Tag: pelatihan kompetensi

  • Pendaftaran Beasiswa Bank Indonesia 2025 Dibuka, Mahasiswa D3-S1 Merapat!


    Jakarta

    Bank Indonesia (BI) membuka pendaftaran beasiswa tahun 2025 untuk kloter Universitas Indonesia (UI). Beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa UI aktif vokasi hingga sarjana.

    Mahasiswa D3, D4, dan S1 yang tengah kesulitan membayar yang kuliah bisa mencoba beasiswa ini. Beasiswa Indonesia memberikan pembiayaan berupa uang kuliah, tunjangan studi, dan biaya hidup.

    Selain itu, penerima beasiswa akan diberikan pelatihan peningkatan kompetensi, pengembangan karakter dan jiwa kepemimpinan. Tertarik daftar beasiswa ini?


    Mengutip postingan Instagram @genbi_ui, Kamis (18/9/2025) berikut informasi selengkapnya:

    Syarat Daftar Beasiswa Indonesia 2025

    Skema S1 Reguler

    • Mahasiswa aktif program S1 seluruh fakultas
    • Minimal IPK 3,0
    • Minimal semester 4 atau telah menyelesaikan 40 SKS
    • Maksimal berusia 23 tahun atau belum berusia 24 tahun
    • Tidak sedang menerima beasiswa lain
    • Diutamakan bagi mahasiswa yang membutuhkan finansial

    Skema S1 Unggulan

    • Mahasiswa aktif program S1 seluruh fakultas
    • Minimal IPK 3,5
    • Minimal semester 4 atau telah menyelesaikan 40 SKS
    • Maksimal berusia 23 tahun atau belum berusia 24 tahun
    • Tidak sedang menerima beasiswa lain
    • Memiliki skor TOEFL PBT/ITP minimal 500, iBT minimal 61, CBT minimal 173 atau IELTS minimal 6,0

    Skema Vokasi

    • Mahasiswa aktif program vokasi
    • Minimal IPK 3,0
    • Minimal semester 2 atau telah menyelesaikan 24 SKS
    • Maksimal berusia 22 tahun atau belum berusia 23 tahun
    • Tidak sedang menerima beasiswa lain
    • Diutamakan bagi mahasiswa yang membutuhkan finansial

    Dokumen Pendaftaran Beasiswa Indonesia 2025

    Skema S1 Reguler

    • Kartu tanda mahasiswa
    • Curriculum vitae (CV)
    • Motivation letter dan rencana karier dalam bahasa Indonesia
    • Satu surat rekomentasi dari tokoh akademik/non-akademik/fakultas
    • Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa lain
    • Surat pernyatan bukan perokok aktif
    • Formulir beasiswa Bank Indonesia
    • Surat kesediaan mengikuti rangkaian kegiatan beasiswa
    • Surat kesediaan pemeriksaan data beasiswa
    • Halaman depan buku tabungan (atas nama pribadi)

    Skema S1 Unggulan

    • Kartu tanda mahasiswa
    • Curriculum vitae (CV)
    • Motivation letter dan rencana karier dalam bahasa Inggris
    • Dua surat rekomentasi dari tokoh akademik/non-akademik/fakultas
    • Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa lain
    • Surat pernyatan bukan perokok aktif
    • Formulir beasiswa Bank Indonesia
    • Surat kesediaan mengikuti rangkaian kegiatan beasiswa
    • Surat kesediaan pemeriksaan data beasiswa
    • Halaman depan buku tabungan (atas nama pribadi)

    Skema Vokasi

    • Kartu tanda mahasiswa
    • Curriculum vitae (CV)
    • Motivation letter dan rencana karier dalam bahasa Indonesia
    • Satu surat rekomentasi dari tokoh akademik/non-akademik/fakultas
    • Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa lain
    • Surat pernyatan bukan perokok aktif
    • Formulir beasiswa Bank Indonesia
    • Surat kesediaan mengikuti rangkaian kegiatan beasiswa
    • Surat kesediaan pemeriksaan data beasiswa
    • Halaman depan buku tabungan (atas nama pribadi)..

    Alur Seleksi Beasiswa Indonesia 2025

    1. Pengumpulan berkas
    2. Seleksi administrasi
    3. Seleksi wawancara dan studi khusus
    4. Pengumuman penerima beasiswa.
    Sembunyikan kutipan teks

    Daftar Kampus yang Bermitra dengan Beasiswa Indonesia

    Selain UI, masih ada banyak kampus yang bermitra dengan beasiswa Bank Indonesia. Namun, jadwal seleksi dan pembukaan beasiswa berbeda sesuai dengan kampus masing-masing.

    Beberapa kampus yang membuka Beasiswa Indonesia lainnya antara lain:

    1. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
    2. Universitas Brawijaya (UB)
    3. Universitas Andalas (Unand)
    4. Universitas Siliwangi (Unsil)
    5. Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)
    6. Universitas Diponegoro (Undip)
    7. Universitas Sumatera Utara (USU)
    8. Universitas Medan Area
    9. Institut Teknologi Kalimantan
    10. UIN Walisongo
    11. Univesitas Mulawarman
    12. Universitas Islam Bandung (Unisba)
    13. Universitas Bengkulu
    14. UIN Sultan Syarif Kasim Riau
    15. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
    16. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
    17. dan masih banyak lagi.

    Demikian informasi pendaftaran Beasiswa Bank Indonesia 2025 untuk kloter mahasiswa UI. Bagi detikers yang kuliah di kampus lain bisa memantau laman masing-masing kampus untuk mengetahui informasi pembukaan beasiswa BI ya.

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Cak Imin Minta LPDP Juga Biayai Lulusan Vokasi, Bikin Dana Abadi Khusus



    Jakarta

    Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin berharap Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bisa membiayai para lulusan vokasi, termasuk SMK. Selama ini, LPDP umumnya diketahui memberikan beasiswa untuk lulusan S1/D4 untuk lanjut studi S2 dan S3.

    “Ya itu rencana jangka panjang, kita sedang menyiapkan sebuah peraturan pemerintah agar yang dibiayai oleh pemerintah melalui LPDP, tidak hanya (lulusan) S1,” kata Cak Imin di Kantor Kemenko PM, Jl Merdeka Barat, Jakarta Pusat pada Selasa (18/11/2025).

    Cak Imin menginginkan lulusan-lulusan SMK atau sekolah vokasi mendapatkan manfaat dari LPDP. Khususnya untuk menjalani pelatihan berbagai macam kompetensi.


    “Saya sedang menyusun agar ada dana abadi khusus vokasi, seperti halnya dana abadi untuk kuliah dan studi-studi di luar negeri di berbagai disiplin ilmu, yang biasanya melalui LPDP,” katanya.

    Menurut Cak Imin, pengembangan talenta lulusan sekolah vokasi atau SMK perlu didukung. Dengan penggunaan dana abadi ini, ia menilai para lulusan SMK/SMA akan bisa tetap bersaing dengan lulusan S1 dan jenjang di atasnya.

    “Pelatihan dan pendidikan vokasi juga bisa menjadi program dari LPDP, terutama khususnya yang mau ke luar negeri,” katanya.

    Peningkatan Skill Lewat SMK Go Global

    Ia menyebut Kemenko PM kini tengah mempersiapkan program SMK Go Global. Lewat program ini, pemerintah akan mengirim 500 ribu lulusan SMK/SMA dan umum bekerja di luar negeri.

    “Dari keadaan yang dibutuhkan inilah, kita ingin menyimpulkan bahwa upgrading skill, link and match sekolah formal dan dunia kerja, membutuhkan program-program vokasi yang berlanjutan,” katanya.

    Lulusan SMK/SMA yang dikirim tersebut akan dilatih kemampuan sesuai bidang yang dituju dan bahasa sesuai negara tujuan. Akhir tahun ini, sudah ada 500 orang yang disiap ke luar negeri untuk bekerja lewat program SMK Go Global.

    “SMK Global ini diawali dengan kesadaran adanya fakta bahwa pengangguran lulusan SMK berjumlah amat sangat besar. Sampai detik ini, yang kami catat, tidak kurang dari 1,5 juta orang lulusan SMK yang belum mendapatkan pekerjaan dengan berbagai macam latar belakang, skill, dan berbagai kelebihan lainnya,” katanya.

    Program ini juga dikatakan Cak Imin merupakan salah satu prioritas pemerintah dan instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto. Sebanyak 500 ribu orang direncanakan akan dikirim ke luar negeri selama tahun 2026.

    “Program ini menjadi program prioritas jangka pendek dengan Quick Win, capaian cepat, di tahun 2026,” katanya.

    Keahlian Lulusan Dimatangkan Sejak SMA/SMK

    Untuk mematangkan keahlian siswa yang akan berangkat, pemerintah menginstruksikan SMA/SMK membuka kelas migran. Di kelas migran, siswa akan fokus belajar bahasa asing sesuai negara tujuan kerja dan kompetensi lain.

    “Kelas-kelas migran yang memang dipersiapkan untuk lulusan SMK yang akan keluar negeri sejak semester 1, kelas 1 sudah dipersiapkan dengan memadai,” katanya.

    Adapun tujuan utama dari program SMK Go Global ini adalah untuk menekan angka pengangguran di Indonesia. Selain itu, para pekerja diharapkan dapat memiliki skill yang diakui di negara tempatnya bekerja.

    “Program cepat ini diharapkan (membuat) lulusan SMK yang menganggur bisa segera diatasi, dan ke depan akan menjadi sistem yang berlanjut dan terencana dengan baik,” ujarnya.

    (cyu/twu)



    Sumber : www.detik.com