Tag: pemecahan

  • Begini Cara Pecah Sertifikat Tanah Beserta Syarat dan Biayanya


    Jakarta

    Pecah sertifikat tanah adalah proses mengeluarkan penerbitan bukti kepemilikan baru pada bagian tanah yang ditentukan. Proses ini biasanya dipakai ketika sebidang tanah ingin dijual atau sebagai bagian dari warisan.

    Hal ini supaya tanah yang dijual clear atau ke depannya tidak akan ada sengketa tanah. Dalam pecah sertifikat tanah, kamu bisa melakukannya dengan bantuan notaris atau Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

    Selain itu, kamu juga bisa langsung datang ke kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) sesuai dengan domisili masing-masing. Bagi kamu yang mau pecah sertifikat tanah, bisa simak syarat dan caranya berikut ini, dikutip dari situs Kementerian ATR/BPN, Minggu (18/8/2024).


    Syarat Pecah Sertifikat Tanah

    1. Formulir permohonan yang sudah diisi dan ditandatangani pemohon atau kuasanya di atas materai cukup
    2. Surat kuasa apabila dikuasakan
    3. Fotokopi identitas pemohon (KTP) dan kuasa apabila dikuasakan, yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket
    4. Fotokopi akta pendirian dan pengesahan badan hukum yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket, bagi badan hukum
    5. Sertifikat Asli
    6. Rencana Tapak/Site Plan dari Pemerintah Kabupaten/Kota setempat

    Keterangan

    1. Identitas diri
    2. Luas, letak dan penggunaan tanah yang dimohon
    3. Pernyataan tanah tidak sengketa
    4. Pernyataan tanah dikuasai secara fisik
    5. Alasan pemecahan

    Biaya Pecah Sertifikat Tanah

    Biaya yang dikenakan variatif karena dihitung berdasarkan jumlah bidang dan luas masing-masing bidang pemecahan. Kamu bisa melakukan simulasinya di situs resmi Kementerian ATR/BPN. Adapun, penyelesaian pemecahan sertifikat tanah akan memakan waktu hingga 15 hari kerja.

    Cara Pecah Sertifikat Tanah

    Kamu dapat mendatangi langsung kantor BPN sesuai domisili masing-masing untuk pemisahan sertifikat tanah. Pemecahan juga bisa dilakukan dengan bantuan notaris atau PPAT. Berikut alur pemecahan sertifikat tanah:

    1. Melengkapi persyaratan administrasi
    2. Datang ke kantor pertanahan sesuai domisili
    3. Isi formulir permohonan pecah sertifikat tanah
    4. Serahkan berkas persyaratan ke petugas loket pendaftaran
    5. Melakukan pembayaran untuk pemisahan sertifikat tanah
    6. Petugas kantor pertanahan akan melakukan pengukuran tanah ke lokasi pemohon
    7. Penerbitan sertifikat akan diproses segera oleh BPN
    8. Sertifikat dapat diambil di loket penyerahan kantor pertanahan.
    9. Pemilik tanah yang mewakilkannya PPAT wajib memberi imbal jasa sesuai kesepakatan dengan notaris.

    Itulah cara memecah sertifikat tanah. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    Lihat juga Video ‘Sertifikat Dan Beli Tanah Atau Rumah Baru’:

    [Gambas:Video 20detik]

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat! Ini Cara Pecah Sertifikat Tanah



    Jakarta

    Pecah sertifikat tanah menjadi proses ketika sebidang tanah ingin dijual sebagian atau pembagian warisan tanah. Proses ini dilakukan dengan pengeluaran bukti kepemilikan baru pada bagian tanah yang ditentukan.

    Pecah sertifikat tanah juga menjadi langkah yang tepat jika suatu saat tanah yang dijual clear dan tidak akan ada sengketa tanah. Dalam pecah sertifikat tanah, kamu bisa melakukannya dengan bantuan notaris atau Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

    Proses juga bisa langsung datang ke kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) sesuai dengan domisili masing-masing. Bagi kamu yang mau pecah sertifikat tanah, bisa simak syarat dan caranya berikut ini, dikutip dari situs Kementerian ATR/BPN.


    Syarat Pecah Sertifikat Tanah

    1. Formulir permohonan yang sudah diisi dan ditandatangani pemohon atau kuasanya di atas materai cukup
    2. Surat kuasa apabila dikuasakan
    3. Fotokopi identitas pemohon (KTP) dan kuasa apabila dikuasakan, yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket
    4. Fotokopi akta pendirian dan pengesahan badan hukum yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket, bagi badan hukum
    5. Sertifikat Asli
    6. Rencana Tapak/Site Plan dari Pemerintah Kabupaten/Kota setempat

    Keterangan

    1. Identitas diri
    2. Luas, letak dan penggunaan tanah yang dimohon
    3. Pernyataan tanah tidak sengketa
    4. Pernyataan tanah dikuasai secara fisik
    5. Alasan pemecahan

    Biaya Pecah Sertifikat Tanah

    Biaya yang dikenakan variatif karena dihitung berdasarkan jumlah bidang dan luas masing-masing bidang pemecahan. Kamu bisa melakukan simulasinya di situs resmi Kementerian ATR/BPN. Adapun, penyelesaian pemecahan sertifikat tanah akan memakan waktu hingga 15 hari kerja.

    Cara Pecah Sertifikat Tanah

    Kamu dapat mendatangi langsung kantor BPN sesuai domisili masing-masing untuk pemisahan sertifikat tanah. Pemecahan juga bisa dilakukan dengan bantuan notaris atau PPAT. Berikut alur pemecahan sertifikat tanah:

    1. Melengkapi persyaratan administrasi
    2. Datang ke kantor pertanahan sesuai domisili
    3. Isi formulir permohonan pecah sertifikat tanah
    4. Serahkan berkas persyaratan ke petugas loket pendaftaran
    5. Melakukan pembayaran untuk pemisahan sertifikat tanah
    6. Petugas kantor pertanahan akan melakukan pengukuran tanah ke lokasi pemohon
    7. Penerbitan sertifikat akan diproses segera oleh BPN
    8. Sertifikat dapat diambil di loket penyerahan kantor pertanahan.
    9. Pemilik tanah yang mewakilkannya PPAT wajib memberi imbal jasa sesuai kesepakatan dengan notaris.

    Itulah cara memecah sertifikat tanah. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Syarat Pecah Sertifikat Tanah, Cara, dan Biayanya


    Jakarta

    Pemecahan sertifikat tanah dilakukan untuk menerbitkan bukti kepemilikan baru dari bagian tanah yang telah ditentukan. Umumnya, tujuan pecah sertifikat tanah berkaitan dengan kepemilikan, memudahkan jual beli, pemanfaatan lahan, hingga warisan.

    Pecah sertifikat tanah penting untuk berbagai aspek kepemilikan, karena memberikan kepastian hukum bagi pemilik tanah. Dengan adanya sertifikat yang telah dipecah, hal ini juga bisa menghindari potensi sengketa tanah kedepannya.

    Syarat Pemecahan Sertifikat Tanah

    Dilansir laman Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR/BPN), berikut adalah syarat dokumen untuk pecah sertifikat tanah:


    1. Mengisi formulir permohonan yang sudah diisi dan ditandatangani pemohon/kuasanya di atas materai.
    2. Surat kuasa (jika dikuasakan).
    3. Fotokopi identitas pemohon menggunakan KTP dan pihak kuasa (jika dikuasakan). Identitas tersebut harus yang sudah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas.
    4. Sertifikat asli tanah.
    5. Fotokopi akta pendirian dan pengesahan badan hukum. Pastikan telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket, bagi badan hukum.
    6. Rencana tapak atau site plan dari Pemerintah Kabupaten/Kota setempat.

    Pastikan syarat dilengkapi dengan keterangan berikut:

    • Alasan pemecahan.
    • Identitas diri.
    • Luas, letak, dan penggunaan tanah yang ingin dipecah.
    • Pernyataan tanah tidak sengketa.
    • Pernyataan tanah dikuasai secara fisik.

    Cara Memecah Tanah yang Sudah Bersertifikat

    Untuk melakukan pecah sertifikat tanah, kamu bisa melakukannya dengan cara meminta bantuan notaris atau Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

    Bisa juga untuk langsung mengurusnya ke kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) sesuai dengan domisili masing-masing.

    Biaya Pecah Sertifikat Tanah

    Besaran biaya buah pecah sertifikat tanah akan dihitung sesuai jumlah bidang dan luas setiap bidang pemecahan.

    Sebagai contoh, berikut adalah simulasi dari biaya pemecahan sertifikat tanah:
    Jumlah: 4
    Luas tanah: 20.000 m2
    Penggunaan: Untuk non pertanian
    Provinsi: Jakarta

    Maka total biaya yang harus dibayar untuk pecah tanahnya adalah Rp 19.800.000 dengan rincian:
    -Biaya pengukuran Rp 19.600.000
    -Biaya pendaftaran Rp 200.000

    Sebagai informasi, perhitungan biaya di atas merupakan hasil simulasi berdasarkan situs Kementerian Agraria dan Tata Ruang. Untuk lama proses pecah sertifikat tanah di BPN berkisar 15 hari kerja.

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Hal yang Wajib Diketahui Sebelum Membeli Tanah Kavling


    Jakarta

    Tanah kavling merupakan deretan bidang tanah dalam satu kawasan yang sengaja dilakukan pemecahan sertifikatnya, baik oleh perorangan maupun badan usaha yang sah. Di atas tanah tersebut tidak ada bangunan sama sekali karena biasanya akan dipakai untuk proyek pembangunan.

    Pembelian kavling tanah tujuannya sama seperti pembelian tanah pada umumnya untuk pembangunan atau sebagai aset investasi.

    Perbedaan tanah kavling dengan tanah biasa adalah tanah kavling sudah dipecah menjadi beberapa bidang sehingga sertifikatnya juga sudah dipecah. Sementara, tanah biasa ada yang belum dipecah sertifikatnya.


    Ketika membeli tanah kavling ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar tidak tertipu. Dilansir detikFinance, berikut 5 hal yang wajib calon pembeli ketahui.

    1. Cek Sertifikat Tanah

    Saat membeli tanah, hal pertama yang harus dicek adalah sertifikat tanahnya. Apakah sertifikat tersebut masih berupa Hak Guna Bangunan (HGB) atau Sertifikat Hak Milik (SHM).

    Sebaiknya sertifikat tersebut sudah menjadi SHM. Jika masih berupa Hak Guna Bangunan (HGB), tanyakan pada pihak developer atau penjual, siapa yang akan menanggung biaya peningkatan hak menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM).

    2. Cari Tahu Asal Usul Tanah

    Saat ini marak tanah yang status kepemilikannya ganda. Setiap tanah seharusnya hanya dimiliki 1 kepemilikan saja. Tanah dengan kepemilikan ganda sebaiknya tidak dibeli.

    Jangan beli juga tanah kavling bekas kuburan, bekas tempat sampah, rumah ibadah. Secara feng shui tanah-tanah tersebut disebut tak baik. Apabila tanah tersebut bekas kebun dan sawah, tidak masalah.

    Sebelum membeli lahan juga sebaiknya mencari informasi di kelurahan atau kecamatan di wilayah tersebut. Libatkan RT/RW sebagai saksi pada transaksi, jangan mau terima jadi dengan kertas bertanda tangan RT/RW.

    3. Periksa Batas Tanah Kavling

    Saat membeli tanah kavling biasanya tertera keterangan luas tanah tersebut, tetapi sebelum benar-benar membelinya, periksa kembali batas dan luas tanah tersebut. Bisa saja batas tanah yang dijelaskan pihak penjual ternyata berbeda dengan yang tertulis di sertifikat.

    4. Akses jalan

    Hal terpenting ketika membeli tanah adalah di sekitarnya juga sudah tersedia fasilitas umum seperti jalan. Jalan merupakan aspek penting bagi pembeli tanah yang hendak membangun perumahan. Pilih akses jalan yang dapat melintas dua mobil kiri kanan.

    5. Cek Area di Sekitar Tanah

    Hindari membeli tanah kavling dekat jalur listrik bertengangan tinggi, jalur pipa gas, jalur rel kereta, area bandara, dan tepi sungai. Antisipasi juga tergusur oleh pembangunan fasilitas umum.

    Selain itu, cek apakah sudah ada pembangunan di sekitar tanah tersebut. Jika belum ada, pastikan dalam waktu dekat apakah ada proyek. Jangan sampai di sekitar tanah tersebut tetap kosong selama puluhan tahun ke depan agar. Hal tersebut dapat berpengaruh pada nilai tanah dan akan lebih sulit dijual nantinya apabila wilayah tersebut tidak berkembang.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Seleksi Bakat Skolatik LPDP 2025 Tahap 2



    Jakarta

    Seleksi bakat skolastik (SBS) LPDP 2025 tahap 2 sebentar lagi digelar. Ujian ini merupakan tahap krusial bagi ribuan pendaftar yang bermimpi meraih beasiswa LPDP.

    Seleksi bakat skolastik tak hanya menguji kemampuan akademik, tetapi juga kecermatan, logika, hingga manajemen waktu peserta. Jenis soal SBS terdiri dari pertanyaan numerik, verbal, hingga penalaran.

    Oleh karena itu, penting bagi calon penerima beasiswa LPDP untuk mengetahui apa saja yang harus disiapkan sebelum hari-H. Selain strategi mengerjakan soal, peserta juga harus tahu hal-hal teknis untuk menghindari kendala selama ujian.


    Mengutip unggahan Instagram @lpdp_ri, Jumat(12/9/2025), berikut hal-hal yang harus diketahui sebelum SBS berlangsung:

    1. Durasi Tes

    Total durasi yang akan diikuti peserta seleksi bakat skolastik adalah sekitar 90 menit. Waktu tersebut terbag untuk tiga jenis soal yakni:

    – Penalaran verbal: 23 soal selama 30 menit
    – Penalaran kuantitatif: 25 soal selama 40 menit
    – Pemecahan masalah: 12 soal selama 20 menit

    2. Ikuti Simulasi

    LPDP telah menyediakan simulasi atau try out seleksi bakat skolastik. Simulasi ini tersedia pada 10-12 September 2025.

    Dengan simulasi tes, peserta bisa mengecek persiapan perangkat, menguji kesiapan aplikasi, menguji koneksi internet masing-masing, meningkatkan pemahaman atas prosedur tes, dan membiasakan diri terhadap aplikasi ujian.

    3. Pakai 2 Perangkat

    Selam seleksi bakat skolastik, peserta harus menyediakan dua perangkat. Satu buah desktop PC atau laptop dan satu buah unit handphone yang memiliki fitur kamera depan atau belakang.

    4. Helpdesk

    Pada seleksi LPDP tahun ini, peserta tidak dapat menyampaikan kendala lewat helpdesk Telegram. Namun, peserta bisa menyampaikan kebutuhan secara langsung kepada pegawas ujian saat try out atau pelaksanaan ujian berlangsung.

    Layanan bantuan via Telegram sudah tidak tersedia. Sehingga, peserta bisa memantau secara berkala informasi dari media sosial LPDP untuk mengetahui kanal layanan terbaru.

    5. Verifikasi Sebelum Ujian

    Sebelum ujian berlangsung, peserta wajib melakukan verifikasi dahulu bersama pengawas ujian lewat zoom meeting. Pengawas nantinya akan mengarahkan peserta.

    Peserta masuk ke halaman ujian pada aplikasi setelah lolos verifikasi. Lalu, akses akan diberikan pengawas agar peserta bisa melaksanakan ujian.

    6. Aplikasi Tes

    Aplikasi tes yang akan digunakan untuk seleksi bakat skolastik adalah aplikasi tes/exambrowser terbaru yang disediakan LPDP. Agar aplikasi ini bisa dilankan, pastikan laptop dapat berjalan lancar ketika mengaksesnya.

    Jadwal Seleksi Bakat Skolastik LPDP 2025 Tahap 2

    Jadwal seleksi bakat skolastik LPDP tahap 2 ini berlangsung selama 15-19 September 2025 dengan pembagian sesi:

    – Sesi pagi: 07.45-11.30 WIB
    – Sesi siang: 12.45-16.30 WIB
    – Sesi siang khusus Jumat: 13.15-17.00 WIB

    Demikian informasi mengenai seleksi bakat skolastik LPDP 2025 tahap 2. Selamat menjalankan ujian.

    (cyu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Lolos Seleksi Administrasi Beasiswa LPDP, Jangan Lupa Simulasi Ini


    Jakarta

    Rangkaian seleksi beasiswa LPDP telah melalui pengumuman hasil sanggah pada 8 September 2025. Selanjutnya, pendaftar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan sanggahnya akan melalui Seleksi Bakat Skolastik (SBS).

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan mengingatkan, ada simulasi Seleksi Bakat Skolastik yang harus diikuti peserta.


    “Peserta SBS wajib mengikuti Simulasi SBS sesuai jadwal yang ditentukan LPDP yaitu di tanggal 10 sampai 12 September 2025,” tulis LPDP pada laman resminya, dikutip Rabu (10/9/2025).

    Adapun peserta beasiswa LPDP tahap 2 program Beasiswa Reguler yang harus mengikuti Seleksi Bakat Skolastik yakni mereka yang belum memperoleh dokumen persyaratan Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari kampus tujuannya.

    Seleksi Bakat Skolastik dijadwalkan berlangsung pada 10-25 September 2025. Pengumuman hasil SBS akan disampaikan pada 2 Oktober 2025

    Sementara itu, peserta Beasiswa Reguler yang mendaftar dengan LoA Unconditional sesuai dengan ketentuan LPDP bisa melanjutkan ke tahap Seleksi Substansi tanpa mengikuti Seleksi Bakat Skolastik. Seleksi Substansi akan berlangsung pada 7 Oktober-19 November, dengan pengumuman hasil pada 27 November 2025 .

    Seleksi Bakat Skolastik & Simulasi

    Seleksi Bakat Skolastik menguji aspek-aspek kemampuan berpikir kritis dan logis pelamar beasiswa. Seleksi ini terdiri dari penalaran verbal, penalaran kuantitatif, dan pemecahan masalah.

    Simulasi Seleksi Bakat Skolastik bertujuan untuk mengecek kesiapan perangkat, memahami prosedur tes, dan mengenali tampilan aplikasi ujian, dikutip dari unggahan akun Instagram @lpdp_ri.

    Siapkan perangkat komputer atau laptop serta smartphone untuk ujian. Pasang juga aplikasi exam browser versi terbaru sesuai panduan LPDP.

    Informasi Seleksi Bakat Skolastik beasiswa LPDP lebih lanjut bisa dicek di buku panduan resminya pada akun masing-masing di https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id.

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Hasil Sanggah Administrasi Beasiswa LPDP Tahap 2 Diumumkan, Tahap Selanjutnya?


    Jakarta

    Hasil sanggah seleksi administrasi beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tahap 2 tahun 2025 diumumkan sejak Senin (8/9/2025). Pengumuman hasil seleksi bisa diakses melalui tautan https://pengumumanlpdp.kemenkeu.go.id/.

    Seperti yang diketahui, sanggah adalah tahapan untuk mengakomodir putusan ketidaklulusan pada seleksi administrasi. Tahap ini ditujukan untuk peserta yang tidak lulus seleksi administrasi tapi merasa sudah memenuhi semua ketentuan dan persyaratan yang sedang berlaku.

    Peserta yang hasil sanggahnya diterima oleh tim LPDP akan dinyatakan lolos seleksi administrasi dan melanjutkan ke tahap Seleksi Bakat Skolastik dan Seleksi Substansi. Lalu bagaimana cara cek hasil sanggah administrasi beasiswa LPDP ini?


    Dikutip dari media sosial Instagram LPDP dan arsip detikEdu, Selasa (9/9/2025) cek informasinya di sini ya!

    Cara Cek Hasil Sanggah Administrasi Beasiswa LPDP

    Adapun untuk melihat hasil sanggah administrasi beasiswa LPDP sama seperti cara cek hasil seleksi administrasi sebelumnya, tahapannya yaitu:

    1. Buka laman pengumuman resmi LPDP di https://pengumumanlpdp.kemenkeu.go.id/
    2. Isikan Nomor Induk Kependudukan (NIK)
    3. Isikan alamat email
    4. Isikan tempat lahir
    5. Isikan bulan, tanggal, dan tahun lahir
    6. Pilih menu “Daftar Beasiswa”
    7. Klik “Status”
    8. Website akan menampilkan status kelulusan
    9. Peserta yang akan mendapatkan keterangan apakah sanggah diterima atau tidak.

    Untuk peserta yang diterima, tim LPDP mengucapkan selamat dan menunggu informasi tentang tes tahap selanjutnya. Sedangkan yang belum berhasil, diharapkan untuk tidak berkecil hati.

    “Buat yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Ini saatnya belajar dari pengalaman, persiapkan diri lebih matang untuk kesempatan berikutnya,” kata LPDP dalam postingan Instagram resminya.

    Tahap Lanjutan Seleksi Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2025

    Peserta yang lolos seleksi administrasi akan melanjutkan ke tahapan Seleksi Bakat Skolastik. Berdasarkan jadwal resminya, Seleksi Bakat Skolastik akan berlangsung pada 15 September 2025 mendatang.

    Tes Bakat Skolastik LPDP adalah ujian berbasis komputer (Computer Based Test/CBT) yang bertujuan menilai potensi akademik peserta. Seleksi ini akan fokus mengujikan kemampuan berpikir kritis, numerik, dan verbal yang menjadi pondasi keberhasilan dalam studi lanjutan.

    Mengutip arsip detikEdu, Seleksi Bakat Skolastik terdiri dari tiga subtes, yaitu:

    • Penalaran Verbal (23 soal dalam 30 menit): Mengukur kemampuan memahami informasi dan menarik kesimpulan dari teks tertulis.
    • Penalaran Kuantitatif (25 soal dalam 40 menit): Menilai kemampuan matematika dasar, logika numerik, dan analisis data.
    • Pemecahan Masalah (12 soal dalam 20 menit): Menguji kemampuan menyelesaikan persoalan kompleks melalui logika dan pemikiran strategis.
    • Total waktu tes bakat skolastik adalah 90 menit.

    Informasi lebih lanjut terkait tahap simulasi dan sesi ujian akan diumumkan lebih lanjut oleh tim LPDP.

    Jadwal Seleksi LPDP 2025 Tahap 2

    • Pendaftaran: Ditutup 30 Juni 2025
    • Seleksi administrasi: 1-21 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 22 Agustus 2025
    • Masa sanggah hasil seleksi administrasi: 23 Agustus 2025
    • Pemrosesan sanggah hasil seleksi administrasi: 26 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil sanggah seleksi administrasi: 8 September 2025
    • Seleksi bakat skolastik: 15 September 2025
    • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 2 Oktober 2025
    • Seleksi substansi: 7 Oktober 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 27 November 2025

    Itulah informasi terkait pengumuman hasil sanggah seleksi administrasi LPDP tahap 2 tahun 2025. Semoga hasil milikmu sesuai ya detikers!

    (det/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Uniknya Balap Sepeda Gunung Ini: Bikepackers


    Kulon Progo

    Di zaman modern saat ini, semakin banyak perpaduan olahraga yang bisa dinikmati oleh masyarakat. Salah satunya adalah Bikepackers, apa itu?

    Konsep olahraga Bikepackers ini memang belum lazim di Indonesia, tapi sudah jamak dilakukan di negara. Bikepackers bukan hanya sekadar bersepeda, tetapi merupakan olahraga petualangan yang memadukan kegiatan bersepeda jarak jauh, camping, dan backpacking, yang menekankan eksplorasi alam dengan budget minimalis menggunakan sepeda.

    Salah satu produsen sepeda terkenal di Indonesia, Polygon, membawa konsep itu dalam rangka memperingati Hari Pariwisata Sedunia yang jatuh pada 27 September. Acara Bikepackers tersebut mengajak 250 peserta untuk berkemah satu malam sekaligus menikmati serunya orienteering dengan bersepeda.


    Bertempat di Desa Wisata Tinalah, Kulon Progo, DI Yogyakarta, Bikepackers digelar 27-28 September lalu. Desa Wisata Tinalah dipilih karena dianggap lokasi yang sempurna untuk para peserta menelusuri kekayaan Indonesia lebih jauh, sambil olahraga bersepeda.

    Mengusung tema Bikepackers Escape, Nurul Ilmi selaku Project Manager Bikepackers dan Brand Activation Polygon Bikes menjelaskan makna escape adalah sebuah pelarian.

    “Escape berarti sebuah pelarian yang bagi para pesepeda dan petualang ini adalah waktu mereka untuk bisa keluar dari rutinitas yang padat. Sekaligus pelarian bagi kami untuk keluar dari rangkaian Bikepackers yang biasa kami lakukan sebelumnya, dengan membawa sesuatu yang baru dan berbeda pengalamannya,” papar Ilmi dalam rilis kepada detikSport.

    Untuk kali ini, Polygon menghadirkan empat bintang utama yang sudah lama dikenal namanya dalam bidang petualangan maupun gowes jarak jauh, yakni Agam Rinjani, Arsal Bahtiar, Misbahuddin, dan Teuku Islahuddin.

    Bikepackers Escape 2025Bikepackers Escape 2025, (Foto: dok.Bikepackers Escape 2025)

    “Karena Rinjani punya semua keindahan dan karakter gunung. Mau savana seperti Merbabu? Di Rinjani ada. Mau danau seperti di Semeru? Di Rinjani juga ada. Trek pendakian hutan kering seperti di Tambora? Di Rinjani juga ada,” ujar Agam.

    Menantang Zona Nyaman: Peserta Harus Mencari Rute Orienteering-nya Sendiri!

    “Air!” protes salah satu peserta ketika ia harus mengangkat sepedanya dari sungai yang membentang di hadapannya.

    Kental dengan rutenya yang menantang dan orienteering-nya yang tanpa ampun, seluruh peserta ditantang untuk bisa keluar dari zona nyaman mereka dengan tantangan yang membawa ciri khas alam maupun budaya di dalamnya. Seperti pemecahan sandi salah satunya yang bekerja sama dengan museum Sandi.

    Peserta dibagi atas dua kategori, Individual Adventurer dan Family Explorer, yang berarti peserta diberikan kebebasan apakah ingin menjelajah secara individu bersama komunitas, atau menjelajah keseruan berpetualang dalam keluarga yang tentunya menyuguhkan petualangan berbeda namun tetap menantang.

    Bekerja sama dengan 5500 by Rute Syahdu, kategori Individual Adventurer harus menentukan sendiri jalur menuju tujuh checkpoint yang telah ditentukan. Menaklukkan tujuh checkpoint, 35 kilometer, dan elevasi 650 meter.

    “Tantangannya adalah bagaimana peserta tidak nyasar dengan rute yang dibuatnya sendiri,” jelas Yoan Narotama selaku pendiri acara 5500..

    “Yang paling asyik adalah makan semangka di tengah sawah,” ucap Gaffar Aiman.

    Tidak kalah menarik, ada juga acara Family Explorer fokus pada pembangunan ikatan orang tua dengan anaknya. Mereka harus menyelesaikan satu misi ke misi lainnya, dari mewarnai sepeda, bersepeda melewati rintangan, gasing, dakon, hingga egrang.

    “Saya ingin mengenal Indonesia lebih jauh. Dengan banyak budaya dan alam, ingin mendorong anak muda dengan kegiatan positif,” ucap Arsal Bahtiar, overland content creator yang baru saja menyelesaikan misinya menjelajahi Sulawesi bulan Agustus lalu.

    “Ternyata Indonesia itu orangnya ramah. Perjalanan pertama saya Overland berkesan, yang awalnya cuma mau sekali seumur hidup, akhirnya berlanjut hingga ke Sumatera dan Sulawesi,” lanjutnya.

    Bikepackers Escape 2025Bikepackers Escape 2025. (Foto: dok.Bikepackers Escape 2025)

    Teuku Islahuddin atau akrab disapa Udin, pecinta gowes jarak jauh turut membagikan pengalamannya di acara ini. Dia berhasil lulus dari Bentang Jawa 2024, Everesting Challenge dengan mencapai elevation gain 8.848 meter, hingga 5500 Chapter Bandung 2025. Sepakat dengan Arsal, Teuku Islahuddin atau akrab disapa Udin ini memaparkan alasannya ikut Bentang Jawa adalah untuk mengenal pulau Jawa dari ujung ke ujung lain.

    Acara ditutup dengan penanaman pohon serta membersihkan sampah, sebuah tradisi dari Bikepackers yang selalu dijaga.

    Sejalan dengan visi yang dibangun sejak pertama kali event ini didirikan, yaitu menjadi jawaban bagi penggiat petualang yang jenuh atas rutinitas pasca masa pembatasan sosial COVID 19, Bikepackers terus dikembangkan untuk bisa menjawab tantangan masyarakat yang mudah jenuh pada pola kegiatan yang selalu sama.

    “Acara ini bukan hanya soal bersepeda, tapi tentang bagaimana kita sebagai manusia bisa menjalin hubungan baru-dengan sesama peserta, budaya, komunitas lokal, dan tentu saja alam. Pada akhirnya, kami ingin mengingatkan bahwa manusia tidak pernah hidup sendiri; kita adalah bagian dari kelompok besar yang saling peduli dan saling menjaga,” papar Alda.

    (mrp/ran)



    Sumber : sport.detik.com