Tag: pendaftaran

  • Beasiswa Kuliah S2 & Riset di Jepang, INPEX Scholarship 2025 Dibuka!



    Jakarta

    INPEX Scholarship Foundation membuka pendaftaran beasiswa INPEX 2025 hingga 31 Oktober 2024. Beasiswa fully funded (penuh) ini terbuka bagi calon mahasiswa pascasarjana yang ingin kuliah S2 dan riset di Jepang.

    Yayasan beasiswa ini didirikan di Jepang pada 1981 dengan donasi dari Indonesia Petroleum, Ltd. (kini INPEX Corporation). Beasiswa INPEX diharapkan mendorong persahabatan dan aksi baik melalui awardee dan program beasiswa ini sendiri.

    Beasiswa INPEX meliputi biaya ujian masuk, biaya kuliah, dan uang saku bulanan sebesar 160 ribu yen (Rp 16,8 juta). Uang bulanan ini dapat digunakan untuk mencukupi biaya hidup seperti biaya sewa tempat tinggal, biaya kesehatan, biaya transportasi, biaya internet, dan lain-lain.


    Dikutip dari panduan resminya, beasiswa INPEX 2025 juga meliputi biaya commuter pass dan biaya tiket pesawat kelas ekonomi pergi-pulang Indonesia-Tokyo, Jepang. Saat tiba di Jepang, awardee juga akan mendapat tunjangan kedatangan 60 ribu yen (Rp 6,3 juta). Sedangkan biaya paspor dan visa ditanggung penerima beasiswa.

    Beasiswa Kuliah di Jepang, INPEX Scholarship 2025

    Syarat Beasiswa

    1. Warga Negara Indonesia (WNI).
    2. Usia kurang dari 30 tahun saat mendaftar.
    3. Sarjana natural science (rumpun IPA) seperti teknik, pertanian, fisika, matematika, biologi, kimia, ilmu komputer dan lainnya.
    4. Lulusan perguruan tinggi bereputasi sangat baik.
    5. Sudah menyelesaikan studi minimal 16 tahun pendidikan, atau latar akademik yang setara.
    6. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) jenjang S1 minimal 3.00
    7. Mendapat izin untuk menerima beasiswa oleh institut, universitas, atau perusahaan asal.
    8. Memiliki minat di bidang hubungan Republik Indonesia-Jepang dan siap berkontribusi pada bidang tersebut.
    9. Belum pernah mendapat beasiswa senada di Jepang.

    Tahap Seleksi

    • Primary Selection: Tahap seleksi awal dengan meninjau formulir pendaftaran, rekam jejak pendidikan, rencana riset, surat rekomendasi, surat penerimaan dari kampus tujuan, skor kemahiran berbahasa Inggris, dan dokumen lain; serta wawancara.
    • Final Selection: Tahap seleksi berdasarkan keputusan dewan direksi yayasan.

    Pengumuman hasil Primary Selection akan disampaikan pada Februari 2025. Sedangkan pengumuman Final Selection akan diinformasikan pada akhir Maret 2025.

    Cara Mendaftar

    1. Mengirimkan formulir pendaftaran format PDF yang telah diisi serta foto diri sebahu terbaru tanpa topi format JPG, PDF, atau GIF ke isf-foundation@inpex.co.jp.
    2. Membawa atau mengirimkan dokumen pendaftaran dengan deskripsi APPLICATION FOR SCHOLARSHIP di amplop ke alamat INPEX Masela, Ltd. Jakarta Office, Sentral Senayan 1 Building 13th Floor, Jl. Asia Afrika No 8, Jakarta Pusat, 10270, Indonesia.

    Dokumen Pendaftaran

    1. Formulir cetak dengan tanda tangan di halaman akhir.
    2. Transkrip akademik dari perguruan tinggi asal.
    3. Surat rekomendasi dari rektor atau dosen pembimbing kampus asal, dan/atau pemberi kerja saat ini (jika sedang bekerja).
    4. Ijazah.
    5. Letter of Acceptance dari dosen pembimbing di kampus tujuan.
    6. Curriculum vitae (CV)
    7. Surat keterangan kesehatan dari dokter yang menyatakan pelamar dapat menjalani kuliah di Jepang (dapat dalam bahasa Indonesia).
    8. Sertifikat TOEFL iBT, TOEFL ITP, TOEIC, IELTS yang diperoleh dari tes setelah Oktober 2022.
    9. Sertifikat kemahiran berbahasa Jepang JLPT jika ada.

    Jadwal Beasiswa

    • Batas waktu pendaftaran: 31 Oktober 2024
    • Wawancara dengan kandidat terpilih: Awal Januari 2025
    • Pengumuman hasil seleksi awal: Februari 2025
    • Pengumuman hasil seleksi akhir: Maret 2025
    • Pengiriman aplikasi sebagai research student: April/Mei 2025
    • Kedatangan di Jepang: September 2025
    • Awal studi mahasiswa riset: Oktober 2025
    • Ujian masuk S2: Kuartal 4 2025-kuartal 1 2026
    • Awal studi mahasiswa S2: April 2026

    Beasiswa S2 dan riset di Jepang ini akan berakhir 30 hari setelah tanggal penyelesaian studi atau riset, tanggal meninggalkan Jepang, atau tanggal dalam durasi 2 tahun 8 bulan. Berakhirnya beasiswa dipilih menurut tanggal tercepat dari salah satu di antara tiga opsi tersebut.

    Informasi INPEX Scholarship 2025 untuk kuliah di Jepang lebih lanjut bisa dicek di laman https://www.inpex-s.com atau klik panduan resminya di sini.

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran KIP Kuliah 2024 Jalur Mandiri PTN-PTS Masih Dibuka hingga 31 Oktober


    Jakarta

    Sempat tidak bisa diakses karena terdampak serangan Pangkalan Data Nasional Sementara (PDNS) 2, pendaftaran bantuan pendidikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2024 masih berlanjut. Pendaftaran masih dibuka hingga 31 Oktober 2024 mendatang melalui laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/

    Setidaknya ada dua jalur seleksi tersisa yakni mandiri perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS). Meskipun kini beberapa kampus PTN sudah memulai masa orientasi mahasiswa baru, peserta tetap bisa mendaftar hingga batas waktu yang ditentukan.

    Namun jika pendaftaran sudah dilakukan pada periode Januari-Juni sebelum laman terdampak serangan PDNS 2, peserta diharuskan untuk melakukan reklaim akun.


    Dikutip dari Buku Panduan Proses Pemulihan atau Reklaim Akun Program KIP-K 2024, Minggu (11/8/2024) begini langkah-langkahnya.

    Cara Klaim Akun Pendaftar KIP Kuliah Periode Januari-Juni 2024

    1. Buka laman KIP Kuliah https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/.

    2. Klik “Login Siswa” dan klik “klaim akun” di kolom Informasi Penting.

    3. Isi data-data yang dibutuhkan, seperti:

    • Nomor Induk Kependudukan (NIK)
    • Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
    • Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN)
    • Tanggal lahir
    • Nama Ibu Kandung

    4. Klik tombol “Verifikasi Data”. Akan muncul hasil verifikasi untuk klaim akun dengan informasi:

    • Nama pemohon
    • Asal sekolah
    • Tanggal lahir

    5. Masukkan email aktif lalu klik tombol “Kirim Rincian Akun”.

    6. Akan muncul notifikasi bahwa rincian akun telah berhasil dikirim ke alamat email yang telah dicantumkan. Pastikan untuk melihat konfirmasi pada email terdaftar.

    7. Periksa seluruh rincian data dan klik tombol “Masuk ke Akun” untuk melanjutkan proses seleksi.

    8. Setelah masuk ke akun, pastikan status di bagian kolom “formulir” dan “kelengkapan” sudah sesuai dan lengkap. Jika belum, unggah kembali dokumen atau data yang diperlukan.

    9. Proses seleksi mandiri PTN dan PTS di sistem KIP-K akan kembali dibuka mulai 31 Juli 2024.

    Cara Daftar KIP Kuliah Mandiri 2024

    Bila kamu belum pernah mendaftar KIP-K 2024 sama sekali, berikut langkah-langkah yang bisa diikuti:

    • Buka laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/
    • Membuat akun secara mandiri atau bisa didaftarkan perguruan tinggi tempat mahasiswa diterima.
    • Untuk mendaftarkan akun, mahasiswa harus mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), dan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN).
    • Kemudian, calon penerima memasukkan email aktif untuk mendapatkan informasi Nomor Pendaftaran dan Kode Akses.
    • Sistem KIP Kuliah Merdeka selanjutnya akan melakukan validasi NIK, NISN, dan NPSN serta kelayakan mendapatkan KIP Kuliah Merdeka
    • Pendaftar menyelesaikan proses pendaftaran di laman KIP Kuliah Merdeka sesuai jalur seleksi yang dipilih yakni jalur Mandiri.
    • Jika berhasil diterima di perguruan tinggi, maka bisa melakukan verifikasi lebih lanjut di perguruan tinggi tempat pendaftar diterima.

    Besaran Bantuan KIP Kuliah 2024

    1. Biaya Pendidikan

    • Prodi dengan akreditasi Unggul atau A atau Internasional maksimal Rp 8 juta dan khusus prodi kedokteran maksimal Rp 12 juta.
    • Prodi dengan akreditasi Baik Sekali atau B maksimal Rp 4 juta.
    • Prodi dengan akreditasi Baik atau C maksimal Rp 2,4 juta.

    2. Biaya Hidup

    Biaya hidup per bulan diberikan pada mahasiswa berdasarkan 5 klaster wilayah, yaitu:

    • Kelompok 1: Rp 800 ribu
    • Kelompok 2: Rp 950 ribu
    • Kelompok 3: Rp 1,1 juta
    • Kelompok 4: Rp 1,25 juta
    • Kelompok 5: Rp 1,4 juta

    Sekali lagi pendaftaran masih dibuka hingga 31 Oktober 2024. Informasi lebih lengkap bisa dilihat di laman resmi KIP Kuliah https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/.

    (det/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • BRIN-Baznas Buka Beasiswa Riset 2024 untuk Mahasiswa S1-S3, Kuota 150 Orang



    Jakarta

    Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia menggandeng Badan Inovasi Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) meluncurkan Beasiswa Riset Baznas 2024 di Gedung Baznas RI, Jakarta, Selasa (26/8/2024).

    Beasiswa ini akan disalurkan kepada mahasiswa S1, S2, dan S3. Penerima bisa memanfaatkan bantuan dana dari Baznas untuk menyelesaikan riset tugas akhir berupa skripsi hingga tesis.

    Selain itu, beasiswa juga berlaku bagi tim/kelompok/instansi/lembaga yang ingin melakukan riset. Kuota Beasiswa Riset Baznas 2024 tersedia bagi 150 penerima.


    Rinciannya untuk 55 mahasiswa S3, 55 mahasiswa S2, 50 mahasiswa S1 dan 5 kelompok/lembaga/tim riset. Ketua Baznas RI, Noor Achmad berharap beasiswa bisa digunakan semaksimal mungkin oleh para penerimanya.

    “Kami berharap kerja sama ini tidak hanya membantu para mustahik saat ini, tetapi juga memberikan mereka kemampuan untuk membantu orang lain di masa depan,” ungkap Noor dilansir dari laman Baznas RI, Rabu (28/8/2024).

    Terbuka untuk Umum dan Periset Zakat-Wakaf

    Skema Beasiswa Baznas 2024 terbagi jadi dua, yakni untuk Kategori Umum dan Manajemen Zakat dan Wakaf (Mazawa). Lewat beasiswa ini juga Baznas tengah mendorong riset terkait zakat.

    Sehingga diharapkan, para periset terpilih nantinya dapat memberikan solusi atas permasalahan mustahik di Indonesia. Noor berharap para mahasiswa penerima beasiswa dapat melakukan riset soal hal tersebut.

    “Melalui beasiswa riset ini diharapkan bisa melahirkan peneliti yang bisa menciptakan inovasi tata kelola zakat melalui riset dan kajian yang dilakukannya sehingga dapat terwujud berbagai program kemanusiaan yang bisa tepat sasaran dan membawa kebermanfaatan untuk mustahik,” ujar Noor.

    Menurut Noor, zakat merupakan salah satu solusi dalam menangani permasalahan nasional. Khususnya dalam memberantas kemiskinan yang cukup ekstrem.

    “Insya Allah, kami abdikan apa yang kami miliki untuk masyarakat miskin/mustahik. Mudah-mudahan mereka bisa menolong kita setidaknya di akhirat,” tambahnya.

    Adapun Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko mengatakan beasiswa riset ini relevan dengan manajemen talenta nasional BRIN. Terutamanya, dapat membantu para anak muda untuk menjadi periset.

    “Kami siap mendukung dan memfasilitasi masyarakat, terutama dalam bidang riset, sehingga semua pihak bisa maju bersama,” kata Tri.

    Sebagai informasi tambahan, Baznas RI sejak tahun 2018 sampai kini telah menyalurkan dana senilai Rp 10 miliar untuk beasiswa dan bantuan riset.
    Ditambahkan oleh Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, program beasiswa ini ditujukan juga untuk mewujudkan investasi terhadap generasi emas tahun 2045.

    “Ini adalah bentuk komitmen bagaimana zakat dapat menjadi bagian dari solusi kebangsaan dan meletakkan fondasi peradaban. Dari tahun ke tahun, anggaran untuk program ini terus meningkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan dan kualitas penelitian tentang tata kelola zakat dan sektor lainnya,” jelas Saidah.

    Untuk informasi pendaftaran, detikers bisa terus pantau website resmi Baznas RI yakni https://baznas.go.id atau Instagram-nya yakni @beasiswabaznasri.

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran KJMU Tahap II 2024 Diperpanjang hingga 10 September, Begini Jadwalnya


    Jakarta

    Pendaftaran Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) Tahap II Tahun 2024 diperpanjang hingga 10 September mendatang. Masih sama, seleksi dilakukan secara daring melalui laman Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan Jakarta pada tautan https://p4op.jakarta.go.id/kjmu.

    Namun, karena perpanjangan waktu pendaftaran ini, seluruh jadwal rangkaian seleksi program bantuan pendidikan tinggi ini juga ikut berubah. Dikutip dari postingan Instagram UPT P4OP Dinas Pendidikan Jakarta, Rabu (4/9/2024) berikut jadwal terbarunya.

    Jadwal Terbaru Seleksi KJMU Tahap II Tahun 2024

    • Pendaftaran KJMU: hingga 10 September 2024
    • Verifikasi sekolah: hingga 11 September 2024
    • Verifikasi perguruan tinggi: hingga 13 September 2024
    • Verifikasi Dinas Pendidikan: 17-27 September 2024
    • Penetapan penerima melalui Keputusan Gubernur: 30 September-31 Oktober 2024

    Syarat Daftar KJMU Tahap II Tahun 2024

    Seperti yang diketahui, KJMU adalah program bantuan pendidikan khusus mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu dan berdomisili serta lahir di Jakarta. Setidaknya, ada lima syarat utama untuk mendaftar KJMU, yakni:


    1. Tinggal dan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta Kartu Keluarga (KK) DKI Jakarta.

    2. Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) baik pusat atau daerah dan/atau terdata sebagai warga binaan sosial pada panti sosial.

    3. Tidak sedang menerima beasiswa lain yang bersumber dari APBN dan/atau APBN.

    4. Berkuliah di 101 PTN yang bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta lewat jalur reguler.

    5. Mahasiswa on going diperkenankan mendaftar maksimal semester 4.

    Cara Daftar KJMU Tahap II Tahun 2024

    Jika sudah memenuhi kriteria, tahapan untuk mendaftar KJMU Tahap II Tahun 2024 yakni:

    1. Mengisi formulir pendaftaran dari sekolah SMA asal

    2. Buka laman p4op.jakarta.go.id/kjmu

    3. Upload kelengkapan dokumen usulan, seperti:

    • Surat permohonan kepada Gubernur
    • Scan kartu mahasiswa/surat keterangan sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi
    • Scan KK
    • Scan KTP
    • Scan Kartu Hasil Studi (khusus bagi pendaftaran lanjutan KJMU)

    4. Upload surat pernyataan di atas meterai yang menyatakan sebagai warga DKI Jakarta dan anggota keluarga dalam 1 KK tidak ada yang berstatus sebagai:

    • ASN (PNS/PPPK)
    • TNI/Polri
    • Anggota MPR RI
    • Anggota DPR RI
    • Anggota DPD RI
    • Anggota DPRD Provinsi
    • Anggota DPRD Kabupaten/Kota
    • Pegawai tetap BUMN
    • Pegawai tetap BUMD

    5. Upload surat pernyataan di atas meterai yang menyatakan bahwa orang tua/wali tidak memiliki kendaraan roda empat/mobil atau tidak memiliki aset berupa tanah/bangunan dengan nilai NJOP diatas Rp 1 miliar, serta keluarga tidak mengkonsumsi air kemasan bermerek paling sedikit 19 liter.

    6. Upload surat pernyataan di atas meterai yang menyatakan pada saat ini tidak sedang menerima beasiswa/bantuan pendidikan lain yang bersumber dari APBN dan/atau APBD.

    7. Tunggu hasil seleksi dan pengumuman penerima

    Informasi tentang pendaftaran KJMU terbaru bisa dilihat melalui Instagram UPT P4OP Dinas Pendidikan Jakarta dengan akun @upt.p4op.

    Demikianlah informasi tentang perpanjangan waktu pendaftaran KJMU Tahap II tahun 2024. Selamat mendaftar!

    (det/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Beasiswa PhD dan Post Doctoral ke Austria untuk 2025, Minat Daftar?



    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Austria menawarkan beasiswa pendidikan dan penelitian bagi warga Indonesia. Beasiswa ini berlaku untuk program sarjana, pascasarjana, PhD dan post doctoral (postdoc).

    Detikers bisa mencoba program Full PhD Grant, Postdoc Grant, Music Practice Grant atau Short-term Research Grant. Selain sokongan dana pendidikan dan penelitian, beasiswa juga menunjang biaya hidup selama di Austria.

    Khusus bagi yang ingin melamar beasiswa Music Practice Grant, pendaftaran dibuka hingga 15 Desember 2024. Sementara yang berminat mengambil Full PhD Grant dan Postdoc Grant batas pendaftaran masih sampai Maret 2025.


    Adapun yang akan memilih program penelitian singkat pendaftaran dibuka selama 2-9 bulan sebelum pelamar melakukan kunjungan ke universitas tujuan. Apa saja persyaratan untuk bisa daftar beasiswa ini?

    Mengutip laman Dikti Kemendikbudristek, berikut informasi lengkapnya:

    1. Program Short Term Research Grant

    Beasiswa untuk program Short Term Research Grant berlaku untuk jangka 1-2 bulan. Penerima beasiswa akan mendapatkan tunjangan 1.300 Euro per bulan dan subsidi perjalanan hingga 1.200 Euro.

    Pilihan Program Studi

    • Ilmu pengetahuan alam
    • Ilmu teknik
    • Kedokteran
    • Kesehatan
    • Ilmu pertanian
    • Ilmu sosial
    • Humaniora

    Syarat Daftar

    • Pelamar Postdocs maksimal berusia 45 tahun (jika sedang mengasuh anak dapat diperhitungkan).
    • Mempunyai kemampuan bahasa Inggris dan Jerman yang baik
    • Pelamar tidak boleh pernah tinggal/belajar/menjalani penelitian/pekerjaan akademis di Austria pada tahun terakhir, enam bulan sebelum menerima hibah.
    • Pelamar yang tinggal secara permanen di Austria atau yang telah menyelesaikan pendidikan akademisnya terutama di Austria tidak berhak untuk mendaftar.
    • Mengirim lamaran online lewat laman https://www.scholarships.at/
    • Mempunyai surat rekomendasi dari supervisor di universitas pilihan di Austria
    • Surat rekomendasi tersebut dapat hanya dapat diterbitkan oleh peneliti atau dosen yang terafiliasi dengan universitas anggota ASEA-UNINET Austria dan yang memegang “Venia Docendi”, misalnya seorang Profesor Penuh atau Associate
    • Mempunyai surat rekomendasi dari koordinator ASEA-UNINET di universitas Austria yang bekerja sama
    • Mempunyai surat rekomendasi dari koordinator ASEA-UNINET di universitas ASEAN yang bekerja sama.
    • Mempunyai surat rekomendasi dari koordinator nasional ASEA-UNINET negara anggota ASEAN
    • Surat rekomendasi tidak boleh lebih dari enam bulan pada saat melamar.
    • Salinan paspor
    • Sertifikat PhD serta terjemahan bahasa Inggris atau Jerman.

    2. Program Full Ernst Mach Grant

    Jenis beasiswa ini menawarkan beasiswa untuk studi PhD penuh, penelitian pasca doktoral dan untuk studi di bidang praktik musik di universitas anggota ASEA-UNINET di Austria. Durasi beasiswa bisa berlaku hingga tiga tahun.

    Pilihan program yang bisa diambil dalam skema beasiswa full ini antara lain ilmu pengetahuan alam, ilmu teknik, kedokteran manusia, kesehatan, ilmu pertanian, ilmu sosial, dan humaniora.

    Full PhD Grant

    • Kelompok sasaran: Mahasiswa pascasarjana yang ingin menyelesaikan program doktor/PhD penuh di Austria dan memenuhi persyaratan untuk masuk dan yang telah menyelesaikan studinya di universitas di luar Austria
    • Durasi: 36 bulan
    • Manfaat hibah: 1,300 Euro per bulan, subsidi biaya perjalanan hingga 1,200 Euro, dan subsidi mobilitas sebesar 300 Euro per bulan

    Postdoc Grant

    • Kelompok sasaran: Postdocs yang terlibat dalam pengajaran dan penelitian di anggota ASEA-UNINET universitas di Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, atau Vietnam
    • Durasi: 4 – 9 bulan
    • Manfaat hibah: 1,300 Euro per bulan dan subsidi biaya perjalanan hingga 1,200 Euro

    Music Practice Grant

    • Kelompok sasaran: Sarjana (atau lebih tinggi) di bidang praktik musik (instrumental dan vokal pertunjukan, komposisi, dan konduktor)
    • Durasi: 9 bulan
    • Manfaat hibah: 1,300 Euro per bulan dan subsidi biaya perjalanan hingga 1,200 Euro

    Syarat Daftar

    • Pelamar sarjana dan pascasarjana maksimal berusia 35 tahun, sedangkan postdoc maksimal 45 tahun.
    • Mempunyai kemampuan baik dalam bahasa Inggris dan Jerman
    • Mengirim lamaran online lewat laman http://www.scholarships.at/
    • Mengajukan proposal penelitian bidang musik dokumen berupa CV & bukti pendaftaran audisi
    • Surat rekomendasi dari supervisor di universitas tuan rumah di Austria (bagi pelamar Music Practice Grant berupa letter of endorsement dari universitas musik Austria setelah proses audisi selesai)
    • Dua surat rekomendasi dari dosen universitas
    • Salinan paspor
    • Sertifikat kelulusan universitas serta terjemahan bahasa Inggris atau Jerman.
    • Setelah dilakukan pemeriksaan persyaratan formal dan evaluasi lamaran oleh para ahli, kandidat akan diundang untuk wawancara pribadi (tatap muka)

    Itulah informasi beasiswa PhD dan Postdoc di universitas Austria. Ayo coba daftar!

    (cyu/cyu)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran Beasiswa Perintis 2025 Dibuka, Alumni Gap Year Bisa Daftar!



    Jakarta

    Beasiswa Perintis 2025 sudah dibuka! Pendaftaran bisa dilakukan mulai 19 Agustus 2024 hingga 15 Oktober 2024.

    Beasiswa ini disediakan oleh Rumah Amal Salman. Bentuk beasiswanya berupa program pembinaan akademik dan soft skill yang didukung beasiswa uang kuliah tunggal (UKT) dan beasiswa pembinaan (living cost) bulanan.

    Peserta nantinya akan terpilih dalam learning camp terlebih dahulu untuk persiapan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2025. Jika peserta lolos di perguruan tinggi negeri yang dipilih, maka mereka akan mendapatkan uang beasiswa.


    Mengutip unggahan akun Instagram @beasiswaperintis, berikut informasi selengkapnya seputar Beasiswa Perintis:

    Jenis Beasiswa Perintis 2025

    1. Learning Camp

    Selama learning camp, peserta akan mendapatkan pendampingan materi dan latihan soal bersama mentor, asesmen minat dan bakat bersama psikolog, dan try out soal-soal UTBK.

    2. Perintis Leadership Program

    Jenis beasiswa ini diberikan kepada peserta yang diterima sebagai mahasiswa. Mereka akan mendapatkan uang biaya kuliah hingga tunjangan bulanan.

    Keuntungan Beasiswa Perintis 2025

    • Bimbingan intensif persiapan UTBK selama lima bulan
    • Kegiatan pengembangan diri, pelatihan, training motivasi, dan tes bakat
    • Relasi dengan peserta se-Indonesia
    • Beasiswa berupa dukungan biaya kuliah dan biaya hidup selama empat tahun (untuk peserta yang lolos ke PTN tertentu dan lolos seleksi lanjutan)

    Syarat Daftar Beasiswa Perintis 2025

    • Siswa/siswi SMA sederajat kelas XII atau alumni gap year 2023 dan 2024 yang masih memiliki kesempatan mengikuti SNBT 2025
    • Berdomisili di Indonesia dan berstatus sebagai warga negara Indonesia
    • Memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu atau Kartu Indonesia Pintar (untuk jalur non prestasi)
    • Memiliki tekad yang kuat untuk melanjutkan pendidikan ke PTN di seluruh Indonesia
    • Follow instagram @beasiswaperintis
    • Pasang Twibbon yang sudah disediakan Beasiswa Perintis di feeds IG pribadi kemudian tag IG @beasiswaperintis
    • Share informasi Beasiswa Perintis ke Grup Whatsapp ataupun media sosial lainnya (minimal tiga grup)

    Syarat Daftar Beasiswa Perintis Fast Track 2025

    • Fast track adalah program yang bisa mempercepat peserta lulus seleksi langsung ke tahap ujian tulis 3. Syaratnya yakni:
    • Peserta sudah mendaftar Beasiswa Perintis (sudah submit atau sedang tahap verifikasi)
    • Wajib mengajak 20 teman untuk mendaftar Beasiswa Perintis
    • Wajib mengajak 10 teman untuk mensubmit pendaftaran
    • Tidak boleh mendaftarkan peserta yang sudah mendaftar dan submit sebelumnya

    Jadwal Seleksi Beasiswa Perintis 2025

    1. Pendaftaran: 19 Agustus – 5 Oktober 2024
    2. Seleksi berkas: 7 – 15 Oktober 2024
    3. Ujian tulis 1: 27 Oktober 2024
    4. Ujian tulis 2: 3 November 2024
    5. Ujian tulis 3: 10 November 2024
    6. Wawancara: 18 – 30 November 2024
    7. Learning camp I: 22 Desember 2024 – 5 Januari 2025
    8. P2P: 18 Januari – 17 Maret 2025
    9. Learning camp 2: 3 – 26 april 2025

    Bagaimana detikers, tertarik daftar beasiswa ini? Segera isi datamu di https://bit.ly/DaftarFasttrackBP25

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran Beasiswa S2 Kominfo x Chevening 2025 Dibuka, Ini Syaratnya



    Jakarta

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Chevening membuka beasiswa S2 ke Inggris bagi warga Indonesia. Beasiswa ini memberikan bantuan pendidikan bagi yang tertarik di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

    Beasiswa S2 Kominfo x Chevening ini cocok bagi Aparatur Pemerintah Pusat/anggota TNI/POLRI dan non-PNS dari Kementerian/LPNK/BUMN/Swasta dengan latar belakang pekerjaan bidang TIK.

    Nantinya peserta bisa memilih tiga prodi magister pada tiga perguruan tinggi di Inggris. Cakupan wilayahnya yakni Inggris, Skotlandia, Irlandia Utara, dan Wales.


    Pendaftaran telah dibuka sejak 3 September 2024 dan akan ditutup pada 5 November 2024. Adapun masa perkuliahan dimulai pada September 2025 mendatang.

    Detikers tertarik dengan beasiswa ini? Mengutip laman Beasiswa Kominfo, berikut informasi lengkapnya:

    Komponen Dana Beasiswa S2 Kominfo x Chevening 2025

    • Dana pendidikan
    • Biaya hidup bulanan
    • Arrival allowance
    • Events and engagement travel allowance
    • Homework departure allowance
    • Tiket pesawat PP
    • Biaya visa
    • Biaya asuransi

    Syarat Pendaftaran Beasiswa S2 Kominfo x Chevening 2025

    • Warga Negara Indonesia (WNI)
    • Diutamakan berusia di bawah 40 tahun
    • Berkomitmen kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan
    • Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun, yang dapat berupa pekerjaan full-time, part-time, magang, atau kerja sukarela.
    • Lulusan S1/DIV
    • Belum memiliki gelar Magister/S2 dan tidak sedang mengikuti program pendidikan Magister/S2
    • Memenuhi persyaratan akademik serta bahasa inggris seperti IELTS, TOEFL IBT, dan Pearson PTE Academic.
    • Peserta mendaftar ke 3 program studi yang berbeda pada satu perguruan tinggi, atau mendaftar ke 3 program studi serupa di
      3 perguruan tinggi berbeda. Peserta hanya diperbolehkan mendaftar pada program studi yang terkait dengan bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
    • Tidak pernah melakukan studi dengan menerima dana dari Pemerintah Inggris
    • Diutamakan bagi yang sudah memiliki Letter of Acceptance (LoA) dari Perguruan Tinggi di Inggris
    • Menyusun esai mengenai rencana studi dan kaitannya dengan bidang pekerjaan atau pengalaman profesional yang relevan dengan pengembangan transformasi digital nasional (500 kata)
    • Menyusun esai yang berisi mengenai career plan dan rencana kontribusi pasca studi khususnya kontribusi bagi pengembangan transformasi digital nasional (500 kata)
    • Menyertakan minimal 2 surat rekomendasi dalam bahasa inggris dari pimpinan/dosen pembimbing/atau tokoh lain yang memiliki kredibilitas
    • Mendapatkan surat izin pimpinan yang berwenang dari tempat bekerja untuk menjalani pendidikan
    • Bagi pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya, melampirkan:
      – Hasil penyetaraan ijazah dari Kemendikbudristek melalui laman https://piln.kemdikbud.go.id/ atau Kemenag melalui laman https://diktis.kemenag.go.id/penyetaraanijazah/
      – Hasil konversi IPK dari Kemendikbudristek melalui laman https://piln.kemdikbud.go.id/ atau Kemenag melalui laman https://diktis.kemenag.go.id/penyetaraanijazah/
      – Tangkapan layar ajuan penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK pada laman Kemendikbudristek atau Kemenag mengenai penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK bagi pendaftar yang penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK-nya belum terbit.
    • Beasiswa ini tidak diperuntukan untuk Pegawai Kementerian Kominfo dan pelamar yang saat ini bekerja atau pernah bekerja dalam 2 tahun terakhir di Kantor Persemakmuran dan Pengembangan Luar Negeri, Kedutaan Besar Inggris, atau departemen terkait di Inggris, termasuk yang memiliki kerabat yang bekerja di sana

    Dokumen Syarat Pendaftaran Beasiswa S2 Kominfo x Chevening 2025

    • Scan KTP
    • Scan paspor hijau bagi masyarakat umum dan Paspor biru bagi PNS (jika telah tersedia)
    • Salinan SK PNS (bagi PNS)
    • Salinan SK Pengangkatan atau Perjanjian Kontrak (bagi Karyawan Swasta) atau portofolio (bagi Wirausaha atau Pendiri startup);
    • Salinan ijazah S1/D4
    • Salinan transkrip akademik S1/D4
    • Scan sertifikat bahasa inggris: IELTS/TOEFL IBT/Pearson PTE Academic
    • Dokumen esai
    • Surat Izin Atasan (bagi PNS/anggota TNI/POLRI sesuai dengan format lampiran III) atau Surat Rekomendasi dari pimpinan, tokoh kredibilitas di bidangnya dan mengenal pelamar dengan baik.

    Cara Daftar Beasiswa S2 Kominfo x Chevening 2025

    1. Pendaftaran beasiswa dilakukan secara paralel melalui laman https://www.chevening.org/scholarship/indonesia/ dan laman https://beasiswa.kominfo.go.id/
    2. Daftar akun dan login pada laman tersebut
    3. Pilih menu dashboard dan isi data pendaftaran dengan benar dan lengkap
    4. Pilih beasiswa kemitraan – luar negeri, klik daftar baru dan pilih beasiswa Kominfo – Chevening
    5. Lanjutkan pendaftaran dan pastikan data pendaftaran sudah benar dan lengkap
    6. Submit aplikasi beasiswa dan tunggu informasi selanjutnya

    Jadwal Pendaftaran Beasiswa S2 Kominfo x Chevening 2025

    • Masa pendaftaran: 1 September – 5 November 2024
    • Seleksi komite independen: November – Januari 2025
    • Pengumuman shortlisted interview: Januari/Februari 2025
    • Seleksi interview: 26 Februari – 25 April 2025
    • Pengumuman beasiswa: Juni 2025
    • Batas waktu offering dan upload Unconditional LoA: Pertengahan Juli 2025
    • Mulai studi di Inggris: September/Oktober 2025

    Demikian informasi soal Beasiswa S2 Kominfo x Chevening 2025. Yuk segera daftarkan dirimu!

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Bakti BCA 2025 Dibuka, Ada 3 Kategori Bantuan Tersedia!


    Jakarta

    Beasiswa Bakti BCA periode 2025 telah dibuka. Periode pendaftaran berlangsung mulai 9 September hingga 31 Oktober 2024.

    Ada tiga kategori Beasiswa Bakti BCA yaitu bantuan finansial, prestasi akademis, serta prestasi non-akademis. Beasiswa prestasi non-akademis ditujukan untuk mahasiswa yang mempunyai prestasi non-akademis minimal tingkat provinsi dalam tiga tahun terakhir seperti di bidang olahraga, seni, kebudayaan, atau lainnya.

    Manfaat Beasiswa Bakti BCA adalah berupa dana pendidikan dan pengembangan diri selama satu tahun melalui Bakti Champions Program. Program Bakti Champions di antara lain meliputi Transformational Program, National Bootcamp, Company Visit, Financial Planning, dan lain-lain.


    Penerima beasiswa akan memperoleh uang saku sebesar Rp 500.000 per bulan dan dana bantuan uang kuliah tunggal (UKT) sebesar minimal Rp 2.000.000 per semester. Selain itu, perlu juga diketahui BCA tidak memberikan ikatan dinas bagi para penerima beasiswa.

    Syarat Beasiswa Bakti BCA 2025

    Dikutip dari situs resmi, berikut ini persyaratannya:

    Syarat Umum

    • Warga Negara Indonesia (WNI)
    • Mahasiswa berstatus aktif yang sedang menempuh program sarjana dan berada di semester 3 perguruan tinggi negeri.
    • Tidak tengah menerima beasiswa lainnya
    • Umur maksimal 22 tahun dan belum menikah
    • Mempunyai kepedulian sosial dan komitmen belajar
    • Aktif dalam kepanitiaan atau organisasi, kecuali untuk kategori beasiswa prestasi non akademis
    • Tidak sedang bekerja full-time dan tidak dalam ikatan dinas lembaga/instansi/yayasan lain
    • Berkomitmen ikut seluruh rangkaian program pengembangan selama 1 tahun
    • Memenuhi syarat kriteria khusus salah satu kategori Beasiswa Bakti BCA
    • Lulus proses tahapan seleksi Beasiswa Bakti BCA.

    Syarat Khusus

    1. IPK

    • Kategori bantuan finansial: 3,0
    • Kategori prestasi akademis: 3,25
    • Kategori prestasi non akademis: Tidak ada syarat IPK

    2. Dokumen Pendukung

    • Kategori bantuan finansial: Surat rekomendasi terkendala finansial, minimal dari RT/RW domisili asal. Format surat bebas.
    • Kategori prestasi akademis: Sertifikat prestasi/penghargaan di bidang akademis, misalnya sertifikat lomba ilmiah dan sebagainya.
    • Kategori prestasi non akademis: Video keahlian/talenta dengan durasi maksimal 30 detik. Video dikumpulkan dalam bentuk link YouTube/Google Drive/OneDrive/lainnya.

    Jadwal Seleksi Beasiswa Bakti BCA

    Manfaat beasiswa berlaku mulai Januari hingga Desember 2025 untuk mahasiswa semester 4 dan 5. Berikut ini jadwal tahapan seleksinya:

    • Pendaftaran secara online: 9 September-31 Oktober 2024
    • Seleksi administrasi: 1-5 November 2024
    • Asesmen dan interviu secara online: 12-14 November 2024
    • Pengumuman: 20 Desember 2024

    Itulah informasi mengenai Beasiswa Bakti BCA 2025. Detikers bisa mendaftar melalui https://beasiswabaktibca.bca.co.id/.

    (nah/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Kemendikbudristek Temukan 4 Kecurangan Penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia


    Jakarta

    Balai Pembiayaan Pendidikan Tinggi (BPPT) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menemukan tiga kecurangan yang dilakukan mahasiswa penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI). Kecurangan ini datang dari mahasiswa dan bisa berakibat fatal.

    Karena bila melanggar, mahasiswa bisa kehilangan statusnya. Hal ini telah tertera dalam Buku Panduan Pendaftaran BPI Tahun 2024.

    Disebutkan bila penerima beasiswa diketahui melanggar ketentuan dan persyaratan seleksi dan/atau tidak memenuhi pernyataan yang disampaikan pada surat pernyataan, maka ia akan diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku di BPPT. Namun, bila penerima beasiswa ketahuan memberikan informasi atau dokumen yang tidak benar/palsu, maka akan dikenakan sanksi administratif berat.


    Sanksi berupa pemberhentian sebagai penerima beasiswa dan berkewajiban pengembalian dana studi yang telah diterima. Ia juga akan diblokir untuk mengikuti program BPPT di masa mendatang.

    Dikutip dari Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik), Kemendikbudristek berikut 4 temuan kecurangan yang dilakukan mahasiswa penerima BPI.

    4 Kecurangan Penerima BPI

    1. Berkuliah Daring Dalam Waktu Lama

    Mahasiswa penerima BPI tidak diperbolehkan melakukan perkuliahan secara online/daring atau hybrid dalam waktu lama. Walaupun pihak perguruan tinggi memperbolehkannya.

    Kepala Sub Bagian Tata Usaha BPPT, Ratna Prabandari menyebutkan ketentuan ini dilakukan karena BPI memberikan skema living allowance atau biaya hidup bulanan. Sehingga mahasiswa penerima BPI harus tinggal dan berada di kota di mana perguruan tinggi berada.

    Menurut temuannya, ada mahasiswa BPI yang melakukan perkuliahan daring di berbeda kota dengan letak kampus hingga 2 semester. Hal ini merupakan tindakan terlarang.

    “Kami menemukan adanya mahasiswa penerima BPI yang melakukan perkuliahan online di tempat tinggal yang berbeda kota dengan kampusnya dalam waktu satu sampai dua semester. Kami tegaskan itu tidak boleh dalam alasan apapun,” katanya.

    2. Mahasiswa Masih Bekerja

    BPPT juga menemukan ada mahasiswa penerima BPI yang masih melakukan pekerjaan sambil berkuliah. Hal ini menurut Ratna sudah jelas aturannya dan tidak boleh dilanggar.

    “Itu kan sudah jelas aturannya, bahwa penerima BPI harus dalam posisi tugas belajar, artinya cuti dari pekerjaannya. Termasuk hal ini berlaku bagi mahasiswa yang diterima atau diangkat sebagai CPNS atau PPPK,” tambahnya.

    Ratna menyebutkan mahasiswa penerima BPI masih boleh bekerja dengan mengabaikan tugas belajar. Dengan catatan pekerjaan yang dilakukannya merupakan bagian wajib dari studi, seperti menjadi teaching assistant atau research assistant.

    3. Pemalsuan Dokumen Akademik

    Kecurangan berkaitan dengan pemalsuan dokumen akademik juga tak luput dari temuan BPPT. Seperti tandatangan promotor tesis atau disertasi dan pemalsuan transkrip nilai akademik pada Kartu Hasil Studi (KHS).

    4. Double Funding dari Pemerintah Daerah

    Double funding adalah sebuah keadaan ketika penerima beasiswa mendapat pendanaan tambahan dari lembaga pemberi beasiswa lain. Dalam hal ini temuan yang ditemukan adalah double funding dari pemerintah daerah.

    Hal ini juga perlu menjadi catatan oleh perguruan tinggi dan BPPT. Kepala Sub Bagian Tata Usaha Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek, Mohammad Alipi menjelaskan memang beasiswa yang berada dari program Puslapdik lainnya mungkin bisa dipantau terkait keadaan double funding.

    Seperti Beasiswa Unggulan, KIP Kuliah dan juga Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik). Sayangnya beasiswa dari pemerintah daerah sulit untuk dipantau penerimaannya.

    “Sebetulnya bila sesama beasiswa yang dikelola Puslapdik itu relatif bisa terpantau. Yang agak sulit terjangkau adalah double funding dengan beasiswa sejenis dari pemerintah daerah,” jelas Alipi.

    Progres Mahasiswa Penerima BPI Dipantau

    Penjelasan Ratna dan Alipi disampaikan dalam Kegiatan Sinkronisasi Data Penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Tahun 2021-2023 dan Pendaftar BPI dalam Negeri Tahun 2024 Wilayah II di Medan, 26 September 2024 lalu. Kegiatan ini dilakukan untuk sinkronisasi data mahasiswa penerima BPI ongoing dan mahasiswa baru 2024.

    Sebagai catatan setiap progres masing-masing awardee pada dasarnya dipantau BPPT dan Kemendikbduristek. Sehingga setiap kecurangan pasti akan ditemukan.

    Pertemuan itu juga bertujuan mempercepat proses pembayaran biaya pendidikan dan meningkatkan layanan beasiswa. Alipi meminta pihak perguruan tinggi untuk memberikan kemudahan bagi awardee BPI dalam pengisian KHS. Sehingga proses pembayaran bisa segera dilakukan.

    “Pada ujungnya mempercepat dan memperlancar proses pembayaran, baik pembayaran biaya pendidikan ke perguruan tinggi maupun biaya hidup ke mahasiswa,” ungkap Alipi.

    Terkait peningkatan layanan, Alipi mengusulkan agar pihak perguruan tinggi melakukan upload dokumen secara langsung tidak melalui mahasiswa terutama KHS. Karena BPPT menemukan ada beberapa dokumen yang kurang valid terkait data mahasiswa.

    Meskipun begitu, Alipi menegaskan pihaknya dan BPPT selalu pemutakhiran sistem. Sehingga layanan pada mahasiswa penerima BPI bisa terus dipermudah dan cepat.

    “Tentunya inti dari semua itu adalah kerja sama dan komunikasi intensif antara perguruan tinggi dengan BPPT untuk meningkatkan layanan,” tutupnya.

    (det/det)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Catatan Penting Sebelum Daftar KIP Kuliah 2025 Menurut Panitia, Perhatikan!


    Jakarta

    Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2025 resmi membuka pendaftaran sejak, Selasa (4/2/2025) lalu. Pendaftaran akan dibuka sepanjang Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2025.

    Baik dari jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) ataupun seleksi mandiri. Seperti yang diketahui KIP Kuliah terbuka luas bagi seluruh lulusan SMA tahun 2025, 2024, 2023 yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi.

    Kriteria utama dalam program ini adalah calon mahasiswa harus memiliki potensi akademik yang baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi. Jika detikers masuk dalam kriteria tersebut, maka tak ada salahnya untuk mendaftar KIP Kuliah.


    Namun sebelum mendaftar, Tim Teknis KIP Kuliah 2025 Sony Hartono Wijaya berikan 6 catatan penting yang perlu diperhatikan siswa. Apa saja? Berikut informasinya dikutip dari tayangan YouTube Pembukaan Pendaftaran KIP Kuliah Tahun 2025, Rabu (5/2/2025).

    6 Catatan Penting Sebelum Daftar KIP Kuliah 2025

    1. Validasi data

    Sony panggilan akrabnya mengingatkan masalah validitas data yang digunakan untuk mendaftar KIP Kuliah. Terutama Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) harus terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

    2. Data pribadi

    Peserta juga diharuskan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pribadinya bukan orang tua. NIK akan digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk membuat rekening untuk menerima bantuan jika dinyatakan lolos.

    “Nanti kalau misalnya adik-adik lulus diterima sebagai penerima program KIP Kuliah itu ada bantuan biaya hidup. Nah, kami biasanya akan buatkan rekening,” jelas Sony.

    “Kalau NIK-nya enggak valid, rekeningnya ngga bisa dibuat,” tambahnya.

    3. Email

    Email menjadi syarat pendaftaran yang krusial dan perlu sangat diperhatikan siswa. Pastikan mendaftar KIP Kuliah dengan alamat email pribadi yang aktif.

    4. Perbaikan data bagi lulusan 2025

    Untuk siswa kelas XII atau lulusan 2025/2026 perlu memperhatikan data yang dimilikinya. Jika ditemukan ketidaksesuaian data dengan Dapodik, siswa tidak akan bisa mendaftar.

    Dengan demikian, segera lakukan koordinasi dengan pihak sekolah terlebih dahulu untuk melakukan perbaikan data yang ada di Dapodik. Jika sudah barulah siswa tersebut bisa melanjutkan pendaftaran.

    5. Perbaikan data bagi lulusan 2024 dan 2023

    Bagi siswa yang sudah lulus bisa melakukan verifikasi dan validasi (verval) secara mandiri dengan menyertakan bukti yang valid. Proses verval mandiri bisa dilakukan pada laman https://pd.data.kemdikbud.go.id/vervalLulusan.

    “Nanti mohon ya dalam melakukan perbaikan data itu disertakan dokumen pendukung yang valid. Jadi kalau misalnya ada kesalahan di NISN bisa disertakan ijazahnya. Kalau ada kesalahan dengan NIK bisa disertakan foto KTP ataupun KK,” jelas Sony.

    Untuk proses perbaikan data di Dapodik akan memerlukan waktu 3 hari kerja. Jadi perhatikan hal ini dengan waktu pendaftaran ya detikers!

    6. Akreditasi perguruan tinggi dan prodi

    Terakhir peserta harus memastikan perguruan tinggi dan program studi (prodi) yang akan jadi tujuan studi. Untuk diingat KIP hanya memperbolehkan siswa memilih kampus dan prodi yang terakreditasi dan dibawah Kemendiktisaintek.

    Tidak berlaku untuk perguruan tinggi yang ada di bawah Kementerian Agama (Kemenag). Seperti Universitas Islam Negeri (UIN) dan lainnya.

    (det/nwk)



    Sumber : www.detik.com