Surabaya sebesar Rp 60.955.751,00
    • Embarkasi Balikpapan sebesar Rp 57 .235.421,00
    • Embarkasi Banjarmasin sebesar Rp 59.331.751,00
    • Embarkasi Makassar sebesar Rp 57.670.921,00
    • Embarkasi Lombok sebesar Rp 56.764.801,00
    • Embarkasi Kertajati sebesar Rp 58.875.751,00

    Menurut Keppres tersebut, Bipih yang dibayar jemaah haji akan digunakan untuk biaya penerbangan, sebagian biaya akomodasi di Makkah, sebagian akomodasi di Madinah, dan biaya hidup.

    Berdasarkan kesepakatan dengan pemerintah Arab Saudi, Indonesia akan memberangkatkan 221 ribu jemaah haji tahun ini. Jemaah dijadwalkan akan masuk embarkasi mulai 1 Mei 2025 dan terbang ke Arab Saudi pada 2 Mei 2025. Masa operasional pemberangkatan dan pemulangan jemaah akan berlangsung 30 hari.

    biaya haji
    biaya haji 2025
    keppres bpih 2025
    embarkasi surabaya
    haji
    haji 2025

    (kri/inf)



    Sumber : www.detik.com