Tag: pemain

  • Kandidat Presiden Barcelona Ini Mau Rekrut Haaland & Alvarez?


    Jakarta

    Kandidat Presiden Barcelona Victor Font memberi pernyataan yang menggoda untuk para pendukung klub itu. Ia intip kans merekrut Erling Haaland & Julian Alvarez.

    Barcelona akan mengadakan pemilihan presiden baru pada Maret atau April 2026 mendatang. Font menjadi penantang untuk presiden incumben Joan Laporta, yang akan maju lagi untuk periode berikutnya.

    Langkah Font masih akan berat setelah kekalahannya di pemilihan 2021 silam. Ini mengingat Laporta dianggap cukup berhasil mengeluarkan Barca dari krisis finansial peninggalan mantan presiden Josep Maria Bartomeu dan memastikan pembangunan Camp Nou berjalan.


    Salah satu langkah Font untuk menggoda sekaligus menarik suara para pemilih adalah menjanjikan penerus Robert Lewandowski. Kontrak penyerang 37 tahun itu akan habis Juni 2026 mendatang.

    Font melihat para pendukung mengharapkan sosok besar lainnya, semisal Erling Haaland atau Julian Alvarez. Ia pun menghendakinya, namun turut menegaskan bahwa upaya itu harus dibarengi dengan telaah finansial yang cermat.

    Memang ada keraguan besar Barcelona bisa mendatangkan pemain top semacam Haaland dalam waktu dekat. Namun Font juga tidak merinci bahwa transfer itu harus dilakukan sesegera mungkin.

    “Saya rasa sebagian besar diri saya setuju dengan mayoritas pendukung Barcelona, bahwa pemain seperti Haaland dan Julian Alvarez bikin semua orang antusias, betul?” ujarnya dikutip Mundo Deportivo.

    “Tapi saya sudah selalu menjelaskan bahwa dalam proses semacam ini, ada manajemen keolahragaan dan struktur olahraga yang sedang kami bangun yang harus menanganinya, dan itu harus dijalankan seiring berjalannya waktu.”

    “Tapi kita memang harus menemukan sosok pengganti itu karena itu adalah salah satu kepingan yang akan perlu kita temukan, sebab syukurnya, dengan semua talenta binaan sendiri, plus perekrutan Joan Garcia musim ini dan beberapa perekrutan pemain muda lainnya, saya rasa kita punya tim untuk bertahun-tahun ke depan.”

    (raw/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Franco Mastantuono Tak Berharap Jadi Bintang di Madrid


    Jakarta

    Franco Mastantuono menegaskan tugasnya di Real Madrid adalah membantu tim. Dia tidak terfokus untuk menjadi bintang besar.

    Mastantuono diperkenalkan Madrid sebagai pemain anyar pada Agustus lalu. Dia sampai saat ini sudah tampil 12 kali di semua ajang dengan torehan satu gol dan satu assist.

    “Saya tidak fokus menjadi bintang, tetapi membantu rekan satu tim saya, dan kemudian semuanya akan berjalan sesuai keinginan saya,” kata Mastantuono di Cadena SER.


    “Saya merasakan kasih sayang mereka sejak hari pertama tiba di sini. Itu nilai tambah yang sangat besar bagi seorang pemain. Saya juga ingin melihat performa terbaik saya.”

    Mastantuono sedang mengalami cedera pubalgia. Belum diketahui kapan bakal pulih dan kembali bermain.

    “Itu adalah rasa sakit yang sudah saya alami selama beberapa waktu. Sudah waktunya untuk memulihkan diri dengan benar agar saya bisa mencapai kondisi 100%,” Mastantuono mengungkapkan.

    Mastantuono masih berusia 18 tahun. Dia sudah menorehkan catatan tiga penampilan bersama Timnas Argentina.

    (ran/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Klub Divisi Dua Spanyol Ejek Gol Lamine Yamal yang Masuk Puskas Award


    Jakarta

    Real Betis sudah ejek Lamine Yamal yang masuk nominasi Puskas Award 2025 dengan gol Antony. Giliran klub klub divisi dua, Cadiz ikutan!

    FIFA sudah umumkan 11 nominasi Puskas Award 2025 pada 14 November kemarin. Ada wakil dari Indonesia, yakni Rizky Ridho dengan gol dari tengah lapangan.


    Lamine Yamal, pemain Barcelona turut masuk dalam nominasi tersebut. Yamal mencetak gol ke gawang Espanyol dengan gerakan khasnya cut inside.

    Yamal menggiring bola dari sisi kanan, lalu bergerak ke tengah. Dirinya kemudian lepas tembakan melengkung yang menusuk ke pojok atas gawang.

    Real Betis sudah mengejek Lamine Yamal dengan mem-posting video cuplikan gol Antony. Sama-sama lawan Espanyol, Antony melepas tembakan melengkung setelah cut inside.

    Kini giliran klub Divisi Segunda alias divisi kedua di Spanyol yang ikutan ejek Lamine Yamal. Itu adalah Cadiz!

    Cadiz mem-posting cuplikan gol Javier Ontiveros. Ontiveros lakukan cut inside dari sisi kiri, bergerak ke tengah, lalu menyepak bola persis seperti golnya Yamal, juga Antony.

    Lucunya, Cadiz turut bersimpati dengan Real Betis karena Antony tidak masuk nominasi Puskas Award 2025. Ada-ada saja…

    (aff/raw)



    Sumber : sport.detik.com

  • Rencana Laporta Bangun Patung Messi Dicibir: Cuma Gitu Doang?


    Jakarta

    Presiden Barcelona Joan Laporta mengungkap rencana membangun patung Lionel Messi sebagai bentuk penghormatan. Rencana itu dicibir rival pemilihan presiden.

    Barcelona saat ini menantikan selesainya renovasi Camp Nou, yang diperkirakan akan tuntas sepenuhnya pada Juni 2026. Nah, untuk melengkapinya, Laporta punya rencana mendirikan patung Lionel Messi sebagai penghormatan untuk mantan pemainnya itu.

    Laporta memang belum mengontak Messi untuk rencana itu, tapi menyatakan bakal segera mengirim proposal. Pemain yang kini memperkuat Inter Miami tersebut memang bisa dianggap sebagai binaaan dan pemain terbaik Barca.


    Di Barcelona, Messi memenangi total 35 trofi yang merupakan rekor klub. Ia pergi pada musim panas 2021 karena keadaan klub yang tak bisa dihindari: krisis finansial.

    Meski harus berpisah jalan, nama Messi di Barcelona tetap harum. Kandidat presiden Barcelona Victor Font bahkan percaya mendirikan patung saja terasa kurang untuk sosok sepenting Messi.

    “Kita perlu merangkul Leo Messi dan melakukan segala upaya untuk memastikan bahwa, sesegera mungkin, dia punya peran di Barca, yang seperti sudah dikatakannya pekan lalu, dia inginkan dan semua pendukung Barca akan antusias banget,” ujarnya dikutip Mundo Deportivo.

    “Punya patungnya saja sih tidak cukup.”

    Barcelona akan menggelar pemilihan presiden pada Maret atau April 2026 mendatang. Victor Font akan kembali menantang Joan Laporta setelah kalah pada pemilihan 2021 silam.

    (raw/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Jarang Starter, Rodrygo Ungkap Hubungannya dengan Xabi Alonso


    Jakarta

    Rodrygo tampil terbatas selama Real Madrid dibesut Xabi Alonso. Pemain asal Brasil itu bilang seperti ini!

    Alonso datang menjadi pelatih Real Madrid pada musim panas 2025. Pria asal Spanyol itu hijrah dari Bayer Leverkusen untuk menggantikan Carlo Ancelotti yang ke Timnas Brasil.

    Rodrygo tampaknya belum dipercaya penuh oleh Alonso. Winger berusia 24 tahun itu sejauh ini baru enam kali menjadi starter dari total 13 penampilan di semua ajang.


    Rodrygo malah mendapatkan kepercayaan dari Ancelotti di Timnas Brasil. Keduanya tentu sudah saling mengenal sejak di Madrid.

    Selepas Brasil imbang 1-1 melawan Tunisia di laga uji coba, Rabu (19/11/2025) dini hari WIB. Rodrygo ditanya soal hubungannya dengan Xabi Alonso.

    “Tidak banyak yang bisa saya katakan, saya harus terus bekerja keras, berusaha mendapatkan kepercayaan pelatih seperti yang saya dapatkan di Brasil,” kata Rodrygo yang dikutip dari AS.

    “Hanya saat latihan saya bisa menunjukkan dedikasi. Setelah itu saya akan memiliki peluang yang lebih baik,” tegasnya.

    (ran/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Mastantuono Masih Proses Adaptasi di Madrid


    Madrid

    Franco Mastantuono mengaku masih proses adaptasi di Real Madrid. Ia bertekad untuk terus tampil lebih baik laga dengan El Real.

    Franco Mastantuono didatangkan Madrid dari Riverl Plate musim panas ini. El Real harus mengeluarkan dana sebesar 45 juta euro untuk menembus gelandang asal Argentina ini.

    Pemain 18 tahun ini tak butuh waktu lama untuk mendapat kepercayaan dari pelatih Madrid, Xabi Alonso. Mastantuono mendapatkan banyak menit bermain di Madrid.


    Ia telah mencatatkan 12 penampilan bersama Madrid di musim ini. Mastantuono mampu mengemas satu gol dan satu assist.

    Mastantuono mengaku sangat senang bisa bermain dengan Madrid yang dipenuhi banyak bintang. Ia banyak belajar dari para bintang Los Blancos.

    Meski telah dipercaya Alonso, Mastantuono merasa masih beradaptasi dengan segala hal di Madrid. Ia bertekad untuk tampil lebih baik lagi untuk membantu tim.

    “Selalu menyenangkan bermain dengan yang terbaik; kita bisa belajar banyak. Bagian dari penyesuaian ini adalah bergabung dengan tim baru, klub baru, kota baru, dan bermain di liga yang berbeda dari liga Argentina,” ujar Mastantuono dikutip dari Football Espana.

    “Seiring waktu, saya akan lebih mengenal rekan satu tim saya dan berkontribusi di mana pun saya dibutuhkan. Saya tidak fokus menjadi bintang, tetapi membantu rekan satu tim saya, dan kemudian semuanya akan berjalan sesuai keinginan saya,” jelasnya.

    (pur/mrp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Mastantuono Kagumi Vinicius


    Madrid

    Franco Mastantuono kagum dengan Vinicius Jr. Ia tak hanya kagum dengan penampilan Vinicius di lapangan tapi juga sikapnya di ruang ganti.

    Franco Mastantuono didatangkan Real Madrid dari River Plate musim panas ini. El Real harus mengeluarkan dana sebesar 45 juta euro untuk menembus gelandang asal Argentina ini.

    Pemain 18 tahun ini tak butuh waktu lama untuk mendapat kepercayaan dari pelatih Madrid, Xabi Alonso. Mastantuono mendapatkan banyak menit bermain di Madrid.


    Ia telah mencatatkan 12 penampilan bersama Madrid di musim ini. Mastantuono mampu mengemas satu gol dan satu assist.

    Mastantuono mengaku sangat senang bisa bermain dengan Madrid yang dipenuhi banyak bintang. Ia banyak belajar dari para bintang Los Blancos.

    Salah satu bintang Madrid yang dikagumi Mastantuono adalah Vinicius Jr. Mastantuono tak hanya kagum pada penampilan Vinicius di lapangan tapi juga sikapnya di ruang ganti.

    Meski beberapa pihak menuding Vinicius pemain yang bermasalah. Apalagi, sayap asal Brasil ini beberapa kali marah ketika diganti Alonso. Namun tak demikian di mata Mastantuono.

    Mastantuono mengungkap Vinicius sudah meminta maaf setelah marah akibat diganti. Ia juga menegaskan Vinicius juga bukan anti kritik. Menurutnya, Vinicius merupakan sosok yang menyenangkan dan salah satu pemimpin di ruang ganti.

    “Vinicius adalah orang yang luar biasa yang menerima banyak kritik atas perilakunya, tetapi dia membawa kegembiraan ke ruang ganti dan selalu siap bermain. Tentu saja, dia akan marah, seperti kita semua, jika dia ditarik keluar. Mungkin itu bukan cara yang tepat untuk menanganinya. Namun, dia segera mengakuinya dan tahu bahwa dia sangat penting bagi tim dan merupakan salah satu kapten. Dia meminta maaf, dan itu saja. Hal-hal seperti ini terjadi dalam sepak bola,” ujar Mastantuono dikutip dari Football Espana.

    (pur/mrp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Kroos: Tingkah Vinicius Pengaruhi Madrid


    Jakarta

    Tingkah laku Vinicius Junior di lapangan kerap menjadi sorotan. Mantan gelandang Real Madrid Toni Kroos mengaku sudah sering mengingatkan Vinicius.

    Vinicius belum lama ini mendapat banyak komentar setelah terlihat ngambek saat diganti dalam pertandingan El Clasico pada Oktober lalu. Winger asal Brasil itu tidak terima lantaran ditarik keluar oleh Xabi Alonso.

    Ia terlihat mengomel dan berdebat dengan Alonso sebelum ngeloyor menuju ruang ganti. Meski Vinicius lantas terlihat kembali ke bench, sikap itu menambah panjang kontroversi si pemain.


    Kroos berbagi pengalamannya selama bermain bersama Vinicius. Mantan gelandang Jerman itu menyebut bahwa sikap Vinicius tak jarang berpengaruh buruk ke Madrid.

    “Saya sering bilang kepadanya agar berhenti, karena rasanya seluruh tim terpengaruh oleh tingkah lakunya,” ujar Kroos seperti dilansir Football Espana.

    “Bisa dimengerti kalau itu bisa berlebihan buat lawan, wasit, bahkan fans rival. Sebagai tim, kami merasa bahwa keadaan jadi tidak menguntungkan kami gara-gara itu.”

    “Saya berkali-kali mencoba menenangkannya di lapangan, hanya agar dia tetap fokus, karena pada saat-saat tertentu dia akan kehilangan kendali.”

    “Saya bilang kepadanya lagi dan lagi: ‘Vinicius, kamu terlalu bagus. Kamu tidak butuh semua ini’,” katanya.

    (nds/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Barcelona Pernah Minta Lewandowski Berhenti Bikin Gol Biar Irit


    Barcelona

    Barcelona pernah meminta Robert Lewandowski berhenti mencetak gol di musim perdananya di LaLiga. Hal itu dilakukan agar El Barca tak perlu membayar Bayern Munich.

    Robert Lewandowski merapat ke Barcelona dari Bayern Munich pada 2022. El Barca harus mengeluar dana 45 juta euro untuk menebus penyerang asal Polandia tersebut.

    Lewandowski langsung pamer ketajaman di musim perdananya bersama Barcelona. Pemain yang kini berusia 37 tahun ini total mampu mengemas 33 gol di semua ajang di musim perdananya di Blaugrana.


    23 gol di antara 33 gol tersebut diciptakan di LaLiga. Lewandowski sebenarnya bisa saja mencetak gol lebih banyak di LaLiga 2022/2023.

    Uniknya, yang meminta Lewandowski berhenti mencetak gol di LaLiga 2022/2023 adalah pihak Barcelona. Dikutip dari Diario AS, hal ini untuk menghindari Barcelona membayar 2,5 juta euro ke Bayern Munich.

    Dalam perjanjian transfer Lewandowski ke Barcelona, Bayern berhak mendapatkan 2,5 juta euro dari El Barca jika Lewandowski bikin 25 gol di LaLiga pada musim perdananya di LaLiga.

    Masalah finansial jadi sebab utama Barcelona enggan membayar 2,5 juta euro ke Bayern. Mereka harus menghemat pengeluaran karena didera krisis finansial kala itu.

    Permintaan Barcelona ke Lewandowski ini juga dilakukan ketika El Barca sudah menyegel gelar LaLiga di musim tersebut. Jadi permintaan ini tak mengganggu hasil di klasemen LaLiga.

    Transfer Lewandowski memang jadi salah satu beban finansial Barcelona. Selain karena nilai transfernya yang mahal untuk pemain yang saat itu berusia 34 tahun, gaji Lewandowski juga yang tertinggi di Barcelona.

    Meski begitu, Lewandowski mampu menunjukkan uang besar yang dibayarkan untuknya sepadan dengan kontribusi di lapangan. Ia telah mengemas 108 gol dalam 159 penampilan untuk Barcelona. Lewandowski turut mengantarkan Barcelona meraih satu gelar LaLiga dan dua gelar Copa del Rey.

    Namun saat ini masa depan Lewandowski belum jelas di Barceona. Kontraknya bakal habis akhir musim ini. Barcelona berpeluang menekan pengeluaran jika Lewandowski pergi.

    (pur/mrp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Saya Fans Madrid, tapi Pemain Terbaik Tetap Messi


    Jakarta

    Gelandang Real Madrid Franco Mastantuono menyebut Lionel Messi sebagai pemain terbaik. Meski membela Madrid, Mastantuono tidak ragu mengakui Messi sebagai GOAT.

    Mastantuono gabung Madrid dari River Plate pada musim panas lalu. Pesepakbola berusia 18 tahun itu langsung mencuri perhatian di hari pertamanya sebagai pemain Madrid dengan menyebut legenda Barcelona Lionel Messi sebagai pemain terbaik.

    Penilai Mastantuono tidak berubah meski kini sudah mendeklarasikan diri sebagai penggemar Madrid. Ia juga bersyukur bisa punya kesempatan belajar dari Messi selama di timnas Argentina.


    “Saya penggemar Real Madrid, saya di klub terbesar di dunia, tapi bagi saya, pemain sepakbola terbaik, yang terbaik di dunia, selalu Messi, dan tetap akan begitu sampai dia pensiun,” ujar Mastantuono kepada Cadena SER.

    “Saya berkesempatan main bareng di timnas dan itu sungguh luar biasa. Pemain yang mengagumkan yang bikin Anda tak bisa berkata-kata setiap kali dia menyentuh bola.”

    “Itu luar biasa, bahkan teman-teman setimnya masih kaget dengan apa yang dia lakukan. Dan itu juga bikin saya kaget. Saya sudah pernah main bareng pemain-pemain berbakat, tapi bersamanya jadi pengalaman belajar sehari-hari.”

    “Ini soal menyaksikannya dan mencoba meniru apa yang dia lakukan. Anda belajar banyak darinya. Saya berterima kasih untuk perlakuannya kepada saya, dia banyak membantu saya,” katanya.

    (nds/aff)



    Sumber : sport.detik.com