Tag: pemprov jakarta

  • Dana KJMU Semester Ganjil 2025 Cair, Cek Besaran Bantuan dan Rekeningmu Sekarang!


    Jakarta

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengumumkan bantuan dana Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) Semester 1 Tahun 2025 sudah dicairkan. Pencairan dana bantuan periode Januari-Juni ini dilakukan secara bertahap sejak Selasa, 27 Mei 2025 lalu.

    Seperti yang diketahui, KJMU adalah program bantuan pendidikan tinggi bagi mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu dan berdomisili serta lahir di Jakarta. Bantuan ini diberikan untuk mahasiswa yang tengah menempuh jenjang pendidikan D3, D4, dan S1.

    Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jakarta menyebutkan sebanyak 16.970 mahasiswa menerima bantuan KJMU semester 1 2025.


    Pencarian dana dilakukan melalui rekening Bank DKI masing-masing. Lalu berapa besaran yang akan diterima mahasiswa?

    Dikutip dari laman Instagram UPT P4OP Disdik Jakarta, Kamis (29/5/2025) berikut informasinya.

    Besaran Dana KJMU Tahap 1 Tahun 2025

    Gubernur Jakarta Pramono Anung, menyebutkan mahasiswa penerima KJMU akan mendapat bantuan total sebesar Rp 9 juta/semester. Jumlah ini sudah termasuk uang saku untuk mahasiswa sebesar Rp 750 ribu/bulan.

    Bantuan yang ditransfer langsung ke rekening Bank DKI penerima hanyalah uang saku saja. Sedangkan uang kuliah akan ditransfer langsung Pemprov Jakarta ke kampus masing-masing.

    “Hal itu dilakukan agar mahasiswa fokus belajar dan menyelesaikan kuliahnya tanpa perlu memikirkan persoalan biaya kuliah,” kata Pemprov Jakarta pada keterangan postingan.

    Dana KJMU yang diterima mahasiswa bisa digunakan untuk:

    • Biaya penyelenggaraan pendidikan, dikelola oleh PTN atau PTS mahasiswa bersangkutan
    • Biaya pendukung personal sebagai bantuan biaya hidup, melingkupi:
    • Biaya buku
    • Makanan bergizi
    • Transportasi
    • Perlengkapan atau peralatan dan biaya pendukung personal lainnya.

    Cara Cek Pencairan Dana KJMU Tahap 1 2025

    Untuk bisa menerima bantuan dana, mahasiswa penerima baru harus menyelesaikan rangkaian pembukaan rekening. Tahapan yang harus dilalui adalah:

    • Datang ke Bank DKI untuk membuka rekening
    • Cetak buku tabungan dan ATM
    • Penyerahan buku tabungan dan ATM
    • Pemindahbukuan dana ke rekening penerima.

    Setelah rekening aktif, mahasiswa bisa langsung mendatangi teller untuk memastikan dana bantuan sudah masuk ke rekeningnya atau belum. Pengecekan juga bisa dilakukan melalui mesin anjungan tunai mandiri (ATM).

    Penerima cukup datang ke ATM Bank DKI atau ATM bank bersama lainnya yang terdekat dengan wilayahmu, masukkan kartu ATM dan pin, lalu lakukan pengecekan informasi saldo rekening.

    Jika dana sudah masuk, detikers juga bisa langsung mengambil uang secara tunai. Meski begitu untuk menjadi catatan, pencairan KJMU dilakukan secara bertahap. Sehingga masih ada kemungkinan peserta belum menerima dana secara langsung pada 27 Mei 2025 kemarin.

    Itulah informasi tentang pencairan dana KJMU tahap 1 2025. Bila kamu salah satu penerima bantuan KJMU, jangan lupa cek rekeningmu ya!

    (det/nah)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Asyik! KJP Plus Tahap I Tahun 2025 Bulan Januari Cair 20 Maret, Cek Segera


    Jakarta

    Dinas Pendidikan (Disdik) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta umumkan pencairan dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap I Tahun 2025 bulan Januari. Pencairan dilakukan secara bertahap mulai hari ini Kamis, 20 Maret 2025.

    Melalui postingan Instagram resminya, disebutkan bila jumlah penerima KJP Plus Tahap I Tahun 2025 sebanyak 707.622 peserta didik. Mereka tersebar dari jenjang SD/SDLB/MI, SMP/SMPLB/MTs, SMA/SMALB/MA, SMK, dan PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat).

    Pencairan dana bagi penerima baru KJP Plus Tahap I Tahun 2025 bisa dilakukan setelah siswa menyelesaikan proses pembukaan rekening. Proses ini memuat tahapan mencetak buku tabungan dan ATM, penyerahan buku tabungan dan ATM, serta pemindahbukuan dana ke rekening penerima oleh Bank DKI.


    Bila sudah melalui seluruh tahapan tersebut, siswa akan langsung menerima dana KJP Plus. Tidak melalui pemindahan dana ke sekolah, KJP Plus disalurkan langsung ke rekening masing-masing siswa.

    Lalu berapa besaran dana yang diterima siswa? Cek informasi lengkapnya dikutip dari laman Disdik Pemprov Jakarta dan arsip detikEdu.

    Besaran Dana KJP Plus Tahap I Tahun 2025 bulan Januari

    Berbeda dengan sistematis dana KJP Plus tahap sebelumnya, kini dana ditetapkan dalam satu pos. Sehingga tidak ada lagi biaya rutin ataupun biaya berkala.

    Kendati demikian, siswa tetap hanya diperbolehkan menggunakan dana personal secara tunai sebesar Rp 100 ribu setiap bulan. Sisa dana personal dapat digunakan secara non tunai untuk pemenuhan kebutuhan peserta didik.

    Adapun besarannya yakni:

    1. SD/SDLB/MI

    • Jumlah penerima: 341.879 siswa
    • Dana personal per bulan: Rp 250 ribu
    • Tambahan SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp 130 ribu

    2. SMP/SMPLB/MTs

    • Jumlah penerima: 189.437 siswa
    • Dana personal per bulan: Rp 300 ribu
    • Tambahan SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp 170 ribu

    3. SMA/SMALB/MA

    • Jumlah penerima: 62.295 siswa
    • Dana personal per bulan: Rp 420 ribu
    • Tambahan SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp 290 ribu

    4. SMK

    • Jumlah penerima: 111.315 siswa
    • Dana personal per bulan: Rp 450 ribu
    • Tambahan SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp 240 ribu

    5. PKBM

    • Jumlah penerima: 2.696 siswa
    • Dana personal per bulan: Rp 300 ribu

    Cara Cek Pencairan Dana KJP Plus Tahap I Tahun 2025 bulan Januari

    Pencairan dana KJP Plus Tahap I Tahun 2025 bulan Januari dilakukan secara langsung ke rekening Bank DKI masing-masing siswa. Cara pertama yang bisa dilakukan adalah datang ke Bank DKI lalu menuju teller bank.

    Ungkap keperluan ingin mencairkan dana KJP Plus Tahap II. Jika sudah cair, siswa bisa mengambil uang tunai maksimal Rp 100 ribu.

    Pengecekan juga bisa dilakukan melalui mesin anjungan tunai mandiri (ATM). Masukkan kartu ATM ke mesin dan ikuti tahapan untuk cek saldo rekening. Jika sudah cair, siswa bisa mengambil uang tunai maksimal Rp 100 ribu dan sisa bantuan digunakan secara non-tunai.

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, penerima baru KJP harus menyelesaikan pembukaan rekening dan cetak buku tabungan beserta ATM untuk bisa menerima bantuan.

    Adapun tahapannya yakni:

    • Datang ke Bank DKI terdekat
    • Bank DKI akan membuka rekening, cetak buku tabungan, dan ATM
    • Bank DKI akan mengundang penerima baru untuk mengambil buku tabungan dan ATM jika prosesnya telah selesai
    • Setelah buku tabungan dan ATM diterima, akan dilakukan upload dana KJP Plus ke rekening penerima baru.

    Penggunaan Dana KJP Plus Tahap I Tahun 2025 bulan Januari

    KJP Plus digunakan untuk memenuhi kebutuhan siswa, seperti:

    • Buku tulis
    • Buku gambar
    • Buku pelajaran
    • Alat tulis seperti pensil, pulpen, penghapus dan rautan
    • Alat gambar seperti macam-macam penggaris, pensil warna, spidol, cat/kertas warna, buku dan atau kertas gambar dan jangka
    • Alat dan atau bahan praktik
    • Seragam sekolah dan kelengkapannya
    • Sepatu dan kaos kaki sekolah
    • Tas sekolah
    • Pakaian olahraga sekolah
    • Buku pelajaran penunjang
    • Kudapan bergizi
    • Kacamata sebagai alat bantu penglihatan
    • Alat bantu pendengaran
    • Kalkulator scientific
    • USB flashdisk sebagai alat simpan data
    • Seragam pramuka dan kelengkapannya
    • Pembayaran kegiatan ekstrakurikuler yang tidak dibiayai oleh Biaya Operasional Pendidikan dan Bantuan Operasional Sekolah
    • Komputer/Laptop

    Salah satu manfaat baru penerima KJP Plus adalah siswa dapat masuk Taman Mini Indonesia Indah (TMII) secara gratis. Hal ini merupakan hasil kerja sama antara Pemprov Jakarta dengan TMII.

    Posko Pelayanan KJP Plus dan KJMU

    Selain penambahan manfaat gratis ke TMII, Pemprov Jakarta juga mempermudah pelayanan bagi para penerima KJP Plus ataupun KJMU. Mulai Kamis, 20 Maret 2025 Posko Pelayanan KJP PLus dan KJMU hadir di seluruh kecamatan.

    Berbagai pelayanan yang diterima di posko pelayanan KJP Plus dan KJMU, seperti:

    1. Koreksi Data

    • Ganti nama wali
    • Koreksi nama siswa
    • Koreksi alamat

    2. Koreksi Rekening

    • Rekening ganda
    • Perubahan nomor rekening
    • Belum terima buku tabungan/ATM
    • Penutupan rekening
    • Salah transfer dana
    • Kurang/salah salur dana

    Untuk melakukan koreksi data ataupun koreksi rekening, siswa perlu membawa Surat Pengantar Sekolah, fotocopy KTP, Kartu Keluarga, dan akte kelahiran, serta fotocopy buku tabungan Bank DKI.

    Itulah informasi tentang pencairan dana KJP Plus Tahap 1 Tahun 2025 bulan Januari. Jangan lupa segera cek rekening kamu ya detikers!

    (det/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Dana KJP Plus Tahap I 2025 Bulan Maret Cair, Cek Rekeningmu!


    Jakarta

    Bantuan dana pendidikan Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus) Tahap I 2025 untuk Maret sudah cair secara bertahap sejak Senin, 5 Mei 2025 lalu. Sudah cek rekeningmu?

    Seperti yang diketahui KJP Plus adalah bantuan dana pendidikan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk pelajar usia 6-21 tahun. Sasaran utama bantuan ini adalah pelajar yang memiliki latar belakang keluarga dengan ekonomi kurang mampu.

    Jumlah penerima KJP Plus Tahap I 2025 diketahui sebanyak 707.622 peserta didik. Jumlah ini tersebar di jenjang SD/SDLB/MI, SMP/SMPLB/MTs, SMA/SMALB/MA, SMK, dan PKBM (pusat kegiatan belajar mandiri).


    Dikutip dari postingan Instagram Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan Provinsi Jakarta, Kamis (8/5/2025) berikut informasi pencairannya.

    Besaran Dana KJP Plus Tahap I 2025 Bulan Maret

    Besaran dana KJP Plus Tahap I 2025 bulan Maret untuk setiap jenjang pendidikannya adalah:

    1. SD/SDLB/MI

    • Jumlah penerima: 341.879 siswa
    • Dana personal per bulan: Rp 250 ribu
    • Tambahan SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp 130 ribu

    2. SMP/SMPLB/MTs

    • Jumlah penerima: 189.437 siswa
    • Dana personal per bulan: Rp 300 ribu
    • Tambahan SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp 170 ribu

    3. SMA/SMALB/MA

    • Jumlah penerima: 62.295 siswa
    • Dana personal per bulan: Rp 420 ribu
    • Tambahan SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp 290 ribu

    4. SMK

    • Jumlah penerima: 111.315 siswa
    • Dana personal per bulan: Rp 450 ribu
    • Tambahan SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp 240 ribu

    5. PKBM

    • Jumlah penerima: 2.696 siswa
    • Dana personal per bulan: Rp 300 ribu

    Aturan Penggunaan Dana KJP Plus

    Sebagai informasi, distribusi dana KJP Plus 2025 memang sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Dana ditetapkan dalam satu pos, bukan terbagi menjadi biaya rutin serta berkala.

    Namun, perbedaan hanya ada di pos distribusi yang berubah nama menjadi “Dana Personal per Bulan”. Selebihnya, aturan penggunaan dana KJP Plus masih sama.

    Siswa tetap hanya diperbolehkan menggunakan dana personal secara tunai sebesar Rp 100 ribu setiap bulan. Sisa dana personal dapat digunakan secara nontunai untuk pemenuhan kebutuhan peserta didik.

    Untuk dicatat, penggunaan dana KJP Plus hanya bisa ditujukan untuk memenuhi kebutuhan siswa, yaitu:

    • Buku tulis
    • Buku gambar
    • Buku pelajaran
    • Alat tulis seperti pensil, pulpen, penghapus dan rautan
    • Alat gambar seperti macam-macam penggaris, pensil warna, spidol, cat/kertas warna, buku dan atau kertas gambar dan jangka
    • Alat dan atau bahan praktik
    • Seragam sekolah dan kelengkapannya
    • Sepatu dan kaos kaki sekolah
    • Tas sekolah
    • Pakaian olahraga sekolah
    • Buku pelajaran penunjang
    • Kudapan bergizi
    • Kacamata sebagai alat bantu penglihatan
    • Alat bantu pendengaran
    • Kalkulator sains
    • USB flashdisk sebagai alat simpan data
    • Seragam pramuka dan kelengkapannya
    • Pembayaran kegiatan ekstrakurikuler yang tidak dibiayai oleh Biaya Operasional Pendidikan dan Bantuan Operasional Sekolah
    • Komputer/laptop.

    Salah satu manfaat baru penerima KJP Plus adalah siswa dapat masuk ke berbagai tempat wisata. Hal ini merupakan bentuk kerjasama antara Pemprov Jakarta dan pengelola tempat wisata.

    Cara Ambil Dana KJP Plus Tahap I Tahun 2025 Bulan Maret

    Pencairan dana bisa dilakukan peserta didik dengan/atau orang tua/wali melalui Bank DKI. Ada dua cara yang bisa dilakukan yakni:

    1. Lewat teller

    • Datang ke Bank DKI lalu menuju teller bank
    • Sebut keperluan ingin mencairkan dana KJP Plus
    • Jika dana sudah masuk, siswa bisa mengambil tunai maksimal Rp 100 ribu dan sisa uang digunakan secara nontunai.

    2. Lewat Anjungan Tunai Mandiri (ATM)

    • Datang ke ATM Bank DKI terdekat
    • Masukkan kartu ATM ke mesin dan ikuti tahapan untuk cek saldo rekening
    • Jika sudah cair, siswa bisa mengambil uang tunai maksimal Rp 100 ribu dan sisa bantuan digunakan secara no.tunai.

    Dana KJP Plus baru bisa diterima jika penerima sudah menyelesaikan pembukaan rekening dan cetak buku tabungan beserta ATM untuk bisa menerima bantuan.

    Adapun tahapannya yakni:

    1. Datang ke Bank DKI terdekat
    2. Bank DKI akan membuka rekening, cetak buku tabungan, dan ATM
    3. Bank DKI akan mengundang penerima baru untuk mengambil buku tabungan dan ATM jika prosesnya telah selesai.
    4. Setelah buku tabungan dan ATM diterima, akan dilakukan upload dana KJP Plus ke rekening penerima baru.

    Demikianlah informasi tentang pencairan dana KJP Plus Tahap I 2025 bulan Maret. Jangan lupa cek rekeningmu ya detikers!

    (det/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Pemprov Jakarta Godok Beasiswa Kuliah ke LN seperti LPDP, Target 100 Mahasiswa



    Jakarta

    Gubernur Jakarta, Pramono Anung ungkap tengah menggodok sebuah program bantuan kuliah seperti beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Beasiswa ini akan memungkinkan putra-putri Jakarta berkuliah di luar negeri.

    “Saya lagi mempersiapkan Jakarta akan memberikan seperti LPDP, mahasiswa Jakarta boleh sekolah di luar negeri atas tanggung jawab pemerintah Jakarta,” ujar Pramono dikutip dari postingan media sosial Instagram resminya, Minggu (14/9/2025).

    Bagi Pramono, pendidikan adalah jendela untuk membaca dunia, membuka wawasan, dan memperluas mimpi. Dengan kebijakan beasiswa ini, putra-putri Jakarta diharapkan mendapat kesempatan belajar yang lebih luas, sehingga kualitas hidupnya meningkat.


    “Bukan hanya sekedar literasi atau membaca, tetapi yang penting adalah proses interaksi supaya wawasannya harus bisa melihat persoalan dunia dan itu saya yakin akan memberikan langkah yang baik bagi anak-anak kita semuanya,” ungkap Pramono.

    “Sejatinya, investasi terbesar sebuah kota adalah pada manusianya,” imbuhnya.

    Target 100 Mahasiswa

    Pada kesempatan berbeda, Pramono kembali menyebutkan akan meluncurkan program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) dengan skema seperti LPDP. Program ini akan berjalan tahun 2026 dengan kuota awal 100 mahasiswa.

    “Jadi saya akan mempersiapkan, mudah-mudahan tahun depan sudah bisa mulai. Kalau bisa 100 aja mahasiswa yang kita berikan LPDP, dengan pola Jakarta ya, yang bisa sekolah ke luar negeri,” tuturnya melansir detikNews.

    Program ini akan difokuskan bagi mahasiswa Jakarta yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Terutama bagi mereka yang tidak beruntung secara ekonomi.

    “Saya yakin akan jadi modal yang baik untuk anak-anak Jakarta, terutama bagi yang tidak beruntung, karena itu saya ingin diberikan bagi yang tidak beruntung,” katanya.

    Melalui program ini, Pramono berharap SDM Jakarta bisa meningkat dan sang anak bisa membuka wawasan dalam keluarganya.

    “Selain memotong garis ketidakberuntungan, mempersiapkan SDM yang lebih baik, kemudian juga membuka wawasan bagi anak-anak itu dalam keluarganya. Jadi saya akan lakukan itu,” tandas Pramono.

    (det/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Apakah Mahasiswa On Going Bisa Daftar Beasiswa KJMU? Ini Ketentuannya


    Jakarta

    Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jakarta kembali membuka pendaftaran Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) tahap II tahun 2025. Pendaftaran dibuka hingga 22 September 2025 mendatang.

    KJMU merupakan bantuan biaya pendidikan Pemprov Jakarta untuk calon mahasiswa dan mahasiswa aktif yang tengah menempuh pendidikan tinggi baik di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS). Kuota yang dibuka untuk tahap ini adalah 3.466 mahasiswa.

    Kriteria utama beasiswa ini adalah memiliki kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) di Jakarta, memiliki potensi akademik, tetapi kurang mampu secara ekonomi. Tapi apakah mahasiswa on going bisa mendaftar KJMU?


    Dikutip dari postingan Instagram Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi DKI Jakarta, Kamis (18/9/2025) berikut informasinya.

    Ketentuan Daftar KJMU bagi Mahasiswa On Going

    Bila melihat penjelasan tentang KJMU, pendaftaran dibuka untuk calon mahasiswa dan mahasiswa aktif. Artinya, mahasiswa on going bisa mendaftar KJMU.

    Namun, ada ketentuan lain yang harus dipenuhi oleh mahasiswa on going yang ingin mendaftar KJMU. Ketentuan yang dimaksud adalah:

    1. Mahasiswa dinyatakan lulus dari pendidikan menengah pada satuan pendidikan (sekolah) negeri/swasta di Jakarta paling lama 3 tahun sebelumnya.

    2. Mahasiswa telah dinyatakan lulus pada PTN jalur reguler di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) atau Kementerian Agama (Kemenag). PTN dalam hal ini bisa terletak di seluruh Indonesia.

    3. Mahasiswa dinyatakan lulus pada PTS jalur reguler dengan kampus yang terakreditasi A/Unggul dan program studi yang terakreditasi A/Unggul. Lokasi PTS berada di Jakarta.

    4. Pengajuan KJMU paling lama pada semester 4. Dengan demikian mahasiswa yang saat ini ada di semester 3 bisa mendaftar, sedangkan mereka yang telah menempuh semester 5 dan 7 tidak bisa.

    Syarat Pendaftaran KJMU Tahap II Tahun 2025

    1. Berdomisili di DKI Jakarta

    2. Memiliki KTP dan kartu keluarga DKI Jakarta

    3. Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau merupakan warga binaan sosial pada panti sosial dinas sosial

    4. Tidak menerima beasiswa atau bantuan pendidikan lain yang bersumber dari APBN dan atau APBD

    Cara Daftar KJMU Tahap II Tahun 2025

    Dikutip dari arsip detikEdu, cara mendaftar KJMU tahap II tahun 2025 yaitu:

    1. Mengisi formulir pendaftaran dari sekolah SMA asal

    2. Buka laman p4op.jakarta.go.id/kjmu

    3. Upload kelengkapan dokumen usulan

    4. Tunggu hasil seleksi dan pengumuman penerima.

    Jadwal Seleksi KJMU Tahap II Tahun 2025

    • Pendaftaran KJMU khusus pendaftar baru: 18-22 September 2025
    • Verifikasi dan unggah SPTJM sekolah: 18-24 September 2025
    • Verifikasi dan unggah SPTJM perguruan tinggi untuk pendaftar baru dan penerima lanjutan: 18-29 September 2025
    • Verifikasi dinas pendidikan: 30 September-6 Oktober 2025
    • Penetapan penerima melalui keputusan gubernur: 7-16 Oktober 2025

    Itulah informasi tentang pendaftaran KJMU tahap II tahun 2025 bagi mahasiswa on going. Pendaftaran ditutup beberapa hari lagi, jadi jangan sampai ketinggalan ya!

    (det/det)



    Sumber : www.detik.com

  • 12 Tempat Wisata Dulu Ramai dan Terkenal, Kini Tutup Jadi Kenangan


    Jakarta

    Seiring waktu, tempat wisata ada yang tutup dan berubah menjadi fasilitas lain sesuai kebutuhan masyarakat. Sayang beberapa di antaranya jadi terbengkalai dan menjadi tempat syuting konten horor.

    12 Tempat Wisata yang Dulu Ramai

    Berikut beberapa lokasi wisata yang sempat fenomenal dan sejarah singkatnya serta nasibnya kini, dikutip dari arsip berita detikcom dan situs traveling:

    1. Kampung Gajah Wonderland


    Kampung GajahKampung Gajah (Whisnu Pradana/detikJabar)
    • Buka/tutup: 2009-2018.
    • Alamat: Jalan Sersan Bajuri, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Bandung Barat.

    Pada masanya, Kampung Gajah adalah destinasi wisata keluarga yang berdiri di lahan seluas 45-64 hektar. Kampung Gajah menyediakan berbagai atraksi dari hewan besar ini dan wahana permainan.

    Saat ini, jejak-jejek kejayaan Kampung Gajah masih bisa ditemui di lokasi tempatnya berdiri. Namun bangunan dan fasilitas yang tersedia tidak terawat menimbulkan kesan angker. Lahan Kampung Gajah dibiarkan begitu saja dipenuhi tanaman liar dan semak belukar.

    2. Teater Mobil Ancol

    • Buka/tutup: 1970an-1990an.
    • Alamat: Kompleks Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara.

    Indonesia sempat punya drive-in cinema yang memungkinkan pengunjung nonton bioskop dari mobilnya masing-masing. Drive-in cinema ini bahkan menjadi yang pertama di Asia Tenggara, seperti tertulis dalam laporan detik X.

    Sayang, stok film yang kebanyakan untuk dewasa dan tindakan tak senonoh pengunjung akhirnya berujung pada penutupan destinasi wisata legenda ini. Sekarang, arena teater mobil menjadi stasiun gandola bagi pengunjung kompleks hiburan Ancol.

    3. Snowbay Waterpark TMII

    Snowbay Waterpark TMIISnowbay Waterpark TMII (Putu Intan/detikcom)
    • Buka/tutup: 2009-2022.
    • Alamat: Komplek Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

    Sesuai namanya, Snowbay Waterpark menyediakan wahana hiburan berkonsep salju seperti di negara subtropis. Konsep ini dipadukan dengan wahana permaianan air dan kolam renang yang bisa dinikmati bersama keluarga.

    Ketika Pandemi COVID-19 melanda tahun 2020-2022, Snowbay Waterpark terabaikan selama dua tahun hingga berhenti menyediakan alternatif hiburan. Saat ini arena Snowbay berubah menjadi arena parkir terpusat dan fasilitas lain bagi pengunjung TMII.

    4. Taman Remaja Surabaya (TRS)

    Taman Remaja Surabaya dan THRTaman Remaja Surabaya dan THR (Esti Widiyana)
    • Buka/tutup: 1971-2018.
    • Alamat: Jl. Kusuma Bangsa Nomor 110, RT 005/RW 04 Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Jawa Timur.

    Dalam sejarahnya seperti ditulis detikJatim, TRS hadir sebagai sarana pemulihan warga yang trauma akibat G30S/PKI. Meski namanya menggunakan kaya remaja, semua penduduk bisa bersenang-senang di tempat hiburan ini.

    Seiring waktu, minat mengunjungi arena ini menurun dengan banyaknya alternatif wisata di Surabaya dan sekitarnya. Saat ini TRS menjadi arena konser dengan kapasitas 35-40 ribu penonton.

    5. Taman Festival Bali

    Taman Festival BaliTaman Festival Bali (dok denpasarkota.go.id)
    • Buka/tutup: 1997-2000an.
    • Alamat: Jl. Padang Galak Nomor 3, Kesiman, Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali.

    Ketika masih beroperasi, destinasi wisata seluas 8,98 hektar ini mengundang rasa kagum pengunjung. Taman Festival Bali berdiri di lokasi yang sangat strategis dengan wahana megah dan mewah, misal bioskop 3D.

    Sayang setelah beroperasi dua tahun, Taman Festival Bali mengalami kebakaran hingga jatuh pailit. Saat ini lokasi Taman Festival Bali dibiarkan hingga menjadi kompleks angker. Sekarang, lokasinya menjadi tempat untuk konten horor dan misteri.

    6. Taman Ria Senayan

    • Buka/tutup: 1970an-2010.
    • Alamat: Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3, RT 01/RW 03, Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

    Taman Ria Senayan telah melewati empat dekade sebelum dibongkar tahun 2010. Komplek hiburan ini dibongkar tahun 1997 untuk modernisasi wahana permainan. Pada tahun 1999, sempat ada kejadian roller coaster berhenti mendadak akibat aliran listrik terputus. Para pengunjung tertahan di wahana itu selama dua jam sebelum diselamatkan petugas.

    Seiring waktu, pengunjung Taman Ria Senayan menurun dengan banyaknya pilihan wisata. Saat ini arena Taman Ria Senayan menjadi Senayan Park (SPARK) yang resmi dibuka pada 2021. Senayan Park adalah pusat perbelanjaan sekaligus hiburan dengan konsep lifestyle.

    7. Depok Fantasi Waterpark (Aladin Waterpark)

    Depok Fantasi WaterparkDepok Fantasi Waterpark (Depok Fantasi Waterpark)
    • Buka/tutup: 2008-2020.
    • Alamat: Jl. Boulevard Grand Depok City, Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat.

    Wahana ini dianggap sebagai pionir tempat hiburan bagi warga Depok dan sekitarnya. Hal ini tak berlebihan, karena wahana di arena permainan air ini tak pernah sepi pengunjung.

    Namun masa kejayaan Depok Fantasi Waterpark pudar saat pandemi COVID-19 melanda pada 2020-2022. Arena permainan ini ditutup dan perlahan berubah menjadi kompleks perumahan. Semua jejak bangunan dan fasilitas arena permainan berubah menjadi cluster Grand Depok City (GDC) serta fasilitas pendukungnya.

    8. Taman Wonderia Semarang

    Taman Wonderia SemarangTaman Wonderia Semarang (Google Street View)
    • Buka/tutup: 2004-2007.
    • Alamat: Tegalsari, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Jawa Tengah.

    Destinasi wisata di tengah kota Semarang ini sempat jadi favorit warga yang tinggal di sekitarnya. Berdiri di lahan seluas 9 hektar milik Pemerintah Kota Semarang, pengunjung bisa mengunjungi aneka wahana atraksi dan permainan.

    Sayang di tahun 2007, Wonderia ditutup setelah adanya kecelakaan di wahana plane tower. Penutupan dilakukan dalam rangka penyelidikan bencana yang sempat terjadi juga di 2006. Di tahun 2024, lahan ini ditawarkan Pemkot Semarang pada investor dan sempat juga direncanakan menjadi hutan kota.

    9. Kafe Tenda Semanggi (KTS)

    • Buka/tutup: 1990an-2000an.
    • Alamat: Kompleks SCBD, Jakarta.

    Kafe Tenda Semanggi adalah tempat wisata bergengsi pada masanya dengan aneka kuliner dan hiburan. KTS juga ramai didatangi para selebriti yang juga pemilik kafe tenda di lokasi tersebut.

    Setelah 10 tahun, kafe tenda mulai ditinggal pengunjung seiring makin banyaknya pilihan hiburan dan kuliner. KTS akhirnya dibongkar menjadi bar dan resto yang menjadi alternatif hiburan bagi pengunjung.

    10. THR Sriwedari Solo

    THR SriwedariTHR Sriwedari (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
    • Buka/tutup: 1985-2017.
    • Alamat: Jl. Slamet Riyadi, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

    Komplek Taman Hiburan Rakyat (THR) adalah destinasi wisata legendaris di Solo selama tiga dekade. THR Sriwedari semula direncanakan pindah tempat, namun urung dilakukan karena ketidaksepakatan harga sewa.

    Pemkot Surakarta rencananya hendak menjadikan Lahan THR Sriwedari masjid yang menjadi ikon kota. Namun pembangunan masjid belum selesai karena sengketa kepemilikan lahan dengan ahli waris.

    11. THR Lokasari

    • Buka/tutup: 1985-2017.
    • Alamat: Lokasari Square, Jakarta Barat.

    Selain wisata hiburan, lokasi yang dulu bernama Prinsen Park ini juga pas disebut destinasi sejarah. Pemprov Jakarta mengambil alih THR Lokasari pada tahun 1985an dan menyediakan aneka pertunjukan seni serta hiburan bagi warga.

    Di tahun 1990an THR Lokasari mulai menyediakan hiburan malam dan restoran. Tantangan ekonomi menjadikan THR Lokasari terbengkalai hingga akhirnya tutup pada 2017. Saat ini, jejak taman budaya THR Lokasari resmi menjadi Lokasari Square yang merupakan pusat perbelanjaan.

    12. Hotel Gantung Purwakarta

    Hotel Gantung Purwakarta Skylodge Padjadjaran AnyarHotel Gantung Purwakarta Skylodge Padjadjaran Anyar (Instagram @skylodge.indonesia)
    • Buka/tutup: 2017 dan dikabarkan tutup pada 2024.
    • Alamat: Tebing Gunung Parang, Purwakarta, Jawa Barat.

    Hotel Gantung Purwakarta atau Skylodge Padjadjaran Anyar pernah digadang-gadang menjadi hotel tertinggi di dunia. Pengunjung bisa menikmati fasilitas skylodge setelah naik tebing dengan berbagai sarana yang disiapkan hotel.

    Kamar yang tergantung di sisi tebing dibangung dengan dinding tembus pandang, sehingga pengunjung bisa menikmati pemandangan sekitar hotel dari ketinggian. Saat ini, pengunjung masih bisa naik Gunung Parang meski tak lagi dapat menikmati sensasi hotel gantung.

    Memori dan fenomena di tujuan wisata yang dulu sempat terkenal ini tentu layak untuk terus dikenang. Tentu akan lebih baik jika lahan dan jejaknya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan orang banyak.

    (row/wsw)



    Sumber : travel.detik.com