Tag: pendidikan tinggi

  • Beasiswa PMDSU Dibuka, Kuliah S2 Plus S3 4 Tahun



    Jakarta

    Beasiswa Pendidikan Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) Batch 9 dibuka Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Penerima beasiswa angkatan ke-9 dapat menjalani kuliah jenjang magister dan doktor terintegrasi dalam 4 tahun di kampus dalam negeri maupun joint degree untuk kuliah di dalam serta luar negeri.

    Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemdiktisaintek Khairul Munadi mengatakan program Beasiswa PMDSU dirancang untuk mempercepat peningkatan kualitas SDM perguruan tinggi, memperkuat kapasitas kelembagaan, dan menguatkan kapasitas jejaring penelitian nasional dan internasional.

    “Baru 25 persen dosen kita yang sudah menempuh jenjang doktoral sehingga butuh percepatan seperti program PMDSU ini,” kata Khairul di Grha Kemdiktisaintek, Senayan, Jakarta, Senin (25/6/2025).


    Jadi Dosen hingga Praktisi Industri

    Khairul menekankan, lulusan PMDSU tidak hanya diharapkan untu menjadi dosen. Mereka diproyeksikan dapat menjadi dosen, peneliti, perekayasa, maupun praktisi industri nasional dan internasional yang berkontribusi mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

    Berdasarkan data Kemdiktisaintek, ada 1.563 mahasiswa penerima Beasiswa PMDSU dari 18.419 peminat sejak 2013. Sebanyak 57,7 persen alumni menjadi dosen PTN dan PTS; 22,48 persen menjadi peneliti, dan 19,75 persen menjadi praktisi industri, perekayasa, dan guru.

    Jadwal Beasiswa PMDSU 2025

    Pendaftaran Beasiswa PMDSU Batch 9 2025 dibuka mulai 26 Mei 2025 secara online. Para pendaftar terpilih diharapkan serah terima beasiswa per September 2025. Berikut jadwal selengkapnya:

    • Pendaftaran: 26 Mei-26 Juni 2025
    • Seleksi, pleno, dan penetapan Beasiswa PMDSU: 31 Juli 2025
    • Pengumuman penerima beasiswa: Agustus-September 2025
    • Penyaluran dana beasiswa PMDSU: Oktober 2026

    Informasi pendaftaran lebih lanjut dapat diakses di https://www.pmdsu.id/, akun Instagram @pmdsu, dan kanal media sosial Kemdiktisaintek.

    (twu/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Dana KJMU Semester Ganjil 2025 Cair, Cek Besaran Bantuan dan Rekeningmu Sekarang!


    Jakarta

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengumumkan bantuan dana Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) Semester 1 Tahun 2025 sudah dicairkan. Pencairan dana bantuan periode Januari-Juni ini dilakukan secara bertahap sejak Selasa, 27 Mei 2025 lalu.

    Seperti yang diketahui, KJMU adalah program bantuan pendidikan tinggi bagi mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu dan berdomisili serta lahir di Jakarta. Bantuan ini diberikan untuk mahasiswa yang tengah menempuh jenjang pendidikan D3, D4, dan S1.

    Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jakarta menyebutkan sebanyak 16.970 mahasiswa menerima bantuan KJMU semester 1 2025.


    Pencarian dana dilakukan melalui rekening Bank DKI masing-masing. Lalu berapa besaran yang akan diterima mahasiswa?

    Dikutip dari laman Instagram UPT P4OP Disdik Jakarta, Kamis (29/5/2025) berikut informasinya.

    Besaran Dana KJMU Tahap 1 Tahun 2025

    Gubernur Jakarta Pramono Anung, menyebutkan mahasiswa penerima KJMU akan mendapat bantuan total sebesar Rp 9 juta/semester. Jumlah ini sudah termasuk uang saku untuk mahasiswa sebesar Rp 750 ribu/bulan.

    Bantuan yang ditransfer langsung ke rekening Bank DKI penerima hanyalah uang saku saja. Sedangkan uang kuliah akan ditransfer langsung Pemprov Jakarta ke kampus masing-masing.

    “Hal itu dilakukan agar mahasiswa fokus belajar dan menyelesaikan kuliahnya tanpa perlu memikirkan persoalan biaya kuliah,” kata Pemprov Jakarta pada keterangan postingan.

    Dana KJMU yang diterima mahasiswa bisa digunakan untuk:

    • Biaya penyelenggaraan pendidikan, dikelola oleh PTN atau PTS mahasiswa bersangkutan
    • Biaya pendukung personal sebagai bantuan biaya hidup, melingkupi:
    • Biaya buku
    • Makanan bergizi
    • Transportasi
    • Perlengkapan atau peralatan dan biaya pendukung personal lainnya.

    Cara Cek Pencairan Dana KJMU Tahap 1 2025

    Untuk bisa menerima bantuan dana, mahasiswa penerima baru harus menyelesaikan rangkaian pembukaan rekening. Tahapan yang harus dilalui adalah:

    • Datang ke Bank DKI untuk membuka rekening
    • Cetak buku tabungan dan ATM
    • Penyerahan buku tabungan dan ATM
    • Pemindahbukuan dana ke rekening penerima.

    Setelah rekening aktif, mahasiswa bisa langsung mendatangi teller untuk memastikan dana bantuan sudah masuk ke rekeningnya atau belum. Pengecekan juga bisa dilakukan melalui mesin anjungan tunai mandiri (ATM).

    Penerima cukup datang ke ATM Bank DKI atau ATM bank bersama lainnya yang terdekat dengan wilayahmu, masukkan kartu ATM dan pin, lalu lakukan pengecekan informasi saldo rekening.

    Jika dana sudah masuk, detikers juga bisa langsung mengambil uang secara tunai. Meski begitu untuk menjadi catatan, pencairan KJMU dilakukan secara bertahap. Sehingga masih ada kemungkinan peserta belum menerima dana secara langsung pada 27 Mei 2025 kemarin.

    Itulah informasi tentang pencairan dana KJMU tahap 1 2025. Bila kamu salah satu penerima bantuan KJMU, jangan lupa cek rekeningmu ya!

    (det/nah)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • BIM Persiapan S1 LN Angkatan 4 Dipastikan Tetap Jalan Pakai Dana LPDP



    Jakarta

    Ketua Paguyuban Orang Tua Murid (OTM) Beasiswa Indonesia Maju (BIM) Angkatan 4, Ishandawi beberkan hasil audiensi dengan pihak Kementerian Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Ungkap BIM 4 dipastikan tetap jalan menggunakan dana Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

    “Sudah confirm, sangat confirm (menggunakan) dana dari LPDP. Dalam waktu 2 hari ini, LoA (Letter of Acceptance) yang sudah kami terima dari anak-anak itu akan dikumpulkan. Kemudian akan diproses satu demi satunya,” ujar Ishandawi kepada wartawan di Kemdiktisaintek Jakarta, Rabu (19/2/2025).

    BIM 4 Ada di Ranah Siapa?

    Ishandawi bercerita memang pelaksanaan BIM masih dipertanyakan kejelasannya. Namun usai bertemu dengan Kemdiktisaintek yang diwakili Kepala Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek Henri Togar Hasiholan Tambunan, dijelaskan bila pelaksanaan BIM terpecah menjadi dua.


    Di tahap persiapan, BIM akan dilakukan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), sedangkan pembiayaan ada di tangan Kemdiktisaintek.

    “Sehingga dua kementerian itu berkoordinasi secara birokrasinya. Itu yang mungkin (menjadi) hambatanya,” tutur Ishandawi.

    “Tapi secara teknis, program BIM 4 itu tetap lanjut dan anak-anak juga Alhamdulillah nanti LoA-nya bisa langsung diproses oleh pembiayaan di Diktisaintek,” imbuh dia.

    Batas Waktu LoA Awardee BIM Segera Habis

    Dalam tuntutan yang disampaikan Paguyuban OTM BIM 4 dijelaskan LoA yang sudah diterima siswa sudah tidak bisa menunggu lagi. Karena masa berlakunya segera habis.

    Untuk itu, mereka menuntut agar konfirmasi pembiayaan atas LoA yang sudah diterima segera dilakukan. Karena terdapat batas akhir pembayaran uang jaminan/pangkal ke universitas.

    Terkait batas waktu LoA, Ishandawi menjelaskan setiap kampus berbeda-beda. Di Asia, beberapa kampus menerapkan batas waktu LoA hingga 1 Maret, 27 April, hingga 1 Mei.

    “Tetapi Alhamdulillah sudah dipastikan kementerian ini (Kemdiktisaintek) memproses secara berjenjang, secara bertahap dalam waktu (LoA) yang dekat,” ungkapnya.

    Melalui postingan media sosial Instagramnya, Stella Christie membagikan ulang postingan salah satu orang tua murid Paguyuban OTM BIM 4. Ia menyebut menunggu LoA diberikan ke Kemdiktisaintek.

    Prof Stella Christie carikan solusi penerima Beasiswa Indonesia Maju (BIM) S1 LN angkatan 4Prof Stella Christie carikan solusi penerima Beasiswa Indonesia Maju (BIM) S1 LN angkatan 4 Foto: Tangkapan layar IG story @prof.stellachristie

    “Semoga berita baik hasil diskusi kemarin menjadi sumber semangat baru untuk anak-anak kita penerima BIM angkatan 4. Ditunggu LoA-nya! (bendera Indonesia),” kata Stella dikutip Kamis (20/2/2025).

    Mimpi Penerima BIM Kuliah di LN Segera Terkabul

    Siswa dan orang tua Beasiswa Indonesia Maju (BIM) Angkatan 4 yang aksi di depan KemdiktisaintekSiswa dan orang tua Beasiswa Indonesia Maju (BIM) Angkatan 4 yang aksi di depan Kemdiktisaintek Foto: (Devita Savitri/detikcom)

    Yosua Abdi Tulus Kondang, siswa penerima BIM 4 asal SMAN 26 Jakarta ikut memperjuangkan haknya di aksi OTM BIM 4, Rabu (19/2/2025) kemarin. Sejak kecil ia dikenal sebagai sosok yang berprestasi dan kerap langganan beasiswa.

    Hal ini dilakukannya untuk bisa mengenyam pendidikan setinggi mungkin. Kendati demikian, mimpinya untuk melanjutkan pendidikan tinggi sempat terhalang karena masalah biaya.

    Hingga ketika kelas 9 SMP, Yosua berkenalan dengan BIM dari kakak kelasnya. Sejak saat itu, ia berusaha keras agar bisa menjadi salah satu penerima BIM.

    “Saya di situ belum ada lomba yang bisa dibilang berkualitas untuk dikurasi ke BIM, dan akhirnya saya dapat perunggu di Australian Mathematics Competition dan masuk BIM,” cerita Yosua.

    Berhasil diterima menjadi awardee BIM membuat Yosua menaruh harapan tinggi pada beasiswa ini. Ia bahkan melepaskan bangku siswa eligible di Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

    Kini diketahui Yosua telah mengantongi tiga LoA yang masa berlakunya segera habis. Ia berhasil diterima tiga kampus dunia yakni University of Alberta Kanada, Arizona State University Amerika Serikat, dan Pennsylvania State University Amerika Serikat.

    Perjuangan ini ia harapkan tidak sia-sia, karena Yosua merasa tidak ada kejelasan timeline atau lini masa sesuai dengan BIM tahun-tahun sebelumnya. Terlebih usai pemerintahan dan Kemendikbudistek dipecah menjadi tiga.

    “Jadi timeline itu pertama setelah seleksi kita akan ada pembekalan, webinar dari universitas, pelatihan SAT (Scholastic Assessment Test) dan IELTS, terakhir kita ada tes wawancara kebangsaan dan kemudian kami diberangkatkan,” jelasnya.

    “Selama satu tahun ini kami menjalani semuanya lancar. Sampai akhirnya pas pergantian pemerintahan ini lah yang seharusnya kami (berhak) mendapat kan konsuler ini kami tidak dapat dan disuruh cari sendiri,” imbuhnya.

    Kendati demikian dengan perjuangan OTM BIM 4, anak-anak penerima beasiswa akhirnya mendapat konsuler yang sukarela membantu. Perjuangan itu kembali dilanjutkan hingga akhirnya ada kejelasan bagaimana penerima BIM 4 akan mendapatkan haknya.

    Jika lancar, Yosua akan memilih kampus tujuannya dan berangkat studi di kuartil 4 tahun 2025. Persiapan mungkin akan mulai dilakukan pada Agustus mendatang.

    (det/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / susan q yin
  • Beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2025 Dibuka, Mahasiswa Ayo Daftar!



    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2025 telah dibuka. Periode pendaftaran berlangsung selama 4 Februari hingga 4 Maret 2025.

    Beasiswa Pertamina Sobat Bumi adalah bentuk dukungan agenda Asta Cita dalam pengembangan sumber daya manusia untuk Indonesia Emas 2045. Beasiswa ini juga sebagai dukungan terhadap target Net Zero Emission.

    Beasiswa terdiri dari tiga jenis yakni beasiswa reguler (untuk S1/sederajat), beasiswa afirmasi (mahasiswa S1/sederajat di wilayah atau daerah operasi PT Pertamina) dan beasiswa vokasi (untuk mahasiswa vokasi).


    Bagaimana cara menjadi penerima beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2025? Mengutip Instagram @pertamina.foundation ini persyaratan daftar hingga daftar kampus mitranya:

    Benefit Beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2025

    • Bantuan biaya pendidikan SPP/UKT
    • Bantuan biaya hidup
    • Capacity building
    • Green initiative berupa program desa energi berdikari Sobat Bumi, aksi Sobat Bumi dan sekolah energi berdikari

    Syarat Daftar Beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2025

    • Mahasiswa aktif di perguruan tinggi mitra
    • Mahasiswa semester 2-6 dengan indeks prestasi (IP) terakhir minimal 3,00
    • Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak manapun (periode Januari 2025- Desember 2025)
    • Aktif dalam kepanitiaan atau organisasi sosial dan lingkungan
    • Membuat karya tulis dengan tema “Langkah Kecil, Dampak Besar: Invasiku Menuju Green Environment”
    • Ketentuan Esai untuk Daftar Beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2025
    • Karya tulis harus orisinal dan disusun secara individu
    • Karya tulis menggunakan bahasa Indonesia
    • Karya tulis wajib melampirkan dokumentasi berupa foto milik pribadi minimal tiga (bukan hasil browsing di internet)
    • Judul karya tulis maksimal 10 kata
    • Karya tulis minimal tiga halaman dan maksimal 10 halaman, tidak termasuk cover/judul dan daftar pustaka

    Daftar Kampus Mitra Beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2025

    Beasiswa S1 Reguler

    1. Universitas Sumatera Utara (USU)
    2. Universitas Sriwijaya (Unsri)
    3. Universitas Syiah Kuala (USK)
    4. Universitas Hasanuddin (Unhas)
    5. Universitas Pattimura (Unpatti)
    6. Institut Teknologi Sumatera (Itera)
    7. Universitas Udayana (Unud)
    8. Universitas Gadjah Mada (UGM)
    9. Institut Teknologi Bandung (ITB)
    10. Universitas Indonesia (UI)
    11. Universitas Diponegoro (Undip)
    12. Universitas Brawijaya (UB)
    13. Universitas Airlangga (Unair)
    14. Universitas Pertamina
    15. Institut Pertanian Bogor (IPB)
    16. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta)
    17. Universitas Sebelas Maret (UNS)
    18. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
    19. Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsiska)
    20. Universitas Cenderawasih (Uncen)
    21. Universitas Papua (Unipa)
    22. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
    23. Universitas Ivet (Unisvet)
    24. Universitas Sam Ratulangi (Unsrat)

    Beasiswa Afirmasi

    1. Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Tuanku Tambusai
    2. Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Susha Siak
    3. Sekolah Tinggi Teknologi Merauke (STTM)
    4. Universitas Mulawarman (Unmul)
    5. Universitas Islam Riau (UIR)
    6. Universitas Pasir Pengaraian (UPP)
    7. Institut Teknologi Kalimantan (ITK)
    8. Universitas Borneo Tarakan
    9. Universitas Riau (Unri)
    10. Universitas Sunan Bonang (USB)
    11. Universitas Ronggolawe (Unirow)
    12. Universitas Wiralodra (Unwir)
    13. Universitas Lelemuku Saumlaki (Unlesa)

    Beasiswa Vokasi

    1. Politeknik Negeri Kupang (PNK)
    2. Politeknik Negeri Fakfak
    3. Politeknik KP Sorong
    4. Politeknik Negeri Cilacap
    5. Institut Teknologi Petroleum Balongan

    Itulah informasi pendaftaran Beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2025. Jika detikers tertarik bisa langsung melakukan pendaftaran di bit.ly/InfoSobi2025. Selamat mencoba ya!

    (cyu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beberapa Beasiswa Kemdiktisaintek Ini Berpotensi Terpangkas Gegara Efisiensi



    Jakarta

    Anggaran beberapa beasiswa dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI berpotensi mengalami pengurangan akibat efisiensi anggaran yang dilakukan Pemerintah.

    Perihal beasiswa yang dimaksud dipaparkan oleh Mendiktisaintek RI, Satryo Soemantri Brodjonegoro dalam rancangan perubahan anggaran Kemdiktisaintek melalui rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Jakarta pada Rabu (12/2/2025).

    Adapun beasiswa-beasiswa tersebut adalah KIP Kuliah, Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI), Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik), Beasiswa Kerja Sama Negara Berkembang (KNB), dan beasiswa dosen dan tenaga kependidikan.


    Meski demikian, Satryo menyebutkan yang disampaikan langsung kepada perguruan tinggi atau kepada mahasiswa dan dosen sebenarnya sangat tidak mungkin dilakukan efisiensi.

    “Anggaran Kemdiktisaintek itu sebetulnya anggaran yang sifatnya numpang lewat. Jadi kami terima anggaran semula berdasarkan pagu awal Rp 56,607 triliun itu sebagian besar langsung disampaikan ke perguruan tinggi penerima maupun mahasiswa penerima beasiswa,” kata Satryo.

    “Jadi yang dikelola oleh kantor kementerian kami itu sangat minim. Kira-kira dari pengalaman kami selama ini yang dikelola oleh kantor kementerian tidak lebih dari 10 persen dari total pagu anggaran Kemdiktisaintek,” katanya lagi.

    Potensi Besaran Pemangkasan Beasiswa

    Meski terdapat usulan efisiensi oleh Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terhadap beasiswa di bawah Kemdiktisaintek, Kementerian mengusulkan kembali untuk tetap pada pagu semula.

    “Bantuan sosial beasiswa ada KIP Kuliah pagu awalnya Rp 14,698 triliun, kemudian efisiensi oleh Ditjen Anggaran sebesar Rp 1,31 triliun. Kami usulkan kembali supaya tetap pada pagu semula yaitu Rp 15,698 triliun karena ini termasuk kategori yang tidak kena efisiensi,”ungkap Mendiktisaintek Satryo.

    “BPI pagu awalnya 194,7 miliar. Kena efisiensi oleh DJA sebesar Rp 19,47 miliar atau 10 persen. Kami kembalikan lagi ke pagu semula karena ini tidak terkena efisiensi,” lanjutnya.

    Kemudian untuk beasiswa ADik, pagu awalnya Rp 213,73 miliar. Kemdiktisaintek mengembalikan ke pagu semula Rp 213,73 miliar, meskipun dipotong oleh efisiensi DJA 10 persen.

    Untuk beasiswa KNB pagu awalnya Rp 85,348 miliar dipotong oleh DJA 25 persen. Kemdiktisaintek juga mengembalikan pada pagu semula Rp 85,348 miliar karena kategorinya tidak kena efisiensi.

    Sementara untuk beasiswa dosen dan tendik dalam dan luar negeri Rp 236,8 miliar, efisiensi DJA 25 persen. Kemdiktisaintek mengembalikan lagi pada pagu awal Rp 236, 8 miliar.

    “Sehingga untuk komponen ini, gaji tunjangan dan beasiswa pagu yang kami usulkan yaitu pagu semula sebesar Rp 31,645 triliun,” jelas Satryo.

    “Jadi total yang akan dilakukan oleh efisiensi Kemdiktisaintek jumlahnya sebesar Rp 6,785 triliun dari Rp 14,3 triliun yang diusulkan oleh DJA,” imbuhnya.

    Besaran tersebut belum termasuk tunjangan kinerja dosen PNS sebesar Rp 2,5 triliun yang sudah disepakati Kemenkeu untuk dibayarkan.

    “Dengan posisi ini saya berharap Bapak-Ibu yang terhormat Komisi X (DPR) bisa memperjuangkan supaya pemotongan atau efisiensi Kemdiktisaintek tidak Rp 14,3 triliun, tetapi menjadi hanya Rp 6,785 triliun,” pungkas Mendiktisaintek.

    (nah/twu)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Daftar 10 Beasiswa S2 Dalam Negeri, Ada yang Pendaftarannya Sedang Dibuka


    Jakarta

    Melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 menjadi impian banyak orang, terutama bagi mereka yang ingin memperdalam ilmu di bidang tertentu dan meningkatkan peluang karir. Namun, biaya pendidikan yang tidak sedikit seringkali menjadi kendala utama.

    Untungnya, ada banyak program beasiswa S2 dalam negeri yang dapat membantu mewujudkan mimpi tersebut. Beasiswa ini tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga membuka akses ke institusi pendidikan terbaik di Indonesia.

    Daftar 10 Beasiswa S2 Dalam Negeri

    Ada banyak pilihan beasiswa S2 dalam negeri yang bisa dipilih. Berikut daftarnya.


    1. LPDP

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan merupakan beasiswa dari Kementerian Keuangan. Ada beberapa pilihan program beasiswa, di antaranya:

    • Beasiswa reguler
    • Beasiswa parsial
    • Beasiswa prasejahtera
    • Beasiswa Penyandang disabilitas
    • Beasiswa daerah afirmasi
    • Beasiswa putra-putri Papua
    • Beasiswa PNS/TNI/Polri
    • Beasiswa Kewirausahaan
    • Beasiswa Pendidikan Kader Ulama

    Menurut laman Instagram LPDP, pendaftaran beasiswa ini dibuka mulai 17 Januari 2025-17 Februari 2025. Perkuliahan paling cepat dilaksanakan bulan Juli 2025. Untuk beasiswa S2, pendaftar wajib telah menyelesaikan program D4/S1. Sementara, pendaftar yang telah menyelesaikan studi magister tidak diizinkan untuk mendaftar pada program beasiswa jenjang magister.

    Untuk mendaftar beasiswa ini, buka situs pendaftaran beasiswa melalui laman LPDP. Pastikan kamu mengunggah semua dokumen yang dibutuhkan pada aplikasi pendaftaran. Informasi detail terkait dokumen yang dibutuhkan bisa dilihat pada buku panduan masing masing program di laman resmi LPDP.

    2. Beasiswa Pendidikan Indonesia

    BPI atau Beasiswa Pendidikan Indonesia merupakan program bantuan dari Kemendikbud. Belum ada informasi mengenai pembukaan Beasiswa Pendidikan Indonesia tahun 2025. Terakhir, pengumuman seleksi beasiswa pendidikan Indonesia dilakukan pada bulan Oktober 2024.

    Adapun beberapa program beasiswa S2 yang ditawarkan oleh BPI yaitu:

    • Beasiswa S2 (PTA) Calon Dosen Perguruan Tinggi Akademik PTA (Dalam Negeri dan Luar Negeri)
    • Beasiswa S2 (PTV) Calon Dosen Perguruan Tinggi Vokasi (Dalam Negeri dan Luar Negeri)
    • Beasiswa S2 Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Dalam Negeri dan Luar Negeri)
    • Beasiswa S2 Pelaku Budaya (Dalam Negeri dan Luar Negeri)

    3. Beasiswa Kominfo

    Beasiswa Kominfo adalah program pemberian beasiswa yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Pengembangan SDM Kominfo. Fokusnya yaitu kepada pengembangan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia bidang komunikasi dan informatika level middle-up (expertise) melalui pendidikan formal jenjang Magister (S2) baik dalam maupun luar negeri.

    Program ini terbuka bagi berbagai kelompok masyarakat yang akan melanjutkan pendidikan dan memperdalam keahlian dan kompetensi di bidang komunikasi dan informatika baik PNS, anggota TNI/POLRI, dan masyarakat umum yang telah bekerja.

    Jenis beasiswa yang ditawarkan yaitu:

    • Beasiswa reguler, yang terbuka bagi aparatur pemerintah pusat dan daerah, anggota TNI dan POLRI, serta masyarakat umum dari instansi swasta bidang teknologi.
    • Beasiswa internal, untuk pegawai negeri sipil di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital.

    Belum ada informasi mengenai pembukaan pendaftaran beasiswa Kominfo di tahun 2025. Terakhir, Kominfo berkolaborasi dengan Chevening membuka beasiswa S2 ke Inggris. Pendaftarannya telah ditutup pada 5 November 2024 untuk perkuliahan November 2025.

    4. Beasiswa Indonesia Bangkit

    Beasiswa Indonesia Bangkit merupakan skema beasiswa prestisius kolaborasi antara Kementerian Agama dan LPDP Kementerian Keuangan. Ada dua program yang dimiliki, yaitu program beasiswa gelar (degree) dan program beasiswa non gelar (non degree).

    Mengutip laman instagram Beasiswa Indonesia Bangkit, belum ada informasi terbaru mengenai pendaftaran beasiswa. Meski begitu, menurut laman Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, pada tahun 2025, Kemenag menyiapkan 870 kuota beasiswa. Untuk jenjang S2, terdapat 220 kuota, termasuk 30 kuota untuk program double degree di Universitas luar negeri.

    5. Beasiswa PMDSU

    Kepanjangan dari PMDSU adalah Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul. Seperti namanya, beasiswa ini diperuntukkan bagi lulusan S1 yang ingin melakukan percepatan pendidikan sebagai lulusan doktor di usia muda.

    Menurut laman instagramnya, program ini memungkinkan mahasiswa untuk menempuh program magister dan doktor dalam waktu empat tahun. Beberapa persyaratan untuk calon mahasiswa yaitu, memiliki gelar S1, tidak sedang menerima beasiswa lainnya, serta usia tidak lebih dari 24 tahun untuk lulusan non profesi dan 27 tahun untuk lulusan profesi.

    Tahun lalu, beasiswa ini dibuka pada bulan April dan seleksinya diumumkan pada bulan September.

    6. Dexa Award Science Scholarship

    Dexa Award Science Scholarship merupakan program beasiswa S2 penuh. Calon mahasiswanya bebas memilih prodi di seluruh kampus berakreditasi A di Indonesia.

    Menurut laman Dexa Scholarship, proposal riset S2 yang diajukan berkaitan dengan kesehatan manusia. Syarat pendaftarannya yaitu memiliki gelar S1, tidak sedang menerima beasiswa S2 lain, serta belum melakukan pembayaran administrasi atau registrasi pendidikan kuliah S2.

    7. Beasiswa Unggulan

    Beasiswa unggulan adalah pemberian biaya pendidikan oleh pemerintah Indonesia untuk peserta didik jenjang S1, S2, dan S3. Ada 3 jenis beasiswa, yaitu beasiswa masyarakat berprestasi, beasiswa pegawai Kemendikbudristek, beasiswa unggulan penyandang disabilitas, dan beasiswa penghargaan. Dalam program ini, guru, tenaga kependidikan, dosen, dan pelaku budaya tidak bisa mendaftar.

    Hingga kini, belum ada informasi mengenai pendaftaran beasiswa unggulan di tahun 2025. Pada tahun 2024, pendaftaran dibuka pada bulan Juli.

    8. Beasiswa S2 UGM

    Universitas Gadjah Mada (UGM) juga membuka program beasiswa S2. Pada tahun lalu, program studi yang dapat dipilih ada 14, di antaranya, agama dan lintas budaya, bioteknologi, ilmu lingkungan, kajian budaya dan media, kajian pariwisata, kependudukan, ketahanan nasional, hingga teknik biomedis.

    Menurut laman Pascasarjana UGM, beasiswa tersebut mencakup potongan biaya kuliah dalam tiga kategori, yaitu 255, 50%, dan 75%. Proses seleksi melibatkan penilaian prestasi akademik, potensi penelitian, dan kemampuan kepemimpinan calon penerima beasiswa.

    9. Beasiswa PPM School of Management

    Beasiswa S2 PPM School of Management bisa dipilih untuk calon mahasiswa yang ingin mendalami ilmu manajemen. Beberapa pilihan program magisternya yaitu Magister Manajemen Wijawiyata Manajemen, Magister Manajemen Wijawiyata Manajemen (WM MM) Entrepreneurship, Magister Manajemen Eksekutif Muda Magister S2 Manajemen Eksekutif.

    Salah satu persyaratan untuk peserta yaitu fresh graduate atau maksimal pengalaman kerja 1 tahun. Adapun usia maksimalnya 26 tahun saat mendaftar program. Menurut laman PPM School beasiswa pasca sarjana dibuka pada bulan Maret dan September.

    10. Beasiswa Tanoto Foundation

    Tanoto Foundation merupakan beasiswa dari pengusaha Indonesia, Sukanto Tanoto. Menurut laman Jobstreet, beasiswa dari Tanoto Foundation bertujuan untuk mengembangkan kepemimpinan hebat yang bertanggung jawab di masa depan.

    Tahun lalu, Tanoto Foundation membuka beasiswa teladan untuk mahasiswa baru. Peserta harus memiliki prestasi di berbagai bidang, pengalaman organisasi, dan menunjukkan potensi kepemimpinan.

    (elk/row)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • British Council Buka Beasiswa S2 STEM Khusus untuk Cewek, Cek Syaratnya!


    Jakarta

    Kabar gembira untuk perempuan Indonesia! British Council bersama dengan Queen Mary University of London membuka Beasiswa Women in STEM untuk jenjang magister tahun akademik 2025-2026.

    Beasiswa ini dibuka untuk warga negara ASEAN, termasuk Indonesia, Myanmar, Filipina, dan Thailand. Pendaftaran dibatasi hingga 21 April 2025.

    Beasiswa ini merupakan program master 1 tahun. Beasiswa mencakup biaya kuliah penuh, tunjangan pemeliharaan bulanan, perjalanan, visa, dan biaya awal lainnya.


    Program Master yang Ditawarkan

    Beasiswa Women in STEM hanya menyediakan 5 kuota. Berikut ini daftar program studi (prodi) yang ditawarkan:

    • MSc Keanekaragaman Hayati dan Konservasi
    • MSc Teknik Biomedis
    • MSc Teknik Biomedis (konversi)
    • MSc Kanker dan Biologi Seluler Molekuler
    • MSc Pengembangan Obat Klinis
    • MSc Pengembangan Global
    • MSc Hukum Energi dan Perubahan Iklim
    • MSc Kesehatan dan Kebijakan Publik Global
    • MSc Ilmu Saraf
    • MSc Sistem Energi Berkelanjutan.

    1. Pelamar mengidentifikasi diri sebagai wanita.

    2. Memiliki paspor dan status penduduk tetap salah satu negara yaitu Indonesia, Myanmar, Filipina, dan Thailand.

    3. Memenuhi persyaratan untuk program yang didaftarkan, termasuk nilai akademik yang setara dan persyaratan bahasa Inggris.

    4. Batas waktu bagi mahasiswa untuk memenuhi persyaratan adalah 1 Agustus 2025.

    5. Wajib sudah menyelesaikan semua komponen gelar sarjana pada saat mendaftar beasiswa.

    6. Lamaran harus menunjukkan kebutuhan akan dukungan keuangan.

    7. Belum pernah belajar di tingkat sarjana atau lebih tinggi di Inggris atau baru saja tinggal di Inggris.

    8. Jika lamaran berhasil, pendaftar harus setuju untuk kembali ke negara asal minimal dua tahun setelah pemberian beasiswa berakhir.

    9. Mengunggah formulir aplikasi British Council yang telah diisi secara online melalui portal yang disediakan.

    10. Aktif di bidang yang dilamar dengan pengalaman kerja atau memiliki ketertarikan yang telah terbukti di bidang program yang Anda lamar.

    11. Bersedia menunjukkan kontribusi di masa depan untuk pengembangan kapasitas dan kemajuan sosial-ekonomi melalui manfaat yang diperoleh setelah lulus dari pendidikan tinggi di Inggris dan kembali ke negara asal.

    12. Dapat menunjukkan rencana dan semangat untuk melibatkan perempuan dan anak perempuan lain di bidang STEM dari negara asal.

    13. Apabila berhasil mendapatkan beasiswa, pelamar wajib setuju untuk tetap terhubung dengan British Council dan menjadi duta bagi Inggris serta terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang merupakan bagian dari British Council Scholarships for Women in STEM selama dan setelah studi di Inggris.

    Nantinya, hasil seleksi akan diumumkan pada pertengahan Juni 2025. Syarat dan ketentuan lengkap beasiswa Women in STEM dari British Council akan disampaikan kepada kandidat terpilih.

    Informasi lebih lanjut mengenai beasiswa ini dapat dilihat di laman British Council www.britishcouncil.org/study-work-abroad/in-uk/scholarship-women-stem atau https://www.qmul.ac.uk/scholarships/items/-british-council-women-in-stem-scholarships-1.html. Selamat mencoba daftar, detikers!

    (nah/faz)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Baznas Buka Beasiswa S2-S3 Filantropi untuk Kuliah di UIN, Ini Persyaratannya


    Jakarta

    Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menawarkan beasiswa S2 dan S3 bagi masyarakat yang tengah bekerja di lembaga filantropi. Pendaftaran beasiswa dibuka selama 14-27 Desember 2024.

    Kuota beasiswa ini sebanyak 23 peserta yang terdiri atas 19 mahasiswa S2 dan 4 mahasiswa S3. Penerima nantinya dapat menimba pendidikan di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

    Durasi beasiswa berlaku selama 4 semester untuk mahasiswa S2. Sementara untuk mahasiswa S3 durasinya lebih lama yakni 7 semester.


    Apa saja keuntungan mendapat beasiswa ini? Dan apa saja syarat untuk mendaftarnya? Mengutip buku Petunjuk Teknis Pendaftaran Beasiswa Pascasarjana Filantropi Islam Tahun 2024, berikut informasi lengkapnya.

    Keuntungan Penerima Beasiswa S2-S3 Filantropi Baznas

    1. Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP)
    2. Biaya matrikulasi
    3. Layanan perpustakaan
    4. Layanan teknologi informasi
    5. Orientasi studi
    6. Kartu Tanda Mahasiswa (KTM)
    7. Biaya conference
    8. Biaya wisuda
    9. Biaya ujian tesis
    10. Biaya tes TOEFL di kampus
    11. Biaya tes IKLA di kampus
    12. Biaya bebas pustaka
    13. Pembinaan dan academic writing

    Syarat Daftar Beasiswa S2-S3 Filantropi Baznas

    • Warga negara Indonesia
    • Bekerja sebagai amil di Baznas/Laznas minimal tiga tahun
    • Mendapat rekomendasi dari pimpinan/bagian sumber daya manusia di lingkungan Baznas/Laznas tempat bekerja
    • Mendaftar di kampus UIN Jakarta atau UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
    • Tidak sedang mendapatkan beasiswa lain
    • Mempunyai ijazah/surat keterangan lulus dan transkrip nilai pendidikan sebelumnya
    • Mempunyai IPK S1/S2 minimal 3,25
    • Mengikuti proses seleksi hingga akhir
    • Membuat proposal singkat tentang rencana penelitian
    • Menandatangani dan menjaga komitmen hingga beasiswa berakhir
    • Bersedia menanggung biaya pendaftaran masuk kampus

    Dokumen Syarat Daftar Beasiswa S2-S3 Filantropi Baznas

    • Pas foto berwarna terbaru ukuran 4×6
    • Fotokopi KTP/KK
    • Surat keterangan Pengangkatan amil tetap
    • Transkrip nilai pendidikan terakhir yang memuat nilai IPK terakhir
    • Surat rekomendasi pimpinan/SDM Baznas/Laznas
    • Surat keterangan izin belajar dari bagian SDM di Baznas/Laznas tempat bekerja
    • Akad peserta beasiswa filantropi islam
    • Proposal singkat rencana penelitian

    Cara Daftar Beasiswa S2-S3 Filantropi Baznas

    Sebelum mendaftar, calon peserta bisa membaca informasi panduan mendaftar beasiswa lengkap pada link bazn.as/filantropibaznas2024. Link atau tautan tersebut juga mencakup rincian detail sistem dan pelaksanaan seleksi.

    Bagi mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bisa melakukan pendaftaran lewat bazn.as/filantropibaznas2024. Sementara untuk mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta lewat bazn.as/filantropibaznas2024.

    Jadwal Seleksi Beasiswa S2-S3 Filantropi Baznas

    • Pendaftaran online: 14-27 Desember 2024
    • Seleksi administrasi: 28-29 Desember 2024
    • Pengumuman lulus seleksi administrasi: 30 Desember 2024
    • Seleksi wawancara: 2-3 Januari 2024
    • Penetapan SK penerima Beasiswa Baznas: 10 Januari 2024
    • Pengumuman & daftar ulang: 10-12 Januari 2024
    • Sospem dan matrikulasi: 14-15 Januari 2025
    • Perkuliahan blocking time 1 semester 1: 14-24 Januari 2024
    • Perkuliahan blocking time 2 Semester 1: 17-28 Maret 2024

    Demikian informasi penawaran beasiswa Baznas bagi pekerja di sektor filantropi. Apakah detikers tertarik dafta

    (cyu/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Soal Lahan Kerja Alumni Beasiswa LPDP Kurang, Begini Saran Pakar UNY



    Jakarta

    Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro mengatakan alasan penerima beasiswa LPDP tidak wajib pulang ke Tanah Air juga karena kurangnya lahan kerja yang cocok di Indonesia. Ia mengakui saat ini pemerintah juga masih kekurangan dana untuk mengatasi masalah ini.

    “Kalau yang orang bebas (tanpa ikatan dinas), dia belajar, kemudian kalau pulang, dia mungkin belum ada pekerjaan di sini. Pemerintah nggak mungkin juga mendanai mereka kan. Ya, hanya bisa kasih beasiswa,” ucapnya usai rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks DPR, Jakarta, Rabu (6/11/2024).

    Evaluasi Bidang Ilmu di Beasiswa LPDP

    Soal pengkajian ulang tersebut, pakar kebijakan pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Dr Arif Rohman MSi menilai beasiswa LPDP pada dasarnya positif untuk mendorong penciptaan sumber daya manusia yang memang bermanfaat untuk Indonesia.


    Namun, merespons kondisi kurangnya lahan pekerjaan yang cocok untuk lulusan LPDP, ia menyarankan agar bidang ilmu yang dapat dilamar pada beasiswa LPDP dievaluasi kembali agar sesuai dengan kebutuhan di Indonesia.

    “Perlu ada semacam evaluasi, selama ini keilmuan mana yang dibutuhkan, apakah selama ini sudah match atau mismatch. Kan tidak semua ilmu yang dibutuhkan, ada kajian atau keilmuan yang oversupply lulusannya, ada yang undersupply,” kata Arif dalam detikSore: Saat Negara Menuntut Return dari Alumni LPDP, Kamis (7/11/2024).

    Arif mengatakan kuota beasiswa LPDP pada cabang keilmuan yang sangat membutuhkan talenta baru bisa ditambahkan. Sedangkan kuota pada cabang keilmuan yang sudah jenuh atau oversupply tidak perlu diberi terlalu banyak.

    Adapun pada bidang ilmu yang tidak dibutuhkan dan tidak relevan menurutnya tidak perlu dibuka dengan kuota tinggi.

    “Disesuaikan dengan kebutuhan agar tingkat relevansinya pas dengan kebutuhan. Ini perlu dilakukan, mumpung ada pemerintahan baru, pejabat kementerian baru, saya kira tepat untuk melakukan reevaluasi untuk kebijakan LPDP,” ucapnya.

    Ia menggarisbawahi, peninjauan ulang bidang keilmuan yang dibuka untuk pelamar beasiswa LPDP ke depannya diharapkan tidak mengurangi kuota penerimaan, tetapi justru meningkatkan dan mengembangkannya.

    Memilah Jurusan yang Dibuka di Beasiswa LPDP

    Arif menilai pengelola beasiswa LPDP ke depannya juga perlu mempertimbangkan orientasi beasiswa LPDP. Ia menyarankan perlu ada jalan tengah antara pilihan elitis dan populis.

    Ia menjelaskan, pada orientasi elitis, cabang keilmuan yang dapat diambil pelamar beasiswa LPDP akan harus benar-benar dibutuhkan. Pelamarnya juga hanya yang benar-benar berkompetensi. Mereka didorong dan difasilitasi untuk dapat mengakses pendidikan tinggi berkualitas kendati berbiaya tinggi.

    “Jadi terseleksi dari segi keilmuan dan pendaftar yang akan mengambil. Pada akhirnya, pemanfaatan alumninya sekaligus disusun, dirancang untuk pengembangan pembangunan ke depan,” jelas Arif.

    Sedangkan jika beasiswa LPDP akan diorientasikan populis, maka tujuannya untuk mencetak sebanyak mungkin ilmuwan, termasuk pada ilmu yang sudah oversupply. Pada orientasi populis, kuota yang diterima pada cabang ilmu yang sudah oversupply tetap dibuka dengan jumlah besar.

    “Atau tengah-tengah, tidak terlalu populis dan tidak terlalu populis. Ini menjadi kuasi. Sebab kalau elitis, banyak pihak kecewa. Jadi peminat yang melimpah ruah (tapi tidak lolos beasiswa),” ucapnya.

    Prioritas Beasiswa LPDP

    Sementara itu, Mendiktisaintek Satryo mengatakan penerimaan beasiswa LPDP ke depan akan fokus mendukung program Presiden Prabowo Subianto, yaitu dalam swasembada pangan, swasembada energi, persediaan air, dan hilirisasi.

    Ia mengatakan prioritas di atas tidak menutup kemungkinan bagi peminat beasiswa LPDP di bidang ilmu lain. Penerima beasiswa LPDP ke depan menurutnya juga diharapkan juga akan terus naik.

    “Yang bidang lain, kalau memang ada yang menonjol dan patut didanai, kita danai,” ucapnya.

    “Kalau jumlah penerimanya kita inginkan tiap tahun naik terus, berarti hanya fokusnya saja (yang ke program pemerintah),” sambung Satryo.

    Apa pendapatmu soal wacana penerima beasiswa LPDP tidak wajib pulang ke Tanah Air? Bagikan pandangan kamu di Point of View (PoV) detikEdu, klik di sini!

    (twu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Hanya Penerima Beasiswa LPDP dengan Ikatan Dinas yang Wajib Pulang


    Jakarta

    Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek), Satryo Soemantri Brodjonegoro mengatakan, penerima beasiswa LPDP kini diperbolehkan tetap tinggal di luar negeri kecuali yang memiliki ikatan dinas di Tanah Air. Contohnya seperti awardee dari kementerian atau lembaga.

    “Kalau yang berangkat dengan ikatan dinas, departemen misalkan sekolahkan untuk dia belajar di sana, dia harus pulang segera,” ucapnya usai rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks DPR, Jakarta, Rabu (6/11/2024).

    Berdasarkan catatan kementerian, Satryo mengatakan beberapa penerima beasiswa LPDP yang belum pulang ke Indonesia saat ini masih mencari pengalaman di luar negeri. Ia mengatakan, selama bukan pegawai dengan ikatan dinas, awardee dapat melakukan hal tersebut.


    “Nggak ada masalah selama dia bukan pegawai dari institusi yang ada di Indonesia, pemerintahan; yang sekolah ke luar untuk balik lagi, itu harus pulang. Yang nggak, nggak ada masalah,” kata Satryo.

    Penerima Beasiswa LPDP yang Boleh Tidak Pulang

    Sementara itu, penerima beasiswa LPDP yang tidak wajib pulang ke Tanah Air, menurut Satryo, adalah mereka yang tidak memiliki ikatan dinas di Indonesia.

    Dengan begitu, mereka dapat meneliti maupun bekerja di luar negeri pada lembaga dan perusahaan internasional sambil tetap membawa nama Indonesia.

    “Kalau dia di luar negeri itu berprestasi, membawa nama Indonesia dengan baik, kan juga baik ya, nggak ada masalah,” ucapnya.

    Agar dapat menetap di luar negeri, para alumni LPDP tersebut wajib mendapat izin terlebih dahulu dari Indonesia. Satryo mencontohkan, penerima beasiswa LPDP boleh tidak pulang ke Tanah Air jika mendapat izin untuk bekerja di lembaga internasional dan menjadi perwakilan RI di lembaga-lembaga berkapasitas internasional.

    “Kita beri izin selama dia memang masih membawa manfaatnya untuk Indonesia dalam berbagai cara,” imbuhnya.

    Alasan Tidak Wajibnya Awardee LPDP untuk Pulang

    Satryo mengatakan tidak wajibnya awardee LPDP pulang ke Tanah air juga merespons kurangnya lahan pekerjaan yang sesuai bagi mereka di Indonesia. Ia mengakui pemerintah sendiri kekurangan dana untuk mengatasi soal lahan kerja bagi alumni LPDP.

    “Kalau yang orang bebas (tanpa ikatan dinas), dia belajar, kemudian kalau pulang, dia mungkin belum ada pekerjaan di sini. Pemerintah nggak mungkin juga mendanai mereka kan. Ya, hanya bisa kasih beasiswa,” terangnya.

    Apa pendapatmu soal wacana penerima beasiswa LPDP tidak wajib pulang ke Tanah Air? Bagikan pandangan kamu di Point of View (PoV) detikEdu di sini!

    (twu/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5