Tag: panorama

  • Ratusan Pelari Jelajahi Keindahan Alam Gunung Gajah


    Jakarta

    GTR Ultra 2025 kembali digelar untuk tahun ketiga dan sukses mencuri perhatian para pelari lintas alam dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.

    Diselenggarakan di Lapangan Dusun Kayuwangi, Desa Gedong, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, pada tanggal 7 Oktober 2025, event ini menjadi bagian dari kalender resmi ITRA National League 2025 dan UTMB Index Races 2025, menegaskan posisinya sebagai salah satu ajang trail run bergengsi di Indonesia.

    Tahun ini sebanyak 800 pelari dari 90 kota di Indonesia dan 20 pelari internasional dari Vietnam, China, Jepang, Selandia Baru, Inggris, dan Amerika Serikat ikut menantang diri di lintasan yang menakjubkan di sisi utara Gunung Gajah.


    Dengan slogan GTR Ultra 2025 #WhyNot!, para peserta disuguhi lintasan dengan pemandangan spektakuler, mulai dari panorama Gunung Telomoyo, Gunung Gajah, hingga Rawa Pening. Kategori lomba tetap mempertahankan empat jarak diantaranya 7K, 12K, 30K, dan 52K, di mana kategori 30K dan 52K memberikan Point ITRA serta UTMB Index bagi para finisher.

    Kategori 52K menjadi tantangan utama dengan start pukul 00.00 WIB, melewati tiga puncak gunung yaitu Gunung Gajah, Telomoyo, dan Sokorini, serta Bukit Sepakung dan Gumuk Reco sebelum mencapai garis finis.

    Menariknya, tahun ini GTR Ultra menambahkan kategori Pelajar dan Mahasiswa untuk jarak 7K dan 12K. Inisiatif ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap olahraga alam sekaligus gaya hidup sehat.

    Tak hanya memacu adrenalin, GTR Ultra 2025 juga membawa dampak ekonomi positif bagi masyarakat lokal. Lebih dari 200 pelari menginap di homestay warga, sementara BUMDes Desa Gedong mencatat omzet lebih dari Rp50 juta selama event berlangsung.

    Dukungan kuat datang dari Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, hingga Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, melalui Kelompok Kerja Event Alam dan Petualangan. Bahkan, Fahmi Octaviano, Ketua Pokja Event Alam dan Petualangan, turut hadir dan melepas peserta di garis start.

    Kini, GTR Ultra tak hanya menjadi bagian dari Festival Telomoyo, tetapi juga resmi masuk dalam agenda tahunan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, membawa semangat baru untuk memajukan pariwisata dan ekonomi daerah.

    Melalui semangat “Why Not!”, GTR Ultra 2025 berhasil menunjukkan bahwa olahraga dan pariwisata bisa berjalan beriringan, menumbuhkan semangat petualangan sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Lari dengan Pemandangan Telomoyo, Merbabu, Rawa Pening


    Jakarta

    Industri sport tourism di Indonesia semakin menggeliat, terutama melalui event-event yang mampu menggabungkan pesona wisata alam dengan aktivitas fisik yang menantang.

    Salah satu yang patut kamu lirik adalah Gajah Trail Run (GTR) Ultra 2025, sebuah lomba lari lintas alam berskala nasional hingga internasional yang siap digelar pada 4-5 Oktober 2025 mendatang di kawasan Telomoyo, Jawa Tengah.

    Diselenggarakan sebagai bagian dari Festival Telomoyo ke-9, GTR Ultra 2025 akan menjadi edisi ke-3 dari ajang ini. Lokasi start dan finis akan berpusat di Lapangan Kayuwangi, Desa Gedong, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang.


    Jalurnya? Nggak main-main, para peserta akan diajak menyusuri jalur penuh keindahan mulai dari Gunung Gajah Telomoyo, Pagergedog, Sepakung, hingga Gumuk Reco. Sepanjang lintasan, kamu akan disuguhi panorama tiga gunung sekaligus,Telomoyo, Merbabu, dan Ungaran, plus view eksotis Danau Rawa Pening dari ketinggian.

    Ajang ini menawarkan empat kategori lomba berdasarkan jarak dan tingkat elevasi:

    • 7 Km (elevation gain 400 m)
    • 12 Km (elevation gain 800 m)
    • 30 Km (elevation gain 1.200 m)
    • 52 Km (elevation gain 2.500 m)

    Gajah Trail Run Ultra bukan sekadar lomba, tapi juga menjadi simbol sinergi antara olahraga dan pemberdayaan masyarakat. Lewat jalur yang melewati desa-desa wisata, sawah, dan pegunungan, kamu akan merasakan langsung interaksi dengan kearifan lokal masyarakat sekitar. Selain itu, event ini mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan mendatangkan hingga 1.000 pelari dari dalam dan luar negeri.

    Bukan hanya pelari profesional yang boleh ikut, kamu yang ingin menantang diri sendiri juga bisa ambil bagian. Apalagi sejak 2023, ajang ini telah terdaftar dalam kalender ITRA (International Trail Running Association) dan UTMB (Ultra Trail Mont Blanc), yang berarti setiap pelari bisa mengumpulkan poin dan indeks untuk keikutsertaan di lomba-lomba kelas dunia.

    Untuk kamu yang ingin ikut atau sekadar menyaksikan atmosfer luar biasa dari ajang ini, pantau terus informasi resminya di akun Instagram @gtrultra.

    Beli tiketnya sekarang juga sebelum ketinggalan melalui detikevent!

    (krs/cas)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Buttonscarves Rilis Hijab Terinspirasi Keindahan Swiss

    Jakarta

    Brand lokal Buttonscarves dikenal dengan hijab segi empat yang nyaman dengan motif beragam. Konsisten menghasilkan koleksi hijab motif, kali ini brand milik Linda Anggrea tersebut mengeluarkan koleksi terbaru berkolaborasi dengan Switzerland Tourism.

    Buttonscarves merupakan brand hijab pertama yang didapuk untuk mempromosikan keindahan Swiss ke Indonesia dan kawasan Asia Tenggara. Koleksi kolaborasi Buttonscarves dan Switzerland Tourism bertajuk Switzerland Series.

    “Kami merasa terhormat menjadi brand pertama yang dipercaya oleh Switzerland Tourism untuk mempromosikan keindahan Swiss khususnya kepada BSLady dan traveler di Indonesia dan Asia Tenggara. Kepercayaan ini tidak hanya menjadi tonggak baru bagi perjalanan global Buttonscarves, tetapi juga bukti bahwa karya dan visi kami mampu membawa cerita destinasi-destinasi dunia ke dalam setiap koleksi. Switzerland Series adalah selebrasi keindahan Swiss, sekaligus langkah nyata untuk memperkuat posisi Buttonscarves sebagai merek global yang menginspirasi.” ujar Linda Anggrea, CEO Buttonscarves.


    Buttonscarves baru saja merilis koleksi spesial hasil kolaborasi dengan Switzerland Tourism, bertajuk Switzerland Series.Buttonscarves baru saja merilis koleksi spesial hasil kolaborasi dengan Switzerland Tourism, bertajuk Switzerland Series. Foto: Dok. @Buttonscarves.

    Koleksi hijab Switzerland Series menonjolkan panorama dan keindahan Swiss, mulai dari pegunungan, pedesaan yang indah, kota yang penuh sejarah, hingga danau yang memesona. Dalam kampanye Switzerland Series, Buttonscarves menggandeng tiga sosok Linda Anggrea, Sarah Sofyan, dan Harumi untuk mengeksplorasi destinasi-destinasi ikonis Swiss, khususnya di tiga wilayah utama Zurich, Lucerne, dan Jungfrau.

    Beberapa destinasi yang dikunjungi di antaranya adalah Romantik Hotel Schweizerhof Grindelwald yang menawarkan pemandangan panorama pegunungan Eiger, Mount Rigi dengan pemandangan pegunungan bersalju yang memesona, Hohematte Park di Interlaken, menikmati pemandangan pegunungan Alpen di VIP Gondola, hingga mengunjungi museum cokelat interaktif Lindt Home of Chocolate.

    Buttonscarves baru saja merilis koleksi spesial hasil kolaborasi dengan Switzerland Tourism, bertajuk Switzerland Series.Buttonscarves baru saja merilis koleksi spesial hasil kolaborasi dengan Switzerland Tourism, bertajuk Switzerland Series. Foto: Dok. @Buttonscarves.

    Sebelum dengan badan pariwisata Swiss, Buttonscarves sukses menjalin kerja sama dengan organisasi pariwisata dunia seperti Singapore Tourism Board dan Dubai Tourism melalui kampanye Singapore Series dan Dubai Series 2.

    Koleksi Switzerland Series terdiri dari 12 pilihan warna dan tambahan dua warna eksklusif yang hanya tersedia di Buttonscarves Plaza Indonesia. Kamu bisa mendapatkan koleksi Switzerland Series di situs resmi Buttonscarves atau gerai fisik Buttonscarves.

    Buttonscarves baru saja merilis koleksi spesial hasil kolaborasi dengan Switzerland Tourism, bertajuk Switzerland Series.Buttonscarves baru saja merilis koleksi spesial hasil kolaborasi dengan Switzerland Tourism, bertajuk Switzerland Series. Foto: Dok. @Buttonscarves.

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Sawah Lope Desa Cikaso, Nikmatnya Lihat Persawahan Sambil Ngebotram


    Kuningan

    Sawah Lope di Desa Cikaso menyuguhkan panorama indah khas perkampungan warga dengan mata pencaharian bertani. Area sawah tampak hijau dan luas dengan latar Gunung Ceremai, lengkap dengan jalan aspal tepat berada di tengah.

    Lukisan alam Sawah Lope di Desa Cikaso persis gambar pemandangan anak SD tahun 90-an. Bedanya, Desa Cikaso menyediakan gazebo di pinggir jalan dan lokasi lain yang memungkinkan pengunjung melihat langsung keindahan Sawah Lope.

    Sawah Lope di Desa Cikaso yang hijau, luas, dengan angin sepoi dan hawa sejuk menjadikan destinasi ini cocok sebagai tempat liburan bareng keluarga. Apalagi sambil makan bekel bersama alias ngebotram di gazebo. Bisa juga makan menu dari restoran pilihan di Desa Cikaso.


    Selain sawah yang menguning jika siap panen dan gazebo, saluran irigasi pertanian di Desa Cikaso ini juga jadi spot wisata. Anak-anak sekitar desa kerep bermain di saluran yang airnya sangat bersih itu. Mereka menggunakan ban bekas dan menjadikannya seperti seluncuran air.

    Kawasan Desa Cikaso dikelilingi 7 sumber air yang bikin wilayah tersebut tak pernah kekeringan. Mata air Cilangga, Cinangsi, Cibango, Cimalayan, Cipasantren, Cihanyir, dan Cikabulakan membantu areal pertanaman selalu subur.

    Area Sawah Lope, Desa Cikaso yang terletak di Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat cocok bagi warga Jakarta yang ingin piknik. Tentunya masyarakat sekitar Jakarta bisa juga ke Sawah Lope, Desa Cikaso untuk healing dan piknik di tengah alamnya yang indah.

    Berkat pengelolaan Bumdes Desa Cikaso, Kuningan diganjar penghargaan Desa BRILian Juara 2 tingkat nasional dari Bank BRI.Sawah Lope, Desa Cikaso (Wisma Putra/detikJabar)

    Fakta Unik Desa Cikaso

    Beberapa keistimewaan Desa Cikaso yang memiliki segudang prestasi ini adalah

    1. Terletak di dataran rendah

    Desa Cikaso berlokasi di ketinggian 500 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan tetap merasa sejuk. Hawa yang selalu bersahabat, rindang, dan lingkungan asri menjadikan Sawah Lope salah satu alternatif lokasi piknik bareng orang-orang terdekat.

    2. Lope bukan plesetan love

    Kata lope adalah kepanjangan dari lokasi persawahan yang menjadi spot wisata utama Desa Cikaso. Data Jadesta Kemenparekraf menyatakan, luas sawah mencapai 11.470 m2 yang masih produktif digarap warga. Selain sawah, ada juga tanaman hortikultura yang diusahakan warga. Misal sayur, buah, rempah, dan komoditas lain.

    3. Bangkit usai COVID-19

    Dampak pandemi dirasakan juga oleh warga Desa Cikaso dengan banyaknya jumlah pasien. Sebanyak 11 orang positif dan satu pasien meninggal akibat COVID-19. Jalan Desa Cikaso digunakan warga untuk berjemur yang ketika itu terkena lockdown.

    Selepas COVID-19, warga Desa Cikaso perlahan menata kembali hidupnya. Jalanan desa sepanjang 1 km itu mulai ramai dengan aktivitas warga dan pedagang. Aktivitas itulah yang menginspirasi masyarakat dan perangkat desa membuat desa wisata dengan semua proses serta pendanaan dikelola bersama.

    4. Sempat viral

    Situs Jadesta Kementerian Pariwisata menyatakan, Desa Cikaso sempat viral sebagai pilihan destinasi wisata Kabupaten Kuningan. Warga Desa Cikaso telah siap sepenuhnya saat kunjungan wisatawan meningkat.

    Berbagai fasilitas mulai dari tiket, penyewaan alat, gazebo, kostum, dan spot selfie bersama melayani kebutuhan turis. Warga yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Rumpun Padi semangat membangun layanan wisata sambil terus merawat sawah dan areal pertanaman lainnya.

    5. Dibangun tanpa investasi dari luar

    Menurut Kepala Desa Cikaso di tahun 2024 Hidayat Nur, Sawah Lope dibangun dengan swasembada masyarakat. Semua warga perlahan membangun fasilitas wisata, misal gazebo bisa menjadi 21 dari yang semula hanya lima. Pedagang dan restoran adalah warga sekitar yang membangun layanan sesuai kebutuhan turis.

    Sawah Lope yang tergabung dalam BUMDesa Sangga Emas mendapat alokasi dana desa sebesar Rp 100 juta per tahun. Desa wisata berhasil setor penghasilan Rp 25 juta per tahun pada BUMDesa. Penghasilan tersebut ditambah dari sektor lain digunakan untuk kemandirian dan pembangunan desa.

    6. Punya keunggulan lain

    Sawah Lope merupakan salah satu keunggulan Desa Cikaso untuk menjadi mandiri. Sektor unggul lainnya adalah pertanian bawang merah, pengolahan menjadi bawang goreng, budidaya jamur tiram, dan pembuatan pupuk hayati. Hasilnya, warga tak pernah kekurangan pupuk untuk tanamannya.

    Tiket masuk Sawah Lope, Desa Cikaso

    Harga tiket

    Biaya sewa

    • Gazebo: Rp 25 ribu untuk kapasitas lebih dari 6.
    • Sewa ban bekas: Rp 5 ribu.
    • Spot selfie: Rp 5 ribu.
    • Sewa kostum: Rp 5 ribu.

    Sawah Lope, Desa Cikaso juga menyediakan homestay yang merupakan rumah warga setempat. Harga sewa bergantung pada kebijakan pemilih rumah.

    Bagi detikers yang ingin berkunjung ke Sawah Lope, Desa Cikaso, sebaiknya update informasi lebih dulu di medsos atau situs traveling. Info terbaru memungkinkan pengunjung memperoleh layanan yang diinginkan.

    (row/ddn)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Liburan Murah Meriah di Kaki Gunung Sawal



    Ciamis

    Menghabiskan libur panjang long weekend di bulan Mei 2025, traveler bisa mencoba wisata curug Jami yang murah meriah di kaki gunung Sawal, Ciamis.

    Curug Jami menjadi salah satu tempat wisata yang cukup ramai dikunjungi di Kabupaten Ciamis. Destinasi ini menawarkan wisata alam yang murah meriah.

    Curug Jami berada di Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Jarak dari pusat perkotaan Ciamis sekitar 27 kilometer atau 40 menit perjalanan menggunakan kendaraan pribadi.


    Meski berada di Ciamis, namun wisata alam ini lebih dekat ke Kota Tasikmalaya yang jaraknya hanya sekitar 20-30 menit saja. Akses jalan hot mix yang mulus membuat tempat destinasi ini mudah dikunjungi.

    Curug Jami menawarkan panorama alam Gunung Sawal yang hijau. Air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 30 meter tersebut berasal dari mata air gunung. Curug ini menjadi tempat favorit wisatawan untuk berfoto ria.

    Suasana di destinasi wisata Curug Jami, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis di hari terakhir long weekend, Selasa (13/5/2025).Suasana di destinasi wisata Curug Jami Foto: Dadang Hermansyah/detikJabar

    Di sekitar lokasi Curug terhadap fasilitas yang tersedia seperti tempat parkir sepeda motor, mobil, Musala, toilet, gazebo (sewa Rp 5 ribu) untuk makan dan bersantai serta sejumlah warung makanan.

    Tidak ada tiket masuk alias gratis untuk menikmati keindahan air terjun ini, pengunjung hanya dikenakan tarif parkir Rp 3 ribu.

    Pengunjung yang ingin merasakan sensasi berenang di alam liar, bisa juga mengunjungi Sungai Cibaruyan yang lokasinya tak jauh dari Curug Jami. Pengunjung cukup berjalan kaki ke bawah sekitar 5-10 menit. Tiket menuju area Sungai Cibaruyan tersebut hanya Rp 2 ribu per orang.

    Di tempat tersebut pengunjung bisa merasakan dingin dan segarnya mata air pegunungan asli. Arus airnya yang cukup deras serta jernih membuat aktivitas berenang di alam bersama keluarga menjadi lebih seru dan asyik.

    Pengunjung juga dimanjakan dengan sejumlah fasilitas yang disediakan oleh warga setempat. Mulai dari saung-saung untuk bersantai, kamar bilas, warung jajanan, hingga tempat duduk untuk nongkrong.

    Dari pantauan di lokasi, terlihat ratusan pengunjung dari Ciamis dan Tasikmalaya memadati destinasi Curug Jami dan Sungai Cibaruyan. Mereka mengisi liburan dengan menikmati suasana alam sambil makan bersama. Beberapa di antaranya bermain air dan berenang di Sungai.

    Suasana di destinasi wisata Curug Jami, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis di hari terakhir long weekend, Selasa (13/5/2025).Suasana di destinasi wisata Curug Jami Foto: Dadang Hermansyah/detikJabar

    “Tahu curug Jami dari medsos, lagi cari-cari tempat wisata di Ciamis untuk ngisi libur panjang Minggu ini. Ketemu Curug jami, penasaran di medsos tempatnya sepertinya bagus jadi didatangi bersama anak dan keluarga,” ujar Ratna, pengunjung asal Linggasari, Ciamis.

    Menurutnya, destinasi Wisata Alam Curug Jami ini sangat cocok untuk healing. Lokasinya di bawah Gunung Sawal dengan pemandangan hijau membuat pikiran menjadi tenang, di tambah dengan suasana sejuk dan teduh.

    “Lokasinya pas untuk healing, tidak jauh dari kota juga murah apalagi aksesnya mudah, murah dan jalannya mulus,” katanya.

    ——–

    Artikel ini telah naik di detikJabar.

    (wsw/wsw)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • 7 Wisata Rainbow Slide di Bogor Dekat Jakarta, Lintasannya Capai 100 Meter


    Jakarta

    Perosotan pelangi atau rainbow slide viral sejak beberapa waktu lalu dan hingga kini masih diminati. Meski mirip dengan papan seluncur pada umumnya, wahana ini punya lintasan berwarna-warni cukup lebar yang lurus memanjang.

    Rainbow slide bisa dimainkan sendiri maupun tandem. Treknya yang sedikit bergelombang menambah keseruan bermain wahana satu ini.

    Di Bogor terdapat sejumlah tempat wisata yang menawarkan wahana menyenangkan satu ini. Dengan tiket terjangkau, traveler sudah bisa menjajal perosotan pelangi bahkan sambil menikmati panorama mempesona khas Kota Hujan. Temukan rekomendasi wisata rainbow slide di bawah ini.


    Wisata Rainbow Slide di Bogor

    Sejumlah tempat wisata di Bogor menawarkan wahana permainan perosotan pelangi. Merangkum Google, berikut deretan tempatnya:

    1. Agrowisata Gunung Mas

    • Lokasi: Jl. Taya Puncak-Gadog KM 87, Cisarua, Kabupaten Bogor
    • Jam Buka: Senin-Jumat (12.00-21.00 WIB), Sabtu-Minggu (10.00-22.00 WIB)
    • Harga Tiket: Rp 25.000 (single), Rp 35.000 (tandem)

    Di Agrowisata Gunung Mas, traveler bisa menaiki rainbow slide yang panjang lintasannya mencapai 100 meter. Kabarnya, wahana perosotan pelangi di sini jadi yang terpanjang di Bogor.

    Selain itu, wahana lain yang dapat dicoba di sini meliputi ATV, offroad can am dan komodo, kereta gantung, bumper car, roller coaster, flying fox, hingga mini jeep. Pengunjung juga bisa menunggangi kuda sambil berkeliling. Berwisata di sini semakin menarik karena disuguhkan view kebun teh serta pegunungan menawan.

    Dari pusat Jakarta, jarak Agrowisata Gunung Mas sekitar 54 km dapat ditempuh dalam waktu sekitar 2 jam, tergantung lalu lintas jalan.

    2. Dusun Giok

    Rainbow Slide di Dusun Giok BogorRainbow Slide di Dusun Giok Bogor (dok. Instagram @dusun_giok_official)
    • Lokasi: Jl. Bukit Pelangi, Gunung Geulis, Sukaraja, Kabupaten Bogor
    • Jam Buka: Senin-Jumat (08.00-21.00 WIB), Sabtu-Minggu (08.00-22.00 WIB)
    • Harga Tiket: Rp 15.000 per orang

    Kawasan Dusun Giok punya wahana perosotan pelangi seru untuk anak hingga dewasa. Permainan lainnya yang dapat traveler jajal yaitu kora-kora, ATV, dan playground anak.

    Di samping bermain wahana, pengunjung bisa bermalam di penginapan yang tersedia. Terdapat Cafe Giok yang menyajikan aneka makanan dan minuman lezat untuk mengganjal perut serta mini zoo.

    Dusun Giok yang berjarak kisaran 43 km dari Jakarta bisa dicapai dalam waktu sekitar 1 jam 45 menit.

    3. Villa Khayangan

    Rainbow Slide di Villa Khayangan BogorRainbow Slide di Villa Khayangan Bogor (dok. Instagram @villa_khayangan_bogor)
    • Lokasi: Jl. Puncak Dua, Wargajaya, Sukamakmur, Kabupaten Bogor
    • Jam Buka: Senin-Minggu, 07.00-17.00 WIB
    • Harga Tiket: Rp 25.000 per orang

    Selain penginapan, Villa Khayangan dilengkapi wahana permainan antara lain rainbow slide, mini jeep, sepeda gantung, ayunan ekstrem, bioskop 3D, hingga VR. Traveler juga akan menemukan sederet spot foto cantik nan Instagramable di sini.

    Tidak perlu khawatir kelaparan karena tersedia juga kantin, resto, dan kafe. Terdapat kolam renang kalau mau berenang atau sekadar main air. Serta ada mini zoo dengan hewan rusa, beragam burung, dan kambing,

    Untuk menuju Villa Khayangan, traveler perlu menempuh jarak 47 km dari pusat Jakarta dengan waktu kurang lebih 1 jam 45 menit.

    4. City Garden Vivo Mall Sentul

    • Lokasi: Vivo Mall Lt. Dasar, Jl. Raya Jakarta-Bogor KM 50, Sentul, Kabupaten Bogor
    • Jam Buka: Senin-Jumat (10.00-21.00 WIB), Sabtu-Minggu (10.00-22.00 WIB)
    • Harga Tiket Masuk: Rp 35.000 per orang

    Perosotan pelangi ini terletak di dalam Vivo Mall Sentul, tepatnya berada di area City Garden Eat and Play. Wahana lain seperti UFO berputar, trampoline, igloo house, hingga istana balon bisa dijajal.

    Sejumlah wahana di sini bisa dimainkan sepuasnya dan beberapa lainnya harus mengeluarkan biaya tambahan. Playground ini dibuka untuk balita hingga dewasa, tanpa batasan umur.

    Selain di Vivo Mall, City Garden Eat and Play dapat ditemukan di Boxies Mall123, Tajur. Playground di sana tersedia indoor maupun outdoor dengan beragam wahana permainan.

    Jarak yang mesti ditempuh dari Jakarta menuju City Garden Vivo Mall Sentul berkisar 31 km dan bisa dicapai dalam waktu sekitar 1, 5 jam perjalanan.

    5. The Nice Park Rumpin

    Rainbow Slide di The Nice Park RumpinRainbow Slide di The Nice Park Rumpin (dok. Instagram @theniceparkrumpin)
    • Lokasi: Kampung Cisiriung, Rabak, Rumpin, Kabupaten Bogor
    • Jam Buka: Senin-Jumat (09.00-17.45 WIB), Sabtu-Minggu (10.00-17.45 WIB)
    • Harga Tiket Masuk: Rp 30.000 per orang

    The Nice Park Rumpin punya playground indoor dan outdoor yang luas dengan wahana lengkap. Rainbow slide jadi salah satu wahana yang traveler bisa mainkan. Trampoline, mini roller coaster, hingga mini climbing juga dapat dicoba.

    Menariknya, bukan hanya terdapat playground tetapi juga ada restoran dan mini zoo di sini. Hewan yang ditemukan cukup beragam dan unik, meliputi rusa tutul, iguana, meerkat, hingga kuda poni. Plusnya juga, pengunjung bisa menikmati panorama perbukitan yang mempesona.

    The Nice Park Rumpin bisa dijangkau sejarak 35 km dari Jakarta dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam.

    6. Ramayana Tajur

    • Lokasi: Jl. Raya Tajur Pakuan, Muarasari, Kota Bogor
    • Jam Buka: Senin-Jumat (10.00-21.00 WIB), Sabtu-Minggu (10.00-22.00 WIB)
    • Harga Tiket Masuk: Rp 25.000 per orang

    Tajur Giant Rainbow Slide dapat traveler coba di Ramayana Tajur. Selain perosotan pelangi ini, pengunjung bisa bermain beragam wahana lain seperti mini flying fox, mini wall climbing, trampoline, gokart mini, serta horse riding. Playground di sini tidak dikhususkan untuk anak-anak, tetapi orang dewasa juga bisa bermain.

    Dari Jakarta, Ramayana Tajur berjarak sekitar 45 km dengan waktu tempuh kisaran 1 jam 45 menit.

    7. Cibubur Garden Eat & Play

    Rainbow Slide di Cibubur Garden Eat & PlayRainbow Slide di Cibubur Garden Eat & Play (dok. Instagram @cibubur.garden)
    • Lokasi: Jl. Pasar Lama, Cileungsi, Kabupaten Bogor
    • Jam Buka: Senin-Jumat (12.00-21.00 WIB), Sabtu-Minggu dan libur nasional (10.00-22.00 WIB)
    • Harga Tiket Masuk: Rp 25.000 per orang

    Cibubur Garden Eat & Play merupakan playground outdoor yang dilengkapi berbagai wahana permainan, salah satunya perosotan pelangi atau disebut Srodotan Donat di sini. Untuk menjajal wahana ini, traveler mesti membayar di luar tiket masuk sebesar Rp 20.000 (weekday) dan Rp 25.000 (weekend).

    Selain rainbow slide, wahana lain yang bisa dicoba meliputi bom bom car, game coin, bungee jumping, balon air, hingga ATV. Dengan tiket masuk Rp 25.000, pengunjung sudah bisa bermain di sini tanpa batas waktu.

    Tidak begitu jauh dari pusat Jakarta, Cibubur Garden Eat & Play yang berjarak 22 km dapat ditempuh dalam 1 jam perjalanan.

    (azn/row)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Pulau Unik di NTT yang Dapat Ditempuh dengan Jalan Kaki saat Laut Surut



    Jakarta

    Di bagian utara Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) terdapat satu pulau unik yang dapat ditempuh dengan berjalan kaki saat laut surut.

    Adalah pulau Nusa Kutu yang terletak di Desa Kolisia, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka. Tempat itu sekitar 100 meter dari daratan Flores. Pulau itu memiliki struktur karang kokoh yang memiliki sabana di atasnya.

    Pulau ini dulunya bagian dari Pulau Flores. Namun akibat bencana alam yang melanda Kabupaten Sikka pada 1992, Nusa Kutu terpisah dan menjadi pulau mandiri.


    Untuk mengunjungi pulau ini, pengunjung dapat berkendara dari Kota Maumere ke arah barat melalui jalur Pantura menuju Desa Kolisia. Perjalanan memakan waktu sekitar 20-25 menit.

    Setibanya di Kolisia, mata Anda akan dimanjakan dengan hamparan pasir putih yang halus. Tersedia pondok kecil di sekitar lokasi parkir yang bisa disewa, menciptakan suasana santai sebelum perjalanan ke pulau dimulai.

    Setelah tiba di lokasi, biaya parkir yang dikenakan cukup terjangkau, yaitu Rp 5.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp 10.000 untuk kendaraan roda empat. Selain area parkir, pengunjung dapat menyewa balai-balai kecil dengan harga Rp 20.000, tempat yang nyaman untuk bersantai menikmati pemandangan.

    Untuk mencapai Nusa Kutu, pengunjung dapat menggunakan perahu milik nelayan setempat dengan waktu tempuh sekitar 5-7 menit saat laut pasang.

    Uniknya, jika air laut sedang surut, pengunjung bisa berjalan kaki menyusuri pesisir menuju pulau sambil ditemani deburan ombak. Jalur ini memberikan pengalaman unik, seolah menyusuri jalur alami yang menghubungkan daratan dengan pulau kecil ini.

    Untuk mencapai puncak Nusa Kutu, pengunjung perlu berjalan sekitar 50 meter melewati lereng bukit. Dari sana, pemandangan luas ke arah laut dan pulau di sekitarnya menjadi panorama yang tak terlupakan.

    Salah satu momen terbaik untuk mengunjungi Nusa Kutu adalah saat senja. Keindahan matahari terbenam di pulau ini menciptakan pemandangan memukau, menjadikannya surga bagi para pecinta sunset.

    Bagi Anda yang mencari destinasi unik di Kabupaten Sikka, Nusa Kutu menawarkan pengalaman wisata alam yang asri dan menenangkan, lengkap dengan pemandangan indah dan suasana eksotis. Nikmati keindahan dan ketenangan Nusa Kutu di akhir pekan Anda!

    __________________

    Artikel ini telah tayang di detikBali

    (wkn/wkn)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Keindahan Danau Urugan di Balik Keseraman Lembah Tengkorak



    Bandung

    Namanya Lembah Tengkorak. Lokasinya di Bandung. Sepintas terdengar seram, namun di baliknya ada keindahan danau Urugan yang patut traveler saksikan.

    Tersembunyi di balik rimbunnya pepohonan, kicau burung dan gesekan daun yang menenangkan jiwa, ada sebuah danau yang pemandangannya begitu istimewa.

    Destinasi wisata alam yang masih tersembunyi itu, yakni Lembah Tengkorak atau Danau Urugan. Di balik namanya yang terkesan seram, Lembah Tengkorak menawarkan panorama alam yang menakjubkan.


    Suasananya yang tenang menjadikan danau ini tempat yang sempurna untuk melarikan diri dari hiruk pikuk kehidupan kota besar.

    Lembah Tengkorak dikelilingi oleh tebing-tebing tinggi yang ditumbuhi pepohonan rindang, menciptakan suasana yang asri dan sejuk.

    Danau UruganDanau Urugan Foto: Wisga Putra Julian

    Di tengah lembah bernama seram itu, terdapat sebuah danau alami yang jernih dengan air berwarna biru kehijauan, yang dikenal sebagai Danau Urugan.

    Danau ini menjadi daya tarik utama Lembah Tengkorak, di mana pengunjung dapat menikmati keindahannya dengan bersantai di tepi danau, berenang, atau bahkan camping.

    Lokasi dan Cara Menuju ke Lembah Tengkorak

    Lembah ini berlokasi di Kadakajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Untuk akses menuju danau ini harus melalui daerah Cipanjalu, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Kebun Kina).

    Kami mencoba untuk menyusuri jalan menuju Danau Urugan ini. Walaupun jalurnya yang membingungkan, tapi traveler tak perlu khawatir, karena masih ada tanda pita merah menemani sepanjang jalan.

    Jika kurang yakin, traveler dapat menanyakan jalur juga kepada petani yang kebetulan melintas di sekitar lokasi. Karena jalan berbatu, serta banyak genangan air yang menemani perjalanan, disarankan untuk menggunakan sepatu khusus untuk kegiatan alam.

    Setelah melewati perkebunan milik warga, traveler, akan disuguhkan oleh pemandangan gunung-gunung yang memanjakan penglihatan. Tak jauh dari itu akan terlihat gerbang hutan yang akan menyambut untuk mulai trekking memasuki hutan yang sangat asri.

    Danau UruganJalan menuju ke Danau Urugan Foto: Wisga Putra Julian

    Di dalam hutan, traveler bisa melihat ada banyak sekali pohon-pohon besar yang kemungkinan sudah berumur ratusan tahun. ingat untuk lihat kanan-kiri karena petunjuk jalan yang sangat minin, walaupun jalur terlihat dengan jelas.

    Setelah berjalan kaki dengan durasi kurang lebih 2 jam, detikers akan disuguhkan pemandangan danau yang sangat luas dan cantik ini.

    Wisatawan Dibuat Penasaran

    Dengan daya tarik yang sangat memukau tak jarang banyak juga wisatawan dari luar kota penasaran untuk menjajal kindahannya. Salah satunya Ravip, wisatawan asal Bekasi

    “Setelah perjalanan yang jauh dan menguras tenaga ini, sangat terbayarkan ya dengan pemandangan yang sangat indah ini. Walaupun sempat terpeleset beberapa kali karena jalannya licin juga kan, itu yang membuat saya makin semangat menuju danau ini,” ucapnya.

    Pengunjung lain bernama Putri juga mengaku sangat puas atas keindahan tersembunyi yang dia rasakan di Danau Urugan.

    “Sangat menguras tenaga untuk menuju tempat ini ya, saya yang biasa treking juga tadi banyak istirahatnya karena cape ya jalan nya naik turun sama bebatuan juga kan, ini juga pas masuk hutan aga bingung juga karena tandanya yang masih minim kan jadi takut tersesat juga,” ujar Putri.

    Untuk menuju ke sini, traveler bisa naik kendaraan roda dua atau empat dengan kondisi prima, yang bisa di titipkan di rumah warga.

    Traveler hanya perlu membayar di pos masuk Rp 10.000 dan parkir kendaraan Rp 5.000 di rekomendasikan untuk pergi di pagi hari untuk menuju wisata ini.

    Lembah Tengkorak cocok bagi pecinta alam dan petualangan yang mencari wisata alam yang indah dan tenang. Dengan segala keindahan di sepanjang perjalanan sangat tidak terasa untuk menuju tempat ini.

    Jangan lupa juga untuk menjaga kebersihan selama perjalanan jangan tinggalkan sampah karena akan merusak keasrian alamnya.

    ——-

    Artikel ini telah naik di detikJabar.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Back To Nature di Ekowisata Kalitalang



    Klaten

    Wisata alam yang paket komplit bisa ditemui di Ekowisata Kalitalang. Dari sini, Gunung Merapi terlihat dengan gagah saat cuaca bersahabat.

    Ekowisata Kalitalang, yang terletak di Desa Balerante, Klaten, Jawa Tengah, pas untuk traveler yang menyukai petualangan. Memiliki pembeda pemandangan spektakuler Gunung Merapi dan suasana padang rumput yang luas, tempat itu merupakan destinasi ideal untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan sahabat dalam suasana alam yang tenang.

    Kalitalang mengangkat konsep ecosystem dengan menghadirkan eco-tourism, photo spot, camping dan tracking. Lokasinya berjarak 31 kilometer dari jantung kota Klaten atau butuh waktu sekitar satu jam lebih jika ditempuh dari Tugu Yogyakarta.


    Banyak aktivitas yang dapat di jajal di sini, mulai dari sekedar hunting foto hingga merencanakan kemah yang menyenangkan. Letaknya yang berada di ketinggian 1.120 mdpl juga cocok untuk latihan tracking melintasi kawasan ekowisata.

    “Kesini nyoba buat tracking ringan karena jalurnya tidak sesusah itu, jadi aksesnya mudah untuk semua orang,” kata Naufal, salah satu pengunjung yang ditemui detikTravel

    Yuk, simak ulasan aktivitas di ekowisata Kalitalang, Klaten:

    1. Easy Hiking di Tengah Keindahan Alam

    Salah satu daya tarik utama Ekowisata Kali Talang adalah jalur hiking yang mudah. Naufal, seorang pengunjung, menjelaskan bahwa jalurnya tidak terlalu sulit, memungkinkan akses bagi banyak orang untuk menikmati keindahan alam sekitar tanpa kesulitan yang berarti.

    Dari jalur hiking ini, pengunjung dapat dengan jelas melihat Gunung Merapi yang megah serta menikmati panorama padang rumput yang terhampar luas.

    2. Aktivitas Camping dan Fotografi

    Bagi penggemar camping, Ekowisata Kali Talang menyediakan berbagai paket camping mulai dari tenda glamping hingga tenda standar, dilengkapi dengan perlengkapan seperti cooking set dan lampu tenda.

    Suasana udara sejuk di pagi hari dan pemandangan matahari terbenam yang memukau menjadikan tempat ini sebagai pilihan ideal untuk menghabiskan malam bersama keluarga atau teman-teman.

    Spot-spot foto yang tersebar di sekitar lokasi juga menawarkan latar belakang yang sempurna dengan Gunung Merapi dan hamparan rumput sebagai pemandangan utama.

    3. Mengenal Lebih Dekat Lokalitas dan Budaya

    Tidak hanya itu, kunjungan ke Ekowisata Kali Talang juga memberikan kesempatan untuk berinteraksi dengan warga setempat yang ramah. Warga sering kali memanfaatkan padang rumput ini untuk mencari pakan ternak, menciptakan suasana yang hangat dan menyambut bagi para pengunjung.

    Selain itu, keberadaan objek wisata ini dalam kawasan Taman Nasional Gunung Merapi menambah nilai ekologis dan kelestarian alam yang dijaga oleh para pemuda setempat.

    4. Akses dan Fasilitas

    Meskipun akses jalan menuju lokasi masih perlu diperbaiki, Ekowisata Kali Talang tetap menawarkan pengalaman berharga bagi setiap pengunjung. Dengan biaya masuk yang terjangkau sebesar Rp 5.000 per orang serta tersedianya area parkir yang aman, pengunjung dapat dengan nyaman menikmati berbagai fasilitas yang disediakan.

    Dengan segala keindahannya, Ekowisata Kali Talang dijamin membuat siapa pun yang mengunjunginya merasa terpesona dan ingin kembali lagi. Untuk para pencinta alam dan petualang, tempat ini tidak hanya sekadar destinasi wisata, tetapi juga tempat untuk menciptakan kenangan tak terlupakan di tengah alam yang masih asri dan indah.

    (fem/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • 7 Tempat Wisata Murah di Bali, Ada yang Bayar Seikhlasnya Saja!


    Jakarta

    Bali tidak pernah kehabisan tempat wisata memukau. Dari sekian banyak spot wisata yang ada, beberapa di antaranya dapat diakses dengan tarif yang murah meriah saja.

    Tempat-tempat ini bisa banget dikunjungi kalau ingin healing atau melepas penat sebentar dari hiruk pikuk kehidupan. Karena menawarkan pemandangan alam ciamik yang memanjakan mata.

    Kamu dapat mendatangi sejumlah tempat wisata ini bersama keluarga maupun pasangan. Jadi, di mana saja tempat wisata murah di Bali? Simak pada uraian di bawah ini.


    Rekomendasi Wisata Murah di Bali

    Berikut beberapa tempat wisata murah meriah di Pulau Dewata yang bisa banget dikunjungi:

    1. Nusa Gede Island (Peninsula Island)

    • Lokasi: Nusa Dua, Benoa, Kuta Selatan, Badung
    • Parkir: Rp 5.000 (motor)

    Bisa datangi Peninsula Island kalau ingin menikmati wisata murah yang komplet. Di sini traveler dapat berjalan santai di area taman hijau tertata rapi yang ditumbuhi bunga warna-warni. Pengunjung juga boleh berolahraga pagi sore seperti jogging dan lari.

    Karena areanya luas, kamu dapat menikmati panorama laut, sunrise dan sunset, hingga menjelajahi pantai di kawasan ini. Dapat ditemukan pula sejumlah patung dan monumen khas Pulau Dewata. Tenang, setiap sudut tempat ini bisa dijadikan spot aesthetic kok.

    Untuk biaya masuknya, kamu hanya dikenakan tarif parkir kendaraan saja. Terdapat sejumlah warung makan, kafe, restoran, dan toilet umum di sini.

    2. Pantai Pandawa

    • Lokasi: Desa Kutuh, Kuta Selatan, Badung
    • Harga tiket masuk: Rp 8.000-10.000 per orang
    • Parkir: Rp 2.000 (motor), Rp 5.000 (mobil)

    Kalau mau ke pantai pasir putih bersih yang cantik dengan view laut biru jernih, bisa kunjungi Pantai Pandawa. Meski sudah cukup ramai, panorama pantai maupun di perjalanannya benar-benar ciamik. Deretan tebing dan patungnya bisa jadi background foto Instagramable.

    Di pantai ini, traveler boleh bermain pasir atau sekadar main air. Bisa pula mendayung kano atau menyusuri pinggir laut menggunakan perahu yang muat sampai 10 orang. Dapat juga sewa sepeda listrik untuk berkeliling pantai.

    Fasilitas di Pantai Pandawa tergolong lengkap, mulai dari tempat makan, kafe, mushola, toilet, dan kursi+payung yang bisa disewa. Selain pantai ini, pengunjung dapat mendatangi Pantai Tanah Barak yang berjarak cukup dekat.

    3. Sumampan Waterfall

    • Lokasi: Kemenuh, Sukawati, Gianyar
    • Harga tiket masuk: Rp 20.000 per orang

    Di Pulau Dewata juga ada tempat wisata air terjun yang murah meriah lho, yaitu Sumampan Waterfall. Jalan menuju spot air terjunnya tidak terlalu jauh dari area parkir, perlu melewati area kebun warga. Ada akses tangga juga yang tinggi curam tapi sudah ada pembatas untuk pegangan.

    Air di sini menyegarkan untuk bermain air, namun arus airnya cukup deras dan di sekelilingnya bebatuan ya. Kalau mau ke air terjunnya, hanya ada seutas tali jadi perlu ekstra hati-hati. Sumampan Waterfall belum terlalu ramai seperti spot air terjun lain di sekitarnya.

    4. Pantai Melasti

    • Lokasi: Ungasan, Kuta Selatan, Badung
    • Harga tiket masuk: Rp 8.000-10.000 per orang

    Pantai biru jernih lain di Pulau Dewata yang dapat dikunjungi, yakni Pantai Melasti. Di sini pengunjung bisa bermain pasir, berenang di pinggiran, maupun berkeliling pantai. Ada scooter listrik yang bisa disewa lho.

    Panorama laut dan kawasan pantainya indah sehingga sangat memanjakan mata. Kalau ingin menonton penampilan tari kecak, ada juga di sini. Kamu perlu membeli tiket tambahannya terlebih dahulu ya.

    Untuk fasilitas umum di sini lengkap, mulai dari area parkir luas, toilet, mushola, tempat makan, hingga beach club dapat ditemukan.

    5. Pemandian Tukad Arca

    • Lokasi: Menanga, Rendang, Karangasem

    Pemandian Umum Tukad Arca bisa didatangi kalau ingin main air atau berenang di kolam dengan air yang langsung dari alam. Pemandangan tempat ini mempesona dikelilingi pepohonan dan tanaman hijau serta suasana pedesaan yang asri.

    Area pemandiannya cukup luas dan terdapat beberapa kolam di sini. Ada pancuran air dan air terjun kecil yang mengalirkan air cukup deras, bagus juga dijadikan spot foto. Tersedia beberapa warung, toilet, dan ruang ganti di sini. Untuk tarif masuknya tidak dipatok harga, tapi seikhlasnya saja.

    6. Taman Nasional Bali Barat

    • Lokasi: Gilimanuk, Jembrana
    • Harga tiket masuk: Rp 20.000 per orang

    Taman Nasional Bali Barat dapat dikunjungi kalau ingin menikmati hutan mangrove, pantai pasir, hingga pesisir laut yang dangkal. View tempat ini masih sangat alami dan dapat ditemukan hewan-hewan seperti kijang, rusa, kera, dan Curik Bali.

    Wilayah taman nasional ini sebagian besar terdiri dari sisa-sisa gunung berapi dengan Gunung Patas menjadi titik tertinggi di sini. Fasilitas yang tersedia di sini ada area parkir, toilet, hingga gazebo.

    7. Lazy River Penarungan

    • Lokasi: Penarungan, Mengwi, Badung
    • Harga tiket masuk: Rp 35.000 per orang

    Di Lazy River Penarungan, traveler dapat bermain rafting yang seru. Rute sungainya lumayan panjang, kurang lebih sekitar 30 menit. Kamu dapat bermain sendiri ataupun berdua. Dan arus sungai di sini tenang dan tidak deras, jadi bisa bermain cukup santai.

    Nantinya, pengunjung bisa bermain air di rute finish. Dengan tarif yang relatif terjangkau, sudah termasuk ban, helm, rompi pelampung, dayung, loker, dan kamar mandi. Tersedia kantin yang menyajikan mi instan, camilan ringan, dan minuman.

    Nah, itu tadi sederet tempat wisata murah di Bali yang patut dikunjungi. So, kamu tertarik ke tempat mana nih?

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com