Tag: pemain

  • Mbappe Lebih Nyaman di Madrid Ketimbang Paris


    Jakarta

    Kylian Mbappe mengaku merasa lebih tenang sejak pindah ke Real Madrid. Ia menilai suasana kehidupan di ibu kota Spanyol membantunya lebih fokus di lapangan hijau.

    Striker asal Prancis itu bergabung dengan Madrid sejak musim panas 2024 usai kontraknya di Paris Saint-Germain habis. Meski gagal meraih trofi mayor, namun ia mampu mencetak 44 gol dalam 59 penampilan.

    Pada musim ini, ia langsung tancap gas dengan 14 gol dalam 10 penampilan dan baru satu kali menyelesaikan laga tanpa mencatatkan namanya di papan skor. Jika menghitung performa di Timnas Prancis bulan lalu, total ia sudah mengemas 16 gol dalam 12 penampilan.


    Padahal Mbappe butuh sampai Januari untuk mencetak gol sebanyak itu pada musim lalu, seolah menandakan bahwa ia semakin nyaman di Madrid yang kini dilatih Xabi Alonso.

    Mbappe tak menampik bahwa kepindahan ke Madrid turut membantu mengangkat performanya. “Saya beradaptasi dengan baik di Madrid, saya sedikit lebih santai di sana,” ujarnya seperti dikutip dari ESPN pada Kamis (9/10/2025).

    “Tak ada maksud menjelek-jelekkan Prancis. Hanya saja gaya hidupnya berbeda, tak seramai di Paris. Saya bisa menyesuaikan diri,” jelas pemain 26 tahun itu.

    Mbappe sedang bersama Timnas Prancis untuk menjalani dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 menghadapi Azerbaijan di Paris pada Sabtu (11/10) pukul 01.45 WIB dan Islandia tiga hari berselang di Reykjavik.

    Les Bleus sedang memimpin klasemen sementara Grup D dengan enam poin usai merebut dua kemenangan atas Ukraina dan Islandia bulan lalu.

    (adp/yna)



    Sumber : sport.detik.com

  • Taktik Hansi Flick Dikritik? Barca Juara tuh Musim Lalu


    Barcelona

    Taktik Hansi Flick dipertanyakan belakangan ini. Kiper Barcelona Wojciech Szczesny membela Flick, mengungkit kesuksesan di musim lalu.

    Barca berhasil menggondol treble domestik dengan gelar LaLiga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol 2024/2025. Ditambah, Los Cules mencapai semifinal Liga Champions untuk pertama kalinya dalam enam tahun.

    Keberhasilan itu tidak lepas dari strategi Flick, yang memungkinkan Barcelona tampil agresif dan eksplosif. Dari total 60 pertandingan, Barcelona-nya Flick mendulang 44 kemenangan dan cuma sembilan kali kalah. Sebanyak 174 gol dilesakkan Lamine Yamal dkk, dengan jumlah kebobolan 72 gol.


    Meski demikian, situasinya sedikit berbeda di awal musim ini. Barcelona menderita kekalahan beruntun dari Paris Saint-Germain 1-2 dan Sevilla 1-4, karena lawan mulai bisa memaksimakan celah dari strategi garis pertahanan tinggi yang diterapkan Hansi Flick.

    Mantan bintang-bintang sepakbola macam Thierry Henry dan Toni Kroos merasa Flick perlu sedikit lebih adaptif dengan taktiknya apalagi di kompetisi Eropa. Szczesny mengatakan, sistem Flick memang berisiko tapi akan sukses besar jika diterapkan sebaik-baiknya.

    “Kurasa kami sudah membuktikan di musim lalu apa yang bisa ditawarkan sistem kami kepada kami,” ceplos pemain Polandia itu dalam perbincangannya dengan Mundo Deportivo.

    “Ya, sistemnya memang berisiko, tapi ketika kami bermain di level tertinggi, tidak banyak tim yang bisa bersaing dengan kami, tapi kami memang harus bermain di level tertinggi kami,” lanjut mantan kiper Arsenal dan Juventus itu.

    “Itulah mengapa, meskipun kalah melawan Sevilla itu menyakitkan, kekalahan itu adalah pelajaran bagus karena Anda harus paham bahwa situasinya bisa jadi memalukan jika Anda tidak melakukan banyak hal dengan tepat,” lugas Szczesny.

    (rin/mrp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Mbappe: Jangan Usik Kehidupan Yamal!


    Barcelona

    Kylian Mbappe mengakui Lamine Yamal sebagai pemain berbakat. Meski begitu, dia meminta publik tak membicarakan kehidupan pribadi bintang Barcelona itu.

    Lamine Yamal jadi pemain muda paling bersinar di dunia saat ini. Pesepakbola berusia 18 tahun itu sudah menorehkan prestasi di level klub dan tim nasional.

    Sorotan tak hanya menyasar prestasi Yamal di dunia sepakbola, tapi juga ke kehidupan pribadinya. Dia beberapa kali tersandung skandal akibat ‘kenakalannya’ di luar lapangan.


    Lamine Yamal ketahuan menjalin relasi dengan wanita-wanita yang berusia jauh lebih tua. Penggawa Timnas Spanyol ini bahkan memicu kontroversi gegara dugaan eksploitasi orang-orang mini dalam pesta ulang tahunnya yang ke-18 tahun.

    Alhasil, Yamal mendapat banyak kritikan atas apa yang dilakukan di luar lapangan. Dia dianggap arogan dan kena star syndrome karena sudah meraih prestasi di usia remaja.

    Sorotan kepada kehidupan pribadi Lamine Yamal dikomentari rivalnya, Kylian Mbappe. Bintang Real Madrid ini menilai publik tak patut menghakimi Yamal, mengingat sang pemain masih dalam usia labil.

    “Jelas dia punya gairah besar untuk sepakbola, dan itu satu hal yang tak boleh hilang darinya. Sisanya adalah kehidupan pribadinya. Kita harus membiarkannya sendiri,” kata Mbappe, dilansir dari Marca.

    Lamine Yamal mengadakan pesta ulang tahun ke-18 pada 13 Juli 2025 di Barcelona, Spanyol.Lamine Yamal saat mengadakan pesta ulang tahun ke-18 pada 13 Juli 2025 di Barcelona. (Foto: Dok. Instagram/@lamineyamal)

    “Dia pemain hebat dalam sepakbola, tapi dalam hidup, dia hanya anak berusia 18 tahun. Di usia segitu, semua orang bisa salah. Ada yang benar, ada yang salah,” Mbappe menambahkan.

    “Pada akhirnya, dia akan mendapatkan pengalaman hidupnya. Dia akan tahu apa yang baik untuknya, dan pada akhirnya, kita hanya perlu melihat apa yang dia lakukan di lapangan.”

    “Apa yang dia lakukan di luar lapangan tidaklah penting, jika tidak serius. Dia punya bakat hebat dan akan mengikuti jalan yang dia inginkan. Saya doakan yang terbaik untuknya,” ujarnya soal Lamine Yamal.

    (bay/adp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Berharap Garcia Pulih, Szczesny Tak Ingin Main di El Clasico


    Barcelona

    Wojciech Szczesny berharap Joan Garcia bisa segera pulih dari cedera. Ia ingin Garcia bisa bermain di El Clasico hingga dirinya hanya perlu duduk di bangku cadangan.

    Wojciech Szczesny kembali menjadi kiper utama Barcelona usai Joan Garcia absen akibat cedera lutut. Kiper asal Polandia ini tampil di tiga laga terakhir Barcelona.

    Pemain 35 tahun ini tampaknya masih akan berdiri di bawah mistar Barcelona selepas jeda internasional. Hal ini karena cedera Garcia cukup parah.


    Garcia diperkirakan harus absen 4-6 Minggu. Kondisi ini Szczesny besar kemungkinan bakal diandalkan di laga-laga krusial di bulan Oktober termasuk laga El Clasico.

    El Clasico bakal digelar pada 26 Oktober. Pada laga tersebut Blaugrana bakal bertandang ke markas Real Madrid, Santiago Bernabeu.

    Ketika banyak pemain mendambakan kesempatan bermain di El Clasico, Szczesny justru menginginkan tak tampil laga ini. Ia berharap Garcia cepat pulih hingga bisa kembali mengawal gawang Barcelona.

    Szczesny mengharapkan hal tersebut karena tahu Garcia punya kemampuan yang luar biasa. Ia selalu mendukung kiper asal Spanyol ini untuk terus berkembang.

    Mantan kiper Arsenal ini tampaknya mawas diri penampilannya mulai menurun termakan usia. Performanya tak telalu baik di tiga laga terakhir bersama Barcelona saat menggantikan Garcia. Barca dua kali kalah yaitu 1-2 dari Paris Saint-Germain di Liga Champions, dan 1-4 dari Sevilla di LaLiga saat Szczesny jadi penjaga gawang.

    “Saya harap mereka tidak membutuhkan saya karena saya berharap Joan dapat pulih secepat mungkin dari cederanya. Saya tahu apa peran saya musim ini dan bagi saya, kesuksesan terbesar saya adalah Joan Garcia menjalani musim yang hebat dan sukses,” ujar Szczesney dikutip dari Football Espana.

    “Dari pihak saya, tidak ada persaingan, tidak ada rivalitas di antara kami. Saya hanya berusaha mendukungnya sebaik mungkin, tetapi saya harap dia akan kembali secepatnya. Bukan berarti saya malas dan tidak ingin bermain. Saya suka bertanding, tetapi saya hanya berharap dia segera pulih,” jelasnya.

    (pur/raw)



    Sumber : sport.detik.com

  • Mbappe Bantah Ada Konflik sama Vinicius


    Madrid

    Selama ini Kylian Mbappe dan Vinicius Junior dispekulasikan tidak terlalu akur. Mbappe justru menegaskan, hubungan dirinya dengan Vini justru kian erat.

    Spekulasi tersebut langsung muncul setelah Mbappe bergabung Real Madrid pada musim panas 2024. Superstar sepakbola Prancis itu bermain di posisi yang sama dengan Vinicius, sekalipun akhirnya diplot sebagai penyerang tengah.


    Pada prosesnya, Mbappe tampil sensasional untuk Los Blancos dengan torehan 44 gol di musim pertamanya. Mbappe lebih bersinar daripada Vinicius Junior meski menciptakan 22 gol dan 19 assist. Tak bisa dipungkiri, Vinicius kini bukan jadi pusat permainan El Real seperti musim-musim sebelumnya, dan hal itu disebut-sebut tidak membuat si pemain senang.

    Bagaimanapun, Kylian Mbappe membantah semua spekulasi tersebut. Mbappe menuding media telah membuat-buat rumor tersebut.

    “Dua pemain terkenal di tim yang sama… itu kan menjual banyak sekali koran. Menjual sangat banyak,” ceplos dia kepada Universo Valdano, diwartakan AS. “Faktanya, aku punya hubungan yang sangat baik dengan Vinicius.”

    “Bahkan jauh lebih baik lagi pada musim ini, karena kami jauh lebih mengenal satu sama lain. Dia itu seorang pemain hebat, dan sebagai seseorang, sangat baik,” sambung mantan bintang AS Monaco dan Paris Saint-Germain ini.

    “Kami tahu orang-orang akan membicarakan tentang kami untuk semua hal, tapi toh kami punya tujuan yang sama: membantu Real Madrid dan memenangi titel-titel juara. Dan kupikir jika kami menginginkan untuk memenangi trofi-trofi itu, kami harus berada di dalam performa terbaik kami dan membantu seluruh tim,” lugas Kylian Mbappe.

    (rin/adp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Soal Lewati Rekor Gol CR7 di Madrid, Mbappe Bilang Begini


    Madrid

    Kylian Mbappe punya potensi untuk jadi top scorer sepanjang masa Real Madrid. Tapi bagi Mbappe, Cristiano Ronaldo tetap yang terbaik di klub itu.

    Mbappe sudah dua musim memperkuat Madrid dengan total 58 gol, rinciannya 44 gol di musim debutnya dan berlanjut 14 gol di tiga bulan musim ini berjalan.

    Itu artinya Mbappe bikin sekitar lima gol per bulan dan jika mampu diteruskan hingga akhir musim, maka dia bisa melebihi catatan 50 gol semusim.


    Ronaldo sendiri pernah dua kali bikin 60 gol di musim 2011/2012 dan 2014/2015. Itulah mengapa Ronaldo jadi top scorer sepanjang masa klub dengan 450 gol dari 438 laga.

    Melihat ketajaman Mbappe saat ini, bukan tak mungkin catatan gol Ronaldo itu akan dilewati dalam 9-10 musim ke depan. Tapi, pemain asal Prancis itu menyebut Ronaldo masih yang terbaik di Madrid dan belum berpikir memecahkan rekor tersebut.

    “Cristiano selalu jadi panutan buat saya. Saya beruntung bisa ngobrol dengannya, dia memberikan saya saran, dia membantu saya. Saya rasa dia masih nomor satu di Madrid. Dia adalah contoh untuk semua pemain Real Madrid, karena sudah memberikan banyak hal untuk klub,” ujar Mbappe di ESPN.

    “Fans memang masih mengidolai Cristiano. Tapi saya punya jalan sendiri.”

    (mrp/rin)



    Sumber : sport.detik.com

  • Lewandowski Menanti Nasib di Barcelona


    Barcelona

    Bomber Barcelona Robert Lewandowski memasuki tahun terakhir di kontraknya. Agen Lewandowski, Pini Zahavi, mengungkapkan Barca belum memutuskan nasib kliennya.

    Superstar sepakbola Polandia itu menjadi salah satu pemain kunci Barca sejak bergabung pada musim panas 2022. Sebanyak 105 gol diceploskan Lewandowski dalam 156 penampilan.

    Ketajaman Lewandowski turut mengantarkan Barcelona meraih dua trofi LaLiga, satu Copa del Rey, dan dua Piala Super Spanyol. Kendati demikian, Barca belakangan ini santer dikabarkan tidak tertarik memperpanjang kontrak pemain terbaik FIFA dua kali tersebut.


    Meski Lewandowski masih produktif, Barca membutuhkan ujung tombak yang lebih gesit, lebih cepat, dan lebih agresif lagi. Sesuatu yang agak sulit ditawarkan Lewandowski mengingat usianya sudah mencapai 37 tahun.

    Di tengah ketidakpastian masa depannya itu, Robert Lewandowski dibidik sejumlah klub Arab Saudi. Zahavi mengatakan, pihaknya menantikan keputusan Barca dalam waktu dekat dan memastikan kliennya belum menerima tawaran dari Timur Tengah.

    “Kontrak Lewandowski dengan Barcelona habis pada musim panas 2026, dan tidak ada keputusan terkait hal itu untuk sekarang. Kami harus wait and see apa yang terjadi dalam beberapa hari ke depan,” ungkap Zahavi kepada 365scores, yang dikutip Mundo Deportivo.

    “Belum ada yang resmi terkait negosiasi dengan klub-klub Saudi. Tidak ada tawaran apapun untuk sekarang,” lugas dia.

    Robert Lewandowski sudah membukukan empat gol untuk Barcelona dalam sembilan pertandingan di 2025/26. Namun, mantan penggawa Borussia Dortmund dan Bayern Munich itu baru empat kali jadi starter, bergantian dengan Ferran Torres.

    (rin/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Rashford Salahkan MU atas Inkonsistensinya


    London

    Marcus Rashford sedang mencari konsistensi setelah menanjak bersama Barcelona. Rashford tampak menyalahkan Manchester United atas inkonsistensinya selama ini.

    Pemain internasional Inggris itu tampil impresif di awal masa peminjamannya di Barcelona. Sebanyak tiga gol dan lima assist disumbangkan Rashford dalam 10 pertandingan di seluruh kompetisi.

    Meski berstatus sebagai pelapis, Rashford belakangan mulai konsisten. Torehannya itu diciptakan Rashford dalam delapan penampilan terakhirnya, di mana dia cuma sekali absen mencetak gol atau assist di dalam kemenangan Barca atas Getafe 3-0, September silam.


    Marcus Rashford akan berharap momentum tersebut akan terjaga seterusnya. Konsistensi memang jadi tantangan besar bagi lulusan akademi sepakbola MU itu sejak berkarier sebagai pesepakbola profesional.

    Di MU, Rashford semula digadang-gadang akan jadi bintang masa depan. Akan tetapi, selama sekitar 10 musim berkostum MU, Rashford cuma tiga kali mengemas setidaknya 20 gol per musim. Sedangkan musim terbaik Rashford dicapai setelah mencetak 30 gol pada 2022/23.

    “Aku merasa seperti aku sudah sangat lama berada di lingkungan yang inkonsisten, jadi semakin sulit untuk bisa konsisten,” ceplos Rashford kepada ITV. “Namun, aku sepenuhnya setuju, kurasa konsistensi adalah hal yang perlu kumasukkan ke dalam permainanku dan aku ingin melakukannya.”

    “Aku ingin berada di dalam performa terbaikku, tidak kadang-kadang, tapi sesering mungkin,” lanjut pemain berusia 27 tahun ini.

    “Ketika orang-orang membicarakan tentang konsistensi, untuk bisa konsisten di dalam hal apapun bukan hanya olahraga, Anda memerlukan variabel yang konsisten di dalam hidup Anda dan cara Anda berlatih.”

    “Kami menjalani banyak sekali perubahan di dalam karierku sejauh ini, tapi aku harus mencari dan itu sudah pasti salah satu hal yang ingin kucapai dan ingin kuperbaiki untuk menampilkan performa terbaikku lebih sering. Ketika aku berada di bentuk terbaikku, aku benar-benar menikmati semua hal tentang olahraga ini,” cetus Marcus Rashford.

    Tak bisa dipungkiri bahwa stabilitas jadi hal langka di Manchester United selepas era Sir Alex Ferguson. MU tercatat sudah 10 kali berganti manajer (baik permanen maupun sementara), sampai Ruben Amorim mengambil alih pada November tahun lalu.

    (rin/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Sevilla Vs Barcelona: Blaugrana Dibantai Telak 1-4


    Seville

    Barcelona gagal meraih poin saat melawan Sevilla di pekan ke-8 Liga Spanyol 2025/2026. Blaugrana dibantai dengan skor telak, 1-4.

    Bertanding di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Seville, Minggu (5/10/2025), Sevilla menekan sejak awal. Taktik itu memaksa Barcelona melakukan kesalahan.

    Di menit ke-11, Barcelona dihukum penalti usai Isaac Romero dilanggar Ronald Araujo. Alexis Sanchez, eks winger Barcelona, maju jadi eksekutor penalti dan mengonversinya masuk ke gawang Wojciech Szczesny, yang juga mantan rekannya di Arsenal. Skor 1-0 untuk Sevilla.


    Barcelona cukup kesulitan mengejar ketertinggalannya. Serangannya mudah dipatahkan barisan belakang Sevilla, yang tampil solid di laga ini.

    Sementara Sevilla beberapa kali nyaman menekan Barcelona. Isaac Romero menjadi ancaman bagi Ronald Araujo Cs di lini belakang Barcelona.

    Dan Romero benar-benar jadi mimpi buruk Barcelona di menit ke-36. Ia bisa merobek gawang tim tamu usai menerima sodoran Ruben Vargas. Skor 2-0 untuk tuan rumah.

    Barcelona coba menekan di sisa waktu babak pertama. Marcus Rashford sempat memperkecil skor menjadi 1-2 lewat golnya di masa injury time sebelum turun minum.

    Babak kedua digelar, Barcelona mengganti dua beknya. Tekanan Sevilla mulai bisa diredam kali ini.

    Di satu sisi, Barcelona masih kesulitan mencari gol penyeimbang. Serangan yang dilancarkan masih susah membuahkan hasil hingga menit ke-70.

    Pada menit ke-73, kans Barcelona menyamakan skor datang lewat penalti. Adnan Januzaj, yang baru masuk, langsung melanggar Alejandro Balde dan Sevilla dihukum tendangan 12 pas.

    Lewandowski maju, namun gagal memasukkan bola! Tendangannya mengarahkan bola melebar ke sisi kiri gawang Sevilla, yang dijaga Odisseas Vlachodimos. Barcelona masih tertinggal.

    Pada menit ke-88, Sevilla sempat bikin gol lewat Akor Adams. Namun gol dianulir karena sang penyerang sudah dalam posisi offside.

    Dua menit berselang, gol ketiga akhirnya dicetak Sevilla. Jose Angel Carmona membobol gawang Barcelona lewat sepakan dari dalam kotak penalti, dalam skema serangan balik. Skor 3-1.

    Belum selesai di situ, Sevilla sekali lagi menghukum Barcelona. Adams akhirnya bisa menjebol gawang Szczesny usai menerima sodoran Chidera Ejuke, yang baru masuk. Skor akhir 4-1 untuk kemenangan tim asuhan Matias Almeyda.

    Hasil ini membuat Barcelona masih tertahan di peringkat dua klasemen Liga Spanyol dengan 19 poin dari 8 laga, tertinggal dua poin dari Real Madrid, yang berada di posisi pertama. Sementara Sevilla naik ke peringkat empat dengan 13 poin.

    Susunan Pemain

    Sevilla: Odisseas Vlachodimos, Marcao, Cesar Azpilicueta, Gabriel Suazo, Jose Angel Carmona, Djibril Sow (Nemanja Gudelj 61), Batista Mendy (Peque 63′), Lucien Agoume, Isaac Romero (Akor Adams 61′), Ruben Vargas (Adnan Januzaj 73′), Alexis Sanchez (Chidera Ejuke 90+3′)

    Barcelona: Wojciech Szczesny, Pau Cubarsi, Ronald Araujo (Eric Garcia 45′), Gerard Martin (Alejandro Balde 45′), Jules Kounde, Dani Olmo, Pedri, Frenkie de Jong (Andreas Christensen 88′), Robert Lewandowski Ferran Torres (Roony Bardghji 69′), Marcus Rashford

    (yna/raw)



    Sumber : sport.detik.com

  • Celta Vigo Vs Atletico Madrid Tuntas 1-1


    Jakarta

    Atletico Madrid ditahan imbang 1-1 oleh Celta Vigo dalam lanjutan LaLiga. Los Rojiblancos setengah babak lebih harus tampil dengan 10 pemain.

    Celta Vigo vs Atletico Madrid berlangsung di Estadio Abanca-Balaídos, Senin (6/10/2025) dini hari WIB. Kedua tim harus puas masing-masing mengantongi satu poin.

    Ateltico unggul 1-0 lebih dahulu lewat gol bunuh diri Carl Starfelt di menit ketujuh. Clement Lenglet kemudian mendapatkan kartu kuning kedua pada menit ke-40.


    Atletico terpaksa kerja keras di babak kedua karena kalah jumlah pemain. Pasukan Diego Simeone sampai kesulitan menyerang dan harus banyak bertahan.

    Celta Vigo mendapatkan gol penyeimbang 1-1 di menit ke-68. Iago Aspas yang mencatatkan namanya di papan skor.

    Hasil imbang bertahan sampai laga tuntas. Atletico pun ada di posisi kelima dengan 13 poin dan Celta Vigo di urutan ke-16 dengan enam poin.

    Susunan Pemain:

    Celta Vigo: Radu; Carreira, Javi Rodríguez, Starfelt, Alonso, Mingueza; Beltrán, Damián Rodríguez; Swedberg, Jutglà, Borja Iglesias.

    Atletico Madrid: Oblak; Llorente, Le Normand, Lenglet, Hancko; Koke, Barrios, Simeone, Nicolás González, Griezmann, Alvarez.

    (ran/raw)



    Sumber : sport.detik.com