Tag: pasutri

  • Pasutri Catat, Lakukan 4 Hal Ini Usai Bercinta Agar Hubungan Makin Mesra

    Jakarta

    Beristirahat atau tidur usai bercinta adalah hal yang dilakukan oleh banyak orang. Namun, memanfaatkan waktu setelah berhubungan intim untuk melakukan aktivitas bersama ternyata dapat memberikan dampak positif pada hubungan.

    Dikutip dari Medical News Today, “Sexual aftercare” atau kegiatan yang dilakukan usai berhubungan intim dapat membantu memperkuat ikatan seseorang dengan pasangan seksualnya.

    Setelah melakukan aktivitas seksual apapun, seseorang mungkin merasa frustasi atau terpisah dari pasangannya. Sexual aftercare bertujuan untuk memastikan setiap orang yang terlibat dalam aktivitas seksual merasa aman dan dihargai.


    Berbagi waktu intim nonseksual bersama dapat membantu seseorang terhubung kembali dengan pasangannya. Momen ini juga dapat dimanfaatkan untuk mengungkapkan hal-hal yang mungkin biasanya tidak dibicarakan.

    Sebuah studi pada 2014 juga menunjukkan perilaku kasih sayang setelah berhubungan seks dikaitkan dengan kepuasan seksual dan hubungan yang lebih tinggi.

    Lantas, apa saja aktivitas pasca bercinta yang dapat dilakukan untuk membuat pasangan makin sayang? Berikut ulasannya.

    1. Berpelukan

    Cuddling, yang dalam bahasa Indonesia berarti berpelukan atau kelonan, kerap menjadi salah satu aktivitas yang dilakukan banyak pasangan usai bercinta. Ternyata, cuddling memiliki manfaat yang besar dalam meningkatkan ikatan antara pasangan.

    Sebuah studi pada 2019 menemukan orang menikah yang lebih sering berpelukan melaporkan tingkat kepuasan hubungan yang lebih tinggi. Berpelukan setelah berhubungan seks dapat membantu seseorang merasa lebih dekat dengan pasangannya.

    Hal ini juga membantu mereka merasa aman dan rileks.

    2. Berkomunikasi

    Penelitian pada 2018 meneliti jumlah pria yang merasakan disforia pasca-koitus (post-coital dysphoria/PCD). PCD terjadi saat seseorang merasa ingin menangis, sedih, atau mudah tersinggung setelah berhubungan intim.

    Para peneliti menemukan 41 persen pria yang disurvei pernah mengalami PCD di beberapa titik dalam hidup mereka, dan 3-4 persen masih mengalami PCD secara teratur.

    Berkomunikasi setelah berhubungan seks dapat menjadi salah satu cara untuk mengatasi PCD. Sebuah studi pada 2016 menemukan individu mengalami perbaikan suasana hati dan peningkatan keintiman saat mendiskusikan perasaannya setelah berhubungan seks.

    3. Mandi atau Berendam Bersama

    Menghabiskan waktu dengan mandi bersama bisa menjadi pengalaman yang sangat intim bagi pasangan. Sebagian orang mungkin menikmati bertelanjang bersama pasangannya dalam situasi nonseksual.

    Selain memperkuat ikatan, membersihkan diri setelah berhubungan intim dapat membantu mencegah risiko infeksi penyakit menular seksual.

    4. Bersantai Bersama

    Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk melepas lelah usai bercinta, misalnya:

    • Menonton film atau acara televisi
    • Makan camilan atau minum minuman
    • Bermain game bersama
    • Menghabiskan waktu nonseksual bersama dapat membantu membangun hubungan yang lebih kuat.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Paksu Wajib Tahu, Ini 6 Tanda Istri Mulai Tak Enjoy saat Bercinta

    Jakarta

    Salah satu tantangan dalam kehidupan pasangan suami istri adalah menjaga kehidupan seksual. Setelah melewati beberapa waktu, hubungan seks mungkin sudah tidak sesering saat awal menikah.

    “Banyak orang memiliki kerentanan seksual dan tidak tahu bagaimana mengungkapkan bahwa seks tidak menyenangkan,” kata seorang psikolog klinis Dr Lori Lawrenz, dikutip dari Bustle.

    Terkadang, seseorang merasa kehidupan seksualnya dengan pasangan baik-baik saja. Namun, ada beberapa tanda yang bisa diartikan pasangan yang mulai sudah tidak menikmati hubungan seks.


    1. Tidak mencapai orgasme

    Orgasme dianggap sebagai tanda bahwa pasangan menikmati saat bercinta. Namun, saat pasangan mulai tidak menikmati hubungan seks, orgasme itu semakin sulit untuk dicapai.

    Lawrenz mengatakan hal ini menandakan ada sesuatu yang telah berubah. Penyebab tidak tercapainya orgasme bisa dipicu beberapa hal, termasuk rasa bosan. Jika ingin memperbaikinya, mulailah berbicara tentang hal ini dengan pasangan.

    “Percakapan yang jujur, baik, dan penuh rasa ingin tahu di mana kontak seksual tidak terjadi, sehingga memfasilitasi dialog yang aman,” tuturnya.

    2. Tidak tertarik untuk bercinta

    Konselor seks Jonathan Bennett menjelaskan aktif dan pasif dalam hubungan seks adalah hal yang umum terjadi. Namun, saat kepasifan total terjadi, itu dapat menjadi tanda yang tidak baik dalam kehidupan seksual seseorang.

    “Seks yang baik melibatkan gairah dari kedua belah pihak, yang meliputi sentuhan dan partisipasi aktif,” katanya.

    Ketika ini terjadi, pasangan mungkin tidak ingin berganti posisi, tidak terbuka dengan fantasi seksnya, bahkan menatap kosong. Akan lebih baik jika menyempatkan waktu untuk berbicara agar dapat saling memahami keinginan satu sama lain.

    3. Berhenti di tengah-tengah sesi bercinta

    Relationship coach Anya Laeta mengungkapkan salah satu tanda pasangan sudah tidak menikmati sesi bercintanya adalah tidak fokus. Akibatnya, mereka tidak dapat menikmati diri mereka sendiri.

    Hal ini dapat membuat pasangan tiba-tiba ingin berhenti saat sesi bercinta. Pasangan mungkin juga menggunakan selingan singkat ini untuk beristirahat karena merasakan sakit saat berhubungan.

    Jika itu yang terjadi, sebaiknya segera berhenti berhubungan seks dan bertanya kepada mereka bagaimana perasaan mereka atau apakah ada hal yang dapat dilakukan. Ini adalah masalah yang sangat nyata yang mungkin memerlukan masukan dari dokter juga.

    4. Sering tidur lebih cepat

    Jika Anda dan pasangan biasanya tidur pada waktu yang berbeda, maka tidak boleh menganggapnya sebagai tanda yang samar. Namun, jika mereka memilih tidur lebih awal, mungkin ada sesuatu yang salah.

    “Malam hari, bagaimanapun juga, sering kali merupakan waktu utama untuk berhubungan seks,” terapis Kimberly Hershenson, LMSW memberi tahu Bustle.

    Jika hal ini sering terjadi, jangan ragu untuk bertanya apakah ada yang salah. Dari sana, Anda bahkan dapat bertanya apakah ada hal baru atau berbeda yang ingin mereka coba di tempat tidur, yang tentunya akan menyenangkan bagi Anda berdua.

    5. Tidak lagi ingin bercinta

    Luangkan waktu sejenak untuk memikirkan kapan terakhir kali pasangan memulai seks. Jika perubahan ini tampak tidak biasa dalam hubungan, mungkin itu pertanda dorongan seks Anda tidak sinkron. Alasan lainnya, bisa saja pasangan mulai tidak lagi menikmati seks.

    6. Suara pasangan berbeda saat bercinta

    Hal satu ini mungkin agak unik dan bisa saja tidak banyak disadari. Tanda pasangan mulai tidak menikmati kehidupan seksnya bisa diketahui dari suara yang dikeluarkannya.

    “Kita terkadang mengeluarkan suara untuk menyenangkan pasangan dan membantu mereka mencapai orgasme,” jelas seksolog Dr Jess O’Reilly.

    Suara yang kerap terdengar adalah erangan atau meneriakkan nama pasangan saat mencapai orgasme. Namun, jika hal itu tidak terjadi lagi, bisa saja pasangan merasa tidak menikmati sesi seksnya.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 5 Minuman yang Bikin Libido Pasutri saat Bercinta Makin ‘On Fire’

    Jakarta

    Bercinta merupakan salah satu cara untuk menjaga keharmonisan pasangan suami istri. Namun, terkadang pria dan wanita dapat mengalami kondisi libido atau gairah bercinta sedang anjlok.

    Hal ini merupakan kondisi yang normal dan bisa terjadi oleh siapa saja. Libido atau dorongan seks merupakan hasrat seseorang untuk melakukan aktivitas seksual.

    Kondisi libido yang menurun bisa disebabkan berbagai hal, misalnya gaya hidup, pertambahan usia, hingga kondisi medis tertentu seperti disfungsi ereksi.


    Jika ini terjadi, sebaiknya harus segera diatasi. Ada banyak cara yang dapat dilakukan, salah satunya dengan mengkonsumsi minuman tertentu yang bisa meningkatkan libido dan fungsi seksual.

    Dikutip dari berbagai sumber, berikut daftar minuman yang dapat dikonsumsi untuk meningkatkan libido:

    1. Air Putih

    Dikutip dari laman Hims, salah satu kunci kesehatan yang baik dan dorongan seks yang sehat adalah tetap terhidrasi dengan baik. Air menjadi pilihan yang sehat, dan juga dapat meningkatkan libido.

    Dehidrasi dapat menyebabkan sakit kepala, ngantuk, dan mudah tersinggung sekaligus berdampak negatif pada daya tahan dan kekuatan otot. Menurut sebuah studi skala kecil tahun 2011, dehidrasi ringan pun dapat memiliki efek suasana hati yang akut.

    Beberapa studi menunjukkan orang mungkin mengalami penurunan dorongan seks saat mengalami efek suasana hati akut, seperti merasa sedih atau tertekan.

    Menurut American Psychological Association, stres kronis atau jangka panjang dapat memengaruhi produksi testosteron tubuh Anda dan membuat kurang tertarik pada seks. Hidrasi yang lebih baik juga dapat manajemen tekanan darah yang lebih baik dan aliran darah yang lebih baik, yang menjadi bagian penting dari fungsi ereksi.

    Meskipun belum ada studi langsung tentang dampak air terhadap libido, minuman ini wajib dipenuhi kebutuhannya. Minuman ini tidak hanya membuat tubuh sehat, tetapi juga membantu memiliki dorongan seks yang sehat.

    2. Teh Hijau

    Dikutip dari Healthshot, teh hijau menjadi minuman yang dapat meningkatkan hasrat seksual dan membangkitkan gairah seks wanita. Teh hijau mengandung senyawa kaya yang disebut katekin yang memperlancar aliran darah ke daerah kewanitaan. Hal itu yang membantu meningkatkan gairah seks.

    3. Kopi Hitam

    Kopi dapat meningkatkan suasana hati dan gairah seks. Diperkaya dengan kafein, kopi dapat bermanfaat untuk gairah seks baik pada pria maupun wanita.

    Menurut sebuah studi tahun 2015 oleh Pusat Ilmu Kesehatan Universitas Texas di Houston (UTHealth), pria yang mengonsumsi kopi setiap hari memiliki risiko lebih rendah mengalami disfungsi ereksi.

    4. Banana Shake

    Selain lezat, banana shake dapat meningkatkan gairah seks. Menurut para ahli, pisang memiliki enzim bromelain yang meningkatkan libido dan testosteron pada pria.

    5. Jus Buah Delima

    Jus buah delima sudah lama diteliti manfaatnya dalam meningkatkan hormon seksual, baik pada pria dan wanita. Faktanya, sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam International Journal of Impotence Research, yang dilakukan di Beverly Hills Clinic di AS, mengamati bahwa mengonsumsi jus buah delima dapat meningkatkan aliran darah ke organ seksual, dan meningkatkan gairah seks.

    Meskipun demikian, mungkin sebaiknya hindari jus buah delima kemasan.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Dear Pasutri, Ini Masalah Kesehatan yang Bisa Sembuh saat Rutin Bercinta

    Jakarta

    Bukan rahasia lagi jika berhubungan seksual dapat memberikan banyak manfaat bagi para pasangan. Selain membuat hubungan lebih ‘hangat’, bercinta juga bisa berdampak positif bagi kesehatan, termasuk menyembuhkan beberapa penyakit.

    Dikutip dari Everyday Health dan WebMD, hormon-hormon yang dilepaskan oleh tubuh saat seseorang berhubungan seksual dapat membantu mengobati beberapa masalah kesehatan yang terjadi.

    Lalu apa saja penyakit yang bisa diobati dengan rutin berhubungan seksual?


    1. Insomnia

    Saat berhubungan seksual, khususnya saat orgasme tubuh akan melepaskan hormon prolaktin. Hormon ini akan membantu seseorang untuk tidur.

    Setelah berhubungan seks, lonjakan prolaktin sebagian besar bertanggung jawab atas rasa kantuk dan rileks yang sering terjadi. Hal ini tidak hanya membantu tertidur lebih mudah tetapi juga mendukung tidur yang lebih nyenyak dan lebih nyenyak.

    2. Nyeri di Tubuh

    Selain dapat menghilangkan stres, endorfin yang dilepaskan tubuh saat berhubungan seksual juga dapat menjadi pereda sakit alami. Selama berhubungan seks, tubuh akan dibanjiri endorfin, yang berinteraksi dengan reseptor rasa sakit di otak dengan menghalangi transmisi sinyal rasa sakit.

    3. Inkontinensia

    Inkontinensia urine adalah kondisi ketika hilangnya kontrol kandung kemih yang menyebabkan penderitanya sulit menahan buang air kecil. Seks sendiri dapat menguatkan otot panggul yang bisa berdampak pada kesehatan otot-otot kandung kemih, usus, dan rahim (pada wanita) atau prostat (pada pria).

    4. Penyakit Jantung

    Seks dapat meningkatkan detak jantung, yang sangat baik untuk sirkulasi dan membantu menjaga tekanan darah dalam kisaran yang sehat. Beberapa penelitian menunjukkan bagi pria yang lebih muda dan sehat, berhubungan seks secara teratur dapat dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena masalah jantung di kemudian hari.

    Penelitian lain pada tahun 2020 menemukan bahwa pasien serangan jantung yang berhubungan seks setidaknya seminggu sekali memiliki peluang 10 persen lebih rendah untuk meninggal karena penyakit jantung.

    (dpy/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Berapa Kali Sebaiknya Pasutri Bercinta dalam Seminggu? Ini Temuan Studi

    Jakarta

    Tidak sedikit pasangan yang masih merasa bingung menentukan frekuensi yang ideal untuk berhubungan seks setiap minggunya. Lalu, sebenarnya berapa kali sebaiknya pasangan bercinta dalam seminggu?

    Dikutip dari NBC News dan Times of India, sebenarnya tidak ada angka ‘normal’ terkait berhubungan seks. Selama pasangan merasa puas terkait frekuensi seks mereka, maka hal itu bisa dikatakan sebagai hubungan yang baik-baik saja.

    Sebuah studi tahun 2017 yang dimuat dalam Archives of Sexual Behavior menemukan bahwa rata-rata orang dewasa saat ini menikmati seks sebanyak 54 kali setahun, yang setara dengan sekitar seminggu sekali.


    Studi lain yang diterbitkan dalam Social Psychological and Personality Science yang mensurvei lebih dari 30.000 orang Amerika selama 40 tahun untuk tiga proyek berbeda, menemukan bahwa frekuensi seminggu sekali adalah standar Goldilocks untuk kebahagiaan.

    Manfaat Kesehatan Rutin Berhubungan Seks

    1. Menghilangkan Stres

    Dikutip dari WebMD, saat seseorang stres tubuh akan melepaskan hormon kortisol. Meskipun hormon ini dapat memberikan efek positif, namun terlalu banyak kortisol dapat membuat seseorang menjadi mudah tegang dan lelah.

    Dari sinilah, seks atau bercinta bisa dilakukan untuk memicu pelepasan endorfin, yakni hormon cinta yang dapat membuat seseorang merasa senang dan meningkatkan suasana hati menjadi lebih baik.

    2. Tidur Nyenyak

    Saat berhubungan seksual, tubuh akan melepaskan salah satu hormon bernama prolaktin. Hormon ini berperan dalam mengatur tidur seseorang.

    Setelah berhubungan seks, lonjakan prolaktin sebagian besar bertanggung jawab atas rasa kantuk dan rileks yang seringkali terjadi. Hal ini tidak hanya membantu untuk tertidur lebih mudah tetapi juga mendukung tidur yang lebih nyenyak.

    3. Imun Tubuh Meningkat

    Seks ternyata juga dapat membantu untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan cara meningkatkan produksi antibodi yang melindungi terhadap infeksi, termasuk human papillomavirus (HPV).

    Satu studi kecil oleh para peneliti di Wilkes University di Pennsylvania menemukan bahwa seseorang yang berhubungan seks tiga kali atau lebih setiap minggu memiliki lebih banyak antibodi imunoglobulin A dalam air liur mereka, yang meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan beberapa virus dan bakteri.

    4. Meredakan Sakit

    Hormon endorfin yang dapat membantu tubuh mengelola stres ternyata dapat juga menjadi penghilang rasa sakit alami. Selama berhubungan seks, tubuh akan dibanjiri endorfin yang berinteraksi dengan reseptor rasa sakit di otak dengan menghalangi transmisi sinyal rasa sakit.

    Sebuah survei tahun 2013 oleh Universitas Munster menemukan bahwa orang-orang yang mengalami serangan migrain atau sakit kepala cluster, seks dapat membantu meringankan gejala-gejalanya.

    5. Jantung Lebih Sehat

    Bercinta juga dapat meningkatkan detak jantung seseorang, hal ini terbilang cukup baik untuk sirkulasi dan menjaga tekanan darah dalam kisaran yang sehat.

    Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pria yang lebih muda dan sehat, berhubungan seks secara teratur dapat dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena masalah jantung di kemudian hari. Bagi wanita, satu penelitian menunjukkan bahwa kualitas pengalaman seksual mereka, bukan seberapa sering mereka berhubungan seks, dikaitkan dengan penurunan risiko masalah jantung.

    (dpy/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Kebiasaan Ini Bisa Bikin Performa di Atas Ranjang Anjlok, Pasutri Wajib Catat!


    Jakarta

    Bercinta bisa menjadi salah satu momen penting untuk pasangan suami istri. Tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan, nyatanya bercinta juga dapat meningkatkan keintiman dan keharmonisan pasangan. Oleh karena itu, memerhatikan kualitas bercinta adalah salah satu faktor penting dalam rumah tangga.

    Dikutip dari WebMD, berikut ini adalah sederet kebiasaan sepele yang bisa bikin performa bercinta ngedrop:

    1. Terlalu Banyak Junk Food

    Junk food banyak mengandung karbohidrat olahan, gula sederhana, lemak jenuh, hingga lemak trans. Terlalu banyak mengonsumsi makanan sejenis itu dapat memperlambat aliran darah dan memengaruhi performa seks di atas ranjang.


    Perbanyak konsumsi real food seperti buah, sayuran, hingga protein nabati dan hewani. Protein nabati yang bisa dikonsumsi seperti kacang-kacangan, buncis, hingga tahu. Pola makan sehat dapat memberikan lebih banyak energi untuk berhubungan intim.

    2. Kebanyakan Makan Garam

    Makanan tinggi garam dapat membuat seseorang lebih rentan mengalami masalah tekanan darah tinggi. Masalah tekanan darah yang tidak terkontrol dengan baik dapat berisiko menurunkan libido.

    Jauhi makanan kemasan yang tinggi natrium dan perhatikan seberapa banyak jumlah garam yang dikonsumsi sehari-hari. Sebaiknya, prioritaskan makanan-makanan mengandung bumbu dari rempah.

    3. Stres

    Kontrol stres yang buruk dapat memicu ketegangan dan kekhawatiran terus menerus. Ketika tubuh terus dipenuhi oleh hormon stres, itu dapat mengganggu kesehatan hingga menurunkan keinginan untuk melakukan seks.

    Coba cari tahu apa yang membuat tingkat stres terasa tinggi dan temukan cara untuk mengatasinya. Luangkan waktu untuk melakukan hobi, melakukan aktivitas relaksasi, hingga berkonsultasi dengan psikolog bila diperlukan.

    4. Skip Foreplay

    Foreplay merupakan salah satu faktor yang penting untuk meningkatkan performa bercinta. Persiapan sebelum melakukan hubungan intim dapat membuat pengalaman bercinta pasutri menjadi lebih baik.

    Dalam sebuah survei terhadap 8.700 orang, mereka mengatakan seks berlangsung lebih lama ketika mereka memasukkan lebih banyak jenis rangsangan sebelum penetrasi. Foreplay bisa dilakukan dengan seks oral hingga masturbasi.

    NEXT: Masih kurang berinovasi hingga masalah komunikasi

    5. Tidak Berinovasi

    Melakukan hal yang sama dan berulang kali dalam bercinta dapat membuat gairah dan performa seks menurun. Mulai lakukan eksplorasi dengan mencoba posisi baru dengan pasangan.

    Eksplorasi ini juga bisa dilakukan dengan menambahkan alternatif tempat, waktu, atau pakaian khusus baru. Menggunakan mainan seks juga bisa menjadi salah satu cara untuk melakukan eksplorasi.

    6. Kurang Berkomunikasi

    Komunikasi memiliki peranan penting untuk saling terbuka dengan pasangan dan meningkatkan kualitas seks. Apabila sedang memiliki masalah atau keinginan baru dalam bercinta, coba bicarakan dengan pasangan.

    Bicarakan dengan baik pada pasangan, sehingga mereka bisa menerimanya dengan baik. Bukan tidak mungkin ini menjadi salah satu cara ampuh untuk meningkatkan performa bersama di atas ranjang.

    7. Kebiasaan Merokok

    Merokok merupakan kebiasaan buruk yang dapat memengaruhi kesehatan secara keseluruhan. Salah satunya yang mungkin jarang diketahui adalah merokok dapat mengurangi hasrat seksual.

    Kandungan kimia yang ada di dalam rokok dapat mengganggu aliran darah yang pada akhirnya dapat memicu masalah performa seksual. Coba kurangi secara bertahap atau temui profesional untuk menghentikan kebiasaan tersebut.

    (avk/up)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Mau Lanjut Ronde Kedua? Pasutri Perlu Simak Tips Ini Biar Makin Menggairahkan

    Jakarta

    Hubungan seks merupakan salah satu cara yang bisa membuat hubungan suami istri semakin harmonis. Sesudah sesi bercinta ronde pertama, bisa saja salah satu pasangan menginginkan ronde kedua.

    Namun, terkadang pasangan memerlukan sedikit sentuhan agar bisa kembali bergairah untuk bercinta. Untuk merealisasikan ronde kedua, berikut kiat-kiat yang bisa dilakukan yang dikutip dari The Health Site.

    1. Berikan Sentuhan

    Sebelum memulai ke bagian inti, cobalah berikan pasangan sentuhan halus pada area pusat dan pinggangnya. Goda dia sedikit, tetapi harus dengan lembut dan perlahan.


    Dengan cara ini, suasana hati keduanya akan kembali siap untuk sesi berikutnya.

    2. Cobalah Berpelukan

    Setelah mencapai klimaks atau orgasme, jangan langsung buru-buru bangun dari tempat tidur. Cobalah peluk pasangan erat-erat dengan dengan yang melingkari pinggangnya.

    Tunjukanlah rasa cinta dan belaian lembut pada pasangan. Semua belaian tidak harus bersifat seksual, tetapi secara perlahan mengarah ke tujuan tersebut.

    3. Mandi Bersama

    Pasangan mungkin tidak akan berpikir untuk lanjut ke ronde selanjutnya jika dalam kondisi berkeringat dan berantakan. Cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan mandi bersama.

    Keduanya dapat saling membasuh tubuh dengan sabun secara perlahan. Hal ini akan menciptakan suasana yang menyenangkan dan gairah untuk berhubungan seks lagi.

    4. Berikan Pijatan

    Tepat setelah berhubungan seks, pijatan tangan dapat meredakan otot-ototnya yang tegang. Pasangan tidak hanya akan merasa dicintai dan diperhatikan, tetapi Anda juga akan meningkatkan kadar estrogennya dalam waktu singkat.

    (sao/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 5 Manfaat Bercinta buat Pasutri, Nggak Cuma Puaskan Hasrat Seksual

    Jakarta

    Bercinta merupakan salah satu momentum penting di dalam sebuah hubungan rumah tangga. Bercinta tidak hanya sekadar keintiman atau kesenangan bagi pasutri saja, namun nyatanya dengan rutin bercinta juga dapat memberikan sederet manfaat kesehatan bagi tubuh.

    Rutin bercinta diketahui dapat memberikan manfaat seperti meningkatkan sistem kekebalan tubuh sampai dengan meningkatkan kualitas tidur. Lantas, apa saja manfaat kesehatan yang didapatkan dengan rajin bercinta? Dikutip dari WebMD, berikut adalah informasi selengkapnya:

    1. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

    Bercinta dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan cara meningkatkan produksi antibodi yang dapat melindungi terhadap infeksi, termasuk human papillomavirus (HPV). Sebuah studi lain pada tahun 2021 menemukan bahwa bercinta dikaitkan dengan kemampuan tubuh yang lebih baik untuk melawan virus COVID-19.


    Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh adalah dengan tidur yang cukup dan berkualitas setiap malam. Bercinta dikaitkan dengan kualitas tidur yang lebih baik sehingga dengan bercinta dengan teratur dapat membantu memperkuat kesehatan kekebalan tubuh secara menyeluruh.

    2. Membantu Tidur yang Berkualitas

    Berbagai hormon dapat dilepaskan oleh tubuh saat sedang bercinta, khususnya saat orgasme, yaitu prolaktin. Prolaktin merupakan hormon yang berperan dalam mengatur tidur. Usai bercinta, lonjakan prolaktin sebagian besar bertanggung jawab atas rasa kantuk dan rileks yang sering terjadi.

    Hal tersebut tidak hanya membantu tubuh untuk tertidur dengan lebih mudah, namun juga dapat mendukung tidur yang lebih nyenyak.

    3. Menghilangkan Stres

    Saat tubuh sedang stres, tubuh akan melepaskan hormon yang disebut dengan kortisol. Walaupun kortisol dalam jumlah kecil dapat membantu tubuh berfungsi dengan baik, namun terlalu banyak kortisol dapat membuat tubuh merasa tegang atau lelah.

    Bercinta dapat melepaskan edorfin, hormon yang membuat tubuh merasa senang sehingga dapat meningkatkan suasana hati dan membantu mengembalikan kadar kortisol ke normal. Bercinta juga dapat merangsang pelepasan oksitosi atau ‘hormon cinta’, membantu tubuh merasa rileks dan lebih terhubung dengan pasangan.

    4. Menyeimbangkan Kadar Hormon

    Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bercinta secara teratur dapat membantu tubuh untuk menyeimbangkan hormon reproduksi seperti estrogen dan dapat mendukung ovulasi yang konsisten pada wanita dengan siklus menstruasi normal yang tidak menggunakan alat kontrasepsi hormonal.

    Walaupun penelitian bervariasi mengenai frekuensi bercinta yang terbaik, namun sebuah studi tahun 2016 menunjukkan bahwa seorang pria yang berusia 20-an dan 40-an yang ejakulasi setidaknya 21 kali per bulan, maka dapat mengurangi risiko kanker prostat sampai dengan 20 persen.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Pasutri Wajib Tahu, 6 Makanan Enak yang Bikin Gairah Seks Makin ‘On Fire’

    Jakarta

    Hubungan seks yang berkualitas umumnya dapat memberikan kepuasan dan kenyamanan, baik untuk suami maupun istri. Namun, ternyata ada beberapa momen yang membuat gairah seks menurun, sehingga berdampak pada sesi bercinta yang kurang memuaskan.

    Kondisi seperti ini ternyata tidak hanya dialami pria, wanita juga dapat mengalami kehilangan gairahnya untuk bercinta. Penyebabnya bisa karena mood yang anjlok hingga tidak memiliki stamina yang cukup kuat untuk berhubungan.

    Meski begitu, masalah seperti tersebut masih bisa diatasi dengan mengkonsumsi makanan enak yang mungkin sering dikonsumsi. Dikutip dari laman Shape, berikut daftar makanan yang dapat meningkatkan gairah seks buat pasutri.


    1. Brokoli

    Ternyata brokoli memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan, termasuk dalam membangkitkan gairah saat bercinta. Ahli diet dan pendiri Nutritious Life, Keri Glassman, menyarankan untuk mengkonsumsi brokoli karena kaya akan vitamin C.

    “Vitamin C membantu sirkulasi darah ke organ-organ dan juga dikaitkan dengan peningkatan libido wanita,” tambahnya.

    2. Semangka

    Buah yang satu ini ternyata dapat membantu meningkatkan gairah seks. Meski 92 persen dari semangka mengandung air, sekitar 8 persen yang tersisa itu mengandung nutrisi yang penting untuk kesehatan seksual.

    Menurut penelitian dari Texas A&M Fruit and Vegetable Improvement Center, semangka memiliki bahan-bahan yang memberikan efek seperti viagra pada pembuluh darah tubuh. Bahkan, buah tersebut dapat meningkatkan libido.

    “Semangka mengandung fitonutrien yang disebut citrulline, yang diubah tubuh menjadi arginin, asam amino yang meningkatkan kadar oksida nitrat dalam tubuh, yang merelaksasi pembuluh darah dengan cara yang sama seperti obat seperti Viagra,” kata Gahns-Clement dan Clement.

    3. Telur

    Telur merupakan salah satu makanan enak yang banyak disukai orang. Kandungan protein yang tinggi pada telur menjadi sumber stamina dan juga rendah kalori.

    Selain itu, telur adalah sumber asam amino L-arginin yang baik. Zat tersebut telah terbukti efektif dalam mengobati berbagai jenis penyakit jantung dan disfungsi ereksi.

    4. Jahe

    Salah satu bumbu masakan ini sangat kaya manfaat untuk kesehatan, termasuk sebagai peningkat libido. Selain itu, jahe yang dikonsumsi mentah, di dalam masakan, maupun dalam bentuk suplemen juga cocok untuk melindungi diri dari flu atau pilek.

    5. Cengkeh

    Cengkeh yang biasanya digunakan saat memasak juga dapat membantu meningkatkan gairah seks. Untuk mengkonsumsinya, cengkeh dapat diseduh dengan sari apel panas, dicampurkan ke dalam makanan, atau ditambahkan ke dalam minuman hangat.

    “Di India, cengkeh telah digunakan untuk mengobati disfungsi seksual pria selama berabad-abad,” kata Glassman.

    Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal BMC Complementary and Alternative Medicine menemukan bahwa ekstrak cengkeh menghasilkan peningkatan aktivitas seksual pada tikus jantan normal.

    “Cengkeh juga digunakan untuk menghilangkan bau mulut, yang juga tidak akan merusak kemampuan berciuman Anda,” beber Glassman.

    6. Buah ara atau figs

    Buah ara atau figs dianggap sebagai stimulan kesuburan yang sangat baik dan dapat meningkatkan sekresi feromon. Jika ingin sesi bercinta makin manis dan memuaskan, cobalah untuk memakannya sebelum berhubungan seks.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 7 Titik Sensitif Istri yang Wajib Dirangsang saat Bercinta, Bikin Cepat Klimaks

    Jakarta

    Setiap wanita memiliki titik sensitif atau zona erotis di tubuhnya. Titik sensitif tersebut dapat berbeda dari satu orang ke orang yang lainnya sehingga setiap wanita dapat merasakan hal yang berbeda saat disentuh di titik yang sama.

    Meskipun begitu, nyatanya terdapat beberapa titik sensitif wanita yang dapat dirangsang oleh pasangan untuk membantu mempercepat klimaks dan meningkatkan gairah saat bercinta. Dikutip dari MedicineNet, berikut daftarnya:

    Titik sensitif wanita

    1. Telinga

    Telinga memiliki banyak saraf dan reseptor sensorik di bagian dalam dan luar. Setiap gerakan, misalnya usapan ringan atau sentuhan, maka dapat memberikan sensasi geli yang menyenangkan.


    Lakukan jilat perlahan, cium, atau menggigit cuping telinga pasangan. Tak hanya itu saja, rangsangan dapat dilakukan dengan cara berbisik perlahan atau meniup telinga pasangan karena kulit di telinga luar (pinna) memiliki banyak reseptor.

    2. Ujung Jari dan Telapak Tangan

    Ujung jari dan telapak tangan merupakan bagian yang sensitif. Untuk merangsang bagian ini dapat dilakukan dengan menggelitik bagian dalam tangan pasangan dengan jari. Ketika melakukan hal tersebut, tatap mata pasangan dengan dalam untuk menambah intimasi.

    3. Puting

    Ketika diberikan rangsangan, puting dapat mengirimkan sinyal ke korteks sensorik genital. Tak hanya itu saja, puting juga memiliki ratusan ujung saraf yang menjadikannya titik sentuh yang sensitif bagi wanita. Lakukan jilatan atau ciuman pada area puting untuk merangsang istri.

    4. Paha Bagian Dalam

    Paha bagian dalam merupakan titik sensitif pada wanita karena letaknya dekat dengan area intim. Usapan dan sentuhan yang ringan dapat merangsang pasangan. Usapkan jari-jari ke bawah paha dan perlahan-lahan bergerak ke atas.

    5. Klitoris

    Klitoris merupakan salah satu titik paling sensitif pada wanita. Klitoris memiliki 8.000 ujung saraf yang menjadikannya ‘pusat’ kenikmatan bagi wanita. Ujung-ujung saraf ini juga menyebarkan sensasi tersebut ke 15.000 saraf panggul lainnya, itulah penyebab mengapa orgasme klitoris merupakan sensasi yang luar biasa.

    6. Titik A

    Titik A berada di sisi bawah lubang vagina. Daerah ini dipenuhi dengan ujung-ujung saraf dan saat bercinta dengan penetrasi bersama pasangan, maka fokuskan tekanan pada dinding depan vagina.

    7. Bagian Bawah Kaki

    Bagian bawah kaki memiliki titik tekanan yang meningkatkan gairah dan melancarkan aliran darah. Beberapa orang akan mengalami sensasi geli di area tersebut. Memijat kaki merupakan salah satu cara yang bagus untuk membangun suasana hati pasangan.

    (avk/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy