Tag: pemerintah brunei darussalam

  • 5 Beasiswa Luar Negeri yang Dibuka Januari 2025, Yuk Persiapkan Mulai Sekarang!


    Jakarta

    Awal tahun menjadi waktu yang tepat untuk mempersiapkan diri mendaftar beasiswa luar negeri. Bagi kalian yang akan mendaftar beasiswa sebagai salah satu resolusi tahun ini, maka informasi beasiswa yang dihimpun oleh detikEdu ini bakal menarik bagi kalian.

    Ada sejumlah beasiswa luar negeri yang dibuka pendaftarannya pada awal Januari 2025. Ayo simak selengkapnya!

    Beasiswa Luar Negeri yang Buka Januari 2025

    1. Beasiswa Turkiye Burslari

    Pendaftaran beasiswa Turkiye Burslari 2025 dimulai 10 Januari-20 Februari 2025. Beasiswa ini terdiri dari S1, S2, S3, dan riset.


    Dikutip dari laman resminya, pendaftaran beasiswa Turkiye Burslari terintegrasi dengan pendaftaran ke perguruan tinggi mitra di Turki. Apabila lolos sebagai penerima beasiswa, mahasiswa akan mendapat penempatan perguruan tinggi dan departemen.

    Syarat Umum:

    • Pendaftar S1 berusia di bawah 21 tahun
    • Pendaftar S2 berusia di bawah 30 tahun
    • Pendaftar S3 berusia di bawah 35 tahun
    • Pendaftar beasiswa riset berusia di bawah 50 tahun
    • Sudah atau akan lulus studi dari jenjang sebelumnya pada tahun beasiswa.

    Informasi selengkapnya mengenai beasiswa Turkiye Burslari 2025 bisa dilihat di https://www.turkiyeburslari.gov.tr/ dan Instagram @turkiyeburslari.

    2. Beasiswa MEXT Khusus Guru

    Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Jepang (MEXT) menawarkan beasiswa MEXT khusus guru.

    Beasiswa MEXT Jepang khusus guru akan berjalan selama 1 tahun 6 bulan. Pada 6 bulan pertama ditujukan untuk belajar bahasa Jepang.

    Penerima beasiswa akan mendapatkan pelatihan dalam cara mengajar, membuat rencana belajar-mengajar yang efektif, dan materiain yang dapat meningkatkan kemampuan guru.

    Masa pendaftaran beasiswa MEXT Jepang khusus guru dibuka pada 24 Desember 2024-22 Januari 2025. Pengumuman lengkap beasiswa MEXT Jepang khusus guru dapat dilihat melalui https://www.id.emb-japan.go.jp/itpr_id/sch_tt.html.

    3. Beasiswa Kementerian Luar Negeri Brunei Darussalam

    Kementerian Luar Negeri Brunei Darussalam membuka pendaftaran beasiswa diploma, S1, dan S2 untuk tahun akademik 2025/2026. Beasiswa ini diperbolehkan untuk pelajar Indonesia yang belum pernah studi di Brunei.

    Beasiswa Pemerintah Brunei Darussalam ini tersedia di 5 kampus yang bisa dipilih yaitu Universiti Brunei Darussalam (UBD), Universiti Islam Sultan Sharif Ali (Unissa), Universiti Teknologi Brunei (UTB), Kolej Universiti Perguruan Ugama Seri Begawan (KUPU SB), atau Politeknik Brunei (PB).

    Pendaftaran beasiswa ini paling lambat 15 Februari 2025. Informasi beasiswa Brunei Darussalam 2025 dapat disimak melalui laman resminya di https://www.mfa.gov.bn/Pages/online-bdgs.aspx.

    4. Beasiswa MEXT Japanese Studies 2025 untuk Mahasiswa

    Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi Jepang (MEXT) membuka beasiswa MEXT Japanese Studies 2025 untuk mahasiswa. Beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa S1 dan D4 jurusan sastra/pendidikan bahasa Jepang.

    Perlu digarisbawahi, beasiswa ini bersifat non gelar. Beasiswa berdurasi 1 tahun. Penerima beasiswa akan mendalami bahasa dan kebudayaan Jepang di universitas Jepang pada September/Oktober 2025-Agustus/September 2026. Di akhir program, penerima beasiswa akan mendapat sertifikat.

    Pendaftar beasiswa wajib memiliki kemampuan bahasa Jepang dengan menyertakan bukti sertifikat Nihongo Noryoku Shiken atau JLPT yang terbit pada/setelah Januari 2023 jika ada. Pendaftar berusia maksimal 29 tahun pada tanggal 1 April 2025, atau lahir antara 2 April 1995 sampai 1 April 2007.

    Jika kalian tertarik, bisa melihat informasinya di https://www.id.emb-japan.go.jp/itpr_id/sch_js.html.

    5. Beasiswa Mitsui Bussan

    Beasiswa Mitsui Bussan untuk Indonesia dibuka pada 13 Januari 2025. Pelamar beasiswa ini harus berusia di bawah 20 tahun per 1 April 2025 dan belum menikah.

    Pelamar beasiswa Mitsui Bussan harus sudah menyelesaikan SMA dengan konsentrasi IPA atau IPS dengan nilai minimal 80 atau lebih tinggi pada beberapa mata pelajaran tertentu dalam dua semester terakhir berturut-turut.

    Apabila pendaftar menggunakan Kurikulum Merdeka, maka pendaftar harus menentukan mata kuliah yang akan diambil, IPA atau IPS dalam proses seleksi, tergantung mata pelajaran yang diambil di SMA.

    Informasi selengkapnya mengenai beasiswa ini bisa dilihat di https://www.mbkscholarship-id.com/japan-scholarship-prospectus-2025/.

    (nah/pal)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • 5 Beasiswa S1-S3 ke Luar Negeri Tanpa Syarat TOEFL/IELTS, Intip Yuk!



    Jakarta

    Bisa melanjutkan studi di kampus luar negeri adalah impian bagi sebagian orang. Namun, tak semua bisa mewujudkannya karena merasa punya keterbatasan.

    Salah satunya dalam berbahasa Inggris. Masih banyak masyarakat yang menganggap bahwa kuliah ke luar negeri harus memiliki skor kemampuan bahasa Inggris tinggi terlebih dahulu seperti TOEFL atau IELTS.

    Namun ternyata ada beberapa beasiswa ke luar negeri yang tidak menjadikan nilai TOEFL/IELTS sebagai syaratnya. Apa saja beasiswa tersebut? Mengutip unggahan Instagram @hasanuddin_univ, berikut daftarnya:


    Beasiswa S1-S3 ke Luar Negeri Tanpa Syarat TOEFL

    1. Turkiye Burslari Scholarship

    Beasiswa ini bisa dicoba untuk mahasiswa S1, S2, S3 hingga doktor penelitian. Tidak ada syarat kemampuan bahasa Inggris, melainkan bahasa Turki.

    Tak hanya memberikan bantuan pendidikan dan hidup saja, Turkiye Burslari Scholarship juga akan menjamin mahasiswa ditempatkan di universitas terbaik di Turki.

    Berikut syarat-syarat yang harus dipenuhi jika ingin mendaftar beasiswa ini:

    • Bukan warga negara Turki
    • Bagi pendaftar S1 berusia tidak lebih dari 21 tahun
    • Bagi pendaftar S2 berusia tidak lebih dari 30 tahun
    • Bagi pendaftar S3 berusia tidak lebih dari 35 tahun
    • Bagi pendaftar research program berusia tidak lebih dari 45 tahun
    • Memiliki nilai ijazah pendidikan terakhir minimal 70 bagi pendaftar S1
    • Memiliki nilai ijazah pendidikan terakhir minimal 75 bagi pendaftar S2 dan S3
    • Memiliki nilai ijazah pendidikan terakhir minimal 90 bagi pendaftar jurusan kedokteran

    2. Seoul National University Graduate Fall

    Bagi detikers yang bermimpi kuliah di Korea Selatan, beasiswa ini dapat menjadi kesempatan yang bisa dicoba. Ditambah, tak ada syarat skor TOEFL ataupun IELTS.

    Penerima manfaat beasiswa ini akan mendapatkan fasilitas biaya kuliah, biaya hidup, biaya buku dan penelitian, dan asuransi kesehatan. Untuk bisa mendaftar beasiswa ini, berikut beberapa syarat yang harus dipenuhi:

    • Menyiapkan study plan
    • Menyiapkan personal statement
    • Menyiapkan letter of reference
    • Tidak terbatas usia
    • Tidak ada persyaratan GPA

    3. Deutscher Akademischer Austauschdienst (DAAD)

    DAAD adalah salah satu beasiswa yang bisa dicoba bagi detikers yang ingin kuliah di Jerman. Beasiswa ini berlaku bagi mahasiswa calon mahasiswa magister, doktoral atau pascadoktoral.

    Beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk mendaftar beasiswa ini yakni:

    • Telah menyelesaikan gelar sarjana atau berada di tahun terakhir studi (bagi pelamar S2)
    • Telah menyelesaikan gelar magister atau berada di tahun terakhir studi (bagi pelamar S3)
    • Mempunyai prestasi akademis yang tinggi
    • Memiliki tingkat bahasa Jerman menengah
    • Tidak ada batasan usia tetapi ada waktu maksimal antara menyelesaikan gelar sarjana dan mengambil hibah

    4. Brunei Darussalam Government Scholarship

    Beasiswa ini bersumber langsung dari Pemerintah Brunei Darussalam. Beasiswa berlaku bagi calon mahasiswa D3, S1 dan S2 dari negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI), ASEAN, Persemakmuran, dan asosiasi lainnya.

    Mau coba beasiswa dari negara tetangga Indonesia ini? Berikut syarat-syarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu:

    • Warga negara ASEAN, Persemakmuran, dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI)
    • Berusia maksimal 25 tahun untuk program diploma dan sarjana, serta kurang dari 35 tahun untuk program magister
    • Pelamar bukan warga negara Brunei Darussalam
    • Penerima beasiswa diperbolehkan bekerja selama di Brunei
    • Penerima beasiswa wajib kembali ke negara asal setelah masa studi selesai

    5. Russian Government Scholarship

    Beasiswa ini juga disediakan oleh Pemerintah Rusia untuk pelajar internasional termasuk dari Indonesia. Bantuan beasiswa bisa dimanfaatkan untuk melanjutkan studi S1, S2 atau S3.

    Apa saja syarat untuk mendaftar beasiswa ini? Berikut di antaranya:

    • Bukan warga negara Federasi Rusia
    • Memiliki batas maksimal usia untuk S1 23 tahun, S2 25 tahun, dan S3 35 tahun.
    • Memiliki nilai rata-rata ijazah pendidikan terakhir minimal 80
    • Mempunyai kemampuan bahasa Rusia minimal di level B1, dan bahasa Inggris di level B2
    • Sehat secara jasmani dan rohani
    • Mempunyai minat yang tinggi terhadap bidang studi yang dipilih serta berkomitmen untuk menyelesaikan studi di Rusia

    Nah, itulah beberapa beasiswa ke luar negeri yang tidak mensyaratkan nilai TOEFL/IELTS. Detikers tertarik daftar yang mana?

    (cyu/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Brunei Darussalam 2025, Ada Uang Saku Plus Tempat Tinggal


    Jakarta

    Kementerian Luar Negeri Brunei Darussalam membuka pendaftaran beasiswa diploma, S1, dan S2 tahun akademik 2025/2026. Pelajar asal Indonesia yang belum pernah studi di Brunei dapat mendaftar.

    Beasiswa Pemerintah Brunei Darussalam ini tersedia di 5 kampus. Calon pendaftar bisa memilih Universiti Brunei Darussalam (UBD), Universiti Islam Sultan Sharif Ali (Unissa), Universiti Teknologi Brunei (UTB), Kolej Universiti Perguruan Ugama Seri Begawan (KUPU SB), atau Politeknik Brunei (PB).

    Dikutip dari laman resminya, penerima akan mendapat tunjangan hidup hingga tempat tinggal di samping komponen lainnya. Simak info selengkapnya di bawah ini.


    Beasiswa S1-S2 Brunei Darussalam 2025

    Berikut sejumlah komponen beasiswa Pemerintah Brunei Darussalam 2025:

    • Bebas biaya kuliah termasuk biaya penerimaan, ujian, pendaftaran, dan orientasi
    • Tiket pesawat kelas ekonomi ke Brunei Darussalam dari negara asal/negara domisili penerima beasiswa sebelum dan setelah menyelesaikan studi/PP
    • Tunjangan pribadi BND 500 atau Rp 5,9 juta per bulan
    • Tunjangan makan BND 150 atau Rp 1,79 juta per bulan
    • Tunjangan buku sebesar BND 600 atau Rp 7,1 juta
    • Akomodasi perguruan tinggi
    • Jatah bagasi untuk pengiriman barang-barang pribadi penerima beasiswa ke negara asal/negara domisili setelah menyelesaikan studi senilai:

    – BND 250 (Rp 2,9 juta) bagi pengiriman ke negara ASEAN.

    – BND 500 (Rp 5,9 juta) bagi pengiriman ke negara di luar kawasan ASEAN.

    • Perlindungan asuransi komprehensif selama program, tetapi pelajar disyaratkan juga memiliki asuransi pribadi sebelum keberangkatan.

    Syarat Beasiswa

    • Pelamar diploma dan S1 berusia maksimal 25 tahun pada 1 Juli 2025.
    • Pelamar S2 berusia maksimal 25 tahun per 1 Juli 2025.
    • Mahir berbahasa Inggris dengan memenuhi salah satu kondisi di bawah ini:

    – Skor IELTS minimal 6.0

    – Skor TOEFL minimal 550

    – Credit 6 pada GCE O Level Examination

    – Grade C pada English IGCSE (as Second Language).

    • Belum pernah belajar di perguruan tinggi Brunei.
    • Mendaftar paling lambat 15 Februari 2025.
    • Khusus peminat Universiti Brunei Darussalam (UBD) juga harus melengkapi aplikasi online melalui https://apply.ubd.edu.bn/orbeon/uis-welcome/ Pelamar.
    • Khusus peminat Universiti Teknologi Brunei (UTB) juga harus melengkapi aplikasi online melalui https://apply.utb.edu.bn/.
    • Memenuhi persyaratan lebih lanjut jika dinyatakan diterima sebagai penerima beasiswa.
    • Tidak menerima beasiswa atau hibah lain tanpa persetujuan dari Kemenlu Brunei saat menjadi penerima beasiswa ini.
    • Tidak dianjurkan membawa anggota keluarga saat studi; tidak ada tunjangan pernikahan, tunjangan anak, dan akomodasi pendukung bagi keluarga penerima beasiswa.
    • Tidak boleh bekerja (yang digaji) atau melayani sebagai staf misi perwakilan negara mana pun di Brunei Darussalam selama masa beasiswa.
    • Wajib meninggalkan Brunei Darussalam usai studi.

    Selengkapnya tentang pendaftaran beasiswa Brunei Darussalam 2025 bisa dilihat di laman resminya, klik DI SINI https://www.mfa.gov.bn/Pages/online-bdgs.aspx. Semoga bermanfaat!

    (twu/nah)



    Sumber : www.detik.com