Tag: pascasarjana

  • Beasiswa Kominfo dan STEI ITB Dibuka, Ini Jurusan yang Ditawarkan



    Jakarta

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bekerja sama dengan Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) ITB telah membuka Beasiswa Kominfo x STEI ITB. Beasiswa ini bertujuan mempercepat transformasi digital nasional.

    Adapun beasiswa ini dikhususkan bagi masyarakat yang ingin melanjutkan studi di program Magister Teknik Elektro, khususnya pada opsi Rekayasa dan Manajemen Informasi (RMKI).

    “Program RMKI di STEI ITB dirancang untuk membekali para penerima beasiswa dengan kompetensi yang dibutuhkan di dunia digital, baik di bidang teknis maupun manajemen,” kata Dosen STEI ITB, Dr. Yoanes Bandung dikutip dari laman ITB, Kamis (11/7/2024).


    Saat ini, RMKI tengah berfokus pada dua bidang yakni Rekayasa dan Manajemen

    Di bidang Rekayasa, program ini mencakup:

    • Kriptografi dan Aplikasinya
    • Secure Software dan OS Security
    • Digital Forensic dan Computer Crime

    Sementara di bidang Manajemen, program ini menekankan pada:

    • Information Security Management
    • Information System Assurance
    • Security Architecture dan Design

    Sementara itu, Dr. Fetty Fitriyanti Lubis, selaku dosen ITB menyampaikan bahwa program Magister Teknik Elektro terdiri atas dua konsentrasi, yaitu:

    • Magister Layanan Teknologi Informasi (LTI) yang memfokuskan pada pengembangan kompetensi di bidang layanan teknologi informasi, seperti Smart Service Systems, Service Computing and Engineering, Digital Government and Digital Business, Digital Twin and Smart Cities, Internet of Things and Multimedia, Edge Computing and Cloud, Data Analytics, dan Machine Learning.

    • Magister Rekayasa dan Manajemen Keamanan Informasi (RMKI) yang membekali calon penerima dengan pengetahuan dan kemampuan di bidang keamanan informasi, yang menjadi kebutuhan vital di era digital.

    Jurusan ini dirancang dengan komposisi 40% untuk studi kasus terbimbing, 30% untuk materi teori, dan 30% untuk kerja mandiri, serta memiliki durasi 3 semester atau 18 bulan dengan beban 36 SKS dan 1 semester untuk penyelesaian tesis.

    “Program ini dirancang untuk membekali para penerima beasiswa dengan kompetensi yang dibutuhkan di dunia digital, baik di bidang teknis maupun manajemen,” katanya.

    Adapun Beasiswa Kominfo telah berjalan sejak tahun 2007 dan telah menghasilkan 3.178 penerima beasiswa. Para penerima beasiswa berasal dari masyarakat umum, PNS Pusat, TNI dan Polri.

    Syarat Beasiswa Kominfo dan STEI ITB

    Saat mendaftarkan diri, pendaftar wajib menyertakan dokumen dan memenuhi persyaratan berikut:

    1. Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi tujuan
    2. Berusia maksimal 35 tahun untuk masyarakat umum dan 37 tahun untuk PNS/TNI/POLRI
    3. Lulusan S1 dengan IPK minimal 3.00.
    4. Skor TOEFL/IELTS
    5. Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Kominfo dan STEI ITB dapat diakses melalui beasiswa.kominfo.go.id.

    (nir/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Mau Kuliah Pascasarjana di ITB? Ini 4 Jenis Beasiswa yang Bisa Dicoba



    Jakarta

    Menempuh pendidikan pascasarjana memang membutuhkan biaya yang lebih besar dibandingkan vokasi atau sarjana. Pasalnya, mahasiswa pascasarjana dituntut sering melakukan riset.

    Oleh karena itu, kini sudah banyak beasiswa yang bermunculan bagi mahasiswa S2 dan S3. Baik yang berasal dari kementerian, lembaga, atau perusahaan swasta.

    Nah, bagi detikers yang ingin melanjutkan S2 atau S3 di Institut Teknologi Bandung (ITB), tidak perlu banyak khawatir soal biaya pendidikan. Kampus ini sudah menjalin kerja sama dengan berbagai mitra untuk menyediakan beasiswa bagi mahasiswanya.


    Dilansir dari laman ITB, berikut adalah jenis-jenis beasiswa yang disediakan oleh ITB untuk mahasiswa pascasarjana:

    Jenis-Jenis Beasiswa ITB bagi Mahasiswa Pascasarjana

    1. Beasiswa LPDP

    Siapa yang tidak tahu beasiswa satu ini? Beasiswa LPDP adalah bantuan pendidikan bagi mahasiswa vokasi, sarjana maupun pascasarjana yang disediakan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI.

    LPDP memiliki ragam pilihan kampus baik dalam maupun luar negeri. Selain itu, beasiswa ini juga bisa dicoba oleh penyandang disabilitas hingga mahasiswa yang berasal dari daerah pedalaman.

    Untuk mendaftar beasiswa LPDP di ITB, pastikan terlebih dahulu mahasiswa memiliki Letter of Acceptance (LoA) dari ITB. Selain itu, perhatikan juga syarat-syarat lainnya.

    2. Beasiswa BPI Kemendikbudristek

    Sama seperti LPDP, beasiswa ini juga disediakan oleh pemerintah yakni Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Beasiswa Pendidikan Indonesia atau BPI ini bisa dicoba oleh mahasiswa S2 dan S3 ITB.

    Beasiswa ini secara khusus ditujukan bagi calon guru SMK, guru SD, guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan. BPI pun menyediakan beasiswa asrama mahasiswa nusantara.

    Demikian juga bagi calon dosen S2 dan S3 bisa menerima beasiswa ini asalkan memenuhi kriteria yang ada sesuai Permendikbud Nomor 27 tahun 2022.

    3. Beasiswa BRIN

    Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) setiap tahunnya menyediakan beragam beasiswa riset bagi mahasiswa magister dan doktoral. Beasiswa dari BRIN dibagi menjadi dua yakni degree by research dan doktor strategis.

    Untuk memaksimalkan riset, BRIN juga menggandeng LPDP membagikan beasiswa prioritas. Selain itu, BRIN juga sering mengadakan kompetisi hasil riset bagi mahasiswa S2 dan S3, tentunya dengan hadiah yang nominalnya jutaan rupiah.

    4. Beasiswa JFLS

    Detikers warga Jawa Barat? Maka bisa mencoba daftar beasiswa Jabar Future Leader Scholarship (JFLS). Cakupan beasiswa ini termasuk luas karena diperuntukkan bagi mahasiswa D3, D4, S1, S2, hingga S3.

    Bantuan berupa biaya pendidikan bagi mahasiswa yang berprestasi dan sesuai nama beasiswanya, memiliki jiwa kepemimpinan. Tak hanya dalam uang, bantuan JFLS juga berupa pendampingan keterampilan sosial, kepemimpinan, dan soft skill lainnya.

    Keuntungan mahasiswa S2 dan S3 dalam mendaftar beasiswa ini adalah menjadi prioritas penerima. Syaratnya hanya perlu memiliki LoA dari ITB dan dokumen diri lainnya.

    Itulah beberapa beasiswa yang disediakan oleh pascasarjana ITB bagi mahasiswanya. Mau coba daftar yang mana nih?

    (cyu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Ingin Lanjut S2-S3 di Luar Negeri? Ini 5 Beasiswa yang Bisa Dicoba


    Jakarta

    Apakah melanjutkan studi di luar negeri adalah salah satu impian detikers? Jika demikian, berikut ini ada beberapa beasiswa S2 dan S3 di luar negeri yang bisa dicoba.

    Kuliah pascasarjana di luar negeri biasanya lebih merogoh kocek dibandingkan kuliah di dalam negeri. Namun, lewat beberapa beasiswa ini detikers bisa melanjutkan kuliah S2 atau S3 di luar negeri secara gratis dan fully funded.

    Apa saja beasiswa tersebut? Mengutip arsip detikEdu, inilah beberapa beasiswa S2-S3 luar negeri yang masih bisa dicoba selama bulan Desember 2023 ini? Yuk cek!


    Beasiswa Kuliah Luar Negeri yang Masih Buka Desember 2023

    1. Indonesia-Austria Scholarship Programme (IASP)

    Beasiswa IASP ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi S3, khususnya dosen-dosen perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Kementerian, Pendidikan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

    Pendaftaran beasiswa bisa dilakukan hingga 1 Maret 2024. Beasiswa ini terbilang cukup ketat karena kuota yang disediakan hanya untuk 15 calon mahasiswa saja. Untuk mendaftar, detikers bisa membuka laman https://beasiswadosen.kemdikbud.go.id

    2. Higher Education Stipendium Hungaricum 2024/2025

    Beasiswa yang disediakan oleh pemerintah Hungaria ini dapat menunjang bantuan kuliah bagi detikers yang ingin melanjutkan studi S1, S2, atau S3. Tentunya, kampus tujuan yang bisa dipilih adalah yang berada di negara tersebut.

    Bantuan yang diterima mahasiswa berupa biaya kuliah, tunjangan hidup sebesar HUF 43.700 per bulan, biaya akomodasi, dan asuransi kesehatan. Informasi lengkap dan pendaftaran bisa mengakses laman https://apply.stipendiumhungaricum.hu/ terakhir 15 Januari 2024.

    3. Gates Cambridge 2024

    Sesuai dengan nama beasiswa, bantuan kuliah S1, S2, dan S3 ini disediakan oleh Bill Gates yang bekerja sama dengan University of Cambridge. Penerima beasiswa dapat berkuliah di kampus tersebut dengan bantuan mencapai Rp 384 juta per tahun.

    Pilihan program dalam beasiswa ini terdiri dari undergraduate degree, part time degree, dan masih banyak lagi. Pendaftaran beasiswa ini dibuka mulai 4 September 2023 – 4 Januari 2024 lewat laman https://www.gatescambridge.org/programme/the-scholarship/.

    4. Doha Institute for Graduate Studies

    Beasiswa satu ini akan memberikan kesempatan bagi detikers untuk menempuh pendidikan di negara Timur Tengah yakni Qatar. Bantuan kuliah ini berlaku bagi seluruh warga di dunia yang ingin melanjutkan pendidikan S2 dengan pembiayaan fully funded.

    Berbagai program studi tersedia di kampus ini mulai dari sosiologi, jurnalistik, kebijakan publik, dan lainnya. Jika tertarik, detikers bisa mendaftar paling lambat 15 Januari 2024 melalui laman https://www.dohainstitute.edu.qa/.

    5. DAAD EPOS Natural Resources Management and Development

    Beasiswa ini bisa dicoba oleh detikers yang ingin menimba ilmu di negeri China. DAAD EPOS Natural Resources Management and Development ini berlaku bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan ke jenjang Magister atau S2.

    Masa pendaftaran beasiswa ini masih cukup lama yaki ditutup pada Maret 2024. Untuk informasi selengkapnya bisa detikers dapatkan melalui laman https://www2.daad.de/deutschland/studienangebote/international-programmes/en/detail/4189/.

    Itu dia lima beasiswa S2-S3 luar negeri yang masih bisa dicoba selama bulan Desember 2023. Kalau detikers tertarik daftar beasiswa apa nih?

    (cyu/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / nathan dumlao
  • Beasiswa Ajinomoto 2025 Dibuka, Kuliah S2 di Jepang Gratis!



    Jakarta

    PT Ajinomoto membuka Beasiswa Ajinomoto 2025. Beasiswa ini menawarkan bantuan penuh untuk melanjutkan studi pascasarjana di Jepang.

    Pendaftaran beasiswa dibuka hingga 5 Maret 2024. Jenis beasiswa yang ditawarkan adalah beasiswa penelitian dan beasiswa program magister.

    Mahasiswa riset di sekolah pascasarjana akan mendapatkan bantuan sebesar ¥150,000 atau Rp 16,1 juta per bulan selama 1 tahun. Kemudian mahasiswa magister akan mendapatkan ¥180.000 atau Rp 19,4 juta per bulan selama 2 tahun.


    Menurut laman resminya, pelamar dengan latar belakang bidang nutrisi dan ilmu pangan akan memiliki keunggulan yang lebih kuat. Selain itu, pelamar diwajibkan memiliki kemahiran bahasa Jepang untuk keperluan meneliti dan belajar.

    Tertarik mendaftar Beasiswa Ajinomoto 2025? Cek syaratnya di bawah ini.

    Syarat Pendaftaran Beasiswa Ajinomoto 2025

    1. Warga Negara Indonesia (WNI)
    2. Telah lulus atau diharapkan lulus dengan catatan akademik yang sangat baik dan harus menerima rekomendasi dari rektor universitas atau penasihat akademis
    3. Mencapai IPK 3.5 atau lebih tinggi
    4. Pelamar dengan latar belakang bidang nutrisi dan ilmu pangan akan memiliki keunggulan
    5. Pemohon harus berusia di bawah 35 tahun pada 1 April 2024
    6. Pemohon harus dapat memperoleh persetujuan penerimaan baik sebagai mahasiswa penelitian internasional pascasarjana (selanjutnya disebut mahasiswa riset) atau siswa sekolah pascasarjana (selanjutnya disebut mahasiswa magister) dari universitas dan terdaftar sebagai mahasiswa riset atau mahasiswa master untuk kuliah mulai April 2024 atau Oktober 2024
    7. Pelamar harus memiliki kemahiran bahasa Jepang yang memadai yang diperlukan untuk meneliti dan belajar di program magister saat mendaftar sebagai mahasiswa magister
    8. Pemohon harus mengajukan aplikasi dan mengikuti prosedur seleksi oleh PT Ajinomoto Indonesia
    9. Pelamar harus memiliki keunggulan dalam kepribadian di bidang akademik dan memiliki motivasi belajar yang kuat
    10. Pemohon tidak boleh menerima beasiswa lain

    Cakupan Beasiswa Ajinomoto 2025

    • Mahasiswa riset di sekolah pascasarjana: ¥150,000 atau Rp 16,1 per bulan selama 1 tahun
    • Mahasiswa magister di sekolah pascasarjana: ¥180.000 atau Rp 19,4 per bulan selama 2 tahun
    • Ujian, penerimaan, dan biaya kuliah
    • Tiket penerbangan sekali jalan dari Indonesia ke Jepang

    Dokumen Pendaftaran Beasiswa Ajinomoto 2025

    • Transkrip catatan skolastik yang dikeluarkan oleh universitas atau lulusan sekolah yang dihadiri (atau salinan transkrip asli yang disahkan dari universitas, jika universitas tidak mengeluarkan salinan transkrip)
    • Formulir aplikasi dan program studi
    • Surat rekomendasi dari pembimbing akademik
    • Surat pernyataan Postgraduate Scholarship
    • Fotokopi dokumen yang membuktikan kemahiran bahasa Jepang pelamar (seperti hasil JLPT, EJU dan tes lain yang diberikan oleh lembaga pelatihan Jepang)
    • Apabila diminta oleh universitas, sertakan skor TOEFL dan GRE

    Dokumen dalam bentuk hard copy diserahkan ke:

    PT AJINOMOTO INDONESIA – Head Office (UP: Aufa), Jl. Laksda Yos Sudarso No.77- 78, RT.3/RW.11, Sunter Jaya, Kec. Tg. Priok, Jakarta Utara, DKI Jakarta, 14360

    Demikian informasi mengenai Beasiswa Ajinomoto 2025. Tertarik mendaftar, detikers?

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Beasiswa Pascasarjana LPDP di Telkom University, Ini Syarat Daftarnya



    Jakarta

    Telkom University menawarkan Beasiswa LPDP Pascasarjana bagi calon mahasiswa S2. Pendaftaran akan dibuka mulai 19 Juni 2024 mendatang.

    Ada tiga pilihan jurusan pada program Beasiswa Pascasarjana LPDP ini yakni magister teknik elektro (MTE), magister informatika (MIF), dan magister manajemen (MM). Untuk mendapatkan beasiswa, calon mahasiswa harus mengikuti serangkaian tahap seleksi.

    Tahap seleksi yang wajib diikuti antara lain seleksi administrasi, seleksi bakat skolastik, dan seleksi substansi. Tak hanya itu, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi sebelum mendaftar. Apa saja? Berikut informasinya:


    Persyaratan Daftar Beasiswa LPDP Telkom University 2024

    • Warga Negara Indonesia (WNI).
    • Usia maksimal 35 tahun.
    • Lulusan program S1.
    • Mempunyai surat rekomendasi minimal dua dari pihak perusahaan atau akademisi.
    • Menyetujui surat pernyataan-pernyataan yang ada pada formulir aplikasi beasiswa.
    • Menulis profil diri juga riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan (tidak lulus) pada aplikasi pendaftaran.
    • Mengisi riwayat publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi (jika ada).
    • Bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri harus mempunyai ijazah penyetaraan dan konversi IPK dari Kemendikbudristek.

    Syarat Mendapatkan LoA Conditional Telkom University

    • Mempunyai ijazah S1.
    • Mempunyai transkrip nilai S1.
    • Mempunyai sertifikat TPA Bappenas/TKA Unpad/TPDA PLTI dengan skor minimal 450.
    • Mempunyai sertifikat TOEFL dengan skor minimal 450.
    • Mempunyai surat rekomendasi minimal dua dari pihak perusahaan atau akademisi.
    • Membuat proposal rencana tesis maksimal 1000 kata.
    • Mengunggah semua berkas persyaratan di laman smb/telkomuniversity.ac.id/daftar-toefl/ dan smb.telkomuniversity.ac.id/daftar-tpa/
    • Mengikuti wawancara.
    • Mengikuti tes potensi keahlian (TPK).

    Jadwal Seleksi Beasiswa LPDP Telkom University 2024

    1. Pendaftaran: 19 Juni – 18 Juli 2024
    2. Seleksi administrasi: 22 Juli – 7 Agustus 2024
    3. Pengumuman hasil seleksi administrasi: 9 Agustus 2024
    4. Seleksi bakat skolastik: 27 – 31 Agustus 2024
    5. Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 5 September 2024
    6. Seleksi substansi: 10 September – 25 Oktober 2024
    7. Pengumuman hasil seleksi substansi: 7 November 2024

    Bagaimana detikers, tertarik kuliah di Telkom University lewat beasiswa ini? Yuk segera siapkan berkas pendaftaranmu mulai sekarang!

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Apa Itu Beasiswa Erasmus Mundus? Cek Komponen, Syarat, dan Jadwalnya di Sini



    Jakarta

    Beasiswa Erasmus Mundus merupakan salah satu beasiswa studi pascasarjana di Eropa. Apa saja komponen beasiswa yang ditawarkan?

    Sebelumnya, yuk pahami dulu apa itu Beasiswa Erasmus Mundus. Beasiswa Erasmus Mundus adalah salah satu program Erasmus Plus yang didanai oleh Uni Eropa. Program ini bertujuan untuk mengembangkan bidang pendidikan, pelatihan, pemuda, dan olahraga.

    Beasiswa ini dibagi atas Erasmus Mundus Joint Masters (EMJM) dan Scholar. Apa bedanya?


    2 Jenis Beasiswa Erasmus

    Beasiswa EMJM adalah program magister yang diselenggarakan oleh sebuah konsorsium universitas dari berbagai negara. Setelah lulus, mahasiswa akan mendapat gelar kesarjanaan bersama ataupun ganda dalam bidang studi pertanian dan kehutanan, bisnis dan manajemen, komunikasi dan informatika, pendidikan dan pengajaran, teknik, humaniora, hukum, dan lain-lain.

    Kemudian Beasiswa Scholar dibuka khusus untuk akademisi yang ingin melakukan penelitian dan kegiatan ilmiah di lembaga-lembaga yang turut serta dalam EMJM. Akademisi atau dosen menerima beasiswa ini hingga tiga bulan.

    Komponen Beasiswa Erasmus

    Beasiswa Erasmus Mundus Joint Masters

    • Biaya kuliah
    • Uang pangkal
    • Asuransi
    • Biaya perjalanan
    • Akomodasi dan tunjangan bulanan sebanyak 24000 Euro untuk pendidikan satu tahun dan 48000 Euro untuk pendidikan dua tahun.

    Beasiswa Scholars

    • Biaya hidup
    • Biaya perjalanan.

    Syarat Beasiswa Erasmus

    Beasiswa Erasmus Mundus Joint Masters

    • Tidak terdaftar sebagai penduduk di Negara Anggota Uni Eropa mana pun
    • Telah menyelesaikan pendidikan tingkat kesarjanaan yang relevan.
    • Beasiswa Scholars
    • Dosen yang berasal dari perguruan tinggi di negara non-Uni Eropa mana pun
    • Tidak terdaftar sebagai penduduk di Negara Anggota Uni Eropa
    • Dosen yang terdaftar di salah satu perguruan tinggi di Eropa yang merupakan mitra dari program kerja sama tersebut
    • Memiliki pengalaman akademik dan/atau profesional yang berprestasi

    Jadwal Beasiswa Erasmus

    Melansir dari Katalog Beasiswa Erasmus, detikers yang tertarik bisa mengajukan aplikasi langsung ke Konsorsium yang menawarkan
    program EMJM yang diminati. Periode aplikasi biasanya dibuka pada bulan September atau Oktober untuk tahun ajaran berikutnya.

    Kunjungi katalog online EMJM di bit.ly/ErasmusCatalogue untuk menemukan lebih dari 190 program magister yang menawarkan beasiswa Erasmus.

    Informasi lebih lanjut tentang Beasiswa Erasmus Mundus bisa dicek dalam laman http://ec.europe.eu/erasmus-plus atau email delegation-indonesia-erasmus-mundus-eeas.europe.eu

    (nir/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Kuliah S2 & Riset di Jepang, INPEX Scholarship 2025 Dibuka!



    Jakarta

    INPEX Scholarship Foundation membuka pendaftaran beasiswa INPEX 2025 hingga 31 Oktober 2024. Beasiswa fully funded (penuh) ini terbuka bagi calon mahasiswa pascasarjana yang ingin kuliah S2 dan riset di Jepang.

    Yayasan beasiswa ini didirikan di Jepang pada 1981 dengan donasi dari Indonesia Petroleum, Ltd. (kini INPEX Corporation). Beasiswa INPEX diharapkan mendorong persahabatan dan aksi baik melalui awardee dan program beasiswa ini sendiri.

    Beasiswa INPEX meliputi biaya ujian masuk, biaya kuliah, dan uang saku bulanan sebesar 160 ribu yen (Rp 16,8 juta). Uang bulanan ini dapat digunakan untuk mencukupi biaya hidup seperti biaya sewa tempat tinggal, biaya kesehatan, biaya transportasi, biaya internet, dan lain-lain.


    Dikutip dari panduan resminya, beasiswa INPEX 2025 juga meliputi biaya commuter pass dan biaya tiket pesawat kelas ekonomi pergi-pulang Indonesia-Tokyo, Jepang. Saat tiba di Jepang, awardee juga akan mendapat tunjangan kedatangan 60 ribu yen (Rp 6,3 juta). Sedangkan biaya paspor dan visa ditanggung penerima beasiswa.

    Beasiswa Kuliah di Jepang, INPEX Scholarship 2025

    Syarat Beasiswa

    1. Warga Negara Indonesia (WNI).
    2. Usia kurang dari 30 tahun saat mendaftar.
    3. Sarjana natural science (rumpun IPA) seperti teknik, pertanian, fisika, matematika, biologi, kimia, ilmu komputer dan lainnya.
    4. Lulusan perguruan tinggi bereputasi sangat baik.
    5. Sudah menyelesaikan studi minimal 16 tahun pendidikan, atau latar akademik yang setara.
    6. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) jenjang S1 minimal 3.00
    7. Mendapat izin untuk menerima beasiswa oleh institut, universitas, atau perusahaan asal.
    8. Memiliki minat di bidang hubungan Republik Indonesia-Jepang dan siap berkontribusi pada bidang tersebut.
    9. Belum pernah mendapat beasiswa senada di Jepang.

    Tahap Seleksi

    • Primary Selection: Tahap seleksi awal dengan meninjau formulir pendaftaran, rekam jejak pendidikan, rencana riset, surat rekomendasi, surat penerimaan dari kampus tujuan, skor kemahiran berbahasa Inggris, dan dokumen lain; serta wawancara.
    • Final Selection: Tahap seleksi berdasarkan keputusan dewan direksi yayasan.

    Pengumuman hasil Primary Selection akan disampaikan pada Februari 2025. Sedangkan pengumuman Final Selection akan diinformasikan pada akhir Maret 2025.

    Cara Mendaftar

    1. Mengirimkan formulir pendaftaran format PDF yang telah diisi serta foto diri sebahu terbaru tanpa topi format JPG, PDF, atau GIF ke isf-foundation@inpex.co.jp.
    2. Membawa atau mengirimkan dokumen pendaftaran dengan deskripsi APPLICATION FOR SCHOLARSHIP di amplop ke alamat INPEX Masela, Ltd. Jakarta Office, Sentral Senayan 1 Building 13th Floor, Jl. Asia Afrika No 8, Jakarta Pusat, 10270, Indonesia.

    Dokumen Pendaftaran

    1. Formulir cetak dengan tanda tangan di halaman akhir.
    2. Transkrip akademik dari perguruan tinggi asal.
    3. Surat rekomendasi dari rektor atau dosen pembimbing kampus asal, dan/atau pemberi kerja saat ini (jika sedang bekerja).
    4. Ijazah.
    5. Letter of Acceptance dari dosen pembimbing di kampus tujuan.
    6. Curriculum vitae (CV)
    7. Surat keterangan kesehatan dari dokter yang menyatakan pelamar dapat menjalani kuliah di Jepang (dapat dalam bahasa Indonesia).
    8. Sertifikat TOEFL iBT, TOEFL ITP, TOEIC, IELTS yang diperoleh dari tes setelah Oktober 2022.
    9. Sertifikat kemahiran berbahasa Jepang JLPT jika ada.

    Jadwal Beasiswa

    • Batas waktu pendaftaran: 31 Oktober 2024
    • Wawancara dengan kandidat terpilih: Awal Januari 2025
    • Pengumuman hasil seleksi awal: Februari 2025
    • Pengumuman hasil seleksi akhir: Maret 2025
    • Pengiriman aplikasi sebagai research student: April/Mei 2025
    • Kedatangan di Jepang: September 2025
    • Awal studi mahasiswa riset: Oktober 2025
    • Ujian masuk S2: Kuartal 4 2025-kuartal 1 2026
    • Awal studi mahasiswa S2: April 2026

    Beasiswa S2 dan riset di Jepang ini akan berakhir 30 hari setelah tanggal penyelesaian studi atau riset, tanggal meninggalkan Jepang, atau tanggal dalam durasi 2 tahun 8 bulan. Berakhirnya beasiswa dipilih menurut tanggal tercepat dari salah satu di antara tiga opsi tersebut.

    Informasi INPEX Scholarship 2025 untuk kuliah di Jepang lebih lanjut bisa dicek di laman https://www.inpex-s.com atau klik panduan resminya di sini.

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Beasiswa PhD dan Post Doctoral ke Austria untuk 2025, Minat Daftar?



    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Austria menawarkan beasiswa pendidikan dan penelitian bagi warga Indonesia. Beasiswa ini berlaku untuk program sarjana, pascasarjana, PhD dan post doctoral (postdoc).

    Detikers bisa mencoba program Full PhD Grant, Postdoc Grant, Music Practice Grant atau Short-term Research Grant. Selain sokongan dana pendidikan dan penelitian, beasiswa juga menunjang biaya hidup selama di Austria.

    Khusus bagi yang ingin melamar beasiswa Music Practice Grant, pendaftaran dibuka hingga 15 Desember 2024. Sementara yang berminat mengambil Full PhD Grant dan Postdoc Grant batas pendaftaran masih sampai Maret 2025.


    Adapun yang akan memilih program penelitian singkat pendaftaran dibuka selama 2-9 bulan sebelum pelamar melakukan kunjungan ke universitas tujuan. Apa saja persyaratan untuk bisa daftar beasiswa ini?

    Mengutip laman Dikti Kemendikbudristek, berikut informasi lengkapnya:

    1. Program Short Term Research Grant

    Beasiswa untuk program Short Term Research Grant berlaku untuk jangka 1-2 bulan. Penerima beasiswa akan mendapatkan tunjangan 1.300 Euro per bulan dan subsidi perjalanan hingga 1.200 Euro.

    Pilihan Program Studi

    • Ilmu pengetahuan alam
    • Ilmu teknik
    • Kedokteran
    • Kesehatan
    • Ilmu pertanian
    • Ilmu sosial
    • Humaniora

    Syarat Daftar

    • Pelamar Postdocs maksimal berusia 45 tahun (jika sedang mengasuh anak dapat diperhitungkan).
    • Mempunyai kemampuan bahasa Inggris dan Jerman yang baik
    • Pelamar tidak boleh pernah tinggal/belajar/menjalani penelitian/pekerjaan akademis di Austria pada tahun terakhir, enam bulan sebelum menerima hibah.
    • Pelamar yang tinggal secara permanen di Austria atau yang telah menyelesaikan pendidikan akademisnya terutama di Austria tidak berhak untuk mendaftar.
    • Mengirim lamaran online lewat laman https://www.scholarships.at/
    • Mempunyai surat rekomendasi dari supervisor di universitas pilihan di Austria
    • Surat rekomendasi tersebut dapat hanya dapat diterbitkan oleh peneliti atau dosen yang terafiliasi dengan universitas anggota ASEA-UNINET Austria dan yang memegang “Venia Docendi”, misalnya seorang Profesor Penuh atau Associate
    • Mempunyai surat rekomendasi dari koordinator ASEA-UNINET di universitas Austria yang bekerja sama
    • Mempunyai surat rekomendasi dari koordinator ASEA-UNINET di universitas ASEAN yang bekerja sama.
    • Mempunyai surat rekomendasi dari koordinator nasional ASEA-UNINET negara anggota ASEAN
    • Surat rekomendasi tidak boleh lebih dari enam bulan pada saat melamar.
    • Salinan paspor
    • Sertifikat PhD serta terjemahan bahasa Inggris atau Jerman.

    2. Program Full Ernst Mach Grant

    Jenis beasiswa ini menawarkan beasiswa untuk studi PhD penuh, penelitian pasca doktoral dan untuk studi di bidang praktik musik di universitas anggota ASEA-UNINET di Austria. Durasi beasiswa bisa berlaku hingga tiga tahun.

    Pilihan program yang bisa diambil dalam skema beasiswa full ini antara lain ilmu pengetahuan alam, ilmu teknik, kedokteran manusia, kesehatan, ilmu pertanian, ilmu sosial, dan humaniora.

    Full PhD Grant

    • Kelompok sasaran: Mahasiswa pascasarjana yang ingin menyelesaikan program doktor/PhD penuh di Austria dan memenuhi persyaratan untuk masuk dan yang telah menyelesaikan studinya di universitas di luar Austria
    • Durasi: 36 bulan
    • Manfaat hibah: 1,300 Euro per bulan, subsidi biaya perjalanan hingga 1,200 Euro, dan subsidi mobilitas sebesar 300 Euro per bulan

    Postdoc Grant

    • Kelompok sasaran: Postdocs yang terlibat dalam pengajaran dan penelitian di anggota ASEA-UNINET universitas di Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, atau Vietnam
    • Durasi: 4 – 9 bulan
    • Manfaat hibah: 1,300 Euro per bulan dan subsidi biaya perjalanan hingga 1,200 Euro

    Music Practice Grant

    • Kelompok sasaran: Sarjana (atau lebih tinggi) di bidang praktik musik (instrumental dan vokal pertunjukan, komposisi, dan konduktor)
    • Durasi: 9 bulan
    • Manfaat hibah: 1,300 Euro per bulan dan subsidi biaya perjalanan hingga 1,200 Euro

    Syarat Daftar

    • Pelamar sarjana dan pascasarjana maksimal berusia 35 tahun, sedangkan postdoc maksimal 45 tahun.
    • Mempunyai kemampuan baik dalam bahasa Inggris dan Jerman
    • Mengirim lamaran online lewat laman http://www.scholarships.at/
    • Mengajukan proposal penelitian bidang musik dokumen berupa CV & bukti pendaftaran audisi
    • Surat rekomendasi dari supervisor di universitas tuan rumah di Austria (bagi pelamar Music Practice Grant berupa letter of endorsement dari universitas musik Austria setelah proses audisi selesai)
    • Dua surat rekomendasi dari dosen universitas
    • Salinan paspor
    • Sertifikat kelulusan universitas serta terjemahan bahasa Inggris atau Jerman.
    • Setelah dilakukan pemeriksaan persyaratan formal dan evaluasi lamaran oleh para ahli, kandidat akan diundang untuk wawancara pribadi (tatap muka)

    Itulah informasi beasiswa PhD dan Postdoc di universitas Austria. Ayo coba daftar!

    (cyu/cyu)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Weidenfeld-Hoffmann 2025 Dibuka, Kuliah Gratis Plus Tunjangan Hidup di Oxford University



    Jakarta

    Beasiswa dan Program Kepemimpinan Oxford-Weidenfeld dan Hoffmann telah berdiri sejak 2015. Program ini merupakan bagian dari Beasiswa Pascasarjana Oxford, yang didirikan melalui inisiatif untuk menciptakan beasiswa yang didanai penuh bagi mahasiswa pascasarjana.

    Oxford University menyumbangkan 40% dari dana untuk beasiswa ini, sementara sisanya diberikan oleh para pendukung YayasanWeidenfeld-Hoffmann.

    Beasiswa akan menanggung 100% biaya studi dan hibah untuk tunjangan hidup dengan minimal £19.237 atau Rp 325 juta.


    Ketentuan Jurusan Beasiswa Weidenfeld-Hoffmann 2025

    Perlu dipahami jika tidak semua jurusan bisa diterima dalam beasiswa ini. Melansir dari laman resminya, berikut jurusan yang dibuka untuk Beasiswa Weidenfeld-Hoffmann 2025:

    BCL Bachelor of Civil Law
    MBA Master of Business Administration
    MJur Magister Juris
    MPP Master of Public Policy
    MSc Advanced Computer Science
    MSc African Studies
    MSt Asian and Middle Eastern Studies
    MSc Biodiversity, Conservation and Management
    MSc Comparative Social Policy
    MSc Contemporary Chinese Studies
    MSc Criminology and Criminal Justice
    MSt Diplomatic Studies
    MSc Economics for Development
    MSc Education (Comparative and International Education)
    MSc Education (Digital and Social Change)
    MSc Education (Higher Education)
    MSc Energy Systems
    MSc Environmental Change and Management
    MSc Evidence-Based Social Intervention and Policy Evaluation
    MSc Financial Economics
    MSc Global Governance and Diplomacy
    MSc Global Health Science and Epidemiology
    MSc Health Service Improvement and Evaluation
    MSc International Health and Tropical Medicine
    MSt Islamic Studies and History
    MSt Jewish Studies
    MSt Japanese Studies
    MSt Korean Studies
    MSc Latin American Studies
    MSc Law and Finance
    MSc Mathematical Modelling and Scientific Computing
    MSc Migration Studies
    MSc Modern Middle Eastern Studies
    MSc Modern South Asian Studies
    MSc Nature, Society and Environmental Governance
    MSc Refugee and Forced Migration Studies
    MSc Russian and East European Studies
    MSt Slavonic Studies
    MSc Social Data Science
    MSc Social Science of the Internet
    MSc Sustainability, Enterprise and the Environment
    MSc Water Science, Policy and Management
    MSt Women’s Gender, and Sexuality Studies

    Syarat Beasiswa Weidenfeld-Hoffmann 2025

    1. Curriculum Vitae (CV)
    2. Sertifikat Keterampilan Bahasa Inggris
    3. Sertifikat GRE (Graduate Record Examination)
    4. Portfolio
    5. Transkrip nilai akademik

    Tata Cara Mendaftar BeasiswaWeidenfeld-Hoffmann 2025

    Untuk mengikuti program Beasiswa Weidenfeld-Hoffmann 2025, pendaftar haruslah melewati mendaftarkan diri pada program studi tujuan. Adapun saat mendaftarkan diri, pendaftar diwajibkan melampirkan surat pendaftaran Beasiswa Weidenfeld-Hoffmann.

    Apabila pendaftar berhasil lolos seleksi administrasi, pendaftar akan diminta mengikuti seleksi wawancara di bulan Maret hingga Juni 2025. Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Weidenfeld-Hoffmann dapat dicek DI SINI.

    (nir/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Baznas ke Rusia Dibuka! Kuota 100 Mahasiswa-Dapat Rp 1 Juta Tiap Bulan



    Jakarta

    Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membuka beasiswa khusus mahasiswa yang tengah berkuliah di Rusia. Beasiswa ini mencakup pembinaan, seragam, hingga uang saku sebesar Rp 1 juta per bulan selama 2 tahun.

    Direktur Pendistribusian Baznas RI Ahmad Fikri mengatakan jika salah satu latar belakang program adalah untuk mendukung Indonesia Emas 2045. Diharapkan mahasiswa yang tengah menekuni studi di berbagai bidang kelak dapat menyongsong Indonesia Emas.

    Selain itu, pihaknya juga mengaku banyak mendengar kabar mengenai beasiswa dari para penerima. Penerima beasiswa mengatakan jika beasiswa yang diberikan oleh Pemerintah Rusia hanya menawarkan bantuan pendidikan dan asrama. Hal ini membuat para mahasiswa harus mencari uang saku sendiri atau bergantung pada keluarga di Indonesia.


    “Terdapat 530 mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan S1, S2, dan S3 yang tersebar di 11 kota. Mayoritas Beasiswa Rusia berupa tuition fee dan dormitory sehingga belum termasuk allowance atau living cost. Mahasiswa harus mencari sendiri,” ujar Ahmad dalam Peluncuran Beasiswa Cendekia BAZNAS Rusia Tahun 2024 disiarkan via Youtube Baznas TV dikutip Jumat (11/10/2024).

    Tak hanya itu, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan juga belum membuka tawaran beasiswa di Rusia. Melihat hal ini, Baznas memutuskan untuk membuka beasiswa khusus mahasiswa Indonesia di Rusia bernama BCB Rusia.

    “Beasiswa Cendekia Baznas Rusia adalah program beasiswa sarjana dan pascasarjana yang diperuntukkan bagi mahasiswa khususnya alumni pesantren yang sedang menempuh pendidikan di Rusia. Beasiswa ini diprioritaskan pada jurusan STEM,” jelas Ahmad.

    Beasiswa akan diberikan selama maksimal 2 tahun dan akan dilakukan evaluasi per 6 bulan (1 semester). Penilaian dilakukan untuk mengevaluasi dan monitoring terhadap kelanjutan beasiswa peserta.

    Cakupan Beasiswa Cendekia Baznas Rusia 2024

    1. Pembinaan/Mentoring
    2. Uang Saku Rp 1.000.000,00/bulan selama maksimal 2 tahun
    3. SeragamPDH

    Syarat Umum Beasiswa Cendekia Baznas Rusia 2024

    1. Warga Negara Indonesia (WNI)
    2. Muslim
    3. Laki-laki/Perempuan
    4. Tidak sedang menerima beasiswa yang mencakup biaya hidup (living cost)
    5. Diutamakan alumni pesantren
    6. Diutamakan dari jurusan STEM
    7. Berprestasi baik secara akademik maupun non akademik
    8. Melampirkan ijazah dan transkrip nilai
    9. Mendapat rekomendasi dari tokoh masyarakat
    10. Surat Pernyataan
    11. Membuat esai “Kuliah di Rusia dan Kontribusi Pasca Lulus”
    12. Mengikuti rangkaian proses seleksi beasiswa
    13. Melengkapi seluruh dokumen persyaratan yang tertera

    Dokumen Pendaftaran Beasiswa Cendekia Baznas Rusia 2024

    1. Formulir pendaftaran
    2. KTP
    3. Kartu Keluarga (KK)
    4. Surat keterangan aktif
    5. Transkrip nilai
    6. Ijazah pendidikan terakhir
    7. Surat rekomendasi
    8. Surat pernyataan
    9. Esai “Mengapa “Kuliah di Rusia dan Kontribusi Pasca Lulus”

    Jadwal Beasiswa Cendekia Baznas Rusia 2024

    Pendaftaran: 11-18 Oktober 2024
    Seleksi administrasi: 19-25 Oktober 2024
    Pengumuman seleksi administrasi: 29 Oktober 2024
    Seleksi wawancara: 4-5 November 2024
    Pengumuman SK Kelulusan: 15 November 2024
    Daftar ulang: 18-20 November 2024
    Temu perdana dan pembinaan di Moskow, Rusia: 9 Desember 2024

    Pendaftaran Beasiswa Baznas ke Rusia dapat dilakukan pada https://bazn.as/PendaftaranBCBRusia2024. Selamat mendaftar!

    (nir/pal)



    Sumber : www.detik.com