Tag: pemain

  • Kylian Mbappe Pantas Pakai Nomor 10 Madrid


    Jakarta

    Kylian Mbappe menjadi kunci kemenangan Real Madrid atas Osasuna. Pemain asal Prancis itu dinilai pantas memakai nomor 10 Los Blancos.

    Di Santiago Bernabeu, Rabu (20/8/2025), Madrid menang 1-0 atas Osasuna. Gol Mbappe via titik putih menjadi penentu kemenangan tim tuan rumah.

    Mbappe sekali lagi membuktikan dirinya penting untuk Madrid. Eks pemain AS Monaco dan Paris Saint-Germain itu mendapatkan pujian.


    “Mbappe adalah pemain yang berbeda; nomor 10 sangat cocok dengannya. Dia tajam dan bersemangat. Dia mempunyai kepribadian dan mengambil penalti. Dia tampil gemilang,” kata Javier Herraez, jurnalis Spanyol, di As.

    Mbappe baru memakai nomor punggung 10 Madrid pada musim ini. Sebelumnya, dia memakai nomor punggung 9.

    Kepergian Luka Modric yang membuat Mbappe bisa mengenakan nomor punggung 10. Kontrak pemain asal Kroasia itu habis, meninggalkan Los Blancos cuma-cuma.

    Dengan nomor 9 di Madrid musim lalu, Mbappe memberi kontribusi maksimal. Tampil 59 kali di semua ajang, Mbappe mampu memberi sumbangan 44 gol dan lima assist.

    Sial bagi Mbappe, kontribusi sebanyak itu tak mampu membuahkan trofi. Madrid kalah bersaing dengan Barcelona di liga domestik, juga terhenti di perempatfinal usai disingkirkan oleh Arsenal.

    (cas/nds)



    Sumber : sport.detik.com

  • Rodrygo Tak Main Lagi, Alonso: Cuma Satu Laga


    Madrid

    Rodrygo tak turun sama sekali saat Real Madrid menang 1-0 atas Osasuna di pekan pertama Liga Spanyol 2025-26. Pelatih Xabi Alonso menegaskan keputusan itu khusus untuk laga ini saja dan tak ada kaitan dengan rumor transfer yang ada.

    Sejak musim lalu, Rodrygo telah diisukan pindah menyusul ketidakpuasan terhadap posisi bermainnya. Ia lebih suka dipasang sebagai penyerang kiri, namun malah sering dimainkan di kanan atau menjadi nomor 9 semasa dilatih Carlo Ancelotti.

    Ketika Alonso datang, nasib Rodrygo makin suram. Ia turun tiga kali di Piala Dunia Antarklub 2025, namun hanya sekali menjadi starter dan tak pernah tampil 90 menit penuh. Ia bahkan tak main sama sekali saat melawan Pachuca, Juventus, dan Paris Saint-Germain.


    Saat Piala Dunia Antarklub, Alonso bernah berujar ia sering mencadangkan Rodrygo karena menilai ada pemain lain yang lebih baik darinya untuk diturunkan sebagai starter. Ditambah apa yang terjadi di laga melawan Osasuna, masa depannya di Madrid makin dipertanyakan.

    Namun Alonso menegaskan bahwa ia masih mengandalkan Rodrygo, yang membawa Madrid memenangi 13 trofi sejak bergabung pada musim panas 2019. Ia menyebut apa yang terjadi di Piala Dunia Antarklub sudah tak relevan dengan situasi sekarang.

    “Tidak ada yang terjadi. Piala Dunia (Antarklub) itu konteksnya berbeda, dan sekarang sudah berlalu. Saya mengandalkannya, ini hanya pertandingan sekali saja,” ujar Alonso usai laga, dikutip Marca.

    “Jika dia masih mendapatkan menit bermain dalam tiga bulan, ceritanya akan berbeda,” tegas eks gelandang Real Sociedad, Liverpool, Madrid, dan Bayern Munich itu.

    Menurut laporan jurnalis Fabrizio Romano, Manchester City memantau situasi Rodrygo. Namun The Citizens hanya akan bergerak jika Savinho jadi pindah ke Tottenham Hotspur.

    (adp/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Debut Trent di LaLiga Kok Gitu?


    Madrid

    Trent Alexander-Arnold sudah menjalani debutnya di LaLiga. Bek sayap Real Madrid itu disorot karena tampil memble.

    Trent akhirnya mencicipi Liga Spanyol pertama kalinya. Ia dimainkan Xabi Alonso saat Madrid menjamu Osasuna di Santiago Bernabeu, Rabu (20/8) dini hari WIB, pada pekan perdana LaLiga.

    Eks pemain Liverpool itu diturunkan sebagai starter. Tampil selama 68 menit, Trent gagal unjuk gigi.


    Catatannya kurang impresif di laga itu. Sofascore mencatat, pemain berusia 26 tahun itu gagal menghadirkan umpan-umpan akuratnya.

    Trent Alexander-Arnold cuma sekali membuat umpan kunci, sekali umpan silang akurat dari 7 percobaan, dan tak ada umpan panjang yang sukses. Operan suksesnya juga cuma 89 persen, yakni 57 yang sukses dari 64 percobaan.

    Dari sisi defensif, Trent juga memble. Ia gagal membuat adangan, tekel, dan sapuan sama sekali di laga itu. Trent kemudian ditarik dan digantikan oleh Dani Carvajal.

    Sofascore bahkan memberinya rating 6.5. Nilai Trent paling rendah dari semua rekan-rekannya.

    Trent memang baru didatangkan musim panas ini. Ia sempat menjalani pertandingan Piala Dunia Antarklub 2025 bersama Los Blancos, namun juga belum menonjol.

    Usai laga, yang dimenangkan Real Madrid 1-0, Alonso menyinggung performa penggawa barunya. Ia mengakui tak ada yang tampil bagus sekali.

    “Keempat debutan tidak tertekan oleh atmosfer Bernabeu. Mereka menampilkan performa yang solid, mungkin tidak spektakuler, tetapi mereka tidak tertekan oleh tekanan,” katanya.

    (yna/raw)



    Sumber : sport.detik.com

  • Alonso Masih Akan Utak-atik Duet Pertahanannya


    Jakarta

    Real Madrid memulai musim dengan duet Dean Huijsen-Eder Militao di pusat pertahanan. Xabi Alonso menegaskan pasangan ini masih bisa digonta-ganti.

    Ini jadi pertama kalinya Madrid memainkan Huijsen-Militao. Huijsen baru gabung musim panas ini dari Bournemouth dan diproyeksikan sebagai bek utama di masa depan.


    Meski turun sebagai starter di laga pertama musim ini, bek 20 tahun itu masih perlu menghadapi persaingan dengan para seniornya seperti Antonio Ruediger, David Alaba, dan Raul Asencio. Pelatih Madrid Xabi Alonso pun menegaskan bahwa duet di posisi bek tengah masih akan berubah-ubah tergantung kesiapan pemain.

    “Tidak ada yang permanen. Siapapun yang berhak bermain akan main. Kami punya bek-bek tengah lainnya seperti Ruediger, Asencio, dan Alaba, yang kondisinya terus membaik setiap harinya,” kata Alonso di lama resmi klub.

    “Saya ikut senang buat Militao setelah cederanya. Dia sudah merasa kondisinya bagus sejak pramusim dan hari ini dia tampil sangat solid. Kabar yang sangat bagus,” imbuhnya.

    Musim lalu Madrid mengalami krisis di pertahanan karena serangkaian cedera yang menimpa Militao, Ruediger, dan Alaba. Militao sempat cedera ACL, lalu Ruediger bermasalah di meniskus, sementara Alaba kena robek ACL lalu meniskus.

    (raw/yna)



    Sumber : sport.detik.com

  • Mastantuono Pilih Madrid karena Rayuan Alonso


    Madrid

    Franco Mastantuono sempat ditaksir Paris Saint-Germain sebelum pindah ke Real Madrid. Rayuan Xabi Alonso memantapkan pilihan Mastantuono.

    Mastantuono jadi salah satu pembelian Madrid musim panas ini setelah digaet 63 juta euro dari River Plate. Setelah dibeli bulan Juni di tengah penampilan Madrid di Piala Dunia Antarklub 2025, Mastantuono akhirnya diperkenalkan ke publik.

    Sebab saat itu Mastantuono belum genap berumur 18 tahun, mengingat ada aturan LaLiga yang melarang klub membeli pemain di bawah 18 tahun.


    Di Valdebebas, Kamis (14/8/2025) malam WIB, Mastantuono bertemu dengan media-media Spanyol untuk pertama kalinya. Dia ditemani presiden klub Florentino Perez sambil menunjukkan seragam nomor punggung 30.

    Mastantuono senang akhirnya bisa diperkenalkan sebagai pemain Madrid, karena sudah lama menunggu momen tersebut. Apalagi Mastantuono sampai menolak tawaran wah dari Paris Saint-Germain untuk bermain di Madrid.

    Rayuan Alonso yang langsung meneleponnya jadi faktor utama Mastantuono memilih Madrid.

    “Pelatih Alonso menghubungi saya langsung. Penting untuk saya ketika pelatih yakin dengan saya,” ujar Mastantuono seperti dikutip ESPN.

    “Tentu saja pembicaraan itu bersifat pribadi, tapi berpengaruh besar untuk saya. Itu membuat membuat saya lebih percaya diri, dan apa yang dia lakukan itu berarti penting.”

    (mrp/ran)



    Sumber : sport.detik.com

  • Gelandang Baru Real Madrid Ini Pilih Messi jadi GOAT-nya


    Madrid

    Franco Mastantuono resmi diperkenalkan Real Madrid. Gelandang baru Los Blancos itu memuji Lionel Messi dalam konferensi persnya, bukan Cristiano Ronaldo.

    Mastantuono diperkenalkan Madrid pada Kamis (14/8) waktu setempat. Pemain berusia 18 tahun itu jadi Galactico baru usai dibeli dari River Plate seharga 45 juta Euro.

    Pemain yang kemudian diberi nomor punggung 30 itu kemudian disorot. Mastantuono malah memuji Lionel Messi, eks Barcelona, dalam konferensi persnya.


    Sebagai pemain Argentina, Mastantuono menilai Messi sosok terbaik yang pernah ditontonnya. Hal itu ia katakan meski Messi adalah mantan pemain rival beratnya dan kerap membobol gawang Madrid.

    “Bagi saya, Messi adalah pemain terbaik di dunia,” kata Franco Mastantuono, melansir Marca.

    “Saya tidak menonton pemain lain, seperti Alfredo (Di Stefano), tapi saya benar-benar memandang mereka,” ujarnya.

    Pernyataan Mastantuono yang malah memuji Messi dianggap janggal. Apalagi pernah ada kasus Federico Valverde, gelandang Madrid, mengklarifikasi komentarnya karena menyebut Messi lebih baik ketimbang Cristiano Ronaldo, eks penyerang Madrid.

    Messi menjadi rival berat Real Madrid usai membela Barcelona. Pemilik 8 Ballon d’Or itu bahkan punya catatan 26 gol ke gawang Madrid, klub kelima yang sering ia bobol dalam kariernya.

    Sementara Ronaldo jadi pemain tersukses di Madrid. Ia bisa mencetak 450 gol dan menyumbang belasan trofi, termasuk empat titel Liga Champions. Ronaldo bersaing sengit dengan Messi waktu masih berkarier di LaLiga.

    Franco Mastantuono dinilai jadi sosok penerus Lionel Messi. Ia bersinar di River Plate dengan mencetak 10 gol dari 64 laga dalam dua musim terakhir. Ia juga memberi gelar Supercopa Argentina 2023 dan akhirnya dipanggil Timnas Argentina tahun ini.

    (yna/mrp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Joan Garcia dan Prahara Ter Stegen Vs Barcelona


    Barcelona

    Marc-Andre Ter Stegen dan Barcelona sempat bersitegang musim panas ini. Kiper baru, Joan Garcia, angkat suara soal situasi tersebut.

    Ter Stegen dan Barcelona sempat panas gara-gara laporan tes medis. Kiper asal Jerman itu menolak menyerahkan laporan medisnya ke klub.

    Ter Stegen memang baru cedera, dan situasinya bisa ‘dimanfaatkan’ Barcelona. Andai kiper berusia 34 tahun itu dinyatakan harus absen lebih dari empat bulan oleh LaLiga, sebagian slot gajinya bisa dipakai Barcelona untuk mendaftarkan Garcia.


    Ter Stegen sempat menolak menyerahkan laporan medisnya, sampai membuatnya sempat kehilangan ban kapten. Situasi mereda usai sang pemain melunak, dan ban kapten dikembalikan. Kabar terakhir menyebut Barcelona mendapat izin LaLiga untuk memainkan Garcia karena proses registrasinya tuntas.

    Joan Garcia, yang berada di tengah prahara itu, menegaskan tak ada masalah dengan Marc-Andre Ter Stegen. Ia berharap situasi kiper senior dengan klub selesai demi kepentingan Barcelona.

    “[Itu] bagus, di ruang ganti tidak punya masalah. Dia bersama kami, dia adalah kapten,” katanya.

    “Kemudian masalah apa pun yang ada antara dia dan klub, saya harap mereka akan menyelesaikannya, dan sepertinya mereka akan demikian. Jika mereka bisa begitu, ya bagus buat semua orang,” jelasnya.

    Barcelona memutuskan mendatangkan Joan Garcia musim panas ini. Kiper Espanyol itu diangkut, dan diplot jadi kiper utama musim depan. Kedatangan Joan Garcia itu jelas membuat Marc-Andre Ter Stegen terancam.

    (yna/mrp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Dear Xabi, Ini Posisi Terbaik Mastantuono


    Madrid

    Franco Mastantuono tak masalah bermain di posisi manapun di Real Madrid. Tapi, jika boleh memilih, ini posisi favorit pemain muda Argentina itu.

    Mastantuono resmi jadi pemain Madrid setelah diperkenalkan ke publik di Valdebebas, Kamis (14/8/2025) malam WIB. Dia gabung ke klub itu setelah resmi berumur 18 tahun pekan ini dan meneken kontrak lima tahun.

    Keberhasilan Madrid mendapatkan Mastantuono ini patut diacungi jempol, karena berhasil mengalahkan sejumlah klub top Eropa, salah satunya juara Liga Champions Paris Saint-Germain.


    Sebab, Mastantuono digadang-gadang bakal jadi bintang masa depan Argentina dengan skill-nya saat ini. Kehadiran Mastantuono juga memperkaya lini serang Madrid saat ini.

    Tapi, Mastantuono harus menghadapi sengitnya persaingan untuk jadi starter, mengingat banyak pemain top di lini serang. Selama ini Mastantuono bermain sebagai winger kanan yang biasa melakukan cut-in dan punya kedua kaki sama baiknya.

    Mastantuono tahu bahwa Madrid sudah punya Brahim Diaz dan Rodrygo di posisi itu. Maka dia tidak masalah jika harus dimainkan sebagai gelandang serang karena sudah biasa di posisi itu, meski masih berharap dapat bermain sebagai winger.

    “Saya pemain menyerang, kaki kiri, kaki kanan… saya tidak suka mendeskripsikan diri saya; saya lebih suka orang lain yang melakukan. Yang pasti adalah saya akan memberikan yang terbaik,” ujar Mastantuono di Football Espana.

    “Saya akan bermain di posisi manapun di mana saya bisa membantu tim. Saya di sini untuk membantu tim dengan kemampuan saya, meski saya lebih terbiasa bermain di sisi kanan dan melakukan cut-in,” sambungnya.

    (mrp/yna)



    Sumber : sport.detik.com

  • Lambatnya Pendaftaran Pemain Barcelona Bikin Flick Emosi


    Jakarta

    Hingga sehari sebelum laga pekan perdana LaLiga musim ini melawan Mallorca, Barcelona belum mendapat lampu hijau untuk menurunkan Joan Garcia dan Marcus Rashford. Hal ini membuat pelatih Hansi Flick kesal.

    Sebelumnya, dikabarkan bahwa Barcelona boleh mendaftarkan Garcia dengan memakai slot gaji Marc-Andre ter Stegen usai kiper asal Jerman itu dinyatakan cedera parah dan harus menepi minimal empat bulan.

    Lalu direksi Barcelona juga setuju untuk meminjam 7 juta Euro dari bank demi menambah ruang untuk salary cap mereka, sehingga Rashford juga bisa didaftarkan. Namun hingga kini pendaftaran kedua pemain tersebut masih tertunda.


    “Anda bisa bayangkan saya tidak senang dengan hal itu, tetapi saya tahu situasinya dan saya percaya pada klub,” kata Flick dalam konferensi pers pada Jumat (15/8/2025), dikutip ESPN.

    “Kita harus menunggu sampai besok (Sabtu). Saya pikir situasinya sama seperti musim lalu. Kami hanya fokus pada apa yang bisa kami ubah, apa yang ada di tangan kami, dan untuk hal-hal lainnya, saya percaya pada klub,” tegas pelatih asal Jerman itu.

    Andai registrasi pemain tak kunjung disetujui hingga bats waktu yang ditentukan, Barca tak punya pilihan selain menurunkan Inaki Pena, yang saat ini menjadi satu-satunya kiper tim utama yang fit dan tak ada masalah administrasi.

    Namun harian lokal Diario Sport melaporkan Barcelona optimis Garcia dan Rashford bisa didaftarkan tepat waktu dan akan berada dalam skuad yang tersedia untuk menghadapi Mallorca, yang digelar Minggu (17/8) pukul 00.30 WIB di Estadi Mallorca Son Moix.

    (adp/nds)



    Sumber : sport.detik.com

  • Marcus Rashford Masuk Skuad Barcelona Lawan Mallorca!


    Jakarta

    Barcelona dipastikan bisa diperkuat oleh Marcus Rashford pada pertandingan pertama La Liga musim ini. Pemain Inggris itu ada dalam skuad Los Cules melawan Mallorca.

    Barcelona sempat diganggu masalah pendaftaran pemain. Salary cap menjadi penghalang Barcelona melakukan registrasi pemain yang didapatkan.

    Rashford salah satu pemain yang harus menunggu hingga saat terakhir untuk mendapatkan garansi bisa bermain. Lewat akun X resmi klub, Barcelona, mengumumkan skuad yang dibawa ke Mallorca. Rashford ada di dalamnya.


    Selain Rashford, Barcelona juga bisa mendaftarkan pemain baru lainnya. Joan Garcia juga bisa mengawal bawah mistar Barcelona saat dijamu Mallorca di Estadi Mallorca Son Moix, Minggu (17/8/2025) dini hari WIB.

    Barcelona masih belum akan diperkuat oleh Robert Lewandowski dalam pertandingan melawan Mallorca. Pemain asal Polandia itu masih mengalami cedera.

    Selain Rashford, lini depan Barcelona mempunyai Lamine Yamal, Raphinha, dan Ferran Torres. Di lini tengah, Gavi, PEdri, Fermin Lopez, M Casado, Dani Olmo, Frenkie de Jong yang dibawa.

    Di barisan belakang ada Alejandro Balde, Ronald Araujo, Pau Cubarsi, Andreas Christensen, Jules Kounde, Eric Garcia, dan Jofre. Di pos penjaga gawang, Hansi Flick mempunyai pilihan Inaki Pena, Joan Garcia, dan Diego Kochen.

    (cas/ran)



    Sumber : sport.detik.com