Tag: pasutri

  • 5 Jurus Jitu Bikin Istri Cepat Orgasme saat Bercinta, Auto Klepek-klepek!

    Jakarta

    Bagi sebagian pasangan, seks adalah bagian krusial dari kehidupan percintaan. Tak jarang, keharmonisan sebuah hubungan berbanding lurus dengan tingkat kepuasan di ranjang.

    Umumnya, pria tidak kesulitan mendapatkan kepuasan saat berhubungan intim. Tapi lain halnya dengan wanita yang terkadang butuh rangsangan lebih besar agar bisa mencapai orgasme. Malahan, tak jarang kesuksesan sesi bercinta bergantung pada apakah si wanita berhasil mencapai orgasme atau tidak.

    Hal ini merupakan perkara yang gampang-gampang susah bagi banyak suami. Ada yang secara natural menemukan teknik yang tepat, di sisi lain ada juga yang harus berkali-kali melakukan trial and error sampai mendapatkan ‘jurus’ yang jitu untuk membawa istri mencapai orgasme.


    Buat para suami yang masih belum menemukan atau mengeksplorasi teknik untuk membuat istri orgasme, berikut beberapa tips yang patut untuk dipraktikkan.

    1. Rangsang Klitorisnya

    Klitoris adalah benjolan kecil yang berada di bibir vagina bagian atas. Bagi sebagian besar wanita, klitoris merupakan salah satu titik sensitif yang dapat memberikan rangsangan yang luar biasa saat disentuh.

    Karena itu, jangan pernah lupa untuk ‘memainkan’ klitoris istri saat sedang bercinta. Hal ini dapat membuat istri menjadi semakin terangsang hingga akhirnya mencapai orgasme.

    2. Lakukan Seks Oral

    Seks oral tidak hanya dilakukan oleh istri, tapi juga bisa dilakukan oleh suami. Hanya saja, tidak sedikit suami yang ragu-ragu saat pertama kali mencoba memberikan seks oral kepada istri.

    Dikutip dari laman Men’s Health, seks oral adalah salah satu cara paling jitu untuk membuat wanita mencapai orgasme. Melakukan seks oral kepada istri juga dapat memudahkan serta meningkatkan kenikmatan saat melakukan penetrasi.

    3. Sentuh Sekujur Tubuhnya

    Wanita memiliki beberapa titik sensitif di tubuhnya yang memberikan rangsangan lebih saat disentuh. Setiap wanita memiliki titik sensitif yang berbeda-beda, ada yang di belakang telinga, payudara, punggung, dan lain sebagainya.

    Tentunya titik-titik sensitif tersebut tidak bisa ditemukan dengan mudah begitu saja. Butuh beberapa kali percobaan sampai suami betul-betul hafal di mana saja letak titik-titik sensitif di tubuh sang istri. Karena itu, jangan pernah pasif dan malu untuk ‘menelusuri’ tubuh istri saat sedang bercinta.

    4. Temukan ‘Sudut’ yang Pas

    Wanita memiliki titik khusus yang disebut G-spot. Berdasarkan definisi di Cambridge Dictionary, G-spot adalah sebuah area di dalam vagina yang dapat meningkatkan kenikmatan seksual ketika dirangsang.

    Biasanya, butuh beberapa kali trial dan error sampai suami mendapatkan sudut yang pas untuk menyentuh G-spot tersebut. Tapi jika sudah berhasil, istri dapat lebih mudah merasakan orgasme setiap kali berhubungan intim.

    5. Ucapkan Kata-kata Nakal dan Romantis

    Seks tidak selalu soal ‘gaya’ atau teknik. Rangsangan secara verbal juga perlu dilakukan untuk meningkatkan gairah saat sedang bercinta.

    Suami bisa melontarkan kalimat-kalimat nakal yang merangsang imajinasi istri. Suami juga bisa membisikkan kalimat romantis, serta pujian untuk meningkatkan mood dan gairah agar sesi bercinta makin ‘menggebu-gebu’.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Banyak Dilakukan Pasutri, Pakai Air Liur Jadi Pelumas Seks Ternyata Bahaya


    Jakarta

    Seorang ahli kesehatan seksual mengungkapkan satu kebiasaan berbahaya yang dilakukan jutaan orang Amerika ketika bercinta, yakni menggunakan air liur sebagai pelumas seks.

    Menurut penelitian, sekitar 40 persen orang mengaku menggunakan air liur mereka sendiri atau pasangannya sebagai pelumas saat berhubungan seks. Seorang ahli kesehatan seksual di Univeristyof Oxford Dr Danae Maragouthakis menyangkal kebiasaan ini.

    Dalam sebuah video TikTok ia menjelaskan, “Meskipun air liur mungkin selalu tersedia untuk Anda, air liur tidak boleh digunakan sebagai pelumas.”

    Dalam video yang telah ditonton lebih dari 719 ribu kali, Dr Maragouthakis menjelaskan, air liur mengandung enzim yang dapat mengurai makanan yang juga dapat menyebabkan iritasi kulit.


    Ketika enzim-enzim itu masuk ke dalam Miss V, cairan tersebut dapat mengganggu bakteri baik di dalam Miss V yang membantu melawan infeksi. Hal ini membuat seseorang berisiko terkena infeksi jamur, seperti sariawan atau vaginosis bakteri, karena terganggunya keseimbangan jamur dan bakteri yang secara alami dimiliki Miss V.

    Terkadang, air liur juga dapat memicu peradangan yang menyebabkan rasa gatal dan perih. Air liur juga tidak dapat menjadi pelumas yang efektif karena sifatnya yang cepat menguap dan mengering, terang ginekolog Dr Felice Gersh kepada Health.com.

    Selain itu, air liur juga dapat menularkan infeksi menular seksual (IMS). Cairan ini dapat membawa infeksi gonore, tetapi para ilmuwan tidak mengetahui secara pasti berapa banyak air liur yang dapat menularkan gonore.

    Sebagai informasi, gonore adalah infeksi bakteri yang menyebar ketika air mani, cairan Miss V, atau air liur mengenai atau masuk ke alat kelamin, anus, atau mulut.

    “Meskipun lebih jarang, klamidia juga bisa terdapat dalam air liur dan dapat menyebar melalui ciuman atau kontak mulut ke genital,” kata spesialis penyakit menular Dr Sara Bares.

    Sifilis memiliki kemungkinan yang lebih kecil untuk menyebar melalui air liur. Namun, bakteri yang menyebabkan sifilis dapat ditemukan pada luka di mulut yang dapat ditularkan melalui ciuman.

    Di Amerika sendiri, The Centers for Disease Control and Prevention telah menggambarkan situasi kesehatan seksual di negara tersebut sebagai ‘epidemi IMS’ dengan rekor 2,53 juta kasus klamidia, gonore, dan sifilis pada tahun 2021.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Ternyata Ini Waktu yang Tepat untuk Berhubungan Intim, Pasutri Perlu Tahu!

    Jakarta

    Hubungan intim atau bercinta merupakan salah satu hal yang wajib dilakukan pasutri untuk menjaga keharmonisan hubungan. Biasanya, bercinta kerap dilakukan di malam hari, setelah selesai menunaikan segala rutinitas.

    Tapi, malam hari tak melulu menjadi waktu terbaik untuk melakukan aktivitas seksual. Faktanya, ada waktu yang tepat untuk berhubungan intim sehingga memberikan kepuasan yang lebih maksimal.

    Bahkan, waktu yang tepat untuk berhubungan intim tersebut sudah dibuktikan oleh sejumlah studi dan survei. Lantas, kapan sih waktu bercinta terbaik yang dapat memberikan kepuasan maksimal?


    Pagi Hari adalah Waktu yang Tepat untuk Berhubungan Intim

    Dikutip dari laman Daily Mail UK, perusahaan suplemen asal Inggris, Forza Industries, melakukan studi untuk mengetahui waktu terbaik melakukan hubungan seksual. Hasil studi tersebut mendapati kalau pukul 07.30 pagi hari adalah waktu yang paling ideal untuk berhubungan intim.

    Hal ini dikarenakan tingkat energi tubuh berada di puncaknya pada pagi hari, yakni sekitar 45 menit setelah bangun tidur. Sehingga, pasutri memiliki stamina yang cukup untuk berhubungan seks hingga mencapai titik kepuasan maksimal.

    “Tingkat energi berada di puncaknya setelah kita beristirahat, artinya baik pria maupun wanita memiliki lebih banyak stamina,” ungkap penulis studi tersebut, dikutip dari Daily Mail UK, Selasa (21/11/2023).

    Lebih lanjut, studi tersebut mengungkapkan tingkat stres mencapai puncaknya pada pukul 10.45. Sehingga jika menunggu hingga jam tersebut, pasutri akan kehilangan kesempatan terbaik untuk bercinta. Itulah alasan mengapa pagi hari setelah bangun tidur menjadi waktu yang tepat untuk berhubungan intim.

    Hal senada disampaikan oleh pakar seksualitas manusia, Emily Morse, PhD. Dikutip dari situs Women’s Health, melakukan hubungan seks di pagi hari bisa membuat pasutri merasa lebih terkoneksi satu sama lain.

    “Ketika Anda melakukan aktivitas seksual apapun, tubuh akan melepaskan oksitosin, hormon yang menumbuhkan rasa cinta dan keterikatan. Artinya ketika Anda berhubungan intim di pagi hari, Anda akan merasa lebih terikat dengan pasangan sepanjang hari,” ucapnya.

    Seks di pagi hari juga membuat tubuh melepaskan hormon endorfin. Hormon ini dapat memicu perasaan bahagia, menurunkan tekanan darah, hingga mengurangi tingkat stres. Tak heran jika banyak yang menyebut seks sebagai cara terbaik untuk memulai hari.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Pasutri Merapat! 5 Tips Foreplay Biar Durasi Bercinta Bisa Tahan Lama

    Jakarta

    Seringkali, pasutri cenderung terburu-buru menjelang momen bercinta. Padahal, ada baiknya sebelum penetrasi, foreplay dilakukan dengan penuh kesabaran. Pasalnya, pemanasan yang hebat bisa membawa perbedaan besar dalam kehidupan seks yang lebih berkualitas.

    Bahkan foreplay dapat meningkatkan kemungkinan suami dan istri sama-sama mencapai orgasme. Dikutip dari Business Insider, untuk memperoleh durasi bercinta yang lebih panjang dan berkualitas, berikut beberapa tips foreplay yang bisa dilakukan pasutri:

    1. Perbanyak waktu foreplay

    Sebagian besar orang cenderung lebih sedikit menghabiskan waktu foreplay dan terburu-buru untuk segera berhubungan seks. Padahal menurut sebuah studi pada 2004, baik pria maupun wanita menginginkan durasi foreplay yang lebih lama.


    Alih-alih langsung menuju zona seksual, luangkan waktu untuk benar-benar fokus memberi dan menerima jenis sentuhan serta rangsangan secara bergantian.

    2. Mulai dengan ciuman dan belaian

    Luangkan lebih banyak waktu untuk saling mencium dan membelai satu sama lain. Perhatikan penampilan pasangan, aroma, dan cobalah berfokus pada sensasi sentuhan.

    Setelah sepuluh menit berciuman dan bersentuhan, lanjutkan dengan foreplay yang lainnya.

    3. Percaya diri

    Jika seseorang cukup percaya diri, kemungkinan besar suami-istri akan sama-sama merasa lebih seksi. Dengan begitu, pasangan lebih bergairah dan menikmati pemanasan sebelum bercinta.

    Mengenakan pakaian yang bisa membangkitkan hasrat seksual juga sangat membantu. Selain itu bukalah pakaian satu persatu dengan perlahan untuk momen foreplay yang terbaik.

    4. Bangun ‘mood’

    Cobalah untuk menciptakan nuansa erotis di kamar tidur. Pastikan bebas dari kekacauan dan gunakan pencahayaan yang sesuai dengan keinginan pasutri.

    Selain itu, memutar musik juga bisa dipertimbangkan untuk mengatur suasana hati.

    5. Berbagi fantasi dengan pasangan

    Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan gairah yakni dengan berbagi fantasi bersama pasangan. Mintalah pasangan untuk menjelaskan satu demi satu fantasi terbesarnya, begitupun sebaliknya.

    Penting diingat, tidak ada yang benar atau salah dalam hal dunia fantasi. Komunikasi yang terbuka tentang fantasi seks akan meningkatkan hasrat pasangan, bahkan bisa mengarah ke permainan peran untuk mewujudkan fantasi.

    (Nala Andrianingsih/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Seberapa Sering Pasutri Harus Bercinta dalam Seminggu?


    Jakarta

    Pernahkah muncul pertanyaan tentang seberapa sering sebaiknya pasutri berhubungan seks? Sangat wajar jika pertanyaan ini muncul dari kedua pasangan, tetapi yang perlu diingat setiap hubungan memiliki kebutuhan seksual yang berbeda.

    Lebih sering berhubungan seks bukan berarti hubungan pasutri itu menjadi lebih baik. Sebaliknya, fokus pada kualitas saat bercinta dapat memperkuat ikatan dengan pasangan.

    Tidak ada jawaban yang tepat untuk seberapa sering pasutri harus berhubungan seks. Dikutip dari Insider, sebuah studi tahun 2017 yang diterbitkan di Archives of Sexual Behavior yang mempelajari lebih dari 26.000 orang di 1989 sampai 2014, menemukan orang dewasa rata-rata berhubungan seks sebanyak 54 kali dalam setahun atau sekitar seminggu sekali.


    Namun frekuensinya bisa berubah tergantung pada usia seseorang. Penting juga dicatat bahwa seks adalah istilah luas yang mencakup banyak tindakan seksual, sehingga definisi dari setiap orang bisa berbeda-beda.

    Seminggu sekali mungkin menjadi jumlah rata-ratanya, tetapi ini bukan jumlah tepat bagi semua hubungan.

    “Meskipun mungkin ada seks yang ‘terlalu sedikit’ atau ‘terlalu banyak’ itu benar-benar subjektif dan bergantung pada pasangan,” kata Christene Lozano seorang terapis keluarga pernikahan dan kecanduan seks berlisensi.

    Jika salah satu pasangan merasa tidak puas dengan jumlah seks yang dilakukan, berbagai faktor secara fisik maupun mental seseorang bisa mempengaruhinya. Beberapa faktor yang mungkin menjadi penyebabnya yakni stres, masalah kesehatan, rutinitas yang dilakukan membosankan, sibuk, serta merasa tidak diperhatikan atau didengar oleh pasangan.

    Terlepas dari seberapa banyak atau sedikitnya seks yang dilakukan dengan pasangan, hubungan seksual memiliki berbagai manfaat dan menjadi bagian penting dari hubungan yang sehat.

    Intinya rata-rata orang dewasa berhubungan seks sekitar sekali dalam seminggu, tetapi ini tidak bisa dijadikan acuan untuk melakukan rutinitas pasutri. Meningkatkan kualitas seks dengan beberapa cara dapat menambah kepuasan saat bercinta, daripada hanya memikirkan jumlah bercinta dengan pasangan.

    Untuk meningkatkan kehidupan seks, pasutri dapat melakukan berbagai usaha seperti mengurangi stres, memaksimalkan foreplay, serta mencoba beberapa hal baru saat berhubungan seks.

    (Nala Andrianingsih/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 3 Tips Agar Pria Lebih Tahan Lama di Ranjang, Bikin Istri sampai ‘Klepek-klepek’

    Jakarta

    Beberapa pria kerap menggunakan obat khusus agar dapat berhubungan seks dengan durasi yang lama. Padahal, ada beberapa tips bercinta yang dapat membuat hubungan seks tahan lama tanpa harus menggunakan obat-obatan tertentu.

    Dikutip dari Healthline dan Medical News Today, ada sederet tips dan trik yang dapat dilakukan pria agar lebih tahan lama saat berhubungan seksual. Berikut penjelasannya.

    1. Rutin Berolahraga dan Konsumsi Makanan Sehat

    Rutin berolahraga merupakan salah satu yang sering disarankan agar hubungan seks lebih berkualitas. Persoalan ‘tahan lama’ sangat erat kaitannya dengan stamina yang prima.


    Orang yang jarang berolahraga biasanya tidak memiliki stamina yang prima untuk ketahanan berhubungan intim. Beberapa olahraga yang disarankan untuk dapat meningkatkan stamina berhubungan intim adalah olahraga kardio seperti lari, berenang, dan yoga untuk fleksibilitas.

    Selain olahraga, perlu juga mengonsumsi makanan bergizi untuk dapat meningkatkan daya tahan saat berhubungan intim.

    2. Foreplay

    Beberapa orang mungkin menganggap foreplay memungkinkan mereka memperpanjang aktivitas seksual. Dengan foreplay, pria dapat memuaskan pasangannya tanpa khawatir akan ejakulasi dini.

    Dari sampel 1.055 wanita yang menyelesaikan survei rahasia di Amerika Serikat, hanya 18,4 persen yang mengatakan bahwa hubungan seksual penetrasi vagina saja sudah cukup untuk mencapai orgasme. Sementara sekitar 36,6 persen melaporkan rangsangan klitoris diperlukan untuk orgasme saat berhubungan intim.

    3. Senam Kegel

    Senam Kegel tidak hanya dikhususkan untuk wanita. Senam ini juga dianggap latihan yang baik untuk pria dalam mengendalikan otot di dasar panggul yang akan meningkatkan stamina seksual. Menurut ahli, senam kegel sebagai salah satu tips bercinta bagi pria dapat dimanfaatkan untuk menunda ejakulasi.

    Untuk melakukan senam ini, tahan otot sekitar kelamin sebagaimana menahan buang air kecil, selama sekitar 10 detik, lalu lepaskan. Ulangi senam ini beberapa kali. Latihan ini dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Jangan Skip! 5 Hal Ini Penting Dilakukan Pasutri usai Berhubungan Intim

    Jakarta

    Setelah momen intim yang melelahkan, sering kali pasutri lupa bahwa perawatan diri setelahnya merupakan hal yang penting. Padahal, berhubungan intim dapat menyebarkan banyak bakteri yang dapat mengganggu kesehatan, mulai dari gatal-gatal sederhana hingga infeksi saluran kemih.

    Maka dari itu, kesehatan dan kebersihan tubuh, terutama alat kelamin, setelah berhubungan seks penting untuk diperhatikan. Dikutip dari WebMD, berikut adalah hal-hal yang harus dilakukan setelah berhubungan intim.

    1. Pipis

    Ketika berhubungan seks, bakteri dapat masuk ke dalam uretra, yakni saluran yang membawa air seni keluar dari tubuh. Hal ini dapat meningkatkan kemungkinan terkena infeksi. Bakteri-bakteri tersebut terbuang ketika seseorang membuang air kecil. Jadi, nikmati waktu berpelukan dengan pasangan, lalu pergilah ke kamar mandi.


    2. Basuh alat kelamin

    Seseorang tidak perlu langsung beranjak dari tempat tidur dan mandi. Namun, basuhlah area di sekitar (bukan di dalam) alat kelamin dengan air hangat biasa. Hal ini dapat melindungi pria dan wanita dari infeksi, seperti infeksi saluran kemih. Untuk wanita, basuhlah alat kelamin dari arah depan ke belakang untuk meminimalkan penyebaran bakteri.

    3. Minum segelas air putih

    Aktivitas seks bisa sangat melelahkan. Agar tubuh tetap terhidrasi, penting untuk meminum air putih setelahnya. Hal ini juga akan membuat tubuh lebih banyak membuang air kencing. Alhasil, lebih banyak bakteri yang akan terbuang dari tubuh sebelum infeksi muncul.

    4. Kenakan pakaian yang longgar

    Tempat yang panas dan berkeringat adalah tempat yang sempurna bagi bakteri dan jamur untuk berkembang biak. Jadi, pakailah pakaian dalam dan pakaian yang memungkinkan udara untuk masuk.

    Wanita harus menghindari stoking, korset, dan celana dalam yang terlalu ketat. Celana dalam yang memiliki sirkulasi udara dan menyerap kelembapan sangat baik untuk digunakan pada momen ini. Gunakan bahan katun atau hindari pakaian dalam sama sekali saat tidur.

    5. Cuci tangan

    Cuci tangan adalah cara terbaik untuk menghilangkan bakteri yang mungkin didapatkan dari menyentuh alat kelamin. Hal ini adalah kunci untuk menghentikan penyebaran infeksi. Cucilah tangan dengan sabun dan air. Jadikan cuci tangan bagian dari rutinitas pembersihan setelah berhubungan seks.

    (Syifaa F. Izzati/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Suami Catat! Ini 5 Tips agar Sesi Bercinta dengan Istri Makin ‘Hot’ dan Mesra

    Jakarta

    Sudah bukan rahasia lagi kalau wanita lebih ‘rumit’ dibandingkan pria dalam urusan seks. Selain kepuasan fisik, wanita umumnya juga membutuhkan kepuasan secara emosional agar ‘ritual’ bercinta terasa lebih nikmat.

    Salah satu cara mewujudkannya adalah dengan membangun romansa sebelum berhubungan seks. Sayangnya, banyak pria yang masih awam dan kerap mengabaikan proses ini saat hendak bercinta dengan pasangan.

    Buat para suami yang penasaran, berikut cara menciptakan mood romantis agar seks dengan istri terasa makin ‘jos’.


    1. Adakan kencan romantis

    Menikah bukan berarti suami dan istri tak lagi bisa merasakan indahnya masa pacaran. Dengan mengajak istri berkencan, suami bisa memanggil kembali perasaan cinta yang dirasakan saat di awal hubungan.

    Merencanakan kencan dengan istri juga tak perlu ribet. Anda bisa mengajaknya pergi makan malam, berjalan-jalan di taman, hingga bahkan meluangkan waktu untuk quality time bersama di rumah.

    2. Berbicara hati ke hati

    Terkadang, kesibukan sehari-hari membuat suami-stri tidak memiliki waktu untuk berkomunikasi dan saling berbagi isi hati. Karenanya, waktu berduaan sebelum bercinta bisa jadi waktu yang tepat untuk saling berbagi isi hati.

    Di momen ini, suami juga bisa membagikan fantasi seks yang selalu dibayangkan bersama pasangan. Percaya atau tidak, obrolan-obrolan ‘nakal’ tersebut bisa membuat pasangan menjadi semakin bergairah sehingga sesi bercinta menjadi tambah ‘hot’.

    3. Ciptakan mood yang sesuai

    Mood adalah faktor penting yang dapat memengaruhi perasaan seorang wanita. Walhasil, penting untuk menciptakan mood yang dapat membuat istri ‘turn on’ dan makin bergairah untuk berhubungan intim.

    Ada banyak cara yang bisa dilakukan. Misalnya, redupkan lampu, tahur kelopak bunga di dalam kamar atau di atas tempat tidur, memberi pijatan sensual kepada pasangan, melakukan foreplay, dan masih banyak lagi.

    4. Pertahankan kontak mata

    Bagi banyak orang, kontak mata adalah cara yang jitu untuk menciptakan romansa dengan pasangan. Terkadang, saling menatap dalam keheningan lebih efektif ketimbang untaian rayuan gombal.

    Apalagi jika dikombinasikan dengan mood yang sesuai. Hanya dengan kontak mata, suami bisa membuat istri makin merasa terbuai dan dimanja dengan perhatian yang diberikan.

    5. Nikmati dan jangan terburu-buru

    Saat tiba pada sesi bercinta, pastikan pasangan merasakan kenikmatan yang sama dengan suami. Jangan terburu-buru hanya karena suami sudah di ‘ujung’. Pastikan istri juga bisa menikmati setiap momen saat berhubungan seks.

    Tentunya akan lebih baik jika suami dan istri sama-sama bisa mencapai orgasme. Untuk itu, cobalah cari tahu apa yang membuat istri terangsang saat di ranjang serta letak titik-titik sensitif pada tubuh istri.

    (ath/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Catat Pasutri! Alasan Tak Perlu Buru-buru Pakai Celana Dalam Sehabis Bercinta

    Jakarta

    Terdapat beberapa hal yang direkomendasikan para ahli terkait kesehatan dan kebersihan organ intim. Salah satu yang paling umum adalah untuk buang air kecil setelah berhubungan intim untuk menghindari infeksi saluran kemih.

    Meskipun jarang diketahui, terburu-buru menggunakan celana dalam sehabis bercinta ternyata juga tidak disarankan lho. Lantas, mengapa demikian? Berikut adalah alasan untuk tidak buru-buru pakai celana dalam sehabis bercinta.

    Dikutip dari Insider, dokter obstetri dan ginekologi Dr Carolyn DeLucia menjelaskan, mengenakan pakaian ketat langsung setelah berhubungan seks bukanlah ide yang baik. Penggunaan celana dalam, terutama yang terlalu ketat, akan meningkatkan kelembapan yang menjadi tempat berkembangbiaknya bakteri jahat.


    “Biasanya ada cairan tubuh yang berlebih dan gesekan menyebarkan bakteri di sekitar, membiarkan drainase dan udara bebas adalah ide yang baik,” kata Dr DeLucia.

    Dia mengatakan bahwa seseorang lebih baik tidak mengenakan apa-apa atau hanya menggunakan pakaian longgar setelah berhubungan seks agar tubuh secara alami dapat membersihkan dirinya sendiri.

    Selain itu, tidak menggunakan celana dalam sehabis bercinta juga dapat mengurangi risiko terjadinya infeksi. Melepaskan pakaian dalam setelah berhubungan seks memberi alat genital kesempatan untuk bernapas. Hal ini dapat mengeringkan kelembapan yang berlebih dan menjaga daerah sensitif seseorang tetap sehat.

    Gunakan Pakaian yang Menyerap Keringat

    Dikutip dari WebMD, tempat yang panas dan berkeringat merupakan lokasi yang disukai bakteri dan jamur untuk berkembang. Jadi, kenakan pakaian yang memungkinkan udara masuk atau hindari pakaian dalam sama sekali sehabis berhubungan intim.

    Wanita harus menghindari stoking, korset, dan celana dalam yang terlalu ketat. Celana dalam berbahan katun sangat cocok untuk pria dan wanita. Celana dalam jenis ini memungkinkan terjadinya sirkulasi udara dan menyerap kelembaban.

    (Syifaa F. Izzati/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Paksu Catat! 3 Rahasia Bikin Wanita Capai Puncak Kenikmatan saat Bercinta


    Jakarta

    Banyak orang percaya, wanita lebih sulit mencapai orgasme di kala bercinta dibandingkan pria. Sebenarnya, sulit atau mudahnya wanita mencapai orgasme tak melulu berkaitan dengan ‘skill’ pasangannya di ranjang. Pasalnya, kunci utama untuk wanita bisa mencapai orgasme adalah ‘pemanasan’ maksimal sebelum bercinta dan pemahaman pasangan akan titik-titik sensitif yang membuat wanita cepat terangsang.

    Dikutip dari Everyday Health, berikut adalah tiga rahasia untuk mencapai orgasme pada wanita.

    1. Lakukan Foreplay Lebih Lama

    Kebanyakan wanita membutuhkan banyak stimulasi fisik dan emosional untuk terangsang, terlumasi, dan siap untuk orgasme. Itulah mengapa pemanasan sangat penting.


    Foreplay tidak untuk dilakukan secara terburu-buru. Faktanya, pemanasan ini dapat dimulai beberapa jam sebelum berhubungan intim, dan setiap menitnya akan mempersiapkan seorang wanita untuk orgasme. Foreplay dapat dilakukan dengan beberapa cara berikut.

    Bangun Mood-nya

    Untuk sebagian wanita, rangsangan pada perasaan sama pentingnya dengan rangsangan fisik. Pesan menggoda di siang hari misalnya, dapat membuatnya terangsang. Lilin, bunga segar, dan musik juga dapat menciptakan suasana yang penuh kasih dan sensual. Bagi wanita, kedekatan dan keintiman emosional dapat berujung pada pengalaman seksual yang lebih memuaskan.

    Sentuhan Lembut

    Belaian lembut dapat menciptakan gairah seksual pada wanita, seperti memeluk, memegang tangan, atau menyentuh paha. Orgasme pada wanita lebih mungkin terjadi ketika mereka dicium dan disentuh daerah tubuh erotisnya. Payudara adalah zona sensitif seksual, tetapi bukan satu-satunya. Cobalah membelai punggung atau pahanya, atau selipkan jari-jari tangan pada helaian rambutnya.

    Jalin Komunikasi Terbuka

    Wanita cenderung lebih verbal daripada laki-laki. Memberi wanita pujian dapat membantunya untuk lebih membuka diri dan menikmati waktu dengan sang pasangan.

    2. Kenali ‘Sweet Spot’ pada Wanita

    Terdapat dua tempat pada tubuh yang sangat penting untuk mencapai orgasme pada wanita. Berikut adalah cara menstimulasi keduanya agar wanita dapat mencapai orgasme.

    Klitoris

    Organ kecil ini memiliki ujung saraf yang tinggi dan dapat ditemukan di dekat bagian atas vulva. Klitoris ditutupi oleh sedikit kulit yang disebut tudung klitoris, yang menjaganya agar tidak dirangsang setiap saat. Jadi, klitoris dapat dirangsang dengan sentuhan lembut. Setelah wanita terangsang, tudung akan menarik kembali dan klitoris akan menjadi tegak.

    G-spot

    G-spot terletak di dalam Miss V. Area ini adalah sekumpulan ujung saraf sekitar dua inci dari tulang kemaluan di bagian dalam, dinding atas Miss V. Untuk menemukan G-spot, masukkan jari dengan lembut ke dalam Miss V dengan telapak tangan menghadap ke atas, lalu tekuk jari ke atas.

    Jangan lupa, beberapa wanita senang jika G-spot mereka dirangsang secara langsung, sementara yang lain lebih menyukai sedikit tekanan pada area sensitif ini. Jelajahi berbagai teknik dan tanyakan pada pasangan mana yang paling disukainya.

    NEXT: Posisi Paling Pas

    3. Cobalah Posisi Seks Terbaik untuk Wanita

    Berdasarkan tips sebelumya dapat diketahui bahwa posisi seks terbaik untuk orgasme wanita adalah posisi yang memberikan rangsangan maksimal pada klitoris atau G-spot. Posisi-posisi ini meliputi:

    Woman on top

    Posisi wanita berada di atas ini memberikan beberapa stimulasi terbaik pada G-spot. Wanita juga dapat menggerakkan tubuhnya dengan cara yang bisa merangsang klitoris.

    Rear entry

    Posisi ini tidak begitu merangsang klitoris, tetapi dapat memberikan penetrasi dan stimulasi yang sangat baik pada G-spot.

    Duduk

    Posisi duduk memungkinkan penetrasi yang dalam dan stimulasi klitoris yang baik. Posisi duduk ini juga memberikan kesempatan untuk memperdalam keintiman dengan pasangan.

    (Syifaa F. Izzati/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy