Tag: pempek

  • Pempek ‘Hidden Gem’ Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989


    Jakarta

    Di tengah banyaknya kafe dan restoran modern di Tebet, masih ada warung pempek tersembunyi yang legendaris. Sudah ada sejak tahun 1989.

    Blusukan cari kuliner enak di Tebet bisa dibilang susah-susah gampang. Karena di wilayah Tebet sendiri tak terhitung berapa banyak tempat makan, kafe sampai restoran modern yang terus bermunculan.

    Di antara kuliner modern dan viral di Tebet, masih ada tempat makan yang bisa dibilang ‘hidden gem’ atau tersembunyi. Salah satunya warung sederhana Pempek Palembang Enak milik Bu Emi. Warung pempek ini sudah berdiri sejak tahun 1989 di Jalan Tebet Timur Dalam III.


    Selama lebih dari 35 tahun berjualan, Ibu Emi masih mempertahankan resep hingga cita rasa pempek autentik Palembang yang digemari banyak orang. Berikut penelusurannya.

    1. Warung Pempek Legendaris di Tebet

    Pempek 'Hidden Gem' Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989Ibu Emi jualan pempek di Tebet dari 1989 Foto: detikFood

    Kalau membicarakan kuliner legendaris di kawasan Tebet, orang-orang biasanya lebih mengingat warung mie ayam atau bakso yang banyak ditemukan di sana. Ternyata selain bakso dan mie ayam legendaris, Tebet punya warung pempek sederhana yang ada sejak 1989.

    Warung Pempek Palembang Enak ini diapit oleh restoran dan kafe modern di Jalan Tebet Timur Dalam III. Sang pemilik Ibu Emi, merantau ke Jakarta pada tahun 1980-an dari Palembang dan akhirnya memutuskan untuk jualan pempek sendiri di Tebet.

    Pempek 'Hidden Gem' Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989Pempek ‘Hidden Gem’ Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989 Foto: detikFood

    “Saya asli orang Palembang, dulu merantau ke Jakarta kerja dulu cari pengalaman. Habis itu saya buka warung pempek ini tahun 1989. Saya dari kecil memang sudah terbiasa buat pempek, diajarin oleh ibu saya, jadi pas besar pun langsung jualan pempek pakai resep keluarga,” ungkap Ibu Emi ke detikFood (05/07).

    2. Menu Pempek Autentik Palembang

    Pempek 'Hidden Gem' Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989Pempek ‘Hidden Gem’ Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989 Foto: detikFood

    Setiap harinya Ibu Emi dibantu dengan dua anaknya membuat enam jenis pempek dari jam empat pagi. Yaitu pempek jenis Kapal Selam, Lenjer Besar, Telor Kecil, Lenjer Kecil, Adaan, Tahu, Kulit, Pistel hingga Pempek Belah.

    “Kalau di sini memang ada beberapa pempek yang jarang ditemukan di penjual pempek di Jakarta. Misalnya seperti pempek tahu, pempek pistel yang isinya pepaya lalu ada pempek belah isinya sambal,” sambung Ibu Emi.

    Pempek 'Hidden Gem' Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989Pempek ‘Hidden Gem’ Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989 Foto: detikFood

    Untuk adonan pempeknya, Ibu Emi selalu memakan perbandingan 1:1 antara ikan tenggiri dan adonan terigu, jadi dari segi rasa semua pempeknya ini tetap terasa ikannya.

    “Pempek buatan saya ini dibuat fresh setiap harinya, tidak pakai pengawet, pemutih atau bahan-bahan lainnya. Kalau disimpan di freezer bisa tahan lebih dari sebulan, banyak pelanggan yang datang buat stok makan di rumah,” pungkas Ibu Emi.

    3. Direkomendasikan Pemkot Jakarta Selatan

    Pempek 'Hidden Gem' Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989Pempek ‘Hidden Gem’ Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989 Foto: detikFood

    Semua menu pempek buatan Ibu Emi memang tak perlu diragukan lagi. Bahkan warung pempeknya sempat direkomendasikan oleh Pemerintah Kota Jakarta Selatan di Instagram mereka sebagai salah satu kuliner di Jakarta Selatan yang harus dicoba.

    Pempek 'Hidden Gem' Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989Pempek ‘Hidden Gem’ Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989 Foto: detikFood

    Yang paling unik dari pempek di sini tentunya menu Pempek Stick Crispy (Rp 20.000). Ibu Emi berkreasi dengan membuat adonan pempek lenjer yang diiris tipis hingga menyerupai potongan kentang, lalu digoreng sampai garing. Teksturnya mirip seperti kentang goreng yang renyah, bedanya rasanya tetap seperti pempek yang enak.

    Pempek 'Hidden Gem' Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989Pempek ‘Hidden Gem’ Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989 Foto: detikFood

    Begitu juga dengan menu pempek kecilnya seperti Adaan, Kulit hingga Pistel. Tekstur bagian dalam pempek masih empuk dan tidak keras, rasa ikan tenggirinya tak amis sama sekali, lengkap dengan cuko khas Palembang yang dominan rasa pedas dan asam serta sedikit kental.

    Pempek 'Hidden Gem' Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989Pempek ‘Hidden Gem’ Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989 Foto: detikFood

    Kisaran harga pempek kecil di warung ini hanya Rp 7.000 saja dengan ukuran yang cukup besar. Sementar untuk menu pempek besar harganya Rp 20.000 per biji dan bisa disajikan dengan mie kuning, irisan timun serta ebi.

    4. Pempek Enak Bikin Nostalgia

    Pempek 'Hidden Gem' Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989Pempek ‘Hidden Gem’ Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989 Foto: detikFood

    “Karena saya berasal dari Palembang, jadi di warung ini saya tak hanya menjual pempek saja. Tapi saya jual makanan rumahan khas Palembang lainnya misalnya Tekwan, Model, Lenggang dan Rujak Mie Tahu itu harganya Rp 20.000 saja per porsi. Ada juga Es Kacang Merah harga Rp 15.000, itu kacangnya saya presto dulu sampai empuk,” lanjut Ibu Emi.

    Seperti menu Lenggang dan Model, keduanya memiliki ciri khas tersendiri. Untuk lenggang, irisan pempek dan telurnya jadi ciri khas. Sementara untuk Mode, pempek tahu diberi kuah kaldu dengan irisan jamur dan sayur.

    Pempek 'Hidden Gem' Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989Pempek ‘Hidden Gem’ Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989 Foto: detikFood

    “Sebenarnya ada laksa Palembang tapi orang Jakrta lebih suka sama kuah yang bening seperti Tekwan dan Model,” pungkas Ibu Emi.

    Pelanggan Ibu Emi datang dari berbagai tempat, salah satunya ada Ibu Tut Wuri Handayani yang akrab disapa Ibu Tutut. Dia dan teman-temannya memang baru jadi pelanggan selama tiga tahun, tapi jika sedang berada di Tebet, ia tak pernah absen makan pempek ini.

    “Yang saya suka dari pempek buatan Ibu Emi ini, rasanya tuh cocok di lidah saya. Semuanya pas, harganya juga masih terjangkau dan pilihan pempeknya banyak. Jadi saya meski rumahnya di Pasar Rebo, tapi bela-belain makan di sini kalau sedang ke wilayah Tebet,” pungkas Ibu Tutut.

    Pempek 'Hidden Gem' Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989Pempek ‘Hidden Gem’ Legendaris di Tebet Ini Sudah Ada Sejak 1989 Foto: detikFood

    Setiap harinya Warung Pempek Palembang Enak buka dari jam 08.00 – 17.00. Mulai dari tanggal 20 Juli 2024 nanti, Ibu Emi akan pindah tempat berjualan ke ART Dining yang ada di Tebet Timur Dalam No. 4. Dengan tempat makan yang lebih luas dan modern. Yuk mampir!

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Panduan ke Pasar Lama Tangerang, Surganya Jajanan dan Kuliner Malam


    Jakarta

    Pencinta kuliner mungkin sudah tidak asing lagi dengan Pasar Lama Tangerang, bukan? Ya, kawasan satu ini sangat terkenal dengan deretan kios dan gerobak makanan serta minumannya yang beragam.

    Kawasan kuliner malam ini juga sampai viral dan ramai dikunjungi wisatawan dari mana saja. Mereka berbondong-bondong datang karena penasaran ingin mencicipi berbagai makanan yang ditawarkan di sini.

    Kalau traveler juga salah satu yang penasaran dengan Pasar Lama Tangerang, simak panduan di bawah ini sebelum kamu pergi ke sana.


    Macam-macam Kuliner Pasar Lama Tangerang

    Pasar Lama Tangerang populer karena bermacam-macam kuliner nikmat bisa kamu temukan di sana. Mulai dari makanan tradisional hingga kekinian, juga hidangan lokal sampai internasional semuanya ada.

    Sejumlah makanan viral yang dapat kamu cicipi di sana seperti jagung goreng, gohyong ayam, potato twist, Korean fish cake, som tam, mango sticky rice, Japanese fluffy cake, dan dakkochi.

    Makanan manis yang bisa dijajal meliputi churros, mochi daifuku, sampai mille crepes. Jajanan pentol jumbo, sate gurita, cumi bakar, telur gulung, lumpia basah, zuppa soup, dimsum mentai, takoyaki, hingga sushi juga dapat dicoba di sini.

    Kawasan Pasar Lama merupakan salah satu alternatif wisata kuliner yang bisa detikers kunjungi setiap harinya.Kuliner di Pasar Lama Tangerang. (Grandyos Zafna/detikcom)

    Hidangan tradisional yang dapat ditemukan meliputi kerak telor, serabi, kinca durian, pempek dan tekwan, jamu herbal. Selain jajanan, ada pula makanan berat yang dapat disantap untuk mengenyangkan perut seperti rawon sawi, mi ayam jamur, ayam goreng cabai hijau, ayam taliwang, hingga pizza.

    Menariknya, bisa ditemukan juga hidangan ekstrem dari daging ular, biawak, dan kelelawar lho. Daging hewan-hewan tersebut ditawarkan menjadi menu sate, sop, abon, maupun dagingnya yang digoreng.

    Untuk harga aneka kuliner di Pasar Lama Tangerang bervariasi dan yang jelas cukup terjangkau. Sejumlah tenant makanan di sana sudah menyiapkan QR code untuk metode pembayaran QRIS. Akan tetapi, sebaiknya tetap siapkan sejumlah uang tunai ya.

    Kalau belum menarik uang, tenang saja karena terdapat ATM di sekitar kawasan kuliner ini.

    Pasar Lama Tangerang terletak di Jalan Kisamaun, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. Lokasinya dekat dengan Stasiun Tangerang dan Masjid Agung Al-Ittihad.

    Kawasan kuliner ini dapat dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun umum seperti KRL dan transportasi online. Mengutip catatan detikcom, pengguna KRL bisa turun di Stasiun Tangerang dan berjalan kaki ke lokasi sekitar 5-10 menit. Keluar stasiun bisa ambil arah timur sampai Masjid Agung dan belok kiri lalu lanjut jalan lagi sebentar.

    Kalau menggunakan kendaraan pribadi harap memperhatikan tempat parkirnya. Jika salah pilih area parkir, mobil atau motormu dapat terjebak sehingga tidak bisa keluar lantaran tertutup deretan lapak pedagang. Ada baiknya tidak parkir kendaraan tepat di Pasar Lama Tangerang, melainkan di sekitarnya seperti di Jl. Bakti Saham, Jl. Saham, atau area Masjid Agung.

    Waktu Operasional Pasar Lama Tangerang

    Karena tempatnya kuliner malam, traveler dapat mengunjungi Pasar Lama Tangerang mulai jam 16.00 WIB hingga larut malam. Sebaiknya datang ke sana sejak sore hari lantaran kawasan ini semakin malam kian dipadati pengunjung.

    Selain itu, kamu yang berniat mencoba berbagai jajanan lezat perlu datang duluan agar tidak kehabisan maupun mengantre terlalu panjang.

    Sejumlah warga mencari hidangan untuk berbuka puasa di kawasan Pasar Lama, Kota Tangerang, Selasa (12/3/2024). Kawasan Pasar Lama bisa menjadi alternatif bagi masyarakat untuk mencari hidangan berbuka puasa.Kuliner di Pasar Lama Tangerang. (Grandyos Zafna/detikcom)

    Tips Berkunjung ke Pasar Lama Tangerang

    Sebelum datang ke kawasan kuliner Pasar Lama Tangerang, kamu dapat menyimak sederet tips berikut:

    • Siapkan uang tunai untuk membeli jajanan di kios yang tidak menyediakan pembayaran online
    • Naik KRL sebagai opsi transportasi umum untuk berkunjung ke Pasar Lama Tangerang
    • Parkirkan kendaraan di sekitar Pasar Lama Tangerang agar tidak terjebak saat keluar
    • Datang di sore hari agar tidak antre panjang dan kehabisan kuliner yang ingin dicicipi
    • Kenakan pakaian yang nyaman
    • Perhatikan barang berharga yang dibawa dikarenakan ramainya pengunjung
    • Bawa payung agar dapat berlindung saat hujan tiba-tiba datang.

    Nah, itu tadi panduan mendatangi Pasar Lama Tangerang untuk kulineran malam. Jadi, kamu pencinta kuliner tertarik nggak mengunjungi kawasan satu ini?

    (azn/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • 5 Restoran Halal di PIK yang Cocok untuk Tempat Bukber


    Jakarta

    Sejumlah restoran di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) bisa dijadikan tempat acara buka bersama (bukber) bareng teman maupun keluarga. Tempat-tempat ini menyuguhkan menu halal yang lezat dan cocok untuk berbuka.

    Mulai dari Chinese food, nusantara, hingga seafood dapat dicicipi di sini. Harganya bersahabat dan vibes restorannya nyaman sehingga pas untuk berkumpul saat bukber. Penasaran di mana saja tempatnya? Simak di bawah ini.

    Tempat Bukber Halal di PIK

    Sejumlah restoran di PIK menyediakan berbagai menu lezat yang cocok untuk sajian buka puasa. Mengutip Google, berikut rekomendasi tempat bukber di kawasan PIK:


    1. Sulaiman Resto

    Sulaiman Resto PIKSulaiman Resto PIK (dok. Instagram @sulaimanresto.pik)

    Chinese food halal bisa ditemukan di Sulaiman Resto PIK. Seperti liang pi atau menu mi dingin dengan saus dan taburan kacang serta ding ding chao mian atau sajian mi berbentuk kotak kecil yang gurih.

    Ada sajian berkuah seperti mala yu dan sup ikan asam pedas. Juga sate kambingnya yang punya potongan daging besar-besar.

    • Lokasi: Rukan Cordoba, Jl. Marina Raya No. 15 Blok D, Kapuk Muara, Jakarta Utara.

    2. Bandar Djakarta

    Kalau ingin makan seafood segar di PIK, datangi Bandar Djakarta. Pesan paket Ramadan di sini, kamu akan dapat takjil gratis dan cepat saji restonya.

    Menu seafood di Bandar Djakarta diolah dengan berbagai saus. Seperti cumi telur asin, kerang lada hitam, udang bakar madu, ataupun dijadikan ikan steam. Di sini juga tersedia menu sayuran seperti cah kangkung dan tumis buncis.

    • Lokasi: PIK 2, Jl. MH Thamrin No. 7 AB, Kosambi, Kabupaten Tangerang.

    3. Kampung Kecil

    Restoran Kampung KecilRestoran Kampung Kecil (dok. Instagram @kampungkecil_official)

    Datangi Kampung Kecil PIK kalau ingin menggelar bukber di restoran Sunda dengan area duduk lesehan di saung-saung. Ditambah lagi, konsep tempat makannya yang full bambu sangat estetik.

    Tersedia nasi liwet dan tumpeng untuk disantap bersama. Ada banyak masakan Sunda dari olahan ikan gurame, lele, patin, ayam, sapi, bebek, dan seafood seperti cumi, udang, serta kerang. Terdapat juga menu sayur dan makanan ringannya.

    • Lokasi: PIK 2, Jl. Rasuna Said Blok BB No. 8, Kosambi, Kabupaten Tangerang.

    4. Rumah Makan Medan Baru

    Meski namanya Rumah Makan Medan Baru, restoran ini menyuguhkan masakan Minang klasik. Menu andalannya yaitu gulai kepala ikan kakap dan burung punai goreng. Daging burungnya tidak alot dan mirip daging ayam.

    Untuk gulainya punya kuah santan yang kental dan berasa rempah. Menu ini paling nikmat disantap dengan sambal ganjanya. Nama ‘ganja’ diambil untuk sambal khas Aceh ini karena rasanya yang bisa bikin ketagihan.

    • Lokasi: PIK 2, Jl. MH Thamrin, Kosambi, Kabupaten Tangerang.

    5. Gerobak Betawi

    Gerobak Betawi PIKGerobak Betawi PIK (dok. Instagram @gerobakbetawi)

    Aneka makanan dan jajanan nusantara lezat dapat dicicipi di restoran Gerobak Betawi. Nasi uduk komplet, nasi jeruk, ketoprak, gado-gado, hingga toge goreng tersedia di sini.

    Kalau ingin masakan berkuah, bisa coba mi tektek, rawon, soto, sop iga, hingga sayur asem. Ada juga bubur dan jajanan seperti pempek, tahu gejrot, tahu petis, sampai asinan Betawi.

    • Lokasi: Rukan Cordoba, Jl Bukit Golf Mediterania, Kapuk Muara, Jakarta Utara.

    Jika memungkinkan, pengunjung bisa pesan tempat lebih dulu di restoran pilihan untuk buka bersama. Apalagi bila jumlah pengunjung yang datang cukup banyak dan berombongan. Reservasi tempat mencegah pengunjung antri dan berisiko tidak bisa bukber di restoran PIK pilihan.

    (azn/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Peta Lengkap Pulau Sumatera untuk Traveler



    Jakarta

    Traveler yang ingin menjelajahi keindahan Sumatera, harus baca peta wisata ini. Banyak tempat menarik yang bisa kamu temukan, mulai dari keindahan laut, kuliner hingga kekayaan budaya di Pulau Sumatera.

    1. Aceh

    Masjid Baiturrahman Aceh (Agus Setyadi/detikcom)Masjid Baiturrahman Aceh (Agus Setyadi/detikcom)

    Tak lengkap rasanya bila tak mencicipi mie aceh dan teh tarik saat wisata ke Provinsi Aceh. Kekayaan kuliner dengan rempah yang khas membuat masakan Aceh juga selalu menjadi incaran pecinta kuliner.

    Selain itu, Aceh juga banyak punya potensi wisata seperti Pulau Weh (Sabang) Pantai Iboih, Kilometer Nol, destinasi alam dan sejarah. Jelajahi juga megahnya Masjid Baiturrahman yang berdiri megah di Banda Aceh.


    2. Sumatera utara

    UNESCO menyepakati Kaldera Toba sebagai UNESCO Global Geopark dalam Sidang ke-209 Dewan Eksekutif UNESCO hari Selasa 7 Juli  2020.Kaldera Toba (KBRI Paris)

    Adapun wisata yang bisa kamu kunjungi di Sumatera Utara diantaranya Danau Toba, Pulau Samosir, Air Terjun Sipiso-piso, Bukit lawang dan Istana Maimun & Rumah Tjong A Fie.

    Traveler pecinta alam harus banget nih datang ke Bukit Lawang yang menjadi gerbang utama ke Taman Nasional Gunung Leuser dan habitat orangutan Sumatera.

    Teruntuk kamu yang mencari kuliner, harus banget menikmati Bika Ambon (kue Medan bertekstur berongga dan manis), Sasagun (snack Batak dari tepung ketan dan gula, simbol ikatan keluarga), Sambal Andaliman, Ikan Arsik, serta Soto Medan dan masakan Batak.

    3. Sumatera Barat

    Siapa yang tak kenal Jam Gadang? Ikon Bukittinggi, Sumatera Barat ini hampir 100 tahun berdiri kokoh meski tanpa besi penyangga dan semen. Jam Gadang di Bukittinggi, Sumatera Barat (Rifkianto Nugroho)

    Sumatera Barat dikenal dengan kekayaan kulinernya yang beragam. Datang ke Ranah Minang harus banget makan rendang, sate, dan aneka jajanan pasarnya yang unik di berbagai daerah.

    Destinasi wisata yang iknoik dengan Sumbar diantaranya Jam Gadang ( Bukittinggi), Ngarai Sianok, Lembah Harau (Payakumbuh), Sawahlunto dan lainnya. Bagi kamu yang ingin menikmati keindahan laut Sumbar, bisa datang ke kawasan Mandeh di Pesisir Selatan.

    4. Riau

    Koleksi Museum Sang Nila Utama (Foto: Raja Adil/detikcom)Koleksi Museum Sang Nila Utama (Raja Adil/detikcom)

    Wisata ke Riau, kamu bisa datang ke Museum Sang Nila Utama (Pekanbaru). Nikmati juga olahan gulai belacan dan gulai ikan patin yang otentik.

    5. Jambi

    Foto udara sejumlah pengunjung berada di halaman Candi Tinggi, Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muara Jambi, Muaro Jambi, Jambi, Minggu (2/7/2023). Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Muaro Jambi mencatat, jumlah rata-rata kunjungan wisatawan selama libur Lebaran Idul Adha di kawasan pendidikan tertua di Indonesia dan terluas di Asia yang berdiri sejak abad 7 hingga 12 Masehi itu mencapai seribu pengunjung per hari. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/YUFoto udara sejumlah pengunjung berada di halaman Candi Tinggi, Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muara Jambi, Muaro Jambi, Jambi (Wahdi Septiawan/Antara)

    Beberapa tempat wisata yang bisa kamu datangi di Jambi yaitu Candi Muara Jambi, Gunung Kerinci, Gunung Tujuh, dan Bukit Khayangan. kamu harus tahu nih bahwa Candi Muara Jambi merupakan salah satu komplek candi terbesar di Asia Tenggara lho.

    6. Sumatera Selatan

    Bersantai menikmati sore di Jembatan Ampera atau tepian Sungai Musi bisa nih kamu lakukan saat menikmati keindahan Sumatera Selatan. Selain itu kunjungi juga Danau Ranau, Air Terjun Bidadari, dan Taman Sriwijaya.

    Nikmati juga kuliner khas di sana yaitu pempek, lenggang, martabak kuah kari, kopi tradisional dan pindang yang menggugah selera.

    7. Bengkulu

    Pekerja mengecat bagian dalam situs cagar budaya Benteng Marlborough di Kota Bengkulu, Bengkulu, Selasa (15/10/2024). Pengecatan tersebut dilakukan untuk merawat dan menjaga situs cagar budaya dalam kondisi baik saat dikunjungi para wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara. ANTARA FOTO/Muhammad Izfaldi/rwa.Pekerja mengecat bagian dalam situs cagar budaya Benteng Marlborough di Kota Bengkulu (Muhammad Izfaldi/rwa/Antara)

    Bila datang ke Bengkulu, sempatkan berkunjung ke Pantai Panjang dan Benteng Marlborough. Saat di sana, cobalah pendap, hidangan ikan seperti bagar hiu dan ikan pais.

    8. Lampung

    Pulau Pahawang LampungPulau Pahawang Lampung (Instagram @pahawang.island.lampung)

    Lampung dikenal dengan kekayaan lautnya yang selalu menjadi tujuan open trip kaula muda. Seperti berkunjung ke Way Kambas, Pantai Gigi Hiu, Puncak Mas dan Pulau Pahawang.

    9. Bangka Belitung

    Replika Sekolah Laskar Pelangi merupakan objek wisata populer di Belitung Timur. Objek wisata ini pernah digunakan untuk lokasi pembuatan film Laskar Pelangi.Replika Sekolah Laskar Pelangi merupakan objek wisata populer di Belitung Timur. (Fakhri Hermansyah/Antara)

    Manjakan lidah traveler dengan mie Bangka, lempah kuning dan otak-otak khas Bangka yang ‘ikan banget’. Kunjungi juga pesona alamnya yang memukau seperti Pantai Tanjung Tinggi dan Danau Kaolin

    Kamu yang membaca novel Andrea Hirata ‘Laskar Pelangi’ juga bisa berkunjung ke resplika SD Muhammadiyah Gantong yang berada di Desa Lenggang, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur.

    (sym/fem)



    Sumber : travel.detik.com