Tag: pelajar

  • Paragon Scholarship Program 2025 Resmi Dibuka, Mahasiswa Dapat Benefit Apa Saja?


    Jakarta

    Paragon Corp resmi membuka pendaftaran Paragon Scholarship Program 2025 hingga 31 Agustus mendatang. Penerima beasiswa akan mendapatkan bantuan UKT per semester hingga bantuan dana pengembangan diri sampai Rp20 juta.

    Menurut panduan resminya, beasiswa yang diluncurkan sejak 2016 ini menjangkau 15 kampus dan lebih dari 1.000 penerima. Tahun ini, Paragon menargetkan lebih banyak mahasiswa dan universitas di seluruh Indonesia.

    Ada dua program beasiswa yang bisa kamu pilih. Apa saja?


    2 Program Paragon Scholarship Program 2025

    Beasiswa PSP Excellence

    Beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa berprestasi yang memiliki semangat eksplorasi, kolaborasi, dan kepemimpinan, siap untuk tumbuh menjadi pemimpin masa depan dan mendorong dampak strategis di lingkungan profesional.

    Beasiswa PSP Elevate

    Beasiswa ini dibuka untuk mahasiswa tangguh dengan impian besar, siap berkembang, dan mengatasi tantangan. Program ini dibuka khusus mahasiswa dari latar belakang ekonomi kurang mampu.

    Manfaat Program Paragon Scholarship Program 2025

    Beasiswa PSP Excellence

    1. Bantuan UKT hingga Rp7 juta per semester

    2. Bantuan pengembangan diri sebesar Rp20 juta

    3. Mentoring

    4. Magang dan peluang karier di ParagonCorp

    5. Bantuan proyek sosial senilai Rp3 juta

    6. Tergabung dalam Development Program

    7. Program pengembangan diri secara nasional

    Beasiswa PSP Elevate

    1. Bantuan biaya hidup sebesar Rp6 juta per semester

    2. Mentoring

    3. Program pengembangan kapasitas

    4. Bantuan dana proyek sosial Rp5 juta

    5. Program persiapan karier dari ahli

    6. Networking dari mahasiswa se-Indonesia

    Syarat Program Paragon Scholarship Program 2025

    Beasiswa PSP Excellence

    1. Mahasiswa S1 yang berada di semester 1

    2. Rerata nilai rapor SMA minimal 88 atau skor SNBT minimal 640

    3. Aktif dalam organisasi, perlombaan, dan kegiatan pengembangan diri

    4. Tidak sedang menerima beasiswa lain kecuali program pertukaran pelajar

    5. Mempunyai pola pikir kewirausahaan

    Beasiswa PSP Elevate

    1. Mahasiswa semester 1 di jenjang S1/D4/D3

    2. Rerata nilai SMA minimal 80 atau skor SNBT minimal 550

    3. Pendapatan kedua orang tua kurang dari Rp8 juta

    4. Tidak sedang menerima beasiswa lain kecuali KIP Kuliah

    Syarat Dokumen Program Paragon Scholarship Program 2025

    Dokumen Beasiswa PSP Excellence

    1. Bukti penerimaan universitas

    2. Bukti nilai akademik

    3. Bukti pembayaran UKT

    4. Dokumen berupa:
    -Foto KTP
    -Kartu Keluarga
    -Resume
    -Pernyataan tidak sedang menerima beasiswa lain

    5. Bukti mengunggah Twibbon

    Dokumen Beasiswa PSP Elevate

    1. Bukti penerimaan universitas

    2. Bukti nilai akademik

    3. Bukti pembayaran UKT

    4. Dokumen berupa:
    -Foto KTP
    -Kartu Keluarga
    -Foto rumah
    -Bukti SKTM/DTKS
    -Pernyataan tidak sedang menerima beasiswa lain

    5. Bukti mengunggah Twibbon

    Cara Pendaftaran Paragon Scholarship Program 2025

    1. Buka link registrasi bit.ly/ApplyPSP2025

    2. Klik “Yes, I’m ready!” untuk memulai proses registrasi pendaftaran

    3. Pilih program PSP Excellence atau PSP Elevate

    4. Siapkan dan lengkapi dokumen persyaratan

    5. Finalisasi pendaftaran dengan klik “Submit”

    Informasi lebih lanjut dapat dicek melalui bit.ly/GuidebookPSP2025. Bagaimana detikers, tertarik mengikuti Paragon Scholarship Program 2025?

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Pramono Jamin KJP Plus-KJMU Pelajar yang Ikut Demo Takkan Dicabut, Asal Tertib



    Jakarta

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak akan mencabut bantuan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus atau Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) siswa dan mahasiswa yang ikut menyuarakan aspirasi atau demonstrasi.

    “Enggak benar (dicabut). Jadi Pemerintah Jakarta tidak akan mencabut KJP maupun KJMU,” kata Pramono dikutip dari laman Pemprov DKI Jakarta, Rabu (3/9/2025).

    Pramono mengatakan pencabutan KJP Plus atau KJMU adalah kewenangan sepenuhnya Pemprov DKI. Selama mahasiswa berunjuk rasa secara tertib, ia tidak akan mencabutnya.


    “Karena untuk KJP dan KJMU memang itu kewenangannya Pemerintah Jakarta dan terutama Gubernur. Saya sudah memutuskan tidak ada yang dicabut,” ujar Pramono.

    KJP Plus dan KJMU Bisa Dicabut Jika…

    Namun, sebelumnya Kepala Dinas Pendiidkan (Kadisik) DKI Jakarta Nahdiana menyebut KJP Plus dan KJMU bisa saja dicabut jika siswa atau mahasiswa terbukti melakukan tindakan pidana selama demo.

    Pencabutan dilakukan setelah penerima terbukti bersalah sesuai hasil proses hukum. Adapun praktik anarkis yang dimaksud Nahdiana contohnya adalah perusakan atau sejenisnya.

    “Tentu saja kita tidak akan gegabah, kami akan menunggu sampai proses hukumnya berkekuatan tetap. Oleh karena itu, sekali lagi saya imbau kepada para pelajar dan mahasiswa untuk bertindak sesuai dalam koridor hukum yang berlaku,” katanya.

    Pemprov DKI Beri Ruang Pendapat bagi Pelajar

    Nahdiana juga telah menyampaikan bahwa pihaknya akan senantiasa memberikan ruang bagi pelajar untuk menyampaikan pendapat. Hal itu sebagai bagian dari hak konstitusional setiap warga, termasuk siswa.

    Akan tetapi, ia menegaskan bahwa kasus tawuran bukanlah bentuk menyampaikan pendapat. Sehingga ia mengingatkan pelajar untuk menyampaikan pendapat secara tertib.

    “Tugas kita adalah membekali mereka agar mampu menyampaikan aspirasi dengan cara yang tertib dan bertanggung jawab,” ucapnya.

    Nahdiana mengimbau orang tua untuk memantau aktivitas anaknya. Meski gelombang demonstrasi sudah mulai mereda, tetapi masih ada beberapa oknum yang terlihat memicu kerusuhan.

    “Kami mengajak semua pihak, baik sekolah, orang tua, maupun masyarakat, untuk bersama-sama membimbing dan mendampingi anak-anak kita agar mereka bisa menyalurkan pendapat secara konstruktif,” katanya.

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran KIP Kuliah Kemenag 2025 Dibuka, Kuota Capai 25 Ribu Mahasiswa



    Jakarta

    Kementerian Agama (Kemenag) kembali membuka KIP Kuliah Kemenag 2025. Beasiswa ini mirip dengan KIP Kuliah yang dibuka oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

    Seperti diketahui, KIP Kuliah adalah bantuan bagi siswa yang kurang mampu secara ekonomi dan berpotensi untuk melanjutkan studi pada perguruan tinggi. Anggaran bantuan KIP KuliahKemenag tahun ini telah disiapkan untuk 25.964 mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK).


    “Total anggaran yang disalurkan sebanyak Rp171.362.400.000 untuk mahasiswa PTK binaan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Bimas Kristen, Bimas Katolik, Bimas Hindu, dan Bimas Buddha,” terang Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Keagamaan (Puspenma) Kemenag Ruchman Basori di Mataram, dikutip dari laman Kemenag, Sabtu (6/9/2025).

    Kuota sebanyak 25.964 mahasiswa itu di antaranya terdiri atas 21.490 mahasiswa PTK Islam (PTKI) negeri dan swasta. Selain itu, ada kuota 2.537 mahasiswa di PTK binaan Ditjen Bimas Kristen, 770 mahasiswa di PTK binaan Ditjen Bimas Katolik, 320 mahasiswa di PTK binaan Ditjen Bimas Buddha, dan 855 mahasiswa di PTK binaan Ditjen Bimas Hindu.

    Mulanya, penanganan Kuota KIP Kuliah dikelola oleh Unit Eselon I yang membidangi Perguruan Tinggi Keagamaan. Namun mulai 2025, program ini ditangani oleh Puspenma Kemenag.

    Jadwal Pendaftaran KIP Kuliah Kemenag 2025

    Pendaftaran KIP Kuliah Kemenag 2025 tergantung dari PTKI penyalur. Sebagai contoh, UIN Sunan Gunung Djati, pendaftaran KIP Kuliah Kemenag akan dibuka pada 2 hingga 11 September 2025.

    Sementara itu, UIN Sultan Thaha Jambi membuka pendaftaran KIP Kuliah Kemenag mulai 4-21 September 2025.

    Oleh karena itu, pelajar bersangkutan perlu menanyakan informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran KIP KuliahKemenag 2025 kepada perguruan tinggi masing-masing.

    Syarat KIP Kuliah Kemenag 2025

    Melansir laman UIN Sunan Gunung Djati, berikut syarat KIP Kuliah Kemenag 2025:

    Mahasiswa baru angkatan 2025

    Memiliki keterbatasan ekonomi tetapi memiliki potensi akademik yang baik

    Keterbatasan ekonomi dibuktikan dengan: Kepemilikan Kartu Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Jakarta Pintar (KJP), atau merupakan Mahasiswa dari keluarga yang masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)

    Mengumpulkan berkas:
    -Fotokopi KIP/Kartu PKH/KKS/ DTKS/SKTM
    -Surat keterangan penghasilan orang tua
    -Fotokopi surat keterangan kepemilikan rumah
    -Fotokopi KTP mahasiswa dan orang tua
    -Bukti pembayaran listrik
    -Fotokopi bukti pembayaran pajak bumi dan bangunan
    -Foto rumah
    -Fotokopi ijazah serta transkrip nilai
    -Fotokopi bukti prestasi akademik dan nonakademik
    -Surat keterangan kematian orang tua (opsional).

    Tertarik mendaftar KIP Kuliah Kemenag 2025?

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Komisi XI DPR Usul Beasiswa LPDP Prioritaskan Siswa Tak Mampu



    Jakarta

    Anggota Komisi XI DPR RI Primus Yustisio memberikan sejumlah masukan pada Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Menurutnya, beasiswa yang dikelola institusi di bawah Kementerian Keuangan ini perlu diprioritaskan bagi pelajar tidak mampu, baru kemudian yang berprestasi.

    Ia menilai yang berprestasi belum tentu tidak mampu. Sebagian pelajar berprestasi di Indonesia menurutnya, memiliki orang tua dengan kemampuan finansial di atas rata-rata.

    “Kan itu beasiswa, satu harus berprestasi, kedua tidak mampu. Tapi kalau saya boleh tekankan yang tidak mampu dulu, Pak,” ujarnya dalam rapat dengar pendapat Komisi XI DPR RI dengan eselon I Kementerian Keuangan pada Kamis (11/9/2025).


    Selain itu, Primus juga menyarankan agar LPDP lebih transparan dalam pelaporan penerima beasiswa. Ia turut menekankan agar persyaratan beasiswa tidak perlu diperberat, sebab nantinya akan terseleksi dengan sendirinya.

    “Ini kan yang setiap tahun dilaporkan ke publik itu cuma agregat saja, yang diterimanya saja. tapinya ke mana, dari mananya. Nah, ini perlu ke depan Pak, dibuka. Orang ini bagaimana diterima,” jelasnya.

    Ia menceritakan ada salah satu keponakannya yang memperoleh beasiswa hukum di Universitas Leiden, Belanda. Keponakannya itu yatim dan hendak dibantunya, tetapi bantuan tersebut juga masih kurang. Primus menyadari beasiswa pun memerlukan kebutuhan yang besar.

    Ia membandingkan dirinya yang memiliki privilese pun tidak serta merta mampu, apalagi masyarakat Indonesia yang lain.

    “Mau dia S2, nggak mungkin bisa dapat, kecuali punya akses. Nah, akses ini Pak, yang harus transparan,” ujarnya.

    Dalam kesempatan ini, mantan aktor tersebut pun menegaskan LPDP butuh inovasi baru dalam mekanisme beasiswa. Pasalnya, masyarakat memiliki hak yang sama, tetapi tidak semua bisa mengakses, khususnya pelajar-pelajar yang berada di Indonesia bagian timur.

    “Mereka punya hak yang sama, tetapi tidak bisa mengakses,” sebutnya.

    (nah/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Kuliah Gratis di Thailand, Dapat Uang Saku 10 Ribu Baht per Bulan!


    Jakarta

    Kabar gembira buat detikers yang bercita-cita kuliah ke luar negeri! Sirindhorn International Institute of Technology, (SIIT), Thammasat University, Thailand, membuka program beasiswa kuliah penuh untuk pelajar internasional termasuk Indonesia. Pendaftaran dibuka hingga 30 September 2025 mendatang.

    Beasiswa yang dibuka SIIT yaitu program pascasarjana untuk S2 (2 tahun) dan S3 (3 tahun). Beasiswa ini ditujukan untuk mahasiswa asing berprestasi atau Excellent Foreign Students/EFS (Tipe B).

    Dikutip dari laman resmi SIIT, jumlah kuotanya mencapai 10 orang (beasiswa berkelanjutan) untuk periode perkuliahan semester 2/2025 (mulai Januari 2026).


    Apa Saja Jurusannya?

    Bidang studi yang ditawarkan cukup luas, mulai dari teknik hingga manajemen. Berikut daftarnya.

    Teknik Biokimia / Biokimia
    Teknik Kimia / Kimia
    Teknik Sipil
    Teknik Komputer / Sains
    Teknik Elektro
    Teknik Mesin
    Teknik Material / Sains / Teknologi
    Teknik Industri dan Sistem Logistik
    Teknik Lingkungan / Sains / Teknologi / Manajemen
    Teknik Digital
    Teknik Logistik dan Sistem Rantai Pasok
    Manajemen Teknik
    Teknologi Energi / Manajemen
    Teknologi Manajemen
    Fasilitas Beasiswa

    Cakupan Beasiswa SIIT S2-S3

    Penerima beasiswa akan mendapat berbagai dukungan penuh, di antaranya:

    – Bebas biaya kuliah & dukungan tesis penuh.
    – Uang saku bulanan 10.000 Baht atau setara lima juta rupiah.
    – Tiket pesawat pulang-pergi kelas ekonomi (maksimal 20.000 Baht).
    – Biaya tambahan seperti visa & tes bahasa Inggris (maksimal 10.000 Baht).
    – Asuransi kesehatan & kecelakaan.
    – Wajib tinggal di asrama SIIT minimal 12 bulan.

    Syarat untuk Mendaftar Beasiswa

    Nah, biar bisa lolos seleksi, ada beberapa persyaratan yang wajib dipenuhi:

    1. Bukan warga negara Thailand.
    2. Punya prestasi akademik sangat baik (lebih diutamakan jika masuk 20% teratas di kelas).
    3. Menyertakan 2 surat rekomendasi dari dosen/penasehat akademik (pakai email resmi institusi, bukan email pribadi).
    4. Sehat jasmani dan berperilaku baik.
    5. Tidak sedang menerima beasiswa lain.

    Untuk proses pendaftaran secara online, harap menyiapkan dan melampirkan dokumen persyaratan dalam bentuk berkas elektronik (format Jpeg., Jpg., PDF.) sebagai berikut:

    1. Pernyataan tujuan (Setidaknya satu halaman pernyataan tujuan)
    2. Curriculum Vitae (CV) atau resume
    3. Transkrip resmi atau transkrip terkini:
    a. Untuk aplikasi gelar Master
    – Transkrip gelar sarjana dengan IPK minimal 2,75

    b. Untuk aplikasi gelar Doktor
    – Transkrip gelar Sarjana, dan transkrip gelar Magister dengan IPK. 3,50
    4. Sertifikat tes kemampuan bahasa Inggris sebagai berikut (jika ada):
    SIIT-EPT 65+ atau
    TOEFL (IBT 32+) atau IBT (Home Edition 32+) atau (ITP 433+) atau
    TOEFL Institusional 433+ atau
    IELTS 4.5+ atau
    TU-GET (PBT 400+, atau CBT 32+) atau
    TOEIC 600+

    5. Kartu Tanda Penduduk atau Paspor
    6. Karya tulis penelitian, publikasi atau sertifikat (jika ada)
    7. Foto terbaru (ukuran 1 x 1,5 inci sebagai jpeg saja)

    Penerima beasiswa juga harus mempertahankan IPK minimal 3,25, menunjukkan kemajuan riset setiap semester, dan ikut membantu kegiatan kampus selama 30 jam per semester.

    Kabar baiknya, kamu bisa daftar program ini tanpa perlu langsung melampirkan nilai tes kemampuan bahasa Inggris. Tapi, kalau sudah resmi diterima di SIIT, Universitas Thammasat, kamu wajib menyerahkan hasil tes bahasa Inggris di semester pertama. Apabila syarat ini nggak dipenuhi tepat waktu, status mahasiswa kamu bisa langsung dibatalkan.

    Jadwal Seleksi Beasiswa SIIT

    Pendaftaran: 1 – 30 September 2025
    Pengumuman hasil seleksi: 31 Oktober 2025

    Cara Pendaftaran Online

    1. Daftar di laman resmi SIIT
    2. Klik untuk aplikasi online program minat anda
    3. Login untuk memeriksa aplikasi online
    4. Kamu akan mendapatkan kata sandi untuk login pertama lewat email saat proses masuk.
    5. Pastikan cek emailmu dan pastikan alamatnya sama dengan yang dipakai saat registrasi.

    Untuk panduan cara daftar secara lebih lengkap bisa cek DI SINI.

    Informasi lebih lanjut tentang beasiswa SIIT bisa cek di laman https://graduateadmission.siit.tu.ac.th/. Semoga bermanfaat detikers!

    *Penulis adalah peserta magang Program PRIMA Magang PTKI Kementerian Agama

    (faz/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Master & PhD di University of Melbourne, Begini Syarat dan Cara Daftarnya!


    Jakarta

    Kuliah riset di kampus top dunia tapi tetap hemat? Bisa banget! University of Melbourne lagi buka Graduate Research Scholarships khusus buat mahasiswa internasional. Semua biaya ditanggung, plus ada tunjangan hidup dan dukungan riset.

    Berdasarkan pemeringkatan QS World University Rankings (WUR) 2026, University of Melbourne, Australia menduduki peringkat ke-19 dalam deretan universitas terbaik dunia. Posisi ini menjadikan University of Melbourne sebagai universitas terbaik di Australia versi QS WUR 2026.

    Melansir laman resminya, Graduate Research Scholarships dari University of Melbourne adalah program beasiswa untuk mahasiswa yang menempuh studi riset pascasarjana, seperti program gelar (Master by Research, MPhil, Doctor by Research, atau PhD). Program ini diberikan untuk mahasiswa domestik dan internasional yang memenuhi syarat.


    Terdapat beberapa jenis beasiswa pascasarjana di Unimelb, antara lain Melbourne Research Scholarship dan Research Training Program (RTP) Scholarship.

    Manfaat Graduate Research Scholarship University of Melbourne

    Beasiswa pascasarjana ini meliputi:

    • Pembebasan biaya kuliah penuh: hingga 2 tahun untuk Master by Research, dan hingga 4 tahun untuk PhD.
    • Tunjangan hidup (stipend): tarif per tahun penuh waktu untuk mahasiswa internasional sekitar AUD 38.500 atau setara (Rp420,98 juta) per tahun (tarif 2025), dengan durasi hingga 2 tahun untuk program Master dan 3,5 tahun untuk PhD.
    • Relocation grant AUD 3.000 (Rp 32,8 juta) bagi mahasiswa luar Australia
    • Overseas Student Health Cover (OSHC) untuk mahasiswa internasional yang memerlukan visa pelajar.

    Syarat dan Seleksi Beasiswa

    • Pendaftar baru pada yang mengajukan program riset pascasarjana di Melbourne sebelum batas waktu pendaftaran akan otomatis dipertimbangkan dalam seleksi beasiswa ini.

    Jika sudah menerima offer tetapi menunda mulai studi (deferred), atau jika sudah terdaftar (current student), kamu harus mengisi formulir online paling lambat 31 Oktober agar bisa dipertimbangkan sebagai calon penerima beasiswa di tahun berikutnya.

    Seleksi berdasarkan prestasi akademik gelar terakhir, potensi penelitian, pengalaman profesional relevan, publikasi ilmiah atau karya kreatif (tergantung bidang), dan dukungan supervisor riset.

    Cara Mendaftar Beasiswa

    • Pilih jurusan/program riset yang ingin diambil (Master by Research, MPhil, PhD).
    • Periksa syarat masuk dan biaya, termasuk persyaratan akademik, bahasa Inggris, dan visa pelajar
    • Siapkan dokumen berupa transkrip akademik, CV, surat rekomendasi, proposal riset (jika diperlukan), atau karya kreatif, tulisan, atau portofolio, sesuai persyaratan tergantung jurusan.
    • Ajukan aplikasi online melalui situs resmi University of Melbourne. Jika baru mendaftar program riset sebelum deadline, secara otomatis kamu akan dipertimbangkan beasiswa.
    • Jika defer atau current student, isi formulir online khusus paling lambat 31 Oktober untuk dapat dipertimbangkan sebagai calon penerima pertimbangan beasiswa tahun berikutnya.

    Batas Waktu Pendaftaran Beasiswa

    31 Oktober adalah tanggal penting bagi mahasiswa baru yang memilih defer atau current students yang ingin agar beasiswa dipertimbangkan untuk tahun berikutnya.

    Untuk mahasiswa baru, deadline pendaftaran aplikasi program riset tergantung fakultas atau jurusan, cek di laman graduate research international applications University of Melbourne, klik DI SINI.

    Graduate Research Scholarships di University of Melbourne adalah peluang luar biasa bagi mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan riset tanpa beban biaya besar.

    Kuncinya adalah persiapan yang matang dengan cara pilih jurusan dengan hati-hati, jajaki komunikasi dengan calon supervisor riset, kumpulkan dokumen persyaratan, dan jangan lewatkan deadline pendaftaran.

    Dengan usaha dan strategi yang tepat, detikers bisa menjadi bagian dari komunitas riset unggulan di Melbourne. Langkah ini dapat bantu dan membuka peluang besar untuk karier akademik atau profesional di masa depan. Semangat!

    *Penulis adalah peserta Program PRIMA Magang PTKI Kementerian Agama di detikcom

    (twu/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • 35 Siswa Sekolah Rakyat Bakal Dapat Beasiswa Kuliah



    Jakarta

    Sebanyak 35 siswa Sekolah Rakyat akan mendapat beasiswa kuliah usai lulus pendidikan menengah. Tujuh di antaranya juga mendapat jaminan pekerjaan setelah lulus kuliah.

    Kabar tersebut disampaikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam kegiatan di Sumedang, Jawa Barat, Senin (13/10/2025), melansir Antara.


    Gus Ipul mengatakan fasilitas kuliah tersebut di antaranya disediakan oleh satu kampus swasta di Jakarta. Siswa dipersiapkan kuliah pada penerimaan 2027.

    Ia menambahkan, para siswa yang akan mendapat beasiswa kuliah terpilih berdasarkan kemampuannya.

    Penyiapan Siswa Sekolah Rakyat untuk Kuliah dan Kerja

    Program pemerintah ini menyediakan pendidikan bagi anak dari keluarga tidak mampu hingga lulus SMA atau SMK. Para siswa juga tinggal di asrama sekolah.

    Selama sekolah, siswa menjalani pendidikan formal, penguatan mental dan sosial, dan pendidikan karakter. Pendidikan diampu guru yang diseleksi terpusat melalui rekrutmen guru Sekolah Rakyat.

    Sementara itu, anak-anak yang memiliki bakat di bidang bisnis juga diberi bimbingan untuk mengasah kemampuan wirausaha, memahami ilmu bisnis sscara teoretis, dan memperluas jejaring.

    Berdasarkan catatan Mensos, 165 Sekolah Rakyat sudah beroperasi di berbagai daerah. Total jumlah siswa jenjang pendidikan dasar hingga menengah mencapai 16.000 pelajar.

    (twu/nah)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Jenis Penyandang Disabilitas yang Bisa Daftar Beasiswa LPDP, Cek Ketentuannya


    Jakarta

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menyediakan sejumlah beasiswa afirmasi untuk calon pelajar Indonesia. Salah satunya bernama Beasiswa Disabilitas.

    Berdasarkan Panduan Pendaftaran Beasiswa Penyandang Disabilitas Tahap 2 Tahun 2025, Beasiswa Penyandang Disabilitas adalah beasiswa yang ditujukan untuk masyarakat penyandang disabilitas yang memenuhi persyaratan LPDP. Pelamar disyaratkan melampirkan surat keterangan dari dokter, psikolog atau psikiater, atau audiologis dari RS atau puskesmas.


    Surat keterangan tersebut berisi pernyataan bahwa pelamar bersangkutan, dengan kondisi disabilitasnya, mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif. Pihak yang menandatangani surat keterangan disesuaikan dengan jenis disabilitas masing-masing.

    Jenis Penyandang Disabilitas yang Bisa Mendaftar Beasiswa LPDP Afirmasi Disabilitas

    Pada Beasiswa Disabilitas, pendaftar disyaratkan masuk salah satu kategori berikut:

    • Penyandang disabilitas fisik
    • Penyandang disabilitas intelektual
    • Penyandang disabilitas mental
    • Penyandang disabilitas sensorik
    • Penyandang disabilitas ganda atau multi

    Bagaimana Jika Tidak Masuk Kategori?

    Jika kondisi disabilitas pendaftar Beasiswa Disabilitas LPDP tidak sesuai dengan ketentuan di atas, maka ada sejumlah langkah yang dapat dilakukan LPDP:

    • Memindahkan pendaftar ke program beasiswa LPDP lainnya jika memenuhi syarat beasiswa tersebut
    • Menyatakan pendaftar tidak lolos seleksi beasiswa LPDP pada tahapan seleksi tertentu jika tidak memenuhi persyaratan beasiswa LPDP lainnya maupun Beasiswa Penyandang Disabilitas.

    Syarat Beasiswa Disabilitas LPDP

    Berikut sejumlah syarat yang diberlakukan bagi pendaftar Beasiswa Penyandang Disabilitas berdasarkan pembukaan pendaftaran tahap 2 2025:

    • Usia maksimal 42 tahun untuk pendaftar jenjang magister dan 47 tahun untuk pendaftar jenjang doktor
    • IPK minimal 2,5 dari skala 4,0 untuk pendaftar jenjang magister dan 3,0 dari 4,0 untuk pendaftar jenjang doktor
    • Pendaftar beasiswa magister dan doktor dalam negeri tidak disyaratkan memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris
    • Pendaftar beasiswa magister atau doktor luar negeri disyaratkan memenuhi skor minimum bahasa Inggris salah satu tes terstandar berikut:
      • TOEFL ITP 500
      • TOEFL iBT 61
      • PTE Academic 50
      • IELTS 6.0
      • Duolingo English Test 95
      • TOEP 500
    • Sertifikat bahasa Inggris pendaftar beasiswa luar negeri disyaratkan masih berlaku 2 tahun terakhir, paling cepat pada tanggal pengumuman hasil sanggah pada periode pendaftaran masing-masing.

    Informasi beasiswa LPDP program afirmasi untuk penyandang disabilitas selengkapnya bisa diakses melalui https://lpdp.kemenkeu.go.id/en/beasiswa/afirmasi/beasiswa-penyandang-disabilitas-2025/ atau klik DI SINI.

    (twu/faz)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa ICCR, Kesempatan Mahasiswa Indonesia Bisa Kuliah Gratis di India


    Jakarta

    India merupakan negara dengan perkembangan teknologi informasi yang pesat, keanekaragaman budaya yang kuat, serta salah satu pusat peradaban masa lampau tertua di Asia. Bagi mahasiswa internasional termasuk Indonesia yang ingin belajar atau menempuh studi di India, terdapat penawaran beasiswa gratis.

    Beasiswa yang dimaksud yakni Indian Council for Cultural Relations (ICCR), beasiswa dari Dewan Hubungan Kebudayaan India. Beasiswa ini terbuka untuk jenjang sarjana (S1), pascasarjana (S2), magister filsafat (M Phil) hingga doktoral (PhD).

    Mengutip Embassy of India di Jakarta, pendaftaran beasiswa biasanya dibuka setiap Januari. Namun, untuk penerimaan 2025/2026, pendaftaran beasiswa dibuka mulai Februari hingga April.


    Untuk tahun akademik 2026/2027 belum ada pengumuman pendaftaran resminya. Namun, mahasiswa yang tertarik dengan ICCR bisa mulai mempersiapkan diri, ya! Simak persyaratan dan prediksi jadwal pelaksanaan untuk periode 2026/2027 berikut ini.

    Ada 21 Skema Beasiswa dan Menerima Ribuan Mahasiswa

    Mengutip laman Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) India, ICCR mengelola 21 skema berbeda dalam beasiswanya. Enam di antaranya didanai oleh ICCR, sedangkan yang lainnya dikelola atas nama MEA dan Ministry of Ayush.

    Skema yang terkenal antara lain Beasiswa Umum Atal Bihari Vajpayee (A1201). Beasiswa ini memiliki lebih dari 600 kuota pada tahun akademik 2025/2026.

    Kemudian ada skema Beasiswa Tari & Musik Lata Mangeshkar (A1209), yang terbuka bagi mahasiswa asing untuk studi di bidang seni tari, musik, teater, seni pertunjukan, patung, bahasa, hingga kuliner. Pada 2025/2026, skema ini memiliki 100 kuota penerima beasiswa.

    Selain itu ada juga ‘Beasiswa Pertukaran Budaya Dr. S. Radhakrishnan’ dan ‘Beasiswa Ayush’. Setiap tahunnya, ICCR menerima sekitar lebih dari 3.000 mahasiswa asing dari 180 negara. Setiap tahun juga, ICCR mampu meluluskan sekitar 6.000-an sarjana asing yang belajar di berbagai institusi pendidikan tinggi di India.

    Adapun secara umum, beasiswa-beasiswa dari ICCR memiliki manfaat antara lain:

    – Tiket pesawat pulang pergi (untuk skema tertentu)

    – Biaya pendidikan

    – Tunjangan hidup

    – Biaya akomodasi

    Persyaratan Umum Pendaftaran ICCR

    Berikut ini persyaratan umum yang dibutuhkan untuk mendaftar ICCR, dikutip dari laman PPI India.

    1. Persyaratan bagi pendaftar S1

    – Passport

    – Kartu identitas

    – Ijazah dan transkrip nilai SMP dan SMA yang telah diterjemahkan dalam Bahasa Inggris

    – Surat keterangan sehat dari rumah sakit/klinik

    – Essay (500 kata)

    – Pas photo latar belakang putih

    – 2 Surat rekomendasi

    – Sertifikat kemampuan Bahasa Inggris

    2. Persyaratan bagi pendaftar S2

    – Passport

    – Kartu identitas

    – Ijazah dan transkrip nilai SMP, SMA dan S1 yang telah diterjemahkan dalam Bahasa Inggris

    – Surat keterangan sehat dari rumah sakit/klinik

    – Essay (500 kata)

    – Pas photo latar belakang putih

    – 2 Surat rekomendasi

    – Sertifikat kemampuan Bahasa Inggris

    – GMAT (hanya untuk MBA)

    3. Persyaratan bagi pendaftar S3

    – Passport

    – Kartu identitas

    – Ijazah dan transkrip nilai SMP, SMA dan S1 yang telah diterjemahkan dalam Bahasa Inggris

    – Surat keterangan sehat dari rumah sakit/klinik

    – Essay (500 kata)

    – Pas photo latar belakang putih

    – 2 Surat rekomendasi

    – Sertifikat kemampuan Bahasa Inggris

    – Proposal research

    Jadwal Pelaksanaan Seleksi ICCR

    Mengacu pada pembukaan beasiswa untuk tahun akademik 2025/2026, berikut ini jadwal seleksi ICCR, dikutip dari Embassy of India.

    • 20 Februari-30 April 2025: Pendaftaran online
    • 31 Mei 2025: Pengumuman dari kampus tujuan
    • 15 Juni 2025: Pengalokasian beasiswa dan pembuatan surat penawaran
    • 22 Juni 2025: Finalisasi mahasiswa untuk menerima atau menolak beasiswa
    • 1 Juli 2025: Jika kuota beasiswa belum terpenuhi, mahasiswa yang belum diterima akan diberi kesempatan penawaran beasiswa lain
    • 10 Juli 2025: Finalisasi bagi mahasiswa yang diberi penawaran kedua

    Meski belum ada pengumuman resmi untuk periode tahun depan, detikers bisa cek informasi lanjut mengenai beasiswa ICCR dan cara daftarnya dengan login di Portal Beasiswa A2A http://a2ascholarships.iccr.gov.in.

    Dengan adanya ICCR, menunjukkan bahwa kerja sama Indonesia dan India di bidang pendidikan terjalin dengan kontinu. Kedua negara tengah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusianya melalui pendidikan tinggi, sehingga bisa mempersiapkan generasi muda yang bersaing secara global.

    (faz/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Pertukaran ke Jerman Buka Pendaftaran, Uang Saku Rp 12,5 Juta


    Jakarta

    Institut für Auslandsbeziehungen (IFA) Jerman membuka pendaftaran fellowship CrossCultural Programme (CCP) bagi profesional dan sukarelawan dari 40 negara, termasuk Indonesia. Pendaftaran sedang dibuka akhir tahun ini sampai 10 Desember 2025.

    Program pertukaran ini memungkinkan para fellow untuk mengasah keahlian, berjejaring, dan mengembangkan keterampilan lintas budaya bersama organisasi-organisasi tuan rumah selama 2-3 bulan di Jerman. Simak syarat dan komponen pendanaannya di bawah ini, seperti dikutip dari laman IFA.


    Beasiswa Pertukaran ke Jerman CCP Fellowship

    German Federal Foreign Office membiayai beasiswa pertukaran berikut:

    • Tunjangan bulanan 650 euro (sekitar Rp12,5 juta)
    • Penerbangan pergi-pulang
    • Akomodasi
    • Tiket transportasi publik bulanan di kota residensi
    • Asuransi kesehatan
    • Biaya penggantian biaya-biaya visa
    • Sebagai catatan, program ini tidak menyediakan dana dukungan bagi tanggungan seperti pasangan atau anak peserta pertukaran.

    CCP Fellowship juga meliputi manfaat berikut:

    • Kolaborasi dengan organisasi tuan rumah dari jejaring CCP
    • Mentoring selama durasi fellowship
    • Kesempatan pengembangan profesional secara daring dan luring di bidang kerja masing-masing
    • Lokakarya lintas budaya 3-4 hari
    • Berjejaring dengan peserta dan alumni CCP fellowship

    Syarat Beasiswa Pertukaran CCP ke Jerman

    • Usia minimal 23 tahun
    • Memiliki pengalaman profesional atau kerja sukarela di organisasi masyarakat sipil di negara asal minimal 2 tahun yang dapat dibuktikan
    • Menguasai bahasa Inggris lisan dan tulisan yang baik
    • Sehat dan mampu tinggal dalam jangka panjang di luar negeri
    • Tidak sedang berstatus sebagai pelajar
    • Diutamakan yang memiliki:
      • Komitmen sosial dan komunitas jangka panjang
      • Memiliki atau akan memiliki kolaboasi dengan organisasi di negara tuan rumah
      • Memiliki keterampilan bahasa tambahan, khususnya bahasa Jerman
    • Diutamakan bagi orang-orang yang bekerja di subjek dan bidang profesional berikut:
      • Kebijakan dan masyarakat
      • Media dan budaya
      • Hak asasi manusia dan kebudayaan
      • Pembangunan berkelanjutan dan keadilan iklim
      • Budaya mengingat sejarah (mulai 2026)
      • Ketahanan demokrasi (mulai 2026)

    Jadwal Seleksi Pertukaran CCP ke Jerman

    • Pendaftaran: hingga 10 Desember 2025
    • Seleksi pendaftar: Januari-April 2026
    • Penugasan dan pengenalan awal dengan organisasi tuan rumah: Mulai April 2026
    • Implementasi beasiswa CCP: Mei-November 2026 (dalam 2-3 bulan)

    Berminat mendaftar, detikers? Cek informasi lebiih lanjut di https://www.ifa.de atau klik https://www.ifa.de/en/funding/ccp-fellowships/. Semoga bermanfaat, detikers!

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com