Tag: pascasarjana

  • Sering Mematikan dan Menghidupkan AC Bikin Boros Listrik, Benarkah?


    Jakarta

    Secara umum, daya listrik air conditioner (AC) cukup besar jika dibandingkan kipas angin. Kebanyakan orang akan menyalakan AC saat kepanasan atau menjelang tidur.

    Saat tidak diperlukan AC biasanya dimatikan. Ini kerap dilakukan karena menjadi cara yang efisien untuk menghemat listrik.

    Ada juga yang menganggap bahwa mematikan dan menyalakan AC bisa membuat penggunaan listrik lebih boros. Namun, benarkah demikian?


    Alasan agar Jangan Sering Mematikan dan Menghidupkan AC

    Dari catatan detikProperti yang mengutip laman The Washington Post, mematikan AC beberapa jam, kemudian menghidupkannya lagi hanya bisa menghemat sedikit listrik.

    Namun, sebaiknya AC jangan sering mati-hidup. Justru sering mematikan dan menghidupkan AC bisa bikin boros listrik. Karena proses menyalakan kembali AC membutuhkan energi yang cukup besar untuk mencapai suhu yang diinginkan.

    Pernyataan tersebut sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh seorang mahasiswa pascasarjana di sistem pembangunan di Universitas Colorado di Boulder. Ia mencari tahu apakah mematikan AC benar bisa menghemat energi.

    Dalam penelitiannya, ia mencoba membandingkan mematikan 3 AC di gedung tersebut selama 8 jam dengan menyalakan AC selama 76 jam dengan suhu 31 °C.

    Hasilnya menunjukkan bahwa AC yang dimatikan bisa menghemat sedikit energi. Tapi saat setiap AC dinyalakan kembali, listrik dipakai akan banyak untuk menyesuaikan suhu ruangan dan mengubahnya menjadi dingin.

    Menyalakan dan mematikan AC juga membebani sistem motor karena mesin akan berulang kali menyesuaikan suhu. Sementara jika AC yang telah dinyalakan lama, AC tidak sulit menyesuaikan suhu.

    “Anda tidak serta merta menghemat biaya listrik dengan mematikannya selama sepertiga hari,” ujar mahasiswa pascasarjana tersebut.

    Dengan demikian, sering menyalakan dan mematikan AC justru bisa menaikkan tagihan listrik.

    Cara Menghemat Energi Listrik AC

    Dari penjelasan sebelumnya, mematikan dan menyalakan AC terlalu sering sejatinya hanya bisa menghemat sedikit listrik. Sebagai gantinya kamu bisa melakukan beberapa hal yang lebih berikut yang lebih efektif agar menghemat listrik saat AC dinyalakan.

    Berikut adalah mode yang bisa dipakai agar AC hemat listrik:

    1. Memastikan Sistem Pembuangan Udara AC dengan Benar

    Kerja AC di dalam ruangan bisa maksimal kalau AC di luar ruangan dan salurannya ditempatkan dengan benar. Maka pastikan:

    • AC luar diletakkan di tempat yang tidak terkena cahaya matahari langsung.
    • AC luar punya penutup di depan rongga baling-balingnya, hingga terdapat saluran pembuangan udara panas.
    • Rajin mengganti dan membersihkan filter untuk bisa membantu menghemat energi sekitar 5-15%.

    2. Usahakan Tidak Menyalakan AC Bersamaan dengan Barang Elektronik Lain

    Hindari menyalakan AC bersamaan dengan peralatan elektronik lain agar listrik tetap hemat. Misal, ketika sedang memakai mesin cuci, oven, setrika, mesin air, maka AC lebih baik AC dimatikan dahulu.

    Jika tetap dipaksakan, MCB listrik di rumah bisa turun karena tidak kuat sekaligus bisa membuat tagihan listrik jadi lebih besar.

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Benarkah Efek Sering Hidup-Matikan AC Bisa Lebih Hemat Listrik?



    Jakarta

    Pemakaian AC di rumah saat ini menjadi hal yang lumrah karena kipas angin tidak cukup untuk mendinginkan suhu ruangan. Sementara, suhu udara di Indonesia semakin lama, semakin panas, terutama di kota-kota besar seperti Jabodetabek.

    Sayangnya, pemakaian AC di rumah juga bisa menyedot daya cukup besar. Banyak orang menyiasati hal ini dengan menghidupkan AC saat ruangan sedang digunakan, selebihnya AC akan dimatikan. Di sisi lain, ada yang berpendapat jika mematikan dan menyalakan AC bisa membuat penggunaan listrik lebih boros. Lantas, bagaimana cara menggunakan AC yang benar agar tidak boros listrik?

    Dilansir dari laman The Washington Post, mematikan AC beberapa jam, kemudian menghidupkannya lagi hanya bisa menghemat sedikit listrik. Apabila melakukan hal seperti itu di bawah 1 jam atau bahkan hanya mematikan beberapa menit karena keluar kamar, itu bukan mengemat listrik. Sebab, AC harus menyedot banyak energi agar ruangan kembali dingin.


    Pernyataan tersebut sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh seorang mahasiswa pascasarjana di sistem pembangunan di Universitas Colorado di Boulder. Ia mencari tahu apakah mematikan AC benar bisa menghemat energi.

    Dalam penelitiannya, ia mencoba membandingkan mematikan 3 AC di gedung tersebut selama 8 jam dengan menyalakan AC selama 76 jam dengan suhu 31 °C.

    Hasilnya menunjukkan bahwa AC yang dimatikan bisa menghemat sedikit energi. Tapi saat setiap AC dinyalakan kembali, listrik yang terpakai jauh lebih banyak untuk menyesuaikan suhu ruangan dan mengubahnya menjadi dingin.

    Menyalakan dan mematikan AC juga membebani sistem motor karena mesin akan berulang kali menyesuaikan suhu. Sementara jika AC yang telah dinyalakan lama, tidak membebani sistem motor untuk menyesuaikan suhu.

    “Anda tidak serta merta menghemat biaya listrik dengan mematikannya selama sepertiga hari,” ujar mahasiswa pascasarjana tersebut.

    Dengan demikian, sering menyalakan dan mematikan AC justru bisa menaikkan tagihan listrik.

    Cara Menghemat Energi Listrik AC

    Dari penjelasan sebelumnya, mematikan dan menyalakan AC terlalu sering hanya bisa menghemat sedikit listrik. Sebagai gantinya kamu bisa melakukan beberapa hal berikut yang dinilai lebih efektif untuk menghemat listrik.

    1. Memastikan Sistem Pembuangan Udara AC dengan Benar

    Kerja AC di dalam ruangan bisa maksimal kalau AC di luar ruangan dan salurannya ditempatkan dengan benar. Maka pastikan:

    • AC luar diletakkan di tempat yang tidak terkena cahaya matahari langsung.
    • AC luar punya penutup di depan rongga baling-balingnya, hingga terdapat saluran pembuangan udara panas.
    • Rajin mengganti dan membersihkan filter untuk bisa membantu menghemat energi sekitar 5-15 persen.

    2. Tidak Menyalakan AC Bersamaan dengan Barang Elektronik Lain

    Menyalakan banyak perangkat elektronik bersamaan dapat menyedot daya listrik yang besar. Apabila besar daya di rumah tidak cukup untuk mengoperasikan semua perangkat yang digunakan, listrik di rumah akan tiba-tiba mati. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, pemilik rumah harus menyesuaikan pemakaian dengan jumlah daya di rumah. Salah satunya adalah menghindari menyalakan AC bersamaan dengan peralatan elektronik lain agar listrik tetap hemat.

    Itulah penjelasan mengenai apakah memakai AC dengan sering dihidupkan dan dimatikan akan lebih baik, semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa ADB-JSP 2026, Kuliah di Singapura hingga Jepang


    Jakarta

    Beasiswa ADB-JSP dibuka di sejumlah perguruan tinggi. Terdekat, pendaftaran beasiswa ini akan ditutup di Keio University pada 1 November 2025.

    Jika belum sempat menyiapkan dokumen pendaftaran, jangan khawatir. Masih ada perguruan tinggi lain di berbagai negara yang bisa dipilih untuk dilamar dengan beasiswa ini.

    Beasiswa ADB-JSP

    Dikutip dari laman resminya, beasiswa ADB-Japan Scholarship Program (JSP) merupakan beasiswa pascasarjana yang disediakan oleh Asian Development Bank (ADB) dan Pemerintah Jepang. Tidak hanya bisa kuliah di Jepang, pendaftar juga bisa melamar ke kampus-kampus mitra lainnya di Singapura, Pakistan, Hong Kong, India, Amerika Serikat, Filipina, dan Thailand.


    Beasiswa ini meliputi:

    • Uang kuliah penuh
    • Tunjangan bulanan, termasuk untuk tempat tinggal
    • Buku dan modul
    • Asuransi kesehatan
    • Biaya transportasi

    Syarat Beasiswa ADB-JSP

    • Warga dari negara anggota peminjam ADB (Indonesia termasuk) dan memenuhi syarat beasiswa Official Development Assistance (ODA) Jepang
    • Memiliki gelar sarjana atau yang setara dengan capaian akademis unggul
    • Memiliki pengalaman profesional minimal 2 tahun di bidang yang relevan dengan jurusan S1 saat mendaftar
    • Usia maksimal 35 tahun saat mendaftar
    • Bersedia untuk kembali dan bekerja di Tanah Air setidaknya selama 2 tahun setelah menyelesaikan studi untuk berkontribusi pada pembangunan

    Syarat Dokumen

    Berikut sejumlah syarat dokumen yang dibutuhkan. Pihak kampus tujuan dapat mensyaratkan dokumen lainnya.

    • Formulir pendaftaran
    • Field of Study and Research Plan
    • Transkrip akademik resmi atau fotokopinya yang telah dilegalisasi oleh perguruan tinggi jenjang S1
    • Ijazah S1 resmi atau fotokopi yang telah dilegalisasi oleh perguruan tinggi
    • Dua surat rekomendasi confidential
    • Format dokumen persyaratan dapat diunduh di laman beasiswa.

    Bidang Studi Beasiswa

    • Pertanian
    • Ilmu biologi
    • Ilmu komputer
    • Energi
    • Teknik/rekayasa
    • Lingkungan
    • Kehutanan
    • Genetika
    • Kesehatan
    • Akuntansi
    • Administrasi bisnis/manajemen
    • Perdagangan
    • E-Bisnis
    • Kewiraswastaan
    • Ekonomi
    • Keuangan
    • Kerja sama internasional
    • Ilmu sosial
    • Studi Asia Pasifik
    • Manajemen pengembangan
    • Studi pembangunan
    • Hukum bisnis internasional
    • Hukum lingkungan internasional
    • Studi kebijakan
    • Ilmu politik
    • Ilmu pemerintahan
    • Kebijakan publik

    Daftar Universitas Beasiswa ADB-JSP

    • The University of Hong Kong
    • Indian Institute of Technology, Delhi
    • Hitotsubashi University
    • Institute of Science Tokyo (Tokyo Institute of Technology)
    • International University of Japan
    • Keio University
    • Kobe University
    • Kyoto University
    • Kyushu University
    • Nagoya Universty
    • National Graduate Institute for Policy Studies
    • Ritsumeikan Asia Pacific University
    • Ritsumeikan University
    • Saitama University
    • United Nations University
    • The University of Tokyo
    • University of Tsukuba
    • Lahore University of Management Sciences
    • Asian Institute of Management, Filipina
    • International Rice Research Institute/University of the Philippines in Los Baños
    • National University of Singapore
    • Lee Kuan Yew School of Public Policy
    • Asian Institute of Technology, Thailand
    • Thammasat University
    • East-West Center, AS

    Informasi beasiswa ADB-JSP 2026 lebih lanjut dapat diakses di laman masing-masing kampus dan di situs resmi ADB, klik DI SINI.

    (twu/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kimberly farmer
  • Beasiswa Inpex 2026, Kuliah di Jepang Plus Tunjangan


    Jakarta

    Inpex Scholarship Foundation membuka pendaftaran Beasiswa Inpex 2026 bagi Warga Negara Indonesia yang lulus dari kampus dalam negeri. Periode pendaftaran beasiswa kuliah di Jepang ini berlangsung hingga 31 Oktober 2025

    Inpex Corporation adalah perusahaan minyak Jepang yang beroperasi di negaranya sendiri, Australia, Uni Eropa, Uni Emirat Arab, dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Yayasan beasiswanya didirikan pada Maret 1981 untuk merayakan hari jadi ke-15 Indonesia Petroleum Ltd, pendahulu Inpex Corporation.

    Pendaftar beasiswa Inpex 2026 dibebaskan untuk memilih perguruan tinggi tujuan atau laboratorium penelitian di Jepang. Pendaftar juga diminta untuk menghubungi langsung calon pembimbingnya untuk memperoleh Letter of Acceptance pembimbing, salah satu dokumen pendaftaran beasiswa.


    Beasiswa Inpex 2026

    Beasiswa pascasarjana berdurasi 2 tahun 8 bulan ini meliputi komponen pembiayaan berikut:

    • Tiket pesawat kelas ekonomi pulang pergi Indonesia-Tokyo
    • Biaya kuliah penuh, termasuk biaya ujian, biaya pendaftaran, kuliah, dan lain-lain
    • Tunjangan bulanan sebesar 160.000 yen atau sekitar Rp 17,6 juta untuk tempat tinggal, biaya pengobatan, transportasi, internet, dan lain-lain
    • Biaya commuter pass
    • Tunjangan kedatangan 60.000 yen atau Rp 660 ribu saat tiba di Jepang
    • Bantuan dana untuk mengikuti kelas bahasa Jepang sebelum keberangkatan dari Indonesia.

    Syarat Beasiswa Inpex 2026

    • Warga Negara Indonesia
    • Usia di bawah 30 tahun pada saat mendaftar
    • Lulusan S1 ilmu alam dari kampus bereputasi
    • Bersedia studi pascasarjana di kampus atau laboratorium Jepang seperti pada bidang pertanian, ilmu fisika, teknik, matematika, biologi, kimia, farmasi, kedokteran, dan ilmu komputer
    • IPK minimal 3,00
    • Memperoleh izin dari institusi, kampus, atau perusahaan asal untuk menerima beasiswa Inpex 2026
    • Menunjukkan komitmen untuk membangun hubungan Indonesia dan Jepang, termasuk usai studi
    • Belum menerima beasiswa sejenis untuk studi di Jepang pada siklus penerimaan saat ini.

    Dokumen Pendaftaran

    • Formulir pendaftaran
    • Transkrip akademik
    • Surat rekomendasi dari kampus asal
    • Ijazah, atau surat keterangan lulus jika belum memiliki ijazah
    • Letter of Acceptance dari pembimbing di kampus Jepang tujuan
    • CV
    • Sertifikat kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT/ITP, TOEIC< atau IELTS yang diperoleh setelah Oktober 2023
    • Sertifikat kemampuan bahasa Jepang JLPT jika ada.

    Jadwal Beasiswa Inpex 2026

    • Batas waktu pendaftaran: 31 Oktober 2025
    • Wawancara dengan peserta tersaring: Awal Januari 2026
    • Pengumuman hasil seleksi awal: Februari 2026
    • Seleksi final calon penerima beasiswa: Maret 2026
    • Oktober 2026: Awal studi bagi mahasiswa S2 atau mahasiswa riset
    • April 2027: Awal program S2 bagi mahasiswa riset.

    Informasi pendaftaran Beasiswa Inpex 2026 lebih lanjut dapat diakses di https://www.inpex-s.com/en/. Semoga bermanfaat, detikers!

    (twu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Beasiswa Erasmus+ EMJM Buka Pendaftaran Mulai September, Tanpa Batas Usia!


    Jakarta

    Sebanyak 73 pelajar RI diterima kuliah di Eropa dengan beasiswa Erasmus Mundus Joint Master (EMJM) tahun akademik 2025. Sementara untuk studi tahun depan, pendaftaran beasiswa EMJM akan dibuka mulai September 2025.

    Beasiswa Erasmus Mundus Joint Master adalah program magister (S2) terintegrasi yang digelar konsorsium institusi pendidikan tinggi dari berbagai negara di Eropa dan luar Eropa.

    Konsorsium adalah kelompok yang terdiri dari setidaknya 3 institusi pendidikan di 3 negara Eropa yang diseleksi oleh Komisi Eropa (European Communion), badan eksekutif Uni Eropa. Konsorsium inilah yang menawarkan program S2 EMJM.


    Karena itu, penerima beasiswa penuh (fully funded) EMJM dapat belajar minimal di 2 universitas di 2 negara selama studinya. Masa studi EMJM berlangsung 1-2 tahun, sesuai dengan kredit perkuliahan yang ditempuh.

    Program S2 EMJM sendiri terdiri dari berbagai disiplin akademis, mulai dari ilmu pertanian dan kehutanan, studi bisnis dan manajemen, komunikasi dan informasi, pendidikan dan pelatihan guru, teknik dan teknologi, budaya, hukum, dan lainnya.

    Program-program EMJM menawarkan joint, double, atau multiple degree. Lulusannya berkesempatan lanjut berkarier di luar negeri, khususnya di Uni Eropa.

    Beasiswa Tanpa Batas Usia, Bisa Nonlinier

    Project Officer Delegasi Uni Eropa Destriani Nugroho mengatakan, para profesor calon mahasiswa bersangkutan juga terlibat langsung dalam seleksi pendaftar. Mekanisme ini memastikan peserta cocok dengan studi yang akan ditempuh.

    Ia menambahkan, seleksi beasiswa ini juga memperhatikan keseimbangan gender pada penerima sehingga memberikan peluang bagi perempuan untuk menempuh pendidikan tinggi lebih lanjut. Di samping itu, tak ada batas usia bagi pelamar.

    Bagi yang ingin menempuh program S2 nonlinier dari jenjang Sarjana, Destriani menjelaskan beasiswa juga dapat dilamar.

    “Linierkan dengan pengalaman kerja, bidang kerja apa yang terus ditekuni, lamar program S2 yang sesuai, terangnya di sela kegiatan pra-keberangkatan Erasmus+ Awardee 2025 di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Tanah Abang, Jakarta, Sabtu (26/7/2025).

    Lebih dari 200 program S2 EMJM dapat dilamar dengan beasiswa pada September mendatang. Peminat beasiswa dapat mendaftar hingga 3 program yang dibuka.

    Berminat? Simak syarat umumnya di bawah ini.

    Syarat Beasiswa Erasmus EMJM

    • Warga negara ketiga, termasuk Indonesia
    • Bukan penduduk dari negara anggota Uni Eropa
    • Tidak melakukan aktivitas utama (studi/kerja/lainnya) selama lebih dari total 12 bulan dalam 5 tahun terakhir di negara anggota Uni Eropa manapun
    • Sudah memperoleh gelar sarjana (gelar pertama) atau sedang menempuh tahun terakhir studi sarjana sebelum batas waktu pendaftaran untuk program S2 EMJM
    • Lulus program sarjana sebelum EMJM dimulai.

    Komponen Beasiswa Erasmus EMJM

    • Biaya kuliah dan asuransi EUR 9.000 (Rp 172,4 juta) per tahun
    • Tunjangan biaya hidup dan transportasi EUR 1.400 (RP 26,8 juta) per tahun

    Sementara sejumlah program EMJM dibuka September, sebagian lainnya mulai Oktober 2025. Pendaftaran ditutup pada Desember-Januari 2025 sesuai ketentuan tiap program. Cek program yang akan dibuka selengkapnya di https://bit.ly/ErasmusCatalogue.Semoga berhasil!

    (twu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Baznas Buka Beasiswa S2-S3 Filantropi untuk Kuliah di UIN, Ini Persyaratannya


    Jakarta

    Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menawarkan beasiswa S2 dan S3 bagi masyarakat yang tengah bekerja di lembaga filantropi. Pendaftaran beasiswa dibuka selama 14-27 Desember 2024.

    Kuota beasiswa ini sebanyak 23 peserta yang terdiri atas 19 mahasiswa S2 dan 4 mahasiswa S3. Penerima nantinya dapat menimba pendidikan di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

    Durasi beasiswa berlaku selama 4 semester untuk mahasiswa S2. Sementara untuk mahasiswa S3 durasinya lebih lama yakni 7 semester.


    Apa saja keuntungan mendapat beasiswa ini? Dan apa saja syarat untuk mendaftarnya? Mengutip buku Petunjuk Teknis Pendaftaran Beasiswa Pascasarjana Filantropi Islam Tahun 2024, berikut informasi lengkapnya.

    Keuntungan Penerima Beasiswa S2-S3 Filantropi Baznas

    1. Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP)
    2. Biaya matrikulasi
    3. Layanan perpustakaan
    4. Layanan teknologi informasi
    5. Orientasi studi
    6. Kartu Tanda Mahasiswa (KTM)
    7. Biaya conference
    8. Biaya wisuda
    9. Biaya ujian tesis
    10. Biaya tes TOEFL di kampus
    11. Biaya tes IKLA di kampus
    12. Biaya bebas pustaka
    13. Pembinaan dan academic writing

    Syarat Daftar Beasiswa S2-S3 Filantropi Baznas

    • Warga negara Indonesia
    • Bekerja sebagai amil di Baznas/Laznas minimal tiga tahun
    • Mendapat rekomendasi dari pimpinan/bagian sumber daya manusia di lingkungan Baznas/Laznas tempat bekerja
    • Mendaftar di kampus UIN Jakarta atau UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
    • Tidak sedang mendapatkan beasiswa lain
    • Mempunyai ijazah/surat keterangan lulus dan transkrip nilai pendidikan sebelumnya
    • Mempunyai IPK S1/S2 minimal 3,25
    • Mengikuti proses seleksi hingga akhir
    • Membuat proposal singkat tentang rencana penelitian
    • Menandatangani dan menjaga komitmen hingga beasiswa berakhir
    • Bersedia menanggung biaya pendaftaran masuk kampus

    Dokumen Syarat Daftar Beasiswa S2-S3 Filantropi Baznas

    • Pas foto berwarna terbaru ukuran 4×6
    • Fotokopi KTP/KK
    • Surat keterangan Pengangkatan amil tetap
    • Transkrip nilai pendidikan terakhir yang memuat nilai IPK terakhir
    • Surat rekomendasi pimpinan/SDM Baznas/Laznas
    • Surat keterangan izin belajar dari bagian SDM di Baznas/Laznas tempat bekerja
    • Akad peserta beasiswa filantropi islam
    • Proposal singkat rencana penelitian

    Cara Daftar Beasiswa S2-S3 Filantropi Baznas

    Sebelum mendaftar, calon peserta bisa membaca informasi panduan mendaftar beasiswa lengkap pada link bazn.as/filantropibaznas2024. Link atau tautan tersebut juga mencakup rincian detail sistem dan pelaksanaan seleksi.

    Bagi mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bisa melakukan pendaftaran lewat bazn.as/filantropibaznas2024. Sementara untuk mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta lewat bazn.as/filantropibaznas2024.

    Jadwal Seleksi Beasiswa S2-S3 Filantropi Baznas

    • Pendaftaran online: 14-27 Desember 2024
    • Seleksi administrasi: 28-29 Desember 2024
    • Pengumuman lulus seleksi administrasi: 30 Desember 2024
    • Seleksi wawancara: 2-3 Januari 2024
    • Penetapan SK penerima Beasiswa Baznas: 10 Januari 2024
    • Pengumuman & daftar ulang: 10-12 Januari 2024
    • Sospem dan matrikulasi: 14-15 Januari 2025
    • Perkuliahan blocking time 1 semester 1: 14-24 Januari 2024
    • Perkuliahan blocking time 2 Semester 1: 17-28 Maret 2024

    Demikian informasi penawaran beasiswa Baznas bagi pekerja di sektor filantropi. Apakah detikers tertarik dafta

    (cyu/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa Stipendium Hungaricum untuk S1-S3 Tahun 2025 Dibuka, Cek Syaratnya!



    Jakarta

    Director for Internationalisation of Higher Education Stipendium Hungaricum Programme kembali menawarkan beasiswa Stipendium Hungaricum Scholarship Programme untuk warga Indonesia. Beasiswa berlaku untuk tahun ajaran 2025/2026.

    Pilihan dari beasiswa ini terdiri program sarjana, magister, magister satu tingkat, program non-gelar, kursus pelatihan spesialis pascasarjana, dan doktor. Pelamar pun bisa memilih program studi penuh atau parsial.

    Pelamar juga dapat mendaftar untuk kursus pelatihan persiapan bahasa Hungaria selama satu tahun. Setelah itu mereka dapat melanjutkan studi pendidikan tinggi ke perguruan tinggi yang mengharuskan penggunaan bahasa Hungaria dalam pembelajaran.


    Apa saja syarat dan bagaimana cara daftarnya? Mengutip buku pedoman resmi, berikut informasi selengkapnya:

    Komponen Pembiayaan Beasiswa Stipendium Hungaricum 2025

    • Pembebasan biaya kuliah
    • Tunjangan bulanan untuk S1-S2 sebesar HUF 43.700 (sekitar EUR2 110) untuk biaya hidup di Hungaria selama 12 bulan setahun hingga selesainya studi
    • Tunjangan bulanan untuk S3 sebesar HUF 140.000 (sekitar EUR1.350 untuk tahap pertama pendidikan (4 semester) dan HUF 180.000 (sekitar EUR450) untuk tahap kedua (4 semester)

    Syarat Daftar Beasiswa Stipendium Hungaricum 2025

    • Berasal dari negara mitra (Indonesia termasuk).
    • Mengisi dan menyimpan semua informasi yang diminta pada formulir aplikasi daring dalam bahasa Inggris.
    • Mengunggah foto terbaru pelamar (diambil tidak lebih awal dari 2 tahun sebelum pengajuan aplikasi).
    • Pelamar beasiswa parsial studi parsial harus menyatakan dengan jelas durasi (ditunjukkan dalam bulan) dan tanggal mulai (September atau Februari) studi yang mereka lamar.
    • Membuat motivation letter minimal 1 halaman, diketik dengan huruf Times New Roman 12 poin dan ditulis dalam bahasa program studi yang dipilih atau bahasa Hungaria.
    • Mengunggah salinan pindaian bukti asli kemampuan berbahasa, dengan tingkat minimum yang ditentukan oleh institusi.
    • Pelamar S1 penuh waktu mengunggah salinan pindaian sertifikat kelulusan sekolah menengah asli.
    • Pelamar S2 penuh waktu mengunggah salinan pindaian sertifikat gelar sarjana asli.
    • Pelamar persiapan bahasa Hongaria non-gelar mengunggah salinan pindaian sertifikat kelulusan sekolah menengah
    • Pelamar S3 mengunggah research plan minimal 2 halaman, diketik dengan huruf Times New Roman ukuran 12 poin, ditulis dalam bahasa program studi yang dipilih.
    • Pelamar S2 dan S3 mengunggah surat rekomendasi yang ditandatangani dari mantan atau guru pembimbing akademik atau pembimbing saat ini.
    • Mengunggah salinan transkrip asli catatan mengenai semua semester akademik atau tahun sekolah yang diselesaikan selama studi sebelumnya.
    • Mengunggah salinan Kartu Tanda Kependudukan (KTP) dan paspor.
    • Bagi pelamar yang dicalonkan oleh Mitra Pengirim wajib melampirkan surat keterangan kesehatan dari dokter.

    Cara Daftar Beasiswa Stipendium Hungaricum 2025

    Semua pendaftaran dilakukan secara daring lewat laman https://apply.stipendiumhungaricum.hu/. Pendaftaran akan ditutup pada 15 Januari 2025.

    Setelah mendaftar, para pelamar dapat mengakses sistem aplikasi dan mengunggah dokumen yang diperlukan. Harap dicatat bahwa pihak panitia tidak akan menerima dokumen setelah tenggat waktu.

    Jadwal Seleksi Beasiswa Stipendium Hungaricum 2025

    • Pendaftaran online: terakhir 15 Januari 2025
    • Distribusi data pelamar ke kampus mitra: akhir Januari 2025
    • Pengumuman nominasi penerima beasiswa: Februari 2025
    • Deadline submit motivation letter: 15 Maret 2025
    • Deadline submit surat keterangan sehat: 15 April 2025
    • Pengumuman kandidat penerima beasiswa: Maret – Mei 2025
    • Penyeleksian kandidat: Mei – Juni 2025
    • Pengumuman kandidat terpilih: Juni 2025
    • Proses daftar ulang: Juli – Agustus 2025
    • Perkuliahan dimulai: Agustus 2025

    Itulah informasi pendaftaran beasiswa Stipendium Hungaricum 2025. Ayo buruan daftar detikers!

    (cyu/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Kita Lihat Optimal atau Tidak



    Jakarta

    Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) akan mengkaji ulang manfaat dana Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Beasiswa yang dimulai pada 2013 itu diketahui telah menyalurkan beasiswa kepada 45.577 orang sampai Mei lalu.

    Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mengatakan saat ini pihaknya sedang memeriksa penggunaan danaLPDP. Temuan pemeriksaan akan dianalisis berbasis pengeluaran dan manfaat yang didapatkan atau cost-benefit analysis.

    “Alokasi dana (LPDP) itu memang perlu kita lihat kembali, apakah dana yang sekarang dipakai, misalnya bahwa kebanyakan dana dipakai untuk program magister itu apakah optimal atau tidak,” katanya dalam Antara dikutip Jumat (1/11/2024).


    Stella menekankan asas optimal adalah berkeadilan dan berkualitas dalam pengkajian ulang ini. Ia mengatakan jika hasil pengkajian ulang akan dikeluarkan sebentar lagi.

    “Sebentar lagi akan kami keluarkan temuan dan rekomendasi kami, bagaimana untuk bisa mengoptimalkan dana LPDP supaya jelas,” ujarnya.

    Kendati demikian, Stella menyebut kewenangan terhadap dana LPDP berada di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu), sehingga pihaknya tidak dapat membuat kebijakan terkait optimalisasi dana LPDP. Namun, ia mengatakan pihaknya siap bekerja sama dan berkolaborasi dengan Kemenkeu dalam optimalisasi dana Beasiswa LPDP.

    “Tujuannya hanya satu, supaya kita bisa mengoptimalkan pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan,” kata Stella.

    Tentang Beasiswa LPDP

    Beasiswa LPDP adalah beasiswa yang menjadi ‘primadona’ di Indonesia. Bagaimana tidak, setiap tahunnya beasiswa tersebut menggelontorkan dana untuk ribuan mahasiswa pascasarjana.

    Menurut Direktur Utama LPDP, Andin Hadiyanto, jumlah penerima Beasiswa LPDP dari 2013 hingga akhir Mei 2024 sudah mencapai 45.577 orang.

    Pendaftar beasiswaLPDP dari tahun ke tahun juga terus meningkat. Pada tahun 2023, jumlah pendaftarLPDP tercatat sebanyak 33.337 orang. Pada pendaftaran seleksi tahap pertama tahun 2024, tercatat 20.210 orang mendaftar program beasiswa tersebut.

    BPK Juga Kaji Pengelolaan Dana LPDP

    Terkait pengelolaan keuangan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah mengeluarkan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) I Tahun 2024 untukLPDP. Dari hasil pemeriksaan itu, BPK menyimpulkan pengelolaan pendapatan, belanja, dan investasi tahun 2021-2023 padaLPDP serta instansi terkait lainnya dilaksanakan sesuai dengan kriteria.

    Namun, BPK masih menemukan masalah dalam penetapan penerima dan pemenuhan kewajiban penerima LPDP, di antaranya:

    1. Dalam proses seleksi program penerima beasiswa, terdapat perbedaan data peserta antara yang tercantum dalam SK dengan rekapitulasi peserta lulus. Terdapat inkonsistensi dalam penilaian profiling peserta dan peserta yang terindikasi tidak memenuhi batas minimal standar kelulusan

    2. Terdapat penerima beasiswa yang telah mendapatkan dana ujian tesis/disertasi/studi tetapi belum melakukan ujian tesis/disertasi atau belum menyelesaikan studinya.

    Atas permasalahan tersebut, BPK merekomendasikan Direktur Utama LPDP agar lebih cermat dalam melakukan seleksi calon peserta penerima beasiswa, meminta pertanggungjawaban atas realisasi dana ujian tesis/disertasi yang tidak didukung bukti, atau meminta pengembalian dana ke LPDP.

    “Serta melakukan monitoring dan evaluasi dan tindak lanjut atas mahasiswa yang tidak dapat menyelesaikan masa studinya sesuai ketentuan,” demikian bunyi rekomendasi dalam IHPS I Tahun 2024 BPK.

    (nir/twu)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa Tut Wuri Handayani 2024 Dibuka, Gratis Kuliah S2-S3 untuk Tenaga Kependidikan



    Jakarta

    Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) buka pendaftaran Beasiswa Tut Wuri Handayani 2024 hingga 26 Juli mendatang. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman Beasiswa Dosen Kemendikbud pada tautan http://beasiswadosen.kemdikbud.go.id/.

    Beasiswa Tut Wuri Handayani adalah bantuan pendidikan pascasarjana jenjang magister (S2) dan doktor (S3) pada perguruan tinggi dalam dan luar negeri. Penerimaan ini khusus diberikan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tenaga kependidikan (tendik) pada satuan di bawah pembinaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek).

    Mahasiswa baru ataupun on going diperkenankan mendaftar. Durasi maksimal pendanaan ditetapkan 24 bulan untuk program S2 dan 48 bulan bagi S3.


    Awardee terpilih akan mendapatkan manfaat biaya pendidikan yang meliputi biaya pendaftaran, uang kuliah, buku, dan penelitian. Tidak hanya itu, mahasiswa juga akan mendapat biaya pendukung dengan komponen tiket perjalanan, visa (khusus studi luar negeri), asuransi kesehatan, biaya hidup, biaya darurat, serta tunjangan keluarga (khusus studi luar negeri).

    Siap mendaftar? Yuk pahami syarat Beasiswa Tut Wuri Handayani dikutip dari booklet resminya.

    Persyaratan Beasiswa Tut Wuri Handayani

    Persyaratan umum Beasiswa Tut Wuri Handayani yang harus dipenuhi pendaftar yakni:

    1. Tendik yang berstatus PNS pada satuan di bawah pembinaan Ditjen Diktiristek.

    2. Batas usia bagi pendaftar program adalah t-1 atau kurang 1 tahun dari ketentuan yang tertuang dalam Peraturan Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek Nomor 3 Tahun 2023. Adapun batas usianya yakni:

    Program Magister

    • Belum memasuki usia 47 tahun bagi untuk jabatan pelaksana, jabatan fungsional keterampilan, jabatan fungsional jenjang pertama dan jenjang muda.
    • Belum memasuki usia 49 tahun untuk jabatan fungsional jenjang madya.
    • Belum memasuki usia 51 tahun untuk jabatan fungsional jenjang utama.

    Program Doktor

    1. Pendaftar dengan jabatan pelaksana, jabatan fungsional keterampilan, dan jabatan fungsional keahlian jenjang pertama dan muda belum memasuki usia:

    • 44 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 3 tahun.
    • 41 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 4 tahun.
    • 38 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 5 tahun.
    • 35 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 6 tahun.
    • 32 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 7 tahun.

    2. Pendaftar dengan jabatan fungsional keahlian jenjang marya belum memasuki usia:

    • 46 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 3 tahun.
    • 43 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 4 tahun.
    • 40 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 5 tahun.
    • 37 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 6 tahun.
    • 34 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 7 tahun.

    3. Telah menyelesaikan studi program D4/S1 untuk pendaftar jenjang S2 dan sudah menyelesaikan studi program S2 bagi pendaftar jenjang S3. Penyelesaian studi sebelumnya dilakukan pada perguruan tinggi dalam dan luar negeri dengan ketentuan:

    • Perguruan tinggi dalam negeri di bawah pembinaan Kemendikbudristek, kementerian lain atau lembaga pemerintah non-kementerian yang terdaftar di PDDikti dan memiliki akreditas minimal B atau Baik Sekali.
    • Perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Kemendikbudristek atau Kedutaan Besar RI di negara asal kampus.

    4. Diutamakan sudah diterima tanpa syarat di perguruan tinggi tujuan.

    5. Belum pernah menempuh studi jenjang yang sama.

    6. Bagi pelamar on going telah menempuh semester 2 dan akan/atau sedang menempuh semester 3.

    7. Menyertakan Surat Izin Melanjutkan Studi sesuai format yang ditentukan dan telah ditandatangani oleh pejabat yang berwenang.

    8. Memiliki Personal Statement.

    9. Memiliki proposal penelitian untuk peserta pendaftar program doktor.

    10. Melampirkan Surat Pernyataan Pendaftaran Program Beasiswa.

    11. Melampirkan Surat Keterangan Sehat dari rumah sakit pemerintah.

    12. Berkomitmen untuk segera kembali dan mengabdi ke institusi asal.

    13. Khusus untuk tujuan kampus dalam negeri, pendaftar diwajibkan mengikuti program kelas reguler bukan karyawan.

    14. Tidak diperkenankan menerima beasiswa lain (double funding)

    Jadwal Seleksi Beasiswa Tut Wuri Handayani

    • Pendaftaran: hingga 26 Juli 2024
    • Seleksi: Agustus 2024
    • Pengumuman hasil seleksi: September 2024
    • Pencairan dana: September 2024
    • Monitoring: Juli 2025

    Informasi lebih lengkap terkait syarat khusus dan format dokumen bisa detikers lihat di sini. Yuk segera penuhi persyaratan dan selamat mendaftar detikers!

    (det/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey