Tag: pasar cihapit

  • Jajan Bolo Bun Lumer di Kedai Mungil di Pasar Cihapit


    Jakarta

    Tak henti-hentinya menawarkan kuliner kekinian, ada kedai bolo bun baru buka di Pasar Cihapit. Menunya beragam bolo bun yang lumer isiannya.

    Popularitas Pasar Cihapit kini tak hanya dikenal sebagai pasar tradisional. Gerai kuliner yang muncul satu per satu mulai meramaikan pasar yang dulunya dikenal sebagai tempat becek dan berbau tak sedap.

    Setiap pekannya, ada saja bermunculan gerai-gerai baru yang langsung ramai digandrungi foodies di kota Bandung. Pilihan yang lengkap juga membuat Pasar Cihapit menjadi salah satu destinasi kulineran yang komplet.


    Salah satu yang baru buka ialah Kedai Chung Ming. Toko mungil menjadi pendatang baru di Pasar Cihapit yang menyajikan bolo bun hingga laksa Singapura yang sedap.

    Baca juga: Tips dari Barista, Cara Memilih Susu untuk Kopi Agar Rasanya Lebih Enak

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan Kedai Cung Ming
    Alamat Pasar Cihapit (samping Warung Nasi Mak Eha), Bandung
    No Telp Instagram @kedai.cungming
    Jam Operasional Setiap hari, 08.00 – 17.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 8.000 – Rp 35.000
    Tipe Kuliner Asia
    Fasilitas
    • Makan di Tempat
    • Bawa Pulang
    Jajan Bolo Bun Lumer di Kedai Mungil di Pasar CihapitKehadiran Kedai Cung Ming di Pasar Cihapit disambut antusias oleh foodies Bandung. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Pendatang Baru di Pasar Cihapit

    Menyala dengan warna gerainya yang merah, Kedai Chung Ming menarik perhatian kami ketika menyambangi Pasar Cihapit (24/11). Posisinya yang berada tepat di seberang Warung Nasi Mak Eha tampak kontras antara tempat makan tradisional dan gerai modern.

    Etalase panjang seolah membatasi area dapur dengan tempat duduk pelanggan yang datang. Ukuran gerainya tak terlalu besar, kira-kira hanya cukup 12 orang dengan posisi 6 di bagian dalam gerai dan 6 duduk di luar gerai.

    Tetapi deretan bolo bunnya yang tersusun rapi, apalagi harumnya berhasil memikat banyak orang. Tak hanya kami, pagi itu ketika Pasar Cihapit sedang ramai-ramainya banyak juga yang melipir sebab penasaran dengan toko yang baru buka pada 2 November 2024.

    Menyajikan Pilihan Makanan khas Singapura

    Jajan Bolo Bun Lumer di Kedai Mungil di Pasar CihapitPilihan makanannya merujuk pada hidangan Asia, khususnya Singapura dan Hong Kong. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Kedai Chung Ming menjadi pembeda dengan gerai-gerai yang ada di sekitarnya. Pada sisi kanannya (dari arah pintu depan) ada Warung Nasi Mak Eha yang sajikan menu tradisional sundaan, sementara di sisi kirinya ada gerai pastry yang antreannya mengular.

    Sementara Kedai Chung Ming hadir menyajikan masakan khas Asia. Pastrynya berupa bolo bun dan beberapa menu pendamping seperti laksa Singapura serta nasi ayam hainan yang gurih lembut.

    Tak hanya makanan tetapi pilihan minumnya pun bernuansa Melayu. Penamaan seperti Kopi O, Kopi Susu, Teh O, Air Milo, dan masih banyak menu lainnya dibanderol mulai dari Rp 8.000an saja untuk membasuh tenggorokan.

    Lembutnya bolo bun yang paling banyak dicari ada di halaman berikutnya.

    Bolo bun menjadi menu andalan

    Jajan Bolo Bun Lumer di Kedai Mungil di Pasar CihapitBolo bun ala Hong Kongnya menjadi menu andalan di Kedai Cung Ming. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Deretan roti-rotian khas Hong Kong tersusun rapi di dalam etalasenya. Terdiri dari Bolo Bun, Floss Bun, dan Milk Bun semuanya tampak menggiurkan untuk dicicipi. Kami menjatuhkan pada beberapa varian yang juga diakui sebagai menu paling populer.

    Cokelat bolo bun seharga Rp 15.000 yang disajikan di sini berukuran sedang. Bagian luar kulitnya renyah karena penggunaan mentega pada adonan dan olesannya.

    Tekstur rotinya empuk berongga dengan isian cokelat yang lumer melimpah ketika disobek. Rasa cokelatnya juga tak terlalu manis namun tetap creamy layaknya milk cokelat.

    Floss Bun seharga Rp 10.000an per buahnya juga tak luput kami pesan. ada Chocolate Floss Bun dan Truffle Floss Bun. Floss atau abon sebagai taburannya diberikan secara royal dengan serat yang panjang-panjang tak putus sehingga tampak cantik.

    Cokelast floss bunnya terasa unik, ada perpaduan gurih abon tetapi diimbangi rasa manis dari cokelat. Begitupula dengan Truffle Floss Bunnya yang harum dengan campuran minyak truffle berhasil meningkatkan nafsu makan untuk segera melahapnya.

    Jika ingin roti yang tak terlalu berat, ada Milk Cream Bun seharga Rp 9.000 yang dapat dinikmati. Rotinya lembut dan lembab dengan isian krim susu yang manisnya ringan ketika disantap.

    Menu pelengkap yang layak dicoba

    Jajan Bolo Bun Lumer di Kedai Mungil di Pasar CihapitAda juga laksa Singapura sebagai pilihan menu lain yang lebih mengenyangkan. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Selain roti-rotian, Kedai Chung Ming juga menawarkan kudapan utama. Rasanya menu-menu ini cocok untuk dinikmati ketika ingin menyantap sarapan yang lebih berat.

    Salah satunya ada Laksa Singapura seharga Rp 39.000 yang juga membuat kami penasaran. Tetapi setelah disajikan penampilannya berbeda dengan laksa Singapura pada umumnya. Tak ada penggunaan santan atau kemiri yang banyak hingga membuat kuahnya creamy.

    Rasa kuahnya sangat ringan dengan isian seperti mie kuning, tauge, suwiran ayam, telur rebus, hingga pasri atau acar nanas sebagai tambahan toppingnya. Jika lebih menyukai sarapan dengan nasi, Kedai Chung Ming juga menyediakan Hainan Chicken Rice dengan isian yang cukup mengenyangkan.

    Kedai Chung Ming memastikan seluruh hidangan yang dibuatnya menggunakan bahan halal, tanpa kontaminasi babi, lard, maupun angciu. Setiap harinya Kedai Chung Ming dapat disambangi mulai 08.00 – 17.00 WIB atau sehabisnya menu yang disajikan.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview detikfood? Kirim-email ke foodreview@detik.com.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Nyaris Kehabisan Pastry Viral di Pasar Cihapit


    Bandung

    Nyaris kehabisan untuk mencicipi berbagai jenis pastry di toko roti ini. Meskipun lokasinya ada di dalam pasar tradisional, tetapi selalu menjadi buruan para foodies.

    Pasar Cihapit merupakan pasar tradisional di kawasan Bandung Wetan, Jawa Barat. Selain terdapat lapak yang menawarkan bahan masakan, pasar ini juga terdapat gerai kuliner menarik.

    Beberapa di antaranya bahkan viral dan menjadi buruan para foodies. Salah satunya ada toko roti bernama Bien Patisserie yang menawarkan aneka pastry, mulai dari danish, tarte, croissant, dan lainnya.


    Bien, dalam bahasa Prancis artinya ‘Sangat Indah’. Keindahan penyajian, kualitas, dan cita rasa itulah yang ingin diberikan kepada pelanggan oleh Chef Rogu, owner sekaligus chef di toko roti ini.

    Bien PatisserieBien Patisserie menawarkan varian cinnamon roll. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Bien Patisserie ini buka mulai pukul 08.00, tetapi semua menu selaku cepat habis. Saat detikFood menyambangi gerainya pada Minggu (06/10/24) puku; 13.36 hanya tersedia tiga varian dan beberapa porsi saja.

    Alhasil, kami pun memesan ketiga varian tersebut, yakni Cinnamon Roll (Rp 15.000), Twice Baked Almond (Rp 18.000), dan Saucijs Brood (Rp 22.000). Rupanya toko roti ini sengaja tidak memproduksi banyak.

    “Kami memang tidak memproduksi banyak, ini karena kami bisa mempertahankan kualitas produk Bien, agak enaknya konsisten,” tutur pelayan yang berjaga di Bien Patisserie.

    Varian Twice Baked Almond menjadi salah satu favorit. Meskipun tampak biasa, tetapi aroma butternya masih tercium kuat. Teksturnya juga renyah dan flaky.

    Bien PatisserieBien Patisserie menawarkan varian Saucijs Brood. Foto: detikcom/Riska Fitria

    “Semua proses gak cepat. Croissant ini dibuatnya memerlukan waktu dan proses yang cukup detail, mulai dari mengulen adonan, melinting, memanggang, mengatur suhu, dan menyusun di etalase,” lanjutnya.

    Rasa almond yang gurih dan renyah pun memberikan tekstur yang berbeda. Cinnamon roll-nya pun tak kalah menarik. Kulit luar terasa renyah karena berupa lapisan pastry yang tipis.

    Ini yang membedakan dengan cinnamon roll lainnya. Sementara bagian dalamnya empuk dan lembut. Setiap sisi dilapisi dengan kayu manis bubuk yang membuat menjadi aromatik dan manis rasanya.

    Bien PatisserieBien Patisserie Foto: detikcom/Riska Fitria

    Juga ada sentuhan sedikit rasa kelat di lidah. Beruntung kami mendapatkan Saucijs Brood yang hanya tersisa satu. Ini merupakan kue klasik khas Belanda berupa puff pastry berisi sosis.

    Varian ini bisa jadi pilihan untuk cita rasa yang gurih. Sosis daging sapi terasa renyah dengan rasa gurih asin dari tambahan keju memberikan kenikmatan tersendiri.

    Bagi kamu yang penasaran mencicipi pastry di sini, disarankan untuk datang di pagi hari saat toko baru buka. Toko roti ini buka setiap hari mulai dari pukul 08.00 sampai stok pastry habis.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ada Perpustakaan Mini di Tengah-tengah Pasar



    Bandung

    Di tengah-tengah pasar Cihapit, Kota Bandung tersembunyi satu hidden gem yang patut didatangi. Ada sebuah perpustakaan mini yang menarik untuk dikunjungi.

    Perpustakaan mini yang berbentuk persegi dengan dominan warna putih. Meskipun tempatnya mungil, namun di sini terdapat banyak buku mulai dari buku ilmiah, novel hingga komik.

    Di tengah-tengah perpustakaan itu terdapat empat kursi dan satu meja kaca berwarna hitam. Tempat ini pun cocok untuk dikunjungi karena bisa membaca buku dengan suasana seperti di pasar.


    Bila ingin mengunjungi perpustakaan, anda bisa masuk ke gang Masjid Istiqamah Cihapit Bandung kemudian ikuti jalan sampai masuk ke pasar, tak jauh dari situ tempatnya berada di sebelah kanan, depan kedai Batagor Kahuripan.

    Saat berkunjung ke sana, tidak ada yang menjaga perpustakan ini. Setelah menunggu beberapa menit, terlihat ada pria lansia di dalam kedai kopi. Saat bertanya, ternyata ia adalah salah satu penjaga perpustakaan tersebut bernama Bayu (62).

    Setelah berbincang-bincang, perpustakaan ini sudah berdiri selama empat tahun. Adanya perpustakaan ini berawal dari ide teman-temannya yang sering nongkrong di kedainya, kebetulan ada tempat kosong alhasil dibuatlah taman baca itu.

    “Awalnya sih dari teman-teman yang suka ke sini, mereka itu ada yang dari pecinta buku segala macem, karena ada tempat kosong tercetus lah, saya coba bikin seperti taman baca gitu, ya sederhana aja gitu,” kata Bayu, Sabtu (20/4/2024).

    Kedai kopi Los Tjihapit di Pasar Cihapit, Kota Bandung.Kedai kopi Los Tjihapit di Pasar Cihapit, Kota Bandung. Foto: Shafa Aulia Nursani/detikJabar

    Mengapa memilih tempatnya di dalam pasar, menurutnya selain ada tempat yang kosong juga sebelumnya ia sudah berjualan terlebih dahulu sehingga teman-temannya suka ngopi di kedainya.

    “Kalau tempat di sini karena saya udah jualan duluan di sinu, ini jualan kopi. Jadi mereka itu memang teman-teman yang suka ngopi di sini,” ucap pria yang memakai kacamata tersebut.

    Untuk motivasi diadakannya perpustakaan ini ingin membuat antusias orang untuk membaca lagi. “Motivasinya sih sederhana sebenarnya bikin gairah membaca lagi, soalnya kan sekarang itu udah terlalu banyak bacaan dari elektronik, kita pingin orang pinjem buku lagi,” ucapnya.

    Perpustakaan mini ini buka dari pukul 06.00-13.00 WIB, bisa sampai sore dengan mengikuti kedai kopinya. Buku-buku yang dipajang di sini, bisa anda pinjam dengan kemudian di catat oleh pemilik kedai kopi. Waktu peminjaman buku ini selama satu minggu dan bisa meminjam satu buku.

    Buku yang tersedia di perpustakaan diberi oleh teman-temannya yang mempunyai niatan untuk bisa

    “Saya tambahkan aja buku-buku ini juga kebanyakan donaturnya ya teman-teman juga, mereka juga sama-sama punya niatan untuk orang kembali membaca,” pungkasnya.

    Setelah membuat perpustakaan ini, Bayu juga mengatakan ada hasilnya sedikit demi sedikit orang membaca buku.

    “Alhamdulillah sih yang baca udah mulai ada, udah ada perkembangannya, mulai dari iseng sambil dia ngopi membaca sampai akhirnya tertarik lagi,” turur Bayu.

    Orang yang berkunjung ke perpustakaan dari mulai mahasiswa hingga orang tua. Sekedar mengetahui jika perpustakaan ini bekerjasama dengan perpustakaan Ajip Rosidi yang berada di Jalan Garut.

    ——

    Artikel ini telah naik di detikJabar.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com