Tag: pegunungan

  • Mau Liburan ke Gunung Mas Puncak? Ini Rutenya dari Jakarta


    Jakarta

    Agrowisata Gunung Mas merupakan salah satu tempat wisata favorit yang ada di sekitar Kawasan Puncak, Bogor. Kebanyakan pengunjung yang datang pun berasal dari Jakarta.

    Salah satu alasan kenapa banyak warga Jakarta yang datang ke Agrowisata Gunung Mas karena ingin liburan sambil healing. Lokasinya juga tidak begitu jauh dari Jakarta, sehingga objek wisata ini dipadati pengunjung terutama saat weekend dan musim liburan.

    Bagi travelers yang tinggal di Jakarta dan ingin liburan bareng teman, keluarga, atau pasangan ke Agrowisata Gunung Mas, bisa banget kok! Cara paling mudah untuk bisa sampai ke tempat wisata ini adalah dengan mengendarai kendaraan pribadi.


    Ingin tahu rute perjalanan dari Jakarta menuju Agrowisata Gunung Mas Puncak? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Rute Jakarta – Agrowisata Gunung Mas Puncak

    Agrowisata Gunung Mas Puncak berlokasi di Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ada sejumlah rute yang bisa ditempuh jika travelers ingin healing ke tempat wisata ini.

    Misalnya kamu berangkat dari kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Jika mengendarai mobil, detikers bisa melalui Jalan Tol Dalam Kota, kemudian masuk ke Jalan Tol Jagorawi.

    Setelah itu keluar di pintu tol menuju Taman Safari/Puncak/Bandung, kemudian lanjut melalui Jalan Raya Puncak – Cianjur hingga sampai di Agrowisata Gunung Mas Puncak. Waktu perjalanannya sekitar 1,5 jam.

    Lain halnya jika mengendarai sepeda motor, ada dua opsi rute perjalanan yang bisa kamu pilih. Simak selengkapnya di bawah ini:

    1. Via Jalan Raya Bogor

    Dari Mampang Prapatan, detikers mengambil arah ke Jalan Raya Pasar Minggu, lalu masuk ke Jalan Margonda Raya, kemudian dilanjutkan ke Jalan Raya Jakarta – Bogor.

    Setelah itu, travelers diarahkan menuju Jalan Sukaraja hingga sampai di Jalan Raya Pasir Angin. Sekitar 300 meter, detikers mengambil jalan menuju Jalan Raya Puncak – Cianjur dan terus saja hingga tiba di Agrowisata Gunung Mas Puncak. Waktu tempuh sekitar 2,5 jam perjalanan.

    2. Via Jalan Raya Parung

    Rute ini terbilang lebih jauh karena detikers melalui Parung dan Kota Bogor. Jadi, dari Mampang Prapatan ambil arah ke Jalan Pangeran Antasari, lalu Jalan TB Simatupang, kemudian belok ke Jalan R.A Kartini.

    Setelah itu, ambil arah ke Jalan Raya Parung dan terus sampai memasuki Jalan Jakarta – Bogor. Setibanya di Kota Bogor, detikers ikuti jalan menuju Jalan Raya Pajajaran hingga Jalan Raya Bogor – Sukabumi.

    Di ujung jalan travelers akan menemukan pertigaan, ambil ke arah kanan menuju Jalan Raya Puncak – Cianjur. Kemudian lurus terus mengikuti jalan hingga sampai di Agrowisata Gunung Mas. Waktu tempuhnya sekitar 3 jam.

    Harga Tiket Masuk Agrowisata Gunung Mas Puncak

    Pengunjung yang datang ke Agrowisata Gunung Mas Puncak dikenakan tiket masuk sebesar Rp 15.500/orang saat weekday. Sementara saat akhir pekan tiket masuknya dibanderol Rp 20.000/orang.

    Harga tiket tersebut belum termasuk tarif bermain di sejumlah wahana yang ada di Agrowisata Gunung Mas Puncak. Simak rincian harga tiket wahananya berikut ini:

    • Berkeliling kebun teh: Rp 10.000/orang.
    • Menaiki kuda: Rp 60.000/1 kilometer.
    • Rainbow slide: Rp 25.000/orang.
    • Flying fox: Rp 60.000/orang.
    • Berenang: Rp 10.000/orang.
    • ATV: Rp 160.000 (weekday) dan Rp 210.000 (weekend).

    Untuk jam operasionalnya sendiri, Agrowisata Gunung Mas Puncak buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Disarankan datang sejak pagi hari agar bisa merasakan udara segar khas pegunungan sekaligus mencoba banyak wahana permainan karena belum ramai pengunjung.

    Demikian penjelasan mengenai rute perjalanan dari Jakarta menuju Agrowisata Gunung Mas Puncak. Semoga dapat membantu travelers.

    (ilf/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • Panduan Wisata dan Rute ke Taman Langit Pangalengan di Bandung


    Jakarta

    Wilayah Pangalengan, Bandung terkenal dengan panorama alamnya yang memukau. Ada satu destinasi wisata yang patut traveler datangi kalau berminat ke sana, yaitu Taman Langit Pangalengan.

    Terletak di ketinggian 1.670 mdpl, objek wisata ini menyuguhkan panorama cantik sejauh mata memandang. Terlebih kamu bisa menyaksikan matahari terbit apabila bermalam di sana. Penasaran dengan Taman Langit Pangalengan? Simak informasi selengkapnya di bawah ini.

    Ada Apa Saja di Taman Langit Pangalengan?

    Berikut daya tarik dan aktivitas seru yang dapat kamu lakukan di Taman Langit Pangalengan:


    1. Panorama Mempesona

    Tentunya pemandangan alam menawan merupakan daya tarik utama kawasan Taman Langit di Pangalengan ini. Letaknya yang berada di ketinggian, traveler bakal melihat panorama hijau perbatasan Bandung Selatan dan Garut Selatan sejauh mata memandang 360 derajat.

    Di arah timur, kamu akan disuguhkan pemandangan wilayah Pangalengan, Situ Cileunca, dan deretan Gunung Wayang. Di selatan, pengunjung dapat menatap perbukitan perkebunan teh Cukul, pegunungan di Garut Selatan, dan garis Samudera Hindia di Laut Selatan.

    Sementara di sisi utara, sebagian panorama Kota Bandung dan Pegunungan Bandung Utara bisa dilihat. Karena berada di ketinggian 1.670 mdpl juga, traveler dapat menyaksikan “samudera awan” jika beruntung.

    Hamparan panoramanya yang menawan menjadikan Taman Langit Pangalengan objek wisata yang cocok banget untuk healing. Tak heran tempat ini selalu ramai dikunjungi wisatawan.

    Taman Langit PangalenganTaman Langit Pangalengan Foto: Yuga Hassani/detikcom

    2. Jembatan di Tengah Kebun Teh

    Jembatan kayu memanjang jadi ikon di Taman Langit Pangalengan. Pasalnya, jembatan ini berada di tengah-tengah kebun teh hijau yang luas. Dengan latar belakang hamparan kebun teh, jembatan jadi spot foto favorit yang tak boleh dilewatkan para pengunjung yang datang.

    Jika kedatanganmu bertepatan dengan munculnya “samudera awan’, traveler bisa banget berfoto dengan latar tersebut.

    3. Tempat Berkemah

    Taman Langit menyediakan camping ground atau area perkemahan di alam terbuka yang memukau ini. Sehingga traveler pun bisa menikmati pemandangan mempesona, baik di pagi, siang, maupun malam hari.

    Kamu yang tertarik berkemah di sana bisa menghubungi pengelola kawasan Taman Langit Pangalengan. Terdapat variasi paket camping yang ditawarkan dengan fasilitas dan area kemah yang berbeda.

    Selain dapat menikmati nuansa alamnya, traveler yang bermalam di sini akan sangat beruntung karena bisa menyaksikan matahari terbit yang menyapa di pagi hari.

    Taman Langit PangalenganTaman Langit Pangalengan Foto: dok. Instagram @tamanlangitpangalenganofficial

    Lokasi dan Rute ke Taman Langit Pangalengan

    Taman Langit Pangalengan terletak di Perkebunan Cukul, Kampung Puncak Mulya, Desa Sukaluyu, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Lokasinya dari pusat kota Bandung cukup jauh, sekitar 57 km dengan waktu tempuh kisaran 2 jam.

    Traveler yang tertarik ke sini dapat menjangkau tempat wisata ini menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Mengutip catatan detikcom, transportasi dan rute ke Taman Langit Pangalengan yakni sebagai berikut:

    1. Kendaraan Pribadi

    Kamu yang menggunakan mobil atau motor sendiri dapat melalui Jalan Raya Situ Cileunca untuk menuju ke tempat wisata ini..

    2. Transportasi Umum

    Apabila menggunakan kendaraan umum, kamu bisa memilih transportasi dan rute:
    – Bus dengan rute Pangalengan-Bandung dari terminal Leuwi Panjang
    – Minibus atau elf dari terminal Tegal Lega.

    Kamu yang menaiki kendaraan umum akan turun di pemberhentian akhir yaitu terminal Pangalengan.

    3. Transportasi Online

    Kalau memilih transportasi online, maka traveler bisa memesan langsung mobil atau ojek dari tempatmu berada untuk sampai langsung di Taman Langit Pangalengan.

    Jam Buka Taman Langit Pangalengan

    Kawasan wisata Taman Langit Pangalengan buka setiap hari. Kamu bisa datang kemari mulai dari jam 05.00-17.00 WIB. Sebaiknya datang sejak pagi agar tempat wisata belum terlalu ramai pengunjung.

    Taman Langit PangalenganTaman Langit Pangalengan Foto: Yuga Hassani/detikcom

    Tiket Masuk Taman Langit Pangalengan

    Untuk masuk ke Taman Langit Pangalengan, kamu perlu membeli tiket seharga Rp 15.000 untuk dewasa dan Rp 5.000 untuk anak-anak. Apabila hendak berkemah maka tiket masuknya sebesar Rp 35.000.

    Bagi yang membawa kendaraan pribadi, traveler perlu mengeluarkan tarif parkir sebesar Rp Rp 5.000 untuk motor dan Rp 10.000 untuk mobil. Jika camping maka tarif parkir yang dikenakan yaitu Rp 10.000 untuk motor dan Rp 20.000 untuk mobil.

    Untuk kamu yang tertarik berkemah di Taman Langit Pangalengan, berikut harga paket yang disediakan pengelola, dikutip dari laman resminya:

    • Paket Camping Standar (untuk 4 orang): Rp 450.000 per hari
      Fasilitas: tiket camping 4 orang, tenda, sleeping bag, lampu, colokan listrik, matras tipis, dan toilet bersama.
    • Paket Camping Medium (untuk 4 orang): Rp Rp 550.000 per hari
      Fasilitas: tiket camping 4 orang, tenda, sleeping bag, lampu, colokan listrik, kasur busa, kayu bakar, tikar, dan toilet bersama.
    • Paket Sunrise Camping Deck (untuk 4 orang): Rp 650.000 per hari
      Fasilitas: tiket camping 4 orang, tenda, sleeping bag, lampu, colokan listrik, kasur busa, kompor dan cooking set, kayu bakar, area private dek kayu, dan toilet bersama.
    • Paket Camping Private (untuk 4 orang): Rp 700.000 per hari.
      Fasilitas: tiket camping 4 orang, tenda, sleeping bag, lampu, colokan listrik, kasur busa, air mineral, tikar, area private dek kayu, dan toilet pribadi.

    Tips Berkunjung ke Taman Langit Pangalengan

    Sebelum traveler pergi ke Taman Langit, sebaiknya simak sejumlah tips berikut terlebih dahulu nih:

    • Sebaiknya tidak datang di hari libur karena akan ramai wisatawan
    • Datang saat cuaca cerah agar tidak kesulitan selama perjalanan
    • Menggunakan kendaraan roda dua karena akses jalan yang hanya muat satu mobil
    • Membawa bekal makanan dan minuman
    • Mengenakan pakaian hangat yang nyaman karena cuaca yang relatif dingin
    • Memakai alas kaki yang tidak licin
    • Berhati-hati saat berjalan di perkebunan teh
    • Tidak diperkenankan membuang sampah sembarangan
    • Membawa aksesoris untuk berfoto.

    Nah, itu tadi panduan berwisata dan rute ke Taman Langit Pangalengan di Bandung. Jadi, kamu tertarik berkunjung ke sana nggak?

    (azn/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • 5 Objek Wisata Batu Terkenal yang Cocok Buat Liburan 2024


    Kota Bat Menjadi salah satu kota yang terkenal banyak menawarkan destinasi wisata di Jawa Timur. Kota ini juga dikenal dengan udara sejuk dan pemandangan alam yang menawan.

    Tak heran, jika batu punya julukan sebagai “Kota wisata”. Dulunya, Batu masuk ke wilayah Malang makanya orang banyak menyebutnya Batu Malang.

    Namun, sejak tahun 2001 kota Batu telah berdiri sendiri sebagai kota otonom yang terpisah dari Kabupaten Malang. Apa apa saja wisata di Batu? Simak rekomendasinya di bawah ini.


    Rekomendasi Wisata Batu

    1. Batu Love Garden (Baloga)

    Batu Love Garden di Kota BatuBatu Love Garden di Kota Batu. Foto: Muhammad Aminudin/detiktravel

    Batu Love Garden merupakan destinasi wisata Batu yang cocok untuk keluarga. Di sini, kita akan banyak menemukan berbagai jenis bunga dan aneka wahana seru.

    Selain keindahan flora, Batu Love Garden juga memiliki spot-spot foto yang instagramable. Bahkan, kamu juga bisa menyaksikan flowers parade yang berlangsung saat weekend di jam 11.00 WIB dan 14.00 WIB.

    Ada puluhan wahana yang bisa traveler coba, mulai dari bianglala, boom boom car, hingga rainbow slide. Aktivitas seru seperti memberi makan satwa, naik onta, petik apel, sewa kostum ala Eropa juga bisa kamu temukan di sini.

    • Alamat: Jl. Raya Pandanrejo No.91, Pandanrejo, Kec. Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur.
    • Hari & Jam Operasional: Setiap hari mulai dari jam 08.30 – 16.30 WIB.
    • Harga Tiket Masuk: Weekday untuk tiket reguler Rp 50 ribu dan tiket terusan Rp 90 ribu (free wahana), sementara weekend Rp 90 ribu (free wahana).

    2. Batu Wonderland

    Batu Wonderland Water ResortBatu Wonderland Water Resort. Foto: Instagram @batuwonderland

    Batu Wonderland menawarkan pilihan liburan yang cukup lengkap, karena memiliki waterpark, hotel, hingga restoran. Taman hiburan ini menggabungkan berbagai wahana air dan permainan dengan desain yang menarik.

    • Alamat: Jl. Imam Bonjol No.17, Temas, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur.
    • Hari & Jam Operasional: Setiap hari dari jam 08.00 – 17.00 WIB.WIB.
    • Harga Tiket Masuk: Tarif waterpark Senin-Jumat Rp 15.000 , sedangkan Sabtu-Minggu Rp 30.000.

    3. Coban Talun

    wisata MalangAir terjun Coban Talun. Foto: Rizna Feramerina/d’Traveler

    Coban Talun adalah wisata alam Batu yang menawarkan keindahan terjun megah.
    Selain bisa menikmati udara segar pegunungan, tempat ini bakal cocok bagi traveler yang suka berpetualang di alam. Pasalnya, untuk bisa menuju air terjun ini perlu melakukan sedikit trekking. Selain melihat

    • Lokasi: Dusun Wonorejo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.
    • Hari & Jam Operasional: setiap hari mulai dari jam 08.00 – 16.00 WIB.
    • Harga Tiket: Rp 10.000

    4. Jatim Park

    jatim park 1Jatim Park 1. Foto: M Bagus Ibrahim

    Jawa Timur Park merupakan tempat rekreasi dan taman belajar yang terkenal dan jadi salah satu ikon Kota Batu. Terdapat 3 pusat rekreasi Jawa Timur Park, yang terdiri dari:

    1. Jawa Timur Park 1 (Museum Tubuh dan Science Coaster Park)
    2. Jawa Timur Park 2 (Museum Satwa dan Batu Secret Zoo)
    3. Jawa Timur Park 3 (Dino Park, Museum Musik Dunia, The Legend Star Park, Funtech Plaza, dan Milenial Glow Garden)

    Alamat:

    • Jawa Timur Park 1 berlokasi di Jl. Kartika No. 2, Kota Wisata Batu, Jawa Timur.
    • Jawa Timur Park 2 berlokasi di Jalan Oro-oro Ombo No. 9, Desa Temas, Kecamatan Batu, Kota Batu.
    • Jawa Timur Park 3 berlokasi di Jalan Raya Ir. Soekarno No.144, Beji, Kota Batu, Jawa Timur.

    Hari & Jam Operasional:

    • Jawa Timur Park 1 buka setiap hari dari jam 08.30 – 16.30 WIB.
    • Jawa Timur Park 2 buka setiap hari dari jam 08.30 – 16.30 WIB.
    • Jawa Timur Park 3 Weekday 11.00 – 20.00 WIb dan Weekend 11.00 – 21.00 WIB.

    Harga Tiket Masuk:

    • Jawa Timur Park 1 Rp 125.000
    • Jawa Timur Park 2 Rp 140.000
    • Jawa Timur Park 3 Rp 290.000.

    5. Batu Night Spectacular (BNS)

    Batu Night Spectacular (BNS)Batu Night Spectacular (BNS). Foto: (Bonauli/detikcom)

    Batu Night Spectacular merupakan wisata Batu berupa taman hiburan malam, yang tergabung dalam Jatim Park Group.

    Traveler akan diajak menikmati berbagai atraksi dan hiburan, dalam suasana yang penuh warna dan ceria di sini. Mulai dari rumah hantu, cinema 4D, hingga spot-spot yang bagus untuk dijadikan background foto.

    Alamat: Jl. Hayam Wuruk No.1, Kecamatan Batu, Kota Batu.

    • Hari & Jam Operasional: Setiap hari 15.00-23.00 WIB
    • Harga Tiket Masuk: Senin-Kamis Rp 40.000 dan Jumat-Minggu Rp 65.000.

    Beragam wisata yang ditawarkan, membuat Batu jadi kota yang dipilih untuk menghabiskan waktu liburan bersama orang tersayang.

    (fds/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Pilihan 7 Aktivitas Seru Sehari di Taman Nasional Baluran Africa van Java


    Jakarta

    Taman Nasional Baluran dijuluki sebagai Africa van Java. Bukan tanpa sebab, hamparan alam yang disuguhkannya begitu mempesona, terlebih saat musim kemarau tampak mirip dengan savana di Afrika.

    Berlokasi di ujung timur Pulau Jawa, luasnya yang mencapai 25.000 hektar menyajikan banyak spot menarik. Traveler dapat menemukan kawasan padang rumput, hutan hijau, pegunungan, serta perairan.

    Tertarik mengunjungi taman nasional satu ini? Cari tahu daya tarik dan aktivitas seru yang dapat dilakukan di Taman Nasional Baluran pada uraian di bawah.


    Aktivitas Seru di Taman Nasional Baluran

    Dilansir situs Dinas Pariwisata Kabupaten Situbondo, berikut spot dan kegiatan yang asik dilakukan di Taman Nasional Baluran:

    1. Berkeliling Taman Nasional

    Taman nasional ini menyuguhkan bentangan Savana Bekol, hutan hijau lebat Evergreen Forest, hingga pesona Pantai Bama. Padang rumput Bekol menjadi kawasan ikonik di sana. Kawasan seluas 10 ribu hektare inilah yang menjadi alasan Taman Nasional Baluran disebut sebagai Africa van Java.

    Ketika cuaca kemarau, rerumputan di Savana Bekol mengering sehingga menyerupai padang rumput di daratan Afrika. Di musim hujan, padang rumput ini akan menghijau cantik sejauh mata memandang. Begitu pula dengan Gunung Baluran yang menjadi latar belakangnya.

    Burung merak melintas di padang sabana Bekol di Taman Nasional Baluran, Situbondo, Jawa Timur, Jumat (22/6). Kawasan yang memiliki luas 25 ribu hektar tersebut memiliki sekitar 444 jenis tumbuhan, 26 jenis mamalia, 155 jenis burung dan terdapat lokasi wisata bahari serta lokasi pengamatan burung migran. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/pd/18Savana Bekol di Taman Nasional Baluran. Foto: ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

    Untuk menuju pada rumput, detikers harus terlebih dahulu melewati Evergreen Forest sebagai jalan satu-satunya. Hutan rimbun ini bak terowongan hijau dengan pepohonan yang berada di sekelilingnya. Bulan Januari hingga Februari diketahui waktu terbaik mampir ke area hutan ini.

    Di ujung Taman Nasional Baluran, traveler akan menemukan Pantai Bama dengan perairan yang jernih dan hamparan pasir putihnya. Kawasan ini juga dikelilingi hutan mangrove yang eksotis. Sejumlah spot lain yang bisa dikunjungi di taman nasional ini, meliputi Gua Jepang, Curah Tangis, Batu Numpuk, serta Candi Bang.

    2. Mengamati Flora dan Fauna

    Savana Bekol menjadi habitat satwa meliputi kerbau liar, banteng Jawa, rusa timor, kera, lutung, ular, babi dan anjing hutan, hingga macan tutul. Selain fauna, flora yang bakal kamu jumpai di sana seperti widoro bukol, pilang, mimbo, dan kesambi.

    Rusa timor (cervus timorensis) bersama kera ekor panjang (macaca fascicularis) mencari makan di savana Taman Nasional Baluran, Situbondo, Jawa Timur, Jumat (5/6/2020). Ditutupnya pariwisata di TN Baluran pada masa Pandemi COVID-19, berdampak pada perilaku satwa yang biasanya beraktivitas di dalam hutan saat ini mudah dijumpai di padang savana karena tidak adanya wisatawan. ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/pras.Rusa timor (cervus timorensis) bersama kera ekor panjang (macaca fascicularis) mencari makan di savana Taman Nasional Baluran, Situbondo, Jawa Timur, Jumat (5/6/2020). Foto: ANTARA FOTO/BUDI CANDRA SETYA

    Detikers juga akan menemukan sejumlah spesies burung di Taman Nasional Baluran secara keseluruhan, antara lain kuntul karang, cangak abu, bangau tong-tong, hingga wiliwili besar. Menariknya, khusus di Pantai Bama saja merupakan habitat asli bagi beberapa burung endemik Jawa Timur.

    3. Menyaksikan Panorama dari Menara Pandang

    Hamparan alam Taman Nasional Baluran sangat disayangkan apabila tidak dapat dinikmati secara menyeluruh. Untungnya, di sana terdapat menara pandang yang bisa diakses pengunjung untuk menyaksikan panorama padang rumput dari ketinggian.

    Dari menara tersebut, traveler bakal melihat bentangan savana yang luas beserta gerombolan satwa liar yang hidup di taman nasional. Pengalaman itu tentunya sangat berkesan.

    Menara Bekol di Taman Nasional BaluranMenara Bekol di Taman Nasional Baluran. Foto: (Bonauli/detikcom)

    4. Menikmati Pemandangan Bawah Laut

    Pantai Bama di kawasan Taman Nasional Baluran menyuguhkan perairan yang jernih dengan kehidupan bawah laut yang luar biasa. Hamparan pasir putihnya yang lembut dan bersih menjadi pelengkap keelokan pantai satu ini.

    Di Pantai Bama, traveler bisa menikmati panorama bawah laut dengan snorkeling. Kamu dapat menyewa perahu untuk menyelam di kawasan perairan yang lebih dalam. Terdapat juga sebuah dermaga di area pantai ini. Ujung dermaga kerap dijadikan lokasi memancing oleh para pengunjung yang datang.

    Pengunjung melakukan aktivitas snorkelling di Pantai Balanan, Taman Nasional Baluran, Situbondo, Jawa Timur, Kamis (17/11/2022). Pantai tersebut memiliki potensi wisata pesona bawah laut yang menawarkan keragaman biota laut yang masih alami. ANTARA FOTO/Budi Candra SetyaPengunjung melakukan aktivitas snorkelling di Pantai Balanan, Taman Nasional Baluran, Situbondo, Jawa Timur, Kamis (17/11/2022). Pantai tersebut memiliki potensi wisata pesona bawah laut yang menawarkan keragaman biota laut yang masih alami. Foto: ANTARA FOTO/BUDI CANDRA SETYA

    Pantai lain di Taman Nasional Baluran yang dapat dijadikan spot snorkeling yaitu Pantai Balanan. Lokasinya tidak terlalu jauh dari Pantai Bama, sekitar 3 km ke arah barat.

    5. Hunting Foto

    Aktivitas ini tentunya tidak boleh dilewatkan saat detikers mampir ke Taman Nasional Baluran. Selain direkam oleh mata, pesona alam di sana patut untuk diabadikan oleh kamera.

    Setiap sudut taman nasional ini sangatlah cantik, jadi kamu bisa berfoto di mana saja. Namun perlu diperhatikan, apa yang traveler lakukan jangan sampai mengganggu satwa maupun merusak kawasan sekitar ya.

    6. Wisata Sejarah di Goa Jepang

    Detikers bisa menemukan Gua Jepang di depan kantor balai Taman Nasional Baluran. Gua ini merupakan peninggalan bersejarah yang jadi saksi bisu penjajahan Negeri Sakura di wilayah ujung timur Pulau Jawa tersebut. Pada masanya, gua seluas 12 meter itu menjadi tempat penyimpanan senjata dan benteng pertahanan pasukan Jepang.

    7. Bermalam di Kawasan Pantai Bama

    Pantai di BaluranPantai Bama di Taman Nasional Baluran. Foto: (yayan_fmr/d’Traveler)

    Taman Nasional Baluran dilengkapi fasilitas wisata berupa penginapan. Kalau kurang puas menyusuri kawasan taman nasional ini dalam sehari, maka kamu bisa bermalam dan melanjutkan penjelajahan keesokan harinya.

    Penginapan yang tersedia pun memiliki daya tarik tersendiri dengan pemandangan pantai yang persis di depannya.

    Taman Nasional Baluran terletak di Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Meski secara administrasi berada di Situbondo, kawasan taman nasional ini lebih dekat dengan Kabupaten Banyuwangi.

    Dari pusat kota Situbondo, Taman Nasional Baluran berjarak sekitar 67-68 km yang dapat ditempuh dalam 1 jam 40 menit. Lewati Jl. Raya Pantura lanjut ambil Jl. Raya Banyuputih untuk sampai di sana.

    Sementara dari Banyuwangi, jaraknya sekitar 51-53 km dengan waktu tempuh kisaran 1 jam 25 menit. Ambil arah utara melalui Jl. Raya Banyuwangi-Situbondo, gunakan online maps sebagai petunjuk jalan.

    Traveler dapat menggunakan motor atau mobil untuk menuju Taman Nasional Baluran. Namun disarankan menaiki mobil karena lokasi yang cukup jauh, kawasan yang luas, dan khawatir diganggu satwa liar saat sudah sampai di lokasi.

    Banyuwangi memiliki tempat wisata eksotis bernama Taman Nasional Baluran. Taman nasional ini menawarkan kehidupan alam yang bebas layaknya di Afrika. Penasaran?Savana Bekol di Taman Nasional Baluran. Foto: Antara Foto

    Tiket Masuk Taman Nasional Baluran

    Taman Nasional Baluran buka setiap hari dan loket pembelian karcis ditutup pada pukul 16.00 WIB. Tiket masuk dibedakan antara pengunjung domestik dan mancanegara, berikut daftar harganya yang dikutip dari akun Instagram @btn_baluran:

    Harga Tiket Weekday (Hari Kerja)

    • Wisatawan domestik: Rp 16.000
    • Wisatawan mancanegara: Rp 165.000

    Harga Tiket hari Libur

    • Wisatawan domestik: Rp 18.500
    • Wisatawan mancanegara: Rp 240.000

    Pengunjung yang datang menggunakan kendaraan juga akan dikenakan biaya masuk sebesar:

    • Roda dua: Rp 5.000
    • Roda empat: Rp 10.000
    • Roda enam: Rp 50.000

    Aturan di Taman Nasional Baluran

    Menara Bekol di Taman Nasional BaluranAturan yang terpampang di Menara Bekol, Taman Nasional Baluran. Foto: (Bonauli/detikcom)

    Traveler yang hendak berkunjung ke Taman Nasional Baluran, hendaknya memperhatikan sejumlah aturan berikut:

    • Dilarang mengoperasikan drone
    • Dilarang memberi makan satwa
    • Dilarang memasuki kawasan savana
    • Kecepatan berkendara 20 km per jam
    • Tidak membuang sampah sembarangan.

    Aturan ini hendaknya diikuti pengunjung selama berada di area Taman Nasional Baluran. Selamat berlibur dan jangan lupa selalu menjaga kebersihan ya detikers.

    (azn/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Misteri Sungai Abadi di Celebes Canyon yang Tak Pernah Kering



    Barru

    Celebes Canyon merupakan salah satu destinasi wisata alam populer di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan. Di sini, ada sungai abadi yang tak pernah kering.

    Wisata alam ini terkenal dengan tebing batuan cadas yang menjulang kokoh bak Grand Canyon di Amerika. Keindahan Celebes Canyon juga ditambah dengan aliran air terjun mini yang mengalir di sela-sela bebatuan cadas.

    Aliran air terjun dan batuan cadas ini terbentuk secara alami sehingga menawarkan panorama eksotis. Menariknya, aliran air sungai yang ada di Celebes Canyon ini disebut ‘abadi’ atau tak pernah kering bahkan saat musim kemarau sekalipun.


    Sungai ‘Abadi’ di Celebes Canyon

    Diketahui air sungai yang mengalir di kawasan Celebes Canyon ini berasal dari Sungai Ule (Sungai Watu) di Dusun Watu, Desa Libureng, Kabupaten Barru. Air sungai ini memang dikenal selalu mengalir sepanjang tahun bahkan tak berkurang meski musim kemarau sekalipun.

    “Memang kondisi alamnya itu yah seperti itu bahwa sungainya ini memang dari dulu sampai sekarang itu tidak pernah kering,” ujar Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Barru Amiruddin.

    sungaiCelebes Canyon Foto: (Nawir H Mustika/detikTravel)

    Dosen Teknik Geologi Universitas Hasanuddin (Unhas) Dr Ir Kaharuddin MS, M.T menjelaskan, bahwa air terjun di Celebes Canyon tidak pernah kering karena dilewati Sungai Watu yang bersifat permanen.

    “Sungainya itu masih sungai permanen. Kalau sungai tidak permanen itu, kalau musim kemarau tidak ada airnya. Tapi ini sepanjang masa tetap ada air,” ucap Kaharuddin, Senin (23/9).

    Kaharuddin menjelaskan, sifat permanen dari sungai terjadi karena dipengaruhi oleh beberapa faktor. Seperti banyaknya penurunan pada dataran yang dilewati aliran sungai serta hutan di sekitarnya yang terbilang lebat sehingga dapat menampung cadangan air tanah.

    “Jadi kenapa dia bersifat permanen, memang banyak penurunan di situ. Kemudian (wilayah) penurunan masih termasuk agak lebat dia punya hutan, masih bisa menampung air,” kata dia.

    Alasan Sungai Ule Tak Pernah Kering

    Namun, secara spesifik Sungai Ule tidak pernah kering karena dilewati oleh retakan pada kerak Bumi (sesar) atau dikenal sebagai patahan geologi. Dari patahan tersebutlah keluar air tanah yang menjadi cadangan ketika musim kemarau tiba.

    Itulah yang menjadi alasan sungai dan air terjun di Celebes Canyon tidak pernah mengalami kekeringan meskipun sudah memasuki musim kemarau.

    Adapun hulu Sungai Ule yang melewati Celebes Canyon berada di kawasan Bulu Dua perbatasan Kabupaten Soppeng dan Barru.

    “Sungai Watu itu hulunya di Bulu Dua perbatasan Soppeng dengan Barru. Jadi sungai ini mengalir dari pegunungan Bulu Dua dari selatan, juga mengarah ke Barat,” jelas Kaharuddin.

    Adapun mengenai penamaan Sungai Watu dan Sungai Ule itu sama saja. Setelah alirannya sampai di Celebes Canyon, sungai yang mengalir ke bawah disebut masyarakat sebagai Sungai Ule.

    “Jadi satu (aliran) itu. Tergantung misalnya kepentingan, ada bilang sungai Watu ada yang bilang sungai Ule,” tambahnya.

    ——

    Artikel ini telah naik di detikSulsel.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • 10 Wisata Air Terjun Populer di Indonesia, Mana Favoritmu?


    Jakarta

    Indonesia dengan kekayaan alam yang melimpah menawarkan berbagai destinasi wisata alam yang memukau, salah satunya adalah air terjun.

    Tak hanya menjadi tempat untuk menikmati keindahan alam, tapi air terjun di Indonesia juga menjadi daya tarik bagi pecinta petualangan dan wisata alam.

    Air terjun menjadi destinasi yang pas untuk healing sejenak dari hiruk pikuk kota. Terdapat begitu banyak air terjun yang Indah tersebar di berbagai daerah. Banyak di antara wisata air terjun tersebut yang begitu populer dan disukai wisatawan.


    10 Wisata Air Terjun Populer di Indonesia

    Begitu banyak wisata air terjun yang populer di Indonesia. Berikut 10 di antaranya:

    1. Air Terjun Sri Gethuk

    Air terjun Sri Gethuk di Wonosari, Gunung Kidul, Yogyakarta, menawarkan pemandangan yang menakjubkan. Yuk lihat.Air terjun Sri Gethuk di Wonosari, Gunung Kidul, Yogyakarta, menawarkan pemandangan yang menakjubkan. Yuk lihat. (Agung Pambudhy/detikcom)

    Air Terjun Sri Gethuk berada di kawasan Daerah Istimewa Yogyakarta. Keindahan alam di kawasan ini begitu mempesona, mulai dari aliran sungai, bebatuan, pepohonan, hingga tumbuhan.

    Mengutip laman Kabupaten Gunung Kidul, untuk sampai ke air terjunnya, traveler perlu naik perahu karet atau gethek dan menyeberangi sungai sepanjang 450 meter. Air terjun ini mengalir dari atas sebuah tebing dengan ketinggian sekitar 50 meter.

    • Harga tiket: Rp 15.000
    • Lokasi: Dusun Menggoran, Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta.
    • Jam buka: 08.00-16.00 WIB

    2. Air Terjun Tumpak Sewu

    Air terjun Tumpak SewuAir terjun Tumpak Sewu (Syamsul Arifin/d’traveler)

    Air Terjun Tumpak Sewu mempunyai pemandangan yang mirip seperti tirai raksasa. Menurut laman Kemenparekraf, ada banyak spot yang tersedia untuk melihat keindahan air terjun ini.

    Menariknya, wisatawan bisa melihat keindahan air terjun dari atas. Sebelum itu, traveler perlu berjalan selama 10 menit dengan menaiki beberapa tangga. Jika beruntung, kamu bisa melihat Gunung Semeru di balik dinding Air Terjun Tumpak Sewu.

    • Harga Tiket masuk: Rp 10.000 per orang
    • Lokasi: Jalan Tumpak Sewu, Besukcukit, Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur
    • Jam buka: 07.00-17.00 WIB.

    3. Air Terjun Grojogan Sewu

    Taman Wisata Alam Grojogan Sewu.Taman Wisata Alam Grojogan Sewu. Foto: Pemprov Jawa Tengah via visitjawatengah.jatengprov.go.id

    Air Terjun Grojogan Sewu merupakan bagian dari Hutan Wisata Grojogan Sewu. Dalam bahasa Jawa, grojogan berarti air, sementara sewu berarti seribu.

    Air terjun ini memiliki ketinggian 81 meter dan di bawahnya ada sungai yang tak kalah indah. Salah satu lokasi menarik untuk mengambil foto di air terjun Grojogan Sewu adalah jembatan yang melintang di depannya.

    • Harga tiket masuk: Rp 22.000
    • Lokasi: Jl. Raya Tawangmangu, Beji, Tawangmangu, Kec. Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah
    • Jam buka: 08.00-16.00 WIB

    4. Air Terjun Manuaba

    Tak hanya pantai dengan pasir putihnya yang Indah, kawasan Bali juga memiliki air terjun yang menawan. Air terjun ini dikelilingi berbagai tanaman tropis yang tumbuh subur dan menyejukkan mata.

    Airnya mengalir di antara celah tebing bebatuan dan jatuh ke kolam kecil alami di bawahnya. Mengutip laman Direktorat Event Daerah Kemenparekraf, masyarakat lokal percaya bahwa air terjun Manuaba bisa menyehatkan jiwa dan raga karena berasal dari Danau Batur.

    • Harga tiket masuk: Rp 5.000
    • Lokasi: Kenderan, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali
    • Jam buka: 08.00-17.00 WITA

    5. Curug Cileat

    Curug CileatCurug Cileat (Cah Jetak/d’travelers)

    Menurut laman Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, Curug Cileat berada di atas ketinggian 100 meter pada tebing-tebing tinggi di bawah kaki Gunung Canggah. Aliran air terjunnya begitu deras dengan hembusan angin yang menyejukkan. Curug ini juga dikelilingi hutan rimbun, sehingga memberi suasana asri dan menenangkan.

    • Harga tiket: Rp 15.000
    • Lokasi: Cibogo, Cupunagara, Gardusayang, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jawa Barat
    • Jam buka: 24 jam

    6. Air Terjun Situmurun

    Sebuah kapal pesiar yang membawa wisatawan bersandar di dekat air terjun Situmurun, Lumban Julu, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, Kamis (23/2/2023). Air terjun dengan ketinggian sekitar 70 meter tersebut merupakan salah satu daya tarik wisatawan untuk menikmati Destinasi Super Prioritas (DSP) Indonesia di kawasan Danau Toba. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/tom.Air Terjun Situmurun (Risyal Hidayat/ANTARA FOTO)

    Air Terjun Situmurun menjadi daya tarik untuk wisatawan yang berkunjung ke Toba. Uniknya, air terjun ini langsung turun dan mengalir ke Danau Toba.

    Berada di dinding tebing Danau Toba, wisatawan bisa merasakan sensasi segar air terjun dengan ketinggian mencapai belasan meter ini.

    • Harga tiket: Gratis
    • Lokasi: Desa Situmurun, Lumban, Jalu, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara
    • Jam buka: 24 jam

    7. Curug Cimahi

    curugCurug Cimahi (Yudha Maulana/detikcom)

    Curug Cimahi memiliki ketinggian mencapai 87 meter. Aliran air curug ini berasal dari sungai Cimahi yang juga mengaliri curug kainnya, seperti Curug Bugbrug.

    Curug Cimahi dikenal juga sebagai Rainbow Waterfall. Ada cahaya vertikal yang memancar dari air terjun yang menarik dilihat saat malam hari. Sebuah lampu didesain sedemikian rupa hingga menghasilkan warna-warni pelangi.

    • Harga tiket: Rp 20.000
    • Lokasi: Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40551
    • Jam buka: 07.30-17.00 WIB

    8. Curug Cilember

    Curug CilemberCurug Cilember (Suyoto Achmadi/d’Traveler)

    Curug Cilember berada di ketinggian sekitar 800-900 mdpl. Menurut laman Disbudpar Kabupaten Bogor, curug ini mempunyai tujuh air terjun di satu lokasi.

    Air terjun di curug ini begitu jernih dengan udara yang sejuk. Ketinggian air terjunnya berbeda-beda, mulai dari 15 meter-50 meter. Curug kembar adalah yang tertinggi dengan ketinggian 50 meter.

    Wisatawan domestik: Rp 25.000
    Wisatawan mancanegara: Rp 75.000

    • Lokasi: Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung
    • Jam buka: 06.00-18.00 WIB

    9. Curug Cikaso

    Curug CikasoCurug Cikaso Foto: Taty Harlini/d’Traveler

    Curug Cikaso memiliki 3 titik air terjun yang berdampingan dalam satu lokasi. Untuk sampai ke Curug Cikaso, traveler bisa memilih berjalan kaki atau naik perahu.

    Kalau memilih naik perahu, kamu akan melihat gradasi warna sungai utama dengan sungai Curug Cikaso dari warna coklat menjadi hijau kebiruan. Setelah sampai ke Curug Cikaso, traveler bisa main air dan berenang.

    Meski begitu, ada kawasan yang dilarang berenang. Beberapa areanya memiliki kedalaman lebih dari 10 meter dengan arus sungai yang kuat.

    Wisatawan dewasa: Rp 12.000
    Wisatawan anak-anak: Rp 7.000
    Harga tiket naik perahu (pulang-pergi): Rp 65.000/perahu

    • Lokasi: Desa Ciniti, Cibitung, Sukabumi, Jawa Barat
    • Jam buka: 06.00-17.00 WIB

    10. Air Terjun Haratai

    Air terjun di KalimantanAir terjun Haratai di Kalimantan (linardyphotography/d’Traveler)

    Air terjun Haratai berlokasi di pulau Kalimantan. Sebab lokasinya berada di tengah Pegunungan Meratus, traveler harus berjalan menyusuri hutan atau menggunakan jasa ojek sampai ke air terjun.

    Namun, setelah sampai di lokasi, rasa lelah akan terbayarkan dengan keindahan air terjun setinggi 20 meter yang mengalir deras. Kamu bisa menyewa rakit bambu dan pelampung untuk mengeksplorasi perairan di sekitar air terjun.

    • Harga tiket: Rp 10.000
    • Biaya naik ojek: Rp 100.000 (pulang pergi)
    • Lokasi: Haratai, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan
    • Jam buka: 24 jam

    Itulah sejumlah air terjun populer di Indonesia. Beberapa informasi mengenai harga tiket dan jam operasional wisata air terjun diambil dari instagram wisata dan situs travel agent. Sebelum melakukan perjalanan, jangan lupa untuk update informasi terkait wisata yang akan dituju ya.

    (elk/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Jam Buka, Harga Tiket, dan Daya Tarik


    Jakarta

    Taman Fathan Hambalang adalah salah satu destinasi wisata yang terletak di Bogor, Jawa Barat. Tempat itu memiliki keindahan alam dengan pemandangan hijau ala pegunungan.

    Kawasan itu memiliki berbagai fasilitas yang boleh dibilang cukup lengkap. Di antanya, area parkir, kafe, musala, toilet, tempat bersantai, hingga spot foto menarik.

    Rute Taman Fathan Hambalang

    Dilansir laman Eksplorasi Kab Bogor (Ekabo) milik Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Taman Fathan Hambalang berada di wilayah Hambalang, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.


    Untuk menuju ke sana, traveler bisa menggunakan Kantor Desa Hambalang sebagai patokan.

    Dikutip dari salah satu situs agen travel, medan jalan menuju Taman Fathan Hambalang masih cukup banyak tanah yang berbatu (terutama saat jarak 200 meter arah sana).

    Kendaraan umum jarang yang lewat menuju titik lokasi. Oleh karena itu, traveler disarankan naik kendaraan pribadi.

    Bagi traveler yang menggunakan kendaraan pribadi sebaiknya menyiapkan peta untuk menavigasi perjalanan.

    Jam Buka Taman Fathan Hambalang 2024

    Mengutip akun Instagram @tamanfathan_hambalang, Taman Fathan Hambalang buka setiap hari dengan jam operasional berikut:

    • Senin – Jumat: 11.00 – 21.00 WIB.
    • Sabtu & Minggu: 09.00 – 21.00 WIB.
    • Kamis: 11.00 – 19.00 WIB.

    Harga Tiket Masuk Taman Fathan Hambalang 2024

    Tiket masuk ke Taman Fathan Hambalang adalah Rp 5.000 per orang. Untuk biaya parkirnya, pengunjung perlu membayar Rp 5.000 ribu untuk motor dan Rp 10.000 untuk motor.

    Daya Tarik Taman Fathan Hambalang

    1. Pemandangan Indah Pegunungan

    Taman Fathan HambalangPemandangan di Taman Fathan Hambalang. (Luthfi Hafidz/detikcom)

    Letaknya di daerah Bogor, Taman Fathan Hambalang menawarkan latar belakang pemandangan Gunung Pangrango. Cafenya pun letaknya menghadap ke Gunung Pangrango. Ketika sore hari, pemandangan akan semakin indah dengan suasana sejuk.

    2. Kulineran

    Selain menyajikan pemandangan indah, taman ini pengunjung bisa makan dan minum di resto/kafe di dalamnya. Menu makanannya pun beragam, mulai dari nasi ayam, mie, hingga pisang goreng. Harga menunya mulai dari Rp 5.000 sampai Rp 20.000.

    3. Banyak Tempat Duduk

    Taman Fathan Hambalang
    Taman Fathan Hambalang (Luthfi Hafidz/detikcom)

    Di sana, pengunjung bisa dengan mudah menemukan cara untuk duduk. Baik itu untuk nongkrong ataupun sekedar makan sambil menikmati pemandangan.

    4 Beragam Spot Foto Instagramable

    Taman Fathan HambalangMenikmati Taman Fathan Hambalang. (Luthfi Hafidz/detikcom)

    Tempat wisata ini menawarkan beragam spot foto Instagramable yang siap memikat para pengunjung dan para pecinta fotografi. Mulai dari pemandangan pegunungan, kelap kelip lampu di malam hari, hingga kursi santai yang ada di seluruh taman.

    (khq/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Daya Tarik, HTM, hingga Jam Buka


    Jakarta

    Nawang Jagad adalah salah satu destinasi wisata alam yang berlokasi di daerah Kaliurang, Yogyakarta. Tempat ini menawarkan panorama Gunung Merapi dan pemandangan hijau yang indah nan menawan.

    Seringnya, para pelancong berkunjung ke sini untuk healing. Karena lokasi Nawang Jagad berada di kaki Gunung Merapi, sehingga suasananya tenang dan sejuk.

    Daya Tarik Nawang Jagad

    Pemandangan Alam yang Memukau

    Terletak di tengah pegunungan yang memukau, tempat ini menawarkan panorama keindahan alam yang masih asri.


    Nawang Jagad di kawasan Kaliurang, Jogyakarta menawarkan spot untuk menikmati panorama Gunung Merapi. Yuk kita healing sejenak.Nawang Jagad di kawasan Kaliurang, Yogyakarta menawarkan spot untuk menikmati panorama Gunung Merapi. (Lintia Elsi)

    Dari catatan perjalanan detikTravel, sesampainya di atas, traveler akan disambut dengan pemandangan pepohonan tinggi yang jadi tempat bergantungnya hammock.

    Ada banyak kursi-kursi dan bean bag untuk bersantai menikmati keindahan Gunung Merapi.

    Spot Foto Instagramable

    Nawang Jagad di kawasan Kaliurang, Jogyakarta menawarkan spot untuk menikmati panorama Gunung Merapi. Yuk kita healing sejenak.Suasana di Nawang Jagad. (Lintia Elsi)

    Sejatinya, setiap sudut area Nawang Jagad bisa jadi spot foto. Untuk bisa menikmati pemandangan luas Nawang Jagad, ada menara pandang cukup tinggi yang bisa pengunjung naikki dengan tangga.

    Camping Ground

    Pengunjung bisa menyewa area camping di Nawang Jagad dengan harga Rp 20 ribu untuk anak-anak dan Rp 35 ribu untuk dewasa.

    Pengunjung bisa membawa tenda sendiri atau menyewa di tempat. Namun, bagi yang ingin melakukan kemping perlu melakukan reservasi terlebih dahulu.

    Menurut informasi, traveler bisa melakukan kemping dan foto. Tenda bisa membawa sendiri atau menyewa dari pengelola. Untuk reservasi sebaiknya dilakukan H-3.

    Sewa Kendaraan Off Road

    Berbagai aktivitas menarik juga bisa kamu lakukan, seperti menyewa kendaraan off road seperti ATV, trail, dan mobil jeep. Di bagian bawah Nawang Jagad, traveler akan diajak melewati medan-medan menantang.

    Kuliner

    Setelah asyik berfoto dan melakukan aktivitas, pengunjung bisa menikmati kuliner lokal. Kamu bisa makan, atau sekedar minum kopi ditemani suasana yang tenang dan udara segar.

    Cara ke Wisata Nawang Jagad

    Berlokasi Nawang Jaga berlokasi di di Jalan Nawang Jagad, Kaliurang, Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dari pusat kota Yogyakarta, traveler perlu menempuh perjalanan kurang lebih 1 jam.

    Sampai di gerbang wisata ini, tersedia tempat parkir. Dari tempat parkir, traveler perlu berjalan sedikit menanjak untuk mencapai pos pembelian tiket.

    Jam Operasional

    Mengutip informasi dari akun Instagram @nawangjagad (29/10/2024), Nawang Jagad buka setiap Selasa sampai Minggu. Dengan jam operasional berikut:

    • Selasa-Jumat: 08.00 – 16.00 WIB.
    • Sabtu & Minggu 06.00-16.00 WIB.

    Berdasarkan pengalaman detikTravel, pada jam 08.00 – 11.00 WIB sudah mulai ramai. Bakal lebih ramai lagi di jam 15.00 WIB.

    Harga Tiket Masuk Nawang Jagad

    Masuk wisata Nawang Jagad cukup membayar Rp 15.000 per pax. Harga tersebut sudah termasuk voucher minum dan snack, yang bisa untuk ditukarkan di warung kecil dekat pos pembelian tiket.

    Di Nawang Jagad juga terdapat makanan-makanan ringan dan makanan cepat saji yang bisa dinikmati pengunjung.

    Disarankan, berkunjung ke sini saat cuaca cerah, agar kamu bisa melihat pemandangan Gunung Merapi dengan jelas apalagi di pagi hari. Pasalnya, saat cuaca sedang tidak bagus pemandangan akan tertutupi kabut.

    Setelah berkunjung ke sini, traveler juga bisa berbelok sedikit untuk mengunjungi Museum Ullen Sentalu yang letaknya ada di sebelah Nawang Jagad.

    (khq/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • Daya Tarik, HTM, dan Jam Buka


    Jakarta

    Kebun Teh Kaligua adalah destinasi agrowisata yang berada di Brebes, Jawa Tengah. Kebun Teh Kaligua termasuk perkebunan peninggalan kolonial Belandha lho.

    Agrowisata ini menawarkan udara segar dan pemandangan memukau hamparan teh hijau yang memanjakan mata. Selain menikmati kebun teh, berbagai aktivitas menarik juga bisa pengunjung lakukan.

    Kebun Teh Kaligua beralamat di di Desa Pandansari, tepatnya di Jl. Kaligua No. 6, Sawah, Ladang, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.


    Letaknya berada pada 20 km sebelah timur kota Kecamatan Bumiayu, atau 15 km dari pertigaan Kaligua (dekat Flyover Kretek). Setelah sampai di Bumiayu, traveler bisa menuju lokasi Kaligua lewat panduan Google Maps.

    Dari catatan perjalanan detikTravel, jika traveler dari arah utara (Tegal), maka bisa memilih jalur Tegal – Purwokerto. Sesampai pertigaan Kaligua, belok ke kanan dengan menempuh jarak sekitar 15 km.

    Untuk rute ke sini, traveler juga bisa memakai panduan dari Google Maps. Jika dari Jakarta Pusat, traveler bisa berkendara melalui tol Jakarta – Cikampek, lanjut tol Cikopo – Palimanan, lalu ke Jl. Tol Palimanan – Kanci, terus lanjut ke Jalan Tol Trans Jawa, ambil jalan keluar menuju Pajegan. Kemudian, traveler ambil Jl. Pejagan – Bumiayu ke Jl. Pandansari di Sawah, Gunung, Ladang dan ikuti rute hingga sampai titik lokasinya.

    Daya Tarik Wisata Kebun Teh Kaligua

    1. Menikmati Pemandangan dan Menjelajah Kebun Teh

    Agrowisata Kebun Teh KaliguaAgrowisata Kebun Teh Kaligua. (Imam Suripto/detikcom)

    Kebun Teh Kaligua terletak di lereng Gunung Slamet, oleh karena itu pengunjung yang datang akan dimanjakan dengan latar Gunung Slamet dan panorama alam di sekitarnya.

    2. Melihat Produksi Teh

    Traveler juga berkesempatan melihat proses pembuatan teh khas Kaligua. Mulai dari proses pelayuan daun, penggilingan, hingga proses akhir. Jangan lupa untuk mencoba menikmati kesegaran teh hitam khas Kaligua langsung di tempatnya.

    3. Melihat Sunrise

    Kawasan Kebun Teh Kaligua Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Brebes, Jawa Tengah, memiliki spot yang indah untuk berswafoto. Tempat itu adalah puncak Sakub yang memiliki ketinggian 2050 mdpl dan berhawa dingin.Kawasan Kebun Teh Kaligua Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Brebes, Jawa Tengah, memiliki spot yang indah untuk berswafoto. Tempat itu adalah puncak Sakub yang memiliki ketinggian 2050 mdpl dan berhawa dingin. (Imam Suripto/detikcom)

    Wisata Kaligua berada di ketinggian antara 1.500 – 2.050 mdpl, dengan suhu udara berkisar antara 4-20 derajat celcius. Di kawasan ini traveler bisa berburu sunrise di pagi hari dari puncak sakub di ketinggian 2.050 mdpl (titik tertinggi di kawasan kebun teh Kaligua).

    Dari catatan detikTravel, traveler yang akan menuju puncak Sakub, disarankan berangkat dari vila sekitar pukul 04.30. Supaya setiba di lokasi bisa menikmati sunrise di ufuk timur.

    Perjalanan dari tempat penginapan (vila) di sana, menempuh waktu sekitar 55 menit. Selama menempuh perjalanan, traveler bisa menikmati pemandangan indah hamparan kebun teh dan segarnya udara alam pegunungan.

    4. Spot Foto

    Kebun teh di BrebesSalah satu spot foto di Kebun Teh Kaligua, Brebes. (Imam Suripto/detikcom)

    Aktivitas menarik yang bisa dilakukan di sini yaitu hunting foto. Kamu bisa sepuasnya mengabadikan momen di sini, karena setiap sudut di kebun teh akan menawarkan pemandangan yang Instagramable.

    5. Camping

    Di sana juga tersedia area berkemah. Dengan begitu, traveler bisa ajak keluarga atau kerabat berpiknik dan berkemah di sana.

    Harga Tiket Masuk Kebun Teh Kaligua 2024

    Dari Informasi yang disampaikan akun Instagram @wisataagrokaligua, harga tiket masuk kawasan Kebun Teh Kaligua adalah Rp 20.000 per orang. Tarif ini berlaku di weekday dan weekend.

    Jam Operasional Kebun Teh Kaligua

    Agrowisata Kebuh Teh Kaligua buka setiap hari mulai dari jam 08.00 – 16.30 WIB.

    (khq/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • Cerita Air Terjun di Magelang, Konon Jadi Lokasi Legenda Jaka Tarub



    Magelang

    Di Magelang, Jawa Tengah ada satu air terjun yang dipercaya sebagai lokasi legenda Jaka Tarub bermula. Penasaran dengan ceritanya?

    Dikutip dari laman resmi Desa Tlogorejo Magelang, air terjun itu diketahui bernama air terjun Sekar Langit. Nama itu berasal dari bahasa Jawa.

    Kata ‘sekar’ berarti bunga dan ‘langit’ yang juga berarti langit dalam bahasa Indonesia. Jika diterjemahkan, sekar langit berarti bunga yang turun dari langit.


    Legenda Jaka Tarub di Air Terjun Sekar Langit

    Dikutip dari laman resmi Badan Otorita Borobudur, di balik keindahan Air Terjun Sekar Langit yang asri dan sejuk, tersimpan sebuah legenda yang menarik perhatian banyak orang. Legenda ini dikenal sebagai legenda Jaka Tarub.

    Konon, di telaga dekat air terjun tersebut, hiduplah seorang lelaki bernama Jaka Tarub. Ia terkenal karena memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar. Suatu hari, Jaka Tarub melihat para bidadari yang sedang mandi di telaga. Terpesona oleh kecantikan mereka, ia diam-diam mengintip dan mencuri selendang milik salah satu bidadari.

    Bidadari tersebut adalah Nawang Wulan. Selendang yang dicuri Jaka Tarub sangatlah penting, karena itulah satu-satunya alat yang memungkinkan para bidadari untuk terbang kembali ke kahyangan.

    Tanpa selendangnya, Nawang Wulan terpaksa tinggal di Bumi dan tidak bisa kembali. Dalam pencarian untuk mendapatkan kembali selendangnya, Nawang Wulan bertemu dengan Jaka Tarub.

    Alih-alih marah, keduanya akhirnya jatuh cinta dan membangun rumah tangga bersama, melahirkan seorang anak perempuan yang bernama Nawangsih.

    Air Terjun Sekar Langit kini menjadi saksi bisu dari kisah cinta Jakatarub dan Nawang Wulan. Banyak wisatawan datang bukan hanya untuk menikmati panorama alamnya yang menawan, tetapi juga untuk mendengarkan kisah yang melegenda ini.

    Mitos Awet Muda dan Enteng Jodoh

    Masyarakat setempat percaya bahwa air dari Sekar Langit memiliki khasiat khusus, terutama bagi para wanita. Konon, mandi di air terjun ini bisa membuat seseorang awet muda dan enteng jodoh.

    Mitos ini menarik wisatawan yang ingin mencoba peruntungan atau sekadar merasakan kesegaran air yang bersumber dari pegunungan di sana.

    Lokasi dan Cara Menuju ke Air Terjun Sekar Langit

    Air Terjun Sekar Langit terletak di RT 03 RW 01, Desa Tlogorejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang. Lokasinya kurang lebih 25 kilometer dari pusat Kota Magelang dan bisa ditempuh dengan perjalanan selama 45 menit.

    Untuk menuju ke sini, traveler bisa memulai perjalanan dari Alun-Alun Magelang. Ikutilah Jalan Alun-Alun Utara ke arah timur menuju Jalan Ahmad Yani.

    Setelah itu, lanjutkan perjalanan dengan mengikuti Jalan Pahlawan dan Jalan Raya Grabag-Magelang hingga mencapai Jalan Sunan Geseng di wilayah Grabag.

    Belok kanan ke Jalan Sunan Geseng, dan ikuti jalan tersebut sekitar 3,9 km. Air Terjun Sekar Langit akan berada di sebelah kiri jalan di kawasan Tlogorejo, Grabag, Magelang.

    ——-

    Artikel ini telah naik di detikJateng.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com