Tag: pemandangan kota

  • Menikmati Lasagna dan Wagyu Steak di Ketinggian Kota Bandung


    Jakarta

    Untuk menikmati kota Bandung dari atas ketinggian, ada tempat makan yang cocok untuk didatangi. Menunya berupa lasagna, wagyu steak, hingga tiramisu nan creamy.

    Kota Bandung tak habis-habisnya menawarkan berbagai daya tarik wisata untuk dinikmati. Termasuk kekayaan kulinernya mulai dari kaki lima hingga bintang lima yang enak di tengah kota.

    The 18th Restaurant and Lounge ikut meramaikan khazanah tempat makan yang tak hanya menawarkan hidangan lezat tetapi juga pemandangan yang indah. Apalagi jika datang ke sini jelang senja atau ketika langit mulai berwarna oranye.


    Lokasinya yang berada di lantai 18 The Trans Luxury Hotel Bandung menawarkan pemandangan kota Bandung yang indah dengan kerlap kerlip lampu. Hidangan di restoran ini disusun langsung oleh chef profesional yang kemampuannya tak perlu diragukan lagi.

    Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
    Nama Tempat Makan The !8th Restaurant and Lounge
    Alamat Trans Luxury Hotel Bandung, Jl. Gatot Subroto No.289, Bandung.
    No Telp 022 84288288
    Jam Operasional

    Senin-Jumat, 16.00 – 00.00 WIB

    Sabtu-Minggu, 11.30 – 01.00 WIB

    Estimasi Harga Rp 150.000/orang
    Tipe Kuliner Western
    Fasilitas
    • Tempat makan indoor
    • Tempat makan outdoor
    • Parkir luas
    • Toilet
    • WiFi
    • dll
    The 18th Restaurant and LoungeOrganis Lembang Salad menjadi pilihan menu pembuka yang menyegarkan. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Menu Pembuka yang Segar

    Setibanya pengunjung di The 18th Restaurant and Lounge, welcome drink dan amuse bouche akan menyapa terlebih dahulu. Menu Organik Lembang Salad (Rp 98.000) menarik perhatian kami untuk mulai memicu nafsu makan sebelum deretan menu yang lain.

    Sayur-sayuran hijau seperti kale, arugula, dan lainnya dipadukan dengan bocconcini mozzarella serta kucuran pomegranate dan balsamic dressing yang asam segar. Untuk menikmatinya, aduk rata seluruh isiannya agar rasanya menyebar dengan rata.

    Sayuran yang segar memiliki karakter rasa yang manis dengan tekstur renyah alami. Ditambah pilihan dressing berupa balsamic yang kecut asam sangat ringan di mulut.

    Pasta dan Sup yang Menggugah Selera

    The 18th Restaurant and LoungeSajian lasagna yang unik dengan isian beef bolognese berbahan wagyu. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    The 18th Restaurant and Lounge berkonsep Barat ini menyajikan berbagai pilihan menu bergaya Italia. Terutama pada pilihan sup dan pastanya yang menggoda untuk langsung dipesan.

    Alaskan Lobster Bisque (Rp 178.000) mengombinasikan pure tomat dengan seafood berkualitas premium menjadi sup hangat yang nikmat. Seafood yang dimasak lama hingga keluar kaldunya dan ditambahkan pure tomat membuat rasanya gurih berpadu dengan manis dan sedikit asam tomat alami. Sebagai pelengkapnya ada focaccia hitam yang memakai charcoal. Diiris tipis, renyah dan gurih. Cocok mengiringi sup segar ini.

    Homemade Salmon Ravioli (Rp 198.000) juga dapat menjadi pilihan sup enak lainnya. Tekstur raviolinya kenyal dengan isian fillet salmon, ricotta cheese, dan kaldu lobster tomat sebagai kuahnya. Di bagian atasnya juga diberi taburan Avruga caviar yang umami.

    Tidak hanya menu yang biasa, ada penyajian menu dengan konsep yang begitu menarik perhatian. Namanya Homemade Wagyu Lasagna 2.0 (Rp 178.000) yang tentu saja menggunakan daging wagyu sebagai bahan utama bolognesenya.

    Jika memesan menu ini, kamu akan berkesempatan melihat atraksi blow torch. Bagian Reggiano cream yang dibakar dengan nyala api. Cocok untuk foodies yang tak hanya suka makanan enak tetapi juga memburu konten makanan yang unik.

    Ada steak hingga pilihan dessert enak di halaman selanjutnya.

    Steak yang Tebal Berkualitas Premium

    The 18th Restaurant and LoungeBerbagai steak berkualitas premium dapat dipesan di sini. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Rasanya tak lengkap jika makan di lounge ditemani senja tanpa steak yang lezat. Ada beberapa jenis steak yang dapat dipesan di The 18th Restaurant and Lounge. Mulai dari Tomahawk seberat 1,4 kilogram, Wagyu MB5 Tenderloin, hingga Australian tenderloin yang premium.

    Wagyu MB 5 Tenderloin seberat 220 gram yang disajikan ditemani dengan asparagus Lembang, mashed potato, perilla yang crunchy, dan kucuran saus barbeque (Rp 748.000). Begitu pula dengan menu Australian Sirloin seberat 300 gram yang paling enak disajikan dengan kucuran truffle saus (Rp 338.000).

    Agar tak merusak kualitas dan kenikmatan daging secara alami, sebaiknya memesan dengan tingkat kematangan medium rare atau medium. Brown sauce yang dipadukan dengan truffle sebagai pendamping dagingnya memiliki rasa gurih pekat dengan aroma harum yang ikut memanjakan hidung dalam setiap suapan.

    Rasa Manis Alami pada Dessert

    The 18th Restaurant and LoungeMenu tiramisu yang cantik menunggu untuk membasuh mulut yang telah puas makan enak, Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Pecinta manis pun tak perlu khawatir untuk datang ke The 18th Restaurant and Lounge. Berbagai pilihan hidangan penutup dari yang menyegarkan hingga yang manisnya legit di mulut dapat dipesan.

    Penggemar kue bergaya western misalnya, dapat memesan Tiramisu 2.0 (Rp 78.000). Atraksi pelayan yang membawa tumpukan coffee lady finger dan menyusun mascarpone hingga menaburkan bubuk cokelat di hadapan pengunjung menyenangkan untuk disaksikan.

    Lady fingernya lembut dengan lapisan mascarpone krim yang tak terlalu manis pada setiap lapisannya. Walaupun menggunakan campuran kopi tetapi rasa kopinya lembut, sehingga akan tetap cocok dan tidak mengganggu bagi yang tak terlalu menyukai kopi.

    Pilihan menu lainnya ada Nutella Cannelloni yang manis legit dengan tekstur lebih lembut (Rp 78.000). Lembaran crepes diisi dengan krim hazelnut serta disajikan bersama meringue dan potongan strawberry segar.

    Perpaduan hazelnut krim yang pekat lebih ternetralisir ketika dilahap bersama meringue dan strawberry segarnya. Porsi hidangan penutup ini juga cocok untuk disantap 3 orang.

    Kreasi Racikan Minuman yang Unik

    The 18th Restaurant and LoungeKreasi minumannya juga tak kalah menarik untuk dicicipi. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    The 18th Restaurant and Lounge kemudian tak hanya memanjakan pelanggannya melalui makanan yang enak. Tetapi ada juga kreasi racikan minuman yang menyegarkan untuk mencuci mulut usai puas makan.

    Penikmat minuman segar dapat memesan Peachy Slush (Rp 88.000) yang merupakan perpaduan jeruk, air kelapa dan sirup persik. Rasanya menyatu dengan manis di awal dan sedikit sentuhan asam tetapi aftertastenya tetap terasa manis.

    Minuman unik bernama Carrot Kill (Rp 88.000) memadukan wortel yang manis segar dengan lemon, tabasco, garam, serta sirup kelapa yang legit. Menu ini memiliki karakter rasa wortel yang kuat dengan rasa rempah yang muncul setelahnya berkat penambahan tabasco dan sejumput garam.

    Ada pula minuman manis yang rasanya mirip permen karet tetapi memiliki lapisan warna yang begitu cantik. Namanya Gum To The Moon (Rp 88.000) yang memadukan cranberry, blackcurrant, krim, perasa permen karet, dan lemon untuk menyimbangkan paduan rasa manisnya.

    Terakhir ada kreasi matcha yang juga tak boleh ketinggalan dicoba dengan nama menu Forrest under Matcha (Rp 88.000). Matchanya dikocok hingga menjadi foam yang kental, di bagian bawahnya terdapat caramel dan mint.

    Jika ingin menikmati Forrest Under Matcha, sebaiknya mengaduk hingga bagian matcha dan lapisan bawahnya tercampur. Sehingga akan terasa manis caramel dan mint yang diikuti rasa matcha dengan aromanya yang khas saat disesap.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini Masjid Tertinggi di Jakarta, Bisa Lihat Keramaian Khas Metropolitan


    Jakarta

    Jakarta memiliki banyak masjid megah dengan arsitektur yang indah. Namun, di antara masjid yang tersebar, di kota ini, ada satu yang menonjol karena ketinggiannya.

    Dengan desain modern dengan nuansa religius, masjid ini menawarkan pemandangan indah dari ketinggian. Dimana letak masjid ini?

    Masjid Tertinggi di Jakarta

    Masjid tertinggi di Jakarta adalah Masjid Ar-Rahim yang berada di lantai 27, puncak Menara 165. Masjid di gedung yang berlokasi di Jl. TB Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan ini ditandai dengan lafadz Allah berwarna keemasan.


    Menurut liputan detikTravel pada artikel sebelumnya, sebagian besar bangunan masjid bertembok kaca. Sehingga, jemaah bisa melihat pemandangan kota Jakarta 360 derajat, mulai dari gedung-gedung di sekitarnya hingga jalan tol.

    Masjid seluas 400 meter persegi ini didirikan pada tanggal 16 Mei 2001 oleh pengusaha, motivator, sekaligus penggagas konsep ESQ (Emotional and Spiritual Quotient) Ary Ginanjar Agustian. Penamaan 165 pada gedung ini juga memiliki filosofinya tersendiri.

    Makna angka 1 yaitu Ihsan, angka 6 adalah rukun iman, yang diwujudkan juga dalam bentuk mahkota persegi enam dalam atap masjid. Sementara 5 bermakna rukun Islam, yang terdiri dari syahadat, sholat, zakat, puasa, dan pergi haji bagi yang mampu.

    Pembangunan menara 165 juga cukup unik. Gedung ini ternyata sudah memiliki fondasi alam berupa batuan keras bernama Cemented Sand dalam proses pembangunannya. Menurut Ari Ginanjar dalam sebuah akun video di akun TikTok miliknya, di tengah proses pengeboran, mata bor selalu patah hingga memercikkan api.

    Setelah ditelusuri, ditemukan adanya batuan keras dengan bobot 200 kg/cm2 yang berbentuk seperti fondasi telah terbentuk sejak jutaan tahun lalu. Lalu, Joni Firmansyah selaku ahli pada bidang tersebut menelitinya di sebuah laboratorium di Bandung.

    Hasilnya, Menara 165 tidak memerlukan fondasi selayaknya gedung-gedung pada umumnya. Menara 165 hanya memerlukan pilar sebagai penyangga agar tetap kokoh. Lafadz Allah di gedung ini juga menjadikan alasan Ari untuk berdakwah.

    Diperkirakan, ada 100 ribu orang yang melintasi Jalan TB Simatupang tempat Menara 165 berdiri. Mereka akan menyebut nama Allah saat melihat gedung dan tanpa sadar membuat orang tersebut berdzikir.

    Jika ingin mengakses masjid, traveler perlu registrasi dan menukarkan KTP dengan kartu akses di meja resepsionis. Setelah itu, kamu akan diarahkan untuk naik lift dengan kode L6 untuk sampai di lantai M1 atau lantai 25 di mana Masjid Ar-Rahim berdiri.

    Traveler bisa mengambil wudhu di lantai ini, kemudian naik tangga atau lift untuk mencapai area sholat di lantai 27. Di sanalah traveler dapat beribadah dikelilingi pemandangan kota Jakarta dari ketinggian.

    (elk/row)



    Sumber : travel.detik.com