Tag: pendidikan kedokteran

  • Surat Efisiensi Beasiswa Dokter Sempat Viral, Kini Kemenkes Membatalkan



    Jakarta

    Beredar surat beasiswa untuk pendidikan dokter, dokter gigi, dokter spesialis hingga subspesialis dihentikan. Namun, tak sampai sehari, Kemenkes membatalkan surat itu.

    Surat itu beredar di media sosial, seperti X (dulu Twitter).

    Surat berkop Kemenkes itu bernomor DP/.01.01/F.III/340/2025, dengan hal ‘Surat Pemberitahuan’ tertanggal 18 Februari 2025.


    Berikut inti badan surat yang diteken oleh Direktur Penyediaan Sumber Daya Manusia Kesehatan itu:

    Menindaklanjuti Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, bersama ini kami sampaikan bahwa Rekrutmen Program Beasiswa Pendidikan Dokter, Dokter Gigi dan Dokter Spesialis-Subspesialis Kementerian Kesehatan Tahun 2025 untuk sementara waktu dihentikan hingga adanya kebijakan lebih lanjut.

    Untuk peserta aktif penerima beasiswa, pembayaran komponen beasiswa akan tetap dibayarkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    Surat itu mendapatkan banyak protes di X. Banyak yang menilai surat Kemenkes itu paradoks dengan pernyataan Prabowo Subianto saat debat capres yang mengungkapkan Indonesia kekurangan 140 ribu dokter hingga ingin menambah 300 fakultas kedokteran.

    Namun, sehari berselang, Kemenkes membatalkan surat yang diterbitkan itu. Surat ini diunggah Kemenkes dalam media sosial Kemenkes seperti di Instagram story dan X.

    Surat bernomor DP.01.01/F.III/344/2025, dengan Hal ‘Surat Klarifikasi’ itu bertanggal 19 Februari 2025.

    Berikut inti badan surat itu:

    Menindaklanjuti Surat Pemberitahuan Nomor DP 01.01/F.III/340/2025 tentang Program Beasiswa, bersama ini kami sampaikan bahwa Program Beasiswa Pendidikan Dokter, Dokter Gigi, dan Dokter Spesialis/Subspesialies tetap berjalan, tidak termasuk bagi peserta aktif penerima beasiswa yang saat ini sedang dalam proses pendidikan.

    Surat diteken oleh pejabat yang sama Direktur Penyediaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, Anna Kurniati, SKM, MA, PhD.

    Efisiensi program beasiswa dokter dibatalkanEfisiensi program beasiswa dokter dibatalkan Foto: (Tangkapan layar IG dan X Kemenkes RI)

    “#Healthies, program beasiswa PPDS tetap berjalan seperti biasa dan tidak ada perubahan. Kami juga tetap memberikan dukungan penuh kepada seluruh peserta aktif penerima beasiswa yang saat ini sedang menempuh pendidikan,” demikian cuit akun X resmi Kemenkes, @KemenkesRI pada 19 Februari jam 19.17 WIB.

    Dihubungi terpisah, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman menyebut surat baru ini untuk menganulir keputusan pada surat pemberitahuan Nomor DO.01.01/F.III/340/2025. Aji menyebut pemerintah telah mengkaji pembiayaan untuk program beasiswa pada 2025 agar tetap berjalan.

    “Dananya dipastikan cukup,” tegas Aji dilansir dari detikHealth, Selasa (20/2/2025).

    (nwk/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran Beasiswa LPDP Dokter Spesialis RSPPU Dibuka, Cek Syaratnya!



    Jakarta

    Beasiswa LPDP Pendidikan Dokter Spesialis Rumah Sakit Pendidikan sebagai Penyelenggara Utama (DS RSPPU) dibuka. Pendaftaran dibuka pada 10 November hingga 1 Desember 2025.

    Dalam skema beasiswa ini, awardee akan menjalani kuliah di RSPPU sesuai program studi yang dipilih. Dalam unggahan Instagram @lpdp_ri, disebutkan bahwa beasiswa ini merupakan bentuk jawaban dari Indonesia yang masih kekurangan 27.000 dokter spesialis pada 2025,
    Sembunyikan kutipan teks

    Bagaimana cara mendapatkan beasiswa ini? Simak ketentuan lengkapnya!


    Tujuan Studi Beasiswa LPDP DS RSPPU

    1. RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Jakarta

    Program studi: Ilmu penyakit jantung dan pembuluh daerah
    Durasi: 9 semester

    2. RS Pusat Otak Nasional Prof Dr dr Mahar Mardjono, Jakarta

    Program studi: Ilmu Penyakit saraf/neurologi
    Durasi: 8 semester

    3. RS Ortopedi Soeharso, Surakarta

    Program studi: Orthopaedi dan traumatologi
    Durasi: 9 semester

    4. RS Anak dan Bunda Harapan Kita, Jakarta

    Program studi: Ilmu kesehatan anak
    Durasi: 8 semester

    5. RS Mata Cicendo, Bandung

    Program studi: Ilmu kesehatan anak
    Durasi: 8 semester

    6. RS Kanker Dharmais, Jakarta

    Program studi: Onkologi radiasi
    Durasi: 8 semester

    Syarat Penerima Beasiswa LPDP DS RSPPU

    • Warga Negara Indonesia (WNI)
    • Berprofesi sebagai dokter dan memiliki surat tanda registrasi (STR) aktif serta memiliki surat izin praktik (SIP) aktif
    • Berusia maksimal 35 tahun
    • Mempunyai IPK minimal 2,75 dalam skala 4,00
    • Memiliki nilai tes bahasa Inggris TOEFLE ITP minimal 450, TOEFL IBT minimal 45, IELTS minimal 5.0 atau PTE Academic minimal 36
    • Mengikuti seleksi administrasi dan seleksi substansi.

    Cara Pendaftaran Beasiswa LPDP DS RSPPU

    1. Menyelesaikan pendaftaran PPDS RSPPU pada aplikasi SATUSEHAT yang disediakan Kementerian Kesehatan
    2. Mengisi aplikasi pendaftaran beasiswa LPDP di https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/index.php/site/login
    3. Mengunggah dokumen-dokumen yang diperlukan
    4. Pendaftaran ditetapkan menjadi calon penerima beasiswa LPDP apabila dinyatakan lulus seleksi oleh Kementerian Kesehatan dan LPDP.

    Pendayagunaan Alumni Beasiswa LPDP DS RSPPU

    Setelah menerima beasiswa dan lulus dari program studi lewat beasiswa LPDP DS RSPPU, alumni akan ditempatkan menjadi dokter di daerah tugas asal bagi dokter yang sudah menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

    Sementara dokter yang non-PNS akan ditempatkan di daerah prioritas atau daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (DTPK) sesuai ketetapan Kementerian Kesehatan.

    Jadwal Seleksi Beasiswa LPDP DS RSPPU

    • Pendaftaran: 10 November-1 Desember 2025
    • Seleksi administrasi: 2-16 Desember 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 18 Desember 2025
    • Seleksi substansi: 13-23 Januari 2026
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 9 Februari 2026
    • Perkulihan paling cepat: pekan ke-4 Februari 2026

    Demikian informasi beasiswa LPDP DS RSPPU. Jika detikers ingin tahu lebih detail soal beasiswa ini bisa dilihat di sini.

    (cyu/nah)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com