Tag: pecak nila

  • Ada Soto Betawi Merah dan Pecak Nila yang Pedas Segar


    Jakarta

    Warung makan Betawi yang populer bisa ditemui di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan. Warung Saco ini punya sajian pecak nila hingga soto Betawi yang sedap.

    Kuliner khas Betawi identik dengan cita rasanya yang gurih pedas. Umumnya dikelola oleh keluarga Betawi dengan beragam jenis hidangan khas. Dari pecak, soto hingga sayur asem.

    Seperti yang ditawarkan Warung Saco yang berlokasi di Jalan Saco 1 No. 7, Ragunan, Jakarta Selatan. Tempat makan ini selalu ramai dikunjungi saat makan siang, mulai buka pada pukul 11.00 WIB.


    Warung Saco bisa menjadi pilihan tempat makan siang yang nyaman jika tengah berada di sekitar Ragunan. Cocok juga untuk kumpul keluarga saat akhir pekan.

    Konsep Rumah Kebaya

    warung saco menawarkan makanan khas Betawi yang nikmatwarung saco menawarkan makanan khas Betawi yang nikmat Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Warung Saco memiliki konsep bangunan ala rumah kebaya yang merupakat rumah adat orang Betawi. Area makannya cukup luas dan sangat nyaman.

    Saat berada di area depan tempat makan jadi seperti bertamu ke rumah orang Betawi. Beberapa pilar diberi sentuhan warna hijau emerald agar nuansanya semakin terlihat mirip rumah adat Betawi.

    Untuk furniturnya kebanyakan menggunakan bahan kayu yang dipelitur cokelat. Jadi mengesankan tempat makan yang nyaman dan memang cocok untuk makan keluarga.

    Ada Puluhan Menu

    Menu yang ditawarkan tak hanya fokus pada 1 jenis masakan saja, tapi ada puluhan menu. Tiga menu yang paling banyak dipesan adalah soto betawi, pecak nila, dan gado-gado.

    Satu porsi makanan di sini cukup besar untuk dinikmati sendirian. Cocok utnuk makan tengah bersama keluarga. Harganya juga terbilang terjangkau, mulai dari Rp 30.000-an per porsi.

    Detail Informasi (Warung Saco)
    Nama Tempat Makan Warung Saco
    Alamat Jalan Saco 1 No. 7, Ragunan, Jakarta Selatan
    No Telp 0821-2344-2390
    Jam Operasional 11.00 – 22.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 30.000 – Rp 50.000
    Tipe Kuliner Kuliner Betawi
    Fasilitas
    • Parkir luas
    • Tempat nyaman
    • Harga terjangkau
    • Pembayaran bisa tunai atau nontunai

    Cita rasa soto Betawi hingga bir pletok ada di halaman selanjutnya!

    Soto Betawi Kuah Merah

    warung saco menawarkan makanan khas Betawi yang nikmatwarung saco menawarkan makanan khas Betawi yang nikmat Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Menu Soto Betawi dari Warung Saco menarik perhatian kami. Tersedia semangkuk soto dengan isian daging sapi saja atau campur dengan paru.

    Kami memesan seporsi soto Betawi campur (Rp 50.000). Untuk seporsinya disajikan tanpa nasi, jadi harus menambah Rp 8.000 untuk seporsi nasi.

    Porsi soto Betawi di sini cukup besar, isian daging dan paru gorengnya melimpah. Di dalamnya juga ada irisan tomat, kentang, daun bawang, dan emping.

    Rsa soto Betawi ini cukup gurih tapi konsistensinya tak begitu kental. Warnanya juga agak kemerahan, merupakan gagarak pedas dengan kuah santan dan aroma rempah yang pekat harum.

    Soto Betawi di Warung Saco ini memakai potongan daging yang empuk, parunya juga lembut dan tidak digoreng kering. Lebih nikmat ketika ditambahkan jeru limau dan sambalnya.

    Pecak Nila yang Pedas Segar

    warung saco menawarkan makanan khas Betawi yang nikmatwarung saco menawarkan makanan khas Betawi yang nikmat Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Tersedia beberapa menu pecak ikan di Warung Saco, salah satunya menggunakan ikan nila goreng. Harga seporsinya Rp 35.000 dengan ukuran ikan yang cukup besar. Pecak nila ini bisa dinikmati 1-2 orang.

    Sajian pecak nila ini tampak merah merona dengan tambahan rempah yang aromatik pada sajiannya. Jika melihat sekilas, tampaknya begitu pedas.

    Padahal rasa pedasnya tak menyiksa, jadi masih dapat dinikmati. Ini karena, cabai yang digunakan dicampur dengan cabe merah keriting, tak hanya rawit saja.

    Aslinya, pecak ikan khas Betawi menggunakan tambahan temu kunci yang ikut diulek kasar. Namun, racikan ala Warung Saco ini hanya memakai jahe dan kencur saja untuk bumbu aromatiknya.

    Ikan nila ini digoreng kering yang sebelumnya telah dimarinasi dengan bumbu, sehingga bagian dalam dagingnya terasa gurih. Untuk kuahnya terasa pedas segar dengan sentuhan asm dari jeruk limau.

    Gado-gado dan Bir Pletok Juga Khas Betawi

    Sebagai pelengkap, kami juga menikmati sajian gado-gado dan bir pletok. Untuk gado-gadonya (Rp 30.000) juga disajikan dalam porsian besar, cocok untuk 2-3 orang.

    Gado-gado ulek disajikan tanpa lontong maupun nasi, jadi hanya sayuran saja. Sayangnya sajian gado-gado di sini sudah lebih modern melihat dari isian sayurnya. Terdiri atas selada, taoge, kacang panjang, mentimun, labu siam, dan kol.

    Pelengkap gado-gado ini ditambahkan setengah butir telur rebus, emping, dan sambal. Untuk bumbu kacangnya disiramkan langsung ke atas sayuran, tipenya bukan yang halus jadi masih dapat merasakan tekstur dari kacang tanahnya.

    Bir Pletok, minuman khas Betawi juga dapat dicoba di sini. Disajikan per gelas dengan harga Rp 15.000. Rasa rempahnya tak begitu kuat, tapi tercecap jahe dan gula merah. Rasanya juga menyegarkan karena disajikan dingin dengan es batu.

    Warung Saco bisa menjadi pilihan tempat makan keluarga yang patut dicoba. Cocok juga untuk acara kantor atau makan siang bersama rekan kerja.

    Warung Saco Betawi

    Jalan Saco 1 No. 7, Ragunan, Jakarta Selatan
    Jam operasional: 11.00 – 22.00 WIB
    Instagram @warungsaco.id
    No. Telp: 0821-2344-2390

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Oseng Nila dan Ampas Kecap khas Sunda di Warung Langganan PNS


    Jakarta

    Berlokasi ‘nyempil’ di dalam perkampungan, tempat makan langganan PNS ini punya suasana teduh. Menunya sedap menawarkan masakan Sunda, seperti Oseng Nila hingga Hampas Kecap.

    Masakan Sunda rasanya pas untuk dinikmati kapan pun. Menu-menunya merupakan masakan rumahan yang sederhana, sedap, dan dilengkapi dengan sambal dan lalapan yang segar.

    Seperti yang ditawarkan warung makan ini. Bernama RM Imah Mih Asri yang berlokasi jalan Masjid Ciater, Gg H Sa’it, Serpong, Tangerang Selatan.


    Warung makan ini lokasinya agak nyempil di dalam perkampungan dan suasananya teduh. Tak heran jika warung ini jadi langganan rombongan keluarga hingga PNS.

    Detail Informasi RM Imah Mih Asri
    Nama Tempat Makan RM Imah Mih Asri
    Alamat Jl. Masjid Ciater Gg. H. Sa’it, Ciater, Kec. Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten 15310
    No Telp 0895-3529-90332
    Jam Operasional 09.30
    16.00
    Estimasi Harga Mulai Rp 15.000
    Tipe Kuliner Masakan Sunda
    Fasilitas
    • Gubukan lesehan
    • Parkir
    • Toilet

    Berikut ini pengalaman bersantai di RM Imah Mih Asri:

    1. Bisnis persepupuan

    RM Imah Mih Asri, warung makan Sunda yang jadi langganan PNS.RM Imah Mih Asri, warung makan Sunda yang jadi langganan PNS. Foto: detikcom/Riska Fitria

    RM Imah Mih Asri dikelola oleh persepupuan, yakni Ayu dan Ucha. Kepada detikFood (1/7) Ayu menceritakan bahwa warung makan sunda ini baru berdiri Desember 2024.

    “Sebenarnya kita baru, tapi sebelumnya kita juga pernah buka warung Oseng Juragan pada 2017. Sayangnya itu kolaps karena COVID-19, lalu kita beralih ke warung makan Sunda,” tutur Ayu.

    Pada menu-menu di warung makan Sunda ini, Ayu tetap menggunakan bumbu dasar yang dipakai pada saat membuat usaha Oseng Juragan.

    2. Menggunakan resep nenek

    RM Imah Mih Asri, warung makan Sunda yang jadi langganan PNS.RM Imah Mih Asri menggunakan resep nenek. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Bumbu yang dipakai tersebut merupakan resep sang nenek. Ayu menceritakan neneknya merupakan orang yang hobi masak. Bahkan ia bisa membuat makanan enak dengan bahan seadanya di kebun.

    “Beliau itu bukan dari bidang masak sih, tapi memang pintar memasak. Dia sering banget masak dari hasil kebunnya yang sederhana, dimasak dan jadi makanan enak,” tutur Ayu.

    Karenanya Ayu dan Ucha kemudian terinspirasi menggunakan resep nenek untuk diaplikasikan di bisnis kulinernya. Bahkan di RM Imah Mih Asri ini banyak menu-menu unik yang jarang ditemui.

    Menu yang ditawarkan di RM Imah Mih Asri ada di halaman berikutnya.

    3. Uniknya Hampas Kecap

    RM Imah Mih Asri, warung makan Sunda yang jadi langganan PNS.Hampas Kecap, terbuat dari kacang kedelai hitam dari proses pembuatan kecap. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Beberapa menu unik yang jarang ditemui di warung Sunda lainnya, ada Oseng Daun Pucuk Labu, Oseng Kulit Melinjo, hingga Hampas Kecap.

    Kami mencicipi Hampas Kecap (Rp 13.000) yang merupakan oseng kacang kedelai hitam ampas dari pembuatan kecap. Menurut Ayu, menu ini merupakan makanan tradisional kampung halamannya di Kuningan, Jawa Barat.

    “Ampas kecap itu kita ambil dari Cirebon langsung ada pabrik kecap di sana, karena di sini gak ada,” tuturya.

    Kacang kedelai hitam ditumis dengan cabai merah. Teksturnya empuk, rasanya perpaduan gurih dan manis dari campuran kecapnya. Taburan bawang merah goreng juga menambah aroma tersendiri.

    4. Oseng Ikan Nila hingga Cakalang Kecombrang

    RM Imah Mih Asri, menawarkan banyak masakan Sunda yang sedap.Cakalang Kecombrang yang harum. Foto: detikcom/Riska Fitria

    RM Imah Mih Asri punya menu yang lengkap. Berbagai olahan ikan pun dapat kamu nikmati di sini. Salah satunya Oseng Ikan Nila (Rp 28.000).

    Ikan nilanya berukuran sekitar 250 gram, digoreng kering baru kemudian diracik dengan bumbu oseng. Bumbunya yang dominan gurih, agak pedas, ada sensasi segar dari tomat dan kemangi. Daging ikannya padat, gurih, dan renyah.

    Cakalang Kecombrang (Rp 28.000) juga tak kalah enak. Ikan cakalangnya disuwir-suwir dan diracik dengan bumbu kecombrang. Aroma kecombrangnya cukup kuat dan menambah selera makan. Rasanya juga tidak begitu pedas.

    5. Bakwan Udang hingga Es Teler

    RM Imah Mih Asri, warung makan Sunda yang jadi langganan PNS.Bakwan udang yang berukuran besar. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Selain itu, RM Imah Mih Asri juga menawarkan menu pelengkap, seperti Telur Dadar Jabrik (Rp 15.000) yang gurih dan renyah dan Karedok (Rp 16.000) yang segar dan bisa disesuaikan tingkat kepedasannya.

    Juga ada Bakwan Udang (Rp 20.000) dengan isian 3 buah per porsi. Bakwan udangnya berukuran besar. Digoreng garing dengan cita rasa gurih. Selain itu, disajikan dengan udang utuh yang royal.

    RM Imah Mih Asri, menawarkan banyak masakan Sunda yang sedap.Es teler yang manis dah menyegarkan cocok untuk menu penutup. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Udangnya cukup padat dan berukuran besar-besar. Untuk menu penutup bisa pesan Es Teler (Rp 17.000). Berisi alpukat, biji selasih, kelapa muda, dan sirup susu yang manis dan menyegarkan.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com