Tag: pembeda

  • Pinjol Ilegal Vs Legal, Ini Ciri dan Cara Mengenalinya

    Jakarta

    Maraknya pinjaman online (pinjol) ilegal kerap menimbulkan keresahan. Tak jarang, mereka yang terlilit pinjol ilegal menerima perlakuan tak etis, bunga pinjaman besar yang membuat utang tak kunjung lunas, bahkan diteror saat penagihan.

    Modusnya dalam mencari korban pun semakin beragam. Mulai dari mengirim pesan singkat langsung pada calon korban, mengirim dana langsung ke rekening, dan lain sebagainya. Tak menutup kemungkinan, seiring waktu akan semakin banyak modus yang akan coba dilakukan oleh para oknum yang tak bertanggung jawab ini.

    Padahal, kalau saja korban tahu dan menghindari untuk pinjam dana dari pinjol ilegal dan lebih memiliih fintech pendanaan bersama yang legal dan terdaftar di OJK, hal-hal seperti ini bisa dicegah untuk terjadi.


    Oleh karena itu, sangat penting bagi masyarakat untuk mengetahui ciri-ciri dan cara mengenali pinjaman online yang legal dan ilegal. Sehingga masyarakat dapat terhindar dari jerat utang serta praktik-praktik tak etis dalam penagihannya.

    Melansir dari situs resmi Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), dikatakan OJK telah mengatur sedemikian rupa sehingga sebuah platform fintech lending haruslah terdaftar secara resmi sebelum kegiatan operasionalnya dimulai.

    Sehingga tanpa terdaftar di OJK, maka platform mana pun itu berarti ilegal. Kalau ilegal, maka akan besar peluangnya terjadi pelanggaran dan kecurangan yang dapat dikenali masyarakat.

    Misalkan saja menggunakan SMS atau pesan Whatsapp dalam memberikan penawaran, pemberian pinjaman sangat mudah, bunga atau biaya pinjaman serta denda tidak jelas. Lalu saat penagihan ada ancaman teror, intimidasi, pelecehan bagi peminjam yang tidak bisa membayar

    1. Besaran Bunga yang Diberikan Pinjol

    Fintech pendanaan yang resmi dan sudah terdaftar di OJK akan mematuhi seluruh peraturan yang ada. Termasuk soal besar bunga per hari dan penagihan yang diberi jangka 90 hari maksimal. Jika peminjam menunggak dalam jangka panjang, bunga tidak lebih dari 100 persen.

    Pinjaman online ilegal bisa saja tak mengindahkan aturan ini. Mereka dapat menentukan sendiri bunga yang diberlakukan, bahkan jika bunga itu sangat tinggi juga akan sah-sah saja bagi mereka. Begitu juga dengan tenor pinjaman. Yang saat ditawarkan dibilang jatuh tempo satu bulan, dalam satu dua minggu sudah mereka tagih dengan cara-cara yang tidak beradab.

    2. Syarat Peminjaman

    Memang, mendapatkan pinjaman dari fintech pendanaan bukannya sama sekali tanpa syarat. Ada sejumlah syarat yang memerlukan dokumen penting, salah satunya sebagai credit scoring.

    Umumnya saat proses pengajuan pinjaman pinjol yang telah terdaftar di OJK akan menanyakan keperluan dan tujuan pinjamannya. Jika syarat peminjaman terlampau mudah, bahkan ketika identitas dan histori kredit kita tak ditanyakan sama sekali, maka legalitas platform tersebut perlu dipertanyakan.

    3. Pengurus Operasional dan Cara Menangani Keluhan

    Pengurus setiap pinjol legal merupakan orang berpengalaman dan berkompeten di bidangnya. Ada fit & proper test yang akan dilakukan untuk mengujinya oleh OJK. Hal ini penting untuk memastikan komitmen platform terhadap pengelolaan bisnisnya.

    Sementara untuk pinjol ilegal tentu saja tidak akan menggunakan pengurus dengan standar pengalaman yang sama dengan yang diminta oleh OJK tersebut. Sehingga jika ada pengaduan dari pengguna dan respons dari pihak platformnya tidak baik, maka besar kemungkinan pinjol tersebut ilegal.

    Sebab legal selalu memberikan sarana dan channel khusus pengaduan dan wajib menindaklanjuti aduan penggunannya. Bahkan pengguna juga bisa mengadukan ke OJK dan akan difasilitasi untuk menyelesaikan masalah.

    4. Petugas Penagih

    Fintech pendanaan atau pinjol yang legall biasanya memberikan komitmen dalam perlindungan data pribadi para penggunanya. Agen penagihannya pun terdiri atas orang-orang bersertifikasi.

    Hal ini juga penting untuk dipastikan sebagai upaya antisipasi pelanggaran dalam proses penagihan. OJK melarang fintech pendanaan legal untuk menagih dengan memberi ancaman, kekerasan fisik maupun verbal, menyebarkan data pribadi konsumen, apalagi sampai mempermalukan konsumen.

    5. Tergabung Asosiasi Lokasi Kantor

    Pembeda besar yang lain antara fintech pendanaan bersama legal dan pinjaman online ilegal ialah si rentenir online ini tidak menjadi anggota Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI).

    Fintech pendanaan legal wajib menjadi anggota asosiasi penyelenggara yang sudah ditunjuk oleh OJK ini begitu mereka dinyatakan telah terdaftar dan berizin resmi. Untuk itu, pinjol legal juga harus memiliki lokasi kantor yang jelas. Bahkan lokasi kantor pinjol legal ini akan mudah ditelusuri melalui Google.

    Sementara pinjol ilegal pada umumnya tidak memiliki kejelasan identitas dan tergabung dalam Asosiasi sebagaimana mestinya. Selain itu mereka juga menutupi dan tidak memberitahu perihal lokasi kantor mereka. Bahkan bisa jadi pinjol ilegal ini banyak yang menghindari aparat hukum dengan mendirikan kantor di luar negeri.

    Dalam situs resmi OJK, sampai dengan 24 April 2025, total jumlah penyelenggara LPBBTI/Fintech P2PL yang berizin di OJK adalah sebanyak 96 perusahaan yakni:
    Danamas – https://p2p.danamas.co.id
    Amartha – https://amartha.com
    Dompet Kilat – https://www.dompetkilat.co.id
    Boost – https://myboost.co.id
    Toko Modal – https://www.tokomodal.co.id
    Findaya – https://findaya.co.id
    Modalku – https://modalku.co.id
    KTA Kilat – https://www.pendanaan.com
    Kredit Pintar – https://kreditpintar.co.id
    Maucash – https://maucash.id
    Finmas – https://www.finmas.co.id
    KlikA2C – https://klika2c.co.id
    Akseleran – https://www.akseleran.co.id
    Ammana.id – https://ammana.id
    PinjamanGO – https://www.pinjamango.co.id
    KoinP2P – https://koinp2p.com
    PohonDana – https://pohondana.id
    Mekar – https://mekar.id
    AdaKami – https://www.adakami.id
    Esta Kapital Fintek – https://www.estakapital.co.id
    KreditPro – https://kreditpro.id
    Fintag – https://fintag.id
    Rupiah Cepat – https://www.rupiahcepat.co.id
    Crowdo – https://crowdo.co.id
    Indodana – https://indodana.id
    Julo – https://www.julo.co.id
    Pinjamin – https://pinjamin.com
    DanaRupiah – https://danarupiah.id
    Taralite – https://www.taralite.com
    Pinjam Modal – https://pinjammodal.id
    Alami – https://p2p.alamisharia.co.id
    AwanTunai – https://www.awantunai.co.id
    Danakini – https://danakini.co.id
    Singa – https://singa.id
    DanaMerdeka – https://danamerdeka.co.id
    EasyCash – https://indo.geteasycash.asia
    Pinjam Yuk – https://www.pinjamyuk.co.id
    FinPlus – https://www.finplus.co.id
    UangMe – https://uangme.id
    PinjamDuit – https://pinjamduit.co.id
    Dana Syariah – https://danasyariah.id
    Batumbu – https://www.batumbu.id
    CashCepat – https://cashcepat.id
    KlikUMKM – https://www.klikUMKM.co.id
    Pinjam Gampang – https://www.kreditplusteknologi.id
    Cicil – https://www.cicil.co.id
    Lumbung Dana – https://lumbungdana.co.id
    360 Kredi – https://www.360kredi.id
    Samir – https://www.samir.co.id
    Kredinesia – https://www.kredinesia.id
    Pintek – https://pintek.id
    ModalRakyat – https://modalrakyat.id
    Solusiku – https://www.solusi-ku.id
    Cairin – https://www.cairin.id
    TrustIQ – https://trustiq.id
    Klik Kami – https://www.klikkami.co.id
    Duha Syariah – https://www.duhasyariah.com
    Invoila – https://invoila.co.id
    Sanders One Stop Solution – https://sanders.co.id
    DanaBagus – https://www.danabagus.id
    UKU – https://ukuindo.com
    Kredito – https://kredito.id
    AdaPundi – https://www.adapundi.com
    ShopeePayLater – https://www.lenteradana.co.id/lender/
    Modal Nasional – https://www.modalnasional.co.id
    Komunal – https://www.komunal.co.id
    Restock.ID – https://www.restock.id
    Asetku – https://asetku.co.id
    Avantee – https://www.avantee.co.id
    Gradana – https://gradana.co.id
    Danacita – https://www.danacita.co.id
    IKI Modal – https://www.ikimodal.com
    Ivoji – https://www.ivoji.id
    Indofund.id – https://indofund.id
    iGrow – https://igrow.asia
    Danai.id – https://danai.id
    Dumi – https://minjem.com
    Lahan Sikam – https://www.lahansikam.co.id
    Qazwa.id – https://qazwa.id
    KrediFazz – https://www.kredifazz.id
    Doeku – https://doeku.id
    Aktivaku – https://aktivaku.com
    Danain – https://www.danain.co.id
    Indosaku – https://indosaku.id
    UATAS – https://www.uatas.id
    EduFund – https://www.edufund.co.id
    GandengTangan – https://www.gandengtangan.co.id
    Papitupi Syariah – https://www.papitupisyariah.com
    BantuSaku – https://bantusaku.id
    DanaBijak – https://danabijak.com
    AdaModal – https://www.adamodal.co.id
    SamaKita – https://samakita.co.id
    KawanCicil – https://kawancicil.co.id
    Crowde – https://crowde.co
    KlikCair – https://klikcair.com
    Ethis – https://ethis.co.id

    (igo/fdl)



    Sumber : finance.detik.com

  • Penting! Ini 6 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Buka Bisnis Kos-kosan


    Jakarta

    Bisnis kos-kosan menjadi salah satu pilihan untuk memanfaatkan properti yang kita miliki agar lebih bernilai. Kos-kosan biasanya ukurannya lebih kecil daripada kontrakan karena diperuntukkan untuk per orang. Hal ini dikarenakan orang-orang tersebut biasanya jauh dari keluarga dan belum berkeluarga.

    Lokasinya pun berada di dekat lokasi yang ramai seperti kampus, area perkantoran, area industri, dan lainnya. Lalu, kos-kosan biasanya biaya sewanya jauh lebih rendah daripada kontrakan.

    Bisnis satu ini sangat menguntungkan dan bisa menjadi pemasukan pasif terutama bagi yang mendekati usia pensiun. Namun, kalian harus siap setiap pergantian tahun dan semester akan ada banyak penyewa yang keluar dan masuk.


    Sebelum terjun ke bisnis kos-kosan, ada beberapa hal yang harus diketahui agar laku dan tidak ditipu.

    1. Konsep Kos-kosan

    Sebelum menjalankan bisnis kos-kosan, perlu adanya konsep dan tujuan agar usaha kalian berjalan lancar. Menurut Pengusaha Kos-kosan Anis Widiadi menentukan target pasar sangat penting. Dengan begitu, kalian bisa menentukan lokasi, harga sewa, dan fasilitas kos-kosan yang sesuai.

    “Jadi memang dari awalnya konsepnya dulu harus dibuat, mau buat siapa nih,” ujar Anis Widiadi kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    2. Lokasi yang Strategis

    Setelah memiliki konsep, kamu bisa mencari lokasi kos-kosan yang pas. Anis menyebutkan apabila ingin membuat kos khusus mahasiswa, maka pastikan lokasi dekat dengan perguruan tinggi. Semakin dekat lokasinya, peminatnya juga bisa tinggi. Lalu, jika targetnya adalah pekerja industri, pastikan lokasinya bisa diakses dengan berjalan kaki.

    “Kalau buat tenaga kerja, istilahnya pegawai, kita harus ngeliat lokasinya yang mendekati orang banyak PT-PT atau gedung perusahaan,” katanya.

    3. Fasilitas

    Saat menjalankan bisnis kos-kosan, kamu tidak hanya menyediakan tempat tinggal, melainkan beberapa perabotan di dalamnya. Perabotan ini tidak begitu banyak, hanya tempat tidur, lemari pakaian, meja untuk dapur mini, atau meja belajar jika peruntukkannya untuk mahasiswa.

    “Kalau sebetulnya sih standar ya, kalau itu sudah pasti yang standar ada tempat tidur, ada lemari, paling nggak meja,” tuturnya.

    Fasilitas ini dapat ditambah untuk menjadi pembeda dengan kos-kosan lain. Misalnya kamu ingin menambahkan AC, kipas angin, atau WiFi gratis.

    “Fasilitasnya bagus, misalnya lengkap furniturnya semua sama kayak gitu, terus fasilitas misalnya AC, terus ada wifi tergantung dari uang sewanya. Tapi kalau misalnya uang sewanya kita rendah, misalnya dibawah satu juta ya pasti kosongan gitu,” jelasnya.

    4. Harga Pesaing

    Saat menentukan konsep, lokasi, dan perabotan yang harus tersedia, kalian sudah terbayang berapa pengeluaran dan berapa biaya sewa yang bisa dikenakan. Namun, sebelum menentukan harga sewa, sebaiknya cek harga pasaran di lokasi yang sama. Apabila kamu memberikan harga yang terlalu mahal, khawatir banyak penyewa yang memilih opsi lain yang lebih murah. Selain itu, lihat pula rata-rata gaji bulanan calon penyewa.

    “Kalau kita juga terlalu mahal, jadi nggak ada yang ke kita, jadi kita mesti survei lapangan juga untuk menentukan harga itu,” katanya.

    5. Syarat dan Perizinan

    Setiap membangun bangunan, baik untuk tempat tinggal maupun usaha, pasti ada pengurusan izin atau yang sering disebut dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Anis pun berbagi pengalamannya membuat kos-kosan di rumahnya. Karena ia tidak mengubah fasad depan rumah, melainkan menambah sekat-sekat di dalam rumah, sehingga tidak mengubah IMB. Berbeda halnya ketika ia membangun rumah dari awal yang membutuhkan IMB.

    “Ada peraturan juga dari pemerintah, kalau dia (kamar kos) melebihi dari 10, 12, apa 11, itu dia akan kena pajak pemda (pemerintah daerah) gitu,” ungkapnya.

    6. Mengenal Penyewa

    Saat menjalankan bisnis kos-kosan, kalian akan menemui banyak sifat penyewa. Agar bisnis kos-kosan kamu lancar dan tidak repot, kenali penyewa. Menyewa kos-kosan berbeda dengan menerima tamu di hotel. Sebelum menerima, pemilik kos-kosan harus menemui penyewa secara langsung dan melakukan wawancara, terutama untuk penyewa yang sudah bekerja.

    Selain itu, pengusaha kos-kosan bisa meminta nomor kontak jaga-jaga atau terdekat penyewa sebagai langkah antisipasi.Bahkan, pemilik kos juga bisa menghubungi orang tua penyewa yang masih di bangku kuliah. Hal ini untuk menghindari keadaan tidak diinginkan, seperti orang-orang yang tidak membayar kos ataupun bermasalah. Apabila merasa tidak nyaman dengan kesan pertama penyewa, maka bisa menolak baik-baik.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Peserta Audisi Emeron Hijab Hunt Pamer Aksi Muay Thai hingga Fashion Show

    Bandung

    Audisi Emeron Hijab Hunt 2024 masih berlangsung di Parkir Barat Trans Studio Mall, Bandung (20/7/2024). Hijabers Bandung saling memberikan aksi terbaiknya seperti muaythai, bilingual dan fashion show.

    Ialah Salma Nur Alya Zahra (21 tahun) yang berani tampil beda dengan melakukan aksi Muay Thai. Salma sendiri bekerja sebagai host live di E-commerce, freelance katalog hijab dan fashion show.

    “Yang aku tampilin hari ini shadow boxing atau basic muaythai. Karena pertama dulu dari kelas 6 SD Taekwondo suka yang berbau tantangan. Tahun kemarin belajar untuk latihan untuk Muay Thai. Selain itu untuk basic bela diri sebagai wanita,” jelas Salma.


    Salma menceritakan persiapannya untuk mengikuti audisi Emeron Hijab Hunt 2024.

    Peserta Emeron Hijab Hunt 2024Peserta Emeron Hijab Hunt 2024 Foto: Dok. Gresnia/Wolipop

    “Persiapan lebih ke latihan biasa karena sudah biasa setiap di camp. Motivasinya beda dari yang lain dan masih jarang memperkenalkan basic Muay Thai,” ungkapnya.

    Salma mengungkapkan tujuan utamanya ingin mengejar umrah dan mencoba kemampuannya di bidang olahraga Muay Thai.

    “Semoga bisa lolos itu yang menjadi tujuan utama dan orang-orang lebih kenal dengan Muay Thai. Biasanya Muay Thai kan ditekuni oleh kaum pria. Tidak hanya pria yang bisa, wanita berhijab juga bisa,” kata Salma.

    Selain Salma, ada juga Jihan Novita Putri Ali (22 tahun) yang memamerkan keahliannya menguasai bahasa Inggris dan Jepang dengan lancar.

    Peserta Emeron Hijab Hunt 2024Peserta Emeron Hijab Hunt 2024 Foto: Dok. Gresnia/Wolipop

    “Aku public speaking menggunakan bahasa Inggris, Jepang dan Indonesia. Aku itu karena kegiatan sehari-hari menerapkan itu dan mengisi acara non formal,” jelas Jihan.

    Ia juga menegaskan motivasi ikuti Emeron Hijab Hunt 2024 bahwa wanita berhijab bisa mewujudkan impian dan cita-citanya.

    “Motivasi aku karena kepengen nunjukkin ke semua orang bahwa hijab itu bukan penghalang untuk berkarya. Terlebih lagi aku senang explore banyak hal dari berbagai kegiatan itu sering aku coba. Experience apa yang bisa aku dapatkan positif dan negatifnya lalu dijadikan evaluasi bahwa wanita bisa mencoba banyak hal,” ucap mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Komputer Indonesia, Bandung itu.

    Jihan juga menyampaikan harapannya agar bisa lolos ke 20 besar dan bisa memenangkan hadiah Emeron Hijab Hunt 2024.

    “Harapan aku bisa menginspirasi wanita di luar sana bahwa hijab bukan penghalang cita-cita di masa depan. Tentunya aku ingin lolos ke 20 besar dan grand final punya motivasi tinggi sehingga kita jadi pembeda dan jadi pemenangnya,” tambah Jihan.

    Kemudian ada penampilan dari Rifa Nursofia Zulfiani (24 tahun) yang menampilkan fashion show di depan juri pada audisi Emeron Hijab Hunt 2024.

    Peserta Emeron Hijab Hunt 2024Peserta Emeron Hijab Hunt 2024 Foto: Dok. Gresnia/Wolipop

    “Aku menampilkan presenter dan fashion show. Aku menang suka dengan public speaking dan modeling. Aku ingin mengkorelasikan akai aku ini dalam satu penampilan,” ujar Rifa.

    Selain sebagai freelance model, Rifa saat ini sedang bekerja di pegawai swasta dan pelatih cat walk. “Motivasi aku pertama ingin menambah relasi, pengalaman dan mengasah bakat yang aku punya. Dan membuktikan muslimah selagi bisa menginspirasi muslimah lainnya,” pungkas Rifa.

    Para peserta audisi Bandung menunggu hasil pengumuman juri untuk lolos ke dalam tahap 20 besar dan masuk ke penjurian tahap kedua pada (21/7/2024) besok.

    Audisi Emeron Hijab Hunt semakin meriah dengan Noraebang bersama @hybefamilybandung_ yang membuat para peserta terhibur dan bernyanyi bersama.

    Acara ini didukung oleh Emeron Hijab Shampoo, Social Media KipasKipas, EZnet by Telkomsel Internet Mudah Murah Untuk Seisi Rumah dan GIS Travel Sahabat Umrah dan Haji Anda.

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • 7 Desainer Indonesia Akan Perkenalkan Karya Wastra di FrontRow Paris 2025

    Jakarta

    Wastra Indonesia kembali melangkah ke panggung mode internasional. Kali ini, tujuh desainer Tanah Air bersiap memperkenalkan kekayaan tekstil tradisional Nusantara dalam ajang FrontRow Paris 2025, yang akan digelar untuk keenam kalinya di Les Salons Hoche, Paris.

    Dengan semangat kolaborasi dan identitas lokal, tujuh desainer membawa karya mereka sekaligus misi untuk memperkenalkan keindahan wastra Indonesia.

    Tujuh desainer yang akan unjuk gigi di FrontRow Paris antara lain, Deden Siswanto, AM by Anggiasari Mawardi, Rumah Batik Fractal-LPS, FFF by Ferry Febby Fabry, Putri Anjani by Indina, Roemah Kebaya Vielga, dan NY by Novita Yunus.


    “Pembeda tahun ini dengan tahun sebelumnya, mengapa bikin event sendiri di Paris. Padahal di luar banyak event yang sudah besar? Latar belakangnya industri fashion Indonesia itu besar dan menembus Fashion Week di sana tidak mudah. Kuratornya orang Paris dan bisa diterima di sana,” ungkap Ali Charisma sebagai Founder FrontRow, dalam konferensi pers FrontRow Paris di Bunga Rampai Restoran, Jakarta Pusat.

    FrontRow diharapkan bukan hanya menjadi jembatan menuju pasar Eropa, melainkan ruang aman bagi otentisitas. Ali pun mengungkapkan alasan menggelar FrontRow Paris

    “Dengan ada kurator di Paris, kita itu kalau ikut di sana diubah, menjadi western. Bahkan modest fashion Indonesia tidak bisa pakai hijab jadi berbeda DNA brandnya. Tapi kalau brandnya modest dan wastra Indonesia terlalu berat. Di lain sisi saya setuju tapi saya ingin balance. Dengan membuat acara sendiri bisa sesuai dengan wastra dan modest,” ujar Ali.

    Ali juga menekankan pendekatan berbeda tahun ini, dengan menambahkan elemen parade publik di area strategis Paris dari pusat kota hingga stasiun Metro, untuk menciptakan interaksi langsung antara karya dan publik global.

    “Bukan hanya buyer, tapi juga turis dan warga lokal akan menjadi audiens. Ini adalah cara menjangkau awareness secara organik, dari jalanan Paris ke showroom dan butik,” tambahnya.

    Buyer retail, department store, hingga influencer dengan pengaruh kuat akan diundang secara selektif untuk menciptakan komunikasi yang lebih fokus dan potensial berkelanjutan.

    “Saya percaya brand kali ini sangat keren dan bisa mewakili fashion Indonesia dengan beda kategori dan ini sangat bagus. Bedanya tahun ini potensi buyer retail dan ada parade fashion di kota Paris. Desainer yang ada 7 ini nanti akan ada parade di area publik tujuannya selain ke publik, di sana turis tidak banyak yang kenal FrontRow dan bisa menarik perhatian. Kita bisa masuk ke Metro dan promosi yang baik. Publik transportasi lainnya dan jalurnya ke mana saja,” tuturnya panjang lebar.

    Untuk transaksi berkelanjutan, Ali menuturkan akan mengundang pihak butik yang ada di Paris. “Kita masih handmade banyak jumlahnya bisanya ratusan dan mengundang buyer yang skalanya masih seperti itu. Kita juga mengundang buyer dari Departement Store dan VIP buyer dari influencer di sana. Itu yang kamu usahakan dan butik di Prancis bisa bertemu dengan desainer Indonesia,” lanjut Ali.

    Pengalaman tahun sebelumnya, Ali mengucapkan para desainer Indonesia sudah banyak yang masuk ke retail. Selama tiga tahun, Ali mendatangi butik dengan waktu yang terbatas.

    “Mungkin kelemahan kita follow up komunikasi dan akan kita tingkatkan untuk real production. Hampir setiap tahun ganti desainer. Buyer juga bertanya kenapa desainernya tidak ikut lagi,”lanjutnya lagi.

    Dengan bergabung Frontrow, tujuh desainer akan membuat promosi yang baik sehingga buyer luar negeri juga yakin. “Kita tahun ini akan membuat E-catalog sebelum kita berangkat ke Paris. Untuk jumlah pengunjungnya sekitar 250-400 orang yang datang. Tahun ini kita sengaja memilah supaya menghargai tamu, sedikit berbeda supaya desainer bisa serius komunikasinya dengan lebih baik. Teknisnya desainer bisa bertemu dengan buyer untuk presentasi di backstage mendengarkan komentar dan pendapat dari pengunjung,” sambung Ali.

    Seperti apa koleksi dari masing-masing desainer?

    Novita Yunus akan membawa brand ready-to-wearnya NY by Novita Yunus dengan membawa 11 koleksi wastra tenun lurik, sutra, kreasi dari embroidery dilengkapi dengan perhiasan. Dia juga membawa tas hasil kerja sama dengan mitra Batik Chic dari anyaman kulit domba.

    Roemah Kebaya Vielga, akan ada 10 koleksi dengan konsep petal of legacy. Embroidery manual dari bunga nusantara dan berbagai negara. Selain bordir dan sulam, Roemah Kebaya Velga bekerja sama dengan pengrajin desain perhiasan, Piyo Jewelry.

    Selanjutnya ada Rumah Batik Fractal-LPS yang membawakan tema koleksi Rumah Batik yangmenggambarkan hutan tropis di Parahyangan. Busananya ada 10 look dari 30 UMKM di Sukabumi. Hasil pelatihan selama tiga tahun dan memanfaatkan teknologi namun dengan proses cap dan canting.

    AM by Angggiasari Mawardi menggunakan material dari sisa deadstock garmen lalu dipatchwork dan batik Cirebon. Koleksi ini menggunakan bahan natural viber linen dan bambu.

    Putri Anjani by Indina, membawa koleksi bertajuk Simple but Fashion, mengangkat bahan airy silk dari daun jarak. Serat alam lainnya yang menjadi DNA Putri Anjani, batiknya juga masih dalam tahap celupan.

    Brand FFF by Ferry Febby Fabry akan menyuguhkan koleksi wastra dari Donggala, Sulawesi Tengah. Terakhir desainer, Deden Siswanto membawa koleksi Ready to wear berunsur wastra dengan tema serba hitam. Konsep koleksi kali unisex yang terdiri dari 10 koleksi menggunakan kain tenun.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Back To Nature di Ekowisata Kalitalang



    Klaten

    Wisata alam yang paket komplit bisa ditemui di Ekowisata Kalitalang. Dari sini, Gunung Merapi terlihat dengan gagah saat cuaca bersahabat.

    Ekowisata Kalitalang, yang terletak di Desa Balerante, Klaten, Jawa Tengah, pas untuk traveler yang menyukai petualangan. Memiliki pembeda pemandangan spektakuler Gunung Merapi dan suasana padang rumput yang luas, tempat itu merupakan destinasi ideal untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan sahabat dalam suasana alam yang tenang.

    Kalitalang mengangkat konsep ecosystem dengan menghadirkan eco-tourism, photo spot, camping dan tracking. Lokasinya berjarak 31 kilometer dari jantung kota Klaten atau butuh waktu sekitar satu jam lebih jika ditempuh dari Tugu Yogyakarta.


    Banyak aktivitas yang dapat di jajal di sini, mulai dari sekedar hunting foto hingga merencanakan kemah yang menyenangkan. Letaknya yang berada di ketinggian 1.120 mdpl juga cocok untuk latihan tracking melintasi kawasan ekowisata.

    “Kesini nyoba buat tracking ringan karena jalurnya tidak sesusah itu, jadi aksesnya mudah untuk semua orang,” kata Naufal, salah satu pengunjung yang ditemui detikTravel

    Yuk, simak ulasan aktivitas di ekowisata Kalitalang, Klaten:

    1. Easy Hiking di Tengah Keindahan Alam

    Salah satu daya tarik utama Ekowisata Kali Talang adalah jalur hiking yang mudah. Naufal, seorang pengunjung, menjelaskan bahwa jalurnya tidak terlalu sulit, memungkinkan akses bagi banyak orang untuk menikmati keindahan alam sekitar tanpa kesulitan yang berarti.

    Dari jalur hiking ini, pengunjung dapat dengan jelas melihat Gunung Merapi yang megah serta menikmati panorama padang rumput yang terhampar luas.

    2. Aktivitas Camping dan Fotografi

    Bagi penggemar camping, Ekowisata Kali Talang menyediakan berbagai paket camping mulai dari tenda glamping hingga tenda standar, dilengkapi dengan perlengkapan seperti cooking set dan lampu tenda.

    Suasana udara sejuk di pagi hari dan pemandangan matahari terbenam yang memukau menjadikan tempat ini sebagai pilihan ideal untuk menghabiskan malam bersama keluarga atau teman-teman.

    Spot-spot foto yang tersebar di sekitar lokasi juga menawarkan latar belakang yang sempurna dengan Gunung Merapi dan hamparan rumput sebagai pemandangan utama.

    3. Mengenal Lebih Dekat Lokalitas dan Budaya

    Tidak hanya itu, kunjungan ke Ekowisata Kali Talang juga memberikan kesempatan untuk berinteraksi dengan warga setempat yang ramah. Warga sering kali memanfaatkan padang rumput ini untuk mencari pakan ternak, menciptakan suasana yang hangat dan menyambut bagi para pengunjung.

    Selain itu, keberadaan objek wisata ini dalam kawasan Taman Nasional Gunung Merapi menambah nilai ekologis dan kelestarian alam yang dijaga oleh para pemuda setempat.

    4. Akses dan Fasilitas

    Meskipun akses jalan menuju lokasi masih perlu diperbaiki, Ekowisata Kali Talang tetap menawarkan pengalaman berharga bagi setiap pengunjung. Dengan biaya masuk yang terjangkau sebesar Rp 5.000 per orang serta tersedianya area parkir yang aman, pengunjung dapat dengan nyaman menikmati berbagai fasilitas yang disediakan.

    Dengan segala keindahannya, Ekowisata Kali Talang dijamin membuat siapa pun yang mengunjunginya merasa terpesona dan ingin kembali lagi. Untuk para pencinta alam dan petualang, tempat ini tidak hanya sekadar destinasi wisata, tetapi juga tempat untuk menciptakan kenangan tak terlupakan di tengah alam yang masih asri dan indah.

    (fem/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Wow! Ada Kosmonaut Rusia di Taman Mataram



    Jakarta

    Taman Mataram di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ini tidak hanya memberikan kesejukan dari banyaknya pepohonan, tapi memiliki pembeda dibandingkan taman lain di Jakarta. Ada sosok kosmonaut atau astronot asal Uni Soviet (Rusia).

    Patung kosmonaut itu bernama Yuri Alekseyevich Gagarin. Dia merupakan orang pertama di ruang angkasa selama 108 menit dan berhasil satu kali mengelilingi orbit bumi pada medio 1960-an.

    Nah, patung Yuri berdiri di Taman Mataram ini sebagai pengingat hubungan antara Indonesia dan Rusia. Patung itu diresmikan pada tahun 2021 oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu yakni Anies Baswedan.


    “Kehadiran Patung Yuri Gagarin di Taman Mataram memaknai keeratan warga Jakarta dengan Rusia, khususnya dalam mendukung sejarah 70 tahun hubungan bilateral kedua negara serta menciptakan ruang terbuka hijau yang sejuk dan nyaman bagi publik Jakarta,” kata Anies, dikutip dari laman resmi Kementerian Luar Negeri.

    Saat berkunjung ke Taman Mataram ini, Sabtu (28/9/2024), detikTravel melihat banyak pengunjung yang menikmati hari dengan berbagai aktivitas, ada yang berolahraga hingga sekadar bersantai. Suasana yang sejuk dan nyaman melekat pada taman yang luasnya kurang lebih 3 hektar itu.

    Taman Mataram di Kebayoran Baru, JakselTaman Mataram di Kebayoran Baru, Jaksel (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    Bunga-bunga yang mulai bermekaran di taman ini membuat pandangan sekeliling begitu dimanjakan. Traveler bisa menjumpai Patung Yuri Gagarin tepat di ujung taman mengarah ke Jalan Sisimangaraja.

    Di dekat patung itu juga banyak pengunjung yang beraktivitas, tak banyak pengunjung yang mengetahui siapa sosok dari patung tersebut. Salah satunya adalah Dandi, ia tak pernah tahu Yuri Gagarin siapa dan kontribusinya sebagai kosmonaut asal Rusia.

    “Jujur sih nggak tahu juga siapa patung itu, yang saya tahu yang ke luar angkasa cuma yang orang Amerika itu,” ujarnya kepada detikTravel kemudian tertawa.

    Taman Mataram ini sering Dandi jadikan tempat beristirahat sehabis bersepeda dengan kawan-kawannya. Baginya tempat yang strategis jadi mudah untuk mengaksesnya.

    “Iya sekalian istirahat tadi abis muter-muter di GBK jadi ke sini sekalian arah balik,” ujarnya.

    Taman Mataram di Kebayoran Baru, JakselTaman Mataram di Kebayoran Baru, Jaksel (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    Di taman itu selain tersedia bangku-bangku taman, juga tersedia wahana kebugaran dan wahana permainan anak seperti ayunan. Tempatnya yang berada di area komplek membuat taman ini nyaman untuk dinikmati pagi maupun sore hari karena tidak terlalu ramai.

    Taman Mataram itu terbagi dua yang dipisah oleh Jalan Patimura, di kedua taman ini juga terdapat beberapa area bangku taman dan bayak pepohonan. Untuk operasional taman biasa dibuka mulai pukul 07.00 hingga 19.00 WIB.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Bekantan, Maskot Ancol, Ada di Faunaland



    Jakarta

    Siapa bilang harus pergi jauh ke Kalimantan untuk melihat bekantan? Di Faunaland Ancol pengunjung dapat menikmati pengalaman dekat dengan bekantan.

    Bekantan (Nasalis larvatus) merupakan primata langka yang berasal dari Kalimantan. Lewat hidungnya, traveler akan langsung mengingat maskot tempat wisata di Dufan.

    Bekantan memiliki warna bulu yang bervariasi yaitu coklat kemerahan hingga orange. Bukan cuma memiliki pembeda pada hidung panjangnya, ternyata primata ini pandai berenang lho!


    Faunaland Berlokasi di Ecovention Building – Ecopark, Jalan Lodan Raya, Pademangan, Ancol, Jakarta Utara, dekat juga dengan Stasiun KRL Ancol.

    detikTravel datang ke sana, Selasa (24/09/2024) untuk bertemu langsung dengan primata endemik Kalimantan itu. Saat tiba, kami menyebrangi jembatan berwarna coklat tua dengan nuansa keasrian pohon-pohon, menjadikan perjalanan menuju primata unik ini semakin mengesankan.

    Saat tiba, bekantan sedang santai. Di sini traveler bisa mengamati perilaku, karakteristik, warna bulu, cara makan, dan bentuk fisiknya secara lebih dekat.

    Bekantan di Faunaland, Ancol, Jakarta UtaraBekantan di Faunaland, Ancol, Jakarta Utara (Amalia Novia Putri/detikcom)

    “Ciri fisik khas bekantan ada di hidungnya, perbedaan fisik terlihat jelas pada 1 bekantan jantan bernama Simon memiliki hidung yang besar dan panjang, 2 bekantan betina bernama Melani dan Stephani anaknya memiliki hidung cenderung lebih pendek. Hidung pada bekantan jantan jika semakin besar dan panjang menjadi daya tarik lebih bagi bekantan betina,” kata Febri, dokter hewan di Faunaland.

    Selain memiliki ciri fisik yang mencolok yaitu hidung besar dan panjang yang khas, bekantan juga memiliki kemampuan luar biasa dalam hal berenang. Mereka hidup di sepanjang sungai dan hutan bakau, menjadikannya primata yang sangat terampil menyelam di dalam air.

    “Tak hanya bergelantungan di ranting-ranting pohon maupun di pagar kandang, bekantan juga pandai berenang karena memiliki selaput di sela-sela jari kakinya,” ujar Febri.

    Selain adanya edukasi kepada pengunjung, Faunaland juga mengambil langkah dalam menjaga kelestarian bekantan, dari ancaman kepunahan melalui upaya konservasi. Itu sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan peluang kelangsungan hidup bekantan yang terancam punah, dengan memantau dan menjaga perkembang-biakan bekantan dengan teknologi USG, agar memastikan kesehatan dan pertumbuhan janin bekantan.

    “Kita mencoba untuk mengembangbiakan bekantan. kita terus pantau perkembangannya, biasanya saat sudah satu bulan kemungkinan perkembangbiakan berhasil, kita terus pantau dan USG untuk menjaga kehamilan bekantan betina” kata Febri.

    Dikutip dari WWF.id masa depan bekantan berada dalam keadaan yang bisa dibilang kritis. Satwa khas dari Kalimantan ini banyak diburu untuk dikonsumsi dagingnya karena dipercaya dapat menambah stamina. Selain itu, bekantan banyak diperdagangkan untuk dipelihara. Karena inilah populasi bekantan di habitatnya terus menerus dan terancam punah (9/01/2024).

    Faunaland Ancol bisa dikunjungi mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 16.30 WIB setiap hari. detikTravel menyarankan datanglah pagi karena selain bisa melihat primata bekantan traveller juga bisa melihat siamang putih di pulang amang dengan menaiki sampan di perairan Faunaland.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Mengenal Sistem AWD di Nissan X-Trail e-Power Terbaru, Apa yang Bikin Beda?



    Jakarta

    All New Nissan X-Trail e-Power baru saja diperkenalkan di arena GIIAS 2025. Mobil SUV ini menggunakan sistem penggerak All Wheel Drive (AWD). Istimewanya, pada Nissan X-Trail terbaru ini sistem AWD yang digunakan dikombinasi dengan sistem elektrik. Apa bedanya?

    Sebagai informasi, dengan sistem AWD, maka tenaga mesin dibagi ke semua roda, baik depan maupun belakang, secara penuh atau otomatis sesuai kebutuhan. AWD dibekali sensor canggih yang dapat mendeteksi slip pada roda dan menyalurkan tenaga ke roda dengan traksi terbaik.

    Sistem AWD menawarkan traksi dan stabilitas lebih baik di berbagai kondisi jalan. Faktor inilah yang membuat berbagai pabrikan memakai sistem AWD untuk model SUV yang memang dirancang dengan kemampuan melibas semua medan, baik on-road maupun off-road.


    Distribusi tenaga ke semua roda membuat SUV AWD lebih stabil saat menikung atau berpindah jalur pada kecepatan tinggi. Meskipun unggul di medan berat, AWD tetap halus dan nyaman digunakan di jalan aspal perkotaan. Maka wajar saja saat ini SUV kerap difungsikan sebagai kendaraan keluarga.

    “Konsumen SUV saat ini tidak hanya mencari performa, tapi juga kenyamanan dan rasa aman di berbagai kondisi jalan,” ujar Bima Aristantyo selaku Head of Sales and Product Planning NMDI (Nissan Motor Distributor Indonesia) dalam keterangan resminya.

    “Itu sebabnya kami menghadirkan teknologi e‑4ORCE, sistem AWD elektrik yang memberikan distribusi tenaga lebih presisi, stabilitas lebih baik, dan tetap nyaman digunakan di jalan sehari-hari. Teknologi ini menjadi pembeda utama X-Trail e‑Power dengan SUV lain di kelasnya,” sambung Bima.

    Keunggulan sistem AWD kini makin disempurnakan lewat model terbaru All‑New Nissan X‑Trail e‑Power with e‑4ORCE. e-Power adalah teknologi penggerak listrik unik, canggih yang memberi pengalaman berkendara mobil listrik tanpa harus mengisi daya secara eksternal.

    All New Nissan X-Trail e-PowerAll New Nissan X-Trail e-Power Foto: Dok. Nissan Motor Distributor Indonesia (NMDI)

    Dilengkapi dengan e-4ORCE, sistem elektrik All-Wheel Drive Nissan memberi kendali optimal dalam setiap manuver di berbagai kondisi jalan. Performa instan dihasilkan dari dua motor listrik yang menghasilkan tenaga 203 PS (front) + 135 PS (rear). Dengan dual motor listrik, e-4ORCE mengatur output tenaga dan kinerja pengereman yang optimal di setiap roda.

    Mobil ini juga dilengkapi lima pilihan mode berkendara antara lain, Auto, Sport, Eco, Off-road, dan Snow Mode yang bisa dipilih sesuai kebutuhan saat perjalanan. Setiap mode dapat dipilih dengan mudah, memberikan fleksibilitas dan kenyamanan sesuai situasi perjalanan di berbagai medan, mulai dari jalan licin, berbatu, jalur becek, berpasir, hingga salju.

    Auto Mode adalah pengaturan otomatis untuk berbagai kondisi jalan. Mode ini menawarkan karakter yang seimbang antara akselerasi, regenerasi energi dan kenyamanan berkendara dan cocok untuk penggunaan sehari-hari di perkotaan.

    Sport Mode adalah mode berkendara yang menjadi pilihan tepat bagi yang menginginkan performa yang lebih sporty dan agresif. Mode sport cocok untuk digunakan di jalan tol atau ketika ingin menyalip.

    Eco Mode adalah mode yang bisa meminimalisir energi dengan tujuan menghemat energi. Mode ini menjadi pilihan ideal saat mengemudi dalam kecepatan konstan.

    Sementara Off-road Mode cocok digunakan saat melintasi medan atau jalur tidak rata, memastikan distribusi torsi dan mengontrol traksi di lintasan bebatuan, tanah, dan kondisi jalan rusak.

    Terakhir ada Snow Mode, bisa dipilih untuk meredam torsi agar mendapatkan akselerasi lebih halus di permukaan licin. Pada kondisi iklim di Indonesia yang tropis, mode berkendara ini dapat digunakan pada jalan yang licin saat hujan deras ataupun berlumpur.

    Soal harga, generasi terbaru Nissan X-Trail ini ditawarkan dengan harga pre-booking mulai dari Rp 795 juta OTR Jakarta.

    (lua/riar)



    Sumber : oto.detik.com

  • Objek Wisata Alam di Kuningan, Ada Hutan Tengah Kota



    Kuningan

    Kabupaten Kuningan memiliki objek wisata baru Kajene Forest. Tempat ini menjadi hutan kota pertama di jantung kota.

    Forest Kajene berada di Jalan Siliwangi Cigembang, Kelurahan Purwawinangun, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Dibangun di lahan seluas 6 hektare, objek wisata hutan kota swasta itu diyakini dapat menjadi magnet bagi wisatawan baik lokal, regional, atau internasional datang ke Kabupaten Kuningan.

    Berbagai fasilitas tersedia di sini, di antaranya Minara Goodies (pusat oleh-oleh), Minara Mart (mini market), Minara Food Park (kuliner) dan Minara House (kafe).


    Arti Nama Kajene dan Minara

    Merujuk arsip detikjabar, nama Kajene diambil dari sejarah Kabupaten Kuningan pada era Kerajaan Pajajaran saat dipimpin oleh seorang adipati yang bijaksana bernama Arya Kamuning. Nama Kajene disematkan oleh Syekh Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati saat menjalankan misi menyebarkan Islam ke wilayah ini.

    Kajene berarti kuning atau emas yang juga berarti keagungan, dihormati dan dimuliakan. Nama itu dipilih dengan harapan area itu menjadi ikon Kabupaten Kuningan dan menjadi hutan kota swasta terbaik di Indonesia.

    Adapun Minara yang disematkan pada sejumlah fasilitas wisata di sana mempunyai makna filosofi yang dalam. Nama Minara berasal dari Bahasa Sansakerta yang artinya pencuri hati.

    Kajene Forest memiliki pembeda dengan berada di kawasan hutan yang semula hijau rimbun dan di antara pohon besar. Bahkan menjadi kawasan konservasi yang lebih tertata dan nyaman karena tidak satupun pohon-pohon besar di kawasan ini yang ditebang.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Padat, tapi Masih Bisa ‘Bernapas’



    Yogyakarta

    Saat liburan di Yogyakarta, kurang lengkap rasanya jika tidak mencoba Kereta Rel Listrik atau KRL Jogja-Solo yang menghubungkan Jogja, Klaten, dan Solo. Saat jam pulang kantor, KRL padat tetapi tidak berdesak-desakan laiknya Commuter Line Jabodetabek.

    Yogyakarta dan Solo sudah terhubung dengan kereta commuter line sejak lama, dengan kereta Prameks nan legendaris. Dulu, Prameks bertenaga diesel namun kemudian KA Prameks ‘pensiun’ pada 10 Februari.

    detiktravel mencoba melakukan perjalanan dengan KRL Jogja-Solo pada Jumat (22/8/2025), KRL itu beroperasi antara Stasiun Tugu di jantung Yogyakarta hingga Palur, yang jadi perbatasan antara Solo dan Karanganyar. Perjalanan dari Yogyakarta hingga Solo memakan waktu sekitar 1,5 jam.


    Hanya punya satu jalur, KRL Jogja-Solo itu berhenti di 13 stasiun, mulai dari stasiun Tugu Yogyakarta, Lempuyangan, Maguwo, Brambanan, Srowot, Klaten, Ceper, Delanggu, Gawok, Purwosari, Solo Balapan, Solo Jebres, hingga Palur.

    KRL Prameks Jogja-SoloKRL Jogja-Solo (bonauli/detikcom)

    KRL Jpgja-Solo itu mengangkut sekitar 16 gerbong. Pada pagi hari, KRL Jogja-Solo beroperasi dua kali dalam satu jam, namun saat sore hari hanya satu jam sekali.

    Mirip dengan KRL Jabodetabek, KRL Jogja-Solo dipadati oleh warga yang ngalaju (pulang-pergi) antara Yogyakarta dan Solo. Beruntung, detiktravel mendapatkan KRL Jogja-Solo saat tidak terlalu padat penumpang meskipun saat itu pukul 16.10 WIB, tepat saat orang pulang kerja.

    Naik dari Stasiun Stasiun Tugu bisa menguntungkan, karena peluang mendapatkan tempat duduk lebih besar. Kalau tempat duduk sudah penuh, penumpang hanya bisa berdiri dari stasiun awal hingga tujuan.

    Di KRL Jabodetabek biasanya penumpang berdiri ke segala arah yang penting bisa terangkut. Para penumpang berdesak-desakan, sampai-sampai tak berpegangan pada strap hanger pun tidak masalah karena nggak akan terjatuh akibat tertahan penumpang lain.

    Nah, di KRL Jogja-Solo lain cerita. Penumpang memang ada yang berdiri, namun lebih leluasa.

    Ini tentu pemandangan yang tak biasa bagi warga Jabodetabek. Penumpang masih memungkinkan untuk berbaris dengan rapi. Bisa dibilang semua terasa begitu berbeda, meski sama-sama KRL. Yang sehari-hari menggunakan moda KRL dari Bogor atau Depok atau Cisauk dan Bintaro ke Jakarta tak bisa tidak untuk bikin perbandingan. Sudah bisa terangkut saja syukur di jam-jam berangkat dan pulang kerja.

    Apalagi, pemandangan sepanjang perjalanan masih sangat hijau dan jauh dari hutan beton. Paling ramai, hanya permukiman.

    Dari sejumlah cerita penumpang lain, kepadatan dalam KRL Jogja-Solo bisa menyerupai KRL Jabodetabek saat libur sekolah atau akhir pekan. Saat jam-jam pulang atau berangkat kerja keramaian tergolong wajar.

    KRL Prameks Jogja-SoloKRL Jogja-Solo (bonauli/detikcom)

    Satu pembeda terakhir adalah tidak adanya gerbong khusus wanita di kedua ujung kereta. Semua gerbong dibuka untuk umum. Jadi tidak ada gerbong khusus perempuan.

    Tarif KRL Jogja-Solo flat sebesar Rp 8.000 sekali jalan, tidak seperti KRL yang memiliki tarif progresif atau bertambah sesuai jarak tempuh.

    Berikut jadwal KRL Yogyakarta-Palur:

    Jadwal keberangkatan Jogja-Solo dari Stasiun Tugu Yogyakarta yaitu pukul 05.05 WIB, 06.00 WIB, 07.05 WIB, 07.54 WIB, 08.49 WIB, 10.56 WIB, 12.07 WIB, 13.57 WIB, 15.01 WIB, 16.10 WIB, 17.35 WIB, 18.08 WIB, 20.15 WIB, 21.20 WIB dan 22.35 WIB.

    (bnl/fem)



    Sumber : travel.detik.com