Tag: Pavel Durov

  • Harga Toncoin (TON) Naik Berkat Dukungan Komunitas Telegram

    Ekosistem Telegram saat ini mengalami lonjakan dukungan untuk pendirinya, Pavel Durov, yang telah memicu kenaikan harga Toncoin (TON). Setelah dua perkembangan signifikan terkait kasus Durov, investor Toncoin mulai membeli secara besar-besaran, yang mendorong harga koin tersebut naik.

    Toncoin Pangkas Kerugian Mingguan

    Toncoin sempat mengalami penurunan signifikan setelah penangkapan Pavel Durov di Prancis beberapa hari lalu, dengan harga koin turun lebih dari 18,58% dalam seminggu terakhir, mencapai titik terendah di $5,09. Namun, keadaan mulai membaik berkat dukungan komunitas yang menggalang petisi untuk pembebasan Durov.

    Petisi ini, yang bertujuan untuk mengumpulkan 5 juta tanda tangan, telah mencapai 1.189.070 tanda tangan sejauh ini. Gerakan “Bebaskan Durov dan Pertahankan Kebebasan Berbicara” ini memberikan dorongan besar bagi ekosistem Telegram, yang pada gilirannya memperkuat posisi Toncoin.

    Penangkapan Durov memicu berbagai reaksi di kalangan masyarakat. Meski banyak investor ritel yang merasakan dampak negatif dari ketidakpastian ini, para investor Toncoin tetap optimis dan berspekulasi bahwa harga TON akan segera kembali ke level tertinggi sepanjang masa (ATH), meskipun situasi masih belum stabil.

    Pendiri Telegram, Pavel Durov. Sumber: TechCrunch.
    Pendiri Telegram, Pavel Durov. Sumber: TechCrunch.

    Baca juga: Cara Seorang Trader Profit 400% dari DOGS Token Meski Harga Turun

    Saat ini, harga Toncoin telah pulih menjadi $5,38, naik 5,3% dalam 24 jam terakhir. Meskipun volume perdagangan masih turun 32,52% menjadi $678.732.251, ada tanda-tanda pemulihan bertahap di jaringan blockchain.

    Reaksi Terhadap Presiden Emmanuel Macron

    Penangkapan pendiri Telegram ini memicu reaksi keras dari komunitas teknologi global. Meskipun alasan penangkapan Durov belum jelas, laporan terbaru menunjukkan keterlibatan Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Menurut laporan Sputnik, Durov seharusnya menghadiri makan malam dengan Macron sebelum penangkapannya, yang membuat banyak orang menduga bahwa Durov mungkin telah dijebak untuk datang ke Prancis—sebuah kasus pengkhianatan klasik. Meskipun klaim ini belum didukung oleh sumber resmi, Florian Philippot, pemimpin Partai Les Patriots, menuduh Macron melakukan penipuan dan menyebut penangkapan ini sebagai upaya untuk membungkam mereka yang membela kebebasan berekspresi.

    Perkembangan lebih lanjut dari kasus ini akan menjadi penentu utama bagi arah harga Toncoin dalam beberapa minggu mendatang. Untuk saat ini, harapannya adalah situasi ini tidak akan menyebabkan harga Toncoin jatuh terlalu drastis.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Toncoin Turun Drastis, Pendiri Telegram Terancam Ditahan

    Toncoin, aset kripto asli dari The Open Network (TON) yang sebelumnya terkait dengan Telegram, mengalami tekanan jual yang signifikan. Hal ini terjadi setelah pendiri Telegram, Pavel Durov, ditangkap di Prancis pada hari Sabtu (24/8). Dalam 24 jam terakhir, harga Toncoin jatuh hingga 17%, turun ke posisi ke-9 di bawah Dogecoin.

    Penurunan Harga Toncoin dan Penangkapan Pavel Durov

    Menurut laporan dari situs berita Prancis TF1, Durov ditangkap sekitar pukul 8 malam saat turun dari jet pribadinya di bandara Le Bourget, Prancis. Ia ditangkap bersama pengawalnya dan seorang wanita. Penangkapan ini dilakukan oleh Gendarmerie Transportasi Udara (GTA) berdasarkan surat perintah dari OFMIN, bagian dari direktorat nasional kepolisian kehakiman Prancis.

    Surat perintah tersebut terkait dengan penyelidikan dugaan keterlibatan Durov dalam aktivitas kriminal melalui platform Telegram. Tuduhan ini mencakup berbagai kejahatan serius seperti terorisme, perdagangan narkoba, penipuan, dan distribusi konten ilegal, termasuk eksploitasi anak.

    Grafik penurnan harga TON. Sumber: Coingecko.

    Proses Hukum dan Penahanan

    Setelah penangkapan, Durov ditahan oleh penyidik dari Kantor Antipenipuan Nasional (ONAF), cabang dari Direktorat Bea Cukai. Ia kemungkinan besar akan menghadapi hakim investigasi yang bisa mengarah pada dakwaan berbagai tuduhan.

    Pihak berwenang menyatakan kekhawatiran bahwa Durov mungkin melarikan diri mengingat kekayaannya yang besar dan beratnya tuduhan terhadapnya. Penyelidikan juga menyoroti kurangnya moderasi di Telegram yang dianggap memfasilitasi berbagai aktivitas ilegal.

    Pendiri Telegram, Pavel Durov. Sumber: TechCrunch.
    Pendiri Telegram, Pavel Durov. Sumber: TechCrunch.

    Baca juga: Market Sinyal Harian: Potensi Pergerakan Kripto pada 26 Agustus 2024

    Para investigator menyimpulkan bahwa tindakan atau kelalaian Durov telah menjadikan Telegram sebagai sarang kejahatan terorganisir, termasuk terorisme, perdagangan narkoba, dan pedofilia. Penangkapan ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas dari otoritas Eropa untuk menindak layanan pesan yang aman namun disalahgunakan.

    Dukungan untuk Durov datang dari beberapa pemimpin teknologi, termasuk Elon Musk dan Vitalik Buterin, salah satu pendiri Ethereum.

    Harga Toncoin Terjun Bebas Lebih dari 15%

    Setelah penangkapan Durov, harga Toncoin anjlok lebih dari 17%, dengan nilai perdagangan terakhir pada $5,66. Toncoin yang sangat terkait dengan ekosistem Telegram, jelas terdampak oleh masalah hukum yang dihadapi pendirinya, sehingga meruntuhkan kepercayaan investor.

    Penurunan harga ini cukup mengejutkan, mengingat sebelumnya ada optimisme terhadap kenaikan harga Toncoin berkat proyek-proyek baru yang dianggap dapat menarik minat investor. Namun, situasi hukum ini telah membuat harga Toncoin merosot ke level terendah dalam dua minggu terakhir.

    Penurunan tajam Toncoin mencerminkan ketidakpastian pasar terhadap masa depan Telegram dan proyek-proyek terkaitnya. Investor khawatir tentang dampak hukum dan peraturan yang mungkin akan dihadapi Telegram jika tuduhan terhadap Durov berujung pada tindakan hukum yang serius.


    astikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pavel Durov Bebas, TON Coin Melejit Hingga $3,47

    TON Coin mengalami pemulihan bullish yang kuat dalam lima hari terakhir, dengan lonjakan volume perdagangan yang lebih signifikan dalam 24 jam terakhir.

    Salah satu faktor utama di balik lonjakan ini adalah kabar tentang pembebasan pendiri Telegram, Pavel Durov.

    Berdasarkan laporan terbaru dari Thecoinrepublic pada Minggu (16/3), Durov ditangkap oleh otoritas Prancis pada 24 Agustus tahun lalu karena tuduhan kurangnya kebijakan moderasi yang memadai di platformnya.

    Setelah ditahan berbulan-bulan, kini ia diizinkan untuk meninggalkan Prancis, yang memicu reaksi positif di pasar kripto.

    Dampak Pembebasan Pavel Durov terhadap TON Coin

    Pergerakan harga TONcoin (TON/USDT) pada Minggu, 16 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga TONcoin (TON/USDT) pada Minggu, 16 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Penangkapan Durov sebelumnya menimbulkan perdebatan mengenai kebebasan berbicara di platform seperti Telegram.

    Pada saat yang sama, The Open Network (TON) mengalami pertumbuhan yang signifikan melalui WEB3. Banyak pihak melihat penahanan Durov sebagai serangan terhadap Telegram dan ekosistem TON.

    Kini, dengan kembalinya kebebasan bergeraknya, investor merespons positif, terlihat dari peningkatan harga TON Coin secara signifikan.

    Kabar pembebasannya meningkatkan optimisme di kalangan investor dan memperkuat momentum bullish yang telah terbentuk.

    Lonjakan Harga TON Coin Menuju Akhir Pekan

    TON Coin mencatat lonjakan harga terbesar sejak November tahun lalu. Saat ini, TON diperdagangkan pada harga $3.47 (Rp 5,6 Juta) setelah naik lebih dari 18% dalam 24 jam terakhir.

    Dalam lima hari terakhir, TON terus berada dalam tren hijau dengan kenaikan total 47% sejak titik terendahnya pada 11 Maret.

    Volume perdagangan TON dalam 24 jam terakhir mencapai $466,82 juta, atau melonjak 186,52%.

    Meskipun terjadi pemulihan, namun harga TON masih berada 51% di bawah puncaknya pada Desember 2024 lalu.

    Aktivitas Alamat TON Menunjukkan Tren Menarik

    Data menunjukkan bahwa 99% alamat TON memegang antara $0 hingga $1.000 (Rp 16,3 juta) dalam bentuk koin.

    Sementara itu, 66,44% dari total suplai yang beredar dikuasai oleh investor besar alias whales.

    Jumlah alamat yang HODLing TON meningkat tajam, dari 2,74 juta pada 1 Desember menjadi 4,31 juta per 14 Maret 2025.

    Di sisi lain, jumlah pedagang jangka pendek turun dari 12,38 juta menjadi 4,62 juta, menandakan pergeseran ke strategi investasi jangka panjang.

    Apakah TON Coin Bisa Kembali ke Level Tertinggi Desember?

    Untuk mencapai kembali harga tertingginya di Desember, TON Coin harus mengalami kenaikan 109% dari harga saat ini.

    Aktivitas jaringan yang kuat pada kuartal keempat tahun lalu menjadi faktor utama permintaan terhadap TON. Volume transaksi tetap berada di level yang terakhir terlihat pada Maret.

    Dengan kebebasan Pavel Durov, ada kemungkinan TON akan kembali aktif dalam ekosistem DeFi, yang dapat mendorong lonjakan volume transaksi dan harga lebih tinggi dalam beberapa bulan mendatang.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 5 Kebiasaan Orang Cerdas Ala Steve Jobs CEO Apple Tim Cook, Punya Salah Satunya?


    Jakarta

    Cara seseorang memulai hari dapat berpengaruh pada produktivitas, pola pikir, hingga kesuksesan seseorang. Para orang-orang sukses dan cerdas sering kali merancang rutinitas pagi yang membantu mereka memprioritaskan tugas-tugas penting, menghemat energi mental, dan mempertahankan fokus sepanjang hari.

    Dikutip dari Times of India, penelitian menunjukkan bahwa menyusun rutinitas pagi dapat meningkatkan kinerja kognitif, mengurangi stres, dan menumbuhkan kreativitas. Dengan mencoba kebiasaan pagi orang-orang cerdas dan sukses, seperti Steve Jobs hingga Tim Cook mungkin bisa membantu tujuan pribadi dan profesional secara pribadi.

    1. Kebiasaan Pagi Steve Jobs

    Steve Jobs selalu memulai paginya dengan bertanya pada diri sendiri, yakni ‘jika hari ini adalah hari terakhir hidup saya, apakah saya ingin melakukan apa yang akan saya lakukan hari ini?’.


    Pertanyaan sederhana itu mampu membantunya tetap selaras dengan hasrat dan prioritasnya. Dengan melakukan refleksi ini setiap hari, ia menghindari menghabiskan waktu untuk tugas yang tidak berkontribusi pada tujuan jangka panjangnya.

    Praktik ini dapat diterapkan dengan menyisihkan beberapa menit setiap pagi untuk bertanya pada diri sendiri, tentang apa yang penting untuk hari itu. Dengan menulis jurnal atau meninjau prioritas utama dapat membantu mempertahankan fokus dan memastikan bahwa tindakan itu memiliki tujuan yang jelas.

    Cara Menghilangkan Kelelahan dalam Mengambil Keputusan

    Untuk menghemat energi mental, Jobs mengenakan pakaian yang sama setiap harinya yaitu kaos turtleneck hitam, celana jeans, dan sepatu kets. Ia memfokuskan sumber daya kognitifnya pada inovasi, kepemimpinan, dan pemecahan masalah.

    Prinsip ini menciptakan rutinitas yang mengurangi kegiatan yang tidak terlalu penting. Mengurangi kelelahan dalam mengambil keputusan memungkinkan otak mendedikasikan lebih banyak energi untuk berpikir kreatif dan strategis, yang krusial untuk produktivitas dan kesuksesan secara keseluruhan.

    Melibatkan Gerakan

    Steve Jobs sering mengambil jeda singkat dengan berjalan kaki untuk menjernihkan pikiran dan merangsang kreativitas. Berjalan kaki di luar ruangan atau bahkan sekitar kantor memberikan aktivitas fisik sekaligus meningkatkan kejernihan mental, mengurangi stres, dan menghasilkan ide-ide baru.

    Memasukkan gerakan ke dalam rutinitas pagi, seperti berjalan kaki, peregangan, atau olahraga ringan dapat meningkatkan kinerja fisik dan kognitif. Bahkan lima hingga 10 menit gerakan itu dapat meningkatkan kewaspadaan dan menciptakan suasana positif untuk hari itu.

    2. Pavel Durov yang Membatasi Distraksi

    CEO Telegram Pavel Durov menghindari penggunaan ponselnya saat bagun tidur. Hal itu mencegah notifikasi dan masukan eksternal mendikte pola pikirnya di pagi hari.

    Dalam mempertahankan periode bebas ponsel, Pavel menjaga kejernihan mental dan memprioritaskan tugas-tugas yang ia kerjakan sendiri. Kebiasaan ini dapat diterapkan untuk lebih fokus pada perencanaan, refleksi, atau aktivitas fisik.

    Kebiasaan ini juga memastikan hari dimulai dengan sengaja. Menetapkan batasan digital di pagi hari dapat secara drastis meningkatkan fokus, mengurangi stres, dan meningkatkan produktivitas.

    3. Johannes Thomas yang Memprioritaskan Pekerjaan

    CEO Trivago Johannes Thomas mengatur pagi harinya agar bebas dari rapat atau meeting. Ia mendedikasikan 90-120 menit pertama untuk pekerjaan yang terfokus dan tanpa gangguan.

    Pembagian waktu inni memungkinkan untuk mengatasi masalah kompleks, bertukar pikiran tentang solusi, dan membuat keputusan penting tanpa gangguan. Ini dapat diterapkan dengan mengidentifikasi jam-jam produktivitas puncak dan menjadwalkannya di kalender untuk pekerjaan mendalam.

    Matikan notifikasi, tutup tab yang tidak perlu, dan beri tahu rekan kerja tentang waktu khusus ini. Menata kegiatan pagi dengan pekerjaan tanpa gangguan dapat memastikan tugas-tugas penting telah terselesaikan, dan tentunya memberikan hasil yang lebih berkualitas.

    4. Awali Hari dengan Rasa Syukur Ala Tim Cook

    Tim Cook yang merupakan CEO Apple selalu memulai harinya dengan membaca e-mail dan berolahraga pagi. Selain produktivitas, rutinitas ini menumbuhkan pola pikir bersyukur dan penuh perhatian.

    Olahraga pagi memberi energi pada tubuh dan mempersiapkan pikiran untuk pekerjaan yang terfokus. Sementara membaca dan menanggapi komunikasi bermakna yang membantu menumbuhkan keterlibatan dan koneksi.

    Rutinitas pagi dapat diawali dengan menulis jurnal, meditasi, atau berolahraga. Hal ini menciptakan suasana yang konstruktif, mendorong kejernihan mental. dan memperkuat ketahanan menghadapi tantangan sepanjang hari.

    5. Mengidentifikasi Tugas Penting Ala Kevin O’Leary

    Kevin O’Leary mengidentifikasi tiga tugas penting yang harus diselesaikan setiap hari, dan menyingkirkan semua gangguan lainnya. Dengan berfokus pada prioritas ini, ia memastikan dampak yang maksimal dan menghindari kewalahan oleh aktivitas yangg tidak penting.

    Strategi ini dapat diterapkan dengan membuat daftar singkat tiga teratas setiap pagi atau malam sebelumnya. Perencanaan tersebut membantu mempertahankan fokus, mencapai kemajuan, dan menciptakan rasa pencapaian di awal hari yang meningkatkan motivasi hingga produktivitas.

    (sao/naf)



    Sumber : health.detik.com